SDKelas IVFase B

Modul Ajar & RPP PJOK Kelas IV
Pola Gerak Dasar Non-lokomotor

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Pola gerak dasar non-lokomotor adalah gerakan yang dilakukan di tempat tanpa berpindah posisi. Contohnya meliputi membungkuk, mengayun, memutar, dan menekuk. Menguasai gerakan ini penting untuk meningkatkan kelenturan, kekuatan otot, keseimbangan, dan koordinasi tubuh. Dengan latihan yang teratur, kamu dapat menjaga tubuh tetap sehat dan bugar, serta siap untuk berbagai aktivitas fisik lainnya.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Pola Gerak Dasar Non-lokomotor
PJOK · Kelas IV · Fase B
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Pola Gerak Dasar Non-lokomotor
PJOK · Fase B · Kelas IV · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasB / IV
Materi PokokPola Gerak Dasar Non-lokomotor
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranDiscovery Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pengalaman melakukan berbagai gerakan tubuh dalam aktivitas sehari-hari seperti berdiri, membungkuk, atau mengayun.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Kesehatan — elemen: Membangun dan menerapkan pola hidup sehat
    Peserta didik menerapkan pola gerak dasar non-lokomotor untuk menjaga kebugaran tubuh dan kesehatan fisik.
  2. Kemandirian — elemen: Mengembangkan refleksi diri
    Peserta didik mampu melakukan refleksi terhadap kemampuan dan peningkatan pola gerak dasar non-lokomotor mereka.
  3. Kolaborasi — elemen: Bekerja sama dengan orang lain
    Peserta didik berkolaborasi dalam kelompok untuk mempraktikkan dan menganalisis pola gerak dasar non-lokomotor.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainKeterampilan Gerak
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menunjukkan berbagai pola gerak dasar (lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif) dalam berbagai aktivitas gerak, serta mampu mengidentifikasi dan menjelaskan konsep gerak dasar tersebut.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPola gerak dasar non-lokomotor adalah gerakan yang dilakukan di tempat tanpa berpindah posisi, seperti membungkuk, mengayun, atau memutar.
KonseptualKonsep inti pola gerak dasar non-lokomotor adalah kontrol tubuh dan keseimbangan saat melakukan gerakan di satu titik.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah melakukan berbagai gerakan non-lokomotor dengan teknik yang benar dan aman.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya pemahaman dan praktik gerak non-lokomotor untuk kelenturan dan kekuatan tubuh.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan dan diskusi, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai bentuk pola gerak dasar non-lokomotor dengan tepat.
  2. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menjelaskan konsep dan karakteristik pola gerak dasar non-lokomotor secara mandiri.
  3. Setelah mengamati demonstrasi, peserta didik dapat melakukan gerakan membungkuk dan mengayun dengan teknik yang benar dan aman.
  4. Melalui latihan berpasangan, peserta didik dapat mempraktikkan gerakan memutar dan menekuk dengan koordinasi yang baik.
  5. Dengan kerja kelompok, peserta didik dapat menciptakan kombinasi gerakan non-lokomotor sederhana secara kreatif.
Halaman 2 · Pola Gerak Dasar Non-lokomotor — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami dan menguasai pola gerak dasar non-lokomotor penting untuk mengembangkan kebugaran fisik, kelenturan tubuh, dan sebagai dasar gerakan olahraga lainnya.

Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kamu membayangkan bagaimana tubuhmu bisa bergerak tanpa berpindah tempat saat berolahraga atau menari?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisDiscovery Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Tari: Mengembangkan kreativitas dalam mengkombinasikan gerakan non-lokomotor menjadi rangkaian tari sederhana.
Bahasa Indonesia: Menggunakan kosakata yang tepat untuk mendeskripsikan gerakan non-lokomotor yang dilakukan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat mendorong peserta didik untuk berlatih gerakan non-lokomotor sederhana di rumah dan menceritakan manfaatnya.
Lingkungan PembelajaranPembelajaran dilakukan di lapangan sekolah atau aula yang luas dan aman untuk praktik gerakan, dengan penataan yang mendukung kerja kelompok.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video tutorial gerakan non-lokomotor dari sumber terpercaya untuk referensi dan inspirasi bagi peserta didik.
Halaman 3 · Pola Gerak Dasar Non-lokomotor — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan dan diskusi, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai bentuk pola gerak dasar non-lokomotor dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tepuk Angka: Guru menyebutkan angka 1-5, peserta didik bertepuk tangan sesuai jumlah angka yang disebutkan. Lakukan cepat dan berulang.
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru mengajak peserta didik melakukan gerakan peregangan sederhana di tempat dan bertanya tentang perasaan mereka saat bergerak tanpa berpindah.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi pola gerak dasar non-lokomotor dan pertanyaan pemantik tentang gerakan tanpa berpindah tempat.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan video singkat atau menunjukkan gambar berbagai aktivitas yang melibatkan gerakan non-lokomotor seperti senam atau tari.
  2. Identifikasi masalah: Guru meminta peserta didik mengamati gerakan-gerakan dalam video/gambar dan bertanya, “Gerakan apa saja yang kamu lihat tanpa berpindah tempat?”
  3. Pengumpulan data: Peserta didik mencatat gerakan-gerakan yang mereka temukan dan berdiskusi dalam kelompok kecil untuk mengelompokkan gerakan serupa.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Setiap kelompok memilih dua gerakan non-lokomotor yang berbeda dari hasil pengamatan mereka.
  2. Pembuktian: Peserta didik secara bergantian mendemonstrasikan gerakan yang mereka pilih di depan kelompok lain, lalu kelompok lain mencoba menirukan dan mengidentifikasi nama gerakannya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Setiap kelompok mempresentasikan daftar gerakan non-lokomotor yang mereka identifikasi dan jelaskan alasannya.
  2. Umpan balik: Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap identifikasi dan demonstrasi gerakan peserta didik.
  3. Penguatan: Guru menguatkan pemahaman tentang pengertian dan contoh-contoh pola gerak dasar non-lokomotor.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang pola gerak dasar non-lokomotor.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru meminta peserta didik menyebutkan satu gerakan non-lokomotor favorit mereka dan memberikan apresiasi atas semangat belajar mereka.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru memberikan motivasi untuk terus berlatih dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Pola Gerak Dasar Non-lokomotor — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Setelah mengamati demonstrasi, peserta didik dapat melakukan gerakan membungkuk dan mengayun dengan teknik yang benar dan aman.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Ikuti Kata Guru: Guru memberikan instruksi gerakan (misal: 'angkat tangan') dan peserta didik mengikutinya. Lalu, guru instruksi lain ('sentuh lutut'). Beri instruksi yang cepat dan bervariasi.
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru mengulang sedikit materi pertemuan sebelumnya dan bertanya, “Apakah kamu sudah mencoba gerakan non-lokomotor di rumah?”
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mempraktikkan gerakan membungkuk dan mengayun dengan teknik yang benar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru mendemonstrasikan gerakan membungkuk dan mengayun dengan teknik yang benar secara perlahan dan jelas.
  2. Identifikasi masalah: Guru meminta peserta didik memperhatikan detail gerakan, lalu bertanya, “Apa saja bagian tubuh yang bergerak saat membungkuk dan mengayun?”
  3. Pengumpulan data: Peserta didik mencatat poin-poin penting dari demonstrasi guru (misalnya: punggung lurus saat membungkuk, ayunan lengan dari bahu).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Peserta didik mencoba melakukan gerakan membungkuk dan mengayun secara individu, lalu berpasangan untuk saling mengamati dan memberikan masukan.
  2. Pembuktian: Peserta didik berlatih gerakan membungkuk dan mengayun secara berulang, fokus pada teknik yang benar dan keseimbangan tubuh.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Setiap pasangan mempresentasikan hasil latihan mereka dan menjelaskan tantangan yang dihadapi saat melakukan gerakan.
  2. Umpan balik: Guru dan teman sebaya memberikan umpan balik positif dan saran perbaikan untuk gerakan membungkuk dan mengayun.
  3. Penguatan: Guru memberikan penguatan tentang pentingnya teknik yang benar untuk menghindari cedera dan mencapai manfaat maksimal dari gerakan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang teknik gerakan membungkuk dan mengayun.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru meminta peserta didik menyebutkan manfaat yang dirasakan setelah berlatih gerakan ini dan memberikan pujian atas usaha mereka.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru mengingatkan untuk terus berlatih di rumah dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Pola Gerak Dasar Non-lokomotor — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · AYO BERGERAK!Eksplorasi Gerak di Tempat!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Kamu akan mengamati, mencoba, dan mencatat berbagai gerakan non-lokomotor.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.

Info singkat: Pola gerak dasar non-lokomotor adalah bagian penting dari pendidikan jasmani yang membantu kita mengembangkan kontrol tubuh, keseimbangan, dan kelenturan. Gerakan ini dilakukan di tempat tanpa berpindah posisi.

Alat & bahan: Lembar LKPD, alat tulis

Langkah kerja:

  1. Golongkan setiap gerakan pada tabel berikut ke dalam gerak lokomotor, nonlokomotor, atau manipulatif, lalu praktikkan.
    Gerak dasarGerakanJenis gerak dasarBerlariMelompatMemutar badanMengayun lengan
    Gambar 1. Tabel
  2. Amati berbagai aktivitas fisik. Lingkari gerakan-gerakan yang kamu rasa tidak berpindah tempat.
  3. Diskusikan dengan teman kelompokmu, apa saja nama gerakan yang kamu lingkari.
  4. Coba lakukan setiap gerakan yang sudah kamu diskusikan. Rasakan bagaimana tubuhmu bergerak.
  5. Catat nama gerakan, bagian tubuh yang bergerak, dan manfaat yang kamu rasakan pada tabel di bawah ini.
  6. Buatlah satu kombinasi gerakan non-lokomotor dari daftar yang kamu buat, lalu praktikkan bersama kelompokmu.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Pola Gerak Dasar Non-lokomotor — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang gerakan yang dilakukan di tempat?
  2. Sebutkan satu contoh gerakan yang tidak membuatmu berpindah tempat!
  3. Menurutmu, mengapa kita perlu melakukan gerakan seperti itu?

Formatif (proses): Penilaian observasi terhadap partisipasi aktif dan keterampilan gerak peserta didik selama praktik di setiap pertemuan.

Sumatif (akhir): Penilaian kinerja melalui demonstrasi kombinasi gerakan non-lokomotor oleh kelompok.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Pola Gerak Dasar Non-lokomotor — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi berbagai bentuk pola gerak dasar non-lokomotorPengenalan dan identifikasi gerak non-lokomotor2 JPKesehatan, Kemandirian
2Melakukan gerakan membungkuk dan mengayun dengan teknik yang benarPraktik gerak membungkuk dan mengayun2 JPKesehatan, Kemandirian
3Menciptakan kombinasi gerakan non-lokomotor sederhana secara kreatifEksplorasi dan kombinasi gerak non-lokomotor2 JPKesehatan, Kolaborasi, Kemandirian
Halaman 8 · Pola Gerak Dasar Non-lokomotor — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Pola gerak dasar non-lokomotor adalah bagian penting dari pendidikan jasmani yang membantu kita mengembangkan kontrol tubuh, keseimbangan, dan kelenturan. Gerakan ini dilakukan di tempat tanpa berpindah posisi. Dengan menguasainya, kamu akan memiliki dasar yang kuat untuk berbagai aktivitas fisik lainnya.

1. Apa itu Pola Gerak Dasar Non-lokomotor?
Pola gerak dasar non-lokomotor adalah gerakan yang dilakukan oleh tubuh di satu tempat tanpa adanya perpindahan posisi dari satu titik ke titik lain. Gerakan ini melibatkan bagian-bagian tubuh tertentu untuk bergerak, namun pusat gravitasi tubuh tetap berada pada area yang sama. Contohnya termasuk membungkuk, mengayun, memutar, menekuk, meregang, dan meliuk. Gerakan ini sangat penting untuk melatih kelenturan, kekuatan otot, dan keseimbangan tubuh. Kemampuan mengendalikan gerakan non-lokomotor yang baik akan mendukung performa dalam berbagai jenis olahraga dan aktivitas fisik lainnya.

2. Gerakan Membungkuk
Gerakan membungkuk adalah salah satu pola gerak non-lokomotor yang melibatkan fleksibilitas tulang belakang dan otot paha belakang. Untuk melakukannya dengan benar, berdiri tegak dengan kaki selebar bahu. Perlahan-lahan condongkan badan ke depan dari pinggul, jaga punggung tetap lurus, dan usahakan menyentuh jari kaki atau lantai dengan tangan. Pastikan lutut sedikit ditekuk agar tidak tegang. Gerakan ini melatih kelenturan otot punggung dan paha belakang, serta membantu memperbaiki postur tubuh. Lakukan secara perlahan dan terkontrol untuk menghindari cedera.

3. Gerakan Mengayun
Gerakan mengayun adalah pola gerak non-lokomotor yang melibatkan gerakan lengan atau kaki secara berulang dari satu sisi ke sisi lain atau ke depan dan belakang. Misalnya, mengayunkan lengan ke depan dan ke belakang seperti saat berjalan cepat, atau mengayunkan kaki untuk pemanasan. Kunci dari gerakan mengayun yang efektif adalah menjaga keseimbangan tubuh dan menggunakan otot bahu atau pinggul sebagai poros gerakan. Gerakan ini meningkatkan rentang gerak sendi dan melatih koordinasi otot. Lakukan dengan ritme yang teratur dan terkontrol.

4. Gerakan Memutar
Gerakan memutar adalah pola gerak non-lokomotor yang melibatkan rotasi bagian tubuh pada porosnya. Contohnya adalah memutar pinggang ke kanan dan kiri, atau memutar kepala. Saat melakukan gerakan memutar pinggang, pastikan kaki tetap menapak kuat di lantai dan gerakan berasal dari bagian pinggul, bukan hanya bahu. Gerakan ini melatih kelenturan dan kekuatan otot inti (core) serta meningkatkan mobilitas sendi. Lakukan gerakan memutar secara perlahan pada awalnya untuk menghindari pusing atau cedera, lalu tingkatkan kecepatan secara bertahap.

5. Gerakan Menekuk
Gerakan menekuk adalah pola gerak non-lokomotor yang melibatkan perubahan sudut sendi, seperti menekuk lutut atau siku. Contoh paling umum adalah jongkok, di mana lutut ditekuk untuk menurunkan tubuh. Saat menekuk lutut, pastikan punggung tetap lurus dan berat badan bertumpu pada tumit. Gerakan ini sangat efektif untuk melatih kekuatan otot kaki dan paha. Selain itu, menekuk juga meningkatkan fleksibilitas sendi dan membantu mencegah cedera saat melakukan aktivitas fisik lainnya. Lakukan dengan kontrol penuh untuk menjaga keseimbangan.

6. Manfaat Pola Gerak Dasar Non-lokomotor
Menguasai pola gerak dasar non-lokomotor memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan kebugaran tubuhmu. Pertama, meningkatkan kelenturan tubuh, membuatmu lebih mudah bergerak dan mengurangi risiko cedera. Kedua, memperkuat otot-otot inti dan anggota gerak, yang penting untuk menopang tubuh dan melakukan aktivitas sehari-hari. Ketiga, melatih keseimbangan dan koordinasi, sehingga kamu dapat bergerak lebih stabil dan efisien. Keempat, membantu mengembangkan kesadaran tubuh, yaitu kemampuan untuk merasakan dan mengontrol posisi tubuh dalam ruang. Semua manfaat ini berkontribusi pada gaya hidup aktif dan sehat.

Rangkuman: Pola gerak dasar non-lokomotor adalah gerakan yang dilakukan di tempat tanpa berpindah posisi. Contohnya meliputi membungkuk, mengayun, memutar, dan menekuk. Menguasai gerakan ini penting untuk meningkatkan kelenturan, kekuatan otot, keseimbangan, dan koordinasi tubuh. Dengan latihan yang teratur, kamu dapat menjaga tubuh tetap sehat dan bugar, serta siap untuk berbagai aktivitas fisik lainnya.

Halaman 9 · Pola Gerak Dasar Non-lokomotor — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Non-lokomotorGerakan yang dilakukan di tempat tanpa berpindah posisi.
FleksibilitasKemampuan sendi dan otot untuk bergerak dalam rentang gerak penuh.
KeseimbanganKemampuan untuk mempertahankan posisi tubuh agar tidak jatuh.
KoordinasiKemampuan untuk menyelaraskan gerakan beberapa bagian tubuh secara bersamaan.
PosturPosisi tubuh saat berdiri, duduk, atau bergerak.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Pola Gerak Dasar Non-lokomotor — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Pola Gerak Dasar Non-lokomotor" mata pelajaran PJOK Kelas IV ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Pola Gerak Dasar Non-lokomotor — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Pola Gerak Dasar Non-lokomotor ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPJOK · Kelas IVPeta Konsep
Pola Gerak Dasar Non-lokomotorApa itu Pola Gerak Dasar Non-lokomotor?Gerakan MembungkukGerakan MengayunGerakan MemutarGerakan Menekuk
Dari sub-bab Pola Gerak Dasar Non-lokomotorHalaman 12
Nama sekolah AndaPJOK · Kelas IVIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaPJOK · Kelas IVLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaPJOK · Kelas IVRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaPJOK · Kelas IVRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaPJOK · Kelas IVProfil Lulusan
KesehatanKemandirianKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Pola Gerak Dasar Non-lokomotor yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar PJOK kelas 4 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas IV dan kelas 4 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pola Gerak Dasar Non-lokomotor pada PJOK SD, Fase B, elemen Keterampilan Gerak.

Modul Pola Gerak Dasar Non-lokomotor ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Pola Gerak Dasar Non-lokomotor untuk PJOK kelas IV.

Apakah modul ajar PJOK materi Pola Gerak Dasar Non-lokomotor ini gratis?

Ya. Modul Pola Gerak Dasar Non-lokomotor untuk kelas IV SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Pola Gerak Dasar Non-lokomotor ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas PJOK kelas IV ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul PJOK kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Pola Gerak Dasar Non-lokomotor ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pola Gerak Dasar Non-lokomotor dapat Anda sesuaikan dengan murid PJOK kelas IV di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar PJOK kelas IV ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Pola Gerak Dasar Non-lokomotor ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase B untuk kelas IV SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pola Gerak Dasar Non-lokomotor tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pola Gerak Dasar Non-lokomotor untuk PJOK kelas IV di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Pola Gerak Dasar Non-lokomotor ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh PJOK kelas IV SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pola Gerak Dasar Non-lokomotor beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap PJOK kelas IV berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul PJOK ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?

Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Pola Gerak Dasar Non-lokomotor yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman PJOK MI ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar PJOK SDSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.