Modul Ajar & RPP IPS Kelas VII
Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPS |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang lingkungan tempat tinggal dan beberapa aktivitas sosial di sekitarnya. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pemahaman Lingkungan dan Potensi Ekonomi |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami interaksi antara manusia dengan lingkungan sosial dan alam, serta menganalisis potensi ekonomi dan tantangan lingkungan di sekitarnya untuk berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Masyarakat di pedesaan seringkali bergotong royong membangun fasilitas umum seperti jembatan atau musholla. |
| Konseptual | Konsep interaksi sosial menjelaskan hubungan timbal balik antarindividu atau kelompok dalam masyarakat yang memengaruhi kehidupan sosial. |
| Prosedural | Langkah-langkah observasi lingkungan melibatkan identifikasi masalah, pengumpulan data, analisis, dan penyusunan laporan. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa pemahaman tentang kondisi lingkungan dan interaksi sosial membantu mereka menjadi warga negara yang lebih bertanggung jawab dan peduli. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Meyakini bahwa menjaga kelestarian lingkungan dan berinteraksi sosial secara positif adalah wujud syukur kepada Allah SWT atas karunia-Nya. |
| 2. Cinta Ilmu | Memiliki semangat tinggi untuk mencari tahu dan menganalisis berbagai informasi tentang kondisi lingkungan dan dinamika sosial di sekitar, serta dampaknya. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menumbuhkan kesadaran untuk turut serta dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar, serta peduli terhadap potensi bencana alam. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Mengembangkan empati dan kemampuan berkolaborasi dengan sesama dalam menyelesaikan masalah sosial dan berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi yang adil. |
| 5. Cinta Tanah Air | Mengenali dan memahami potensi serta tantangan lingkungan dan sosial di tanah air sebagai bagian dari rasa cinta dan tanggung jawab terhadap bangsa. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan fenomena lingkungan, peserta didik dapat mengidentifikasi karakteristik lokasi tempat tinggalnya dengan tepat.
- Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis contoh konektivitas antarruang dan dampaknya terhadap kehidupan sosial-ekonomi secara runtut.
- Setelah menyaksikan video bencana alam, peserta didik dapat menjelaskan potensi bencana alam di Indonesia dan upaya mitigasinya secara mandiri.
- Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai bentuk kegiatan ekonomi masyarakat dan interaksi sosial yang terjadi di dalamnya dengan benar.
- Dengan wawancara sederhana, peserta didik dapat menguraikan konsep dasar ilmu sejarah terkait perubahan kehidupan sosial di lingkungan sekitar secara akurat.
Pemahaman bermakna: Memahami kondisi lingkungan dan dinamika kehidupan sosial di sekitar kita penting untuk membangun kesadaran akan peran aktif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan menciptakan harmoni sosial.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kondisi lingkungan dan interaksi sosial di sekitar tempat tinggalmu memengaruhi kehidupan sehari-hari?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menyajikan informasi secara jelas dan menarik melalui infografis atau laporan observasi. Matematika: Menganalisis data demografi atau ekonomi sederhana yang berkaitan dengan kondisi lingkungan dan interaksi sosial. Pendidikan Agama Islam: Membangun kesadaran akan tanggung jawab menjaga lingkungan sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT dan peduli sesama. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang perubahan lingkungan dan sosial di sekitar tempat tinggal mereka dari masa lalu hingga kini, memberikan sudut pandang historis. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas ditata agar mudah untuk kerja kelompok dan presentasi, serta memanfaatkan area luar kelas untuk observasi lingkungan sekitar sekolah bila memungkinkan. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi presentasi (misalnya Canva atau Google Slides) untuk membuat infografis tentang konektivitas antarruang dan dampaknya. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan fenomena lingkungan, peserta didik dapat mengidentifikasi karakteristik lokasi tempat tinggalnya dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis contoh konektivitas antarruang dan dampaknya terhadap kehidupan sosial-ekonomi secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi karakteristik lokasi dan menganalisis konektivitas antarruang.
Alat & bahan: Gambar kondisi lingkungan, alat tulis, kertas HVS
Langkah kerja:
- Golongkan bentuk interaksi sosial pada tabel berikut, lalu berikan contohnya.
Gambar 1. Tabel - Amati 1 tentang dua jenis lingkungan yang berbeda (pedesaan dan perkotaan) yang ditayangkan guru.
- Diskusikan dalam kelompok, tuliskan minimal 3 perbedaan karakteristik fisik (misalnya jenis bangunan, lahan) dan sosial (misalnya mata pencarian, interaksi) dari kedua lingkungan tersebut.
- Buatlah peta pikiran sederhana yang menggambarkan bagaimana kedua lingkungan tersebut dapat saling terhubung dan memengaruhi satu sama lain (konektivitas antarruang).
- Sajikan hasil diskusi kelompokmu di depan kelas dan berikan contoh konkretnya.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Di mana lokasi tempat tinggalmu?
- Apa saja aktivitas yang sering kamu lihat di lingkungan sekitarmu?
- Menurutmu, apa yang dimaksud dengan 'lingkungan sosial'?
- Pernahkah kamu mendengar tentang bencana alam di Indonesia?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi hasil proyek.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi karakteristik lokasi tempat tinggal. | Karakteristik lokasi (fisik & sosial). | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis konektivitas antarruang dan dampaknya. | Konektivitas antarruang (transportasi, komunikasi, migrasi). | 2 JP | kolaborasi |
| 3 | Menjelaskan potensi bencana alam dan mitigasinya. | Jenis bencana alam, penyebab, dampak, mitigasi. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 4 | Mengidentifikasi kegiatan ekonomi dan interaksi sosial. | Jenis kegiatan ekonomi, pasar, interaksi sosial di dalamnya. | 2 JP | kewargaan |
Lingkungan sekitar kita adalah tempat di mana kita hidup dan berinteraksi setiap hari. Memahami karakteristik lingkungan, bagaimana ia terhubung dengan tempat lain, serta berbagai kegiatan sosial dan ekonomi yang terjadi di dalamnya adalah kunci untuk menjadi warga yang peduli dan bertanggung jawab. Modul ini akan membimbingmu menjelajahi kompleksitas kehidupan sosial dan kondisi lingkungan di sekitarmu.
1. Mengenal Lokasi Tempat Tinggal
Lokasi tempat tinggal kita memiliki karakteristik unik, baik secara fisik maupun sosial. Karakteristik fisik meliputi topografi (dataran rendah, pegunungan), iklim, jenis tanah, dan sumber daya alam yang tersedia. Sementara itu, karakteristik sosial mencakup kepadatan penduduk, mata pencarian utama, adat istiadat, dan pola interaksi masyarakat. Misalnya, masyarakat di daerah pesisir memiliki mata pencarian nelayan dengan interaksi yang erat, berbeda dengan masyarakat perkotaan yang lebih heterogen dan bergerak di sektor jasa.
2. Konektivitas Antarruang
Konektivitas antarruang adalah keterhubungan antara satu wilayah dengan wilayah lain, baik melalui transportasi, komunikasi, maupun perpindahan penduduk. Contohnya, sayuran dari desa diangkut ke kota, atau informasi berita dari kota besar disebarkan ke seluruh pelosok melalui internet. Konektivitas ini menciptakan saling ketergantungan dan memengaruhi pola kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat di kedua wilayah. Pembangunan infrastruktur seperti jalan tol atau jaringan internet mempercepat konektivitas ini.
3. Potensi Bencana Alam di Indonesia
Indonesia terletak di 'ring of fire' dan memiliki iklim tropis, sehingga rawan terhadap berbagai bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir, dan tanah longsor. Memahami potensi bencana di lokasi kita sangat penting. Mitigasi bencana meliputi upaya pencegahan (penanaman mangrove), kesiapsiagaan (latihan evakuasi), dan penanggulangan saat terjadi bencana. Pengetahuan ini membantu masyarakat mengurangi risiko dan dampak bencana, serta meningkatkan keselamatan.
4. Kegiatan Ekonomi dan Interaksi Sosial
Kegiatan ekonomi adalah segala aktivitas manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup, seperti produksi, distribusi, dan konsumsi. Di dalamnya selalu terjadi interaksi sosial, contohnya tawar-menawar di pasar, kerja sama antarpetani, atau diskusi antara pembeli dan penjual. Bentuk kegiatan ekonomi bervariasi tergantung lokasi, seperti pertanian di pedesaan, industri di perkotaan, atau pariwisata di daerah tujuan wisata. Interaksi sosial dalam kegiatan ekonomi ini membentuk pola hubungan antarindividu dan kelompok.
Rangkuman: Kehidupan sosial dan kondisi lingkungan sekitar kita saling terkait erat. Karakteristik lokasi memengaruhi pola hidup dan mata pencarian. Konektivitas antarruang menghubungkan berbagai wilayah, menciptakan saling ketergantungan. Indonesia memiliki potensi bencana alam yang perlu diwaspadai dengan mitigasi. Berbagai kegiatan ekonomi melibatkan interaksi sosial yang membentuk dinamika masyarakat. Memahami semua ini penting untuk menjadi warga yang adaptif dan bertanggung jawab.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Mitigasi | Upaya mengurangi risiko dan dampak bencana. |
| Konektivitas | Keterhubungan antarwilayah atau antarruang. |
| Topografi | Bentuk permukaan bumi suatu daerah. |
| Interaksi Sosial | Hubungan timbal balik antarindividu atau kelompok. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar" mata pelajaran IPS Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi IPS Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 2 siap unduh
Semester 2 / Genap2 materi · siap dibuatkan
Potensi Ekonomi LingkunganBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPemberdayaan MasyarakatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul IPS lain yang sudah tersedia
Interaksi Sosial dan SosialisasiIPS Kelas VII MTsKeragaman Sosial Budaya IndonesiaIPS Kelas VII MTsKeruangan dan Interaksi AntarruangIPS Kelas VII MTsPerubahan Sosial BudayaIPS Kelas IX MTsLihat semua Modul Ajar IPS Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar IPS kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar pada IPS MTs, Fase D, elemen Pemahaman Lingkungan dan Potensi Ekonomi.
Modul Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi IPS kelas VII MTs di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar IPS materi Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar ini gratis?
Ya. Modul Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar untuk kelas VII MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPS kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPS kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar dapat Anda sesuaikan dengan murid IPS kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar IPS kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar untuk IPS kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPS kelas VII MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPS kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul IPS ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?
Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Kehidupan Sosial dan Kondisi Lingkungan Sekitar yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman IPS SMP ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.