Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Islam Kelas III
Sifat Mustahil Allah SWT.
Modul ajar (RPP) Pendidikan Agama Islam SD kelas III materi Sifat Mustahil Allah SWT. lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan Sifat Mustahil Allah SWT. yang Anda cari? Materi Pendidikan Agama Islam Kelas III lainnya:
Lihat peta materi setahun9 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam |
| Fase / Kelas | B / III |
| Materi Pokok | Sifat Mustahil Allah SWT. |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal nama-nama Allah SWT. melalui Asmaul Husna dan beberapa sifat wajib Allah SWT.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak beragama
Peserta didik menunjukkan pemahaman tentang sifat mustahil Allah SWT. sebagai bentuk pengamalan ajaran agama yang benar. - penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik menganalisis dan membedakan sifat mustahil Allah SWT. dari sifat-sifat lain yang tidak relevan. - kreativitas — elemen: menghasilkan karya dan tindakan orisinal
Peserta didik membuat poster sederhana atau mind map tentang sifat mustahil Allah SWT. dengan ide-ide baru.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Akidah |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik memahami rukun iman, mengenal sifat-sifat Allah SWT. yang wajib dan mustahil, serta mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud keimanan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Sifat mustahil Allah SWT. adalah lawan dari sifat wajib-Nya, seperti Allah tidak mungkin mati atau tidak mungkin lemah. |
| Konseptual | Sifat mustahil Allah SWT. adalah sifat-sifat yang secara akal dan syariat tidak mungkin dimiliki oleh Allah SWT. karena bertentangan dengan kesempurnaan-Nya. |
| Prosedural | Mempelajari sifat mustahil Allah SWT. dilakukan dengan memahami makna setiap sifat dan membandingkannya dengan sifat wajib Allah SWT. |
| Metakognitif | Siswa menyadari pentingnya memahami sifat mustahil Allah SWT. untuk memperkuat keyakinan akan keesaan dan kesempurnaan Allah SWT. |
Tujuan Pembelajaran:
- Menjelaskan pengertian sifat mustahil Allah SWT. dengan benar.
- Mengidentifikasi lima sifat mustahil Allah SWT. beserta artinya secara tepat.
- Menghafalkan lima sifat mustahil Allah SWT. dan artinya dengan lancar.
- Mengaitkan sifat mustahil Allah SWT. dengan kehidupan sehari-hari melalui contoh sederhana.
- Menyajikan poster atau mind map tentang sifat mustahil Allah SWT. dengan kreatif.
Pemahaman bermakna: Memahami sifat mustahil Allah SWT. membantu kita menyadari bahwa Allah adalah Dzat yang Maha Sempurna, tidak memiliki kekurangan sedikit pun, dan berbeda dengan makhluk ciptaan-Nya.
Pertanyaan pemantik: "Jika Allah itu Maha Kuasa, apakah mungkin Allah itu lemah atau buta?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menulis dan menyajikan informasi secara jelas dan kreatif dalam pembuatan poster atau mind map. Seni Budaya dan Prakarya: Mengasah keterampilan menggambar, mewarnai, dan menata elemen visual dalam pembuatan karya seni visual. Ilmu Pengetahuan Alam: Membangun pemahaman tentang konsep hidup dan mati, sempurna dan tidak sempurna, yang menjadi dasar pembeda antara Allah dan makhluk. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk membimbing anak di rumah dalam menghafalkan sifat mustahil Allah SWT. dan memberikan contoh nyata dari kesempurnaan Allah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas dihias dengan poster-poster sederhana tentang sifat-sifat Allah yang dibuat oleh siswa, menciptakan atmosfer belajar yang inspiratif dan tematik. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi pendek dari YouTube atau aplikasi interaktif tentang sifat-sifat Allah SWT. sebagai sumber belajar tambahan yang menarik. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Menjelaskan pengertian sifat mustahil Allah SWT. dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Kata Sifat: Guru menyebutkan sifat (misal: 'lemah'), siswa menebak apakah itu sifat Allah atau bukan. Jika bukan, siswa mengatakan 'mustahil'. Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, mengecek kehadiran, mengaitkan pelajaran sebelumnya tentang sifat wajib Allah dengan pertanyaan 'Apakah ada sifat yang tidak mungkin dimiliki Allah?', lalu menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: memahami apa itu sifat mustahil Allah. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diajak mengamati gambar-gambar yang menunjukkan keadaan lemah, buta, atau mati, kemudian berdiskusi tentang bagaimana keadaan tersebut tidak mungkin dimiliki oleh Allah SWT. yang Maha Sempurna. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok kecil, peserta didik mencari tahu pengertian 'mustahil' dari berbagai sumber (kamus, buku PAI) dan merumuskan pengertian sifat mustahil Allah SWT. dengan bahasa mereka sendiri. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, kelompok lain memberikan tanggapan, dan guru memberikan penguatan serta meluruskan pemahaman tentang pengertian sifat mustahil Allah SWT. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan pengertian sifat mustahil Allah SWT., guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan memberikan tugas untuk mencari tahu contoh sifat mustahil Allah SWT. lainnya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Mengidentifikasi lima sifat mustahil Allah SWT. beserta artinya secara tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Rantai Sifat: Satu siswa menyebutkan sifat wajib, siswa berikutnya menyebutkan lawan katanya (sifat mustahil) secara berurutan, misal 'Wujud - Adam'. Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa, memeriksa tugas sebelumnya, mengulang sedikit materi pengertian sifat mustahil, lalu menyampaikan tujuan pertemuan ini: mengenal dan memahami lima sifat mustahil Allah SWT. beserta artinya. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara individu membaca teks atau mendengarkan penjelasan guru tentang lima sifat mustahil Allah SWT. (adam, huduts, fana, mumatsalatul lil hawadits, ihtiyaju lighairihi) dan artinya, lalu mencatat poin-poin penting. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik dibagi menjadi kelompok, setiap kelompok mendapatkan kartu berisi satu sifat mustahil dan artinya untuk didiskusikan maknanya, kemudian mereka mencoba membuat kalimat sederhana yang menunjukkan sifat tersebut tidak mungkin dimiliki Allah SWT. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan sifat mustahil yang mereka bahas, kelompok lain bertanya atau menambahkan, guru mengoreksi dan memberikan contoh pengaplikasian dalam keyakinan sehari-hari, serta menguatkan hafalan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Peserta didik bersama guru merangkum lima sifat mustahil Allah SWT. dan artinya, guru memberikan pujian atas semangat belajar, dan menugaskan mereka untuk mulai menghafalkan sifat-sifat tersebut. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Menyajikan poster atau mind map tentang sifat mustahil Allah SWT. dengan kreatif. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tepuk Sifat: Guru menyebutkan sifat mustahil, siswa tepuk tangan jika itu benar sifat mustahil, jika bukan, mereka diam. Contoh: 'Adam!' (tepuk), 'Melihat!' (diam). Guru menyapa, berdoa, presensi, mengulang hafalan sifat mustahil Allah SWT. secara klasikal, lalu menyampaikan tujuan terakhir: membuat karya kreatif tentang sifat mustahil Allah SWT. untuk menunjukkan pemahaman. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diajak melihat contoh-contoh poster atau mind map yang menarik tentang topik agama, kemudian berdiskusi tentang elemen-elemen yang membuat sebuah karya visual menjadi efektif dan mudah dipahami. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara individu atau berpasangan membuat poster atau mind map sederhana berisi lima sifat mustahil Allah SWT. dan artinya, dengan menambahkan gambar atau simbol yang relevan untuk memperjelas makna. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Peserta didik memamerkan karyanya di depan kelas (galeri berjalan atau presentasi singkat), saling memberikan umpan balik positif, dan guru memberikan penilaian serta penguatan akhir tentang pentingnya meyakini kesempurnaan Allah SWT. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Peserta didik bersama guru merefleksikan seluruh proses pembelajaran sifat mustahil Allah SWT., guru memberikan apresiasi tinggi atas kreativitas dan usaha mereka, dan menutup dengan doa serta pesan moral untuk selalu mengagungkan Allah. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi dan menuliskan sifat mustahil Allah SWT. beserta artinya.
Alat & bahan: Lembar kerja, pensil warna, alat tulis
Langkah kerja:
- Bacalah kembali materi tentang sifat mustahil Allah SWT. yang telah dipelajari.
- Isilah tabel di bawah ini dengan lima sifat mustahil Allah SWT. dan artinya.
- Berikan satu contoh sederhana dalam kehidupan sehari-hari yang menunjukkan bahwa sifat tersebut mustahil bagi Allah SWT.
- Warnai tabel agar lebih menarik.
- Diskusikan hasilnya dengan teman sebangku.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang sifat-sifat Allah SWT.?
- Apakah Allah SWT. bisa sakit atau mati?
- Menurutmu, apakah Allah SWT. butuh bantuan orang lain?
- Sebutkan satu sifat wajib Allah SWT. yang kamu ketahui!
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kegiatan pembuatan poster/mind map.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil hafalan sifat mustahil Allah SWT. dan presentasi karya poster/mind map.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan pengertian sifat mustahil Allah SWT. dengan benar. | Pengertian Sifat Mustahil Allah SWT. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis |
| 2 | Mengidentifikasi lima sifat mustahil Allah SWT. beserta artinya secara tepat. | Lima Sifat Mustahil Allah SWT. dan Artinya | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis |
| 3 | Menyajikan poster atau mind map tentang sifat mustahil Allah SWT. dengan kreatif. | Proyek Poster/Mind Map Sifat Mustahil Allah SWT. | 2 JP | kreativitas, penalaran kritis |
Integrasi Panca Cinta (KBC):
| Nilai Cinta | Wujud dalam Pembelajaran |
|---|---|
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Meningkatkan keyakinan bahwa Allah SWT. adalah Dzat yang Maha Sempurna dan tidak memiliki kekurangan, serta meneladani sifat-sifat kebaikan-Nya. |
| 2. Cinta Ilmu | Menumbuhkan semangat mencari ilmu tentang keagungan Allah SWT. dan berusaha memahami ajaran Islam dengan sungguh-sungguh. |
| 3. Cinta Lingkungan | Mendorong kesadaran akan keteraturan alam semesta sebagai bukti kesempurnaan Allah SWT. dan menjaga lingkungan sebagai bentuk syukur. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Menyadari bahwa diri dan sesama manusia adalah makhluk yang terbatas dan membutuhkan Allah, sehingga menumbuhkan sikap rendah hati dan saling menghargai. |
| 5. Cinta Tanah Air | Membangun karakter bangsa yang beriman dan bertakwa, serta bangga dengan ajaran Islam sebagai bagian dari identitas keindonesiaan. |
Anak-anak yang saleh dan salihah, setelah kita belajar tentang sifat-sifat wajib Allah SWT. yang menunjukkan kesempurnaan-Nya, sekarang kita akan belajar tentang lawan dari sifat-sifat tersebut. Lawan dari sifat wajib Allah SWT. disebut sifat mustahil Allah SWT. Dengan mempelajari sifat mustahil, kita akan semakin yakin bahwa Allah SWT. adalah Dzat yang Maha Sempurna dan tidak memiliki kekurangan sedikit pun.
1. Pengertian Sifat Mustahil Allah SWT.
Sifat mustahil Allah SWT. adalah sifat-sifat yang tidak mungkin ada pada Allah SWT. Sifat ini adalah kebalikan dari sifat wajib Allah SWT. Jika Allah SWT. memiliki sifat wajib yang menunjukkan kesempurnaan-Nya, maka mustahil bagi Allah SWT. memiliki sifat yang menunjukkan kekurangan. Misalnya, mustahil Allah itu lemah, karena Allah Maha Kuasa. Mustahil Allah itu mati, karena Allah Maha Hidup. Memahami sifat mustahil ini akan membuat keimanan kita semakin kuat kepada Allah SWT. yang Maha Sempurna.
2. 1. Adam (أَدَمْ): Tiada
Sifat mustahil Allah yang pertama adalah Adam, yang artinya 'tiada' atau 'tidak ada'. Ini adalah kebalikan dari sifat wajib Allah yaitu Wujud (ada). Mustahil Allah SWT. itu tidak ada, karena keberadaan alam semesta ini adalah bukti nyata keberadaan Allah SWT. Allah SWT. adalah pencipta segala sesuatu, jadi mustahil Dia tidak ada. Jika Allah tidak ada, siapa yang menciptakan kita dan semua yang ada di dunia ini?
3. 2. Huduts (حُدُوْثٌ): Baru atau Ada yang Mendahului
Sifat Huduts berarti 'baru' atau 'ada yang mendahului'. Ini adalah kebalikan dari sifat wajib Allah yaitu Qidam (terdahulu). Mustahil bagi Allah SWT. untuk baru ada atau ada yang menciptakan-Nya. Allah SWT. adalah Dzat yang Maha Awal, tidak ada permulaan bagi-Nya. Segala sesuatu selain Allah adalah baru dan diciptakan, tetapi Allah SWT. adalah Pencipta yang Abadi, bukan ciptaan.
4. 3. Fana (فَنَاءٌ): Rusak atau Musnah
Sifat Fana artinya 'rusak' atau 'musnah'. Ini adalah kebalikan dari sifat wajib Allah yaitu Baqa (kekal). Mustahil Allah SWT. itu rusak atau musnah. Semua makhluk ciptaan-Nya akan mengalami kerusakan dan kematian, tetapi Allah SWT. akan kekal selamanya. Allah SWT. adalah Dzat yang Maha Kekal, tidak akan binasa. Dialah yang menghidupkan dan mematikan, tetapi Dia sendiri tidak akan mati.
5. 4. Mumatsalatul lil Hawadits (مُمَاثَلَةُ لِلْحَوَادِثِ): Menyerupai Makhluk
Sifat Mumatsalatul lil Hawadits berarti 'menyerupai makhluk'. Ini adalah kebalikan dari sifat wajib Allah yaitu Mukhalafatuhu lil Hawadits (berbeda dengan makhluk). Mustahil Allah SWT. menyerupai makhluk-Nya. Allah SWT. itu unik dan tidak ada satu pun makhluk yang sama dengan-Nya. Dia tidak memiliki tangan seperti manusia, tidak memiliki bentuk, dan tidak dapat digambarkan. Allah SWT. Maha Suci dari segala bentuk persamaan dengan ciptaan-Nya.
6. 5. Ihtiyaju Lighairihi (اِحْتِيَاجُ لِغَيْرِهِ): Membutuhkan yang Lain
Sifat Ihtiyaju Lighairihi artinya 'membutuhkan yang lain'. Ini adalah kebalikan dari sifat wajib Allah yaitu Qiyamuhu Binafsihi (berdiri sendiri). Mustahil Allah SWT. membutuhkan bantuan atau pertolongan dari siapa pun. Allah SWT. adalah Dzat yang Maha Kaya dan Maha Mandiri. Dia tidak membutuhkan makanan, minuman, tempat tinggal, atau bantuan dari makhluk-Nya. Justru semua makhluklah yang membutuhkan-Nya.
7. Manfaat Mempelajari Sifat Mustahil Allah SWT.
Mempelajari sifat mustahil Allah SWT. memiliki banyak manfaat. Pertama, kita akan semakin mantap dalam beriman kepada Allah SWT. Kedua, kita akan terhindar dari pemikiran yang salah tentang Allah SWT., seperti menganggap Allah itu lemah atau sama dengan manusia. Ketiga, kita akan semakin mengagungkan Allah SWT. dan bersyukur atas segala nikmat-Nya. Dengan memahami sifat mustahil ini, kita menjadi lebih yakin akan keesaan dan kesempurnaan-Nya.
Rangkuman: Sifat mustahil Allah SWT. adalah sifat-sifat yang tidak mungkin ada pada Allah SWT. karena bertentangan dengan kesempurnaan-Nya. Lima sifat mustahil Allah SWT. yang utama adalah Adam (tiada), Huduts (baru), Fana (rusak), Mumatsalatul lil Hawadits (menyerupai makhluk), dan Ihtiyaju Lighairihi (membutuhkan yang lain). Dengan memahami sifat-sifat ini, kita semakin yakin akan keesaan dan keagungan Allah SWT.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Adam | Tiada, tidak ada. |
| Huduts | Baru, ada permulaan. |
| Fana | Rusak, musnah. |
| Mumatsalatul lil Hawadits | Menyerupai makhluk. |
| Ihtiyaju Lighairihi | Membutuhkan yang lain. |
| Sifat Wajib Allah | Sifat-sifat yang pasti ada pada Allah SWT. |
| Sifat Mustahil Allah | Sifat-sifat yang tidak mungkin ada pada Allah SWT. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Sifat Mustahil Allah SWT." mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas III ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi Pendidikan Agama Islam Kelas III Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 5 siap unduh
Iman kepada AllahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKisah Nabi IbrahimBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisShalat FardhuBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPerilaku Jujur dan Percaya DiriBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSurah An-Nasr dan Al-KausarModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap1 dari 4 siap unduh
Iman kepada MalaikatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPerilaku Tawaduk dan PeduliBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisShalat Fardhu dan ZikirModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKisah Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail a.s.Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Pendidikan Agama Islam di kelas lain
Mengenal sifat wajib bagi Allah SWTPendidikan Agama Islam Kelas III SDSifat Wajib Allah SWT.Pendidikan Agama Islam Kelas III SDAdzan dan IqamahPendidikan Agama Islam Kelas III SDAsyiknya Belajar Surah Al-'AlaqPendidikan Agama Islam Kelas III SDLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas III →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam Sifat Mustahil Allah SWT. ini gratis?
Ya. Modul Sifat Mustahil Allah SWT. untuk kelas III SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas III langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas III ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Sifat Mustahil Allah SWT. ini mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase B untuk kelas III SD.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Sifat Mustahil Allah SWT. untuk Pendidikan Agama Islam kelas III di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Sifat Mustahil Allah SWT. ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Islam kelas III SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas 3 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas III dan kelas 3 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Sifat Mustahil Allah SWT. pada Pendidikan Agama Islam SD, Fase B, elemen Akidah.
Bisakah modul Sifat Mustahil Allah SWT. ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Sifat Mustahil Allah SWT. dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Islam kelas III di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.