Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas VI
Konservasi Alam
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
| Fase / Kelas | C / VI |
| Materi Pokok | Konservasi Alam |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang berbagai jenis hewan dan tumbuhan serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- kewargaan — elemen: Memahami peran dan tanggung jawab sebagai warga negara
Peserta didik memahami peran individu dan kelompok dalam menjaga lingkungan alam sekitar melalui proyek konservasi sederhana. - kolaborasi — elemen: Bekerja sama dengan orang lain
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merencanakan, melaksanakan, dan menyajikan proyek konservasi alam. - kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
Peserta didik mengembangkan gagasan unik untuk solusi masalah konservasi alam di lingkungan sekitar mereka.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Membaca dan Memirsa |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengidentifikasi dan memahami informasi dari teks narasi, deskripsi, dan eksposisi tentang konservasi alam serta mampu menyajikan gagasan secara lisan dan tertulis dengan struktur yang runtut. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Konservasi alam adalah upaya melindungi dan melestarikan lingkungan serta sumber daya alam agar tetap lestari dan bermanfaat bagi kehidupan. |
| Konseptual | Konsep inti dari konservasi alam meliputi perlindungan keanekaragaman hayati, pemanfaatan berkelanjutan, dan restorasi lingkungan yang rusak. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah merancang dan melaksanakan kampanye kesadaran konservasi alam di lingkungan sekolah. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama dan setiap tindakan kecil dapat memberikan dampak besar bagi keberlangsungan alam. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati video tentang kerusakan lingkungan, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga penyebab dan dampak kerusakan alam dengan tepat.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat merancang sebuah kampanye sederhana tentang konservasi alam yang kreatif dan relevan untuk lingkungan sekolah.
- Melalui presentasi hasil proyek, peserta didik dapat menyampaikan gagasan upaya konservasi alam secara lisan dengan runtut dan percaya diri.
- Setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, peserta didik dapat membuat poster ajakan konservasi alam yang informatif dan menarik sesuai kriteria.
Pemahaman bermakna: Menjaga konservasi alam sangat penting untuk keseimbangan ekosistem dan keberlangsungan hidup semua makhluk di bumi, dan setiap individu memiliki peran aktif dalam upaya ini.
Pertanyaan pemantik: "Apa yang akan terjadi pada bumi kita jika semua hutan ditebang dan sungai tercemar?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ilmu Pengetahuan Alam: Mempelajari tentang ekosistem, keanekaragaman hayati, dan dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan. Seni Budaya: Menerapkan prinsip-prinsip desain dalam membuat poster kampanye konservasi alam yang menarik dan efektif. Pendidikan Pancasila: Memahami pentingnya tanggung jawab sebagai warga negara dalam menjaga kelestarian alam sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang cara menghemat energi atau mengelola sampah di rumah, lalu hasilnya dilaporkan ke sekolah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan sekolah dan kelas ditata dengan nyaman, bersih, dan dilengkapi poster-poster edukasi konservasi alam buatan peserta didik. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik dapat mencari informasi dan inspirasi desain poster konservasi alam melalui internet dengan bimbingan guru. |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati video tentang kerusakan lingkungan, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga penyebab dan dampak kerusakan alam dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Suara Alam: Guru memutarkan rekaman suara alam (misal: burung berkicau, air mengalir) lalu peserta didik menebak dan menirukan suara tersebut untuk membangun fokus.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, peserta didik dapat membuat poster ajakan konservasi alam yang informatif dan menarik sesuai kriteria. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Rantai Kata Lingkungan: Guru menyebutkan satu kata terkait lingkungan (misal: 'pohon'), peserta didik berikutnya menyebutkan kata lain yang berhubungan dengan kata sebelumnya (misal: 'daun') secara berantai.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Mengidentifikasi masalah lingkungan dan merancang solusi konservasi alam.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.
Info singkat: Alam adalah rumah bagi kita semua. Hutan, sungai, lautan, dan segala isinya adalah anugerah yang harus kita jaga.
Alat & bahan: Alat tulis, kertas gambar A3, spidol warna, pensil warna, lem, gunting, majalah bekas
Langkah kerja:
- Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
Gambar 1. Teka-teki silang - Amati kerusakan lingkungan di sekitar kita, lalu diskusikan dengan kelompokmu apa saja penyebab dan dampaknya.
- Pilih satu masalah konservasi alam yang paling relevan di lingkungan sekolah atau tempat tinggalmu.
- Rancang sebuah kampanye sederhana untuk mengatasi masalah tersebut, dengan membuat poster ajakan konservasi alam.
- Gunakan alat dan bahan yang tersedia untuk membuat poster yang menarik, informatif, dan persuasif.
- Siapkan presentasi singkat untuk menjelaskan poster dan kampanye kelompokmu di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan tiga jenis hewan atau tumbuhan yang kamu ketahui!
- Menurutmu, mengapa kita harus menjaga kebersihan lingkungan?
- Pernahkah kamu melihat sampah berserakan di sungai? Apa akibatnya?
- Apa yang kamu lakukan jika melihat teman membuang sampah sembarangan?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan proses pembuatan poster.
Sumatif (akhir): Penilaian poster dan presentasi kampanye konservasi alam.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi penyebab dan dampak kerusakan alam | Penyebab dan dampak kerusakan alam | 2 JP | kewargaan, penalaran kritis |
| 2 | Merancang dan membuat poster kampanye konservasi alam | Perancangan dan pembuatan poster | 2 JP | kreativitas, kolaborasi |
| 3 | Menyampaikan gagasan upaya konservasi alam secara lisan | Presentasi kampanye konservasi alam | 2 JP | komunikasi, kolaborasi |
Alam adalah rumah bagi kita semua. Hutan, sungai, lautan, dan segala isinya adalah anugerah yang harus kita jaga. Namun, seringkali tanpa sadar kita merusak alam dengan berbagai aktivitas. Modul ini akan mengajak kamu untuk memahami pentingnya konservasi alam dan bagaimana kita bisa menjadi bagian dari solusi untuk menjaga bumi kita tetap lestari.
1. Apa Itu Konservasi Alam?
Konservasi alam adalah upaya perlindungan dan pengelolaan sumber daya alam serta lingkungan untuk mencegah kerusakan dan memastikan ketersediaannya bagi generasi sekarang dan yang akan datang. Ini mencakup perlindungan hewan, tumbuhan, ekosistem, serta sumber daya seperti air dan tanah. Tujuan utamanya adalah menjaga keseimbangan alam dan keanekaragaman hayati.
2. Pentingnya Menjaga Keanekaragaman Hayati
Keanekaragaman hayati adalah keberadaan berbagai jenis makhluk hidup (hewan, tumbuhan, mikroorganisme) dan ekosistem di bumi. Ini sangat penting karena setiap spesies memiliki peran dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Hilangnya satu spesies dapat mengganggu rantai makanan dan fungsi ekosistem secara keseluruhan, yang pada akhirnya berdampak pada kehidupan manusia.
3. Penyebab Kerusakan Lingkungan
Kerusakan lingkungan dapat disebabkan oleh faktor alam, tetapi lebih sering oleh aktivitas manusia. Contohnya adalah penebangan hutan secara liar yang menyebabkan banjir dan tanah longsor, pencemaran air dan udara dari limbah industri atau rumah tangga, serta perburuan hewan langka yang mengancam kepunahan spesies. Pemanasan global juga menjadi ancaman serius bagi lingkungan.
4. Dampak Kerusakan Lingkungan
Dampak kerusakan lingkungan sangat luas. Selain bencana alam seperti banjir dan longsor, juga terjadi perubahan iklim ekstrem, hilangnya habitat hewan dan tumbuhan, serta menurunnya kualitas udara dan air yang kita butuhkan untuk hidup. Semua ini pada akhirnya akan merugikan manusia dan makhluk hidup lainnya, mengancam keberlangsungan hidup di bumi.
5. Upaya Konservasi yang Bisa Kita Lakukan
Banyak hal kecil yang bisa kita lakukan untuk konservasi alam. Misalnya, mengurangi penggunaan plastik, membuang sampah pada tempatnya dan memilahnya, menghemat air dan listrik, menanam pohon, serta tidak merusak tanaman atau mengganggu hewan. Kita juga bisa ikut serta dalam kegiatan bersih-bersih lingkungan atau mengampanyekan pentingnya menjaga alam kepada teman dan keluarga.
6. Peran Masyarakat dan Pemerintah dalam Konservasi
Konservasi alam bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga seluruh masyarakat dan pemerintah. Masyarakat dapat membentuk komunitas peduli lingkungan, sedangkan pemerintah memiliki peran dalam membuat kebijakan perlindungan hutan, laut, dan satwa liar, serta menegakkan hukum terhadap perusak lingkungan. Kerja sama semua pihak sangat dibutuhkan untuk mencapai keberhasilan konservasi.
Rangkuman: Konservasi alam adalah upaya penting untuk melindungi lingkungan dan keanekaragaman hayati dari kerusakan. Aktivitas manusia sering menjadi penyebab utama kerusakan lingkungan, yang berdampak luas pada kehidupan. Setiap individu, masyarakat, dan pemerintah memiliki peran aktif dalam melakukan upaya konservasi, seperti mengurangi sampah, menanam pohon, dan mengampanyekan kesadaran lingkungan, demi keberlangsungan bumi kita.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Konservasi | Upaya perlindungan dan pelestarian. |
| Ekosistem | Sistem komunitas makhluk hidup dengan lingkungannya. |
| Keanekaragaman Hayati | Variasi makhluk hidup di bumi. |
| Habitat | Tempat hidup alami suatu organisme. |
| Pencemaran | Masuknya zat berbahaya ke lingkungan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Konservasi Alam" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Konservasi Alam yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Bahasa Indonesia Kelas VI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 2 siap unduh
Anak-Anak yang Mengubah DuniaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopNusantara Berjuta CeritaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap2 dari 2 siap unduh
Temukan Minat, Tunjukkan BakatModul siap unduh · Word + PDF ber-kopDari Hobi Menjadi ProfesiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Bahasa Indonesia lain yang sudah tersedia
Aku Cinta IndonesiaBahasa Indonesia Kelas VI SDBab 3 Temukan Minat, Tunjukkan Bakat "Wawancara"Bahasa Indonesia Kelas VI SDBAB 4 Jeda untuk IklimBahasa Indonesia Kelas VI SDBangga Menjadi Anak IndonesiaBahasa Indonesia Kelas VI SDLihat semua Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas VI →📝 Butuh soal ujiannya juga?
Materi Konservasi Alam masuk ujian semester Bahasa Indonesia Kelas VI. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.
Mesin Soal Bahasa Indonesia Kelas VI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 6 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Konservasi Alam pada Bahasa Indonesia SD, Fase C, elemen Membaca dan Memirsa.
Modul Konservasi Alam ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Konservasi Alam untuk Bahasa Indonesia kelas VI.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Konservasi Alam ini gratis?
Ya. Modul Konservasi Alam untuk kelas VI SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Konservasi Alam ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas VI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Konservasi Alam ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Konservasi Alam dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Konservasi Alam ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase C untuk kelas VI SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Konservasi Alam tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Konservasi Alam untuk Bahasa Indonesia kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Konservasi Alam ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas VI SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Konservasi Alam beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas VI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Konservasi Alam yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia MI ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.