MTsKelas IXFase DSemester 1

Modul Ajar & RPP Sejarah Kebudayaan Islam Kelas IX
Perkembangan Islam di Nusantara

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Islam masuk ke Nusantara melalui jalur damai seperti perdagangan, perkawinan, pendidikan, kesenian, dan tasawuf. Para penyebar Islam, termasuk Wali Songo, menggunakan strategi dakwah yang adaptif dan menghargai budaya lokal. Hal ini menghasilkan akulturasi budaya yang kaya, meninggalkan banyak peninggalan seperti masjid kuno, seni sastra, dan tradisi lokal yang bernafaskan Islam, menunjukkan toleransi dan kearifan dalam penyebaran agama.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Perkembangan Islam di Nusantara
Sejarah Kebudayaan Islam · Kelas IX · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah Kebudayaan Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Perkembangan Islam di Nusantara
Sejarah Kebudayaan Islam · Fase D · Kelas IX · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranSejarah Kebudayaan Islam
Fase / KelasD / IX
Materi PokokPerkembangan Islam di Nusantara
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + Praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik mengetahui secara umum keberadaan agama Islam di Indonesia dan beberapa peninggalan sejarahnya.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanSK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Elemen / DomainSejarah Kebudayaan Islam
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis secara kritis proses masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara, serta mengambil hikmah dari nilai-nilai perjuangan tokoh dan kearifan lokal dalam menyebarkan ajaran Islam.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualIslam masuk ke Nusantara melalui jalur perdagangan, dakwah, dan perkawinan, meninggalkan jejak berupa kesultanan, masjid kuno, dan tradisi lokal.
KonseptualKonsep utama adalah akulturasi budaya, toleransi, dan strategi dakwah yang adaptif sehingga Islam dapat diterima secara luas di Nusantara.
ProseduralPeserta didik akan belajar mengidentifikasi jalur masuk Islam, menganalisis peran tokoh penyebar, dan mengaitkan peninggalan sejarah dengan proses Islamisasi.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bagaimana pemahaman sejarah dapat membentuk sikap toleransi dan menghargai keberagaman budaya di Indonesia.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMempelajari sejarah masuknya Islam ke Nusantara sebagai bukti kebesaran Allah SWT dan sunah Rasulullah SAW dalam menyebarkan kebaikan.
2. Cinta IlmuMenggali informasi dari berbagai sumber tentang teori dan strategi penyebaran Islam, serta menganalisis bukti-bukti sejarah dengan kritis.
3. Cinta LingkunganMenghargai peninggalan kebudayaan Islam yang merupakan hasil akulturasi, serta menjaga kelestarian situs-situs sejarah Islam di lingkungan sekitar.
4. Cinta Diri dan SesamaMeneladani sikap toleransi dan kearifan para penyebar Islam dalam berinteraksi dengan masyarakat multikultural, serta menghargai perbedaan.
5. Cinta Tanah AirMenumbuhkan rasa bangga terhadap kekayaan sejarah dan budaya Islam di Indonesia, sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas bangsa.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan peta jalur perdagangan, peserta didik dapat mengidentifikasi teori masuknya Islam ke Nusantara dengan tepat.
  2. Dengan menyimak penjelasan guru dan bahan ajar, peserta didik dapat menguraikan peran Wali Songo dalam menyebarkan Islam di Jawa secara runtut.
  3. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis strategi dakwah yang digunakan para penyebar Islam di Nusantara dengan minimal tiga contoh.
  4. Dengan menelaah teks sejarah, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai peninggalan kebudayaan Islam di Nusantara dengan benar.
Halaman 2 · Perkembangan Islam di Nusantara — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah Kebudayaan Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami proses akulturasi dan toleransi dalam penyebaran Islam di Nusantara akan menumbuhkan penghargaan terhadap warisan budaya dan nilai-nilai kebhinekaan dalam diri peserta didik.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana Islam yang berasal dari Timur Tengah bisa diterima dengan damai dan menjadi agama mayoritas di Nusantara yang memiliki beragam budaya?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + Praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Menganalisis teks sejarah dan menyajikan informasi secara lisan dan tulisan.
Seni Budaya: Mengidentifikasi dan mengapresiasi bentuk-bentuk akulturasi budaya dalam peninggalan Islam di Nusantara.
Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS): Memahami konteks geografis dan sosiologis penyebaran Islam di Nusantara.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak berdiskusi dengan anak tentang sejarah Islam di daerah mereka atau mengunjungi situs bersejarah Islam terdekat.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, serta memanfaatkan perpustakaan sekolah untuk mencari sumber referensi tambahan.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik menggunakan internet untuk mencari informasi tambahan tentang tokoh dan peninggalan Islam di Nusantara, serta membuat infografis digital sederhana.
Halaman 3 · Perkembangan Islam di Nusantara — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah Kebudayaan Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan peta jalur perdagangan, peserta didik dapat mengidentifikasi teori masuknya Islam ke Nusantara dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan bertanya, 'Siapa yang pernah berkunjung ke masjid kuno atau makam tokoh penyebar Islam di daerahmu? Apa yang kamu rasakan di sana?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik, 'Bagaimana Islam yang berasal dari Timur Tengah bisa diterima dengan damai dan menjadi agama mayoritas di Nusantara yang memiliki beragam budaya?', agar peserta didik memahami arah belajar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan peta jalur perdagangan maritim kuno dan meminta peserta didik mengamati jalur-jalur yang mungkin dilewati para pedagang muslim ke Nusantara.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil, lalu meminta setiap kelompok merumuskan pertanyaan terkait jalur masuknya Islam ke Nusantara berdasarkan peta yang diamati.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik mencari informasi dari bahan ajar dan sumber lain tentang berbagai teori masuknya Islam ke Nusantara (Arab, Persia, Gujarat) serta bukti-bukti pendukungnya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat poster infografis sederhana yang berisi ringkasan teori masuknya Islam ke Nusantara, jalur-jalur penyebaran, dan bukti-bukti pendukungnya.
  2. Peserta didik mempresentasikan poster infografis mereka di depan kelas, menjelaskan hasil temuan dan analisis kelompok.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi kelompok penyaji, termasuk kejelasan informasi dan argumen yang disampaikan.
  2. Guru memberikan penguatan terhadap materi teori masuknya Islam dan meluruskan miskonsepsi yang mungkin muncul.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang teori masuknya Islam ke Nusantara dan pentingnya bukti sejarah.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengajak mereka merenungkan hikmah dari penyebaran Islam yang damai.
  3. Guru memberikan tugas membaca materi tentang peran Wali Songo untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Perkembangan Islam di Nusantara — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah Kebudayaan Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan menyimak penjelasan guru dan bahan ajar, peserta didik dapat menguraikan peran Wali Songo dalam menyebarkan Islam di Jawa secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan bertanya, 'Siapa yang bisa menyebutkan nama salah satu Wali Songo dan di mana makamnya berada?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menguraikan peran Wali Songo dan menganalisis strategi dakwah mereka, agar peserta didik siap mengikuti proses pembelajaran.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar makam atau peninggalan Wali Songo dan bertanya, 'Bagaimana para Wali Songo ini bisa menyebarkan Islam ke seluruh Jawa dengan cara yang diterima masyarakat?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok, setiap kelompok ditugaskan untuk fokus pada 1-2 tokoh Wali Songo.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk mengumpulkan informasi dari bahan ajar dan sumber lain mengenai biografi singkat, peran, dan strategi dakwah masing-masing Wali Songo yang ditugaskan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat mind map atau peta pikiran mengenai Wali Songo yang mereka teliti, mencakup nama, asal, peran, dan strategi dakwahnya.
  2. Peserta didik secara bergantian mempresentasikan hasil mind map kelompoknya di depan kelas, menjelaskan temuan mereka tentang peran dan strategi dakwah Wali Songo.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan pertanyaan dan tanggapan terhadap presentasi, serta guru memberikan umpan balik untuk memperkaya pemahaman.
  2. Guru memberikan penguatan materi tentang strategi dakwah Wali Songo yang adaptif dan damai, serta relevansinya di masa kini.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang peran Wali Songo dan strategi dakwah mereka yang penuh kearifan.
  2. Guru memberikan apresiasi atas semangat peserta didik dalam belajar dan berdiskusi, serta mengingatkan pentingnya meneladani nilai-nilai perjuangan para Wali.
  3. Guru memberikan tugas individu untuk menulis refleksi singkat tentang tokoh Wali Songo yang paling menginspirasi dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Perkembangan Islam di Nusantara — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKJejak Islam di Nusantara
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi jalur masuk Islam, peran tokoh, dan peninggalan kebudayaan Islam di Nusantara.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Perkembangan Islam di Nusantara merupakan babak penting dalam sejarah Indonesia. Islam tidak masuk melalui penaklukan militer, melainkan melalui jalur damai yang penuh kearifan.

Alat & bahan: Peta Indonesia, alat tulis, kertas HVS

Langkah kerja:

  1. Lengkapi saluran islamisasi di Nusantara berikut, lalu berikan satu contoh untuk setiap saluran.
    SaluranislamisasiPerdaganganPerkawinanTasawufPolitik
    Gambar 1. Peta pikiran
  2. Amati peta jalur perdagangan kuno di Nusantara (Gambar) dan tandai tiga jalur utama yang diperkirakan dilewati pedagang muslim.
  3. Identifikasi minimal dua kesultanan Islam awal di Nusantara dan tuliskan lokasi serta tahun berdirinya pada tabel di bawah.
  4. Pilih dua tokoh Wali Songo, lalu catat nama, metode dakwah, dan peninggalan yang terkait dengan mereka.
  5. Sebutkan minimal tiga contoh peninggalan kebudayaan Islam di Nusantara yang merupakan hasil akulturasi dengan budaya lokal.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Perkembangan Islam di Nusantara — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah Kebudayaan Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apakah kamu tahu kapan Islam mulai masuk ke Nusantara?
  2. Sebutkan satu nama tokoh penyebar Islam yang kamu ketahui!
  3. Apakah ada peninggalan Islam di daerah tempat tinggalmu?

Formatif (proses): Penilaian observasi selama diskusi kelompok dan presentasi poster/mind map.

Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Perkembangan Islam di Nusantara — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah Kebudayaan Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi teori masuknya Islam ke NusantaraTeori masuknya Islam (Arab, Persia, Gujarat), jalur perdagangan2 JPpenalaran kritis
2Menguraikan peran Wali SongoPeran dan strategi dakwah Wali Songo2 JPkewargaan
3Menganalisis strategi dakwah dan peninggalan IslamAkulturasi budaya, peninggalan kebudayaan Islam2 JPkreativitas
Halaman 8 · Perkembangan Islam di Nusantara — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah Kebudayaan Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Perkembangan Islam di Nusantara merupakan babak penting dalam sejarah Indonesia. Islam tidak masuk melalui penaklukan militer, melainkan melalui jalur damai yang penuh kearifan. Proses ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari pedagang, ulama, hingga tokoh-tokoh lokal yang berperan sebagai penyebar agama. Akulturasi budaya menjadi kunci utama keberhasilan dakwah Islam di tanah air.

1. Teori Masuknya Islam ke Nusantara
Ada beberapa teori mengenai masuknya Islam ke Nusantara. Teori Gujarat menyebut Islam dibawa pedagang dari Gujarat (India) pada abad ke-13, dibuktikan dengan makam Sultan Malik al-Saleh. Teori Persia menyatakan Islam masuk dari Persia (Iran) pada abad ke-13, dengan bukti adanya tradisi Tabot di Bengkulu. Sementara Teori Arab (Mekkah) menyatakan Islam datang langsung dari Arab sejak abad ke-7, dibuktikan dengan keberadaan perkampungan muslim di Barus, Sumatera Utara. Ketiga teori ini saling melengkapi dan menunjukkan beragamnya jalur penyebaran Islam.

2. Jalur dan Strategi Penyebaran Islam
Penyebaran Islam di Nusantara dilakukan melalui beberapa jalur, yaitu perdagangan, perkawinan, pendidikan, kesenian, dan tasawuf. Para pedagang muslim yang singgah di pelabuhan-pelabuhan Nusantara menyebarkan Islam sambil berdagang. Kemudian, mereka banyak yang menikah dengan penduduk lokal. Melalui lembaga pendidikan seperti pesantren, ajaran Islam disebarkan secara terstruktur. Seni pertunjukan seperti wayang, gamelan, dan sastra juga menjadi media dakwah yang efektif, serta ajaran tasawuf yang menenangkan hati.

3. Peran Wali Songo dalam Islamisasi Jawa
Wali Songo adalah sembilan tokoh ulama yang sangat berperan dalam penyebaran Islam di Pulau Jawa pada abad ke-15 dan ke-16. Mereka menggunakan berbagai strategi dakwah yang adaptif dengan budaya lokal, seperti Sunan Kalijaga dengan media wayang, Sunan Muria dengan menyatu bersama masyarakat nelayan dan petani, serta Sunan Kudus yang menghargai tradisi lokal Hindu-Buddha. Mereka mendirikan pesantren, masjid, dan mengubah tradisi lama menjadi bernafaskan Islam, seperti perayaan sekaten.

4. Peninggalan Kebudayaan Islam di Nusantara
Peninggalan kebudayaan Islam di Nusantara sangat beragam dan menunjukkan adanya akulturasi antara Islam dengan budaya lokal. Contohnya adalah masjid-masjid kuno dengan arsitektur perpaduan Hindu-Jawa seperti Masjid Demak dan Masjid Kudus. Selain itu, ada juga kaligrafi, nisan makam bercorak Islam, seni sastra seperti hikayat dan babad, serta tradisi-tradisi lokal yang diislamkan seperti upacara Grebeg Maulud. Peninggalan ini menjadi bukti kuat toleransi dan kearifan para penyebar Islam.

Rangkuman: Islam masuk ke Nusantara melalui jalur damai seperti perdagangan, perkawinan, pendidikan, kesenian, dan tasawuf. Para penyebar Islam, termasuk Wali Songo, menggunakan strategi dakwah yang adaptif dan menghargai budaya lokal. Hal ini menghasilkan akulturasi budaya yang kaya, meninggalkan banyak peninggalan seperti masjid kuno, seni sastra, dan tradisi lokal yang bernafaskan Islam, menunjukkan toleransi dan kearifan dalam penyebaran agama.

Halaman 9 · Perkembangan Islam di Nusantara — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah Kebudayaan Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
AkulturasiPerpaduan dua kebudayaan atau lebih yang saling memengaruhi tanpa menghilangkan unsur asli
DakwahKegiatan menyeru, mengajak, dan memanggil manusia untuk beriman dan taat kepada Allah SWT
Wali SongoSembilan tokoh penyebar Islam yang sangat berpengaruh di Pulau Jawa
TasawufAjaran atau cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT
Daftar pustaka7 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Perkembangan Islam di Nusantara — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah Kebudayaan Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Perkembangan Islam di Nusantara" mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Perkembangan Islam di Nusantara — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Perkembangan Islam di Nusantara ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaSejarah Kebudayaan Islam · Kelas IXPeta Konsep
Perkembangan Islam di NusantaraTeori Masuknya Islam ke NusantaraJalur dan Strategi Penyebaran IslamPeran Wali Songo dalam Islamisasi JawaPeninggalan Kebudayaan Islam di Nusantara
Dari sub-bab Perkembangan Islam di NusantaraHalaman 12
Nama sekolah AndaSejarah Kebudayaan Islam · Kelas IXIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaSejarah Kebudayaan Islam · Kelas IXLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaSejarah Kebudayaan Islam · Kelas IXRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaSejarah Kebudayaan Islam · Kelas IXRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaSejarah Kebudayaan Islam · Kelas IXProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKewargaan
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Perkembangan Islam di Nusantara yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Sejarah Kebudayaan Islam kelas 9 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Perkembangan Islam di Nusantara pada Sejarah Kebudayaan Islam MTs, Fase D, elemen Sejarah Kebudayaan Islam.

Modul Perkembangan Islam di Nusantara ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Sejarah Kebudayaan Islam kelas IX MTs di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Sejarah Kebudayaan Islam materi Perkembangan Islam di Nusantara ini gratis?

Ya. Modul Perkembangan Islam di Nusantara untuk kelas IX MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Perkembangan Islam di Nusantara ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Sejarah Kebudayaan Islam kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Sejarah Kebudayaan Islam kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Perkembangan Islam di Nusantara ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Perkembangan Islam di Nusantara dapat Anda sesuaikan dengan murid Sejarah Kebudayaan Islam kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Sejarah Kebudayaan Islam kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Perkembangan Islam di Nusantara ini mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025, pada Fase D untuk kelas IX MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Perkembangan Islam di Nusantara tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Perkembangan Islam di Nusantara untuk Sejarah Kebudayaan Islam kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Perkembangan Islam di Nusantara ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Sejarah Kebudayaan Islam kelas IX MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Perkembangan Islam di Nusantara beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Sejarah Kebudayaan Islam kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Sejarah Kebudayaan Islam ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?

Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Perkembangan Islam di Nusantara yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).

Semua Modul Ajar Sejarah Kebudayaan Islam MTsSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.