Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas IX
Membuat Teks Prosedur dari Petikan Cerpen
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
| Fase / Kelas | D / IX |
| Materi Pokok | Membuat Teks Prosedur dari Petikan Cerpen |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang ciri-ciri teks prosedur dan mampu mengidentifikasi unsur-unsur cerpen sederhana. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak bernegara
Peserta didik mengembangkan sikap tanggung jawab dan disiplin dalam menyelesaikan tugas membuat teks prosedur sebagai bentuk syukur atas karunia akal. - penalaran kritis — elemen: menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik menganalisis struktur dan kaidah kebahasaan teks prosedur yang dihasilkan dari petikan cerpen untuk memastikan kelogisan langkah-langkahnya. - kreativitas — elemen: menghasilkan gagasan yang orisinal
Peserta didik menghasilkan ide-ide baru untuk mengubah alur naratif cerpen menjadi langkah-langkah prosedural yang unik dan menarik.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Menulis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menulis berbagai jenis teks untuk menyampaikan informasi dan gagasan, serta mengekspresikan pikiran dan perasaan secara kreatif, logis, dan persuasif, termasuk mengubah bentuk teks naratif menjadi prosedural. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Contoh nyata teks prosedur dapat ditemukan dalam resep masakan, petunjuk penggunaan alat, atau tata cara ibadah. |
| Konseptual | Teks prosedur adalah jenis teks yang berisi langkah-langkah atau tahapan untuk melakukan sesuatu secara berurutan agar mencapai tujuan tertentu. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah mengubah alur cerita dalam petikan cerpen menjadi urutan instruksi yang jelas dan logis dalam bentuk teks prosedur. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana keterampilan menganalisis narasi dan menyusun instruksi dapat diterapkan dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mengekspresikan rasa syukur atas karunia akal melalui ketelitian dan tanggung jawab dalam menyusun teks prosedur yang bermanfaat. |
| 2. Cinta Ilmu | Meningkatkan minat belajar dan keinginan untuk terus menggali ilmu pengetahuan melalui eksplorasi berbagai jenis teks dan cara mengubahnya. |
| 3. Cinta Lingkungan | Mendorong kepedulian terhadap kejelasan informasi agar pembaca dapat mengikuti instruksi dengan benar, menghindari pemborosan sumber daya. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Mengembangkan kemampuan berkolaborasi dan saling membantu dalam kelompok untuk menghasilkan teks prosedur yang terbaik dan mudah dipahami. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menumbuhkan kebanggaan menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam menyusun teks prosedur yang informatif dan kreatif. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui analisis petikan cerpen, peserta didik dapat mengidentifikasi alur cerita yang berpotensi diubah menjadi prosedur dengan tepat.
- Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat merancang kerangka teks prosedur dari petikan cerpen yang dipilih secara sistematis.
- Melalui penulisan draf, peserta didik dapat menyusun teks prosedur dengan memperhatikan struktur dan kaidah kebahasaan yang benar.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat merevisi dan menyempurnakan teks prosedur yang dibuat berdasarkan umpan balik dengan teliti.
- Melalui presentasi di depan kelas, peserta didik dapat menyajikan teks prosedur hasil karyanya dengan percaya diri dan jelas.
Pemahaman bermakna: Memahami cara mengubah narasi menjadi prosedur melatih kemampuan berpikir logis, sistematis, dan kreatif dalam menyampaikan informasi yang bermanfaat bagi orang lain.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara mengubah cerita petualangan seru menjadi panduan langkah demi langkah untuk mencapai tujuan tertentu?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ilmu Pengetahuan Sosial: Peserta didik dapat mengidentifikasi langkah-langkah dalam peristiwa sejarah atau proses sosial yang diceritakan dalam cerpen. Seni Budaya: Peserta didik dapat mengembangkan kreativitas dalam memilih diksi dan gaya bahasa agar teks prosedur yang dihasilkan tetap menarik dan estetik. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk berdiskusi dengan anak tentang berbagai teks prosedur yang ada di rumah, seperti resep masakan atau petunjuk penggunaan alat elektronik. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran dilakukan di kelas dengan penataan tempat duduk kelompok yang mendukung diskusi dan kolaborasi, serta memanfaatkan perpustakaan sekolah untuk mencari referensi cerpen. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik dapat memanfaatkan aplikasi pengolah kata untuk menulis dan menyunting teks prosedur, serta mencari contoh cerpen atau teks prosedur melalui internet. |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui analisis petikan cerpen, peserta didik dapat mengidentifikasi alur cerita yang berpotensi diubah menjadi prosedur dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Berbisik: Peserta didik berbaris, guru membisikkan satu kata kunci terkait prosedur ke peserta didik pertama, lalu kata itu dibisikkan berantai hingga peserta didik terakhir menyebutkannya keras-keras.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat merancang kerangka teks prosedur dari petikan cerpen yang dipilih secara sistematis. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Rantai Kata Prosedur: Guru menyebutkan satu kata terkait prosedur (misal: 'memasak'), peserta didik berikutnya menyebutkan kata lain yang berhubungan, terus berantai hingga 10 kata.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Kamu akan mengubah petikan cerpen menjadi teks prosedur yang jelas dan runtut.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Teks prosedur adalah panduan langkah demi langkah untuk melakukan sesuatu. Bagaimana jika kita mengubah cerita yang kita baca menjadi panduan?
Alat & bahan: Petikan cerpen, alat tulis, kertas HVS
Langkah kerja:
- Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
Gambar 1. Teka-teki silang - Bacalah petikan cerpen yang diberikan oleh gurumu dengan saksama.
- Identifikasikan alur cerita atau kegiatan utama dalam cerpen yang berpotensi diubah menjadi langkah-langkah prosedural, lalu catatlah.
- Susunlah kerangka teks prosedur dengan menentukan judul, tujuan, alat/bahan (jika ada), dan garis besar langkah-langkahnya.
- Tuliskan draf teks prosedur berdasarkan kerangka yang sudah kamu buat, perhatikan penggunaan kata kerja imperatif dan konjungsi temporal.
- Bertukarlah draf teks prosedur dengan kelompok lain untuk saling memberikan masukan dan lakukan revisi berdasarkan umpan balik.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang teks prosedur?
- Sebutkan contoh teks prosedur yang pernah kamu baca atau lakukan!
- Apa saja ciri-ciri utama sebuah cerpen?
Formatif (proses): Observasi saat diskusi kelompok, penilaian diri, dan penilaian antar teman terhadap draf teks prosedur.
Sumatif (akhir): Penilaian teks prosedur hasil akhir dan presentasi kelompok.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi alur cerita yang berpotensi diubah menjadi prosedur. | Identifikasi alur cerpen dan perancangan kerangka. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Merancang kerangka teks prosedur dari petikan cerpen secara sistematis. | Penyusunan kerangka dan draf awal teks prosedur. | 2 JP | kreativitas |
| 3 | Menyusun teks prosedur dengan memperhatikan struktur dan kaidah kebahasaan yang benar. | Revisi dan penyempurnaan draf teks prosedur. | 2 JP | penalaran kritis |
| 4 | Menyajikan teks prosedur hasil karyanya dengan percaya diri dan jelas. | Presentasi dan evaluasi teks prosedur. | 2 JP | komunikasi |
Teks prosedur adalah panduan langkah demi langkah untuk melakukan sesuatu. Bagaimana jika kita mengubah cerita yang kita baca menjadi panduan? Modul ini akan membimbingmu mengubah petikan cerpen menjadi teks prosedur yang jelas dan bermanfaat, melatih kreativitas dan ketelitianmu dalam menulis.
1. Memahami Teks Prosedur
Teks prosedur adalah jenis teks yang berisi langkah-langkah atau tahapan untuk melakukan suatu kegiatan atau membuat sesuatu secara berurutan agar mencapai tujuan yang diinginkan. Ciri-ciri utamanya meliputi penggunaan kalimat perintah (imperatif), konjungsi temporal (kemudian, selanjutnya), kata keterangan cara, serta informasi yang jelas dan logis. Contohnya adalah resep masakan, petunjuk penggunaan alat elektronik, atau tata cara ibadah. Teks ini bertujuan untuk memandu pembaca agar dapat melakukan sesuatu dengan benar dan berhasil.
2. Mengenali Petikan Cerpen
Petikan cerpen adalah bagian dari cerita pendek yang memiliki alur, tokoh, latar, dan konflik. Dalam konteks ini, kita akan fokus pada alur cerita, yaitu urutan peristiwa yang terjadi. Tidak semua bagian cerpen dapat diubah menjadi teks prosedur. Kita perlu mencari bagian yang mengandung serangkaian tindakan atau kegiatan yang dilakukan tokoh secara berurutan, yang jika dihilangkan unsur naratifnya, dapat menjadi instruksi. Misalnya, langkah-langkah tokoh dalam menyiapkan sesuatu, melakukan perjalanan, atau memecahkan masalah.
3. Identifikasi Alur Prosedural dalam Cerpen
Langkah pertama adalah membaca cerpen dengan cermat dan mengidentifikasi bagian-bagian yang menunjukkan urutan tindakan. Perhatikan kata kerja aksi dan konjungsi temporal yang digunakan dalam cerpen. Misalnya, 'pertama, ia mengambil ember, lalu mengisi air, kemudian membawa ke taman.' Bagian ini berpotensi menjadi prosedur. Fokuslah pada kegiatan yang memiliki awal, tengah, dan akhir yang jelas, serta dapat diulang oleh orang lain. Misalnya, alur cerita tentang cara membuat layang-layang oleh seorang tokoh dalam cerpen.
4. Merancang Kerangka Teks Prosedur
Setelah mengidentifikasi alur prosedural dari cerpen, langkah selanjutnya adalah merancang kerangka. Kerangka ini meliputi: Judul (yang menarik dan sesuai isi), Tujuan (apa yang ingin dicapai dari prosedur ini), Alat dan Bahan (jika kegiatan memerlukan benda-benda tertentu), dan Langkah-langkah (urutan tindakan yang jelas dan runtut). Pastikan setiap langkah logis dan saling terkait. Contohnya, jika cerpen berkisah tentang tokoh membuat kue, kerangkanya akan berisi judul 'Cara Membuat Kue Bolu', tujuan, bahan-bahan, dan langkah-langkah pembuatan.
5. Menyusun Draf Teks Prosedur
Setelah kerangka tersusun, mulailah menulis draf teks prosedur. Gunakan kalimat imperatif (perintah), misalnya 'ambil', 'campurkan', 'masukkan'. Gunakan konjungsi temporal untuk menunjukkan urutan, seperti 'pertama', 'kemudian', 'selanjutnya', 'akhirnya'. Pastikan bahasa yang digunakan lugas dan mudah dipahami. Hindari kalimat yang ambigu atau multitafsir. Setiap langkah harus spesifik dan jelas, sehingga pembaca dapat mengikutinya tanpa kebingungan. Perhatikan juga penggunaan tanda baca dan ejaan yang benar.
6. Revisi dan Penyempurnaan
Draf pertama mungkin belum sempurna. Lakukan revisi dengan membaca ulang teks prosedurmu. Periksa apakah semua langkah sudah berurutan dan logis. Pastikan tidak ada informasi yang terlewat atau berlebihan. Periksa juga kaidah kebahasaan: ejaan, tanda baca, pilihan kata, dan kalimat. Mintalah teman atau guru untuk membaca drafmu dan memberikan masukan. Umpan balik dari orang lain sangat penting untuk mengetahui apakah teks prosedurmu sudah cukup jelas dan efektif.
Rangkuman: Membuat teks prosedur dari petikan cerpen adalah proses kreatif yang melibatkan identifikasi alur, perancangan kerangka, penyusunan draf, dan revisi. Keterampilan ini melatih kita berpikir sistematis dan menyampaikan informasi secara jelas. Dengan memahami struktur dan kaidah kebahasaan teks prosedur, kita dapat mengubah narasi menjadi panduan langkah demi langkah yang mudah diikuti dan bermanfaat bagi pembaca.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Prosedur | Urutan tindakan untuk mencapai suatu tujuan. |
| Cerpen | Cerita pendek, prosa naratif fiktif. |
| Alur | Urutan peristiwa dalam cerita. |
| Imperatif | Bersifat perintah atau larangan. |
| Konjungsi Temporal | Kata penghubung yang menyatakan hubungan waktu. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Membuat Teks Prosedur dari Petikan Cerpen" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Membuat Teks Prosedur dari Petikan Cerpen yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Bahasa Indonesia Kelas IX Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 2 siap unduh
Berbagi Argumentasi dalam Teks DiskusiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBelajar BerpantunBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap2 materi · siap dibuatkan
Menuangkan Gagasan dalam Artikel Ilmiah PopulerBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMeneladani Pesan Moral dalam LegendaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Bahasa Indonesia lain yang sudah tersedia
Teks DiskusiBahasa Indonesia Kelas IX MTsTeks diskusi dan pantunBahasa Indonesia Kelas IX MTsTeks Laporan PercobaanBahasa Indonesia Kelas IX MTsTeks Pidato PersuasifBahasa Indonesia Kelas IX MTsLihat semua Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas IX →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 9 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Membuat Teks Prosedur dari Petikan Cerpen pada Bahasa Indonesia MTs, Fase D, elemen Menulis.
Modul Membuat Teks Prosedur dari Petikan Cerpen ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Membuat Teks Prosedur dari Petikan Cerpen untuk Bahasa Indonesia kelas IX.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Membuat Teks Prosedur dari Petikan Cerpen ini gratis?
Ya. Modul Membuat Teks Prosedur dari Petikan Cerpen untuk kelas IX MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Membuat Teks Prosedur dari Petikan Cerpen ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Membuat Teks Prosedur dari Petikan Cerpen ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Membuat Teks Prosedur dari Petikan Cerpen dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Membuat Teks Prosedur dari Petikan Cerpen ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas IX MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Membuat Teks Prosedur dari Petikan Cerpen tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Membuat Teks Prosedur dari Petikan Cerpen untuk Bahasa Indonesia kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Membuat Teks Prosedur dari Petikan Cerpen ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas IX MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Membuat Teks Prosedur dari Petikan Cerpen beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun dan Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?
Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Membuat Teks Prosedur dari Petikan Cerpen yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia SMP ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.