SDKelas VIFase C

Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas VI
Selamatkan Bumi

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

📽️ Modul ini sekalian jadi PPT-nyaSlide dari isi modul ini · satu .pptx per pertemuan

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Menyelamatkan Bumi adalah tugas kita bersama. Kita telah belajar tentang berbagai masalah lingkungan, penyebab, dan dampaknya yang serius. Dengan menerapkan 3R, menanam pohon, menghemat energi, dan berpartisipasi dalam kampanye, kita bisa berkontribusi menjaga kelestarian alam. Melalui proyek penyelamatan bumi di sekolah dan menulis teks persuasi, kita dapat menjadi agen perubahan yang menginspirasi banyak orang untuk peduli terhadap rumah kita, Bumi.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Selamatkan Bumi
Bahasa Indonesia · Kelas VI · Fase C
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Selamatkan Bumi
Bahasa Indonesia · Fase C · Kelas VI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasC / VI
Materi PokokSelamatkan Bumi
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik sudah memiliki pengetahuan dasar tentang isu-isu lingkungan seperti sampah dan polusi di sekitar mereka.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. kewargaan — elemen: Berpartisipasi aktif dalam lingkungan sosial
    Peserta didik mengambil peran aktif dalam kegiatan proyek pelestarian lingkungan di sekolah dan komunitas sekitar.
  2. penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
    Peserta didik menganalisis berbagai informasi tentang masalah lingkungan dan mengevaluasi solusi yang ditawarkan.
  3. kolaborasi — elemen: Kerja sama tim
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merencanakan, melaksanakan, dan menyajikan proyek penyelamatan bumi.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMenulis
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menulis berbagai jenis teks (narasi, deskripsi, eksposisi, persuasi) dengan struktur yang runtut, pilihan kata yang tepat, dan kaidah kebahasaan yang benar untuk menyampaikan gagasan dan informasi secara efektif.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMateri ini membahas fakta-fakta tentang perubahan iklim, kerusakan lingkungan akibat aktivitas manusia, dan upaya pelestarian alam.
KonseptualKonsep intinya adalah pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan hidup melalui tindakan nyata dan tanggung jawab kolektif.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah dalam merencanakan dan melaksanakan kampanye atau proyek pelestarian lingkungan sederhana.
MetakognitifMateri ini mendorong kesadaran peserta didik tentang peran mereka sebagai agen perubahan dalam menjaga kelestarian bumi untuk masa depan.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan gambar dan diskusi, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah lingkungan yang terjadi di sekitar mereka dengan tepat.
  2. Setelah membaca teks informasi, peserta didik dapat menjelaskan penyebab dan dampak kerusakan lingkungan secara runtut.
  3. Melalui kerja kelompok, peserta didik dapat menulis teks persuasi untuk kampanye penyelamatan lingkungan dengan kaidah kebahasaan yang benar.
  4. Setelah melaksanakan proyek, peserta didik dapat menyajikan hasil proyek penyelamatan lingkungan secara kreatif dan percaya diri.
Halaman 2 · Selamatkan Bumi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Menyelamatkan Bumi adalah tanggung jawab bersama; tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak besar bagi kelestarian lingkungan dan keberlanjutan hidup di masa depan.

Pertanyaan pemantik: "Apa yang terjadi jika kita terus-menerus membuang sampah sembarangan dan tidak peduli pada lingkungan sekitar?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuIlmu Pengetahuan Alam (IPA): Peserta didik memahami konsep ekosistem, daur ulang, dan dampak pencemaran terhadap makhluk hidup.
Seni Budaya dan Prakarya (SBdP): Peserta didik menerapkan kreativitas dalam mendesain poster atau media kampanye visual lainnya.
Pendidikan Pancasila: Peserta didik mengembangkan sikap tanggung jawab sosial dan peduli lingkungan sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat mendukung dengan menyediakan bahan-bahan daur ulang dari rumah atau membantu mencari informasi terkait isu lingkungan di komunitas.
Lingkungan PembelajaranPembelajaran memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai objek pengamatan masalah lingkungan dan tempat pelaksanaan kampanye proyek sederhana.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video edukasi tentang lingkungan dan aplikasi presentasi sederhana untuk menyajikan hasil proyek penyelamatan bumi.
Halaman 3 · Selamatkan Bumi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 105 menit · awal 20 · inti 65 · penutup 20
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan gambar dan diskusi, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah lingkungan yang terjadi di sekitar mereka dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menitIce breaking: Tebak Kata Lingkungan: Guru menyebutkan ciri-ciri suatu benda atau aktivitas terkait lingkungan, peserta didik menebaknya. Contoh: 'Benda ini terbuat dari plastik dan mencemari laut.' (Jawaban: Sampah plastik).
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru mengajak peserta didik menyanyikan lagu 'Hijaukan Bumi' dan bertanya tentang pesan lagu tersebut, mengaitkan dengan pengalaman mereka melihat lingkungan kotor.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi masalah lingkungan dan merencanakan proyek penyelamatan bumi, serta menjelaskan tahapan kegiatan yang akan dilakukan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru menayangkan gambar-gambar kerusakan lingkungan (misalnya, tumpukan sampah, hutan gundul, sungai tercemar) dan meminta peserta didik mengamati gambar 1 secara cermat.
  2. Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang apa yang mereka lihat pada gambar, apa penyebabnya, dan dampak yang mungkin terjadi pada lingkungan dan manusia.
  3. Peserta didik secara berpasangan mengidentifikasi masalah-masalah lingkungan yang mereka temukan di lingkungan sekolah atau rumah mereka, lalu menuliskannya di kertas tempel.
  4. Guru menempelkan semua kertas tempel di papan tulis dan memandu peserta didik mengelompokkan masalah-masalah serupa.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok kecil dan meminta setiap kelompok memilih satu masalah lingkungan yang paling menarik perhatian mereka untuk dijadikan proyek.
  2. Setiap kelompok merumuskan pertanyaan inti untuk proyek mereka, misalnya 'Bagaimana cara mengurangi sampah plastik di sekolah?'.
  3. Kelompok menyusun rencana awal proyek yang berisi tujuan, target audiens, bentuk kegiatan (misalnya kampanye, poster, daur ulang), dan perkiraan alat/bahan yang dibutuhkan.
  4. Guru memberikan Lembar Kerja Proyek (LKP) untuk membantu kelompok merencanakan proyek mereka secara terstruktur.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan rencana awal proyek mereka di depan kelas, menjelaskan masalah yang dipilih dan ide solusinya.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif tentang kelayakan dan kreativitas ide proyek.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap ide-ide proyek yang telah dipresentasikan, menekankan pentingnya kerja sama dan dampak positif bagi lingkungan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya mengidentifikasi masalah lingkungan dan merencanakan solusi melalui proyek.
  2. Guru memberikan apresiasi atas semangat dan ide-ide kreatif peserta didik, serta mengingatkan untuk membawa bahan-bahan yang mungkin dibutuhkan untuk proyek di pertemuan berikutnya.
  3. Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Selamatkan Bumi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Setelah membaca teks informasi, peserta didik dapat menjelaskan penyebab dan dampak kerusakan lingkungan secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Rantai Kata Lingkungan: Satu peserta didik menyebut satu kata terkait lingkungan, peserta didik berikutnya menyebut kata lain yang berhubungan dengan kata sebelumnya. Contoh: 'Hutan' -> 'Pohon' -> 'Oksigen'.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru bertanya tentang persiapan proyek yang sudah mereka diskusikan di pertemuan sebelumnya dan mengaitkan dengan materi hari ini tentang penyebab dan dampak kerusakan lingkungan.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami penyebab dan dampak kerusakan lingkungan serta melanjutkan perencanaan proyek, dan menjelaskan tahapan kegiatan yang akan dilakukan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengumpulkan informasi: Guru membagikan teks informasi tentang berbagai penyebab (misalnya, polusi, penebangan liar, limbah industri) dan dampak (misalnya, banjir, kekeringan, kepunahan hewan) kerusakan lingkungan.
  2. Peserta didik secara individu membaca teks tersebut dengan cermat untuk memahami isi dan menemukan poin-poin penting.
  3. Secara berkelompok, peserta didik berdiskusi untuk mengidentifikasi penyebab dan dampak kerusakan lingkungan yang relevan dengan proyek mereka, lalu mencatatnya di LKP.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Menyusun jadwal: Setiap kelompok kembali ke rencana proyek mereka dan menambahkan detail tentang penyebab dan dampak yang ingin mereka soroti.
  2. Kelompok menyusun jadwal pelaksanaan proyek secara lebih rinci, termasuk pembagian tugas, batas waktu, dan alat/bahan yang akan digunakan.
  3. Guru berkeliling membimbing setiap kelompok dalam menyusun jadwal dan memastikan setiap anggota memiliki peran yang jelas.
  4. Peserta didik mulai merancang draf awal untuk kampanye atau produk proyek mereka (misalnya, sketsa poster, draf teks persuasi).
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan pembaruan rencana proyek dan jadwal yang telah mereka susun.
  2. Kelompok lain memberikan masukan tentang kelengkapan informasi penyebab dan dampak, serta efektivitas jadwal yang dibuat.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya perencanaan yang matang dan pemahaman yang mendalam tentang isu yang diangkat dalam proyek.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya memahami penyebab dan dampak kerusakan lingkungan untuk merancang solusi yang efektif.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja sama kelompok dan mengingatkan untuk mempersiapkan materi dan alat yang dibutuhkan untuk pengerjaan proyek di pertemuan berikutnya.
  3. Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Selamatkan Bumi — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · AYO MEMBACA!Ayo Kenali dan Selamatkan Bumi Kita!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 30 menit

Tujuan: Kamu akan mengidentifikasi masalah lingkungan di sekitarmu dan merencanakan langkah penyelamatan.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.

Info singkat: Bumi adalah rumah bagi kita semua. Namun, seringkali kita lupa bahwa rumah ini perlu dijaga dan dirawat.

Alat & bahan: Pensil, kertas, spidol warna, gambar 1

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    1234Mendatar3. Pencemaran lingkungan oleh zatberbahaya.4. Ajakan atau bujukan untukmelakukan sesuatu.Menurun1. Penanaman kembali hutan yanggundul.2. Komunitas makhluk hidup danlingkungan fisiknya yangsaling berinteraksi.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Amati lingkungan yang kotor dan diskusikan dengan teman kelompokmu apa saja masalah yang terlihat.
  3. Tuliskan minimal tiga masalah lingkungan yang kamu temukan pada gambar dan berikan contoh nyata jika ada di lingkunganmu.
  4. Diskusikan penyebab dan dampak dari masalah lingkungan yang kamu pilih untuk proyekmu.
  5. Rencanakan langkah-langkah proyek penyelamatan lingkungan yang akan kamu lakukan, termasuk tujuan, target, dan kegiatan.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Selamatkan Bumi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang lingkungan sehat?
  2. Sebutkan contoh kegiatan yang bisa merusak lingkungan!
  3. Menurutmu, mengapa kita perlu menjaga kebersihan lingkungan?
  4. Pernahkah kamu melihat sampah berserakan di sekitar sekolah?

Formatif (proses): Penilaian performa kelompok selama diskusi, perencanaan proyek, dan partisipasi aktif dalam setiap kegiatan.

Sumatif (akhir): Penilaian produk proyek (poster/kampanye) dan presentasi hasil proyek penyelamatan lingkungan.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Selamatkan Bumi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi masalah lingkungan yang terjadi di sekitar.Masalah lingkungan dan dampaknya.3 JPpenalaran kritis
2Menjelaskan penyebab dan dampak kerusakan lingkungan.Penyebab dan dampak kerusakan lingkungan.2 JPpenalaran kritis
3Merencanakan dan menyajikan proyek pelestarian lingkungan.Perencanaan dan pelaksanaan proyek penyelamatan bumi.3 JPkolaborasi, kewargaan
Halaman 8 · Selamatkan Bumi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Bumi adalah rumah bagi kita semua. Namun, seringkali kita lupa bahwa rumah ini perlu dijaga dan dirawat. Kerusakan lingkungan yang terjadi di mana-mana adalah tanda bahwa Bumi sedang sakit. Melalui modul ini, kita akan belajar bersama bagaimana cara menyelamatkan Bumi kita, mulai dari mengenal masalah hingga bertindak nyata.

1. Mengenal Masalah Lingkungan
Masalah lingkungan adalah segala sesuatu yang menyebabkan kerusakan pada alam dan mengganggu kehidupan makhluk hidup. Contoh masalah lingkungan yang sering kita temui adalah penumpukan sampah, pencemaran air dan udara, penebangan hutan secara liar, serta penggunaan energi yang berlebihan. Sampah plastik membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai, mencemari tanah dan laut. Pencemaran udara dari asap kendaraan dan pabrik dapat menyebabkan gangguan pernapasan. Penebangan hutan liar menghilangkan habitat hewan dan menyebabkan tanah longsor. Semua masalah ini saling berkaitan dan membutuhkan perhatian serius dari kita semua.

2. Penyebab Kerusakan Lingkungan
Kerusakan lingkungan sebagian besar disebabkan oleh aktivitas manusia. Polusi terjadi karena buangan limbah industri dan rumah tangga yang tidak diolah dengan baik, serta emisi gas buang kendaraan bermotor. Penebangan hutan untuk lahan pertanian atau pemukiman tanpa reboisasi menyebabkan hilangnya paru-paru dunia. Penggunaan pupuk kimia dan pestisida berlebihan di pertanian juga mencemari tanah dan air. Kebiasaan membuang sampah sembarangan juga menjadi salah satu penyebab utama lingkungan kotor dan tercemar. Kurangnya kesadaran dan edukasi tentang pentingnya menjaga lingkungan juga berkontribusi pada masalah ini.

3. Dampak Kerusakan Lingkungan
Kerusakan lingkungan memiliki dampak yang sangat luas bagi kehidupan. Pemanasan global akibat efek rumah kaca menyebabkan perubahan iklim ekstrem, seperti banjir, kekeringan, dan badai. Kenaikan permukaan air laut mengancam pulau-pulau kecil dan kota-kota pesisir. Hilangnya hutan menyebabkan kepunahan berbagai jenis tumbuhan dan hewan, mengganggu keseimbangan ekosistem. Pencemaran air dan udara berdampak buruk pada kesehatan manusia, menyebabkan berbagai penyakit. Selain itu, kerusakan lingkungan juga dapat memicu bencana alam dan krisis pangan, mengancam keberlangsungan hidup di Bumi.

4. Upaya Pelestarian Lingkungan
Ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk melestarikan lingkungan, mulai dari tindakan sederhana hingga proyek besar. Konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sangat penting: mengurangi penggunaan barang sekali pakai, menggunakan kembali barang yang masih layak, dan mendaur ulang sampah. Menanam pohon, menghemat energi dan air, serta menggunakan transportasi umum juga merupakan langkah-langkah kecil yang berdampak besar. Selain itu, kita juga bisa berpartisipasi dalam kampanye lingkungan, membersihkan lingkungan sekitar, atau mengedukasi orang lain tentang pentingnya menjaga Bumi. Setiap tindakan positif, sekecil apa pun, akan sangat berarti.

5. Menulis Teks Persuasi untuk Kampanye Lingkungan
Teks persuasi adalah jenis teks yang bertujuan untuk mengajak atau meyakinkan pembaca agar melakukan atau mempercayai sesuatu. Dalam kampanye lingkungan, teks persuasi sangat efektif untuk mengajak orang lain peduli dan bertindak. Struktur teks persuasi umumnya terdiri dari pengenalan isu, argumen pendukung, dan ajakan atau rekomendasi. Gunakan kalimat yang lugas, jelas, dan menggunakan kata-kata ajakan seperti 'Ayo!', 'Mari kita!', atau 'Mulailah dari sekarang!'. Sertakan fakta atau data yang mendukung argumen agar pesan lebih kuat. Pastikan juga menggunakan tanda baca dan ejaan yang benar agar mudah dipahami.

6. Proyek Penyelamatan Bumi di Sekolah
Proyek penyelamatan bumi di sekolah adalah kegiatan nyata yang dilakukan peserta didik untuk mengatasi masalah lingkungan di lingkungan sekolah. Contoh proyek yang bisa dilakukan adalah membuat bank sampah, menanam tanaman di kebun sekolah, membuat poster ajakan hemat air atau listrik, atau mengadakan kampanye kebersihan. Tahapan proyek meliputi perencanaan (menentukan masalah, tujuan, dan kegiatan), pelaksanaan (mengerjakan sesuai rencana), dan pelaporan/penyajian hasil. Proyek ini tidak hanya membantu lingkungan, tetapi juga melatih kerja sama, kreativitas, dan tanggung jawab sosial peserta didik.

Rangkuman: Menyelamatkan Bumi adalah tugas kita bersama. Kita telah belajar tentang berbagai masalah lingkungan, penyebab, dan dampaknya yang serius. Dengan menerapkan 3R, menanam pohon, menghemat energi, dan berpartisipasi dalam kampanye, kita bisa berkontribusi menjaga kelestarian alam. Melalui proyek penyelamatan bumi di sekolah dan menulis teks persuasi, kita dapat menjadi agen perubahan yang menginspirasi banyak orang untuk peduli terhadap rumah kita, Bumi.

Halaman 9 · Selamatkan Bumi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
PolusiPencemaran lingkungan oleh zat berbahaya.
ReboisasiPenanaman kembali hutan yang gundul.
EkosistemKomunitas makhluk hidup dan lingkungan fisiknya yang saling berinteraksi.
PersuasiAjakan atau bujukan untuk melakukan sesuatu.
Daur ulangProses mengubah sampah menjadi bahan baru.
Pemanasan globalPeningkatan suhu rata-rata atmosfer bumi dan lautan.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Selamatkan Bumi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Selamatkan Bumi" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Selamatkan Bumi — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Selamatkan Bumi ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIPeta Konsep
Selamatkan BumiMengenal Masalah LingkunganPenyebab Kerusakan LingkunganDampak Kerusakan LingkunganUpaya Pelestarian LingkunganMenulis Teks Persuasi untuk Kampanye Lingkungan
Dari sub-bab Selamatkan BumiHalaman 12
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIProfil Lulusan
KewargaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS + analisis butir soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Selamatkan Bumi yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

📝 Butuh soal ujiannya juga?

Materi Selamatkan Bumi masuk ujian semester Bahasa Indonesia Kelas VI. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.

Mesin Soal Bahasa Indonesia Kelas VI →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 6 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Selamatkan Bumi pada Bahasa Indonesia SD, Fase C, elemen Menulis.

Modul Selamatkan Bumi ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Selamatkan Bumi untuk Bahasa Indonesia kelas VI.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Selamatkan Bumi ini gratis?

Ya. Modul Selamatkan Bumi untuk kelas VI SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Selamatkan Bumi ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas VI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Selamatkan Bumi ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Selamatkan Bumi dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Selamatkan Bumi ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase C untuk kelas VI SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Selamatkan Bumi tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Selamatkan Bumi untuk Bahasa Indonesia kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Selamatkan Bumi ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas VI SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Selamatkan Bumi beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas VI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?

Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Selamatkan Bumi yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia MI ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Bahasa Indonesia SDSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.