Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas III
bab 1-BAB2
Modul ajar (RPP) Bahasa Indonesia SD kelas III materi bab 1-BAB2 lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan bab 1-BAB2 yang Anda cari? Materi Bahasa Indonesia Kelas III lainnya:
Lihat peta materi setahun8 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
| Fase / Kelas | B / III |
| Materi Pokok | bab 1-BAB2 |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik sudah memiliki kemampuan dasar membaca dan memahami kalimat sederhana serta mengidentifikasi objek-objek di sekitar mereka.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kreativitas, komunikasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Membaca dan Memirsa |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami informasi dan ide pokok dari teks lisan, tulis, atau visual yang terus meningkat kompleksitasnya, serta mampu mengidentifikasi hubungan sebab-akibat atau perbandingan sederhana. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Materi ini membahas tentang berbagai jenis teks sederhana seperti deskripsi benda dan cerita pendek, serta cara menemukan informasi di dalamnya. |
| Konseptual | Konsep intinya adalah memahami bahwa setiap teks memiliki tujuan dan informasi tertentu yang dapat ditemukan dengan membaca secara cermat. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar langkah-langkah mengidentifikasi tokoh, latar, dan peristiwa dalam cerita, serta menemukan informasi penting dalam teks deskripsi. |
| Metakognitif | Kesadaran yang ditumbuhkan adalah pentingnya strategi membaca aktif untuk memahami isi teks dan menghubungkannya dengan pengalaman pribadi. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi informasi penting dari teks deskripsi sederhana tentang benda di sekitar dengan tepat.
- Menentukan tokoh, latar, dan peristiwa dalam cerita pendek anak dengan benar.
- Menyusun kembali isi cerita pendek dengan kalimat sederhana secara runtut.
- Menuliskan deskripsi singkat tentang benda favorit dengan kalimat yang jelas.
- Menceritakan kembali isi cerita pendek yang dibaca di depan kelas dengan percaya diri.
Pemahaman bermakna: Memahami isi teks membantu kita mendapatkan informasi baru dan mengerti dunia sekitar, serta dapat menyampaikan kembali informasi tersebut kepada orang lain.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian membaca cerita atau melihat gambar, lalu ingin tahu lebih banyak tentang isinya?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Seni Budaya: Menggambar tokoh atau adegan dari cerita yang dibaca. Pendidikan Pancasila: Mengidentifikasi nilai-nilai moral atau sikap baik dari tokoh dalam cerita. Matematika: Menghitung jumlah tokoh atau benda yang dideskripsikan dalam teks. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk membaca cerita bersama anak di rumah dan mendiskusikan isinya, serta meminta anak menceritakan kembali. |
| Lingkungan Pembelajaran | Sudut baca kelas dilengkapi dengan berbagai buku cerita anak dan teks deskripsi sederhana, serta ruang presentasi yang nyaman. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video cerita anak atau aplikasi membaca interaktif sederhana sebagai sumber belajar tambahan di rumah atau di sekolah. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi informasi penting dari teks deskripsi sederhana tentang benda di sekitar dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Peserta didik disambut dengan salam dan doa, dilanjutkan dengan presensi. Guru menunjukkan beberapa gambar benda sehari-hari (misalnya pensil, buku, tas) dan bertanya 'Benda apa ini? Apa gunanya?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mencari tahu informasi penting dari teks tentang benda, dan bagaimana proses belajar akan berlangsung. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diajak membaca teks deskripsi singkat tentang salah satu benda yang sudah disebutkan. Mereka diajak berdiskusi tentang kata-kata kunci yang menggambarkan benda tersebut dan fungsinya, lalu mengidentifikasi informasi penting yang ada dalam teks. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik dibagi dalam kelompok kecil. Setiap kelompok menerima LKPD yang berisi teks deskripsi benda lain dan diminta untuk mencari informasi penting (nama benda, ciri-ciri, fungsi) serta menuliskan kembali dengan kalimat mereka sendiri. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang cara menemukan informasi penting dalam teks deskripsi, serta mengapresiasi usaha setiap kelompok. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Bersama-sama, peserta didik merangkum apa yang telah dipelajari tentang mencari informasi penting dari teks deskripsi. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan semangat belajar, serta memberikan tugas sederhana untuk mengamati benda di rumah. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Cooperative Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menentukan tokoh, latar, dan peristiwa dalam cerita pendek anak dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Setelah salam dan doa, guru mengajak peserta didik mengingat kembali materi sebelumnya tentang mencari informasi penting. Guru memancing dengan pertanyaan 'Siapa yang suka membaca cerita? Apa saja yang ada di dalam cerita?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami unsur-unsur cerita (tokoh, latar, peristiwa) dan proses belajarnya. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mendengarkan guru membacakan cerita pendek anak-anak. Kemudian, mereka diajak berdiskusi untuk mengidentifikasi siapa saja tokoh dalam cerita, di mana cerita itu terjadi (latar), dan kejadian penting apa saja yang dialami tokoh (peristiwa). |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok yang sama, peserta didik menerima LKPD berisi cerita pendek lain. Mereka diminta untuk berdiskusi dan menuliskan tokoh, latar, dan urutan peristiwa penting dalam cerita tersebut. Mereka juga diminta membuat gambar sederhana yang mewakili salah satu adegan penting. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka. Guru memberikan penguatan tentang cara menemukan unsur-unsur cerita dan memberikan apresiasi atas kerja sama dalam kelompok. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru dan peserta didik menyimpulkan bersama tentang tokoh, latar, dan peristiwa dalam cerita. Guru memberikan pujian atas semangat belajar dan mengingatkan pentingnya membaca cerita untuk melatih imajinasi. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 3 | Menyusun kembali isi cerita pendek dengan kalimat sederhana secara runtut; Menceritakan kembali isi cerita pendek yang dibaca di depan kelas dengan percaya diri. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Kegiatan diawali dengan salam, doa, dan presensi. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali cerita yang sudah dibaca pada pertemuan sebelumnya dan unsur-unsurnya. Guru menyampaikan bahwa hari ini mereka akan membuat proyek menceritakan kembali cerita dengan cara mereka sendiri dan tujuan pembelajaran hari ini. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara individu memilih satu cerita pendek dari buku cerita yang disediakan atau cerita yang sudah pernah mereka baca. Mereka diajak untuk merencanakan bagaimana mereka akan menceritakan kembali cerita tersebut, termasuk urutan peristiwa dan tokoh-tokohnya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik bekerja secara mandiri untuk menyusun kembali isi cerita pendek yang dipilihnya dalam bentuk tulisan singkat dan runtut. Setelah itu, mereka berlatih menceritakan kembali cerita tersebut secara lisan di depan teman sebangku. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Beberapa peserta didik secara sukarela menceritakan kembali cerita yang dipilihnya di depan kelas. Guru dan teman-teman memberikan umpan balik positif dan apresiasi atas keberanian serta kreativitas mereka. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya urutan cerita dan ekspresi saat bercerita. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik merefleksikan seluruh kegiatan belajar dari awal hingga proyek bercerita. Guru memberikan apresiasi tinggi atas semua usaha dan kemajuan peserta didik, serta mendorong mereka untuk terus membaca dan bercerita. Kegiatan ditutup dengan doa dan harapan agar semua tetap semangat belajar. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Membantu peserta didik mengidentifikasi informasi penting dari teks deskripsi dan unsur-unsur cerita.
Alat & bahan: Lembar kerja, pensil, penghapus, buku cerita pendek, kartu gambar benda
Langkah kerja:
- Bacalah teks deskripsi atau cerita pendek yang diberikan dengan saksama.
- Garis bawahi kata-kata penting yang menggambarkan benda atau tokoh dalam cerita.
- Diskusikan dengan teman kelompokmu untuk menemukan informasi penting atau unsur cerita.
- Tuliskan hasil diskusimu pada kolom yang tersedia.
- Siapkan diri untuk mempresentasikan hasil kerjamu di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang teks deskripsi?
- Pernahkah kamu membaca cerita? Cerita tentang apa?
- Apa saja yang biasanya ada dalam sebuah cerita?
- Coba sebutkan 3 nama benda di sekitarmu dan ciri-cirinya!
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta kelengkapan pengisian LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek menulis dan menceritakan kembali cerita pendek, serta tes tertulis singkat tentang identifikasi informasi.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi informasi penting dari teks deskripsi sederhana. | Teks deskripsi benda | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menentukan tokoh, latar, dan peristiwa dalam cerita pendek. | Unsur-unsur cerita | 2 JP | Penalaran Kritis, Komunikasi |
| 3 | Menyusun dan menceritakan kembali isi cerita pendek. | Menulis dan bercerita | 2 JP | Kreativitas, Komunikasi |
Selamat datang di modul Bahasa Indonesia! Di sini, kita akan belajar banyak hal seru tentang membaca dan bercerita. Kita akan menjelajahi dunia melalui teks deskripsi dan cerita pendek. Kalian akan menjadi pembaca yang hebat dan pencerita yang menarik. Siap untuk petualangan literasi?
1. Mengenal Teks Deskripsi
Teks deskripsi adalah tulisan yang menggambarkan suatu benda, tempat, atau orang secara detail. Tujuannya agar pembaca bisa membayangkan apa yang dideskripsikan seolah-olah melihatnya langsung. Dalam teks deskripsi, kita akan menemukan ciri-ciri fisik, warna, bentuk, ukuran, dan fungsi dari objek yang dijelaskan. Misalnya, saat mendeskripsikan pensil, kita bisa menyebutkan warnanya kuning, bentuknya panjang, terbuat dari kayu, dan fungsinya untuk menulis. Membaca teks deskripsi membantu kita memahami detail suatu objek.
2. Menemukan Informasi Penting
Untuk menemukan informasi penting dalam teks deskripsi, kita perlu membaca dengan teliti. Carilah kata-kata kunci yang sering muncul atau yang menjelaskan tentang objek utama. Misalnya, jika teks berbicara tentang 'kucing', kita cari tahu apa warna bulunya, berapa kakinya, dan makanan kesukaannya. Informasi penting biasanya menjawab pertanyaan 'apa', 'siapa', 'bagaimana', 'di mana', atau 'mengapa'. Dengan menemukan informasi ini, kita bisa memahami inti dari teks tersebut dan menjelaskannya kembali kepada orang lain dengan mudah.
3. Unsur-unsur Cerita Pendek
Cerita pendek adalah karangan singkat yang berisi kisah atau peristiwa. Dalam cerita, ada beberapa unsur penting yang membuatnya menarik. Pertama, ada 'tokoh', yaitu para pelaku dalam cerita, bisa manusia atau hewan. Kedua, ada 'latar', yaitu tempat dan waktu kejadian cerita. Misalnya, di hutan pada pagi hari. Ketiga, ada 'peristiwa', yaitu kejadian-kejadian yang dialami tokoh dari awal sampai akhir cerita. Memahami unsur-unsur ini membantu kita mengikuti alur cerita dan merasakan emosi tokohnya.
4. Mengidentifikasi Tokoh, Latar, dan Peristiwa
Saat membaca cerita, kita bisa mengidentifikasi tokoh dengan melihat siapa saja yang melakukan tindakan atau berbicara. Latar bisa ditemukan dari kalimat yang menjelaskan tempat (misalnya, 'di desa', 'di sekolah') atau waktu (misalnya, 'suatu sore', 'saat liburan'). Peristiwa adalah rangkaian kejadian yang membentuk cerita. Kita bisa mencatat urutan kejadian penting untuk memahami jalan cerita. Dengan mengenali ketiga unsur ini, kita akan lebih mudah memahami pesan atau makna dari sebuah cerita.
5. Menceritakan Kembali Isi Cerita
Setelah membaca dan memahami sebuah cerita, kita bisa mencoba menceritakannya kembali dengan kata-kata sendiri. Ini adalah cara yang baik untuk menunjukkan bahwa kita benar-benar mengerti isi cerita tersebut. Saat menceritakan kembali, pastikan untuk menyebutkan tokoh-tokoh utamanya, di mana dan kapan cerita itu terjadi, serta peristiwa-peristiwa penting yang dialami tokoh secara berurutan. Menceritakan kembali juga melatih kemampuan kita berbicara di depan umum dan menyampaikan informasi dengan jelas.
Rangkuman: Modul ini mengajarkan kita pentingnya membaca dan memahami teks. Kita belajar mengidentifikasi informasi penting dalam teks deskripsi tentang benda di sekitar. Selain itu, kita juga memahami unsur-unsur cerita seperti tokoh, latar, dan peristiwa dalam cerita pendek. Kemampuan ini membantu kita menjadi pembaca yang cerdas dan mampu menceritakan kembali kisah-kisah menarik dengan percaya diri.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Teks Deskripsi | Tulisan yang menggambarkan suatu objek secara rinci. |
| Informasi Penting | Keterangan utama atau pokok yang ada dalam sebuah teks. |
| Tokoh | Pelaku dalam sebuah cerita. |
| Latar | Tempat dan waktu terjadinya sebuah cerita. |
| Peristiwa | Kejadian atau kejadian-kejadian dalam sebuah cerita. |
| Runtut | Berurutan atau sesuai dengan alur kejadian. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "bab 1-BAB2" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas III ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi Bahasa Indonesia Kelas III Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh
Paragraf SederhanaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTeks PetunjukBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisCerita RakyatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPuisi AnakBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Ide Pokok ParagrafBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKata Baku dan Tidak BakuBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMenulis RingkasanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBercerita di Depan KelasBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Bahasa Indonesia di kelas lain
Aku Patuh AturanBahasa Indonesia Kelas III SDKawan SeiringBahasa Indonesia Kelas III SDTeks eksposisiBahasa Indonesia Kelas III SDBAB 1 SUDAH BESARBahasa Indonesia Kelas IV SDLihat semua Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas III →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia bab 1-BAB2 ini gratis?
Ya. Modul bab 1-BAB2 untuk kelas III SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas III langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas III ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul bab 1-BAB2 ini mengikuti Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 046/H/KR/2025, pada Fase B untuk kelas III SD.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas bab 1-BAB2 untuk Bahasa Indonesia kelas III di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul bab 1-BAB2 ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas III SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 3 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas III dan kelas 3 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi bab 1-BAB2 pada Bahasa Indonesia SD, Fase B, elemen Membaca dan Memirsa.
Bisakah modul bab 1-BAB2 ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan bab 1-BAB2 dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas III di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.