MAKelas XIIFase F

Modul Ajar & RPP SKI Kelas XII
Peran Walisongo dalam Penyebaran Islam di Indonesia

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

📽️ Modul ini sekalian jadi PPT-nyaSlide dari isi modul ini · satu .pptx per pertemuan

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Walisongo adalah sembilan ulama yang menyebarkan Islam di Jawa melalui pendekatan damai dan adaptif. Mereka menggunakan pendidikan (pesantren), seni budaya (wayang, gamelan), perdagangan, pernikahan, serta kegiatan sosial dan politik. Kontribusi mereka membentuk peradaban Islam Indonesia yang khas, harmonis dengan budaya lokal, dan meninggalkan warisan berharga hingga saat ini.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Peran Walisongo dalam Penyebaran Islam di Indonesia
SKI · Kelas XII · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
MODUL AJAR
Peran Walisongo dalam Penyebaran Islam di Indonesia
SKI · Fase F · Kelas XII · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranSKI
Fase / KelasF / XII
Materi PokokPeran Walisongo dalam Penyebaran Islam di Indonesia
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang sejarah masuknya Islam ke Indonesia dan beberapa tokoh awal penyebarnya.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak mulia
    Peserta didik mengembangkan sikap toleransi dan menghargai keberagaman budaya dalam konteks penyebaran Islam oleh Walisongo.
  2. penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
    Peserta didik menganalisis berbagai sumber informasi tentang strategi dakwah Walisongo dan dampaknya terhadap masyarakat.
  3. kolaborasi — elemen: kerja sama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merancang dan menyajikan proyek tentang peran Walisongo.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanSK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Elemen / DomainSejarah Kebudayaan Islam
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis peran tokoh-tokoh penting dalam perkembangan Islam di Indonesia, termasuk Walisongo, serta mengaitkannya dengan nilai-nilai kearifan lokal dan kontemporer untuk membangun peradaban Islam yang moderat dan toleran.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualWalisongo adalah sembilan tokoh ulama yang berperan besar dalam menyebarkan Islam di Jawa pada abad ke-14 dan ke-15 Masehi.
KonseptualPenyebaran Islam oleh Walisongo dilakukan melalui pendekatan akulturasi budaya, pendidikan, seni, dan sosial, yang menghasilkan integrasi Islam dengan tradisi lokal.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah menganalisis strategi dakwah Walisongo dan menyusun proyek presentasi sejarah.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bagaimana metode dakwah yang adaptif dan damai dapat menjadi pelajaran berharga dalam menghadapi tantangan keberagaman.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMeningkatkan keimanan dan ketakwaan dengan meneladani akhlak mulia Walisongo dalam berdakwah secara damai dan toleran.
2. Cinta IlmuMendorong peserta didik untuk mencari dan mengkaji ilmu pengetahuan sejarah Islam secara mendalam melalui berbagai sumber.
3. Cinta LingkunganMenumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga dan melestarikan peninggalan sejarah Islam sebagai warisan budaya bangsa.
4. Cinta Diri dan SesamaMenghargai keberagaman dan perbedaan sebagai manifestasi ajaran Islam yang rahmatan lil alamin, seperti dicontohkan Walisongo.
5. Cinta Tanah AirMembangun rasa cinta tanah air dengan memahami kontribusi Walisongo dalam membentuk identitas keislaman dan kebudayaan Indonesia.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan peta persebaran Walisongo, peserta didik dapat mengidentifikasi wilayah dakwah masing-masing Walisongo dengan tepat.
  2. Dengan membaca bahan ajar dan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis strategi dakwah Walisongo yang adaptif dan damai dengan minimal tiga contoh.
  3. Setelah menganalisis peran Walisongo, peserta didik dapat menyusun rancangan proyek presentasi tentang kontribusi Walisongo dalam pembentukan peradaban Islam di Indonesia secara runtut.
  4. Melalui pengerjaan proyek, peserta didik dapat menyajikan hasil analisis tentang peran Walisongo dalam menyebarkan Islam di Indonesia dengan menggunakan media presentasi yang menarik dan informatif.
  5. Setelah menyimak presentasi kelompok lain, peserta didik dapat mengevaluasi efektivitas strategi dakwah Walisongo dalam konteks masa kini dengan memberikan argumen yang rasional.
Halaman 2 · Peran Walisongo dalam Penyebaran Islam di Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami peran Walisongo tidak hanya tentang sejarah, tetapi juga tentang bagaimana nilai-nilai Islam dapat disebarkan secara damai dan adaptif, menghargai budaya lokal untuk membentuk masyarakat yang harmonis dan toleran.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana Walisongo, dengan segala keterbatasannya, mampu menyebarkan Islam secara luas di Nusantara tanpa peperangan besar, dan apa relevansinya dengan tantangan dakwah masa kini?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Menganalisis peran Walisongo dalam mengembangkan seni tradisional (wayang, gamelan) sebagai media dakwah.
Sejarah Indonesia: Membandingkan metode penyebaran agama lain di Indonesia dengan metode dakwah Walisongo.
Sosiologi: Mengkaji proses akulturasi budaya yang terjadi selama penyebaran Islam oleh Walisongo dan dampaknya pada struktur sosial masyarakat.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang sejarah lokal terkait penyebaran Islam atau mengunjungi situs-situs bersejarah Walisongo bersama anak.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas yang dilengkapi proyektor dan akses internet, serta perpustakaan sekolah yang menyediakan buku-buku sejarah Islam, menciptakan suasana belajar yang kondusif.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform presentasi digital seperti Canva atau Google Slides untuk membuat presentasi yang interaktif dan menarik, serta pencarian informasi melalui sumber digital terpercaya.
Halaman 3 · Peran Walisongo dalam Penyebaran Islam di Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
D.1  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan peta persebaran Walisongo, peserta didik dapat mengidentifikasi wilayah dakwah masing-masing Walisongo dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Tokoh Walisongo: Guru menampilkan gambar siluet tokoh Walisongo, peserta didik menebak nama dan wilayah dakwahnya. Siapa cepat dia dapat poin.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru menanyakan pengalaman peserta didik terkait kunjungan ke makam Walisongo atau situs sejarah Islam di Indonesia, mengaitkannya dengan materi hari ini.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik yang akan membimbing diskusi tentang peran Walisongo dalam penyebaran Islam.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru menayangkan video singkat tentang jejak peninggalan Walisongo di Jawa, kemudian meminta peserta didik merumuskan pertanyaan-pertanyaan kunci terkait peran Walisongo.
  2. Guru membagikan bahan ajar dan meminta peserta didik membaca bagian pengantar dan sub-bab tentang profil singkat Walisongo dan wilayah dakwahnya.
  3. Peserta didik secara individu mengidentifikasi nama-nama Walisongo dan daerah utama dakwah mereka dari bahan ajar.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok, kemudian setiap kelompok diminta untuk merumuskan pertanyaan proyek yang lebih spesifik tentang peran Walisongo dan merencanakan langkah-langkah awal proyek presentasi.
  2. Setiap kelompok menerima LKPD yang berisi peta wilayah dakwah Walisongo dan tugas untuk menandai serta mencocokkan nama Walisongo dengan wilayah dakwahnya.
  3. Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk menganalisis keterkaitan antara strategi dakwah Walisongo dengan karakteristik wilayah dakwah masing-masing, mencatat hasilnya di LKPD.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi wilayah dakwah Walisongo dan rancangan proyek awal mereka di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan rancangan proyek yang disajikan.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap materi yang telah dipelajari dan mengarahkan perencanaan proyek untuk pertemuan berikutnya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting tentang peran awal Walisongo dalam penyebaran Islam.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengajak mereka merenungkan pentingnya menghargai warisan sejarah Islam.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari sumber informasi tambahan tentang strategi dakwah Walisongo untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Peran Walisongo dalam Penyebaran Islam di Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
D.2  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan membaca bahan ajar dan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis strategi dakwah Walisongo yang adaptif dan damai dengan minimal tiga contoh.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Rantai Kata Dakwah: Guru menyebut satu kata terkait dakwah Walisongo, lalu peserta didik lain melanjutkan dengan kata yang berhubungan, membentuk rantai kata.
  1. Guru mengucapkan salam dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya tentang identifikasi Walisongo dan wilayah dakwahnya, serta menanyakan progres tugas mencari informasi.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu menganalisis strategi dakwah Walisongo dan melanjutkan perencanaan proyek.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Menyusun jadwal: Guru menjelaskan fase selanjutnya dari proyek yaitu menyusun jadwal pengerjaan proyek presentasi secara detail, termasuk pembagian tugas dan tenggat waktu.
  2. Peserta didik membaca bahan ajar tentang berbagai strategi dakwah Walisongo, seperti melalui seni, pendidikan, perdagangan, dan pernikahan.
  3. Peserta didik dalam kelompok mengidentifikasi contoh-contoh konkret penerapan strategi dakwah tersebut dari bahan ajar dan sumber lain yang telah mereka kumpulkan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Guru berkeliling membimbing setiap kelompok dalam menyusun jadwal proyek dan menganalisis strategi dakwah Walisongo, memberikan masukan dan klarifikasi.
  2. Setiap kelompok mengisi LKPD yang meminta mereka untuk mencatat minimal tiga strategi dakwah Walisongo beserta contoh implementasinya dan dampaknya.
  3. Peserta didik berdiskusi untuk memilih fokus strategi dakwah yang akan mereka sajikan dalam proyek presentasi kelompok, kemudian mulai mengumpulkan materi dan merancang konten presentasi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan analisis strategi dakwah yang mereka temukan dan rencana detail proyek presentasi mereka, termasuk jadwal pengerjaan.
  2. Peserta didik memberikan umpan balik dan saran untuk menyempurnakan rencana proyek dan analisis strategi dakwah kelompok lain.
  3. Guru memberikan penguatan tentang keberagaman strategi dakwah Walisongo dan memastikan setiap kelompok memiliki rencana proyek yang jelas dan realistis.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru merangkum berbagai strategi dakwah Walisongo yang telah dianalisis.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras peserta didik dan memotivasi mereka untuk terus menggali nilai-nilai luhur dari sejarah Islam.
  3. Guru mengingatkan kembali tenggat waktu pengerjaan proyek presentasi yang akan diselesaikan di pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Peran Walisongo dalam Penyebaran Islam di Indonesia — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMenjelajahi Jejak Walisongo
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Kamu akan mengidentifikasi wilayah dakwah Walisongo dan menganalisis strategi dakwah mereka.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.

Info singkat: Walisongo adalah sembilan tokoh ulama penyebar Islam di Jawa pada abad ke-14 dan ke-15 Masehi. Mereka dikenal karena pendekatan dakwah yang damai dan adaptif, mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan budaya lokal.

Alat & bahan: bahan ajar, alat tulis, peta persebaran Walisongo

Langkah kerja:

  1. Tuliskan nama asli setiap wali pada tabel berikut, lalu tuliskan cara dakwah salah satunya.
    Walisongo dan nama aslinyaWaliNama asliSunan BonangSunan DrajatSunan KudusSunan Kalijaga
    Gambar 1. Tabel
  2. Amati Peta 1 tentang persebaran Walisongo dan identifikasi nama-nama Walisongo yang tertera.
  3. Baca bahan ajar tentang profil singkat Walisongo dan strategi dakwah mereka, catat poin-poin penting.
  4. Cocokkan nama Walisongo dengan wilayah dakwah utamanya pada peta, lalu tuliskan di kolom yang tersedia.
  5. Identifikasi minimal tiga strategi dakwah yang digunakan Walisongo dan berikan contoh konkretnya.
  6. Diskusikan dalam kelompok, bagaimana strategi dakwah Walisongo relevan dengan kondisi masyarakat Indonesia saat ini?
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Peran Walisongo dalam Penyebaran Islam di Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Siapa sajakah tokoh yang kamu kenal sebagai penyebar Islam di Jawa?
  2. Menurutmu, bagaimana cara Islam bisa menyebar begitu luas di Indonesia?
  3. Apakah kamu tahu salah satu peninggalan bersejarah dari Walisongo?
  4. Apa yang kamu harapkan bisa kamu pelajari dari materi tentang Walisongo?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan progres pengerjaan proyek presentasi.

Sumatif (akhir): Penilaian proyek presentasi kelompok dan refleksi individu tentang relevansi peran Walisongo.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Peran Walisongo dalam Penyebaran Islam di Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi wilayah dakwah WalisongoProfil Walisongo dan wilayah dakwahnya2 JPkeimanan dan ketakwaan, penalaran kritis
2Menganalisis strategi dakwah WalisongoMetode dan pendekatan dakwah Walisongo2 JPpenalaran kritis, kolaborasi
3Menyusun rancangan proyek presentasiKontribusi Walisongo dalam peradaban Islam2 JPpenalaran kritis, kolaborasi
4Menyajikan hasil analisis dan mengevaluasiEvaluasi proyek dan relevansi Walisongo2 JPkolaborasi, keimanan dan ketakwaan
Halaman 8 · Peran Walisongo dalam Penyebaran Islam di Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
BAHAN AJAR

Walisongo adalah sembilan tokoh ulama penyebar Islam di Jawa pada abad ke-14 dan ke-15 Masehi. Mereka dikenal karena pendekatan dakwah yang damai dan adaptif, mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan budaya lokal. Kisah mereka bukan sekadar sejarah, tetapi juga cerminan kearifan dalam berdakwah.

1. Siapakah Walisongo?
Walisongo secara harfiah berarti 'sembilan wali'. Mereka adalah sekelompok ulama besar yang berperan sentral dalam penyebaran Islam di Pulau Jawa. Meskipun jumlahnya sembilan, nama-nama yang termasuk dalam daftar Walisongo dapat bervariasi dalam beberapa tradisi, namun yang paling dikenal adalah Maulana Malik Ibrahim, Sunan Ampel, Sunan Giri, Sunan Bonang, Sunan Drajat, Sunan Kalijaga, Sunan Kudus, Sunan Muria, dan Sunan Gunung Jati. Mereka hidup pada masa transisi kekuasaan dari kerajaan Hindu-Buddha ke kesultanan Islam.

2. Wilayah Dakwah Walisongo
Setiap Walisongo memiliki wilayah dakwah dan fokus yang berbeda. Maulana Malik Ibrahim berdakwah di Gresik, Sunan Ampel di Surabaya, dan Sunan Giri di Gresik dan sekitarnya. Sunan Bonang dan Sunan Drajat aktif di pesisir utara Jawa Timur, sedangkan Sunan Kalijaga menyebar Islam di Jawa Tengah melalui seni dan budaya. Sunan Kudus di Kudus, Sunan Muria di lereng Gunung Muria, dan Sunan Gunung Jati di Cirebon dan Banten. Pembagian wilayah ini menunjukkan strategi terencana dalam menyebarkan ajaran Islam secara merata.

3. Strategi Dakwah Melalui Pendidikan
Walisongo mendirikan pesantren sebagai pusat pendidikan Islam. Contohnya, Sunan Ampel mendirikan Pesantren Ampeldenta yang melahirkan banyak ulama. Pesantren tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga keterampilan hidup dan akhlak mulia. Melalui pendidikan, Walisongo berhasil mencetak kader-kader dakwah yang kemudian melanjutkan perjuangan mereka, serta membentuk masyarakat yang berpengetahuan dan beradab.

4. Strategi Dakwah Melalui Seni dan Budaya
Salah satu strategi paling menonjol adalah melalui akulturasi budaya. Sunan Kalijaga terkenal menggunakan media wayang kulit dan gamelan untuk menyampaikan ajaran Islam. Ia tidak menghapus tradisi lama, melainkan mengisinya dengan nilai-nilai Islam. Syair-syair dan tembang-tembang Jawa juga digunakan sebagai sarana dakwah yang mudah diterima masyarakat, seperti 'Lir-Ilir' karya Sunan Kalijaga.

5. Strategi Dakwah Melalui Perdagangan dan Pernikahan
Beberapa Walisongo, seperti Maulana Malik Ibrahim, juga dikenal sebagai pedagang. Mereka berinteraksi dengan masyarakat melalui jalur ekonomi, menunjukkan akhlak mulia, dan secara bertahap memperkenalkan Islam. Pernikahan antara ulama atau keturunan Walisongo dengan putri-putri penguasa lokal juga menjadi strategi efektif untuk memperluas pengaruh Islam secara damai dan menciptakan ikatan kekerabatan yang kuat.

6. Strategi Dakwah Melalui Sosial dan Politik
Walisongo juga aktif dalam kegiatan sosial dan politik. Mereka membantu masyarakat dalam bidang pertanian, kesehatan, dan kesejahteraan. Sunan Drajat dikenal dengan ajaran 'papadhang' (menerangi), menekankan pentingnya membantu fakir miskin. Beberapa Walisongo juga terlibat dalam pendirian kesultanan Islam, seperti Kesultanan Demak, yang menjadi pusat kekuatan politik Islam di Jawa.

7. Kontribusi Walisongo dalam Pembentukan Peradaban Islam
Peran Walisongo sangat fundamental dalam membentuk peradaban Islam di Indonesia. Mereka tidak hanya menyebarkan agama, tetapi juga membangun fondasi kebudayaan, pendidikan, dan sistem sosial yang bernafaskan Islam. Hasilnya adalah Islam yang ramah, toleran, dan menyatu dengan kearifan lokal, menciptakan identitas keislaman Indonesia yang khas. Warisan mereka masih terasa hingga kini dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Rangkuman: Walisongo adalah sembilan ulama yang menyebarkan Islam di Jawa melalui pendekatan damai dan adaptif. Mereka menggunakan pendidikan (pesantren), seni budaya (wayang, gamelan), perdagangan, pernikahan, serta kegiatan sosial dan politik. Kontribusi mereka membentuk peradaban Islam Indonesia yang khas, harmonis dengan budaya lokal, dan meninggalkan warisan berharga hingga saat ini.

Halaman 9 · Peran Walisongo dalam Penyebaran Islam di Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
GLOSARIUM
IstilahArti
WalisongoSembilan ulama penyebar Islam di Jawa.
AkulturasiPerpaduan dua kebudayaan atau lebih yang menghasilkan kebudayaan baru tanpa menghilangkan unsur asli.
PesantrenLembaga pendidikan Islam tradisional.
Wayang KulitSeni pertunjukan tradisional Jawa menggunakan boneka kulit.
GamelanAlat musik tradisional Jawa.
PapadhangAjaran Sunan Drajat yang berarti menerangi atau membantu fakir miskin.
Daftar pustaka6 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Peran Walisongo dalam Penyebaran Islam di Indonesia — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
PENGESAHAN

Modul ajar "Peran Walisongo dalam Penyebaran Islam di Indonesia" mata pelajaran SKI Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Peran Walisongo dalam Penyebaran Islam di Indonesia — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Peran Walisongo dalam Penyebaran Islam di Indonesia ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaSKI · Kelas XIIPeta Konsep
Peran Walisongo dalam Penyebaran Islam di IndonesiaSiapakah Walisongo?Wilayah Dakwah WalisongoStrategi Dakwah Melalui PendidikanStrategi Dakwah Melalui Seni dan BudayaStrategi Dakwah Melalui Perdagangan dan Pernikahan
Dari sub-bab Peran Walisongo dalam Penyebaran Islam di IndonesiaHalaman 12
Nama sekolah AndaSKI · Kelas XIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaSKI · Kelas XIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaSKI · Kelas XIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaSKI · Kelas XIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaSKI · Kelas XIIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS + analisis butir soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Peran Walisongo dalam Penyebaran Islam di Indonesia yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar SKI kelas 12 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XII dan kelas 12 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Peran Walisongo dalam Penyebaran Islam di Indonesia pada SKI MA, Fase F, elemen Sejarah Kebudayaan Islam.

Modul Peran Walisongo dalam Penyebaran Islam di Indonesia ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Peran Walisongo dalam Penyebaran Islam di Indonesia untuk SKI kelas XII.

Apakah modul ajar SKI materi Peran Walisongo dalam Penyebaran Islam di Indonesia ini gratis?

Ya. Modul Peran Walisongo dalam Penyebaran Islam di Indonesia untuk kelas XII MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Peran Walisongo dalam Penyebaran Islam di Indonesia ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas SKI kelas XII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul SKI kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Peran Walisongo dalam Penyebaran Islam di Indonesia ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Peran Walisongo dalam Penyebaran Islam di Indonesia dapat Anda sesuaikan dengan murid SKI kelas XII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar SKI kelas XII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Peran Walisongo dalam Penyebaran Islam di Indonesia ini mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025, pada Fase F untuk kelas XII MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Peran Walisongo dalam Penyebaran Islam di Indonesia tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Peran Walisongo dalam Penyebaran Islam di Indonesia untuk SKI kelas XII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Peran Walisongo dalam Penyebaran Islam di Indonesia ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh SKI kelas XII MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Peran Walisongo dalam Penyebaran Islam di Indonesia beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap SKI kelas XII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul SKI ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?

Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Peran Walisongo dalam Penyebaran Islam di Indonesia yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).

Semua Modul Ajar SKI MASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.