Modul Ajar & RPP Matematika Kelas XII
Peluang
Sudah jadi 12 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 12 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Matematika |
| Fase / Kelas | F / XII |
| Materi Pokok | Peluang |
| Alokasi Waktu | 3 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang kaidah pencacahan, permutasi, dan kombinasi dari jenjang sebelumnya.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- penalaran kritis — elemen: menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik menganalisis dan mengevaluasi berbagai skenario peluang dalam konteks permasalahan dunia kerja nyata. - kolaborasi — elemen: bekerja sama dengan kelompok
Peserta didik berkolaborasi secara aktif dalam kelompok untuk memecahkan masalah peluang dan menyajikan hasil diskusi. - kemandirian — elemen: pemahaman diri dan situasi
Peserta didik secara mandiri mengidentifikasi kebutuhan belajar dan mengembangkan strategi untuk menguasai materi peluang.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran III - Matematika SMK |
| Elemen / Domain | Data dan Ketidakpastian |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik dapat menganalisis dan mengevaluasi berbagai fenomena peluang, termasuk peluang bersyarat dan teorema Bayes, serta menerapkannya dalam konteks pemecahan masalah di dunia kerja. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Peluang digunakan untuk memprediksi hasil undian berhadiah, tingkat kegagalan produk, atau kemungkinan cuaca cerah di suatu daerah. |
| Konseptual | Peluang adalah ukuran kuantitatif dari kemungkinan suatu peristiwa terjadi, dinyatakan sebagai rasio kejadian yang diinginkan terhadap total kemungkinan kejadian. |
| Prosedural | Menghitung peluang meliputi langkah-langkah menentukan ruang sampel, titik sampel, kejadian, lalu menerapkan rumus peluang klasik atau peluang bersyarat. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa pemahaman tentang peluang membantu mereka mengambil keputusan yang lebih baik dalam menghadapi ketidakpastian di kehidupan sehari-hari dan dunia kerja. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui analisis kasus, peserta didik dapat menentukan ruang sampel dan titik sampel suatu percobaan dengan tepat.
- Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menghitung peluang suatu kejadian sederhana menggunakan rumus peluang klasik secara akurat.
- Setelah memahami konsep, peserta didik dapat mengidentifikasi dan menghitung peluang kejadian majemuk (saling lepas dan saling bebas) dengan benar.
- Melalui simulasi, peserta didik dapat menerapkan konsep peluang bersyarat untuk menyelesaikan masalah kontekstual dengan cermat.
- Dengan studi kasus, peserta didik dapat menganalisis dan menghitung peluang menggunakan teorema Bayes dalam konteks permasalahan industri secara mandiri.
Pemahaman bermakna: Memahami peluang memungkinkan peserta didik membuat keputusan yang lebih rasional dan strategis dalam situasi yang tidak pasti, baik dalam konteks personal maupun profesional, seperti pengambilan keputusan bisnis atau analisis risiko.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita memprediksi kemungkinan keberhasilan sebuah proyek baru di tengah berbagai ketidakpastian?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Teknik Industri: Penerapan peluang dalam pengendalian kualitas produk, analisis keandalan mesin, dan manajemen risiko produksi. Bisnis dan Pemasaran: Penggunaan peluang untuk memprediksi keberhasilan kampanye pemasaran, analisis pasar, dan pengambilan keputusan investasi. Statistika: Peluang adalah dasar dari inferensi statistik, membantu dalam penarikan kesimpulan dari data sampel. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua/komunitas/mitra industri dapat berbagi pengalaman tentang bagaimana mereka menggunakan konsep peluang dalam pekerjaan atau kehidupan sehari-hari untuk memotivasi peserta didik. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas diatur agar mendukung diskusi kelompok dan dilengkapi dengan papan tulis interaktif atau proyektor untuk menampilkan kasus dan simulasi peluang secara visual. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi simulasi peluang online atau spreadsheet Excel untuk membantu peserta didik memvisualisasikan dan menghitung peluang dengan cepat dan akurat. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui analisis kasus, peserta didik dapat menentukan ruang sampel dan titik sampel suatu percobaan dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Ice breaking: Tebak Dadu: Guru meminta peserta didik menebak angka yang muncul dari lemparan dadu. Setelah itu, guru menanyakan berapa banyak kemungkinan angka yang bisa muncul. Permainan ini untuk mengenalkan konsep ruang sampel.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menghitung peluang suatu kejadian sederhana menggunakan rumus peluang klasik secara akurat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Ice breaking: Hitung Cepat: Guru menyebutkan beberapa kejadian (misalnya, 'muncul angka ganjil saat melempar dadu', 'terambil kartu As dari setumpuk kartu') dan meminta peserta didik secara cepat menyebutkan berapa banyak kemungkinan kejadian tersebut terjadi.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 3 | Setelah memahami konsep, peserta didik dapat mengidentifikasi dan menghitung peluang kejadian majemuk (saling lepas dan saling bebas) dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Ice breaking: Teka-teki 'Dan' atau 'Atau': Guru memberikan beberapa pernyataan seperti 'Peluang mendapat nilai A DAN lulus ujian' atau 'Peluang hujan ATAU cerah'. Peserta didik diminta menebak apakah kejadian tersebut saling lepas atau saling bebas.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat menentukan ruang sampel, titik sampel, dan menghitung peluang berbagai kejadian sederhana dan majemuk.
Alat & bahan: Koin, dadu, kartu remi, kelereng berbagai warna, kotak/kantong, alat tulis
Langkah kerja:
- Langkah 1: Ambil sebuah dadu dan sebuah koin. Lemparkan keduanya secara bersamaan sebanyak 20 kali. Catat semua hasil yang mungkin terjadi pada tabel pengamatan di bawah ini.
Gambar 1. Dadu - Langkah 2: Dari data hasil lemparan, tentukan ruang sampel (S) dan titik sampel untuk kejadian A = 'muncul angka pada koin dan mata dadu genap'.
- Langkah 3: Hitunglah peluang P(A) berdasarkan data pengamatanmu dan bandingkan dengan peluang teoritisnya. Jelaskan mengapa ada perbedaan (jika ada).
- Langkah 4: Ambil 5 kelereng merah dan 3 kelereng biru dari dalam kotak. Tanpa melihat, ambil satu kelereng, catat warnanya, lalu kembalikan. Lakukan percobaan ini 15 kali. Hitung peluang terambilnya kelereng merah atau biru.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang kemungkinan suatu kejadian terjadi?
- Jika kamu melempar sebuah koin, apa saja hasil yang mungkin muncul?
- Bagaimana cara menghitung banyaknya susunan objek tanpa memperhatikan urutan?
- Apa perbedaan antara permutasi dan kombinasi?
Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat berdiskusi dan menyelesaikan LKPD, serta penilaian presentasi hasil proyek dan studi kasus.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan aplikasi peluang.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menentukan ruang sampel dan titik sampel | Ruang sampel, titik sampel, percobaan, kejadian | 4 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menghitung peluang kejadian sederhana | Peluang klasik, frekuensi relatif | 4 JP | kolaborasi |
| 3 | Menghitung peluang kejadian majemuk | Kejadian saling lepas, saling bebas, peluang gabungan | 4 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| 4 | Menerapkan peluang bersyarat dan teorema Bayes | Peluang bersyarat, teorema Bayes, aplikasi industri | 4 JP | penalaran kritis, kemandirian |
Peluang adalah cabang matematika yang mempelajari kemungkinan terjadinya suatu peristiwa. Dalam dunia kerja, pemahaman peluang sangat penting untuk pengambilan keputusan, mulai dari analisis risiko proyek, prediksi penjualan, hingga pengendalian kualitas produk. Modul ini akan membimbing Anda memahami konsep dasar peluang hingga penerapannya dalam kasus-kasus kompleks di industri.
1. Ruang Sampel dan Titik Sampel
Ruang sampel adalah himpunan semua hasil yang mungkin dari suatu percobaan. Setiap hasil dalam ruang sampel disebut titik sampel. Sebagai contoh, jika kita melempar sebuah dadu, ruang sampelnya adalah {1, 2, 3, 4, 5, 6} dan setiap angka adalah titik sampel. Jika kita melempar dua koin, ruang sampelnya adalah {AA, AG, GA, GG}. Pemahaman ruang sampel dan titik sampel adalah fondasi untuk menghitung peluang.
2. Peluang Kejadian Sederhana
Peluang kejadian sederhana adalah perbandingan antara banyaknya kejadian yang diinginkan dengan banyaknya ruang sampel. Rumus peluang klasik P(A) = n(A) / n(S), di mana n(A) adalah banyaknya kejadian A dan n(S) adalah banyaknya ruang sampel. Misalnya, peluang munculnya mata dadu genap saat melempar satu dadu adalah 3/6 = 1/2, karena ada 3 mata dadu genap (2, 4, 6) dari total 6 kemungkinan.
3. Kejadian Saling Lepas
Dua kejadian dikatakan saling lepas jika keduanya tidak dapat terjadi secara bersamaan. Irisan dari kedua kejadian tersebut adalah himpunan kosong. Peluang gabungan dua kejadian saling lepas A dan B adalah P(A U B) = P(A) + P(B). Contoh: Peluang munculnya mata dadu ganjil atau mata dadu genap dalam satu lemparan adalah P(ganjil) + P(genap) = 3/6 + 3/6 = 1. Ini karena tidak mungkin muncul ganjil dan genap sekaligus.
4. Kejadian Saling Bebas
Dua kejadian dikatakan saling bebas jika terjadinya salah satu kejadian tidak memengaruhi peluang terjadinya kejadian yang lain. Peluang irisan dua kejadian saling bebas A dan B adalah P(A ∩ B) = P(A) × P(B). Contoh: Peluang munculnya angka pada koin pertama dan gambar pada koin kedua dari dua lemparan koin adalah P(angka) × P(gambar) = 1/2 × 1/2 = 1/4. Hasil koin pertama tidak memengaruhi koin kedua.
5. Peluang Bersyarat
Peluang bersyarat adalah peluang terjadinya suatu kejadian B, dengan syarat kejadian A telah terjadi. Dinotasikan P(B|A) dan dirumuskan sebagai P(B|A) = P(A ∩ B) / P(A). Konsep ini penting dalam situasi di mana informasi tambahan mengubah kemungkinan suatu peristiwa. Misalnya, peluang seorang karyawan terlambat, jika diketahui dia bangun kesiangan.
6. Teorema Bayes
Teorema Bayes adalah rumus yang digunakan untuk menghitung peluang bersyarat terbalik, yaitu P(A|B) jika kita mengetahui P(B|A). Rumusnya adalah P(A|B) = [P(B|A) × P(A)] / P(B). Teorema ini sangat berguna dalam diagnostik, penyaringan spam, atau analisis risiko di mana kita ingin memperbarui keyakinan kita tentang suatu hipotesis berdasarkan bukti baru. Ini adalah alat canggih untuk penalaran probabilistik.
Rangkuman: Peluang adalah ukuran kemungkinan suatu peristiwa terjadi, dimulai dari ruang sampel dan titik sampel. Peluang kejadian sederhana dihitung dengan perbandingan. Kejadian majemuk meliputi saling lepas (tidak terjadi bersamaan) dan saling bebas (tidak saling memengaruhi). Peluang bersyarat memperhitungkan informasi yang sudah ada, dan Teorema Bayes memungkinkan kita memperbarui peluang suatu hipotesis berdasarkan bukti baru. Konsep-konsep ini krusial untuk pengambilan keputusan di dunia nyata dan industri.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Ruang Sampel | Himpunan semua hasil yang mungkin dari suatu percobaan. |
| Titik Sampel | Setiap hasil tunggal dalam ruang sampel. |
| Kejadian | Himpunan bagian dari ruang sampel. |
| Peluang Klasik | Rasio banyaknya kejadian yang diinginkan terhadap total ruang sampel. |
| Kejadian Saling Lepas | Dua kejadian yang tidak dapat terjadi secara bersamaan. |
| Kejadian Saling Bebas | Dua kejadian yang tidak saling memengaruhi. |
| Peluang Bersyarat | Peluang suatu kejadian terjadi dengan syarat kejadian lain telah terjadi. |
| Teorema Bayes | Rumus untuk menghitung peluang bersyarat terbalik. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Peluang" mata pelajaran Matematika Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Peluang yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Matematika Kelas XII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap unduh
Limit FungsiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTurunanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopIntegralModul siap unduh · Word + PDF ber-kopStatistika InferensiaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap3 dari 4 siap unduh
Analisis DataModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPeluang Kejadian MajemukModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMatematika Keuangan (Bunga dan Anuitas)Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopLogika MatematikaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Matematika lain yang sudah tersedia
Barisan dan DeretMatematika Kelas XII SMKFungsi KuadratMatematika Kelas XII SMKLihat semua Modul Ajar Matematika Kelas XII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Matematika kelas 12 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XII dan kelas 12 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Peluang pada Matematika SMK, Fase F, elemen Data dan Ketidakpastian.
Modul Peluang ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Peluang untuk Matematika kelas XII.
Apakah modul ajar Matematika materi Peluang ini gratis?
Ya. Modul Peluang untuk kelas XII SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Peluang ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Matematika kelas XII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Peluang ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Peluang dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas XII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Matematika kelas XII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Peluang ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran III - Matematika SMK, pada Fase F untuk kelas XII SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Peluang tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Peluang untuk Matematika kelas XII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Peluang ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Matematika kelas XII SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Peluang beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Matematika kelas XII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Matematika ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Peluang disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.