Modul Ajar & RPP Sejarah Kebudayaan Islam Kelas VIII
Dinasti Abbasiyah
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Sejarah Kebudayaan Islam |
| Fase / Kelas | D / VIII |
| Materi Pokok | Dinasti Abbasiyah |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami sejarah perkembangan Islam pada masa Khulafaur Rasyidin dan Dinasti Umayyah. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025 |
| Elemen / Domain | Sejarah Kebudayaan Islam |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis perkembangan peradaban Islam pada masa Dinasti Abbasiyah, mengidentifikasi faktor-faktor kemajuan serta kemunduran, dan mengambil hikmah dari peristiwa sejarah tersebut untuk diterapkan dalam kehidupan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Dinasti Abbasiyah berkuasa selama lima abad (750-1258 M) dengan Baghdad sebagai pusat peradaban Islam. |
| Konseptual | Konsep kemajuan peradaban Islam pada masa Dinasti Abbasiyah mencakup ilmu pengetahuan, seni, dan arsitektur yang didorong oleh semangat keilmuan dan toleransi. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar mengidentifikasi, menganalisis, dan menyajikan informasi tentang tokoh-tokoh penting serta kontribusi Dinasti Abbasiyah. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya belajar dari sejarah untuk memahami dinamika peradaban dan mengambil pelajaran berharga bagi masa kini dan masa depan. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mengambil ibrah dari kemajuan dan kemunduran Dinasti Abbasiyah sebagai bentuk kesadaran akan kekuasaan dan keagungan Allah SWT. |
| 2. Cinta Ilmu | Meneladani semangat para ilmuwan Dinasti Abbasiyah dalam mencari dan mengembangkan ilmu pengetahuan sebagai bentuk cinta ilmu. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menghargai warisan peradaban Dinasti Abbasiyah dalam arsitektur dan tata kota yang harmonis dengan lingkungan, menunjukkan cinta lingkungan. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Mempelajari toleransi antarumat beragama di masa Dinasti Abbasiyah sebagai cerminan cinta diri dan sesama manusia untuk menciptakan harmoni sosial. |
| 5. Cinta Tanah Air | Mengambil inspirasi dari kejayaan Dinasti Abbasiyah untuk membangun peradaban bangsa yang maju dan berintegritas sebagai wujud cinta tanah air. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui kajian teks dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi latar belakang berdirinya Dinasti Abbasiyah dengan tepat.
- Dengan menganalisis sumber sejarah, peserta didik mampu menguraikan fase-fase pemerintahan Dinasti Abbasiyah secara runtut.
- Melalui presentasi hasil analisis, peserta didik dapat menjelaskan faktor-faktor penyebab kemajuan peradaban Dinasti Abbasiyah dengan minimal tiga contoh.
- Dengan berdiskusi, peserta didik mampu mengidentifikasi tokoh-tokoh penting dan kontribusi mereka dalam perkembangan ilmu pengetahuan pada masa Dinasti Abbasiyah secara akurat.
- Setelah mengamati peta konsep, peserta didik dapat menganalisis faktor-faktor penyebab kemunduran Dinasti Abbasiyah dengan benar.
Pemahaman bermakna: Memahami Dinasti Abbasiyah bukan sekadar menghafal tanggal dan nama, tetapi juga menelusuri akar kemajuan peradaban Islam dan relevansinya bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta toleransi di masa kini.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah dinasti bisa mencapai puncak kejayaan ilmu pengetahuan dan peradaban, lalu kemudian mengalami kemunduran?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menyajikan informasi secara lisan dan tulisan dalam presentasi kelompok. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS): Memahami konsep perubahan dan keberlanjutan dalam sejarah peradaban serta pengaruh geografis. Seni Budaya: Mengapresiasi karya seni dan arsitektur Islam pada masa Dinasti Abbasiyah. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang nilai-nilai toleransi dan semangat keilmuan yang relevan dari sejarah Dinasti Abbasiyah di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok, dengan akses ke perpustakaan sekolah untuk mencari sumber tambahan dan papan tulis interaktif. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi tentang peradaban Abbasiyah dari YouTube atau platform lain serta penggunaan aplikasi peta digital untuk menunjukkan wilayah kekuasaan Dinasti Abbasiyah. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui kajian teks dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi latar belakang berdirinya Dinasti Abbasiyah dengan tepat dan dengan menganalisis sumber sejarah, peserta didik mampu menguraikan fase-fase pemerintahan Dinasti Abbasiyah secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan menganalisis sumber sejarah, peserta didik mampu menguraikan fase-fase pemerintahan Dinasti Abbasiyah secara runtut dan melalui presentasi hasil analisis, peserta didik dapat menjelaskan faktor-faktor penyebab kemajuan peradaban Dinasti Abbasiyah dengan minimal tiga contoh. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Kamu akan mengidentifikasi latar belakang, fase pemerintahan, faktor kemajuan, dan kemunduran Dinasti Abbasiyah.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Dinasti Abbasiyah adalah salah satu periode paling gemilang dalam sejarah peradaban Islam, dikenal sebagai 'Zaman Keemasan Islam'.
Alat & bahan: Bahan ajar, alat tulis, kertas HVS
Langkah kerja:
- Tuliskan bidang keahlian setiap ilmuwan muslim pada tabel berikut, lalu cari satu karya atau temuannya.
Ilmuwan muslim Ilmuwan muslim Bidang keahlian Jabir bin Hayyan Al-Battani Ibnu Khaldun Al-Farabi Gambar 1. Tabel - Amati peta wilayah Dinasti Abbasiyah yang disajikan oleh guru dan catat hal-hal penting yang kamu lihat.
- Bacalah bahan ajar tentang Dinasti Abbasiyah dan diskusikan dalam kelompokmu untuk mengidentifikasi latar belakang berdirinya dan fase-fase pemerintahannya.
- Analisis faktor-faktor penyebab kemajuan peradaban Dinasti Abbasiyah dan berikan contoh konkretnya.
- Identifikasi tokoh-tokoh penting dan kontribusi mereka dalam ilmu pengetahuan pada masa Abbasiyah.
- Diskusikan faktor-faktor yang menyebabkan kemunduran Dinasti Abbasiyah dan catat hasilnya pada tabel berikut.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Siapakah pendiri Dinasti Umayyah?
- Di mana pusat pemerintahan Dinasti Umayyah?
- Apa yang kamu ketahui tentang masa kejayaan Islam?
- Sebutkan salah satu tokoh ilmuwan Muslim yang kamu ketahui!
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil LKPD dan tes tertulis untuk mengukur pemahaman materi Dinasti Abbasiyah.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi latar belakang berdirinya Dinasti Abbasiyah | Latar belakang berdirinya Dinasti Abbasiyah | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menguraikan fase-fase pemerintahan Dinasti Abbasiyah | Fase-fase pemerintahan Dinasti Abbasiyah | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Menjelaskan faktor kemajuan dan tokoh Dinasti Abbasiyah | Faktor kemajuan peradaban dan tokoh Dinasti Abbasiyah | 2 JP | kolaborasi |
| 4 | Menganalisis faktor kemunduran dan mengambil ibrah | Faktor kemunduran Dinasti Abbasiyah dan ibrah | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
Dinasti Abbasiyah adalah salah satu periode paling gemilang dalam sejarah peradaban Islam, dikenal sebagai 'Zaman Keemasan Islam'. Berkuasa selama lima abad, dinasti ini berhasil membangun pusat-pusat ilmu pengetahuan dan kebudayaan yang memberikan kontribusi besar bagi perkembangan peradaban dunia. Mari kita selami jejak sejarahnya yang penuh inspirasi dan pelajaran berharga.
1. Latar Belakang dan Berdirinya
Dinasti Abbasiyah berdiri pada tahun 750 M setelah berhasil meruntuhkan Dinasti Umayyah. Pemberontakan ini dipimpin oleh Abu Abbas As-Saffah, yang merupakan keturunan Abbas bin Abdul Muthalib, paman Nabi Muhammad SAW. Faktor utama yang melatarbelakangi berdirinya dinasti ini adalah ketidakpuasan masyarakat terhadap pemerintahan Umayyah, terutama terkait diskriminasi terhadap kaum Mawali (non-Arab Muslim) dan gaya hidup mewah para penguasa. Gerakan Abbasiyah mendapatkan dukungan luas dari berbagai kalangan, termasuk kelompok Syiah dan Persia, yang menginginkan perubahan politik dan sosial yang lebih adil.
2. Fase-fase Pemerintahan
Masa pemerintahan Dinasti Abbasiyah dibagi menjadi beberapa fase. Fase pertama (750-847 M) adalah periode keemasan, ditandai dengan puncak kemajuan ilmu pengetahuan dan kebudayaan di bawah khalifah-khalifah besar seperti Harun Ar-Rasyid dan Al-Ma'mun. Fase kedua (847-946 M) adalah masa kemunduran politik akibat dominasi militer Turki. Fase ketiga (946-1055 M) ditandai dengan dominasi Dinasti Buwaihi dari Persia. Fase keempat (1055-1194 M) adalah masa dominasi Dinasti Seljuk. Fase terakhir (1194-1258 M) adalah periode kebangkitan kembali kekuasaan khalifah, namun berakhir dengan invasi Mongol yang menghancurkan Baghdad.
3. Puncak Kejayaan Peradaban
Dinasti Abbasiyah mencapai puncak kejayaan dalam ilmu pengetahuan, seni, dan arsitektur. Baghdad, ibu kotanya, menjadi pusat intelektual dunia dengan berdirinya Baitul Hikmah (House of Wisdom) sebagai perpustakaan, pusat penerjemahan, dan lembaga penelitian. Berbagai disiplin ilmu seperti filsafat, kedokteran, matematika, astronomi, kimia, dan geografi berkembang pesat. Tokoh-tokoh seperti Al-Khawarizmi (matematika), Ibnu Sina (kedokteran), dan Al-Farabi (filsafat) memberikan kontribusi monumental yang menjadi dasar bagi peradaban Barat. Semangat keilmuan ini didukung oleh toleransi terhadap berbagai agama dan budaya.
4. Faktor Kemunduran dan Kejatuhan
Kemunduran Dinasti Abbasiyah disebabkan oleh berbagai faktor. Internal, terjadi konflik politik dan perebutan kekuasaan di antara keluarga kerajaan dan kelompok militer. Korupsi dan gaya hidup mewah juga melemahkan pemerintahan. Munculnya dinasti-dinasti kecil yang memerdekakan diri di berbagai wilayah kekuasaan Abbasiyah turut mempercepat fragmentasi kekuasaan. Secara eksternal, serangan dari bangsa Mongol pada tahun 1258 M menjadi pukulan telak yang mengakhiri kekuasaan Dinasti Abbasiyah. Invasi ini menghancurkan Baghdad dan memusnahkan banyak warisan intelektual Islam.
Rangkuman: Dinasti Abbasiyah adalah periode penting dalam sejarah Islam yang berlangsung selama lima abad, ditandai dengan kemajuan pesat dalam ilmu pengetahuan dan peradaban. Latar belakangnya adalah ketidakpuasan terhadap Dinasti Umayyah. Meskipun mencapai puncak kejayaan, dinasti ini juga mengalami kemunduran akibat konflik internal dan serangan eksternal, terutama dari bangsa Mongol. Sejarah Dinasti Abbasiyah memberikan pelajaran berharga tentang dinamika peradaban dan pentingnya menjaga persatuan serta semangat keilmuan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Abbasiyah | Dinasti Islam yang berkuasa setelah Dinasti Umayyah. |
| Mawali | Non-Arab Muslim pada masa awal Islam. |
| Baitul Hikmah | Pusat intelektual dan penerjemahan di Baghdad. |
| Khalifah | Pemimpin umat Islam dan kepala negara. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Dinasti Abbasiyah" mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Dinasti Abbasiyah yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Sejarah Kebudayaan Islam Kelas VIII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh
Semester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Perkembangan Ilmu dan Seni Masa AbbasiyahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisJatuhnya Baghdad dan PelajarannyaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisJejak Peradaban Islam di AndalusiaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Sejarah Kebudayaan Islam lain yang sudah tersedia
Peradaban Islam Masa Dinasti AbbasiyahSejarah Kebudayaan Islam Kelas VIII MTsDakwah Nabi Muhammad SAW Periode MadinahSejarah Kebudayaan Islam Kelas VII MTsDakwah Nabi Muhammad SAW Periode MakkahSejarah Kebudayaan Islam Kelas VII MTsPerkembangan Islam di Indonesia (Peran Walisongo)Sejarah Kebudayaan Islam Kelas IX MTsLihat semua Modul Ajar Sejarah Kebudayaan Islam Kelas VIII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Sejarah Kebudayaan Islam kelas 8 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Dinasti Abbasiyah pada Sejarah Kebudayaan Islam MTs, Fase D, elemen Sejarah Kebudayaan Islam.
Modul Dinasti Abbasiyah ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Sejarah Kebudayaan Islam kelas VIII MTs di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Sejarah Kebudayaan Islam materi Dinasti Abbasiyah ini gratis?
Ya. Modul Dinasti Abbasiyah untuk kelas VIII MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Dinasti Abbasiyah ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Sejarah Kebudayaan Islam kelas VIII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Sejarah Kebudayaan Islam kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Dinasti Abbasiyah ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Dinasti Abbasiyah dapat Anda sesuaikan dengan murid Sejarah Kebudayaan Islam kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Sejarah Kebudayaan Islam kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Dinasti Abbasiyah ini mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025, pada Fase D untuk kelas VIII MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Dinasti Abbasiyah tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Dinasti Abbasiyah untuk Sejarah Kebudayaan Islam kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Dinasti Abbasiyah ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Sejarah Kebudayaan Islam kelas VIII MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Dinasti Abbasiyah beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Sejarah Kebudayaan Islam kelas VIII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Sejarah Kebudayaan Islam ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?
Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Dinasti Abbasiyah yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.