Modul Ajar & RPP Pendidikan Pancasila Kelas XII
Ber-Pancasila dalam Keseharian di Masyarakat
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Pancasila |
| Fase / Kelas | F / XII |
| Materi Pokok | Ber-Pancasila dalam Keseharian di Masyarakat |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang nilai-nilai Pancasila dan sejarah perumusannya. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- kewargaan — elemen: Berpartisipasi dalam pengambilan keputusan bersama
Peserta didik berpartisipasi aktif dalam diskusi kelompok untuk merumuskan solusi masalah sosial berdasarkan nilai-nilai Pancasila. - penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik menganalisis berbagai kasus pelanggaran nilai Pancasila dan mengevaluasi penyebab serta dampaknya terhadap masyarakat. - kolaborasi — elemen: Bekerja sama dan berkomunikasi untuk mencapai tujuan bersama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyusun rencana aksi nyata pengamalan Pancasila di lingkungan sekitar.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pancasila |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis secara kritis implementasi nilai-nilai Pancasila dalam berbagai konteks kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta merumuskan solusi berbasis Pancasila untuk permasalahan aktual. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Masyarakat Indonesia menghadapi beragam tantangan sosial yang memerlukan solusi berbasis nilai Pancasila. |
| Konseptual | Pengamalan Pancasila tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga aplikatif dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar tahapan menganalisis masalah, merumuskan solusi, dan merencanakan aksi nyata berdasarkan nilai-nilai Pancasila. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya refleksi diri terhadap perilaku dan keputusan dalam mengamalkan Pancasila di masyarakat. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui tayangan video kasus sosial, peserta didik dapat mengidentifikasi permasalahan sosial yang relevan dengan nilai-nilai Pancasila dengan tepat.
- Dengan berdiskusi dalam kelompok, peserta didik dapat menganalisis penyebab dan dampak permasalahan sosial yang terkait dengan pengamalan Pancasila secara kritis.
- Melalui studi kasus, peserta didik dapat merumuskan solusi alternatif berdasarkan nilai-nilai Pancasila untuk mengatasi permasalahan sosial dengan runtut.
- Setelah berdiskusi dan menyusun rencana, peserta didik dapat mempresentasikan rencana aksi nyata pengamalan Pancasila di lingkungan masyarakat dengan percaya diri.
- Dengan melakukan refleksi, peserta didik dapat mengevaluasi peran diri dalam pengamalan Pancasila di keseharian dengan jujur.
Pemahaman bermakna: Pengamalan Pancasila dalam keseharian di masyarakat bukan sekadar hafalan, melainkan tindakan nyata yang berkontribusi pada terciptanya harmoni dan keadilan sosial.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita menjadikan Pancasila bukan hanya sebagai ideologi negara, tetapi sebagai "kompas" dalam setiap keputusan dan tindakan kita di tengah masyarakat yang beragam?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Sosiologi: Analisis struktur sosial, permasalahan sosial, dan upaya pemberdayaan masyarakat. Bahasa Indonesia: Keterampilan menyusun laporan, presentasi, dan komunikasi efektif dalam menyampaikan gagasan aksi nyata. Ekonomi: Pemahaman tentang dampak ekonomi dari permasalahan sosial dan solusi berbasis ekonomi kerakyatan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dan komunitas dapat berperan sebagai sumber informasi permasalahan sosial lokal dan mendukung pelaksanaan aksi nyata peserta didik. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang fleksibel untuk diskusi kelompok dan akses ke lingkungan sekitar sekolah untuk observasi masalah sosial. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform media sosial atau blog sederhana untuk mendokumentasikan dan mempublikasikan rencana aksi nyata pengamalan Pancasila. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui tayangan video kasus sosial, peserta didik dapat mengidentifikasi permasalahan sosial yang relevan dengan nilai-nilai Pancasila dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Pancasila: Guru menyebut satu nilai Pancasila, peserta didik menebak kata kunci terkait nilai tersebut dengan cepat dan tepat.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan berdiskusi dalam kelompok, peserta didik dapat menganalisis penyebab dan dampak permasalahan sosial yang terkait dengan pengamalan Pancasila secara kritis. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Aku Pancasilais: Setiap peserta didik menyebutkan satu contoh perilaku Pancasilais yang mereka lakukan kemarin, dilanjutkan oleh teman di sebelahnya secara berantai.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Kamu akan mengidentifikasi masalah sosial, menganalisis penyebabnya, dan merumuskan solusi berbasis Pancasila.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.
Info singkat: Pancasila adalah dasar negara sekaligus pandangan hidup bangsa Indonesia. Lebih dari sekadar teks, Pancasila harus termanifestasi dalam setiap tindakan dan keputusan kita di kehidupan sehari-hari.
Alat & bahan: Alat tulis, kertas, gawai (opsional), tayangan video/gambar
Langkah kerja:
- Perhatikan gambar kasus sosial yang ditayangkan gurumu, lalu diskusikan dengan kelompokmu.
Gambar 1. Peta pikiran - Identifikasi minimal 3 masalah sosial yang kamu lihat atau rasakan di lingkungan sekitar, lalu tuliskan pada kolom 'Masalah Sosial'.
- Pilih salah satu masalah yang paling ingin kamu pecahkan, lalu analisis penyebab dan dampaknya terhadap masyarakat.
- Diskusikan bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat menjadi solusi untuk masalah tersebut, dan tuliskan minimal 3 alternatif solusi.
- Buatlah rencana aksi nyata sederhana untuk mengimplementasikan salah satu solusi yang telah kamu rumuskan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang pengamalan Pancasila di kehidupan sehari-hari?
- Sebutkan satu contoh masalah sosial yang pernah kamu lihat atau alami!
- Menurutmu, apa peran Pancasila dalam menyelesaikan masalah di masyarakat?
- Apakah kamu pernah terlibat dalam kegiatan sosial di lingkunganmu?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi.
Sumatif (akhir): Penilaian terhadap LKPD dan presentasi rencana aksi nyata pengamalan Pancasila.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi permasalahan sosial yang relevan dengan nilai-nilai Pancasila. | Identifikasi Masalah Sosial | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis penyebab dan dampak permasalahan sosial terkait Pancasila. | Analisis Masalah dan Solusi | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Merumuskan solusi alternatif dan merencanakan aksi nyata berbasis Pancasila. | Perencanaan Aksi Nyata | 2 JP | kewargaan, kolaborasi |
Pancasila adalah dasar negara sekaligus pandangan hidup bangsa Indonesia. Lebih dari sekadar teks, Pancasila harus termanifestasi dalam setiap tindakan dan keputusan kita di kehidupan sehari-hari. Modul ini akan membimbing kamu untuk memahami bagaimana nilai-nilai luhur Pancasila dapat menjadi solusi atas berbagai permasalahan sosial yang kita hadapi di masyarakat.
1. Pancasila sebagai Fondasi Kehidupan Bermasyarakat
Pancasila bukanlah sekadar simbol, melainkan sebuah sistem nilai yang hidup dan harus diaktualisasikan dalam kehidupan bermasyarakat. Setiap sila memiliki makna mendalam yang relevan dengan tantangan zaman. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa mengajarkan toleransi dan kerukunan antarumat beragama. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab menekankan penghormatan terhadap martabat manusia dan keadilan. Sila Persatuan Indonesia mengedepankan semangat persaudaraan dan nasionalisme. Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan mengajak kita untuk berdemokrasi dan musyawarah. Terakhir, Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia mewujudkan pemerataan kesejahteraan dan perlindungan hak-hak sosial.
2. Tantangan Aktual dalam Pengamalan Pancasila
Meskipun Pancasila adalah dasar negara, pengamalannya di masyarakat masih menghadapi berbagai tantangan. Globalisasi membawa masuk berbagai ideologi asing yang dapat mengikis nilai-nilai luhur bangsa. Konflik sosial, intoleransi, kesenjangan ekonomi, dan praktik korupsi adalah beberapa contoh permasalahan yang menunjukkan belum optimalnya pengamalan Pancasila. Penting bagi kita untuk memahami bahwa tantangan ini membutuhkan respons kolektif yang berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila itu sendiri. Misalnya, menghadapi intoleransi dengan mengedepankan musyawarah dan saling menghormati.
3. Peran Individu dalam Mengaktualisasikan Pancasila
Setiap individu memiliki peran krusial dalam mengaktualisasikan Pancasila. Dimulai dari diri sendiri, dengan membiasakan perilaku jujur, disiplin, peduli, dan bertanggung jawab. Di lingkungan keluarga, pengamalan Pancasila dapat terwujud melalui sikap saling menyayangi dan menghormati. Di sekolah, melalui partisipasi aktif dalam kegiatan sosial dan menjaga kerukunan. Di masyarakat, dengan terlibat dalam kegiatan gotong royong, menjaga kebersihan, dan menghormati perbedaan. Tindakan-tindakan kecil ini, jika dilakukan secara konsisten oleh banyak orang, akan menciptakan dampak besar bagi terwujudnya masyarakat Pancasilais.
4. Pancasila sebagai Solusi Permasalahan Sosial
Pancasila menawarkan kerangka berpikir dan bertindak untuk menyelesaikan berbagai permasalahan sosial. Misalnya, untuk mengatasi kemiskinan, nilai keadilan sosial mendorong adanya program-program pemerataan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat. Untuk mengatasi konflik antarkelompok, nilai persatuan dan kerakyatan mengarahkan pada dialog, musyawarah, dan toleransi. Dalam menghadapi kerusakan lingkungan, nilai kemanusiaan yang adil dan beradab mengingatkan kita akan tanggung jawab menjaga alam untuk generasi mendatang. Dengan demikian, Pancasila bukan hanya teori, tetapi panduan praktis dalam mencari solusi.
5. Langkah-langkah Merumuskan Aksi Nyata Berbasis Pancasila
Untuk merumuskan aksi nyata, ada beberapa langkah yang dapat diikuti. Pertama, identifikasi masalah sosial yang ingin diatasi. Kedua, analisis masalah tersebut dari perspektif nilai-nilai Pancasila, nilai apa yang relevan dan bagaimana Pancasila bisa menjadi landasan solusi. Ketiga, rancanglah solusi konkret dan realistis yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila. Keempat, buatlah rencana pelaksanaan yang jelas, termasuk siapa yang bertanggung jawab, apa yang akan dilakukan, kapan, dan di mana. Kelima, libatkan pihak-pihak terkait, baik keluarga, teman, maupun komunitas. Keenam, laksanakan aksi tersebut dengan komitmen dan evaluasi hasilnya.
6. Contoh Aksi Nyata Pengamalan Pancasila
Banyak contoh aksi nyata sederhana yang bisa dilakukan. Misalnya, mengadakan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan sekitar (Persatuan Indonesia). Menggalang dana atau pakaian layak pakai untuk korban bencana alam (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab). Mengikuti diskusi publik untuk menyuarakan aspirasi masyarakat (Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan). Berpartisipasi dalam program bank sampah untuk menjaga kelestarian lingkungan (Keadilan Sosial). Atau, bahkan hanya dengan menghormati perbedaan pendapat di media sosial (Ketuhanan Yang Maha Esa dan Kemanusiaan yang Adil dan Beradab). Setiap tindakan positif adalah wujud pengamalan Pancasila.
Rangkuman: Pancasila adalah fondasi dan pedoman hidup yang harus diaktualisasikan dalam keseharian di masyarakat. Berbagai tantangan sosial menuntut kita untuk menjadikan Pancasila sebagai kompas dalam mencari solusi. Setiap individu memiliki peran penting, mulai dari tindakan kecil hingga aksi nyata yang berdampak luas. Dengan merumuskan solusi dan merencanakan aksi nyata berbasis Pancasila, kita berkontribusi pada terciptanya masyarakat yang harmonis, adil, dan beradab.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Aktualisasi | Perwujudan atau pelaksanaan sesuatu secara nyata. |
| Intoleransi | Sikap tidak menghargai atau menolak perbedaan. |
| Kesenjangan Sosial | Perbedaan yang mencolok dalam status, kekayaan, atau akses terhadap sumber daya di masyarakat. |
| Musyawarah | Pembahasan bersama dengan maksud mencapai keputusan bersama. |
| Gotong Royong | Bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu hasil yang didambakan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Ber-Pancasila dalam Keseharian di Masyarakat" mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Ber-Pancasila dalam Keseharian di Masyarakat yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Pancasila Kelas XII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap unduh
Semester 2 / Genap3 dari 3 siap unduh
Praktik Gotong Royong dalam Kehidupan Masyarakat IndonesiaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMenelusur Lembaga NegaraModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMenjadi Pelopor Pemilih Pemula dalam Demokrasi IndonesiaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Pendidikan Pancasila lain yang sudah tersedia
Berpancasila dalam keseharian di masyarakatPendidikan Pancasila Kelas XII SMAHak Asasi Manusia dalam PancasilaPendidikan Pancasila Kelas XII SMAHak dan Kewajiban Warga Negara Indonesia dalam UUD NRI Tahun 1945Pendidikan Pancasila Kelas XII SMALihat semua Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas XII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Pancasila kelas 12 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XII dan kelas 12 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Ber-Pancasila dalam Keseharian di Masyarakat pada Pendidikan Pancasila SMA, Fase F, elemen Pancasila.
Modul Ber-Pancasila dalam Keseharian di Masyarakat ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Pendidikan Pancasila kelas XII SMA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila materi Ber-Pancasila dalam Keseharian di Masyarakat ini gratis?
Ya. Modul Ber-Pancasila dalam Keseharian di Masyarakat untuk kelas XII SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Ber-Pancasila dalam Keseharian di Masyarakat ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Pancasila kelas XII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Pancasila kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Ber-Pancasila dalam Keseharian di Masyarakat ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Ber-Pancasila dalam Keseharian di Masyarakat dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Pancasila kelas XII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila kelas XII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Ber-Pancasila dalam Keseharian di Masyarakat ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XII SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Ber-Pancasila dalam Keseharian di Masyarakat tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Ber-Pancasila dalam Keseharian di Masyarakat untuk Pendidikan Pancasila kelas XII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Ber-Pancasila dalam Keseharian di Masyarakat ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Pancasila kelas XII SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Ber-Pancasila dalam Keseharian di Masyarakat beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Pancasila kelas XII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Pancasila ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?
Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Ber-Pancasila dalam Keseharian di Masyarakat yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Pendidikan Pancasila MA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.