Modul Ajar & RPP PJOK Kelas VII
Permainan Invasi Bola Basket
Modul ajar (RPP) PJOK SMP kelas VII materi Permainan Invasi Bola Basket lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan Permainan Invasi Bola Basket yang Anda cari? Materi PJOK Kelas VII lainnya:
| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | PJOK |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Permainan Invasi Bola Basket |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (9 JP: 3 JP × 40 menit = 120 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang gerak lokomotor dan non-lokomotor serta pernah melakukan aktivitas fisik berkelompok.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: Kesehatan, Kolaborasi, Kemandirian.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Menganalisis dan mempraktikkan keterampilan gerak spesifik permainan invasi, serta menumbuhkan nilai-nilai sportivitas, kerjasama, dan tanggung jawab. |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis dan mempraktikkan berbagai keterampilan gerak spesifik dalam permainan invasi bola basket, serta menunjukkan sikap sportif, kerjasama, dan tanggung jawab dalam aktivitas jasmani. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Permainan bola basket dimainkan oleh dua tim dengan tujuan memasukkan bola ke ring lawan dan mencegah lawan mencetak angka. |
| Konseptual | Konsep inti permainan invasi bola basket meliputi penguasaan keterampilan gerak dasar, strategi menyerang dan bertahan, serta pemahaman peraturan. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari dan mempraktikkan langkah-langkah melakukan passing, dribbling, shooting, serta bermain dalam situasi permainan. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bagaimana keterampilan gerak dasar bola basket saling terkait dan bagaimana strategi dapat diadaptasi dalam situasi permainan yang berbeda. |
Tujuan Pembelajaran:
- Menganalisis konsep dasar gerak spesifik dribbling, passing, dan shooting dalam permainan bola basket.
- Mempraktikkan gerak spesifik dribbling dengan berbagai variasi dalam permainan bola basket.
- Mempraktikkan gerak spesifik passing (chest pass, bounce pass, overhead pass) dengan tepat.
- Mempraktikkan gerak spesifik shooting (lay-up dan free throw) dengan koordinasi yang baik.
- Menerapkan kombinasi gerak spesifik dalam situasi permainan sederhana bola basket.
- Menunjukkan sikap sportivitas, kerjasama, dan tanggung jawab selama beraktivitas fisik.
Pemahaman bermakna: Memahami dan menguasai keterampilan gerak dasar bola basket tidak hanya meningkatkan kebugaran fisik, tetapi juga melatih kerjasama tim, strategi berpikir, dan pengambilan keputusan cepat dalam kehidupan sehari-hari.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita bekerja sama dengan teman untuk mencetak poin terbanyak dalam permainan bola basket?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Matematika: Menghitung probabilitas keberhasilan shooting atau menganalisis statistik pertandingan. Bahasa Indonesia: Menulis laporan hasil praktik atau membuat narasi tentang pengalaman bermain bola basket. Pendidikan Pancasila: Menerapkan nilai-nilai kerjasama, tanggung jawab, dan sportivitas dalam permainan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat mendorong anak untuk melakukan aktivitas fisik di rumah atau mengikuti klub olahraga basket di luar sekolah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lapangan olahraga sekolah yang bersih dan aman, serta area diskusi yang nyaman untuk refleksi kelompok. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video tutorial teknik dasar bola basket dari YouTube atau aplikasi olahraga untuk referensi dan analisis gerak. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Menganalisis konsep dasar gerak spesifik dribbling, passing, dan shooting dalam permainan bola basket. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Peserta didik berkumpul di lapangan, melakukan salam dan doa bersama, dilanjutkan presensi. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis konsep gerak dasar bola basket dan mengaitkannya dengan pentingnya menjaga kesehatan serta kerja sama tim. Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Apa saja gerakan dasar yang kalian ketahui dalam bola basket dan mengapa gerakan itu penting?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik mengamati demonstrasi atau video singkat tentang teknik dribbling, passing, dan shooting. Mereka diajak berdiskusi tentang fungsi dan prinsip dasar setiap gerakan, serta mengidentifikasi perbedaan dan kesamaan antar gerakan tersebut. Guru membimbing diskusi agar peserta didik memahami konsep gerak secara mandiri. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 35 menit | Dalam kelompok kecil, peserta didik mencoba mempraktikkan secara sederhana gerakan dribbling di tempat, tanpa bola, untuk merasakan pola geraknya. Mereka juga mencoba simulasi gerakan passing dan shooting tanpa bola, kemudian saling memberikan masukan awal tentang pola gerak yang benar. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan percobaan awal mereka tentang konsep gerak dasar bola basket. Guru memberikan penguatan dan meluruskan konsep yang mungkin keliru, menekankan pentingnya teknik yang benar untuk efektivitas permainan dan keselamatan. Peserta didik mencatat poin-poin penting. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan konsep gerak dasar bola basket. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan motivasi belajar. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya yaitu praktik dribbling. Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan pesan untuk menjaga kebugaran. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Mempraktikkan gerak spesifik dribbling dengan berbagai variasi dalam permainan bola basket. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Peserta didik berkumpul, salam, doa, dan presensi. Guru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya dan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menguasai teknik dribbling. Guru memotivasi peserta didik dengan pertanyaan: 'Mengapa dribbling yang baik sangat penting dalam permainan bola basket?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik melakukan pemanasan dinamis yang melibatkan koordinasi tangan dan kaki. Guru mendemonstrasikan teknik dribbling dasar (dribbling rendah, tinggi, zig-zag, dan crossover) dengan penekanan pada kontrol bola dan posisi tubuh. Peserta didik mengamati dan menganalisis perbedaan serta tantangan dari setiap variasi dribbling. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 35 menit | Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok diberikan tantangan untuk melakukan dribbling dengan variasi yang berbeda melewati cone atau rintangan. Mereka berlatih secara berpasangan, saling mengoreksi, dan mencoba menemukan cara paling efektif untuk menguasai setiap variasi dribbling. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Setiap kelompok mempresentasikan tantangan yang mereka hadapi dan solusi yang ditemukan saat berlatih dribbling. Guru memberikan umpan balik konstruktif, mengoreksi kesalahan umum, dan memberikan tips untuk meningkatkan kontrol bola. Peserta didik diajak merefleksikan pentingnya latihan berulang untuk menguasai keterampilan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan kunci keberhasilan dribbling. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan semangat pantang menyerah. Guru menyampaikan materi pertemuan berikutnya yaitu passing dan shooting. Pembelajaran ditutup dengan pendinginan dan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Mempraktikkan gerak spesifik passing (chest pass, bounce pass, overhead pass) dengan tepat. Mempraktikkan gerak spesifik shooting (lay-up dan free throw) dengan koordinasi yang baik. Menerapkan kombinasi gerak spesifik dalam situasi permainan sederhana bola basket. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Peserta didik berkumpul di lapangan, melakukan salam, doa, dan presensi. Guru mengulas kembali teknik dribbling dan menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menguasai passing, shooting, dan mengintegrasikannya dalam permainan. Guru memantik semangat dengan pertanyaan: 'Bagaimana kita bisa menggabungkan dribbling, passing, dan shooting untuk memenangkan pertandingan?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik melakukan pemanasan yang berfokus pada koordinasi mata dan tangan. Guru mendemonstrasikan teknik passing (chest pass, bounce pass, overhead pass) dan shooting (lay-up, free throw). Peserta didik mengamati detail gerakan, posisi tangan, dan pelepasan bola untuk setiap teknik. Diskusi singkat tentang kapan setiap teknik passing/shooting digunakan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 35 menit | Peserta didik dibagi dalam tim. Setiap tim berlatih secara berurutan: a) Latihan passing berpasangan dan berkelompok. b) Latihan shooting dari berbagai posisi. c) Latihan kombinasi dribbling-passing-shooting dalam bentuk 'mini-game' atau simulasi serangan sederhana 3 lawan 3 atau 4 lawan 4, dengan fokus pada penerapan teknik yang benar dan kerjasama tim. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Setiap tim berbagi pengalaman dan tantangan saat bermain mini-game. Guru memberikan umpan balik langsung mengenai teknik yang diterapkan, strategi tim, dan semangat sportivitas. Peserta didik melakukan refleksi diri tentang peningkatan keterampilan mereka dan area yang perlu diperbaiki. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya sportivitas dan kerjasama. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan seluruh materi permainan bola basket yang telah dipelajari. Guru memberikan apresiasi tinggi atas seluruh proses pembelajaran, kerjasama, dan peningkatan keterampilan peserta didik. Guru memberikan motivasi untuk terus berlatih dan menjaga kesehatan. Pembelajaran ditutup dengan pendinginan dan doa bersama. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi, menganalisis, dan mempraktikkan gerak spesifik bola basket serta merefleksikan proses belajar.
Alat & bahan: Bola basket, cone, peluit, stopwatch, formulir penilaian.
Langkah kerja:
- Amati demonstrasi guru atau video tentang teknik dribbling, passing, dan shooting.
- Diskusikan dalam kelompok tentang prinsip dasar dan fungsi setiap gerakan.
- Praktekkan setiap teknik secara berpasangan atau berkelompok, saling memberikan umpan balik.
- Lakukan permainan sederhana 3 lawan 3 dengan menerapkan semua teknik yang telah dipelajari.
- Catat hasil pengamatan dan refleksi Anda pada tabel yang disediakan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apakah kalian pernah bermain bola basket?
- Gerakan apa saja yang kalian ketahui dalam permainan bola basket?
- Menurut kalian, apa pentingnya kerjasama dalam tim olahraga?
- Apakah kalian merasa sehat dan siap untuk berolahraga hari ini?
Formatif (proses): Observasi guru selama praktik dan diskusi kelompok untuk menilai partisipasi, penguasaan teknik, dan sikap sosial.
Sumatif (akhir): Penilaian unjuk kerja (praktik bermain mini-game) dan tes tertulis singkat mengenai konsep dan peraturan dasar bola basket.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menganalisis konsep dasar gerak spesifik dribbling, passing, dan shooting. | Konsep gerak dasar bola basket. | 3 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Mempraktikkan gerak spesifik dribbling dengan berbagai variasi. | Teknik dribbling (rendah, tinggi, zig-zag, crossover). | 3 JP | Kemandirian, Kesehatan |
| 3 | Mempraktikkan passing, shooting, dan menerapkan kombinasi dalam permainan sederhana. | Teknik passing (chest, bounce, overhead), shooting (lay-up, free throw), kombinasi gerak. | 3 JP | Kolaborasi, Kesehatan |
Permainan invasi bola basket adalah salah satu cabang olahraga populer yang dimainkan oleh dua tim. Tujuannya adalah mencetak poin dengan memasukkan bola ke ring lawan dan mencegah lawan mencetak poin. Permainan ini membutuhkan kombinasi keterampilan fisik, strategi, dan kerja sama tim yang solid. Modul ini akan membimbing Anda memahami dan menguasai dasar-dasar permainan bola basket agar Anda dapat bermain dengan percaya diri dan menyenangkan.
1. Sejarah Singkat Bola Basket
Bola basket diciptakan pada Desember 1891 oleh James Naismith, seorang guru olahraga asal Kanada di YMCA Training School, Springfield, Massachusetts, Amerika Serikat. Naismith ingin menciptakan permainan yang tidak terlalu keras, aman, dan bisa dimainkan di dalam ruangan saat musim dingin. Ia menggunakan keranjang buah persik sebagai ring dan bola sepak. Sejak saat itu, bola basket berkembang pesat dan menjadi salah satu olahraga paling digemari di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
2. Gerak Spesifik Dribbling (Menggiring Bola)
Dribbling adalah gerakan memantul-mantulkan bola ke lantai sambil berjalan atau berlari. Ini adalah cara utama untuk memindahkan bola di lapangan secara mandiri. Kunci dribbling yang efektif adalah menjaga bola tetap dekat dengan tubuh, menggunakan ujung jari untuk mengontrol bola, dan menjaga pandangan tetap ke depan. Variasi dribbling meliputi dribbling tinggi (untuk kecepatan), dribbling rendah (untuk perlindungan bola), dribbling zig-zag, dan crossover dribble untuk melewati lawan. Latihan berulang sangat penting untuk menguasai dribbling.
3. Gerak Spesifik Passing (Mengumpan Bola)
Passing adalah gerakan mengumpan bola kepada teman satu tim untuk menciptakan peluang mencetak angka atau memindahkan bola. Ada beberapa jenis passing dasar, yaitu chest pass (umpan dada) untuk jarak dekat dan menengah, bounce pass (umpan pantul) untuk menghindari hadangan lawan, dan overhead pass (umpan di atas kepala) untuk jarak jauh atau melewati pemain tinggi. Akurasi dan kekuatan umpan sangat penting agar bola sampai ke teman dengan aman dan tepat waktu.
4. Gerak Spesifik Shooting (Menembak Bola)
Shooting adalah gerakan menembak bola ke arah ring lawan dengan tujuan mencetak poin. Teknik shooting yang umum dipelajari meliputi lay-up (tembakan melayang dekat ring) dan free throw (tembakan bebas dari garis penalti). Kunci shooting yang baik melibatkan posisi tubuh yang seimbang, koordinasi mata dan tangan, pergelangan tangan yang lentur, serta follow-through yang tepat setelah bola lepas dari tangan. Latihan konsisten akan meningkatkan akurasi tembakan.
5. Peraturan Dasar dan Kerjasama Tim
Permainan bola basket dimainkan oleh dua tim, masing-masing 5 pemain di lapangan. Tujuan utama adalah mencetak poin dengan memasukkan bola ke keranjang lawan. Beberapa peraturan dasar meliputi tidak boleh membawa bola tanpa dribbling (traveling), tidak boleh double dribble, dan batas waktu penyerangan. Lebih dari sekadar keterampilan individu, bola basket sangat menekankan kerjasama tim. Komunikasi, pengertian antar pemain, dan strategi yang terencana adalah kunci keberhasilan tim dalam memenangkan pertandingan.
Rangkuman: Permainan bola basket adalah olahraga tim yang membutuhkan penguasaan gerak spesifik seperti dribbling, passing, dan shooting. Dribbling memungkinkan perpindahan bola secara individu, passing adalah kunci kerjasama tim, dan shooting adalah cara mencetak poin. Selain keterampilan teknis, pemahaman peraturan dan kemampuan bekerja sama sangat penting untuk keberhasilan tim. Melalui latihan dan penerapan nilai-nilai sportivitas, peserta didik dapat mengembangkan kebugaran fisik dan karakter positif.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Dribbling | Menggiring atau memantul-mantulkan bola ke lantai. |
| Passing | Mengumpan bola kepada teman satu tim. |
| Shooting | Menembak bola ke arah ring lawan untuk mencetak poin. |
| Lay-up | Tembakan melayang dekat ring setelah melakukan dribbling. |
| Free throw | Tembakan bebas dari garis penalti akibat pelanggaran lawan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Permainan Invasi Bola Basket" mata pelajaran PJOK Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi PJOK Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap
Permainan Bola Besar (Sepak Bola, Basket, Voli)Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopPermainan Bola Kecil (Kasti, Bulu Tangkis, Tenis Meja)Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopAtletik (Jalan Cepat, Lari, Lompat, Lempar)Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopBela Diri (Pencak Silat)Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap4 dari 4 siap
Senam LantaiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopAktivitas Gerak BeriramaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKebugaran JasmaniModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPola Makan SehatModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMateri PJOK di kelas lain
Permainan Bola BesarPJOK Kelas VII SMPPermainan Bola Besar Sepak BolaPJOK Kelas VII SMPLihat semua Modul Ajar PJOK Kelas VII →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar PJOK Permainan Invasi Bola Basket ini gratis?
Ya. Modul Permainan Invasi Bola Basket untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul PJOK kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar PJOK kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Permainan Invasi Bola Basket ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII SMP.
Ini modul ajar atau RPP?
Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Permainan Invasi Bola Basket untuk PJOK kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Bisakah modul Permainan Invasi Bola Basket ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Permainan Invasi Bola Basket dapat Anda sesuaikan dengan murid PJOK kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.