Modul Ajar & RPP Informatika Kelas VII
Keterampilan Genetik
Sudah jadi 12 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 12 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Informatika |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Keterampilan Genetik |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memahami konsep dasar identifikasi masalah dan berpikir logis dalam kehidupan sehari-hari.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran: Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika |
| Elemen / Domain | Berpikir Komputasional (BK) dan Praktik Lintas Bidang (PLB) |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir fase D, peserta didik mampu memahami konsep berpikir komputasional untuk menyelesaikan masalah, serta menerapkan praktik lintas bidang dalam pengembangan solusi digital sederhana yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Keterampilan genetik dapat diamati dalam cara seorang programmer menulis kode yang efisien atau seorang desainer menciptakan antarmuka pengguna yang intuitif. |
| Konseptual | Keterampilan genetik adalah kemampuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan memecahkan masalah secara efektif melalui pendekatan komputasional dan kreatif. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah dalam memecahkan masalah, mulai dari mendefinisikan masalah, merancang solusi, hingga mengimplementasikannya. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana proses berpikir mereka sendiri dapat ditingkatkan untuk menemukan solusi inovatif dan efisien. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui studi kasus masalah sederhana, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah dengan merumuskan pertanyaan kunci secara tepat.
- Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis masalah dengan menguraikan komponen-komponennya secara sistematis.
- Setelah memahami konsep berpikir komputasional, peserta didik dapat merancang solusi untuk masalah sederhana menggunakan algoritma dasar dengan benar.
- Melalui praktik simulasi, peserta didik dapat mengimplementasikan solusi yang dirancang dengan langkah-langkah yang terstruktur.
- Setelah melakukan implementasi, peserta didik dapat mengevaluasi solusi yang telah dibuat dengan mengidentifikasi kelebihan dan kekurangannya secara objektif.
Pemahaman bermakna: Keterampilan genetik membekali peserta didik dengan cara berpikir sistematis dan kreatif untuk menghadapi berbagai tantangan, baik dalam konteks informatika maupun kehidupan sehari-hari, mendorong mereka menjadi pemecah masalah yang adaptif.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita bisa menyelesaikan masalah yang kompleks menjadi langkah-langkah yang lebih sederhana dan mudah dikelola?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan berkomunikasi secara lisan dan tulisan untuk menjelaskan identifikasi masalah dan rancangan solusi. Matematika: Penerapan konsep logika dan urutan dalam perancangan algoritma serta analisis data sederhana. Ilmu Pengetahuan Alam: Mengidentifikasi masalah dan mencari solusi dalam konteks fenomena alam atau eksperimen sederhana. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat mendorong peserta didik untuk mengidentifikasi dan memecahkan masalah sederhana di rumah, seperti menyusun jadwal harian atau mengatur barang-barang. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan kelas yang kondusif dengan meja dan kursi yang dapat diatur untuk kerja kelompok mendukung diskusi dan kolaborasi antar peserta didik. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi presentasi (misalnya Google Slides, Canva) untuk menyajikan hasil analisis dan rancangan solusi, serta alat bantu diagram alir online (misalnya Lucidchart, draw.io) untuk merancang algoritma. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui studi kasus masalah sederhana, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah dengan merumuskan pertanyaan kunci secara tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis masalah dengan menguraikan komponen-komponennya secara sistematis. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Setelah memahami konsep berpikir komputasional, peserta didik dapat merancang solusi untuk masalah sederhana menggunakan algoritma dasar dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi, menganalisis, dan merancang solusi sederhana untuk suatu masalah.
Alat & bahan: Kertas, pulpen/pensil, komputer/laptop (opsional), aplikasi diagram alir (opsional)
Langkah kerja:
- Amati studi kasus yang diberikan oleh guru tentang 'Pengelolaan Jadwal Piket Kelas'.
- Identifikasi masalah utama dan tuliskan minimal 3 pertanyaan kunci yang dapat membantu memahami masalah tersebut.
- Analisis masalah dengan menguraikan komponen-komponennya (input, proses, output) pada tabel yang tersedia.
- Rancang sebuah algoritma sederhana dalam bentuk diagram alir untuk menyelesaikan masalah pengelolaan jadwal piket.
- Presentasikan hasil identifikasi, analisis, dan rancangan algoritma Anda di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu pahami tentang 'masalah'?
- Pernahkah kamu mencoba menyelesaikan masalah yang rumit? Bagaimana caramu?
- Menurutmu, apa saja langkah-langkah yang perlu dilakukan saat menghadapi suatu masalah?
Formatif (proses): Penilaian performa diskusi kelompok dan presentasi hasil identifikasi masalah, analisis, serta rancangan algoritma menggunakan rubrik.
Sumatif (akhir): Peserta didik mengerjakan soal esai dan pilihan ganda yang mengukur pemahaman konsep keterampilan genetik dan kemampuan merancang solusi.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi masalah dengan merumuskan pertanyaan kunci. | Konsep identifikasi masalah, pertanyaan kunci. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menganalisis masalah dengan menguraikan komponen-komponennya. | Konsep analisis masalah, input, proses, output. | 2 JP | Penalaran Kritis, Kolaborasi |
| 3 | Merancang solusi menggunakan algoritma dasar dan mengevaluasi solusi. | Konsep algoritma, diagram alir, evaluasi solusi. | 2 JP | Kreativitas, Penalaran Kritis |
Keterampilan genetik adalah inti dari berpikir komputasional dan sangat penting di era digital. Modul ini akan membimbing Anda untuk menguasai cara mengidentifikasi masalah, menganalisisnya secara sistematis, dan merancang solusi yang efektif. Dengan menguasai keterampilan ini, Anda tidak hanya akan menjadi pemecah masalah yang handal dalam informatika, tetapi juga dalam menghadapi tantangan kehidupan sehari-hari.
1. Mengenal Keterampilan Genetik
Keterampilan genetik adalah kemampuan fundamental untuk memahami, menganalisis, dan menyelesaikan masalah secara efektif. Ini melibatkan cara berpikir seperti seorang ilmuwan komputer, yaitu memecah masalah besar menjadi bagian-bagian yang lebih kecil, mencari pola, mengabstraksi detail yang tidak perlu, dan merancang algoritma atau serangkaian langkah untuk mencapai solusi. Keterampilan ini tidak hanya berlaku dalam pemrograman, tetapi juga dalam berbagai aspek kehidupan, membantu kita membuat keputusan yang logis dan efisien.
2. Langkah 1: Identifikasi Masalah
Langkah pertama dalam pemecahan masalah adalah mengidentifikasi masalah dengan jelas. Ini berarti memahami apa yang sebenarnya perlu diselesaikan. Seringkali, masalah yang muncul di permukaan bukanlah masalah yang sebenarnya. Untuk mengidentifikasi masalah dengan tepat, kita perlu mengajukan pertanyaan-pertanyaan kunci seperti 'Apa yang salah?', 'Mengapa ini terjadi?', 'Siapa yang terpengaruh?', dan 'Apa yang ingin kita capai?'. Identifikasi yang jelas akan menjadi fondasi untuk langkah-langkah selanjutnya dan mencegah kita menyelesaikan masalah yang salah.
3. Langkah 2: Analisis Masalah
Setelah masalah teridentifikasi, langkah berikutnya adalah menganalisisnya. Analisis masalah melibatkan penguraian masalah menjadi komponen-komponen yang lebih kecil dan memahami hubungan antar komponen tersebut. Kita dapat melihat masalah dari perspektif input (apa yang kita miliki), proses (apa yang perlu dilakukan), dan output (apa yang ingin kita hasilkan). Misalnya, dalam masalah keterlambatan siswa, inputnya bisa berupa data kehadiran, prosesnya adalah mencari penyebab keterlambatan, dan outputnya adalah solusi untuk mengurangi keterlambatan. Analisis yang mendalam membantu kita memahami akar masalah.
4. Langkah 3: Merancang Solusi (Algoritma)
Merancang solusi berarti membuat rencana atau serangkaian langkah-langkah yang logis dan sistematis untuk menyelesaikan masalah. Dalam informatika, ini sering disebut sebagai algoritma. Algoritma adalah urutan instruksi yang jelas untuk mencapai suatu tujuan. Misalnya, algoritma untuk mencari buku di rak perpustakaan bisa dimulai dengan 'ambil daftar buku', 'pergi ke rak yang sesuai', 'cari buku berdasarkan judul', dan seterusnya. Solusi dapat digambarkan menggunakan diagram alir atau pseudocode agar mudah dipahami dan diimplementasikan.
5. Langkah 4: Evaluasi Solusi
Setelah merancang dan mengimplementasikan solusi, penting untuk mengevaluasinya. Evaluasi berarti menilai apakah solusi yang dibuat efektif, efisien, dan memenuhi tujuan awal. Kita perlu bertanya: 'Apakah solusi ini benar-benar menyelesaikan masalah?', 'Apakah ada cara yang lebih baik atau lebih cepat?', 'Apakah solusi ini menimbulkan masalah baru?'. Evaluasi membantu kita memperbaiki dan menyempurnakan solusi, memastikan bahwa kita telah mencapai hasil terbaik yang mungkin. Proses ini bersifat iteratif, memungkinkan perbaikan berkelanjutan.
Rangkuman: Keterampilan genetik adalah kemampuan esensial untuk memecahkan masalah secara efektif melalui berpikir komputasional. Prosesnya meliputi identifikasi masalah yang jelas, analisis mendalam untuk memahami komponennya, perancangan solusi berupa algoritma yang sistematis, dan evaluasi berkelanjutan untuk memastikan efektivitas. Menguasai keterampilan ini membantu kita menjadi individu yang adaptif dan inovatif dalam menghadapi berbagai tantangan di dunia nyata.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Algoritma | Urutan langkah-langkah logis dan sistematis untuk menyelesaikan suatu masalah. |
| Berpikir Komputasional | Pendekatan pemecahan masalah yang menggunakan konsep-konsep dari ilmu komputer. |
| Identifikasi Masalah | Proses mengenali dan mendefinisikan masalah yang perlu diselesaikan secara jelas. |
| Analisis Masalah | Proses menguraikan masalah menjadi komponen-komponen yang lebih kecil untuk memahami akar penyebabnya. |
| Evaluasi Solusi | Proses menilai efektivitas dan efisiensi solusi yang telah dirancang dan diimplementasikan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Keterampilan Genetik" mata pelajaran Informatika Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Keterampilan Genetik yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Informatika Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 4 siap unduh
Berpikir KomputasionalModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPerangkat Teknologi InformasiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSistem KomputerModul siap unduh · Word + PDF ber-kopInternet dan Jaringan LokalBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Kolaborasi Digital (TIK)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAlgoritma dan Pemrograman BlokBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisDampak Sosial InformatikaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Informatika lain yang sudah tersedia
Algoritma - gelang warna-warniInformatika Kelas VII SMPAnalisis DataInformatika Kelas VIII SMPBerpikir Komputasional dalam Analisis DataInformatika Kelas IX SMPLihat semua Modul Ajar Informatika Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Informatika kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Keterampilan Genetik pada Informatika SMP, Fase D, elemen Berpikir Komputasional (BK) dan Praktik Lintas Bidang (PLB).
Modul Keterampilan Genetik ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Keterampilan Genetik untuk Informatika kelas VII.
Apakah modul ajar Informatika materi Keterampilan Genetik ini gratis?
Ya. Modul Keterampilan Genetik untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Keterampilan Genetik ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Informatika kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Informatika kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Keterampilan Genetik ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Keterampilan Genetik dapat Anda sesuaikan dengan murid Informatika kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Informatika kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Keterampilan Genetik ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran: Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika, pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Keterampilan Genetik tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Keterampilan Genetik untuk Informatika kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Keterampilan Genetik ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Informatika kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Keterampilan Genetik beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Informatika kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Informatika ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Keterampilan Genetik yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Informatika MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.