Modul Ajar & RPP PJOK Kelas VII
Membugarkan Tubuh
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | PJOK |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Membugarkan Tubuh |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang pentingnya bergerak dan beberapa jenis aktivitas fisik sederhana dalam kehidupan sehari-hari. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kesehatan — menjaga kesehatan fisik dan mental serta kebugaran
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Menganalisis, merancang, dan mempraktikkan aktivitas jasmani |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis konsep kebugaran jasmani terkait kesehatan, merancang program latihan, dan mempraktikkan berbagai komponen kebugaran jasmani secara mandiri dan berkelompok untuk mencapai tubuh yang bugar. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Kebugaran jasmani dapat dilihat dari kemampuan seseorang melakukan aktivitas fisik tanpa kelelahan berlebihan, misalnya lari pagi atau bersepeda. |
| Konseptual | Kebugaran jasmani terkait kesehatan adalah kemampuan tubuh untuk melakukan aktivitas sehari-hari tanpa kelelahan berlebihan, meliputi daya tahan jantung-paru, kekuatan, daya tahan otot, kelenturan, dan komposisi tubuh. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari cara melakukan tes komponen kebugaran jasmani, merancang program latihan, dan mempraktikkan latihan untuk meningkatkan kebugaran jasmani. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya memahami kondisi tubuh sendiri dan strategi yang efektif untuk menjaga serta meningkatkan kebugaran jasmani sepanjang hidup. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep kebugaran jasmani terkait kesehatan dengan tepat.
- Setelah mengamati demonstrasi, peserta didik dapat melakukan tes daya tahan jantung-paru (lari 1000 meter) sesuai prosedur yang benar.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat merancang program latihan kebugaran jasmani sederhana yang sesuai dengan prinsip latihan secara mandiri.
- Melalui praktik langsung, peserta didik dapat menunjukkan peningkatan kekuatan otot perut melalui sit-up dengan teknik yang benar.
- Setelah melakukan aktivitas fisik, peserta didik dapat mengidentifikasi reaksi tubuh terhadap latihan kebugaran jasmani secara mandiri.
Pemahaman bermakna: Kebugaran jasmani adalah kunci untuk hidup sehat dan produktif, serta dapat ditingkatkan melalui latihan yang terencana dan terukur sesuai kondisi tubuh masing-masing.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita sering merasa lelah padahal tidak melakukan aktivitas berat, dan bagaimana cara agar tubuh kita selalu berenergi?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ilmu Pengetahuan Alam: Kaitan dengan sistem pernapasan dan peredaran darah saat beraktivitas fisik. Matematika: Penggunaan data dan statistik sederhana untuk menghitung hasil tes kebugaran dan merancang program latihan. Bahasa Indonesia: Keterampilan menyusun laporan hasil tes dan presentasi program latihan secara runtut dan jelas. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk mendukung program latihan kebugaran jasmani sederhana yang dirancang peserta didik di rumah, misalnya menemani saat jogging. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran memanfaatkan lapangan sekolah yang aman dan nyaman untuk praktik tes kebugaran jasmani, serta ruang kelas yang kondusif untuk diskusi kelompok. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video demonstrasi tes kebugaran jasmani dari platform edukasi online untuk memberikan visualisasi yang jelas kepada peserta didik. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep kebugaran jasmani terkait kesehatan dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning + praktik |
| Tujuan Pertemuan 2 | Setelah mengamati demonstrasi, peserta didik dapat melakukan tes daya tahan jantung-paru (lari 1000 meter) sesuai prosedur yang benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Kamu akan mengidentifikasi komponen kebugaran jasmani, melakukan tes sederhana, dan merancang latihan untuk tubuhmu.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Kebugaran jasmani adalah kunci untuk menjalani hidup yang aktif dan sehat.
Alat & bahan: stopwatch, matras, cone/penanda, alat tulis
Langkah kerja:
- Amatilah gambar lapangan lari di LKPD ini dan diskusikan dengan kelompokmu manfaat melakukan aktivitas fisik secara rutin.
Gambar 1. Lapangan - Lakukan tes lari 1000 meter di lapangan dengan temanmu sebagai pencatat waktu, catat waktu tempuhmu pada tabel.
- Lakukan tes sit-up selama 30 detik dengan bantuan temanmu untuk menahan kaki, catat jumlah sit-up yang berhasil kamu lakukan.
- Rancanglah sebuah program latihan kebugaran jasmani sederhana untuk satu minggu berdasarkan hasil tes dan prinsip latihan yang telah kamu pelajari.
- Presentasikan hasil tes dan rancangan program latihanmu di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang tubuh yang sehat?
- Mengapa penting bagi kita untuk berolahraga secara teratur?
- Sebutkan minimal 3 aktivitas fisik yang sering kamu lakukan dalam seminggu!
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, praktik tes kebugaran, dan penyusunan program latihan.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil presentasi kelompok tentang konsep kebugaran jasmani dan program latihan yang dirancang.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan konsep kebugaran jasmani terkait kesehatan dengan tepat. | Konsep kebugaran jasmani terkait kesehatan. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Melakukan tes daya tahan jantung-paru (lari 1000 meter) sesuai prosedur yang benar. | Tes komponen kebugaran jasmani. | 2 JP | Kesehatan |
| 3 | Merancang program latihan kebugaran jasmani sederhana yang sesuai dengan prinsip latihan secara mandiri. | Intensitas latihan kebugaran. | 2 JP | Kemandirian |
| 4 | Mengidentifikasi reaksi tubuh terhadap latihan kebugaran jasmani secara mandiri. | Reaksi tubuh terhadap aktivitas jasmani. | 2 JP | Kesehatan |
Kebugaran jasmani adalah kunci untuk menjalani hidup yang aktif dan sehat. Modul ini akan membimbing kamu memahami apa itu kebugaran jasmani terkait kesehatan, mengapa penting untuk menjaganya, dan bagaimana cara melatih serta mengukur tingkat kebugaran tubuhmu. Mari kita jelajahi bagaimana tubuhmu bekerja dan bagaimana kamu bisa membuatnya lebih kuat dan berenergi setiap hari.
1. Pentingnya Aktivitas Jasmani
Partisipasi aktif dalam aktivitas jasmani sangat penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Aktivitas jasmani yang teratur dapat meningkatkan daya tahan jantung dan paru-paru, memperkuat otot dan tulang, serta membantu mengelola berat badan. Selain itu, beraktivitas fisik juga dapat mengurangi risiko penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit jantung. Mulailah dengan aktivitas sederhana seperti berjalan kaki atau bersepeda secara rutin untuk merasakan manfaatnya.
2. Kebugaran Jasmani Terkait Kesehatan
Kebugaran jasmani terkait kesehatan mencakup lima komponen utama: daya tahan jantung-paru, kekuatan otot, daya tahan otot, kelenturan, dan komposisi tubuh. Daya tahan jantung-paru adalah kemampuan jantung dan paru-paru bekerja efisien saat beraktivitas. Kekuatan otot adalah kemampuan otot menghasilkan tenaga maksimal. Daya tahan otot adalah kemampuan otot bekerja berulang-ulang. Kelenturan adalah rentang gerak sendi, dan komposisi tubuh adalah perbandingan massa lemak dan massa tanpa lemak. Kelima komponen ini saling berkaitan untuk mendukung kesehatan optimal.
3. Tes Kebugaran Jasmani
Untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani, kamu bisa melakukan beberapa tes sederhana. Tes daya tahan jantung-paru dapat diukur dengan lari 1000 meter, di mana waktu tempuh menjadi indikator. Tes kekuatan otot perut dapat diukur dengan sit-up maksimal dalam waktu tertentu. Tes kelenturan dapat diukur dengan duduk-jangkau. Hasil tes ini akan memberikan gambaran tentang kondisi kebugaranmu dan area mana yang perlu ditingkatkan. Selalu lakukan pemanasan sebelum tes dan pendinginan setelahnya.
4. Intensitas Latihan Kebugaran
Intensitas latihan adalah seberapa keras kamu berolahraga. Ini dapat diukur melalui denyut nadi atau tingkat kelelahan yang dirasakan. Untuk meningkatkan kebugaran, latihan harus dilakukan pada intensitas yang tepat, tidak terlalu ringan dan tidak terlalu berat. Prinsip FITT (Frekuensi, Intensitas, Tipe, Waktu) dapat membantu kamu merancang program latihan yang efektif. Sesuaikan intensitas latihan dengan kemampuan tubuhmu dan tingkatkan secara bertahap untuk menghindari cedera.
Rangkuman: Kebugaran jasmani penting untuk kesehatan dan produktivitas, meliputi daya tahan jantung-paru, kekuatan, daya tahan otot, kelenturan, dan komposisi tubuh. Tes kebugaran membantu mengukur kondisi tubuh. Latihan harus disesuaikan intensitasnya agar efektif. Menjaga kebugaran tidak hanya bermanfaat fisik, tetapi juga meningkatkan suasana hati dan interaksi sosial. Mulailah dengan langkah kecil dan konsisten untuk tubuh yang lebih bugar.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Kebugaran Jasmani | Kemampuan tubuh melakukan aktivitas fisik tanpa kelelahan berlebihan. |
| Daya Tahan Jantung-Paru | Kemampuan jantung dan paru-paru menyuplai oksigen ke otot saat beraktivitas. |
| Kekuatan Otot | Kemampuan otot menghasilkan gaya maksimal dalam satu kontraksi. |
| Sit-up | Latihan untuk memperkuat otot perut dengan mengangkat tubuh bagian atas dari posisi telentang. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Membugarkan Tubuh" mata pelajaran PJOK Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Membugarkan Tubuh yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi PJOK Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 3 siap unduh
Meningkatkan Keterampilan GerakModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMemperagakan Strategi GerakModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBelajar Melalui GerakBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap1 dari 3 siap unduh
Kerja Sama dalam Sebuah TimBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul PJOK lain yang sudah tersedia
Aktivitas Gerak BeriramaPJOK Kelas VII SMPAtletik (Jalan Cepat, Lari, Lompat, Lempar)PJOK Kelas VII SMPAtletik (Lari Jarak Pendek)PJOK Kelas VII SMPAtletik nomor lari (lari jarak pendek, menengah dan jauh)PJOK Kelas VII SMPLihat semua Modul Ajar PJOK Kelas VII →📝 Butuh soal ujiannya juga?
Materi Membugarkan Tubuh masuk ASAS PJOK Kelas VII Semester 2. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.
Mesin Soal PJOK Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar PJOK kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Membugarkan Tubuh pada PJOK SMP, Fase D, elemen Menganalisis, merancang, dan mempraktikkan aktivitas jasmani.
Modul Membugarkan Tubuh ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi PJOK kelas VII SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar PJOK materi Membugarkan Tubuh ini gratis?
Ya. Modul Membugarkan Tubuh untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Membugarkan Tubuh ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas PJOK kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul PJOK kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Membugarkan Tubuh ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Membugarkan Tubuh dapat Anda sesuaikan dengan murid PJOK kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar PJOK kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Membugarkan Tubuh ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Membugarkan Tubuh tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Membugarkan Tubuh untuk PJOK kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Membugarkan Tubuh ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh PJOK kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Membugarkan Tubuh beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap PJOK kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul PJOK ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Membugarkan Tubuh yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman PJOK MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.