MTsKelas VIIFase D

Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas VII
Peserta Didik Mampu Mengubah Kalimat Tidak Langsung Menjadi Kalimat Langsung dengan Tepat

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Kalimat langsung menyampaikan perkataan orang lain secara persis dengan tanda petik, sedangkan kalimat tidak langsung menyampaikan kembali dengan perubahan kata ganti dan keterangan waktu/tempat, serta tanpa tanda petik. Proses perubahan melibatkan penyesuaian kata ganti dan keterangan waktu/tempat agar pesan tetap akurat dan sesuai konteks. Menguasai perubahan ini membantu komunikasi yang efektif dan menghindari salah paham.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Peserta Didik Mampu Mengubah Kalimat Tidak Langsung Menjadi Kalimat Langsung dengan Tepat
Bahasa Indonesia · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Peserta Didik Mampu Mengubah Kalimat Tidak Langsung Menjadi Kalimat Langsung dengan Tepat
Bahasa Indonesia · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasD / VII
Materi PokokPeserta Didik Mampu Mengubah Kalimat Tidak Langsung Menjadi Kalimat Langsung dengan Tepat
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang jenis-jenis kalimat dan fungsi komunikasinya dalam percakapan sehari-hari.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
  3. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMenulis
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menulis gagasan, pikiran, dan pengalaman dalam bentuk teks narasi, deskripsi, eksposisi, dan argumentasi dengan struktur yang runtut dan kaidah kebahasaan yang tepat.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualDalam percakapan sehari-hari, kita sering mendengar atau membaca perkataan orang lain yang disampaikan ulang, baik secara langsung maupun tidak langsung.
KonseptualKalimat langsung adalah kalimat yang mengulang perkataan orang lain secara persis, sedangkan kalimat tidak langsung adalah kalimat yang menyampaikan kembali perkataan orang lain dengan perubahan tertentu.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah mengubah kalimat tidak langsung menjadi kalimat langsung dengan memperhatikan tanda baca dan perubahan kata ganti.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya ketepatan dalam menyampaikan kembali perkataan orang lain untuk menghindari kesalahpahaman dalam komunikasi.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenyadari bahwa berkomunikasi dengan jujur dan menyampaikan informasi secara benar adalah bentuk ketaatan kepada ajaran agama untuk menghindari fitnah dan kesalahpahaman.
2. Cinta IlmuMenunjukkan semangat belajar untuk memahami kaidah kebahasaan agar dapat menyampaikan pesan secara efektif dan akurat, serta mencari ilmu untuk memperkaya keterampilan berbahasa.
3. Cinta LingkunganMampu menyampaikan informasi terkait kondisi lingkungan dengan jelas dan bertanggung jawab, sehingga dapat mengajak sesama untuk menjaga kelestarian alam.
4. Cinta Diri dan SesamaBelajar untuk menyampaikan perkataan orang lain secara tepat agar tidak menyakiti perasaan dan menjaga hubungan baik dengan sesama, serta menghargai setiap individu dalam berkomunikasi.
5. Cinta Tanah AirMenggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam menyampaikan informasi, termasuk saat mengubah kalimat, sebagai wujud kecintaan dan kebanggaan terhadap bahasa nasional.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui analisis contoh kalimat, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri kalimat langsung dan tidak langsung dengan tepat.
  2. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan perbedaan antara kalimat langsung dan tidak langsung berdasarkan struktur dan tanda bacanya dengan runtut.
  3. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat mengidentifikasi perubahan kata ganti dan keterangan waktu/tempat saat mengubah kalimat tidak langsung menjadi kalimat langsung dengan cermat.
  4. Melalui latihan soal, peserta didik dapat mengubah kalimat tidak langsung menjadi kalimat langsung dengan memperhatikan tanda baca dan perubahan kata ganti secara benar.
Halaman 2 · Peserta Didik Mampu Mengubah Kalimat Tidak Langsung Menjadi Kalimat Langsung dengan Tepat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami dan menguasai perubahan kalimat tidak langsung menjadi kalimat langsung akan membantu peserta didik menyampaikan informasi secara akurat dan jelas dalam berbagai konteks komunikasi, baik lisan maupun tulisan.

Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kamu salah paham karena perkataan seseorang disampaikan secara berbeda oleh orang lain?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuPAI: Pentingnya menyampaikan informasi yang benar dan tidak berbohong dalam perkataan, sesuai ajaran agama Islam.
Ilmu Pengetahuan Sosial: Bagaimana informasi dapat disalahpahami atau disebarkan secara tidak akurat dalam masyarakat jika tidak disampaikan dengan tepat.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk berdiskusi dengan anak tentang pentingnya menyampaikan informasi secara akurat dalam komunikasi sehari-hari.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, dengan akses ke papan tulis atau proyektor.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan tayangan contoh kalimat atau video singkat tentang penggunaan kalimat langsung dan tidak langsung dalam percakapan.
Halaman 3 · Peserta Didik Mampu Mengubah Kalimat Tidak Langsung Menjadi Kalimat Langsung dengan Tepat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui analisis contoh kalimat, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri kalimat langsung dan tidak langsung dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru bertanya, 'Bagaimana perasaanmu hari ini? Pernahkah kamu menyampaikan kembali perkataan temanmu kepada orang lain? Bagaimana cara kamu menyampaikannya?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan mengajukan pertanyaan pemantik: 'Pernahkah kamu salah paham karena perkataan seseorang disampaikan secara berbeda oleh orang lain?' untuk membangkitkan kesadaran peserta didik akan pentingnya materi.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah teks percakapan singkat (jenis teks: teks) yang berisi kalimat langsung dan tidak langsung, kemudian meminta peserta didik untuk membaca dan mengamati perbedaan cara penyampaian informasi di dalamnya.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok kecil (3-4 orang) dan membagikan LKPD berjudul 'Mengenal Ragam Kalimat' yang berisi contoh-contoh kalimat langsung dan tidak langsung.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Dalam kelompok, peserta didik berdiskusi untuk mengidentifikasi ciri-ciri kalimat langsung dan tidak langsung berdasarkan contoh yang ada di LKPD, serta mencatat perbedaan struktur dan tanda bacanya.
  2. Peserta didik mencari contoh lain kalimat langsung dan tidak langsung dari buku teks atau sumber lain yang relevan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi ciri-ciri kalimat langsung dan tidak langsung di depan kelas.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi setiap kelompok, menekankan pada ketepatan identifikasi ciri dan penggunaan tanda baca.
  3. Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang konsep kalimat langsung dan tidak langsung, serta perbedaan mendasarnya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan ciri-ciri dan perbedaan kalimat langsung dan tidak langsung.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan menanyakan perasaan mereka setelah pembelajaran hari ini.
  3. Guru menyampaikan rencana pembelajaran untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Peserta Didik Mampu Mengubah Kalimat Tidak Langsung Menjadi Kalimat Langsung dengan Tepat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Melalui latihan soal, peserta didik dapat mengubah kalimat tidak langsung menjadi kalimat langsung dengan memperhatikan tanda baca dan perubahan kata ganti secara benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam dan mengajak peserta didik berdoa, serta memeriksa kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya tentang ciri-ciri kalimat langsung dan tidak langsung, kemudian menanyakan, 'Apakah kamu masih ingat bagaimana ciri-ciri kalimat langsung?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengubah kalimat tidak langsung menjadi kalimat langsung, dan menanyakan, 'Menurutmu, apa saja yang perlu diperhatikan saat mengubah jenis kalimat ini?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan beberapa kalimat tidak langsung yang berbeda-beda, kemudian meminta peserta didik untuk mengamati dan mencoba menebak bagaimana bentuk kalimat langsungnya.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagikan bahan ajar tentang panduan mengubah kalimat tidak langsung menjadi kalimat langsung, serta LKPD berjudul 'Transformasi Kalimat Ajaib' yang berisi latihan soal.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik secara individu atau berpasangan mengerjakan LKPD, mengubah kalimat tidak langsung menjadi kalimat langsung dengan memperhatikan perubahan kata ganti, keterangan waktu/tempat, dan tanda baca.
  2. Peserta didik dapat berdiskusi dengan teman sekelompok atau bertanya kepada guru jika menemukan kesulitan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Beberapa peserta didik diminta untuk menuliskan hasil transformasinya di papan tulis dan menjelaskan alasannya.
  2. Guru bersama peserta didik membahas jawaban yang benar dan memberikan koreksi serta umpan balik mengenai kesalahan umum yang terjadi.
  3. Guru menguatkan pemahaman tentang kaidah perubahan kalimat, khususnya pada kata ganti dan keterangan, serta pentingnya ketelitian dalam penggunaan tanda baca.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan langkah-langkah dan kaidah penting dalam mengubah kalimat tidak langsung menjadi kalimat langsung.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik atas usaha dan kemajuan yang ditunjukkan, serta menanyakan, 'Bagian mana yang paling kamu sukai dari pembelajaran hari ini?'
  3. Guru memberikan tugas mandiri berupa mencari contoh kalimat tidak langsung dari berita atau cerita pendek, lalu mengubahnya menjadi kalimat langsung, kemudian menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Peserta Didik Mampu Mengubah Kalimat Tidak Langsung Menjadi Kalimat Langsung dengan Tepat — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKTransformasi Kalimat Ajaib!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Peserta didik dapat mengubah kalimat tidak langsung menjadi kalimat langsung dengan tepat.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Dalam berkomunikasi, kita seringkali menyampaikan kembali perkataan orang lain. Cara penyampaian ini bisa dilakukan secara langsung, yaitu menirukan persis apa yang diucapkan, atau tidak langsung, yaitu menceritakan kembali dengan gaya bahasa kita sendiri.

Alat & bahan: Alat tulis, buku catatan

Langkah kerja:

  1. Perhatikan gambar teks percakapan (jenis: teks) yang diberikan oleh guru.
    Pesan dari IbuNak, Ibu pergi ke pasar sebentar.Jangan lupa makan siang, ya.Nanti sore kita belajar bersama.
    Gambar 1. Teks bacaan
  2. Bacalah dengan saksama kalimat-kalimat tidak langsung yang tersedia di tabel.
  3. Ubah setiap kalimat tidak langsung tersebut menjadi kalimat langsung.
  4. Perhatikan perubahan kata ganti, keterangan waktu/tempat, dan penggunaan tanda baca yang benar.
  5. Tuliskan hasil perubahanmu pada kolom yang tersedia di tabel.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Peserta Didik Mampu Mengubah Kalimat Tidak Langsung Menjadi Kalimat Langsung dengan Tepat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang kalimat langsung?
  2. Apa perbedaan utama antara kalimat langsung dan tidak langsung?
  3. Coba berikan satu contoh kalimat yang kamu dengar dari temanmu dan sampaikan kembali kepada saya!

Formatif (proses): Observasi saat diskusi kelompok dan presentasi, serta penilaian hasil kerja LKPD untuk mengidentifikasi pemahaman dan keterampilan peserta didik.

Sumatif (akhir): Peserta didik mengerjakan soal esai dan pilihan ganda tentang identifikasi dan perubahan kalimat tidak langsung menjadi kalimat langsung.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Peserta Didik Mampu Mengubah Kalimat Tidak Langsung Menjadi Kalimat Langsung dengan Tepat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ciri-ciri kalimat langsung dan tidak langsungKonsep kalimat langsung dan tidak langsung2 JPpenalaran kritis
2Menjelaskan perbedaan kalimat langsung dan tidak langsungPerbedaan struktur dan tanda baca2 JPkomunikasi
3Mengidentifikasi perubahan kata ganti dan keteranganKaidah perubahan unsur kalimat2 JPpenalaran kritis
4Mengubah kalimat tidak langsung menjadi kalimat langsungPraktik transformasi kalimat2 JPkomunikasi
Halaman 8 · Peserta Didik Mampu Mengubah Kalimat Tidak Langsung Menjadi Kalimat Langsung dengan Tepat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Dalam berkomunikasi, kita seringkali menyampaikan kembali perkataan orang lain. Cara penyampaian ini bisa dilakukan secara langsung, yaitu menirukan persis apa yang diucapkan, atau tidak langsung, yaitu menceritakan kembali dengan gaya bahasa kita sendiri. Memahami perbedaan dan cara mengubahnya sangat penting agar pesan tersampaikan dengan jelas dan tidak menimbulkan salah paham.

1. Mengenal Kalimat Langsung
Kalimat langsung adalah kalimat yang mengulang perkataan orang lain secara persis atau sama seperti yang diucapkan. Ciri-ciri kalimat langsung meliputi penggunaan tanda petik dua ('...') untuk mengapit ujaran langsung, huruf pertama pada petikan langsung ditulis kapital, serta adanya tanda baca koma sebelum atau sesudah kalimat petikan. Contoh: Ibu berkata, 'Jangan lupa makan siang!' atau 'Aku akan datang,' kata Rina.

2. Mengenal Kalimat Tidak Langsung
Kalimat tidak langsung adalah kalimat yang menyampaikan kembali perkataan orang lain dengan perubahan pada susunan kalimatnya. Pada kalimat tidak langsung, tidak ada tanda petik dua dan biasanya terdapat kata penghubung seperti 'bahwa', 'agar', atau 'supaya'. Kata ganti orang dan keterangan waktu/tempat juga sering mengalami perubahan. Contoh: Ibu berkata bahwa aku tidak boleh lupa makan siang. Rina mengatakan bahwa ia akan datang.

3. Perubahan Kata Ganti
Saat mengubah kalimat tidak langsung menjadi kalimat langsung, perubahan kata ganti sangat penting. Kata ganti orang pertama ('saya', 'aku') dalam kalimat tidak langsung akan berubah menjadi kata ganti orang kedua ('kamu', 'Anda') dalam kalimat langsung jika yang berbicara adalah orang pertama. Sebaliknya, kata ganti orang kedua dalam kalimat tidak langsung bisa berubah menjadi kata ganti orang pertama atau ketiga dalam kalimat langsung, tergantung konteksnya. Contoh: Dia berkata bahwa dia akan pergi. (Kalimat Langsung: 'Aku akan pergi,' katanya.)

4. Perubahan Keterangan Waktu dan Tempat
Selain kata ganti, keterangan waktu dan tempat juga sering berubah saat transformasi kalimat. Kata 'kemarin' bisa menjadi 'hari ini' atau 'saat itu', 'besok' menjadi 'hari ini' atau 'saat ini', 'di sini' menjadi 'di sana', dan seterusnya, agar sesuai dengan sudut pandang pembicara yang menyampaikan ulang. Contoh: Dia bilang dia datang ke sini kemarin. (Kalimat Langsung: 'Aku datang ke sini kemarin,' katanya.) atau 'Aku datang ke sana kemarin,' katanya.

5. Langkah Mengubah Kalimat Tidak Langsung
Untuk mengubah kalimat tidak langsung menjadi kalimat langsung, pertama, identifikasi inti pesan yang disampaikan. Kedua, tentukan siapa yang berbicara dan kepada siapa. Ketiga, ubah kata ganti orang agar sesuai dengan sudut pandang pembicara langsung. Keempat, sesuaikan keterangan waktu dan tempat jika ada. Terakhir, tambahkan tanda petik dua untuk mengapit ucapan langsung dan gunakan tanda baca lain (koma, titik) dengan benar. Perhatikan juga intonasi yang mungkin tersirat.

Rangkuman: Kalimat langsung menyampaikan perkataan orang lain secara persis dengan tanda petik, sedangkan kalimat tidak langsung menyampaikan kembali dengan perubahan kata ganti dan keterangan waktu/tempat, serta tanpa tanda petik. Proses perubahan melibatkan penyesuaian kata ganti dan keterangan waktu/tempat agar pesan tetap akurat dan sesuai konteks. Menguasai perubahan ini membantu komunikasi yang efektif dan menghindari salah paham.

Halaman 9 · Peserta Didik Mampu Mengubah Kalimat Tidak Langsung Menjadi Kalimat Langsung dengan Tepat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Kalimat LangsungKalimat yang mengulang perkataan orang lain secara persis.
Kalimat Tidak LangsungKalimat yang menyampaikan kembali perkataan orang lain dengan perubahan susunan.
Kata GantiKata yang menggantikan nomina atau frasa nomina.
Keterangan WaktuKata atau frasa yang menunjukkan kapan suatu peristiwa terjadi.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Peserta Didik Mampu Mengubah Kalimat Tidak Langsung Menjadi Kalimat Langsung dengan Tepat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Peserta Didik Mampu Mengubah Kalimat Tidak Langsung Menjadi Kalimat Langsung dengan Tepat" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Peserta Didik Mampu Mengubah Kalimat Tidak Langsung Menjadi Kalimat Langsung dengan Tepat — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Peserta Didik Mampu Mengubah Kalimat Tidak Langsung Menjadi Kalimat Langsung dengan Tepat ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIPeta Konsep
Peserta Didik Mampu Mengubah Kalimat Tidak Langsung Menjadi Kalimat Langsung dengan TepatMengenal Kalimat LangsungMengenal Kalimat Tidak LangsungPerubahan Kata GantiPerubahan Keterangan Waktu dan TempatLangkah Mengubah Kalimat Tidak Langsung
Dari sub-bab Peserta Didik Mampu Mengubah Kalimat Tidak Langsung Menjadi Kalimat Langsung dengan TepatHalaman 12
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIProfil Lulusan
Penalaran kritisKomunikasiKeimanan dan ketakwaan
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Peserta Didik Mampu Mengubah Kalimat Tidak Langsung Menjadi Kalimat Langsung dengan Tepat yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

📝 Butuh soal ujiannya juga?

Materi Peserta Didik Mampu Mengubah Kalimat Tidak Langsung Menjadi Kalimat Langsung dengan Tepat masuk ujian semester Bahasa Indonesia Kelas VII. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.

Mesin Soal Bahasa Indonesia Kelas VII →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 7 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Peserta Didik Mampu Mengubah Kalimat Tidak Langsung Menjadi Kalimat Langsung dengan Tepat pada Bahasa Indonesia MTs, Fase D, elemen Menulis.

Modul Peserta Didik Mampu Mengubah Kalimat Tidak Langsung Menjadi Kalimat Langsung dengan Tepat ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Peserta Didik Mampu Mengubah Kalimat Tidak Langsung Menjadi Kalimat Langsung dengan Tepat untuk Bahasa Indonesia kelas VII.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Peserta Didik Mampu Mengubah Kalimat Tidak Langsung Menjadi Kalimat Langsung dengan Tepat ini gratis?

Ya. Modul Peserta Didik Mampu Mengubah Kalimat Tidak Langsung Menjadi Kalimat Langsung dengan Tepat untuk kelas VII MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Peserta Didik Mampu Mengubah Kalimat Tidak Langsung Menjadi Kalimat Langsung dengan Tepat ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Peserta Didik Mampu Mengubah Kalimat Tidak Langsung Menjadi Kalimat Langsung dengan Tepat ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Peserta Didik Mampu Mengubah Kalimat Tidak Langsung Menjadi Kalimat Langsung dengan Tepat dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Peserta Didik Mampu Mengubah Kalimat Tidak Langsung Menjadi Kalimat Langsung dengan Tepat ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Peserta Didik Mampu Mengubah Kalimat Tidak Langsung Menjadi Kalimat Langsung dengan Tepat tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Peserta Didik Mampu Mengubah Kalimat Tidak Langsung Menjadi Kalimat Langsung dengan Tepat untuk Bahasa Indonesia kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Peserta Didik Mampu Mengubah Kalimat Tidak Langsung Menjadi Kalimat Langsung dengan Tepat ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas VII MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Peserta Didik Mampu Mengubah Kalimat Tidak Langsung Menjadi Kalimat Langsung dengan Tepat beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun dan Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?

Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Peserta Didik Mampu Mengubah Kalimat Tidak Langsung Menjadi Kalimat Langsung dengan Tepat yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia SMP ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Bahasa Indonesia MTsSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.