Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Islam Kelas III
Aku Suka Belajar Sejarah Islam
Modul ajar (RPP) Pendidikan Agama Islam SD kelas III materi Aku Suka Belajar Sejarah Islam, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Bukan Aku Suka Belajar Sejarah Islam yang Anda cari? Materi Pendidikan Agama Islam Kelas III lainnya:
Lihat peta materi setahun9 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam |
| Fase / Kelas | B / III |
| Materi Pokok | Aku Suka Belajar Sejarah Islam |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal nama-nama Nabi dan Rasul serta beberapa kisah sederhana tentang mereka.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak beragama
Peserta didik menunjukkan sikap hormat dan teladan dari kisah para Nabi dan sahabat dalam kehidupan sehari-hari. - kewargaan — elemen: memperoleh dan menyampaikan informasi
Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menceritakan kembali peristiwa penting dalam sejarah Islam dengan jelas. - penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi
Peserta didik dapat menganalisis informasi sederhana tentang tokoh dan peristiwa sejarah Islam dari berbagai sumber.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Sejarah Peradaban Islam |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengenal kisah-kisah Nabi dan Rasul, Khulafaur Rasyidin, serta tokoh-tokoh penting dalam sejarah Islam, dan mengambil pelajaran dari kisah tersebut untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Materi ini membahas fakta tentang peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dan perjuangan para sahabat dalam menyebarkan Islam. |
| Konseptual | Konsep intinya adalah pentingnya meneladani sikap terpuji dari tokoh-tokoh sejarah Islam untuk membentuk karakter muslim yang baik. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar cara mengumpulkan informasi, menyusun cerita, dan menyajikan kembali kisah sejarah Islam secara kronologis. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa belajar sejarah Islam membantu mereka memahami asal-usul ajaran Islam dan menginspirasi untuk berbuat kebaikan. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati gambar dan mendengarkan cerita, peserta didik dapat mengidentifikasi tokoh-tokoh penting dalam sejarah Islam dengan tepat.
- Melalui kegiatan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah secara runtut.
- Dengan menyimak kisah perjuangan para sahabat, peserta didik dapat meneladani sikap gigih dan pantang menyerah dalam berdakwah dengan memberikan minimal dua contoh.
- Melalui simulasi sederhana, peserta didik dapat menceritakan kembali kisah Nabi Muhammad SAW dan para sahabat dengan bahasa sendiri secara ekspresif.
- Setelah menganalisis informasi, peserta didik dapat menyimpulkan nilai-nilai kebaikan dari kisah sejarah Islam untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan percaya diri.
Pemahaman bermakna: Belajar sejarah Islam membantu kita memahami bagaimana Islam berkembang dan mengajarkan nilai-nilai luhur dari para tokohnya untuk diterapkan dalam kehidupan.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu tahu kisah-kisah orang hebat di masa lalu?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Peserta didik belajar menyimak cerita, menceritakan kembali, dan menyusun teks narasi sederhana tentang sejarah Islam. Seni Budaya dan Prakarya: Peserta didik membuat poster atau mind map kreatif untuk menyajikan informasi sejarah Islam. Pendidikan Pancasila: Peserta didik memahami nilai-nilai persatuan dan keberagaman dari peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk menceritakan kisah-kisah Nabi dan sahabat kepada anak-anak di rumah atau mengunjungi museum sejarah Islam jika memungkinkan. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur dengan nyaman, dilengkapi poster bergambar tokoh Islam, dan sudut baca dengan buku cerita sejarah Islam untuk memantik minat peserta didik. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video animasi singkat tentang kisah Nabi dan sahabat, serta aplikasi edukasi sejarah Islam yang interaktif untuk memperkaya pemahaman peserta didik. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati gambar dan mendengarkan cerita, peserta didik dapat mengidentifikasi tokoh-tokoh penting dalam sejarah Islam dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Tokoh Muslim: Guru menyebutkan ciri-ciri tokoh sejarah Islam (misal: 'sahabat Nabi, dikenal jujur'), peserta didik menebak nama tokohnya. Ini melatih ingatan dan fokus.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui kegiatan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Rantai Kata Islam: Guru menyebut satu kata terkait sejarah Islam (misal: 'Mekah'), peserta didik berikutnya menyambung dengan kata lain yang berhubungan (misal: 'Ka'bah'), membentuk rantai kata. Melatih asosiasi dan kosakata.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 3 | Dengan menyimak kisah perjuangan para sahabat, peserta didik dapat meneladani sikap gigih dan pantang menyerah dalam berdakwah dengan memberikan minimal dua contoh. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tepuk Semangat Pahlawan: Guru memimpin tepuk tangan dengan pola 'Tepuk, tepuk, pahlawan! Tepuk, tepuk, Islam! Semangat!'. Kegiatan ini membangun energi dan fokus pada tema kepahlawanan Islam.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi tokoh dan peristiwa penting dalam sejarah Islam serta meneladani nilai-nilai kebaikan.
Alat & bahan: Kertas HVS, pensil warna/spidol, gunting, lem, buku cerita sejarah Islam
Langkah kerja:
- Amati gambar tokoh-tokoh Islam berikut ini. Tuliskan nama tokoh dan satu kata sifat baik yang kamu tahu tentang mereka.
- Bacalah kisah singkat tentang hijrah Nabi Muhammad SAW yang diberikan oleh gurumu. Tandai peristiwa penting yang terjadi.
- Bersama kelompokmu, buatlah garis waktu sederhana tentang tahapan hijrah Nabi Muhammad SAW, lengkapi dengan gambar kecil di setiap tahapnya.
- Pilihlah satu tokoh sahabat Nabi yang kamu kagumi. Tuliskan satu sikap terpuji darinya dan berikan dua contoh bagaimana kamu bisa menirunya dalam kehidupan sehari-hari.
- Presentasikan hasil kerjamu di depan kelas dengan percaya diri.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Siapa nama Nabi kita?
- Apa yang kamu ketahui tentang kota Mekah?
- Pernahkah kamu mendengar cerita tentang sahabat Nabi?
- Mengapa kita perlu belajar tentang orang-orang di masa lalu?
Formatif (proses): Observasi partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta penilaian hasil peta pikiran/garis waktu.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil poster tentang teladan sahabat dan tes tertulis esai singkat tentang pemahaman sejarah Islam.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi tokoh-tokoh penting dalam sejarah Islam dengan tepat. | Tokoh-tokoh penting dalam sejarah Islam. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah secara runtut. | Peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW. | 2 JP | kewargaan, penalaran kritis |
| 3 | Meneladani sikap gigih dan pantang menyerah dalam berdakwah dengan memberikan minimal dua contoh. | Sikap teladan para sahabat Nabi. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, kewargaan |
Integrasi Panca Cinta (KBC):
| Nilai Cinta | Wujud dalam Pembelajaran |
|---|---|
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mempelajari kisah Nabi dan sahabat untuk meningkatkan kecintaan pada Allah dan Rasul-Nya serta mengikuti ajaran-Nya. |
| 2. Cinta Ilmu | Menggali informasi dari berbagai sumber tentang sejarah Islam dengan rasa ingin tahu yang tinggi dan semangat belajar. |
| 3. Cinta Lingkungan | Memahami pentingnya menjaga persatuan dan kedamaian seperti yang dicontohkan Nabi di Madinah, serta menjaga kebersihan lingkungan belajar. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Meneladani sikap jujur, sabar, dan berani para tokoh Islam dalam berinteraksi dengan teman dan keluarga. |
| 5. Cinta Tanah Air | Mengenal dan menghargai sejarah Islam sebagai bagian dari warisan budaya dan identitas bangsa Indonesia yang mayoritas muslim. |
Sejarah Islam adalah jendela untuk melihat masa lalu yang penuh dengan kisah inspiratif. Dari sana, kita bisa belajar banyak tentang perjuangan, ketabahan, dan kebaikan para Nabi dan sahabat. Mari kita selami bersama kisah-kisah luar biasa ini agar kita bisa meniru akhlak mulia mereka dalam kehidupan sehari-hari.
1. Mengenal Tokoh-Tokoh Hebat dalam Sejarah Islam
Sejarah Islam dimulai dengan Nabi Muhammad SAW, utusan terakhir Allah SWT. Beliau adalah teladan terbaik bagi seluruh umat manusia. Setelah Nabi Muhammad SAW wafat, kepemimpinan Islam dilanjutkan oleh para sahabat yang dikenal sebagai Khulafaur Rasyidin, yaitu Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib. Mereka semua adalah pribadi-pribadi luar biasa yang sangat setia kepada Allah dan Rasul-Nya, serta gigih dalam menyebarkan ajaran Islam ke seluruh penjuru dunia. Kisah-kisah mereka penuh dengan keberanian, keadilan, dan kasih sayang yang patut kita contoh.
2. Peristiwa Hijrah Nabi Muhammad SAW
Salah satu peristiwa paling penting dalam sejarah Islam adalah hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah. Hijrah artinya berpindah. Nabi Muhammad SAW dan para sahabat terpaksa meninggalkan Mekah karena tekanan dan ancaman dari kaum kafir Quraisy yang tidak suka dengan ajaran Islam. Perjalanan hijrah sangat berat dan penuh tantangan, tetapi dengan pertolongan Allah SWT, Nabi dan Abu Bakar berhasil tiba di Madinah dengan selamat. Peristiwa hijrah ini bukan hanya perpindahan tempat, tetapi juga menjadi titik balik perkembangan Islam yang kemudian menjadi agama besar di dunia. Tanggal hijrah ini juga menjadi awal penanggalan kalender Hijriyah.
3. Madinah: Kota Cahaya Islam
Setelah tiba di Madinah, Nabi Muhammad SAW disambut dengan gembira oleh penduduknya, kaum Anshar, dan para Muhajirin (sahabat yang ikut hijrah). Di Madinah, Nabi membangun masjid sebagai pusat ibadah dan kegiatan umat, serta mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Anshar. Beliau juga membuat perjanjian damai dengan penduduk Madinah yang berbeda agama. Madinah menjadi pusat pemerintahan dan dakwah Islam yang aman dan damai. Dari Madinah inilah, ajaran Islam kemudian menyebar ke berbagai daerah, membawa cahaya kebaikan dan keadilan bagi banyak orang.
4. Teladan Perjuangan Para Sahabat
Para sahabat Nabi Muhammad SAW adalah contoh nyata orang-orang yang gigih dan pantang menyerah dalam membela agama Islam. Mereka rela mengorbankan harta dan jiwa demi menyebarkan ajaran Allah SWT. Misalnya, Bilal bin Rabah yang tetap teguh memegang keislamannya meski disiksa, atau Abu Bakar yang selalu setia mendampingi Nabi dalam suka maupun duka. Sikap sabar, berani, jujur, dan ikhlas mereka patut kita teladani. Dengan meniru semangat perjuangan mereka, kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi sesama.
5. Hikmah Mempelajari Sejarah Islam
Mempelajari sejarah Islam bukan hanya sekadar tahu cerita masa lalu, tetapi juga untuk mengambil pelajaran dan hikmah di dalamnya. Dari kisah-kisah tersebut, kita belajar tentang nilai-nilai kebaikan seperti ketabahan, persaudaraan, keadilan, kejujuran, dan semangat pantang menyerah. Kita bisa meneladani akhlak mulia para tokoh Islam dalam kehidupan sehari-hari, baik saat berinteraksi dengan keluarga, teman, maupun di sekolah. Dengan begitu, kita tidak hanya menjadi pintar, tetapi juga memiliki karakter yang baik dan mulia sesuai ajaran Islam.
Rangkuman: Belajar sejarah Islam sangat menyenangkan dan penuh manfaat. Kita mengenal Nabi Muhammad SAW dan para sahabat yang gigih menyebarkan Islam, termasuk peristiwa hijrah dari Mekah ke Madinah. Dari kisah-kisah ini, kita bisa meneladani sikap mulia mereka seperti sabar, jujur, berani, dan pantang menyerah. Dengan begitu, kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi sesama.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Hijrah | Berpindah dari satu tempat ke tempat lain, khususnya perpindahan Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah. |
| Sahabat Nabi | Orang-orang yang pernah bertemu Nabi Muhammad SAW, beriman kepadanya, dan meninggal dalam keadaan Islam. |
| Khulafaur Rasyidin | Empat khalifah pertama setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW (Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali). |
| Anshar | Penduduk Madinah yang menyambut dan menolong Nabi Muhammad SAW serta kaum Muhajirin. |
| Muhajirin | Kaum muslimin dari Mekah yang ikut berhijrah bersama Nabi Muhammad SAW ke Madinah. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Aku Suka Belajar Sejarah Islam" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas III ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Peta Materi Pendidikan Agama Islam Kelas III Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil5 dari 5 siap unduh
Iman kepada AllahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKisah Nabi IbrahimModul siap unduh · Word + PDF ber-kopShalat FardhuModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPerilaku Jujur dan Percaya DiriModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSurah An-Nasr dan Al-KausarModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap1 dari 4 siap unduh
Iman kepada MalaikatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPerilaku Tawaduk dan PeduliBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisShalat Fardhu dan ZikirModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKisah Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail a.s.Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Pendidikan Agama Islam lain yang sudah tersedia
Aku Bangga Mampu BerpuasaPendidikan Agama Islam Kelas III SDAsyiknya Belajar Surah Al-'AlaqPendidikan Agama Islam Kelas III SDAdzan dan IqamahPendidikan Agama Islam Kelas III SDAyo Mengenal Tuhan KitaPendidikan Agama Islam Kelas III SDLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas III →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas 3 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas III dan kelas 3 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Aku Suka Belajar Sejarah Islam pada Pendidikan Agama Islam SD, Fase B, elemen Sejarah Peradaban Islam.
Modul Aku Suka Belajar Sejarah Islam ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Aku Suka Belajar Sejarah Islam untuk Pendidikan Agama Islam kelas III.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam materi Aku Suka Belajar Sejarah Islam ini gratis?
Ya. Modul Aku Suka Belajar Sejarah Islam untuk kelas III SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Aku Suka Belajar Sejarah Islam ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Islam kelas III ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas III langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Aku Suka Belajar Sejarah Islam ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Aku Suka Belajar Sejarah Islam dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Islam kelas III di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas III ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Aku Suka Belajar Sejarah Islam ini mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase B untuk kelas III SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Aku Suka Belajar Sejarah Islam tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Aku Suka Belajar Sejarah Islam untuk Pendidikan Agama Islam kelas III di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Aku Suka Belajar Sejarah Islam ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Islam kelas III SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Aku Suka Belajar Sejarah Islam beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Islam kelas III berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Pendidikan Agama Islam ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Aku Suka Belajar Sejarah Islam yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Pendidikan Agama Islam MI ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.