SDKelas VIFase C

Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas VI
Pementasan Seni

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

📽️ Modul ini sekalian jadi PPT-nyaSlide dari isi modul ini · satu .pptx per pertemuan

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Pementasan seni adalah pertunjukan yang melibatkan naskah, tokoh, dialog, latar, properti, dan kostum. Prosesnya meliputi merancang ide, menulis naskah, membagi peran, latihan, dan persiapan properti. Kunci keberhasilan pementasan adalah kerja sama tim, latihan yang konsisten, dan keberanian untuk tampil. Setelah pementasan, penting untuk melakukan refleksi dan saling memberikan apresiasi untuk terus belajar dan berkembang.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Pementasan Seni
Bahasa Indonesia · Kelas VI · Fase C
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Pementasan Seni
Bahasa Indonesia · Fase C · Kelas VI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasC / VI
Materi PokokPementasan Seni
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang cerita dan mampu berbicara di depan kelas dengan sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. kreativitas — elemen: Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal
    Peserta didik merancang dan menciptakan naskah serta properti pementasan seni yang unik.
  2. kolaborasi — elemen: Bekerja sama dan berkomunikasi untuk mencapai tujuan bersama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyusun ide, berlatih, dan menampilkan pementasan seni.
  3. komunikasi — elemen: Menyampaikan gagasan, pikiran, dan perasaan secara lisan
    Peserta didik menyampaikan ide, berdiskusi, dan tampil di depan umum dengan jelas dan percaya diri.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMembaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami informasi kompleks dari berbagai teks dan media, serta menyajikan gagasan, pikiran, dan perasaan secara lisan dengan runtut dan logis dalam berbagai konteks.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPementasan seni adalah pertunjukan di depan penonton, seperti drama atau tari.
KonseptualKonsep intinya adalah proses kolaboratif dalam merancang, berlatih, dan menyajikan suatu karya seni kepada publik.
ProseduralLangkah-langkah yang dipelajari meliputi perencanaan naskah, pembagian peran, latihan, dan penampilan di panggung.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa pementasan seni memerlukan kerja sama tim, disiplin, dan kemampuan adaptasi untuk menghasilkan karya terbaik.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur penting dalam pementasan seni dengan tepat.
  2. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat merancang naskah pementasan seni sederhana yang memuat pesan moral secara kolaboratif.
  3. Melalui latihan dan umpan balik, peserta didik dapat memerankan tokoh dalam naskah pementasan seni dengan ekspresif dan percaya diri.
  4. Setelah menyelesaikan persiapan, peserta didik dapat menyajikan pementasan seni di depan kelas dengan runtut dan menarik.
Halaman 2 · Pementasan Seni — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Pementasan seni bukan hanya tentang bakat individu, tetapi juga tentang kerja sama tim yang solid dan komunikasi yang efektif untuk menyampaikan pesan kepada penonton.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah cerita bisa hidup dan membuat penonton terpukau di atas panggung?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Peserta didik menerapkan unsur-unsur seni peran dan ekspresi dalam pementasan.
Pendidikan Karakter: Peserta didik mengembangkan nilai-nilai kerja sama, tanggung jawab, dan percaya diri melalui proyek pementasan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat membantu peserta didik dalam menyiapkan properti sederhana di rumah dan memberikan dukungan moral untuk pementasan.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur menjadi ruang pementasan mini dengan area penonton dan panggung sementara, serta area diskusi kelompok yang nyaman.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video cuplikan pementasan seni untuk inspirasi dan referensi, serta penggunaan aplikasi pengolah kata untuk menyusun naskah.
Halaman 3 · Pementasan Seni — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur penting dalam pementasan seni dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tebak Gerak: Guru memperagakan beberapa gerakan ekspresif tanpa suara, dan peserta didik menebak emosi atau aktivitas yang diperankan.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan melakukan presensi.
  2. Guru menanyakan pengalaman peserta didik menonton atau terlibat dalam pertunjukan seni, mengaitkannya dengan materi pementasan seni.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi unsur pementasan seni dan memulai proyek pementasan seni, serta menjelaskan tahapan kegiatan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru menayangkan video singkat cuplikan pementasan drama anak-anak, lalu bertanya, 'Apa yang membuat pementasan ini menarik? Unsur apa saja yang kamu lihat?'
  2. Peserta didik secara individu menuliskan hal-hal yang mereka amati dari video tersebut di buku catatan.
  3. Peserta didik berbagi hasil pengamatan mereka dalam kelompok kecil yang telah dibentuk.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Guru membagikan LKPD 'Rancang Pementasanmu' dan meminta setiap kelompok berdiskusi untuk memilih jenis pementasan seni yang ingin mereka buat (drama pendek, pantomim, atau pembacaan puisi berantai).
  2. Setiap kelompok mulai merancang ide cerita, tema, dan pesan moral yang akan disampaikan dalam pementasan mereka.
  3. Guru membimbing kelompok dalam membuat daftar kebutuhan properti dan peran yang diperlukan untuk pementasan mereka.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan rancangan awal ide pementasan seni mereka di depan kelas, termasuk jenis pementasan dan pesan yang ingin disampaikan.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap ide yang dipresentasikan, fokus pada kejelasan ide dan potensi pengembangan.
  3. Guru menguatkan pemahaman tentang unsur-unsur pementasan seni dan memberikan apresiasi atas ide-ide kreatif peserta didik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan unsur-unsur penting dalam pementasan seni dan pentingnya perencanaan.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas partisipasi aktif dan ide-ide cemerlang mereka, menciptakan suasana gembira.
  3. Guru memberikan tugas untuk mengembangkan ide cerita menjadi naskah sederhana di rumah, dan mengingatkan untuk membawa alat tulis serta perlengkapan lain untuk pertemuan berikutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Pementasan Seni — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat merancang naskah pementasan seni sederhana yang memuat pesan moral secara kolaboratif.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Sambung Kata: Guru memulai dengan satu kata, lalu peserta didik secara bergiliran menyambung kata tersebut menjadi sebuah kalimat pendek, membentuk cerita lucu.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru menanyakan kesulitan yang dihadapi peserta didik saat membuat draf naskah di rumah, mengaitkannya dengan pentingnya kolaborasi.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini adalah menyusun naskah dan mulai berlatih, serta menjelaskan tahapan kegiatan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menyusun jadwal: Guru menayangkan contoh naskah drama anak-anak sederhana dan membahas strukturnya (tokoh, dialog, petunjuk laku) bersama peserta didik.
  2. Guru memfasilitasi diskusi dalam kelompok tentang draf naskah yang sudah dibuat masing-masing anggota, mencari ide terbaik dan menggabungkannya.
  3. Peserta didik dalam kelompok menyusun jadwal kerja untuk pertemuan ini, termasuk alokasi waktu untuk menyusun naskah dan latihan awal.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Setiap kelompok mulai menulis naskah pementasan seni sederhana mereka secara kolaboratif, memastikan ada pesan moral yang tersampaikan.
  2. Guru berkeliling membimbing setiap kelompok, memberikan masukan tentang pengembangan karakter, dialog yang efektif, dan kesesuaian dengan tema.
  3. Setelah naskah selesai, kelompok mulai mencoba membaca peran dan melakukan latihan awal, fokus pada intonasi dan ekspresi sesuai naskah.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Beberapa kelompok secara sukarela membacakan sebagian naskah mereka atau memerankan adegan singkat di depan kelas.
  2. Guru dan kelompok lain memberikan umpan balik positif dan saran perbaikan, misalnya tentang kejelasan dialog atau ekspresi.
  3. Guru menguatkan pentingnya kerja sama tim dan latihan yang konsisten untuk menghasilkan pementasan yang baik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya naskah yang baik dan latihan yang teratur dalam pementasan seni.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan semangat kolaborasi peserta didik, memuji progres yang dicapai setiap kelompok.
  3. Guru memberikan tugas untuk melanjutkan latihan di rumah dan menyiapkan properti sederhana yang dibutuhkan untuk pementasan di pertemuan berikutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Pementasan Seni — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · AYO MEMBACA!Rancang Pementasanmu!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Membantu kamu merancang ide dan naskah pementasan seni secara terstruktur dan kolaboratif.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.

Info singkat: Pementasan seni adalah cara yang menyenangkan untuk bercerita dan berbagi perasaan dengan orang lain. Ini adalah sebuah pertunjukan yang melibatkan banyak orang dengan peran masing-masing, mulai dari penulis naskah, pemain, hingga penata panggung.

Alat & bahan: Alat tulis, kertas, buku teks, contoh naskah drama sederhana

Langkah kerja:

  1. Amati video cuplikan pementasan seni yang ditayangkan guru, lalu diskusikan dengan kelompokmu apa saja unsur yang ada pada pementasan tersebut.
    Pementasan SeniIde CeritaUnsur-unsurPersiapanPementasan
    Gambar 1. Peta pikiran
  2. Peta pikiran: Bersama kelompokmu, buatlah peta pikiran untuk mengembangkan ide cerita pementasan yang ingin kamu buat, mulai dari tema, tokoh, dan pesan moral.
  3. Tuliskan draf naskah pementasan senimu di kertas lain, pastikan ada dialog dan petunjuk laku yang jelas.
  4. Diskusikan peran masing-masing anggota kelompok dan mulai latihan membaca naskah dengan ekspresi yang sesuai.
  5. Isi tabel di bawah ini untuk merencanakan properti dan kostum yang dibutuhkan untuk pementasan kelompokmu.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Pementasan Seni — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Pernahkah kamu menonton pertunjukan drama atau tari?
  2. Apa saja yang kamu ingat dari pertunjukan tersebut?
  3. Bagaimana perasaanmu jika harus berbicara di depan banyak orang?

Formatif (proses): Observasi guru terhadap partisipasi kelompok dalam diskusi, penyusunan naskah, dan latihan, serta penilaian diri dan antar teman menggunakan rubrik.

Sumatif (akhir): Penilaian performa pementasan seni kelompok berdasarkan rubrik yang telah ditentukan.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Pementasan Seni — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi unsur-unsur penting dalam pementasan seniUnsur-unsur pementasan seni2 JPkreativitas, komunikasi
2Merancang naskah pementasan seni sederhana yang memuat pesan moralPerancangan naskah drama2 JPkreativitas, kolaborasi
3Menyajikan pementasan seni di depan kelas dengan runtut dan menarikPenyajian dan evaluasi pementasan2 JPkolaborasi, komunikasi
Halaman 8 · Pementasan Seni — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Pementasan seni adalah cara yang menyenangkan untuk bercerita dan berbagi perasaan dengan orang lain. Ini adalah sebuah pertunjukan yang melibatkan banyak orang dengan peran masing-masing, mulai dari penulis naskah, pemain, hingga penata panggung. Dalam modul ini, kamu akan belajar bagaimana merancang, berlatih, dan menyajikan sebuah pementasan seni yang menarik dan berkesan.

1. Apa Itu Pementasan Seni?
Pementasan seni adalah sebuah pertunjukan yang disajikan di depan penonton. Bentuknya bisa bermacam-macam, seperti drama, tari, musik, atau gabungan ketiganya. Tujuan utamanya adalah untuk menghibur, menyampaikan pesan, atau mengekspresikan ide dan perasaan. Pementasan seni membutuhkan kerja sama tim yang solid, mulai dari ide awal hingga pertunjukan di panggung. Setiap anggota tim memiliki peran penting untuk membuat pertunjukan sukses.

2. Unsur-unsur dalam Pementasan Seni
Ada beberapa unsur penting dalam pementasan seni. Pertama, naskah atau skenario, yaitu teks yang berisi dialog dan petunjuk laku para pemain. Kedua, tokoh atau karakter, yaitu orang-orang yang memerankan cerita. Ketiga, dialog, yaitu percakapan antar tokoh. Keempat, setting atau latar, yaitu tempat dan waktu kejadian cerita. Kelima, properti, yaitu benda-benda pendukung yang digunakan dalam pertunjukan. Terakhir, kostum dan tata rias, yang membantu penonton mengenali karakter.

3. Merancang Ide Pementasan
Langkah pertama dalam membuat pementasan adalah merancang ide. Mulailah dengan menentukan tema atau pesan moral yang ingin kamu sampaikan. Misalnya, tentang persahabatan, keberanian, atau pentingnya menjaga lingkungan. Setelah itu, kembangkan ide cerita yang sesuai dengan tema tersebut. Siapa tokoh-tokohnya? Apa masalah yang mereka hadapi? Bagaimana mereka menyelesaikannya? Buatlah alur cerita yang menarik dan mudah dipahami.

4. Menulis Naskah Sederhana
Setelah ide cerita matang, saatnya menulis naskah. Naskah drama sederhana biasanya terdiri dari daftar tokoh, dialog antar tokoh, dan petunjuk laku. Petunjuk laku adalah arahan bagi pemain tentang apa yang harus mereka lakukan atau bagaimana mereka harus berekspresi. Contohnya, '(sambil menangis)' atau '(berjalan pelan)'. Pastikan dialog yang kamu tulis mudah diucapkan dan sesuai dengan karakter tokoh. Jangan lupa sisipkan pesan moral di dalamnya.

5. Pembagian Peran dan Latihan
Setelah naskah selesai, bagilah peran kepada anggota kelompok. Pastikan setiap orang mendapatkan peran yang sesuai dengan minat dan kemampuannya. Setelah itu, mulailah latihan. Latihan adalah kunci keberhasilan pementasan. Fokus pada penghayatan peran, intonasi suara, ekspresi wajah, dan gerakan tubuh. Lakukan latihan berulang kali hingga semua anggota kelompok merasa percaya diri dan kompak. Jangan ragu untuk memberikan masukan kepada teman.

6. Persiapan Properti dan Kostum
Properti adalah benda-benda yang digunakan dalam pementasan, seperti kursi, meja, atau benda-benda lain yang mendukung cerita. Kostum adalah pakaian yang dikenakan tokoh. Keduanya membantu menciptakan suasana dan membuat pementasan lebih hidup. Kamu tidak perlu membeli properti dan kostum baru. Gunakan benda-benda yang ada di sekitarmu atau buatlah sendiri dari bahan-bahan sederhana. Kreativitas sangat dibutuhkan di tahap ini.

7. Menyajikan Pementasan
Ini adalah puncak dari semua persiapanmu! Saat menyajikan pementasan, tunjukkan yang terbaik. Berbicaralah dengan jelas, ekspresikan perasaan tokoh dengan baik, dan bergeraklah sesuai dengan petunjuk laku. Jangan lupa untuk berinteraksi dengan properti dan teman-temanmu di atas panggung. Yang terpenting, nikmati setiap momen pementasan dan tunjukkan kerja sama tim yang solid. Penonton pasti akan terkesan dengan usahamu.

8. Refleksi dan Apresiasi
Setelah pementasan selesai, luangkan waktu untuk merefleksikan pengalamanmu. Apa yang sudah berjalan dengan baik? Apa yang perlu ditingkatkan di masa depan? Berikan apresiasi kepada teman-temanmu atas kerja keras dan dukungan mereka. Setiap pementasan adalah pengalaman belajar yang berharga. Jangan takut untuk mencoba lagi dan terus mengembangkan kreativitasmu dalam seni peran.

Rangkuman: Pementasan seni adalah pertunjukan yang melibatkan naskah, tokoh, dialog, latar, properti, dan kostum. Prosesnya meliputi merancang ide, menulis naskah, membagi peran, latihan, dan persiapan properti. Kunci keberhasilan pementasan adalah kerja sama tim, latihan yang konsisten, dan keberanian untuk tampil. Setelah pementasan, penting untuk melakukan refleksi dan saling memberikan apresiasi untuk terus belajar dan berkembang.

Halaman 9 · Pementasan Seni — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
NaskahTeks yang berisi dialog dan petunjuk laku dalam pementasan.
TokohKarakter yang diperankan dalam sebuah cerita.
DialogPercakapan antar tokoh dalam naskah.
PropertiBenda-benda pendukung yang digunakan dalam pementasan.
KostumPakaian yang dikenakan oleh tokoh dalam pementasan.
EkspresiMimik wajah atau gerak tubuh yang menunjukkan perasaan.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Pementasan Seni — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Pementasan Seni" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Pementasan Seni — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Pementasan Seni ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIPeta Konsep
Pementasan SeniApa Itu Pementasan Seni?Unsur-unsur dalam Pementasan SeniMerancang Ide PementasanMenulis Naskah SederhanaPembagian Peran dan Latihan
Dari sub-bab Pementasan SeniHalaman 12
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIProfil Lulusan
KreativitasKolaborasiKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS + analisis butir soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Pementasan Seni yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

📝 Butuh soal ujiannya juga?

Materi Pementasan Seni masuk ujian semester Bahasa Indonesia Kelas VI. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.

Mesin Soal Bahasa Indonesia Kelas VI →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 6 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pementasan Seni pada Bahasa Indonesia SD, Fase C, elemen Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan.

Modul Pementasan Seni ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Pementasan Seni untuk Bahasa Indonesia kelas VI.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Pementasan Seni ini gratis?

Ya. Modul Pementasan Seni untuk kelas VI SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Pementasan Seni ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas VI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Pementasan Seni ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pementasan Seni dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Pementasan Seni ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase C untuk kelas VI SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pementasan Seni tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pementasan Seni untuk Bahasa Indonesia kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Pementasan Seni ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas VI SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pementasan Seni beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas VI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?

Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Pementasan Seni yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia MI ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Bahasa Indonesia SDSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.