SDKelas IVFase B📘 Bab 4Semester 1

Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas IV
Meliuk dan Menerjang

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Ide pokok adalah inti paragraf, didukung oleh ide pendukung yang merinci. Wawancara adalah tanya jawab untuk informasi, membutuhkan pertanyaan yang relevan dan etika yang baik. Majas personifikasi memberikan sifat manusia pada benda mati untuk membuat tulisan lebih hidup dan menarik. Memahami ini membantu kita menyerap informasi dan berkomunikasi secara efektif.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Meliuk dan Menerjang
Bahasa Indonesia · Kelas IV · Fase B
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Meliuk dan Menerjang
Bahasa Indonesia · Fase B · Kelas IV · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasB / IV
Materi PokokMeliuk dan Menerjang
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik mampu membaca teks pendek dan mengidentifikasi beberapa kata kunci dalam kalimat.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan Mengevaluasi Penalaran
    Peserta didik menganalisis dan mengevaluasi ide pokok serta ide pendukung dalam teks informatif dengan cermat.
  2. Kolaborasi — elemen: Bekerja Sama dan Berbagi
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merancang dan melakukan wawancara, serta berbagi hasil wawancara dengan teman.
  3. Komunikasi — elemen: Menyampaikan Gagasan dan Informasi
    Peserta didik menyampaikan ide pokok dan ide pendukung, serta hasil wawancara secara lisan dan tertulis dengan jelas.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMenyimak, Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan, Menulis
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami dan menganalisis informasi dari teks informatif, menyajikan gagasan secara lisan dan tertulis, serta menggunakan majas personifikasi dalam tulisan sederhana.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualTeks informatif seperti berita di koran atau artikel di majalah anak sering menggunakan ide pokok dan ide pendukung.
KonseptualIde pokok adalah gagasan utama dalam sebuah paragraf, sedangkan ide pendukung adalah penjelasan atau rincian dari ide pokok tersebut.
ProseduralLangkah-langkah yang dipelajari meliputi cara mengidentifikasi ide pokok dan ide pendukung, merancang wawancara, serta menulis kalimat dengan majas personifikasi.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya memahami struktur teks untuk menangkap informasi secara efektif dan bagaimana bahasa dapat digunakan secara kreatif.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui kegiatan membaca teks informatif, peserta didik dapat mengidentifikasi ide pokok dan ide pendukung dalam setiap paragraf dengan tepat.
  2. Dengan bimbingan guru dan contoh, peserta didik dapat merancang pertanyaan wawancara yang relevan dan sopan untuk narasumber.
  3. Setelah merancang, peserta didik dapat melakukan wawancara sederhana dengan teman sebaya untuk mengumpulkan informasi dengan santun.
  4. Berdasarkan hasil wawancara, peserta didik dapat menyajikan informasi yang diperoleh secara lisan dan tertulis dengan jelas dan runtut.
  5. Melalui pengamatan contoh kalimat, peserta didik dapat menjelaskan pengertian majas personifikasi dengan bahasa sendiri.
  6. Dengan latihan, peserta didik dapat menulis kalimat sederhana menggunakan majas personifikasi untuk menghidupkan benda mati dengan kreatif.
Halaman 2 · Meliuk dan Menerjang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami ide pokok dan ide pendukung membantu kita menyarikan informasi penting dari sebuah teks, serta dapat menggunakan majas untuk menyampaikan pesan secara lebih menarik.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa tahu apa isi paling penting dari sebuah cerita atau berita yang panjang?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuIlmu Pengetahuan Alam (IPA): Peserta didik dapat mengidentifikasi ide pokok dan ide pendukung dari teks informatif tentang daur hidup hewan atau tumbuhan.
Seni Budaya dan Prakarya (SBdP): Peserta didik dapat membuat poster berisi hasil wawancara yang dihias dengan gambar benda yang dipersonifikasi.
Pendidikan Pancasila: Diskusi tentang etika dan sopan santun saat melakukan wawancara mencerminkan nilai-nilai gotong royong dan persatuan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat berperan membantu anak dalam melakukan wawancara sederhana dengan anggota keluarga atau tetangga yang dikenal, serta mendiskusikan etika bertanya.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, serta memanfaatkan area sekitar sekolah untuk observasi objek yang dapat dipersonifikasi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalGuru dapat menggunakan video wawancara inspiratif atau contoh teks informatif digital, serta peserta didik dapat mencari contoh majas personifikasi melalui internet dengan pendampingan.
Halaman 3 · Meliuk dan Menerjang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui kegiatan membaca teks informatif, peserta didik dapat mengidentifikasi ide pokok dan ide pendukung dalam setiap paragraf dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tepuk Fokus: Guru memimpin tepuk tangan dengan pola 'Tepuk satu, tepuk dua, tepuk tiga, fokus!' untuk menarik perhatian dan kesiapan belajar.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali pengalaman mereka saat membaca cerita atau berita, lalu bertanya: 'Apa yang paling berkesan dari bacaan itu?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi ide pokok dan ide pendukung, serta pertanyaan pemantik: 'Bagaimana kita bisa tahu apa isi paling penting dari sebuah cerita atau berita yang panjang?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah teks informatif pendek tentang lingkungan sekitar yang relevan dengan kehidupan peserta didik, lalu meminta peserta didik membacanya dalam hati.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru menjelaskan konsep ide pokok dan ide pendukung dengan contoh sederhana, lalu meminta peserta didik secara individu menandai kalimat yang menurut mereka penting.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil dan diberikan LKPD untuk mengidentifikasi ide pokok dan ide pendukung dari paragraf dalam teks yang telah dibaca.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menuliskan ide pokok dan ide pendukung yang mereka temukan di papan tulis atau kertas plano.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, dan kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan tentang ide pokok dan ide pendukung yang ditemukan.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap hasil identifikasi ide pokok dan ide pendukung dari setiap kelompok.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya ide pokok dan ide pendukung dalam memahami isi teks secara keseluruhan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan pembelajaran tentang ide pokok dan ide pendukung.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua peserta didik atas partisipasi aktif dan kerja sama mereka, lalu bertanya: 'Apa yang paling kamu sukai dari pelajaran hari ini?'
  3. Guru menyampaikan bahwa pertemuan berikutnya akan membahas cara bertanya dan melakukan wawancara, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Meliuk dan Menerjang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan bimbingan guru dan contoh, peserta didik dapat merancang pertanyaan wawancara yang relevan dan sopan untuk narasumber.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Sambung Kata: Guru menyebut satu kata, lalu peserta didik secara bergiliran menyebut kata lain yang berhubungan dengan kata sebelumnya, melatih fokus dan kosakata.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru mengaitkan pembelajaran hari ini dengan materi sebelumnya: 'Setelah kita tahu cara memahami isi teks, bagaimana ya cara kita mendapatkan informasi langsung dari orang lain?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu merancang pertanyaan wawancara dan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana cara bertanya yang baik agar kita mendapatkan informasi yang lengkap dan narasumber senang menjawab?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru menayangkan contoh video wawancara sederhana atau simulasi wawancara, lalu bertanya kepada peserta didik: 'Apa saja yang kalian perhatikan dari cara pewawancara bertanya?'
  2. Mendesain perencanaan proyek: Guru mengajak peserta didik berdiskusi tentang etika bertanya dan jenis-jenis pertanyaan wawancara (misalnya, pertanyaan terbuka dan tertutup), kemudian membagi peserta didik ke dalam kelompok wawancara.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Menyusun jadwal: Setiap kelompok merancang draf pertanyaan wawancara untuk topik yang telah ditentukan (misalnya, hobi teman, kegiatan di sekolah, makanan kesukaan), dengan bimbingan guru untuk memastikan pertanyaan relevan dan sopan.
  2. Memonitor kemajuan proyek: Guru berkeliling mengamati dan memberikan masukan kepada setiap kelompok saat mereka menyusun daftar pertanyaan wawancara, memastikan pertanyaan sudah sesuai dengan tujuan wawancara.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menguji hasil: Setiap kelompok secara bergantian mempraktikkan simulasi wawancara dengan teman sekelompok menggunakan pertanyaan yang telah dirancang, dan kelompok lain memberikan umpan balik.
  2. Guru dan peserta didik menganalisis bersama kekuatan dan kelemahan pertanyaan yang telah dirancang serta cara bertanya yang efektif.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya persiapan pertanyaan yang baik dan sikap santun dalam melakukan wawancara.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan poin-poin penting dalam merancang pertanyaan wawancara yang baik.
  2. Guru memberikan pujian atas kreativitas dan kerja sama peserta didik dalam merancang pertanyaan, lalu bertanya: 'Apa tantangan terbesar saat menyusun pertanyaan wawancara?'
  3. Guru menugaskan peserta didik untuk melakukan wawancara sederhana dengan teman sebaya di luar jam pelajaran sebagai bagian dari proyek, dan mengingatkan untuk mencatat hasilnya. Doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Meliuk dan Menerjang — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · AYO MEMBACA!Detektif Kata dan Wawancara Seru!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Kamu akan berlatih mengidentifikasi ide pokok, ide pendukung, dan merancang pertanyaan wawancara.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.

Info singkat: Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menemukan berbagai informasi, baik dari buku, koran, majalah, maupun internet. Agar mudah memahami informasi tersebut, kita perlu tahu cara menemukan ide pokok dan ide pendukung.

Alat & bahan: Pensil, penghapus, buku catatan, alat tulis warna

Langkah kerja:

  1. Amati gambar di bawah ini dengan saksama.
  2. Baca teks informatif tentang 'Hutan Kita' yang diberikan gurumu. Tandai kalimat yang menurutmu paling penting di setiap paragraf.
  3. Setelah membaca, diskusikan dengan teman kelompokmu untuk mengisi tabel tentang ide pokok dan ide pendukung dari teks tersebut.
  4. Berdasarkan topik 'Kegiatan di Lingkungan Sekolah', rancanglah 5 pertanyaan wawancara yang sopan dan jelas untuk teman sekelasmu. Tulis pertanyaanmu di kolom yang tersedia.
  5. Tuliskan 3 kalimat menggunakan majas personifikasi tentang benda-benda yang ada di lingkungan sekolah.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Meliuk dan Menerjang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa itu ide pokok?
  2. Apa bedanya ide pokok dengan ide pendukung?
  3. Pernahkah kamu mewawancarai seseorang? Tentang apa?
  4. Benda apa di sekitarmu yang seolah-olah bisa bergerak atau berbicara?

Formatif (proses): Observasi saat diskusi kelompok, partisipasi aktif, dan kemampuan merancang pertanyaan wawancara.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil identifikasi ide pokok dan ide pendukung, kualitas pertanyaan wawancara, serta penggunaan majas personifikasi dalam tulisan.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Meliuk dan Menerjang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ide pokok dan ide pendukungTeks informatif2 JPPenalaran Kritis
2Merancang dan melakukan wawancaraEtika wawancara, jenis pertanyaan2 JPKolaborasi
3Menyajikan hasil wawancara dan menggunakan majas personifikasiMajas personifikasi2 JPKomunikasi
Halaman 8 · Meliuk dan Menerjang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menemukan berbagai informasi, baik dari buku, koran, majalah, maupun internet. Agar mudah memahami informasi tersebut, kita perlu tahu cara menemukan ide pokok dan ide pendukung. Selain itu, untuk membuat tulisan kita lebih menarik, kita juga bisa menggunakan majas personifikasi. Mari kita pelajari bersama!

1. Mengenal Ide Pokok
Ide pokok adalah gagasan utama atau inti dari sebuah paragraf. Ide pokok sering disebut juga gagasan utama atau pikiran utama. Letak ide pokok bisa di awal paragraf (deduktif), di akhir paragraf (induktif), atau di awal dan akhir paragraf (campuran). Untuk menemukan ide pokok, kamu bisa membaca paragraf dengan saksama dan mencari kalimat yang paling umum atau paling penting yang menjadi dasar pengembangan paragraf tersebut. Misalnya, dalam paragraf tentang manfaat buah, ide pokoknya bisa jadi 'Buah memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh'.

2. Memahami Ide Pendukung
Ide pendukung adalah kalimat-kalimat yang menjelaskan atau merinci ide pokok. Ide pendukung berfungsi untuk memperjelas, mengembangkan, atau memberikan contoh dari ide pokok. Biasanya, dalam satu paragraf, ada satu ide pokok dan beberapa ide pendukung. Jika ide pokoknya 'Buah memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh', maka ide pendukungnya bisa berupa 'Buah mengandung vitamin yang menjaga daya tahan tubuh', atau 'Serat dalam buah melancarkan pencernaan'. Ide-ide pendukung ini akan membuat paragraf menjadi lebih kaya informasi dan mudah dimengerti.

3. Langkah-langkah Mengidentifikasi Ide Pokok dan Ide Pendukung
Pertama, bacalah seluruh paragraf dengan teliti. Kedua, temukan kalimat utama yang menjadi inti pembahasan. Kalimat utama ini biasanya mengandung ide pokok. Ketiga, cari kalimat-kalimat lain yang menjelaskan atau mendukung kalimat utama tersebut. Itulah ide-ide pendukung. Perhatikan contoh berikut: 'Pohon mangga di halaman rumahku sangat rindang. Daunnya lebat dan bunganya harum. Setiap musim, buah mangga yang dihasilkan sangat manis.' Ide pokoknya adalah 'Pohon mangga di halaman rumahku sangat rindang'. Ide pendukungnya adalah 'Daunnya lebat dan bunganya harum' dan 'Setiap musim, buah mangga yang dihasilkan sangat manis'.

4. Mengenal Wawancara
Wawancara adalah kegiatan tanya jawab antara dua orang atau lebih untuk mendapatkan informasi tentang suatu topik. Orang yang bertanya disebut pewawancara, sedangkan orang yang memberikan informasi disebut narasumber. Wawancara dapat dilakukan secara langsung (bertatap muka) atau tidak langsung (melalui telepon atau video call). Tujuan wawancara adalah untuk menggali informasi yang lebih mendalam atau mendapatkan sudut pandang yang berbeda dari narasumber.

5. Merancang Pertanyaan Wawancara yang Efektif
Sebelum melakukan wawancara, kita perlu merancang pertanyaan. Pertanyaan yang baik harus relevan dengan topik, jelas, dan sopan. Gunakan kalimat tanya yang bervariasi seperti 'Apa', 'Siapa', 'Kapan', 'Di mana', 'Mengapa', dan 'Bagaimana'. Hindari pertanyaan yang jawabannya hanya 'ya' atau 'tidak' agar narasumber bisa bercerita lebih banyak. Contoh pertanyaan yang baik: 'Apa kegiatan yang paling kamu sukai di sekolah?', bukan 'Apakah kamu suka sekolah?'.

6. Etika Berwawancara
Saat berwawancara, kita harus bersikap sopan dan menghargai narasumber. Mulailah dengan salam dan perkenalan diri, sampaikan tujuan wawancara, gunakan bahasa yang santun, dengarkan jawaban narasumber dengan penuh perhatian, dan ucapkan terima kasih di akhir wawancara. Jangan memotong pembicaraan narasumber atau mengajukan pertanyaan yang terlalu pribadi.

7. Memahami Majas Personifikasi
Majas personifikasi adalah gaya bahasa yang memberikan sifat-sifat manusia kepada benda mati atau makhluk hidup bukan manusia. Tujuannya adalah untuk membuat tulisan menjadi lebih hidup, menarik, dan mudah dibayangkan. Contohnya, 'Angin berbisik pelan di telingaku'. Di sini, angin yang benda mati diberikan sifat 'berbisik' seperti manusia. Contoh lain: 'Pena menari-nari di atas kertas', 'Daun melambai-lambai memanggilku'.

8. Menulis dengan Majas Personifikasi
Untuk menulis kalimat dengan majas personifikasi, kamu bisa membayangkan benda mati atau hewan seolah-olah memiliki perasaan, melakukan tindakan, atau berbicara seperti manusia. Pilihlah kata kerja yang biasa dilakukan manusia, lalu terapkan pada benda mati. Misalnya, daripada menulis 'Matahari bersinar terik', kamu bisa menulis 'Matahari tersenyum ramah menyinari bumi'. Dengan begitu, tulisanmu akan terasa lebih hidup dan ekspresif.

Rangkuman: Ide pokok adalah inti paragraf, didukung oleh ide pendukung yang merinci. Wawancara adalah tanya jawab untuk informasi, membutuhkan pertanyaan yang relevan dan etika yang baik. Majas personifikasi memberikan sifat manusia pada benda mati untuk membuat tulisan lebih hidup dan menarik. Memahami ini membantu kita menyerap informasi dan berkomunikasi secara efektif.

Halaman 9 · Meliuk dan Menerjang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Ide pokokGagasan utama atau inti dari sebuah paragraf.
Ide pendukungKalimat-kalimat yang menjelaskan atau merinci ide pokok.
WawancaraKegiatan tanya jawab untuk mendapatkan informasi dari seseorang.
PewawancaraOrang yang melakukan wawancara.
NarasumberOrang yang memberikan informasi dalam wawancara.
Majas personifikasiGaya bahasa yang memberikan sifat-sifat manusia kepada benda mati.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Meliuk dan Menerjang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Meliuk dan Menerjang" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas IV ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Meliuk dan Menerjang — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Meliuk dan Menerjang ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IVPeta Konsep
Meliuk dan MenerjangMengenal Ide PokokMemahami Ide PendukungLangkah-langkah Mengidentifikasi Ide Pokok dan Ide PendukungMengenal WawancaraMerancang Pertanyaan Wawancara yang Efektif
Dari sub-bab Meliuk dan MenerjangHalaman 12
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IVIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IVLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IVRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IVRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IVProfil Lulusan
Penalaran KritisKolaborasiKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Meliuk dan Menerjang yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

📝 Butuh soal ujiannya juga?

Materi Meliuk dan Menerjang masuk ASAS Bahasa Indonesia Kelas IV Semester 1. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.

Mesin Soal Bahasa Indonesia Kelas IV →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 4 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas IV dan kelas 4 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Meliuk dan Menerjang pada Bahasa Indonesia SD, Fase B, elemen Menyimak, Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan, Menulis.

Modul Meliuk dan Menerjang ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Bahasa Indonesia kelas IV SD di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Meliuk dan Menerjang ini gratis?

Ya. Modul Meliuk dan Menerjang untuk kelas IV SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Meliuk dan Menerjang ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas IV ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Meliuk dan Menerjang ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Meliuk dan Menerjang dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas IV di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas IV ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Meliuk dan Menerjang ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase B untuk kelas IV SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Meliuk dan Menerjang tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Meliuk dan Menerjang untuk Bahasa Indonesia kelas IV di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Meliuk dan Menerjang ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas IV SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Meliuk dan Menerjang beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas IV berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?

Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Meliuk dan Menerjang yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia MI ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Bahasa Indonesia SDSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.