Modul Ajar & RPP Pendidikan Pancasila Kelas VI
Manfaat Musyawarah
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Pancasila |
| Fase / Kelas | C / VI |
| Materi Pokok | Manfaat Musyawarah |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mengenal konsep dasar musyawarah sebagai salah satu cara pengambilan keputusan. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- kewargaan — elemen: Berpartisipasi aktif dalam pengambilan keputusan
Peserta didik terlibat aktif dalam simulasi musyawarah dan pengambilan keputusan untuk kepentingan bersama di lingkungan sekolah. - kolaborasi — elemen: Kerja sama tim
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk mengidentifikasi masalah, mencari solusi, dan menyepakati keputusan bersama. - penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi
Peserta didik menganalisis berbagai sudut pandang dan mengevaluasi dampak keputusan musyawarah terhadap kepentingan bersama.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pancasila |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik memahami pentingnya musyawarah untuk mencapai mufakat dalam kehidupan bermasyarakat serta mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam praktik musyawarah. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Musyawarah terjadi di berbagai lingkungan, seperti di rumah saat keluarga memutuskan liburan, di sekolah saat memilih ketua kelas, atau di lingkungan masyarakat saat menentukan jadwal ronda. |
| Konseptual | Musyawarah adalah proses dialogis untuk mencapai kesepakatan bersama yang mengutamakan kepentingan umum dengan semangat kekeluargaan dan toleransi. |
| Prosedural | Langkah-langkah musyawarah meliputi penyampaian pendapat, mendengarkan pandangan orang lain, mencari titik temu, hingga mencapai mufakat atau kesepakatan bersama. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari mengapa musyawarah menjadi metode yang efektif untuk menyelesaikan perbedaan pendapat dan bagaimana proses ini membangun persatuan. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati contoh kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga manfaat musyawarah dengan tepat.
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis peran musyawarah dalam menjaga kerukunan dan persatuan di lingkungan sekitar dengan benar.
- Dengan berpartisipasi dalam simulasi musyawarah, peserta didik mampu menerapkan prinsip-prinsip musyawarah untuk mencapai mufakat secara runtut.
- Setelah melakukan simulasi, peserta didik dapat mengevaluasi hasil musyawarah dan dampaknya terhadap keputusan bersama dengan kriteria yang jelas.
Pemahaman bermakna: Musyawarah bukan hanya sekadar berkumpul dan berbicara, tetapi merupakan proses penting untuk mencapai keputusan yang adil, diterima semua pihak, dan bermanfaat bagi kebaikan bersama.
Pertanyaan pemantik: "Menurutmu, mengapa kita perlu bermusyawarah saat ada perbedaan pendapat?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menyampaikan pendapat secara lisan dan menulis laporan hasil musyawarah dengan baik. Ilmu Pengetahuan Sosial: Menganalisis masalah sosial di lingkungan sekitar dan mencari solusi yang relevan melalui pendekatan musyawarah. Pendidikan Kewarganegaraan: Memahami hak dan kewajiban warga negara dalam berpartisipasi pada pengambilan keputusan publik. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi mengenai pengalaman musyawarah di keluarga dan menceritakan manfaatnya kepada peserta didik. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas ditata untuk mendukung diskusi kelompok dan simulasi musyawarah, dengan meja dan kursi yang mudah diatur. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video pendek atau infografis daring tentang contoh musyawarah yang sukses sebagai stimulus awal pembelajaran. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati contoh kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga manfaat musyawarah dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Kata Musyawarah: Guru menyebutkan ciri-ciri suatu kata terkait musyawarah (misal: 'cara ambil keputusan'), peserta didik menebak kata tersebut (misal: 'mufakat').
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis peran musyawarah dalam menjaga kerukunan dan persatuan di lingkungan sekitar dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Rantai Kata Musyawarah: Peserta didik secara bergiliran menyebutkan satu kata yang berhubungan dengan musyawarah, membentuk rantai kata tanpa mengulang.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Kamu akan mengidentifikasi manfaat musyawarah dari berbagai contoh kasus yang terjadi di lingkungan sekitar.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.
Info singkat: Musyawarah adalah cara yang sangat penting untuk menyelesaikan perbedaan pendapat dan mengambil keputusan bersama. Di Indonesia, musyawarah untuk mufakat adalah salah satu nilai luhur Pancasila yang harus kita jaga.
Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, gambar kasus
Langkah kerja:
- Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
Gambar 1. Teka-teki silang - Amati kegiatan musyawarah di lingkungan sekolah.
- Baca deskripsi singkat kasus yang diberikan di bawah gambar.
- Diskusikan dengan kelompokmu, apa saja manfaat yang bisa didapatkan dari musyawarah pada kasus tersebut?
- Tuliskan minimal tiga manfaat yang kamu temukan pada kolom 'Manfaat Musyawarah'.
- Berikan satu contoh nyata lain yang pernah kamu alami atau lihat, tuliskan di kolom 'Contoh Kasus Lain', lalu tuliskan juga manfaatnya.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang musyawarah?
- Pernahkah kamu ikut serta dalam musyawarah? Di mana dan tentang apa?
- Menurutmu, mengapa orang-orang perlu bermusyawarah?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan simulasi musyawarah.
Sumatif (akhir): Penilaian laporan evaluasi hasil musyawarah dan jawaban soal esai.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi manfaat musyawarah dari contoh kasus. | Manfaat musyawarah dalam kehidupan sehari-hari. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis peran musyawarah dalam menjaga kerukunan. | Peran musyawarah dalam menjaga kerukunan dan persatuan. | 2 JP | kewargaan, kolaborasi |
| 3 | Menerapkan prinsip musyawarah dalam simulasi. | Prinsip-prinsip musyawarah untuk mencapai mufakat. | 2 JP | kolaborasi, kewargaan |
| 4 | Mengevaluasi hasil musyawarah dan dampaknya. | Evaluasi keputusan musyawarah dan dampaknya. | 2 JP | penalaran kritis, kewargaan |
Musyawarah adalah cara yang sangat penting untuk menyelesaikan perbedaan pendapat dan mengambil keputusan bersama. Di Indonesia, musyawarah untuk mufakat adalah salah satu nilai luhur Pancasila yang harus kita jaga. Dengan bermusyawarah, kita bisa menemukan jalan keluar terbaik yang adil dan diterima oleh semua pihak, sehingga tercipta kerukunan dan persatuan di mana pun kita berada.
1. Pengertian Musyawarah
Musyawarah adalah kegiatan bertukar pikiran untuk mencapai kesepakatan atau mufakat. Tujuannya adalah untuk mencari solusi terbaik dari suatu masalah atau mengambil keputusan yang menyangkut kepentingan banyak orang. Musyawarah biasanya dilakukan secara bersama-sama, melibatkan semua pihak yang berkepentingan, dan dilandasi semangat kekeluargaan serta saling menghargai pendapat.
2. Manfaat Terciptanya Keputusan Adil
Salah satu manfaat utama musyawarah adalah terciptanya keputusan yang adil. Ketika semua orang diberi kesempatan menyampaikan pendapat, dan setiap pendapat dipertimbangkan dengan baik, maka keputusan yang dihasilkan akan mewakili kepentingan banyak pihak. Keputusan yang adil ini akan mengurangi rasa tidak puas dan mencegah munculnya konflik di kemudian hari. Contohnya, saat menentukan jadwal piket kelas, jika semua peserta didik bermusyawarah, jadwalnya akan terasa lebih adil.
3. Manfaat Mencegah Konflik dan Perpecahan
Musyawarah berperan penting dalam mencegah konflik dan perpecahan. Ketika ada perbedaan pendapat, musyawarah menjadi jembatan untuk mencari titik temu. Dengan dialog terbuka dan saling mendengarkan, setiap pihak akan memahami sudut pandang orang lain. Hal ini mengurangi risiko salah paham yang bisa berujung pada pertengkaran atau perpecahan. Contohnya, jika warga desa bermusyawarah tentang lokasi pembangunan pos ronda, mereka bisa mencegah perselisihan antarwarga.
4. Manfaat Mempererat Persatuan dan Kekeluargaan
Proses musyawarah yang berjalan dengan baik akan mempererat tali persatuan dan kekeluargaan. Saat bermusyawarah, semua anggota merasa menjadi bagian dari kelompok yang sama dan memiliki tujuan yang sama. Mereka belajar untuk bekerja sama, saling membantu, dan menghargai perbedaan. Kebersamaan dalam mencapai mufakat ini akan menumbuhkan rasa solidaritas dan kebersamaan yang kuat. Misalnya, saat keluarga bermusyawarah menentukan menu makan malam, mereka merasa lebih dekat satu sama lain.
5. Manfaat Melatih Tanggung Jawab
Dengan berpartisipasi dalam musyawarah, setiap individu dilatih untuk bertanggung jawab. Mereka bertanggung jawab untuk menyampaikan pendapatnya dengan baik, mendengarkan pendapat orang lain, dan menerima hasil keputusan bersama. Setelah keputusan diambil, mereka juga bertanggung jawab untuk melaksanakannya. Ini melatih kedewasaan dan kesadaran akan peran mereka dalam kelompok. Contohnya, peserta didik yang ikut musyawarah memilih ketua kelas akan merasa lebih bertanggung jawab terhadap keputusan tersebut.
6. Manfaat Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis
Musyawarah juga melatih kemampuan berpikir kritis. Dalam prosesnya, setiap peserta diajak untuk menganalisis masalah, mengevaluasi berbagai alternatif solusi, dan mempertimbangkan dampak dari setiap pilihan. Mereka belajar untuk tidak hanya menerima begitu saja, tetapi juga mempertanyakan dan mencari alasan yang logis. Kemampuan ini sangat penting untuk membuat keputusan yang bijaksana. Misalnya, saat musyawarah menentukan tema pentas seni, peserta didik harus berpikir kritis memilih tema yang paling cocok.
Rangkuman: Musyawarah adalah proses dialogis untuk mencapai mufakat yang mengutamakan kepentingan bersama. Manfaat utamanya meliputi terciptanya keputusan yang adil, mencegah konflik dan perpecahan, mempererat persatuan dan kekeluargaan, melatih tanggung jawab, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Dengan memahami dan menerapkan musyawarah, kita dapat hidup rukun dan harmonis di berbagai lingkungan, sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Musyawarah | Proses bertukar pikiran untuk mencapai kesepakatan bersama. |
| Mufakat | Kesepakatan bulat yang dicapai dalam musyawarah. |
| Konflik | Percekcokan atau pertentangan antara dua pihak atau lebih. |
| Kekeluargaan | Semangat kebersamaan dan saling menghargai seperti dalam keluarga. |
| Toleransi | Sikap menghargai perbedaan pendapat dan keyakinan orang lain. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Manfaat Musyawarah" mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bagian dari Bab 4 · Belajar Bermusyawarah
Modul ini membahas satu subbab. Subbab lain di bab ini, atau seluruh bab dalam satu modul:
Bab 4Belajar BermusyawarahModul siap unduh · Word + PDF ber-kop4.1Manfaat MusyawarahSedang Anda buka4.2Belajar BermusyawarahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBukan Manfaat Musyawarah yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Pancasila Kelas VI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 4 siap unduh
Belajar Pancasila dengan MenyenangkanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMengamalkan Pancasila untuk Kebahagiaan BersamaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMengenal Norma, Hak, dan Kewajiban dalam Kehidupan Berbangsa dan BernegaraModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBelajar BermusyawarahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Menghormati Perbedaan Budaya dan Agama dalam Kehidupan Sehari-hariBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBERIKUTNYAProvinsiku Bagian dari Wilayah Negara Kesatuan Republik IndonesiaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMenjaga Persatuan dan Kesatuan dengan Gotong RoyongBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Pendidikan Pancasila lain yang sudah tersedia
Analisis Jenis-Jenis Norma,Hak dan KewajibanPendidikan Pancasila Kelas VI SDBelajar Pancasila Dan MenyenangkanPendidikan Pancasila Kelas VI SDHubungan Nilai-Nilai Pancasila dalam Praktik Hidup Sehari-hariPendidikan Pancasila Kelas VI SDMengamalkan Pancasila sebagai Pandangan Hidup BangsaPendidikan Pancasila Kelas VI SDLihat semua Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas VI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Pancasila kelas 6 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Manfaat Musyawarah pada Pendidikan Pancasila SD, Fase C, elemen Pancasila.
Modul Manfaat Musyawarah ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Pendidikan Pancasila kelas VI SD di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila materi Manfaat Musyawarah ini gratis?
Ya. Modul Manfaat Musyawarah untuk kelas VI SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Manfaat Musyawarah ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Pancasila kelas VI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Pancasila kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Manfaat Musyawarah ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Manfaat Musyawarah dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Pancasila kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Manfaat Musyawarah ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase C untuk kelas VI SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Manfaat Musyawarah tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Manfaat Musyawarah untuk Pendidikan Pancasila kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Manfaat Musyawarah ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Pancasila kelas VI SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Manfaat Musyawarah beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Pancasila kelas VI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Pancasila ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Manfaat Musyawarah yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Pendidikan Pancasila MI ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.