SMKKelas XIIFase F

Modul Ajar & RPP Matematika Kelas XII
Peluang

Sudah jadi 12 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Peluang adalah ukuran kemungkinan suatu peristiwa terjadi, dimulai dari ruang sampel dan titik sampel. Peluang kejadian sederhana dihitung dengan perbandingan. Kejadian majemuk meliputi saling lepas (tidak terjadi bersamaan) dan saling bebas (tidak saling memengaruhi). Peluang bersyarat memperhitungkan informasi yang sudah ada, dan Teorema Bayes memungkinkan kita memperbarui peluang suatu hipotesis berdasarkan bukti baru. Konsep-konsep ini krusial untuk pengambilan keputusan di dunia nyata dan industri.

Di bawah ini 12 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Peluang
Matematika · Kelas XII · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Peluang
Matematika · Fase F · Kelas XII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasF / XII
Materi PokokPeluang
Alokasi Waktu3 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang kaidah pencacahan, permutasi, dan kombinasi dari jenjang sebelumnya.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. penalaran kritis — elemen: menganalisis dan mengevaluasi penalaran
    Peserta didik menganalisis dan mengevaluasi berbagai skenario peluang dalam konteks permasalahan dunia kerja nyata.
  2. kolaborasi — elemen: bekerja sama dengan kelompok
    Peserta didik berkolaborasi secara aktif dalam kelompok untuk memecahkan masalah peluang dan menyajikan hasil diskusi.
  3. kemandirian — elemen: pemahaman diri dan situasi
    Peserta didik secara mandiri mengidentifikasi kebutuhan belajar dan mengembangkan strategi untuk menguasai materi peluang.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran III - Matematika SMK
Elemen / DomainData dan Ketidakpastian
Rumusan CP FasePeserta didik dapat menganalisis dan mengevaluasi berbagai fenomena peluang, termasuk peluang bersyarat dan teorema Bayes, serta menerapkannya dalam konteks pemecahan masalah di dunia kerja.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPeluang digunakan untuk memprediksi hasil undian berhadiah, tingkat kegagalan produk, atau kemungkinan cuaca cerah di suatu daerah.
KonseptualPeluang adalah ukuran kuantitatif dari kemungkinan suatu peristiwa terjadi, dinyatakan sebagai rasio kejadian yang diinginkan terhadap total kemungkinan kejadian.
ProseduralMenghitung peluang meliputi langkah-langkah menentukan ruang sampel, titik sampel, kejadian, lalu menerapkan rumus peluang klasik atau peluang bersyarat.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa pemahaman tentang peluang membantu mereka mengambil keputusan yang lebih baik dalam menghadapi ketidakpastian di kehidupan sehari-hari dan dunia kerja.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui analisis kasus, peserta didik dapat menentukan ruang sampel dan titik sampel suatu percobaan dengan tepat.
  2. Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menghitung peluang suatu kejadian sederhana menggunakan rumus peluang klasik secara akurat.
  3. Setelah memahami konsep, peserta didik dapat mengidentifikasi dan menghitung peluang kejadian majemuk (saling lepas dan saling bebas) dengan benar.
  4. Melalui simulasi, peserta didik dapat menerapkan konsep peluang bersyarat untuk menyelesaikan masalah kontekstual dengan cermat.
  5. Dengan studi kasus, peserta didik dapat menganalisis dan menghitung peluang menggunakan teorema Bayes dalam konteks permasalahan industri secara mandiri.
Halaman 2 · Peluang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami peluang memungkinkan peserta didik membuat keputusan yang lebih rasional dan strategis dalam situasi yang tidak pasti, baik dalam konteks personal maupun profesional, seperti pengambilan keputusan bisnis atau analisis risiko.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita memprediksi kemungkinan keberhasilan sebuah proyek baru di tengah berbagai ketidakpastian?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuTeknik Industri: Penerapan peluang dalam pengendalian kualitas produk, analisis keandalan mesin, dan manajemen risiko produksi.
Bisnis dan Pemasaran: Penggunaan peluang untuk memprediksi keberhasilan kampanye pemasaran, analisis pasar, dan pengambilan keputusan investasi.
Statistika: Peluang adalah dasar dari inferensi statistik, membantu dalam penarikan kesimpulan dari data sampel.
Kemitraan PembelajaranOrang tua/komunitas/mitra industri dapat berbagi pengalaman tentang bagaimana mereka menggunakan konsep peluang dalam pekerjaan atau kehidupan sehari-hari untuk memotivasi peserta didik.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas diatur agar mendukung diskusi kelompok dan dilengkapi dengan papan tulis interaktif atau proyektor untuk menampilkan kasus dan simulasi peluang secara visual.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi simulasi peluang online atau spreadsheet Excel untuk membantu peserta didik memvisualisasikan dan menghitung peluang dengan cepat dan akurat.
Halaman 3 · Peluang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui analisis kasus, peserta didik dapat menentukan ruang sampel dan titik sampel suatu percobaan dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitIce breaking: Tebak Dadu: Guru meminta peserta didik menebak angka yang muncul dari lemparan dadu. Setelah itu, guru menanyakan berapa banyak kemungkinan angka yang bisa muncul. Permainan ini untuk mengenalkan konsep ruang sampel.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan melakukan presensi kehadiran.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan meminta peserta didik menceritakan pengalaman mereka dalam memperkirakan suatu kejadian di kehidupan sehari-hari, misalnya peluang datangnya bus tepat waktu.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu menentukan ruang sampel dan titik sampel, serta menjelaskan garis besar kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan gambar dadu dan koin, lalu meminta peserta didik untuk memikirkan semua kemungkinan hasil jika kedua objek tersebut dilempar secara bersamaan.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik secara individu mengidentifikasi pertanyaan-pertanyaan terkait kemungkinan hasil dari percobaan pelemparan dadu dan koin tersebut.
  3. Pengumpulan data: Peserta didik dalam kelompok kecil mencoba menuliskan semua kemungkinan hasil yang bisa terjadi dari percobaan tersebut pada lembar kerja yang disediakan.
  4. Pengolahan data: Setiap kelompok mengelompokkan hasil yang mereka temukan menjadi himpunan ruang sampel dan mengidentifikasi titik sampel dari setiap kejadian yang mungkin.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menit
  1. Pembuktian: Peserta didik membandingkan hasil kerja kelompok mereka dengan contoh-contoh ruang sampel dan titik sampel yang diberikan oleh guru melalui bahan ajar.
  2. Peserta didik mengerjakan LKPD 1 yang berisi beberapa percobaan sederhana (misalnya pengambilan kartu, pemilihan bola dari kotak) untuk menentukan ruang sampel dan titik sampelnya.
  3. Guru berkeliling membimbing kelompok yang mengalami kesulitan dan memastikan setiap kelompok memahami konsep ruang sampel dan titik sampel.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Menarik kesimpulan: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi ruang sampel dan titik sampel dari LKPD 1 di depan kelas.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi setiap kelompok, mengoreksi jika ada kekeliruan, dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif.
  3. Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang definisi ruang sampel, titik sampel, dan bagaimana menentukannya dari berbagai percobaan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan kembali konsep ruang sampel dan titik sampel.
  2. Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi singkat tentang apa yang telah mereka pelajari dan bagaimana perasaan mereka selama pembelajaran, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
  3. Guru memberikan informasi mengenai materi pertemuan selanjutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Peluang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menghitung peluang suatu kejadian sederhana menggunakan rumus peluang klasik secara akurat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitIce breaking: Hitung Cepat: Guru menyebutkan beberapa kejadian (misalnya, 'muncul angka ganjil saat melempar dadu', 'terambil kartu As dari setumpuk kartu') dan meminta peserta didik secara cepat menyebutkan berapa banyak kemungkinan kejadian tersebut terjadi.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru mengaitkan materi ruang sampel dan titik sampel dari pertemuan sebelumnya dengan konsep peluang yang akan dipelajari hari ini, misalnya 'setelah tahu semua kemungkinan, bagaimana cara menghitung seberapa besar kemungkinan salah satunya terjadi?'.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menghitung peluang suatu kejadian sederhana dan menjelaskan bahwa mereka akan bekerja dalam kelompok untuk memecahkan masalah.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah kasus nyata di dunia industri, misalnya tentang peluang produk cacat dari total produksi 1000 unit, di mana 50 di antaranya cacat. Guru bertanya, 'Berapa peluang produk yang diambil secara acak adalah produk cacat?'.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil. Setiap kelompok menerima lembar kerja yang berisi masalah serupa dan bahan ajar tentang rumus peluang klasik.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk memahami masalah, mengidentifikasi data yang relevan (jumlah produk cacat, total produksi), dan merumuskan cara penyelesaian menggunakan rumus peluang klasik.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik melakukan perhitungan peluang untuk masalah yang diberikan di LKPD 2, memastikan setiap anggota kelompok berkontribusi dalam proses penyelesaian.
  2. Guru membimbing setiap kelompok, memberikan arahan jika ada kebuntuan, dan memastikan pemahaman konsep peluang klasik telah terbentuk.
  3. Peserta didik mencoba menyelesaikan variasi soal peluang sederhana lainnya yang diberikan oleh guru, misalnya peluang munculnya mata dadu prima atau terambilnya kelereng berwarna tertentu.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil perhitungan peluang dari kasus yang diberikan di LKPD 2, menjelaskan langkah-langkah yang mereka ambil.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. Guru memfasilitasi diskusi dan mengklarifikasi konsep yang masih membingungkan.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap konsep peluang klasik dan memberikan contoh penerapan lain dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menit
  1. Peserta didik bersama guru merangkum konsep peluang klasik dan rumus perhitungannya.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh peserta didik atas partisipasi aktif dan kerja sama kelompok yang baik, membuat mereka merasa dihargai dan termotivasi.
  3. Guru memberikan tugas mandiri dan menutup pertemuan dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Peluang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 3Setelah memahami konsep, peserta didik dapat mengidentifikasi dan menghitung peluang kejadian majemuk (saling lepas dan saling bebas) dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitIce breaking: Teka-teki 'Dan' atau 'Atau': Guru memberikan beberapa pernyataan seperti 'Peluang mendapat nilai A DAN lulus ujian' atau 'Peluang hujan ATAU cerah'. Peserta didik diminta menebak apakah kejadian tersebut saling lepas atau saling bebas.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru mengulang sebentar materi peluang kejadian sederhana dan mengaitkannya dengan peluang kejadian majemuk, misalnya 'bagaimana jika ada dua kejadian yang terjadi bersamaan atau bergantian?'.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu mengidentifikasi dan menghitung peluang kejadian majemuk (saling lepas dan saling bebas), serta memperkenalkan proyek kecil yang akan dilakukan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru mengajukan pertanyaan mendasar, 'Bagaimana kita bisa menghitung peluang gabungan dari dua peristiwa atau lebih yang saling berkaitan atau tidak berkaitan dalam sebuah simulasi sederhana?'.
  2. Mendesain perencanaan proyek: Peserta didik dalam kelompok merencanakan simulasi sederhana (misalnya, melempar dua dadu, mengambil kartu dari dua set kartu, atau memilih kelereng dari dua kotak) untuk mengamati kejadian majemuk.
  3. Setiap kelompok merancang tabel pengamatan dan metode perhitungan peluang kejadian majemuk (saling lepas dan saling bebas) yang akan mereka selidiki.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menit
  1. Menyusun jadwal: Peserta didik menyusun jadwal pelaksanaan simulasi dan pengumpulan data dalam kelompok.
  2. Memonitor kemajuan proyek: Peserta didik melaksanakan simulasi sesuai rencana, mengumpulkan data hasil percobaan, dan mulai menghitung peluang kejadian majemuk berdasarkan data yang diperoleh.
  3. Guru memonitor kemajuan setiap kelompok, memberikan bimbingan teknis dalam pelaksanaan simulasi dan perhitungan, serta memastikan setiap anggota kelompok berpartisipasi aktif.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Peserta didik menganalisis data hasil simulasi, membandingkan hasil perhitungan mereka dengan teori peluang kejadian majemuk yang telah dipelajari dari bahan ajar.
  2. Guru memfasilitasi diskusi antar kelompok mengenai tantangan yang dihadapi selama simulasi dan bagaimana mereka mengatasinya.
  3. Guru memberikan penguatan mengenai perbedaan antara kejadian saling lepas dan saling bebas, serta rumus yang digunakan untuk menghitung peluangnya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan konsep peluang kejadian majemuk (saling lepas dan saling bebas).
  2. Guru memberikan apresiasi atas kreativitas dan kerja keras peserta didik dalam merancang dan melaksanakan simulasi, menumbuhkan rasa bangga pada hasil karya mereka.
  3. Guru mengingatkan tentang presentasi hasil proyek pada pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Peluang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
123LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKDetektif Peluang: Menguak Kemungkinan!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat menentukan ruang sampel, titik sampel, dan menghitung peluang berbagai kejadian sederhana dan majemuk.

Alat & bahan: Koin, dadu, kartu remi, kelereng berbagai warna, kotak/kantong, alat tulis

Langkah kerja:

  1. Langkah 1: Ambil sebuah dadu dan sebuah koin. Lemparkan keduanya secara bersamaan sebanyak 20 kali. Catat semua hasil yang mungkin terjadi pada tabel pengamatan di bawah ini.
    Gambar 1. Dadu
  2. Langkah 2: Dari data hasil lemparan, tentukan ruang sampel (S) dan titik sampel untuk kejadian A = 'muncul angka pada koin dan mata dadu genap'.
  3. Langkah 3: Hitunglah peluang P(A) berdasarkan data pengamatanmu dan bandingkan dengan peluang teoritisnya. Jelaskan mengapa ada perbedaan (jika ada).
  4. Langkah 4: Ambil 5 kelereng merah dan 3 kelereng biru dari dalam kotak. Tanpa melihat, ambil satu kelereng, catat warnanya, lalu kembalikan. Lakukan percobaan ini 15 kali. Hitung peluang terambilnya kelereng merah atau biru.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Peluang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang kemungkinan suatu kejadian terjadi?
  2. Jika kamu melempar sebuah koin, apa saja hasil yang mungkin muncul?
  3. Bagaimana cara menghitung banyaknya susunan objek tanpa memperhatikan urutan?
  4. Apa perbedaan antara permutasi dan kombinasi?

Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat berdiskusi dan menyelesaikan LKPD, serta penilaian presentasi hasil proyek dan studi kasus.

Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan aplikasi peluang.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Peluang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menentukan ruang sampel dan titik sampelRuang sampel, titik sampel, percobaan, kejadian4 JPpenalaran kritis
2Menghitung peluang kejadian sederhanaPeluang klasik, frekuensi relatif4 JPkolaborasi
3Menghitung peluang kejadian majemukKejadian saling lepas, saling bebas, peluang gabungan4 JPpenalaran kritis, kolaborasi
4Menerapkan peluang bersyarat dan teorema BayesPeluang bersyarat, teorema Bayes, aplikasi industri4 JPpenalaran kritis, kemandirian
Halaman 9 · Peluang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Peluang adalah cabang matematika yang mempelajari kemungkinan terjadinya suatu peristiwa. Dalam dunia kerja, pemahaman peluang sangat penting untuk pengambilan keputusan, mulai dari analisis risiko proyek, prediksi penjualan, hingga pengendalian kualitas produk. Modul ini akan membimbing Anda memahami konsep dasar peluang hingga penerapannya dalam kasus-kasus kompleks di industri.

1. Ruang Sampel dan Titik Sampel
Ruang sampel adalah himpunan semua hasil yang mungkin dari suatu percobaan. Setiap hasil dalam ruang sampel disebut titik sampel. Sebagai contoh, jika kita melempar sebuah dadu, ruang sampelnya adalah {1, 2, 3, 4, 5, 6} dan setiap angka adalah titik sampel. Jika kita melempar dua koin, ruang sampelnya adalah {AA, AG, GA, GG}. Pemahaman ruang sampel dan titik sampel adalah fondasi untuk menghitung peluang.

2. Peluang Kejadian Sederhana
Peluang kejadian sederhana adalah perbandingan antara banyaknya kejadian yang diinginkan dengan banyaknya ruang sampel. Rumus peluang klasik P(A) = n(A) / n(S), di mana n(A) adalah banyaknya kejadian A dan n(S) adalah banyaknya ruang sampel. Misalnya, peluang munculnya mata dadu genap saat melempar satu dadu adalah 3/6 = 1/2, karena ada 3 mata dadu genap (2, 4, 6) dari total 6 kemungkinan.

3. Kejadian Saling Lepas
Dua kejadian dikatakan saling lepas jika keduanya tidak dapat terjadi secara bersamaan. Irisan dari kedua kejadian tersebut adalah himpunan kosong. Peluang gabungan dua kejadian saling lepas A dan B adalah P(A U B) = P(A) + P(B). Contoh: Peluang munculnya mata dadu ganjil atau mata dadu genap dalam satu lemparan adalah P(ganjil) + P(genap) = 3/6 + 3/6 = 1. Ini karena tidak mungkin muncul ganjil dan genap sekaligus.

4. Kejadian Saling Bebas
Dua kejadian dikatakan saling bebas jika terjadinya salah satu kejadian tidak memengaruhi peluang terjadinya kejadian yang lain. Peluang irisan dua kejadian saling bebas A dan B adalah P(A ∩ B) = P(A) × P(B). Contoh: Peluang munculnya angka pada koin pertama dan gambar pada koin kedua dari dua lemparan koin adalah P(angka) × P(gambar) = 1/2 × 1/2 = 1/4. Hasil koin pertama tidak memengaruhi koin kedua.

5. Peluang Bersyarat
Peluang bersyarat adalah peluang terjadinya suatu kejadian B, dengan syarat kejadian A telah terjadi. Dinotasikan P(B|A) dan dirumuskan sebagai P(B|A) = P(A ∩ B) / P(A). Konsep ini penting dalam situasi di mana informasi tambahan mengubah kemungkinan suatu peristiwa. Misalnya, peluang seorang karyawan terlambat, jika diketahui dia bangun kesiangan.

6. Teorema Bayes
Teorema Bayes adalah rumus yang digunakan untuk menghitung peluang bersyarat terbalik, yaitu P(A|B) jika kita mengetahui P(B|A). Rumusnya adalah P(A|B) = [P(B|A) × P(A)] / P(B). Teorema ini sangat berguna dalam diagnostik, penyaringan spam, atau analisis risiko di mana kita ingin memperbarui keyakinan kita tentang suatu hipotesis berdasarkan bukti baru. Ini adalah alat canggih untuk penalaran probabilistik.

Rangkuman: Peluang adalah ukuran kemungkinan suatu peristiwa terjadi, dimulai dari ruang sampel dan titik sampel. Peluang kejadian sederhana dihitung dengan perbandingan. Kejadian majemuk meliputi saling lepas (tidak terjadi bersamaan) dan saling bebas (tidak saling memengaruhi). Peluang bersyarat memperhitungkan informasi yang sudah ada, dan Teorema Bayes memungkinkan kita memperbarui peluang suatu hipotesis berdasarkan bukti baru. Konsep-konsep ini krusial untuk pengambilan keputusan di dunia nyata dan industri.

Halaman 10 · Peluang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Ruang SampelHimpunan semua hasil yang mungkin dari suatu percobaan.
Titik SampelSetiap hasil tunggal dalam ruang sampel.
KejadianHimpunan bagian dari ruang sampel.
Peluang KlasikRasio banyaknya kejadian yang diinginkan terhadap total ruang sampel.
Kejadian Saling LepasDua kejadian yang tidak dapat terjadi secara bersamaan.
Kejadian Saling BebasDua kejadian yang tidak saling memengaruhi.
Peluang BersyaratPeluang suatu kejadian terjadi dengan syarat kejadian lain telah terjadi.
Teorema BayesRumus untuk menghitung peluang bersyarat terbalik.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Peluang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Peluang" mata pelajaran Matematika Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Peluang — pratinjau tuntas.org

12 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 13–18

Modul Peluang ini bisa jadi 18 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XIIPeta Konsep
PeluangRuang Sampel dan Titik SampelPeluang Kejadian SederhanaKejadian Saling LepasKejadian Saling BebasPeluang Bersyarat
Dari sub-bab PeluangHalaman 13
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 14
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 15
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 16
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 17
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XIIProfil Lulusan
Penalaran kritisKolaborasiKemandirian
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 18

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Peluang yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Matematika kelas 12 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XII dan kelas 12 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Peluang pada Matematika SMK, Fase F, elemen Data dan Ketidakpastian.

Modul Peluang ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Peluang untuk Matematika kelas XII.

Apakah modul ajar Matematika materi Peluang ini gratis?

Ya. Modul Peluang untuk kelas XII SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Peluang ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Matematika kelas XII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Peluang ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Peluang dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas XII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Matematika kelas XII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Peluang ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran III - Matematika SMK, pada Fase F untuk kelas XII SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Peluang tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Peluang untuk Matematika kelas XII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Peluang ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Matematika kelas XII SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Peluang beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Matematika kelas XII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Matematika ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Peluang disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Matematika SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.