Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas VI
Bab.2,Fenomena di Sekitar Kita
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
| Fase / Kelas | C / VI |
| Materi Pokok | Bab.2,Fenomena di Sekitar Kita |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki kemampuan dasar membaca dan menulis teks deskripsi sederhana serta mengidentifikasi informasi dari gambar. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: Akhlak kepada alam
Peserta didik menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar sebagai wujud syukur atas ciptaan Allah SWT melalui proyek observasi. - penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik menganalisis data observasi fenomena alam dan mengidentifikasi pola atau hubungan sebab-akibat dengan logis. - kreativitas — elemen: Menghasilkan karya dan tindakan orisinal
Peserta didik menciptakan presentasi atau poster informatif tentang fenomena alam berdasarkan data observasi dengan ide-ide baru.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Membaca dan Memirsa, Menulis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami informasi dan mengevaluasi ide pokok serta informasi penting dari berbagai jenis teks. Peserta didik juga mampu menulis teks laporan dan teks narasi sederhana dengan struktur yang runtut dan kaidah kebahasaan yang benar. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Fenomena di sekitar kita meliputi berbagai kejadian alam seperti hujan, pelangi, gunung meletus, atau gempa bumi. |
| Konseptual | Konsep intinya adalah memahami hubungan sebab-akibat dari fenomena alam serta cara mengamati dan melaporkannya secara deskriptif. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari prosedur observasi, pencatatan data, dan penyusunan laporan sederhana tentang fenomena alam. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya mengamati lingkungan secara cermat dan sistematis untuk memahami dunia di sekitar mereka. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menunjukkan rasa syukur atas keindahan dan keajaiban ciptaan Allah SWT melalui pengamatan fenomena alam. |
| 2. Cinta Ilmu | Meningkatkan rasa ingin tahu dan semangat untuk terus belajar tentang proses-proses ilmiah di balik fenomena alam. |
| 3. Cinta Lingkungan | Mendorong kesadaran untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sebagai tempat terjadinya berbagai fenomena alam. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Mengembangkan kolaborasi dan saling menghargai antarindividu dalam kelompok saat melakukan observasi dan menyusun laporan. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menumbuhkan rasa bangga terhadap kekayaan alam Indonesia dan semangat untuk melestarikannya sebagai bagian dari warisan bangsa. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan fenomena di sekitar, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri fenomena alam dengan tepat.
- Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan penyebab dan dampak fenomena alam sederhana dengan runtut.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menyusun laporan observasi sederhana tentang fenomena alam dengan struktur yang benar.
- Melalui presentasi hasil proyek, peserta didik dapat mempresentasikan informasi tentang fenomena alam secara lisan dengan percaya diri.
Pemahaman bermakna: Memahami fenomena di sekitar kita membantu kita menghargai alam dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam mengamati serta melaporkan suatu kejadian secara objektif.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita memahami mengapa hujan turun atau pelangi muncul setelah hujan?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ilmu Pengetahuan Alam: Peserta didik belajar tentang proses ilmiah, hubungan sebab-akibat dalam fenomena alam, dan ekosistem. Seni Budaya dan Keterampilan: Peserta didik dapat membuat poster atau ilustrasi kreatif untuk mempresentasikan hasil observasi mereka. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau anggota keluarga dapat membantu peserta didik dalam proses observasi fenomena alam di lingkungan rumah atau sekitar tempat tinggal. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan sekolah dan area sekitar rumah peserta didik menjadi laboratorium alami untuk observasi, didukung dengan ruang kelas yang kondusif untuk diskusi kelompok. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video pendek atau gambar dari internet dapat membantu peserta didik memahami fenomena alam yang sulit diamati secara langsung. |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan fenomena di sekitar, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri fenomena alam dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Ice breaking: Tebak Suara Alam: Peserta didik mendengarkan beberapa rekaman suara alam (hujan, angin, burung) dan menebak sumber suaranya, memantik rasa ingin tahu tentang lingkungan.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan penyebab dan dampak fenomena alam sederhana dengan runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Ice breaking: Jaring Kata Fenomena: Guru menyebutkan satu fenomena alam, lalu peserta didik secara bergantian menyebutkan kata lain yang terkait, membentuk jaring kata, melatih asosiasi dan kosa kata.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 30 menit
Tujuan: Kamu dapat mengamati dan mencatat ciri-ciri fenomena alam sederhana di sekitarmu.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.
Info singkat: Fenomena di sekitar kita adalah berbagai kejadian alam yang menarik dan seringkali menakjubkan. Mempelajari fenomena ini membantu kita memahami bagaimana alam bekerja, mengapa hal-hal tertentu terjadi, dan bagaimana kita sebagai manusia berinteraksi dengannya.
Alat & bahan: Buku catatan, pensil, alat tulis, lembar observasi, kamera ponsel (jika ada)
Langkah kerja:
- Amati gambar siklus air di bawah ini, lalu diskusikan dengan kelompokmu tahapan-tahapan yang terjadi.
Gambar 1. Siklus - Pilih satu fenomena alam sederhana di lingkungan sekitarmu (misalnya: pertumbuhan tanaman di pot, perubahan awan, aktivitas semut di halaman).
- Lakukan observasi selama beberapa hari, catat apa yang kamu lihat, dengar, atau rasakan pada tabel di bawah.
- Identifikasi ciri-ciri fenomena tersebut, kapan biasanya terjadi, apa yang menyebabkannya, dan apa dampaknya bagi lingkungan.
- Diskusikan hasil observasimu dengan kelompok dan siapkan untuk dipresentasikan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa saja fenomena alam yang pernah kamu lihat?
- Bagaimana kamu tahu bahwa itu adalah fenomena alam?
- Pernahkah kamu mencoba menjelaskan mengapa suatu fenomena alam terjadi?
Formatif (proses): Observasi terhadap partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan catatan observasi pada LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian laporan observasi dan presentasi kelompok berdasarkan rubrik yang telah ditentukan.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi ciri-ciri fenomena alam | Ciri-ciri fenomena alam | 3 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan penyebab dan dampak fenomena alam | Penyebab dan dampak fenomena alam | 3 JP | penalaran kritis |
| 3 | Menyusun laporan observasi | Struktur laporan observasi | 3 JP | kreativitas |
| 4 | Mempresentasikan hasil proyek | Teknik presentasi lisan | 3 JP | komunikasi |
Fenomena di sekitar kita adalah berbagai kejadian alam yang menarik dan seringkali menakjubkan. Mempelajari fenomena ini membantu kita memahami bagaimana alam bekerja, mengapa hal-hal tertentu terjadi, dan bagaimana kita sebagai manusia berinteraksi dengannya. Mari kita selami lebih dalam dunia fenomena alam yang kaya dan penuh misteri ini.
1. Apa Itu Fenomena Alam?
Fenomena alam adalah semua peristiwa yang terjadi secara alami di alam, bukan karena ulah manusia. Ini bisa berupa kejadian sehari-hari seperti hujan, angin, dan perubahan cuaca, atau peristiwa luar biasa seperti gunung meletus, gempa bumi, atau pelangi. Fenomena ini menunjukkan kekuatan dan keindahan alam yang luar biasa, serta seringkali memiliki dampak signifikan bagi kehidupan di Bumi. Kita dapat mengamati fenomena ini di mana saja, mulai dari halaman rumah hingga pegunungan tinggi.
2. Ciri-ciri Fenomena Alam
Setiap fenomena alam memiliki ciri-ciri khusus yang membedakannya. Misalnya, hujan memiliki ciri-ciri berupa tetesan air dari langit, awan gelap, dan suhu yang lebih dingin. Pelangi ditandai dengan busur warna-warni di langit setelah hujan. Gempa bumi ditandai dengan getaran tanah, sedangkan gunung meletus mengeluarkan material panas dari perut bumi. Mengidentifikasi ciri-ciri ini membantu kita mengenali dan memahami fenomena yang sedang terjadi, serta membedakannya dari kejadian lain.
3. Penyebab Fenomena Alam
Fenomena alam terjadi karena berbagai proses alami. Hujan, misalnya, disebabkan oleh siklus air: penguapan air dari permukaan bumi, pembentukan awan, dan kemudian pengembunan menjadi tetesan air. Pelangi terbentuk karena pembiasan cahaya matahari oleh tetesan air di udara. Gempa bumi disebabkan oleh pergeseran lempeng tektonik di bawah permukaan bumi. Memahami penyebab ini penting agar kita bisa lebih siap menghadapi dampaknya dan tidak mudah percaya pada mitos atau kabar yang tidak benar.
4. Dampak Fenomena Alam
Fenomena alam bisa memiliki dampak positif maupun negatif. Hujan membawa air yang penting untuk kehidupan tumbuhan, hewan, dan manusia, tetapi hujan lebat bisa menyebabkan banjir. Angin membantu penyerbukan tanaman, tetapi angin puting beliung bisa merusak bangunan. Gunung meletus menyuburkan tanah, tetapi juga bisa mengancam keselamatan jiwa. Penting bagi kita untuk memahami dampak ini agar dapat beradaptasi dan menjaga kelestarian lingkungan.
5. Cara Mengamati Fenomena Alam
Mengamati fenomena alam membutuhkan ketelitian dan kesabaran. Kita bisa memulai dengan mengamati perubahan cuaca setiap hari, pertumbuhan tanaman di halaman, atau perilaku hewan di sekitar kita. Catatlah apa yang kamu lihat, dengar, atau rasakan. Gunakan indra penglihatan, pendengaran, dan peraba. Dokumentasikan pengamatanmu dengan tulisan, gambar, atau foto. Ingatlah untuk selalu menjaga keselamatan diri saat mengamati fenomena alam, terutama yang berpotensi berbahaya.
6. Menyusun Laporan Observasi Sederhana
Setelah mengamati, penting untuk mencatat hasil observasimu dalam bentuk laporan. Laporan observasi sederhana biasanya memuat judul, pendahuluan (apa yang diamati dan mengapa), hasil observasi (data dan ciri-ciri yang ditemukan), analisis (penyebab dan dampak yang diidentifikasi), serta kesimpulan. Gunakan bahasa yang jelas dan lugas. Laporan yang baik akan membantu orang lain memahami apa yang telah kamu amati dan pelajari tentang fenomena tersebut.
Rangkuman: Fenomena di sekitar kita adalah peristiwa alami yang beragam, seperti hujan, pelangi, dan gempa. Setiap fenomena memiliki ciri, penyebab, dan dampak khas. Mengamati fenomena ini secara cermat dan sistematis, lalu mencatatnya dalam laporan observasi, membantu kita memahami alam dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Penting untuk selalu mengutamakan keselamatan saat melakukan observasi.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Fenomena alam | Peristiwa atau kejadian yang terjadi secara alami di alam. |
| Observasi | Pengamatan sistematis terhadap suatu objek atau peristiwa. |
| Siklus air | Proses pergerakan air yang berkelanjutan di bumi. |
| Dampak | Akibat atau pengaruh dari suatu kejadian. |
| Laporan observasi | Catatan tertulis hasil pengamatan terhadap suatu fenomena. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Bab.2,Fenomena di Sekitar Kita" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Bab.2,Fenomena di Sekitar Kita yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Bahasa Indonesia Kelas VI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 2 siap unduh
Anak-Anak yang Mengubah DuniaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopNusantara Berjuta CeritaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap2 materi · siap dibuatkan
Temukan Minat, Tunjukkan BakatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisDari Hobi Menjadi ProfesiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Bahasa Indonesia lain yang sudah tersedia
Membaca Catatan Perjalanan "Taman Nasional Tanjung Puting"Bahasa Indonesia Kelas VI MITeks LaporanBahasa Indonesia Kelas VI MIAku yang UnikBahasa Indonesia Kelas V MIMenulis Cerita Pendalaman (Narasi)Bahasa Indonesia Kelas V MILihat semua Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas VI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 6 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Bab.2,Fenomena di Sekitar Kita pada Bahasa Indonesia MI, Fase C, elemen Membaca dan Memirsa, Menulis.
Modul Bab.2,Fenomena di Sekitar Kita ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Bab.2,Fenomena di Sekitar Kita untuk Bahasa Indonesia kelas VI.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Bab.2,Fenomena di Sekitar Kita ini gratis?
Ya. Modul Bab.2,Fenomena di Sekitar Kita untuk kelas VI MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Bab.2,Fenomena di Sekitar Kita ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas VI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Bab.2,Fenomena di Sekitar Kita ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Bab.2,Fenomena di Sekitar Kita dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Bab.2,Fenomena di Sekitar Kita ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase C untuk kelas VI MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Bab.2,Fenomena di Sekitar Kita tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Bab.2,Fenomena di Sekitar Kita untuk Bahasa Indonesia kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Bab.2,Fenomena di Sekitar Kita ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas VI MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Bab.2,Fenomena di Sekitar Kita beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas VI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?
Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi Bab.2,Fenomena di Sekitar Kita yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia SD ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.