Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas IV
Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif
Sudah jadi 10 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 10 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
| Fase / Kelas | B / IV |
| Materi Pokok | Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif |
| Alokasi Waktu | 1 Pertemuan (2 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mengenal berbagai jenis kata (kata kerja, kata benda) dan mampu menyusun kalimat sederhana. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik menganalisis struktur kalimat aktif dan pasif, membandingkan perbedaannya, serta mengidentifikasi unsur-unsur pembentuknya. - kreativitas — elemen: menghasilkan gagasan yang orisinal
Peserta didik menciptakan kalimat aktif dan pasif baru berdasarkan gambar atau situasi yang diberikan, menunjukkan pemahaman mendalam. - komunikasi — elemen: menyampaikan gagasan
Peserta didik mempresentasikan hasil identifikasi dan perubahan kalimat, serta berdiskusi tentang penggunaan kalimat yang tepat.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Menulis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menulis berbagai teks untuk menyampaikan informasi dan gagasan menggunakan kaidah kebahasaan yang benar, termasuk penggunaan kalimat aktif dan pasif. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Kalimat aktif seperti 'Ibu memasak nasi' dan kalimat pasif 'Nasi dimasak Ibu' adalah contoh nyata dalam percakapan sehari-hari. |
| Konseptual | Kalimat aktif adalah kalimat yang subjeknya melakukan pekerjaan, sedangkan kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya dikenai pekerjaan. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar cara mengubah kalimat aktif menjadi kalimat pasif dan sebaliknya dengan memperhatikan perubahan struktur dan imbuhan. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya memahami struktur kalimat aktif dan pasif agar dapat berkomunikasi secara efektif dan menulis dengan jelas. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan contoh kalimat, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri kalimat aktif dengan tepat.
- Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri kalimat pasif dengan tepat.
- Setelah menganalisis struktur kalimat, peserta didik dapat membedakan kalimat aktif dan kalimat pasif dengan benar.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat mengubah kalimat aktif menjadi kalimat pasif secara runtut.
- Melalui latihan menulis, peserta didik dapat mengubah kalimat pasif menjadi kalimat aktif sesuai kaidah bahasa Indonesia.
- Melalui praktik menyusun kalimat, peserta didik dapat membuat kalimat aktif dan pasif yang relevan dengan konteks gambar.
Pemahaman bermakna: Memahami kalimat aktif dan pasif membantu kamu menyusun tulisan yang lebih bervariasi dan jelas, sehingga pesan yang disampaikan mudah dimengerti pembaca.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu tahu cara mengubah kalimat 'Kucing menangkap tikus' menjadi 'Tikus ditangkap kucing'?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ilmu Pengetahuan Alam: Peserta didik dapat membuat kalimat aktif dan pasif untuk menjelaskan proses-proses alam, misalnya 'Air menguap' menjadi 'Uap dihasilkan oleh air'. Seni Rupa: Peserta didik dapat mendeskripsikan sebuah karya seni menggunakan kalimat aktif dan pasif, misalnya 'Pelukis itu melukis pemandangan' atau 'Pemandangan dilukis oleh pelukis itu'. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk membantu peserta didik menemukan contoh kalimat aktif dan pasif dari bacaan atau percakapan sehari-hari di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas diatur agar memungkinkan diskusi kelompok yang nyaman dan akses mudah ke papan tulis atau proyektor untuk menampilkan contoh kalimat. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Guru menggunakan tayangan presentasi interaktif berisi contoh kalimat dan gambar, serta video singkat tentang perubahan kalimat aktif-pasif dari sumber terpercaya. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan contoh kalimat, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri kalimat aktif dengan tepat; Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri kalimat pasif dengan tepat; Setelah menganalisis struktur kalimat, peserta didik dapat membedakan kalimat aktif dan kalimat pasif dengan benar; Melalui praktik menyusun kalimat, peserta didik dapat membuat kalimat aktif dan pasif yang relevan dengan konteks gambar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Kata Kunci: Guru menyebutkan kata kerja, lalu peserta didik menebak apakah kata kerja itu biasanya digunakan dalam kalimat aktif atau pasif dengan mengangkat kartu 'A' atau 'P'.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi, membedakan, dan mengubah kalimat aktif menjadi pasif dan sebaliknya.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.
Info singkat: Bahasa Indonesia memiliki banyak cara untuk menyampaikan pesan. Salah satunya adalah dengan menggunakan kalimat aktif dan kalimat pasif.
Alat & bahan: Alat tulis, pensil warna, gambar ilustrasi
Langkah kerja:
- Amati gambar di bawah ini dengan saksama.
Gambar 1. Kartu gambar - Identifikasi subjek, predikat, dan objek dari setiap kalimat yang diberikan pada tabel.
- Tentukan apakah kalimat tersebut termasuk kalimat aktif atau kalimat pasif.
- Ubahlah kalimat aktif menjadi pasif atau sebaliknya pada kolom yang disediakan.
- Warnai gambar sesuai kreativitasmu.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa itu subjek dalam sebuah kalimat?
- Apa itu predikat dalam sebuah kalimat?
- Berikan satu contoh kalimat yang kamu tahu!
- Menurutmu, apa bedanya 'Adik makan roti' dengan 'Roti dimakan adik'?
Formatif (proses): Observasi saat diskusi kelompok dan presentasi, serta penilaian hasil pengisian LKPD.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa identifikasi, pembedaan, dan perubahan kalimat aktif dan pasif.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi ciri-ciri kalimat aktif dan pasif. | Ciri-ciri kalimat aktif (subjek melakukan, predikat berawalan me-). Ciri-ciri kalimat pasif (subjek dikenai, predikat berawalan di-). | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Membedakan kalimat aktif dan kalimat pasif. | Perbedaan struktur dan makna kalimat aktif dan pasif. | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Mengubah kalimat aktif menjadi pasif dan sebaliknya. | Prosedur perubahan kalimat aktif-pasif dan pasif-aktif. | 2 JP | kreativitas |
| 4 | Membuat kalimat aktif dan pasif yang relevan dengan konteks. | Penerapan kalimat aktif dan pasif dalam berbagai konteks. | 2 JP | komunikasi |
Bahasa Indonesia memiliki banyak cara untuk menyampaikan pesan. Salah satunya adalah dengan menggunakan kalimat aktif dan kalimat pasif. Memahami kedua jenis kalimat ini sangat penting agar tulisanmu lebih menarik dan mudah dipahami. Mari kita pelajari bersama perbedaan dan cara penggunaannya agar kamu semakin mahir berbahasa Indonesia!
1. Apa itu Kalimat?
Kalimat adalah gabungan kata yang memiliki makna lengkap. Kalimat biasanya terdiri dari subjek (pelaku), predikat (kata kerja), objek (yang dikenai pekerjaan), dan keterangan. Contoh: 'Ani membaca buku di kamar'. Ani adalah subjek, membaca adalah predikat, buku adalah objek, dan di kamar adalah keterangan. Setiap kalimat harus diawali huruf kapital dan diakhiri tanda baca yang sesuai, seperti titik, tanda tanya, atau tanda seru.
2. Mengenal Kalimat Aktif
Kalimat aktif adalah kalimat yang subjeknya melakukan suatu pekerjaan atau tindakan. Ciri utama kalimat aktif adalah predikatnya sering menggunakan awalan 'me-' atau 'ber-'. Contoh: 'Ibu memasak nasi'. Di sini, 'Ibu' adalah subjek yang melakukan pekerjaan 'memasak'. Contoh lain: 'Kakak menendang bola' atau 'Adik bermain layang-layang'. Dalam kalimat aktif, fokusnya ada pada pelaku tindakan.
3. Mengenal Kalimat Pasif
Kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya dikenai suatu pekerjaan atau tindakan. Ciri utama kalimat pasif adalah predikatnya sering menggunakan awalan 'di-' atau 'ter-'. Contoh: 'Nasi dimasak Ibu'. Di sini, 'nasi' adalah subjek yang dikenai pekerjaan 'dimasak'. Contoh lain: 'Bola ditendang Kakak' atau 'Layang-layang terbawa angin'. Dalam kalimat pasif, fokusnya ada pada hasil tindakan atau objek yang dikenai pekerjaan.
4. Perbedaan Kalimat Aktif dan Pasif
Perbedaan utama antara kalimat aktif dan pasif terletak pada posisi subjek dan objek, serta bentuk predikatnya. Pada kalimat aktif, subjek melakukan tindakan. Pada kalimat pasif, subjek dikenai tindakan. Predikat kalimat aktif umumnya berawalan 'me-' (memasak, menulis) atau 'ber-' (berlari, berenang). Sementara itu, predikat kalimat pasif umumnya berawalan 'di-' (dimasak, ditulis) atau 'ter-' (terjatuh, terbawa). Memahami perbedaan ini akan memudahkanmu dalam mengubah satu bentuk kalimat ke bentuk lainnya.
5. Cara Mengubah Kalimat Aktif menjadi Pasif
Untuk mengubah kalimat aktif menjadi kalimat pasif, kamu perlu menukar posisi subjek dan objek. Objek pada kalimat aktif akan menjadi subjek pada kalimat pasif. Kemudian, ubah predikatnya dari awalan 'me-' menjadi 'di-'. Contoh: Kalimat aktif 'Peserta didik membaca buku'. Subjeknya 'Peserta didik', objeknya 'buku'. Jika diubah menjadi pasif, 'Buku' menjadi subjek, dan predikat 'membaca' menjadi 'dibaca'. Jadi, kalimat pasifnya adalah 'Buku dibaca peserta didik'.
6. Cara Mengubah Kalimat Pasif menjadi Aktif
Sebaliknya, untuk mengubah kalimat pasif menjadi kalimat aktif, kamu juga perlu menukar posisi subjek dan objek. Subjek pada kalimat pasif akan menjadi objek pada kalimat aktif. Ubah predikatnya dari awalan 'di-' menjadi 'me-'. Contoh: Kalimat pasif 'Surat ditulis Ayah'. Subjeknya 'surat', objeknya 'Ayah'. Jika diubah menjadi aktif, 'Ayah' menjadi subjek, dan predikat 'ditulis' menjadi 'menulis'. Jadi, kalimat aktifnya adalah 'Ayah menulis surat'.
Rangkuman: Kalimat aktif adalah kalimat yang subjeknya melakukan pekerjaan, dengan predikat berawalan 'me-' atau 'ber-'. Kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya dikenai pekerjaan, dengan predikat berawalan 'di-' atau 'ter-'. Untuk mengubahnya, tukar posisi subjek dan objek, lalu sesuaikan awalan predikatnya. Penggunaan kedua jenis kalimat ini membuat tulisanmu lebih bervariasi dan jelas.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Subjek | Bagian kalimat yang menjadi pelaku atau pokok pembicaraan. |
| Predikat | Bagian kalimat yang menyatakan tindakan atau keadaan subjek. |
| Objek | Bagian kalimat yang dikenai tindakan oleh subjek. |
| Imbuhan | Afiks yang ditambahkan pada kata dasar untuk membentuk kata baru. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas IV ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Bahasa Indonesia Kelas IV Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap unduh
Sudah BesarModul siap unduh · Word + PDF ber-kopDi Bawah AtapModul siap unduh · Word + PDF ber-kopLihat SekitarModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMeliuk dan MenerjangModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap2 dari 4 siap unduh
Bertukar dan MembayarModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSatu TitikBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAsal-UsulBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSehatlah RagakuModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Bahasa Indonesia lain yang sudah tersedia
kalimat aktif transitif dan kalimat aktif intransitifBahasa Indonesia Kelas IV SDKalimat Majemuk SecaraBahasa Indonesia Kelas IV SDKalimat Majemuk secara dengan Kata Hubung dan, Atay. Sedangkan dan TetapiBahasa Indonesia Kelas IV SDKalimat majemuk setaraBahasa Indonesia Kelas IV SDLihat semua Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas IV →📝 Butuh soal ujiannya juga?
Materi Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif masuk ujian semester Bahasa Indonesia Kelas IV. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.
Mesin Soal Bahasa Indonesia Kelas IV →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 4 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IV dan kelas 4 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif pada Bahasa Indonesia SD, Fase B, elemen Menulis.
Modul Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif untuk Bahasa Indonesia kelas IV.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif ini gratis?
Ya. Modul Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif untuk kelas IV SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas IV ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas IV di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas IV ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase B untuk kelas IV SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif untuk Bahasa Indonesia kelas IV di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas IV SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas IV berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia MI ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.