Modul Ajar & RPP Seni Budaya Kelas II
mengenal karya dua dan tiga dimensi
Modul ajar (RPP) Seni Budaya MI kelas II materi mengenal karya dua dan tiga dimensi, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Bukan mengenal karya dua dan tiga dimensi yang Anda cari?
Lihat peta materi setahun7 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Seni Budaya |
| Fase / Kelas | A / II |
| Materi Pokok | mengenal karya dua dan tiga dimensi |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal berbagai benda di sekitar mereka dan dapat membedakan bentuk serta ukurannya secara sederhana.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak bernegara
Peserta didik menunjukkan sikap bersyukur atas keindahan ciptaan Allah melalui apresiasi karya seni. - kreativitas — elemen: menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal
Peserta didik membuat karya dua dan tiga dimensi sederhana dengan ide-ide baru yang unik. - kolaborasi — elemen: komunikasi untuk mencapai tujuan bersama
Peserta didik berinteraksi dan berbagi ide dengan teman saat membuat karya seni secara berkelompok.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Mengalami, Menciptakan, Merefleksikan, dan Berdampak |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengamati dan mengenal karya seni rupa dengan menunjukkan kepekaan terhadap unsur-unsur rupa, serta mampu menciptakan karya seni rupa sederhana dari berbagai bahan dan teknik. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Karya dua dimensi adalah gambar di buku atau lukisan di dinding, sedangkan karya tiga dimensi adalah patung atau mainan. |
| Konseptual | Perbedaan utama karya dua dan tiga dimensi terletak pada jumlah ukurannya: dua dimensi memiliki panjang dan lebar, sementara tiga dimensi memiliki panjang, lebar, dan tinggi. |
| Prosedural | Langkah-langkah membuat karya dua dimensi meliputi menggambar dan mewarnai, sedangkan karya tiga dimensi melibatkan membentuk atau merakit. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa mengenal jenis karya seni membantu mereka lebih menghargai keindahan dan kreativitas dalam kehidupan sehari-hari. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan benda-benda di sekitar kelas, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri karya dua dimensi dengan tepat.
- Melalui pengamatan benda-benda di sekitar kelas, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri karya tiga dimensi dengan tepat.
- Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat membandingkan perbedaan antara karya dua dan tiga dimensi menggunakan minimal tiga contoh.
- Melalui kegiatan menggambar, peserta didik dapat menciptakan karya dua dimensi sederhana dengan ide yang orisinal.
- Melalui kegiatan membuat prakarya, peserta didik dapat menciptakan karya tiga dimensi sederhana dari bahan alam dengan kreativitas.
- Setelah presentasi kelompok, peserta didik dapat mengapresiasi karya teman dengan memberikan umpan balik yang membangun.
Pemahaman bermakna: Mengenali karya dua dan tiga dimensi membantu kita memahami bagaimana seniman mengekspresikan ide dan perasaan mereka dalam bentuk yang berbeda, serta menginspirasi kita untuk berkreasi dengan bahan-bahan sederhana.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita tahu sebuah gambar itu datar dan sebuah patung itu bisa dipegang dari semua sisi?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Peserta didik belajar mendeskripsikan ciri-ciri karya seni dan menceritakan proses pembuatannya. Matematika: Peserta didik mengenal konsep panjang, lebar, dan tinggi melalui pengamatan benda tiga dimensi. Pendidikan Agama Islam: Peserta didik diajak untuk bersyukur atas keindahan alam sebagai ciptaan Allah yang dapat menjadi inspirasi dalam berkarya. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk membantu peserta didik mencari bahan-bahan sederhana dari alam di sekitar rumah untuk membuat karya tiga dimensi. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan praktik membuat karya seni, dengan area khusus untuk memamerkan hasil karya. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Guru dapat memanfaatkan proyektor untuk menampilkan contoh-contoh gambar dan video singkat tentang proses pembuatan karya dua dan tiga dimensi sederhana. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan benda-benda di sekitar kelas, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri karya dua dimensi dengan tepat. Melalui pengamatan benda-benda di sekitar kelas, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri karya tiga dimensi dengan tepat. Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat membandingkan perbedaan antara karya dua dan tiga dimensi menggunakan minimal tiga contoh. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Bentuk: Guru menyebutkan nama benda (misalnya, buku), lalu peserta didik menebak apakah itu karya dua dimensi atau tiga dimensi.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui kegiatan menggambar, peserta didik dapat menciptakan karya dua dimensi sederhana dengan ide yang orisinal. Melalui kegiatan membuat prakarya, peserta didik dapat menciptakan karya tiga dimensi sederhana dari bahan alam dengan kreativitas. Setelah presentasi kelompok, peserta didik dapat mengapresiasi karya teman dengan memberikan umpan balik yang membangun. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Teka-teki Bentuk: Guru menunjukkan gambar bayangan sebuah benda, lalu peserta didik menebak bentuk asli benda tersebut (2D atau 3D) dan fungsinya.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi karya dua dan tiga dimensi serta membuat karya sederhana.
Alat & bahan: kertas gambar, pensil, pensil warna, plastisin/tanah liat, daun kering, ranting kecil, lem
Langkah kerja:
- Amati gambar di bawah ini, lalu lingkari gambar yang merupakan karya dua dimensi.
- Cari 3 benda di sekitarmu, lalu tuliskan nama bendanya dan jenis karyanya (dua dimensi/tiga dimensi) pada tabel.
- Buatlah satu gambar pemandangan sederhana (karya dua dimensi) di kertas gambar, lalu warnai dengan rapi.
- Buatlah satu bentuk binatang dari plastisin atau tanah liat (karya tiga dimensi) dan hias dengan daun atau ranting.
- Ceritakan di depan kelas karyamu dan bahan yang kamu gunakan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Benda apa saja yang bisa kita pegang dari semua sisinya?
- Apa bedanya gambar di buku dengan patung?
- Sebutkan satu benda di kelas yang hanya bisa dilihat dari depan saja.
- Apakah kamu suka menggambar atau membuat kerajinan tangan?
Formatif (proses): Observasi guru selama diskusi kelompok dan praktik membuat karya, mencatat partisipasi dan kreativitas peserta didik.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil karya dua dan tiga dimensi serta presentasi kelompok menggunakan rubrik.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi ciri-ciri karya dua dimensi dengan tepat. | Ciri-ciri karya dua dimensi | 2 JP | kreativitas, penalaran kritis |
| 2 | Mengidentifikasi ciri-ciri karya tiga dimensi dengan tepat. | Ciri-ciri karya tiga dimensi | 2 JP | kreativitas, penalaran kritis |
| 3 | Membandingkan perbedaan karya dua dan tiga dimensi. | Perbedaan karya dua dan tiga dimensi | 2 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| 4 | Menciptakan karya dua dan tiga dimensi sederhana. | Membuat karya 2D dan 3D dari bahan sederhana | 2 JP | kreativitas, keimanan dan ketakwaan |
Integrasi Panca Cinta (KBC):
| Nilai Cinta | Wujud dalam Pembelajaran |
|---|---|
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Peserta didik menunjukkan rasa syukur kepada Allah atas keindahan alam yang menginspirasi penciptaan karya seni. |
| 2. Cinta Ilmu | Peserta didik antusias belajar dan mencari tahu perbedaan serta ciri-ciri karya dua dan tiga dimensi. |
| 3. Cinta Lingkungan | Peserta didik menggunakan bahan-bahan sederhana dari alam atau barang bekas untuk membuat karya seni, menunjukkan kepedulian lingkungan. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Peserta didik saling membantu dan memberikan umpan balik positif terhadap karya teman, menumbuhkan rasa kebersamaan. |
| 5. Cinta Tanah Air | Peserta didik menghargai berbagai bentuk karya seni sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa Indonesia. |
Seni ada di sekitar kita! Mulai dari gambar di buku cerita kesukaanmu sampai patung di taman. Semua ini adalah karya seni yang indah. Ada yang terlihat datar seperti foto, ada juga yang bisa kita pegang dari semua sisi seperti mainan. Mari kita kenali lebih dekat dunia seni yang penuh warna dan bentuk ini!
1. Mengenal Karya Dua Dimensi
Karya dua dimensi adalah karya seni yang hanya memiliki dua ukuran, yaitu panjang dan lebar. Karena itu, karya dua dimensi terlihat datar dan tidak memiliki ruang. Kita hanya bisa melihatnya dari satu arah, yaitu dari depan. Contoh paling mudah adalah gambar, lukisan, foto, atau kolase. Saat kamu menggambar di kertas, kamu sedang membuat karya dua dimensi. Meskipun gambarmu terlihat seperti benda asli, kamu tidak bisa memegang bagian belakang atau sampingnya karena tidak ada ruang atau ketebalan. Pemandangan alam, potret teman, atau tulisan kaligrafi adalah beberapa contoh karya dua dimensi yang sering kita jumpai.
2. Ciri-ciri Karya Dua Dimensi
Ciri utama karya dua dimensi adalah sifatnya yang datar. Ia tidak memiliki volume atau kedalaman. Selain itu, karya dua dimensi hanya bisa dinikmati dari satu sudut pandang, yaitu bagian depannya saja. Bahan yang digunakan pun biasanya tipis, seperti kertas, kanvas, kain, atau papan. Alat yang dipakai untuk membuatnya antara lain pensil, krayon, cat air, atau spidol. Karya dua dimensi bisa berupa gambar, lukisan, foto, poster, atau mozaik. Semua ini memiliki panjang dan lebar, tetapi tidak memiliki tinggi atau ketebalan yang signifikan.
3. Mengenal Karya Tiga Dimensi
Berbeda dengan karya dua dimensi, karya tiga dimensi adalah karya seni yang memiliki tiga ukuran: panjang, lebar, dan tinggi (atau tebal). Ini berarti karya tiga dimensi memiliki volume dan ruang. Kita bisa melihat dan memegangnya dari berbagai sisi, seperti depan, belakang, samping, bahkan atas dan bawah. Contoh karya tiga dimensi adalah patung, vas bunga, kerajinan tangan dari tanah liat, atau miniatur rumah. Mainan kesukaanmu seperti boneka atau mobil-mobilan juga termasuk karya tiga dimensi karena bisa dipegang dan dirasakan bentuknya secara utuh.
4. Ciri-ciri Karya Tiga Dimensi
Ciri-ciri karya tiga dimensi yang paling mencolok adalah ia memiliki volume dan dapat berdiri sendiri di ruang. Kamu bisa merasakannya dengan tanganmu. Karya ini bisa dilihat dari berbagai arah, sehingga kamu bisa mengelilinginya untuk melihat semua detailnya. Bahan yang digunakan untuk membuat karya tiga dimensi biasanya lebih bervariasi dan padat, seperti tanah liat, kayu, batu, logam, plastisin, atau bahan daur ulang. Alat yang dipakai juga beragam, seperti pahat, pisau ukir, gunting, atau alat pembentuk. Contohnya adalah patung binatang, gerabah, ukiran kayu, atau maket bangunan.
5. Perbedaan Karya Dua dan Tiga Dimensi
Perbedaan paling mendasar antara karya dua dan tiga dimensi terletak pada dimensinya. Karya dua dimensi hanya punya panjang dan lebar, sehingga terlihat datar. Sedangkan karya tiga dimensi punya panjang, lebar, dan tinggi, sehingga memiliki volume dan bisa dipegang. Kamu bisa membayangkan gambar apel di buku (dua dimensi) dan buah apel sungguhan (tiga dimensi). Gambar apel datar, sementara buah apel bisa kamu putar dan rasakan bentuknya. Memahami perbedaan ini akan membantumu lebih menghargai berbagai bentuk seni yang ada di dunia.
6. Membuat Karya Dua Dimensi Sederhana
Untuk membuat karya dua dimensi sederhana, kamu bisa mulai dengan menggambar. Siapkan kertas, pensil, dan pensil warna atau krayon. Pilihlah objek yang ingin kamu gambar, misalnya pemandangan, buah-buahan, atau hewan. Gambarlah sketsanya terlebih dahulu, lalu tebalkan garisnya dan warnai agar terlihat indah. Kamu juga bisa membuat kolase dari potongan kertas warna-warni atau daun kering yang ditempel di kertas. Ingat, karya dua dimensi hanya perlu terlihat bagus dari depan. Cobalah berkreasi dengan warna dan bentuk!
7. Membuat Karya Tiga Dimensi Sederhana
Membuat karya tiga dimensi itu menyenangkan karena kamu bisa membentuknya! Kamu bisa menggunakan plastisin, tanah liat, atau bahkan adonan tepung. Cobalah membuat bentuk binatang, buah, atau benda lain yang kamu suka. Selain itu, kamu juga bisa membuat kerajinan dari bahan bekas seperti kotak kardus, botol plastik, atau gulungan tisu. Misalnya, membuat robot dari kardus atau vas bunga dari botol. Hias karyamu dengan cat, kertas warna, atau bahan alam seperti daun dan ranting. Ingatlah untuk membentuknya dari berbagai sisi agar terlihat utuh.
Rangkuman: Karya dua dimensi adalah karya seni yang datar, hanya memiliki panjang dan lebar, seperti gambar dan lukisan. Sedangkan karya tiga dimensi adalah karya seni yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi, sehingga memiliki volume dan bisa dipegang dari berbagai sisi, seperti patung dan kerajinan. Mengenali perbedaan ini membantu kita memahami dan menghargai berbagai bentuk ekspresi seni. Kita bisa menciptakan karya dua dan tiga dimensi sederhana dengan bahan-bahan di sekitar kita, melatih kreativitas dan rasa syukur.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Dua Dimensi | Karya yang hanya memiliki panjang dan lebar, terlihat datar. |
| Tiga Dimensi | Karya yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi, memiliki volume. |
| Volume | Isi atau ruang yang dimiliki oleh suatu benda. |
| Kolase | Karya seni yang dibuat dengan menempelkan potongan-potongan bahan. |
| Patung | Karya seni tiga dimensi yang dibuat dengan membentuk atau memahat. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "mengenal karya dua dan tiga dimensi" mata pelajaran Seni Budaya Kelas II ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Peta Materi Seni Budaya Kelas II Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 materi · siap dibuatkan
Menggambar EkspresifBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisCetak SederhanaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisLagu Daerah SederhanaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTari dengan IringanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Teater Boneka SederhanaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKerajinan KertasBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPameran KelasBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Seni Budaya di kelas lain
BERMAIN ITU MENYENANGKANSeni Budaya Kelas V MIMenggambarSeni Budaya Kelas VI MISeni Musik " Mendengar dan mainkan alat musik perkusiSeni Budaya Kelas III MIUnsur Tari TradisionalSeni Budaya Kelas V MILihat semua Modul Ajar Seni Budaya Kelas II →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Seni Budaya kelas 2 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas II dan kelas 2 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi mengenal karya dua dan tiga dimensi pada Seni Budaya MI, Fase A, elemen Mengalami, Menciptakan, Merefleksikan, dan Berdampak.
Modul mengenal karya dua dan tiga dimensi ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul mengenal karya dua dan tiga dimensi untuk Seni Budaya kelas II.
Apakah modul ajar Seni Budaya materi mengenal karya dua dan tiga dimensi ini gratis?
Ya. Modul mengenal karya dua dan tiga dimensi untuk kelas II MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar mengenal karya dua dan tiga dimensi ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Seni Budaya kelas II ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Seni Budaya kelas II langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul mengenal karya dua dan tiga dimensi ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan mengenal karya dua dan tiga dimensi dapat Anda sesuaikan dengan murid Seni Budaya kelas II di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Seni Budaya kelas II ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul mengenal karya dua dan tiga dimensi ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase A untuk kelas II MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi mengenal karya dua dan tiga dimensi tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas mengenal karya dua dan tiga dimensi untuk Seni Budaya kelas II di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul mengenal karya dua dan tiga dimensi ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Seni Budaya kelas II MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar mengenal karya dua dan tiga dimensi beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Seni Budaya kelas II berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Seni Budaya ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?
Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi mengenal karya dua dan tiga dimensi yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Seni Budaya SD ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.