Modul Ajar & RPP IPS Kelas VII
Pembiasaan Diri dalam Kebutuhan
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPS |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Pembiasaan Diri dalam Kebutuhan |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami konsep kebutuhan dasar manusia dan pentingnya adaptasi terhadap lingkungan. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pemahaman Konsep (Manusia, Ruang, dan Lingkungan) |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis hubungan antara pembiasaan diri dan pemenuhan kebutuhan secara bijaksana, serta dampaknya terhadap kesejahteraan individu dan masyarakat. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Contoh nyata pembiasaan diri dalam memenuhi kebutuhan adalah kebiasaan menabung untuk membeli barang yang diinginkan. |
| Konseptual | Konsep intinya adalah pembiasaan diri membentuk pola perilaku yang memengaruhi pemenuhan kebutuhan secara efektif dan efisien. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah merancang dan menerapkan kebiasaan positif untuk memenuhi kebutuhan. |
| Metakognitif | Kesadaran belajar yang ditumbuhkan adalah pentingnya evaluasi diri terhadap kebiasaan dalam mencapai tujuan pemenuhan kebutuhan. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mewujudkan rasa syukur atas rezeki yang diberikan dengan mengelola kebutuhan secara bijaksana dan tidak berlebihan. |
| 2. Cinta Ilmu | Meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya kebiasaan baik dan dampaknya terhadap pemenuhan kebutuhan. |
| 3. Cinta Lingkungan | Membiasakan diri untuk menggunakan sumber daya secara efisien dan bertanggung jawab demi keberlangsungan lingkungan. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Mengembangkan kebiasaan positif yang mendukung kesejahteraan diri dan memberikan manfaat bagi sesama dalam memenuhi kebutuhan. |
| 5. Cinta Tanah Air | Membangun kebiasaan disiplin dan bertanggung jawab dalam mengelola sumber daya negara untuk kemajuan bersama. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis pembiasaan diri yang terkait dengan pemenuhan kebutuhan dengan tepat.
- Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis dampak positif dan negatif dari pembiasaan diri terhadap pemenuhan kebutuhan individu dan kelompok secara kritis.
- Setelah mengamati contoh, peserta didik mampu merancang rencana pembiasaan diri untuk memenuhi kebutuhan pribadinya dengan runtut.
- Melalui simulasi, peserta didik dapat mempraktikkan pembiasaan diri dalam mengelola sumber daya untuk memenuhi kebutuhan dengan bertanggung jawab.
- Dengan presentasi, peserta didik dapat mengomunikasikan hasil evaluasi pembiasaan diri dalam pemenuhan kebutuhan dengan percaya diri.
Pemahaman bermakna: Pembiasaan diri yang baik akan mengarahkan pada pemenuhan kebutuhan yang lebih terencana dan berkelanjutan, bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk masyarakat.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kebiasaan sehari-hari kamu memengaruhi cara kamu memenuhi kebutuhan hidup?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Agama Islam: Kaitan dengan nilai-nilai syukur, hemat, dan tanggung jawab dalam memenuhi kebutuhan sesuai ajaran agama. Bahasa Indonesia: Keterampilan menulis laporan observasi dan presentasi lisan yang efektif tentang pembiasaan diri. Matematika: Analisis data sederhana dari alokasi kebutuhan dan efisiensi pembiasaan diri dalam menghemat sumber daya. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau wali dapat mendukung dengan membantu peserta didik mengidentifikasi kebiasaan baik di rumah dan memfasilitasi praktik pembiasaan diri yang direncanakan. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas diatur agar mendukung diskusi kelompok dan presentasi, serta tersedia akses ke sumber belajar digital yang relevan. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi tentang kebiasaan baik, aplikasi pencatat kebiasaan (habit tracker) sederhana, dan platform kolaborasi daring untuk berbagi ide kelompok. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis pembiasaan diri yang terkait dengan pemenuhan kebutuhan dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis dampak positif dan negatif dari pembiasaan diri terhadap pemenuhan kebutuhan individu dan kelompok secara kritis. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Kamu akan mengidentifikasi dan menganalisis pembiasaan diri dalam pemenuhan kebutuhan serta merancang rencana untuk dirimu.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Pembiasaan diri adalah pola perilaku yang terbentuk karena dilakukan berulang kali. Dalam konteks pemenuhan kebutuhan, kebiasaan ini sangat berperan penting.
Alat & bahan: alat tulis, kertas, pensil warna
Langkah kerja:
- Golongkan setiap barang pada tabel berikut menurut intensitas kebutuhannya.
Gambar 1. Tabel - Amati kartu tentang kebiasaan sehari-hari di bawah ini dan identifikasi kebiasaan apa saja yang terkait dengan pemenuhan kebutuhan.
- Diskusikan dengan kelompokmu, apa dampak positif dan negatif dari setiap kebiasaan yang kamu temukan, baik bagi individu maupun lingkungan.
- Catat hasil diskusimu dalam tabel yang tersedia di bawah ini.
- Berdasarkan analisismu, rancanglah satu rencana pembiasaan diri sederhana yang ingin kamu terapkan untuk memenuhi kebutuhan pribadimu dalam seminggu ke depan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa saja kebutuhan dasar manusia yang kamu ketahui?
- Menurutmu, mengapa penting untuk memiliki kebiasaan baik dalam hidup?
- Bisakah kamu memberikan contoh satu kebiasaan yang kamu lakukan untuk mendapatkan sesuatu yang kamu inginkan?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi hasil analisis studi kasus.
Sumatif (akhir): Penilaian terhadap peta pikiran, tabel perbandingan dampak, dan rencana pembiasaan diri yang dibuat peserta didik.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis pembiasaan diri yang terkait dengan pemenuhan kebutuhan | Jenis-jenis pembiasaan diri | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menganalisis dampak positif dan negatif pembiasaan diri terhadap pemenuhan kebutuhan | Dampak pembiasaan diri | 2 JP | Kemandirian |
| 3 | Merancang rencana pembiasaan diri untuk memenuhi kebutuhan pribadi | Rencana pembiasaan diri | 2 JP | Kemandirian |
Pembiasaan diri adalah pola perilaku yang terbentuk karena dilakukan berulang kali. Dalam konteks pemenuhan kebutuhan, kebiasaan ini sangat berperan penting. Kebiasaan yang baik dapat memudahkan kita mencapai tujuan, sementara kebiasaan buruk justru bisa menghambat. Mari kita pelajari bagaimana pembiasaan diri memengaruhi cara kita memenuhi kebutuhan hidup.
1. Pengertian Pembiasaan Diri dalam Kebutuhan
Pembiasaan diri dalam kebutuhan merujuk pada pola tindakan atau kebiasaan yang secara rutin kita lakukan untuk mencapai atau memenuhi kebutuhan hidup kita. Ini bisa berupa kebiasaan menabung untuk membeli sesuatu, kebiasaan makan makanan sehat untuk menjaga kesehatan, atau kebiasaan belajar untuk mendapatkan nilai bagus. Kebiasaan ini seringkali terbentuk tanpa disadari, namun dampaknya sangat besar terhadap kualitas hidup kita dan bagaimana kita mengelola sumber daya yang ada.
2. Jenis-jenis Pembiasaan Diri
Pembiasaan diri dapat dikelompokkan berdasarkan fokusnya. Ada kebiasaan terkait pengelolaan keuangan seperti menabung, berinvestasi, atau membuat anggaran. Ada juga kebiasaan terkait kesehatan seperti berolahraga rutin, menjaga pola makan, atau istirahat cukup. Selain itu, ada kebiasaan terkait pendidikan seperti membaca buku, mengerjakan tugas tepat waktu, atau bertanya di kelas. Setiap jenis kebiasaan ini memiliki tujuan spesifik dalam memenuhi kebutuhan tertentu.
3. Dampak Positif Pembiasaan Diri
Pembiasaan diri yang positif membawa banyak manfaat. Misalnya, kebiasaan menabung dapat membantu kita memenuhi kebutuhan di masa depan atau menghadapi situasi darurat tanpa kesulitan finansial. Kebiasaan belajar yang rajin akan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, membuka peluang pendidikan dan pekerjaan yang lebih baik. Secara umum, kebiasaan baik membuat hidup lebih teratur, efisien, dan meningkatkan kesejahteraan individu serta lingkungan sekitar, karena sumber daya digunakan secara bijaksana.
4. Dampak Negatif Pembiasaan Diri
Di sisi lain, pembiasaan diri yang negatif dapat menghambat pemenuhan kebutuhan. Misalnya, kebiasaan menunda pekerjaan dapat menyebabkan tugas menumpuk dan hasil yang kurang maksimal. Kebiasaan boros dalam pengeluaran bisa mengakibatkan kesulitan finansial dan gagal memenuhi kebutuhan penting. Kebiasaan buruk tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga dapat memengaruhi orang lain dan menyebabkan pemborosan sumber daya yang tidak perlu, merusak lingkungan.
5. Merancang dan Menerapkan Pembiasaan Diri
Untuk membentuk kebiasaan baik, langkah pertama adalah menetapkan tujuan yang jelas. Misalnya, 'Saya ingin menabung Rp 5.000 setiap hari'. Kemudian, buat rencana tindakan yang spesifik dan realistis. Mulailah dari kebiasaan kecil dan lakukan secara konsisten. Catat kemajuanmu dan berikan penghargaan kecil untuk diri sendiri saat berhasil. Jika gagal, jangan menyerah, coba lagi dan evaluasi apa yang bisa diperbaiki. Ketekunan adalah kunci keberhasilan.
Rangkuman: Pembiasaan diri adalah pola perilaku yang berulang untuk memenuhi kebutuhan. Kebiasaan ini dapat bersifat positif atau negatif, dengan dampak signifikan pada kehidupan individu dan lingkungan. Pembiasaan diri yang baik seperti menabung dan belajar rutin membantu mencapai tujuan dan meningkatkan kesejahteraan. Sebaliknya, kebiasaan buruk seperti menunda dan boros dapat menghambat. Merancang kebiasaan baru memerlukan tujuan jelas, rencana tindakan, konsistensi, dan evaluasi diri.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Pembiasaan Diri | Pola perilaku yang terbentuk karena dilakukan berulang kali. |
| Kebutuhan Primer | Kebutuhan dasar yang harus dipenuhi untuk bertahan hidup, seperti makanan, pakaian, dan tempat tinggal. |
| Kebutuhan Sekunder | Kebutuhan yang timbul setelah kebutuhan primer terpenuhi, untuk kenyamanan hidup. |
| Kebutuhan Tersier | Kebutuhan akan barang mewah atau prestise setelah kebutuhan primer dan sekunder terpenuhi. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Pembiasaan Diri dalam Kebutuhan" mata pelajaran IPS Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bagian dari Tema 2 · Keberagaman Lingkungan Sekitar
Modul ini membahas satu subbab. Subbab lain di tema ini, atau seluruh tema dalam satu modul:
Tema 2Keberagaman Lingkungan Sekitar2.1Berkenalan dengan Lingkungan Sekitar2.2Pembiasaan Diri untuk Melestarikan Lingkungan2.3Pembiasaan Diri dalam KebutuhanSedang Anda bukaBukan Pembiasaan Diri dalam Kebutuhan yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi IPS Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 2 siap unduh
Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan SekitarModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKeberagaman Lingkungan SekitarBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap1 dari 2 siap unduh
Potensi Ekonomi LingkunganModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBERIKUTNYAPemberdayaan MasyarakatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul IPS lain yang sudah tersedia
Interaksi Sosial dan SosialisasiIPS Kelas VII MTsKehidupan pada Masa PraaksaraIPS Kelas VII MTsKeragaman Sosial Budaya IndonesiaIPS Kelas VII MTsKeruangan dan Interaksi AntarruangIPS Kelas VII MTsLihat semua Modul Ajar IPS Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar IPS kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pembiasaan Diri dalam Kebutuhan pada IPS MTs, Fase D, elemen Pemahaman Konsep (Manusia, Ruang, dan Lingkungan).
Modul Pembiasaan Diri dalam Kebutuhan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi IPS kelas VII MTs di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar IPS materi Pembiasaan Diri dalam Kebutuhan ini gratis?
Ya. Modul Pembiasaan Diri dalam Kebutuhan untuk kelas VII MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Pembiasaan Diri dalam Kebutuhan ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPS kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPS kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Pembiasaan Diri dalam Kebutuhan ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pembiasaan Diri dalam Kebutuhan dapat Anda sesuaikan dengan murid IPS kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar IPS kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Pembiasaan Diri dalam Kebutuhan ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pembiasaan Diri dalam Kebutuhan tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pembiasaan Diri dalam Kebutuhan untuk IPS kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Pembiasaan Diri dalam Kebutuhan ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPS kelas VII MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pembiasaan Diri dalam Kebutuhan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPS kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul IPS ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?
Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Pembiasaan Diri dalam Kebutuhan yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman IPS SMP ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.