SD · Kelas III · Fase B

Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas III
MENGEJA KATA

Modul ajar (RPP) Bahasa Indonesia SD kelas III materi MENGEJA KATA, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka.

Sampul modul ajar Bahasa Indonesia kelas III materi MENGEJA KATA — siap cetak A412 lembar A4✨ Bisa sampai 18 lembar lebih3 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord (.docx) + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Mengeja kata adalah proses penting yang melibatkan pengenalan huruf vokal dan konsonan, pemisahan suku kata, dan pelafalan setiap bagian kata secara berurutan. Keterampilan ini sangat mendasar untuk membaca dan menulis dengan lancar. Dengan berlatih mengeja kata-kata sehari-hari, kita akan semakin mahir dan percaya diri dalam berkomunikasi serta memahami informasi di sekitar kita.
📥 Unduh dengan Nama & Kop Sekolah Saya — GRATISIsi nama & sekolah dulu · ±1 menit · Word + PDF tanpa watermark

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
MENGEJA KATA
Bahasa Indonesia · Kelas III · Fase B
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
MENGEJA KATA
Bahasa Indonesia · Fase B · Kelas III · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasB / III
Materi PokokMENGEJA KATA
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranDiscovery Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah mampu mengenal huruf abjad dan merangkai beberapa huruf menjadi suku kata.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: komunikasi, penalaran kritis, kreativitas.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka
Elemen / DomainMembaca dan Memirsa
Rumusan CP FasePeserta didik mampu melafalkan dan mengeja kata-kata baru dengan intonasi yang tepat, serta memahami makna kata dalam konteks kalimat sederhana.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMengeja kata adalah proses menyebutkan huruf demi huruf dalam suatu kata, seperti 'b-u-k-u' untuk kata 'buku'.
KonseptualMengeja melibatkan pemahaman tentang hubungan antara bunyi (fonem) dan simbol huruf (grafem) untuk membentuk kata yang bermakna.
ProseduralPeserta didik akan belajar langkah-langkah mengeja kata dengan memisahkan suku kata dan melafalkan setiap hurufnya secara berurutan.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa mengeja dengan benar membantu mereka membaca dan menulis kata-kata baru dengan lebih baik dan memahami informasi.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui kegiatan mengamati kartu huruf, peserta didik dapat mengidentifikasi huruf vokal dan konsonan dalam kata dengan tepat.
  2. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat memisahkan suku kata pada kata-kata sederhana dengan benar.
  3. Setelah berlatih mengeja, peserta didik dapat melafalkan setiap huruf dan suku kata dalam kata dengan intonasi yang jelas.
  4. Melalui permainan menyusun huruf, peserta didik dapat mengeja kata-kata baru yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari secara mandiri.
Halaman 2 · MENGEJA KATA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Mengeja kata dengan benar adalah keterampilan dasar yang membantu kita membaca lebih lancar, menulis lebih tepat, dan berkomunikasi dengan jelas, membuka pintu untuk memahami berbagai informasi.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu mengeja kata dengan benar saat membaca atau menulis?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisDiscovery Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Rupa: Peserta didik menggambar objek pada kartu eja dan menghiasnya.
Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan: Permainan mengeja sambil bergerak atau melompat sesuai suku kata.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat membantu peserta didik berlatih mengeja kata-kata yang ditemui di rumah atau di lingkungan sekitar, serta mendukung pembuatan kartu eja.
Lingkungan PembelajaranSudut baca kelas dilengkapi dengan kartu-kartu huruf, gambar benda dengan label kata, dan poster cara mengeja untuk menciptakan lingkungan belajar yang kaya literasi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi atau game edukasi mengeja kata di tablet atau komputer sekolah untuk latihan mandiri yang interaktif dan menyenangkan.
Halaman 3 · MENGEJA KATA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui kegiatan mengamati kartu huruf, peserta didik dapat mengidentifikasi huruf vokal dan konsonan dalam kata dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru bertanya, "Siapa yang tahu apa itu huruf? Ada berapa huruf dalam abjad kita?" sambil menunjukkan kartu huruf acak.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi huruf vokal dan konsonan serta pertanyaan pemantik: "Mengapa ada huruf vokal dan konsonan?" agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan gambar kartu huruf besar dan kecil, serta contoh kata-kata sederhana (misalnya 'buku', 'bola', 'susu').
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik diajak mengamati kartu huruf dan gambar, lalu guru bertanya, "Apakah semua huruf punya bunyi yang sama?" dan "Ada berapa jenis huruf berdasarkan bunyinya?"
  3. Pengumpulan data: Peserta didik secara berkelompok mencari dan mengelompokkan huruf-huruf yang berbunyi 'terbuka' (vokal) dan 'tertutup' (konsonan) dari kartu huruf yang disediakan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Setiap kelompok mengisi tabel pengelompokan huruf vokal dan konsonan, lalu menempelkan huruf-huruf yang sesuai pada kolom yang tepat.
  2. Pembuktian: Guru meminta beberapa perwakilan kelompok untuk menunjukkan hasil pengelompokan huruf vokal dan konsonan mereka dan menjelaskan alasannya.
  3. Peserta didik mengerjakan LKPD "Kenali Hurufku!" untuk mengidentifikasi huruf vokal dan konsonan pada daftar kata yang diberikan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi huruf vokal dan konsonan di depan kelas.
  2. Guru memberikan umpan balik positif dan mengoreksi jika ada kesalahan dalam identifikasi atau pengelompokan.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya mengenal huruf vokal dan konsonan sebagai dasar mengeja.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan kembali perbedaan huruf vokal dan konsonan.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua peserta didik atas partisipasi aktif dan semangat belajarnya hari ini, menciptakan suasana menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas rumah untuk mencari 5 kata yang banyak mengandung huruf vokal dan 5 kata yang banyak mengandung huruf konsonan, lalu memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · MENGEJA KATA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranPembelajaran Kooperatif
Tujuan Pertemuan 2Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat memisahkan suku kata pada kata-kata sederhana dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru meminta peserta didik menyebutkan hasil tugas rumah mereka tentang kata-kata dengan banyak vokal dan konsonan, lalu mengaitkan dengan cara pengucapan kata.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memisahkan suku kata dan pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu memisah-misahkan kata saat mengeja?" agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menyampaikan tujuan dan memotivasi: Guru menjelaskan pentingnya memisahkan suku kata untuk memudahkan mengeja dan membaca, serta menunjukkan contoh kata yang dipisah suku katanya.
  2. Menyajikan informasi: Guru menayangkan slide berisi berbagai contoh kata dengan pemisahan suku kata yang benar (misalnya 'ba-ju', 'se-ko-lah', 'me-ja') dan menjelaskan aturan dasarnya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi kelompok belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil (3-4 orang) secara heterogen.
  2. Membimbing kelompok bekerja: Setiap kelompok mendapatkan kartu kata dan diminta untuk berdiskusi memisahkan suku kata pada setiap kartu. Guru berkeliling membimbing dan memberikan bantuan jika diperlukan.
  3. Peserta didik mengerjakan LKPD "Potong Kata, Susun Suku!" secara berkelompok untuk berlatih memisahkan suku kata dan menempelkannya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Evaluasi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil pemisahan suku kata dari beberapa kartu kata yang mereka kerjakan.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif dan mengoreksi jika ada pemisahan suku kata yang kurang tepat.
  3. Guru memberikan penghargaan: Guru memberikan pujian kepada kelompok yang berhasil memisahkan suku kata dengan baik, serta menguatkan pemahaman tentang suku kata.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan cara memisahkan suku kata dengan benar.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja sama dan semangat belajar peserta didik, menciptakan suasana menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari 5 kata benda di rumah dan mencoba memisahkan suku katanya, lalu memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · MENGEJA KATA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Melalui permainan menyusun huruf, peserta didik dapat mengeja kata-kata baru yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari secara mandiri.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru meminta peserta didik untuk mengeja nama teman sebangku atau nama benda di kelas secara bergantian, mengaitkan dengan materi sebelumnya.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu membuat proyek kartu kata dan pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa membuat orang lain mudah mengeja kata yang kita tulis?" agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru bertanya, "Bagaimana cara kita membantu teman atau adik untuk belajar mengeja kata-kata baru?" dan "Proyek apa yang bisa kita buat untuk itu?"
  2. Mendesain perencanaan proyek: Peserta didik bersama guru merencanakan proyek "Kartu Ejaanku" yang berisi gambar dan kata yang bisa dieja. Mereka menentukan bahan, alat, dan langkah-langkah pembuatannya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Menyusun jadwal: Peserta didik secara berkelompok membuat jadwal pengerjaan proyek, termasuk pemilihan kata, menggambar, dan menulis ejaan.
  2. Memonitor kemajuan proyek: Guru berkeliling memantau proses pengerjaan proyek "Kartu Ejaanku" oleh setiap kelompok, memberikan bimbingan, dan memastikan setiap anggota kelompok berpartisipasi aktif.
  3. Setiap kelompok membuat 5-7 kartu eja yang berisi gambar benda dan ejaan kata benda tersebut, serta mempraktikkan cara mengeja kata-kata tersebut.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menguji hasil: Setiap kelompok mempresentasikan proyek "Kartu Ejaanku" mereka di depan kelas, lalu kelompok lain mencoba mengeja kata-kata dari kartu yang dibuat.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru dan peserta didik bersama-sama mengevaluasi hasil proyek, termasuk kejelasan ejaan, kreativitas gambar, dan kerja sama kelompok.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya mengeja yang benar dalam komunikasi sehari-hari.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan manfaat dari proyek "Kartu Ejaanku" dan pentingnya mengeja.
  2. Guru memberikan apresiasi yang tinggi kepada semua kelompok atas kreativitas dan kerja keras mereka, menciptakan suasana menggembirakan.
  3. Guru memberikan tindak lanjut untuk menggunakan kartu eja di rumah bersama keluarga, lalu memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · MENGEJA KATA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Ayo Mengeja Kata!Nama: ................................ Kelas: ....... Tanggal: ...........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi huruf vokal/konsonan dan memisahkan suku kata untuk mengeja kata dengan benar.

Alat & bahan: Pensil, penghapus, krayon/spidol warna, gunting, lem, kartu huruf

Langkah kerja:

  1. Amati gambar di bawah ini, lalu tuliskan nama bendanya di kolom yang tersedia.
    Benda-Benda di SekitarkuBukuPensilMeja
  2. Lingkari huruf vokal dengan warna merah dan huruf konsonan dengan warna biru pada nama benda yang sudah ditulis.
  3. Gunting kartu huruf yang disediakan, lalu susun menjadi nama benda yang sama dengan gambar.
  4. Pisahkan nama benda tersebut menjadi suku kata, lalu tuliskan di kolom yang tersedia.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · MENGEJA KATA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Sebutkan 5 huruf vokal!
  2. Bisakah kamu mengeja namamu sendiri?
  3. Coba eja kata 'bola'!
  4. Apa bedanya huruf 'a' dan huruf 'b'?

Formatif (proses): Observasi saat peserta didik berdiskusi memisahkan suku kata dan mengisi LKPD, serta penilaian presentasi proyek.

Sumatif (akhir): Peserta didik mengeja 10 kata yang diberikan guru secara lisan dan tertulis, serta dinilai hasil proyek kartu eja.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · MENGEJA KATA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi huruf vokal dan konsonan dalam kata.Pengenalan huruf vokal dan konsonan.2 JPkomunikasi, penalaran kritis
2Memisahkan suku kata pada kata-kata sederhana.Pemisahan suku kata.2 JPpenalaran kritis, kolaborasi
3Mengeja kata-kata baru yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari.Praktik mengeja dan proyek kartu eja.2 JPkomunikasi, kreativitas, kemandirian
Halaman 9 · MENGEJA KATA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Mengeja adalah salah satu kunci utama untuk bisa membaca dan menulis dengan baik. Dengan mengeja, kita belajar mengenali setiap huruf, bagaimana huruf-huruf itu bersatu membentuk suku kata, dan akhirnya menjadi sebuah kata yang punya arti. Keterampilan mengeja yang kuat akan membuat kita lebih percaya diri saat membaca buku cerita atau menulis surat untuk teman.

1. Mengenal Huruf Vokal dan Konsonan
Dalam bahasa Indonesia, kita punya 26 huruf. Huruf-huruf ini terbagi menjadi dua kelompok besar: huruf vokal dan huruf konsonan. Huruf vokal adalah 'a, i, u, e, o'. Mereka punya bunyi yang 'terbuka' dan selalu ada di setiap suku kata. Sedangkan huruf konsonan adalah huruf selain vokal, seperti 'b, c, d, f, g', dan lainnya. Mereka punya bunyi yang 'tertutup' dan biasanya butuh huruf vokal untuk bisa berbunyi jelas. Memahami perbedaan ini sangat penting untuk mulai mengeja.

2. Memisahkan Suku Kata
Sebelum mengeja seluruh kata, kita perlu memisahkan kata itu menjadi bagian-bagian yang lebih kecil, yaitu suku kata. Suku kata adalah satu atau gabungan beberapa huruf yang diucapkan dalam satu hembusan napas. Contohnya, kata 'buku' bisa dipisah menjadi 'bu-ku'. Kata 'sekolah' bisa dipisah menjadi 'se-ko-lah'. Setiap suku kata pasti memiliki minimal satu huruf vokal. Memisahkan suku kata membantu kita mengeja kata panjang dengan lebih mudah dan teratur.

3. Langkah-Langkah Mengeja Kata
Ada beberapa langkah mudah untuk mengeja kata. Pertama, baca kata dengan perlahan. Kedua, pisahkan kata menjadi suku kata. Ketiga, lafalkan setiap huruf dalam suku kata tersebut, lalu gabungkan bunyinya. Terakhir, gabungkan semua suku kata menjadi satu kata utuh. Misalnya, untuk kata 'meja': pisahkan 'me-ja', lalu eja 'm-e' menjadi 'me', dan 'j-a' menjadi 'ja'. Kemudian gabungkan 'me-ja'. Latihan terus-menerus akan membuat kita semakin lancar mengeja.

4. Mengeja Kata Sehari-hari
Kita sering menemukan banyak kata baru setiap hari, baik saat membaca buku, melihat tulisan di jalan, atau mendengar percakapan. Penting untuk mencoba mengeja kata-kata ini. Mulailah dengan kata-kata yang sederhana seperti nama benda di sekitar kita (kursi, pensil, tas). Semakin banyak kita berlatih mengeja kata-kata yang sering kita temui, semakin cepat kita akan mengenali dan memahami kata tersebut. Ini akan sangat membantu dalam membaca dan menulis.

Rangkuman: Mengeja kata adalah proses penting yang melibatkan pengenalan huruf vokal dan konsonan, pemisahan suku kata, dan pelafalan setiap bagian kata secara berurutan. Keterampilan ini sangat mendasar untuk membaca dan menulis dengan lancar. Dengan berlatih mengeja kata-kata sehari-hari, kita akan semakin mahir dan percaya diri dalam berkomunikasi serta memahami informasi di sekitar kita.

Halaman 10 · MENGEJA KATA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
MengejaProses melafalkan huruf demi huruf dalam suatu kata.
Huruf VokalHuruf 'a, i, u, e, o' yang memiliki bunyi terbuka.
Huruf KonsonanHuruf selain vokal yang memiliki bunyi tertutup.
Suku KataSatu atau gabungan beberapa huruf yang diucapkan dalam satu hembusan napas.
FonemSatuan bunyi terkecil dalam bahasa yang membedakan makna.
GrafemSimbol tulisan (huruf) yang mewakili fonem.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · MENGEJA KATA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "MENGEJA KATA" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas III ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · MENGEJA KATA — pratinjau tuntas.org

12 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama & sekolah · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembarLembar 13–18

Modul MENGEJA KATA ini bisa jadi 18 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIIPeta Konsep
MENGEJA KATAMengenal Huruf Vokal dan KonsonanMemisahkan Suku KataLangkah-Langkah Mengeja KataMengeja Kata Sehari-hari
Dari sub-bab MENGEJA KATAHalaman 13
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 14
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 15
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 16
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 17
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIIProfil Lulusan
KomunikasiPenalaran kritisKreativitas
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 18

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Paragraf Sederhana1Teks Petunjuk1Cerita Rakyat1Puisi Anak2Ide Pokok Paragraf…+3 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDParagraf SederhanaTeks PetunjukCerita RakyatPuisi Anak
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Daftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 3 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas III dan kelas 3 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi MENGEJA KATA pada Bahasa Indonesia SD, Fase B, elemen Membaca dan Memirsa.

Modul MENGEJA KATA ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul MENGEJA KATA untuk Bahasa Indonesia kelas III.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi MENGEJA KATA ini gratis?

Ya. Modul MENGEJA KATA untuk kelas III SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar MENGEJA KATA ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas III ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas III langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul MENGEJA KATA ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan MENGEJA KATA dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas III di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas III ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul MENGEJA KATA ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase B untuk kelas III SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi MENGEJA KATA tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas MENGEJA KATA untuk Bahasa Indonesia kelas III di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul MENGEJA KATA ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas III SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar MENGEJA KATA beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas III berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?

Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi MENGEJA KATA yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia MI ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Bahasa Indonesia SDSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.