MTsKelas IXFase DSemester 1

Modul Ajar & RPP Seni Budaya Kelas IX
Seni Lukis, Patung, dan Grafis

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Seni lukis, patung, dan grafis adalah pilar seni rupa yang memungkinkan ekspresi visual dalam dua dan tiga dimensi. Masing-masing memiliki aliran, teknik, dan media yang beragam, membentuk kekayaan budaya manusia. Memahami fungsi dan nilai estetisnya membantu kita mengapresiasi peran seni dalam kehidupan. Proses kreatif melibatkan ide, perancangan, eksekusi, hingga refleksi, mendorong inovasi dan ekspresi diri.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Seni Lukis, Patung, dan Grafis
Seni Budaya · Kelas IX · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Seni Lukis, Patung, dan Grafis
Seni Budaya · Fase D · Kelas IX · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranSeni Budaya
Fase / KelasD / IX
Materi PokokSeni Lukis, Patung, dan Grafis
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah mengenal berbagai jenis karya seni rupa dan mampu mengidentifikasi unsur-unsur dasar seni rupa.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak bernegara
    Peserta didik menunjukkan penghargaan terhadap keberagaman budaya dan hasil karya seni sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa.
  2. kreativitas — elemen: menghasilkan karya dan tindakan orisinal
    Peserta didik menciptakan karya seni lukis, patung, atau grafis yang inovatif dan ekspresif dengan sentuhan personal.
  3. kolaborasi — elemen: komunikasi untuk mencapai tujuan bersama
    Peserta didik berinteraksi dan berbagi ide dalam kelompok untuk menghasilkan karya seni kolektif atau pameran bersama.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainSeni Rupa
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengidentifikasi, mengeksplorasi, dan menciptakan karya seni rupa dua dan tiga dimensi dengan berbagai teknik dan media, serta mengapresiasi nilai-nilai estetis dan fungsi sosialnya dalam konteks budaya lokal maupun global.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualSeni lukis, patung, dan grafis adalah cabang seni rupa yang memiliki sejarah panjang dan beragam bentuk di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
KonseptualKonsep dasar meliputi teknik, media, aliran, dan fungsi seni lukis, patung, dan grafis sebagai ekspresi budaya dan individu.
ProseduralProsedur meliputi langkah-langkah dalam merencanakan, membuat, dan menyajikan karya seni lukis, patung, dan grafis.
MetakognitifPeserta didik menyadari strategi terbaik untuk mengeksplorasi ide, memilih teknik, dan mengatasi tantangan dalam proses berkarya seni.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenghargai keindahan ciptaan Allah SWT dalam setiap karya seni sebagai bentuk syukur atas anugerah kreativitas.
2. Cinta IlmuMendorong rasa ingin tahu dan semangat belajar untuk terus menggali ilmu tentang sejarah, teknik, dan filosofi seni rupa.
3. Cinta LingkunganMemanfaatkan bahan-bahan daur ulang atau ramah lingkungan dalam berkarya seni untuk menjaga kelestarian alam.
4. Cinta Diri dan SesamaMengembangkan empati dan apresiasi terhadap karya seni orang lain, serta menghormati perbedaan ekspresi dan pandangan.
5. Cinta Tanah AirMencintai dan melestarikan seni rupa tradisional Indonesia, serta menginspirasi untuk menciptakan karya yang mengangkat nilai-nilai budaya bangsa.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan karya seni, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai aliran dan teknik dalam seni lukis, patung, dan grafis dengan tepat.
  2. Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis fungsi dan nilai estetis karya seni lukis, patung, dan grafis dalam konteks budaya lokal dan global secara kritis.
  3. Melalui eksplorasi media dan teknik, peserta didik dapat merancang konsep karya seni lukis, patung, atau grafis yang orisinal dan bermakna sesuai tema yang ditentukan.
  4. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat membuat karya seni lukis menggunakan teknik basah atau kering dengan mengaplikasikan prinsip-prinsip komposisi secara kreatif.
  5. Melalui praktik langsung, peserta didik dapat menciptakan karya seni patung dengan teknik butsir atau pahat menggunakan bahan lunak atau keras secara mandiri.
  6. Dengan latihan, peserta didik dapat menghasilkan karya seni grafis dengan teknik cetak tinggi atau cetak saring menggunakan peralatan sederhana secara runtut.
Halaman 2 · Seni Lukis, Patung, dan Grafis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami seni lukis, patung, dan grafis bukan hanya tentang teknik, melainkan juga tentang bagaimana seni merefleksikan dan membentuk budaya, serta menjadi sarana ekspresi diri yang mendalam.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah goresan kuas, pahatan, atau cetakan dapat menceritakan kisah, mengekspresikan emosi, atau mengubah cara kita melihat dunia?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Menganalisis teks deskripsi atau ulasan karya seni dan menulis narasi singkat tentang makna di balik karya yang dibuat.
Sejarah Kebudayaan Islam: Mengidentifikasi pengaruh seni Islam dalam perkembangan seni lukis, patung, dan grafis di berbagai peradaban.
Ilmu Pengetahuan Sosial: Mempelajari fungsi seni rupa sebagai media komunikasi dan ekspresi budaya dalam masyarakat dari berbagai era.
Kemitraan PembelajaranOrang tua/wali dapat diajak mengapresiasi karya seni anak di rumah dan mendorong kunjungan ke pameran seni lokal atau galeri virtual.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas yang dilengkapi dengan sudut seni untuk memajang karya, serta akses ke perpustakaan sekolah dan internet untuk referensi visual.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi desain grafis sederhana untuk sketsa awal, eksplorasi warna, atau pencarian referensi visual karya seni dari berbagai belahan dunia.
Halaman 3 · Seni Lukis, Patung, dan Grafis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan karya seni, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai aliran dan teknik dalam seni lukis, patung, dan grafis dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Gerakan: Guru memperagakan gerakan melukis, memahat, atau mencetak, lalu peserta didik menebak jenis seni dan alat yang digunakan.
  1. Guru memberi salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan mengecek kehadiran.
  2. Guru memotivasi peserta didik dengan menanyakan pengalaman mereka melihat atau membuat karya seni rupa.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, cakupan materi, dan gambaran besar proyek seni yang akan dilakukan selama beberapa pertemuan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru menayangkan berbagai contoh karya seni lukis, patung, dan grafis dari berbagai aliran (misal: realisme, abstrak, kubisme) dan teknik (misal: cat minyak, akrilik, butsir, cetak tinggi) melalui proyektor.
  2. Guru mengajukan pertanyaan pemicu seperti 'Apa perbedaan utama dari ketiga jenis karya seni ini?' dan 'Teknik apa yang menurut kalian paling menarik untuk dipelajari?'
  3. Peserta didik secara individu mengamati dan mencatat ciri-ciri, aliran, serta teknik yang mereka identifikasi dari setiap karya yang ditayangkan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (3-4 orang).
  2. Setiap kelompok berdiskusi untuk memilih satu jenis seni (lukis, patung, atau grafis) yang paling ingin mereka eksplorasi lebih lanjut dalam proyek ini, serta alasan pemilihan mereka.
  3. Setiap kelompok mulai mendiskusikan ide-ide awal untuk proyek seni mereka, termasuk tema umum yang ingin diangkat dan potensi media/teknik yang akan digunakan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi awal mereka tentang jenis seni pilihan dan ide proyek di depan kelas.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif dan arahan awal terkait kelayakan ide serta ketersediaan bahan/alat di lingkungan sekolah atau rumah.
  3. Peserta didik mencatat poin-poin penting dari umpan balik guru untuk perbaikan ide proyek mereka.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru merangkum poin-poin penting yang telah dipelajari mengenai identifikasi aliran dan teknik seni.
  2. Guru memberikan tugas mandiri untuk mencari referensi karya seni sesuai jenis seni pilihan kelompok di internet atau buku.
  3. Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Seni Lukis, Patung, dan Grafis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis fungsi dan nilai estetis karya seni lukis, patung, dan grafis dalam konteks budaya lokal dan global secara kritis.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Sambung Kata Seni: Guru menyebut satu kata terkait seni, lalu peserta didik bergiliran menyebut kata lain yang berhubungan, membentuk rantai kata.
  1. Guru membuka pelajaran, berdoa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengulas kembali materi pertemuan sebelumnya tentang identifikasi aliran dan teknik seni.
  3. Guru menanyakan kesulitan yang dihadapi peserta didik dalam mencari referensi karya seni di rumah.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Guru menayangkan beberapa contoh karya seni rupa (lukis, patung, grafis) yang memiliki fungsi dan nilai estetis beragam, baik dari budaya lokal (misal: batik, ukiran kayu) maupun global (misal: seni jalanan, instalasi kontemporer).
  2. Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang 'Apa fungsi karya seni ini dalam masyarakat?' dan 'Mengapa karya ini dianggap indah atau bermakna?'
  3. Peserta didik dalam kelompok menganalisis fungsi sosial, ritual, atau personal dari karya seni yang ditayangkan, serta nilai estetisnya berdasarkan unsur dan prinsip seni.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Menyusun jadwal: Setiap kelompok kembali berdiskusi, kali ini fokus pada analisis fungsi dan nilai estetis dari referensi karya seni yang sudah mereka kumpulkan.
  2. Kelompok mulai mengaitkan analisis tersebut dengan ide proyek seni mereka, memikirkan fungsi dan pesan yang ingin disampaikan melalui karya mereka.
  3. Bersama guru, setiap kelompok menyusun jadwal sementara untuk pengerjaan proyek, termasuk tahapan riset, desain, persiapan alat/bahan, dan estimasi waktu pengerjaan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis fungsi dan nilai estetis dari karya referensi mereka, serta bagaimana hal tersebut menginspirasi ide proyek mereka.
  2. Guru dan kelompok lain memberikan masukan terhadap rencana proyek dan jadwal yang telah disusun, memastikan realistis dan sesuai tujuan.
  3. Peserta didik merevisi jadwal dan konsep proyek berdasarkan masukan yang diterima.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya memahami fungsi dan nilai estetis dalam berkarya seni.
  2. Guru mengingatkan peserta didik untuk mempersiapkan bahan dan alat dasar sesuai dengan jenis seni dan ide proyek yang dipilih.
  3. Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Seni Lukis, Patung, dan Grafis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi aliran, teknik, dan fungsi karya seni lukis, patung, dan grafis.

Alat & bahan: Pensil, penghapus, pewarna (opsional)

Langkah kerja:

  1. Perhatikan gambar 1 yang menampilkan beberapa jenis karya seni rupa. Amati dengan seksama setiap detailnya.
  2. Identifikasi jenis karya seni (lukis, patung, atau grafis) dan teknik yang mungkin digunakan pada setiap gambar. Tuliskan jawabanmu di kolom yang tersedia pada tabel di bawah.
  3. Setelah itu, coba deskripsikan aliran atau gaya seni yang kamu lihat pada gambar 1, dan diskusikan kemungkinan fungsi dari karya seni tersebut dalam masyarakat.
  4. Pilihlah satu karya yang paling menarik perhatianmu dari gambar 1, lalu buatlah sketsa ulang dengan gayamu sendiri di lembar terpisah, atau tuliskan pesan yang ingin kamu sampaikan melalui karya tersebut.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Seni Lukis, Patung, dan Grafis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa perbedaan utama antara seni lukis dan seni patung?
  2. Sebutkan dua alat yang biasa digunakan untuk melukis!
  3. Menurutmu, apa tujuan orang membuat karya seni?
  4. Pernahkah kamu mencoba membuat karya seni cetak? Jika ya, ceritakan singkat!

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan bimbingan saat pengerjaan proyek, serta penilaian terhadap rancangan konsep karya.

Sumatif (akhir): Penilaian terhadap hasil akhir karya seni lukis, patung, atau grafis yang dibuat peserta didik, serta presentasi dan refleksi mereka.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Seni Lukis, Patung, dan Grafis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi berbagai aliran dan teknik dalam seni lukis, patung, dan grafis.Aliran dan teknik seni lukis, patung, grafis4 JPpenalaran kritis
2Menganalisis fungsi dan nilai estetis karya seni dalam konteks budaya.Fungsi dan nilai estetis seni4 JPkewargaan
3Merancang konsep karya seni lukis, patung, atau grafis yang orisinal.Konsep dan perancangan karya seni4 JPkreativitas
4Membuat karya seni lukis dengan teknik basah atau kering.Praktik seni lukis (teknik basah/kering)4 JPkemandirian
Halaman 8 · Seni Lukis, Patung, dan Grafis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Seni rupa adalah jendela untuk memahami dunia dan diri kita sendiri. Melalui seni lukis, patung, dan grafis, manusia telah mengekspresikan gagasan, emosi, dan pandangan hidup dari masa ke masa. Modul ini akan mengajakmu menyelami kekayaan dunia seni rupa, dari mengenal berbagai aliran hingga menciptakan karya orisinalmu sendiri.

1. Seni Lukis: Ekspresi di Atas Kanvas
Seni lukis adalah cabang seni rupa dua dimensi yang melibatkan pengaplikasian cat atau pigmen pada permukaan seperti kanvas, kertas, atau dinding. Berbagai aliran lukisan muncul sepanjang sejarah, seperti realisme yang menggambarkan objek sesuai kenyataan, impresionisme yang menangkap kesan cahaya dan warna sesaat, atau abstrak yang berfokus pada bentuk, warna, dan garis tanpa representasi objek nyata. Teknik lukis pun beragam, mulai dari teknik basah (cat air, cat minyak, akrilik) hingga teknik kering (pensil, krayon, pastel). Setiap aliran dan teknik memiliki karakteristik unik yang memberikan nuansa berbeda pada setiap karya, mencerminkan pemikiran dan perasaan senimannya.

2. Seni Patung: Bentuk Tiga Dimensi
Seni patung adalah cabang seni rupa tiga dimensi yang menciptakan bentuk-bentuk dari berbagai material. Patung bisa berupa figuratif (menggambarkan bentuk nyata seperti manusia atau hewan) atau non-figuratif (abstrak). Teknik pembuatannya meliputi teknik butsir (membentuk bahan lunak seperti tanah liat atau plastisin), teknik pahat (mengurangi material keras seperti kayu atau batu), teknik cor (menuang bahan cair ke cetakan), dan teknik konstruksi (merakit berbagai material). Patung seringkali berfungsi sebagai monumen, dekorasi, atau objek ritual, membawa makna simbolis yang mendalam bagi masyarakat.

3. Seni Grafis: Jejak Cetak Berulang
Seni grafis adalah cabang seni rupa dua dimensi yang proses pembuatannya melibatkan teknik cetak. Karya seni grafis memiliki ciri khas berupa kemampuan untuk direproduksi atau dicetak ulang dalam jumlah tertentu (edisi). Teknik seni grafis meliputi cetak tinggi (relief print, seperti cukil kayu/linocut), cetak dalam (intaglio, seperti etsa atau mezzotint), cetak datar (planografi, seperti litografi), dan cetak saring (screen printing/sablon). Setiap teknik menghasilkan tekstur dan efek visual yang berbeda, memungkinkan seniman untuk mengeksplorasi berbagai ekspresi melalui medium cetak.

4. Aliran dan Gaya dalam Seni Rupa
Aliran seni merujuk pada gaya atau pendekatan artistik yang memiliki karakteristik visual, filosofi, dan tujuan yang sama dalam periode tertentu. Selain realisme, impresionisme, dan abstrak, ada pula surealisme (menggali alam bawah sadar), kubisme (memecah objek menjadi bentuk geometris), atau ekspresionisme (mengungkapkan emosi intens). Memahami berbagai aliran membantu kita mengapresiasi keragaman cara pandang seniman dan konteks sosial budaya di balik karya mereka. Setiap seniman, meskipun mungkin menganut aliran tertentu, tetap memiliki gaya personal yang membedakan karyanya.

5. Fungsi dan Nilai Estetis Karya Seni
Karya seni tidak hanya diciptakan untuk keindahan visual, tetapi juga memiliki berbagai fungsi. Fungsi seni bisa bersifat personal (ekspresi diri, terapi), sosial (media komunikasi, kritik sosial, edukasi), atau fisik (dekorasi, arsitektur). Nilai estetis pada karya seni merujuk pada kualitas keindahan yang dirasakan penikmat, yang bisa berasal dari harmoni komposisi, kekuatan ekspresi, inovasi teknik, atau kedalaman makna. Apresiasi terhadap fungsi dan nilai estetis membantu kita memahami peran seni dalam kehidupan manusia dan budaya.

6. Proses Kreatif dalam Berkarya Seni
Menciptakan karya seni adalah sebuah proses yang melibatkan beberapa tahapan. Dimulai dari ide atau inspirasi, kemudian dilanjutkan dengan perancangan konsep, pembuatan sketsa awal, pemilihan media dan teknik yang sesuai, hingga proses eksekusi atau pengerjaan karya. Setelah itu, seniman seringkali melakukan evaluasi dan refleksi terhadap karyanya. Proses ini tidak selalu linier, seringkali melibatkan eksperimen, revisi, dan penemuan baru di tengah jalan. Keberanian untuk bereksperimen dan kesabaran dalam proses adalah kunci untuk menghasilkan karya yang orisinal dan bermakna.

Rangkuman: Seni lukis, patung, dan grafis adalah pilar seni rupa yang memungkinkan ekspresi visual dalam dua dan tiga dimensi. Masing-masing memiliki aliran, teknik, dan media yang beragam, membentuk kekayaan budaya manusia. Memahami fungsi dan nilai estetisnya membantu kita mengapresiasi peran seni dalam kehidupan. Proses kreatif melibatkan ide, perancangan, eksekusi, hingga refleksi, mendorong inovasi dan ekspresi diri.

Halaman 9 · Seni Lukis, Patung, dan Grafis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Aliran SeniGaya atau pendekatan artistik dengan karakteristik visual dan filosofi yang sama.
Teknik ButsirMembentuk patung dengan menambah atau mengurangi bahan lunak seperti tanah liat.
Cetak TinggiTeknik grafis di mana bagian yang mencetak lebih tinggi daripada bagian yang tidak mencetak.
KomposisiPenataan unsur-unsur visual dalam sebuah karya seni untuk mencapai keseimbangan dan kesatuan.
EstetisBerkaitan dengan keindahan atau nilai seni.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Seni Lukis, Patung, dan Grafis — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Seni Lukis, Patung, dan Grafis" mata pelajaran Seni Budaya Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Seni Lukis, Patung, dan Grafis — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Seni Lukis, Patung, dan Grafis ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas IXPeta Konsep
Seni Lukis, Patung, dan GrafisSeni Lukis: Ekspresi di Atas KanvasSeni Patung: Bentuk Tiga DimensiSeni Grafis: Jejak Cetak BerulangAliran dan Gaya dalam Seni RupaFungsi dan Nilai Estetis Karya Seni
Dari sub-bab Seni Lukis, Patung, dan GrafisHalaman 12
Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas IXIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas IXLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas IXRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas IXRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas IXProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Seni Lukis, Patung, dan Grafis yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Seni Budaya kelas 9 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Seni Lukis, Patung, dan Grafis pada Seni Budaya MTs, Fase D, elemen Seni Rupa.

Modul Seni Lukis, Patung, dan Grafis ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Seni Budaya kelas IX MTs di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Seni Budaya materi Seni Lukis, Patung, dan Grafis ini gratis?

Ya. Modul Seni Lukis, Patung, dan Grafis untuk kelas IX MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Seni Lukis, Patung, dan Grafis ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Seni Budaya kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Seni Budaya kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Seni Lukis, Patung, dan Grafis ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Seni Lukis, Patung, dan Grafis dapat Anda sesuaikan dengan murid Seni Budaya kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Seni Budaya kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Seni Lukis, Patung, dan Grafis ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas IX MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Seni Lukis, Patung, dan Grafis tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Seni Lukis, Patung, dan Grafis untuk Seni Budaya kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Seni Lukis, Patung, dan Grafis ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Seni Budaya kelas IX MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Seni Lukis, Patung, dan Grafis beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Seni Budaya kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Seni Budaya ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?

Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Seni Lukis, Patung, dan Grafis yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Seni Budaya SMP ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Seni Budaya MTsSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.