Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas VII
Membuat Teks Laporan Hasil Observasi Berdasarkan Peristiwa yang Diamati
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Membuat Teks Laporan Hasil Observasi Berdasarkan Peristiwa yang Diamati |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (6 JP: 3 JP × 40 menit = 120 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki kemampuan dasar dalam mengamati suatu objek atau peristiwa dan menuliskan hasil pengamatannya secara sederhana. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Menulis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menulis berbagai jenis teks untuk menyampaikan gagasan, pikiran, dan pengalamannya dengan struktur yang runtut dan kaidah kebahasaan yang tepat. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Contoh teks laporan hasil observasi dapat ditemukan di majalah ilmiah remaja atau laporan kegiatan ekstrakurikuler sekolah. |
| Konseptual | Teks laporan hasil observasi adalah teks yang menyajikan informasi mengenai suatu objek atau peristiwa secara objektif berdasarkan hasil pengamatan sistematis. |
| Prosedural | Langkah-langkah membuat teks laporan hasil observasi meliputi penentuan objek, pengamatan, pencatatan data, penyusunan kerangka, dan penulisan laporan. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa kemampuan mengamati dan melaporkan secara objektif sangat penting dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk dalam belajar sains dan melaporkan kegiatan. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menumbuhkan rasa syukur kepada Allah SWT atas keindahan dan keragaman ciptaan-Nya yang dapat diamati dan dipelajari. |
| 2. Cinta Ilmu | Mendorong semangat peserta didik untuk terus mencari tahu dan melaporkan informasi secara akurat sebagai wujud cinta pada ilmu pengetahuan. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menumbuhkan kepedulian peserta didik terhadap lingkungan sekitar melalui pengamatan peristiwa dan objek di lingkungan sekolah. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan berkolaborasi dalam kelompok untuk menghasilkan laporan yang informatif dan bermanfaat bagi sesama. |
| 5. Cinta Tanah Air | Mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan objektif dalam mengamati berbagai peristiwa di tanah air untuk kemajuan bangsa. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri dan struktur teks laporan hasil observasi dengan benar.
- Setelah menyimak contoh teks, peserta didik dapat menganalisis kaidah kebahasaan teks laporan hasil observasi secara tepat.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat merencanakan kegiatan observasi berdasarkan peristiwa yang menarik di lingkungan sekitar sekolah secara sistematis.
- Melalui kegiatan observasi langsung, peserta didik dapat mengumpulkan data dan mencatat fakta-fakta penting dari peristiwa yang diamati dengan cermat.
- Dengan bekerja dalam kelompok, peserta didik dapat menyusun kerangka teks laporan hasil observasi berdasarkan data observasi secara runtut.
- Setelah mendapatkan umpan balik, peserta didik dapat menulis teks laporan hasil observasi yang lengkap dan sesuai kaidah kebahasaan berdasarkan peristiwa yang diamati.
Pemahaman bermakna: Membuat teks laporan hasil observasi membantu peserta didik mengembangkan kemampuan berpikir kritis, sistematis, dan objektif dalam mengamati serta menyajikan informasi tentang dunia di sekitar mereka.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu melaporkan apa yang kita lihat secara jujur dan rinci?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ilmu Pengetahuan Alam (IPA): Menerapkan keterampilan observasi ilmiah dan pencatatan data yang akurat terhadap fenomena alam. Pendidikan Agama Islam (PAI): Menumbuhkan kesadaran untuk bersikap jujur dan objektif dalam melaporkan sesuatu, serta mensyukuri ciptaan Allah melalui pengamatan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau anggota keluarga dapat diajak berdiskusi tentang peristiwa yang diamati di rumah atau lingkungan sekitar sebagai bahan latihan observasi. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan sekolah seperti taman, kantin, perpustakaan, atau lapangan dapat menjadi objek observasi yang aman dan nyaman bagi peserta didik. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik dapat menggunakan aplikasi pengolah kata untuk menulis laporan atau mencari contoh TLHO dari internet sebagai referensi. |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri dan struktur teks laporan hasil observasi dengan benar dan Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat merencanakan kegiatan observasi berdasarkan peristiwa yang menarik di lingkungan sekitar sekolah secara sistematis. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan bekerja dalam kelompok, peserta didik dapat menyusun kerangka teks laporan hasil observasi berdasarkan data observasi secara runtut dan Setelah mendapatkan umpan balik, peserta didik dapat menulis teks laporan hasil observasi yang lengkap dan sesuai kaidah kebahasaan berdasarkan peristiwa yang diamati. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat menyusun kerangka dan menulis teks laporan hasil observasi berdasarkan peristiwa yang diamati.
Alat & bahan: Kertas, pensil, pulpen, buku catatan, kamera ponsel (opsional)
Langkah kerja:
- Lengkapi struktur laporan hasil observasi pada gambar, lalu jelaskan isi setiap bagiannya.
Gambar 1. Alur - Perhatikan (gambar 1) peristiwa di lingkungan sekolah ini. Diskusikan apa saja yang dapat diamati!
- Pilihlah satu peristiwa menarik di lingkungan sekolah yang akan kalian observasi (contoh: aktivitas kantin, pertumbuhan tanaman, kegiatan ekstrakurikuler).
- Lakukan observasi terhadap peristiwa yang telah dipilih. Catatlah semua fakta dan informasi penting secara rinci dalam tabel pengamatan (tabel 1).
- Berdasarkan data observasi, susunlah kerangka teks laporan hasil observasi (Definisi Umum, Deskripsi Bagian, Deskripsi Manfaat) pada kolom yang tersedia.
- Tuliskan draf teks laporan hasil observasi lengkap berdasarkan kerangka dan data yang telah kalian kumpulkan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang laporan?
- Pernahkah kamu mengamati suatu peristiwa secara sengaja? Apa yang kamu amati?
- Bagaimana cara menyampaikan informasi hasil pengamatan agar orang lain mudah memahaminya?
Formatif (proses): Observasi terhadap partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, perencanaan observasi, dan proses penyusunan draf laporan.
Sumatif (akhir): Penilaian teks laporan hasil observasi yang ditulis peserta didik berdasarkan struktur, isi, dan kaidah kebahasaan.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi ciri-ciri dan struktur TLHO | Ciri dan struktur teks laporan hasil observasi | 3 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis kaidah kebahasaan TLHO | Kaidah kebahasaan teks laporan hasil observasi | 3 JP | penalaran kritis |
| 3 | Merencanakan dan melakukan observasi | Langkah-langkah observasi dan pencatatan data | 3 JP | kreativitas |
| 4 | Menulis teks laporan hasil observasi | Penyusunan kerangka dan penulisan TLHO | 3 JP | kreativitas |
Teks laporan hasil observasi adalah jenis teks informatif yang menyajikan informasi secara objektif dan sistematis tentang suatu objek, tempat, atau peristiwa. Laporan ini ditulis berdasarkan hasil pengamatan langsung, bukan sekadar opini atau imajinasi. Kemampuan membuat teks laporan hasil observasi sangat penting untuk melatih ketelitian dan objektivitas kita.
1. Pengertian dan Ciri-ciri TLHO
Teks laporan hasil observasi (TLHO) adalah teks yang berisi informasi umum tentang suatu objek, tempat, hewan, tumbuhan, atau peristiwa berdasarkan hasil pengamatan. Ciri-cirinya meliputi: bersifat objektif, ditulis berdasarkan fakta, tidak mengandung prasangka atau dugaan, disajikan secara lengkap, dan menggunakan bahasa yang baku serta jelas. Contohnya, laporan tentang jenis-jenis burung di taman sekolah atau laporan tentang proses fotosintesis pada tumbuhan.
2. Struktur Teks Laporan Hasil Observasi
TLHO memiliki struktur yang khas. Pertama, 'Definisi Umum' yang berisi pengertian atau informasi umum tentang objek yang diamati. Kedua, 'Deskripsi Bagian' yang menguraikan bagian-bagian dari objek secara rinci, termasuk ciri-ciri, fungsi, atau karakteristik khusus. Ketiga, 'Deskripsi Manfaat' yang menjelaskan kegunaan atau dampak positif dari objek yang diamati. Ketiga bagian ini harus disajikan secara runtut dan logis.
3. Kaidah Kebahasaan TLHO
Dalam menulis TLHO, kita menggunakan kaidah kebahasaan tertentu. Ini meliputi penggunaan kata benda atau frasa nomina yang merujuk pada objek, kata kerja aktif untuk menjelaskan tindakan, dan konjungsi (kata hubung) untuk menghubungkan gagasan. Selain itu, sering digunakan kalimat definisi (misalnya, 'adalah', 'merupakan') dan kalimat deskripsi untuk menjelaskan ciri-ciri. Penggunaan istilah ilmiah juga umum ditemukan.
4. Langkah-langkah Membuat TLHO
Untuk membuat TLHO, ikuti langkah-langkah ini: 1) Tentukan objek atau peristiwa yang akan diobservasi. 2) Lakukan pengamatan secara langsung dan cermat. 3) Catat semua fakta dan informasi penting yang ditemukan. 4) Susun kerangka laporan berdasarkan struktur TLHO (Definisi Umum, Deskripsi Bagian, Deskripsi Manfaat). 5) Kembangkan kerangka menjadi teks laporan yang lengkap dan padu dengan memperhatikan kaidah kebahasaan. 6) Periksa kembali laporan untuk memastikan tidak ada kesalahan.
Rangkuman: Teks laporan hasil observasi adalah teks informatif yang menyajikan fakta objektif dari pengamatan. Strukturnya terdiri dari definisi umum, deskripsi bagian, dan deskripsi manfaat. Penting untuk menggunakan kaidah kebahasaan yang tepat seperti kata benda, kata kerja aktif, dan kalimat definisi. Proses pembuatannya meliputi penentuan objek, observasi, pencatatan, penyusunan kerangka, dan penulisan laporan yang sistematis dan akurat.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Observasi | Pengamatan langsung terhadap suatu objek atau peristiwa. |
| Objektif | Berdasarkan fakta, tidak dipengaruhi perasaan atau pendapat pribadi. |
| Sistematis | Dilakukan secara berurutan dan teratur. |
| Nomenklatur | Sistem penamaan dalam bidang ilmu tertentu. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Membuat Teks Laporan Hasil Observasi Berdasarkan Peristiwa yang Diamati" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Membuat Teks Laporan Hasil Observasi Berdasarkan Peristiwa yang Diamati yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Bahasa Indonesia Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 materi · siap dibuatkan
Jelajah NusantaraBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBerkelana di Dunia ImajinasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisHal yang Baik bagi TubuhBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Aksi Nyata Para Pelindung BumiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMembuka Gerbang DuniaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSampaikan Melalui SuratBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Bahasa Indonesia lain yang sudah tersedia
Teks Laporan Hasil ObservasiBahasa Indonesia Kelas VII MTsMenulis Teks Laporan Hasil Observasi: Peristiwa-Peristiwa yang DiamatiBahasa Indonesia Kelas VIII MTsTeks DeskripsiBahasa Indonesia Kelas VII MTsTeks ProsedurBahasa Indonesia Kelas VII MTsLihat semua Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Membuat Teks Laporan Hasil Observasi Berdasarkan Peristiwa yang Diamati pada Bahasa Indonesia MTs, Fase D, elemen Menulis.
Modul Membuat Teks Laporan Hasil Observasi Berdasarkan Peristiwa yang Diamati ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Membuat Teks Laporan Hasil Observasi Berdasarkan Peristiwa yang Diamati untuk Bahasa Indonesia kelas VII.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Membuat Teks Laporan Hasil Observasi Berdasarkan Peristiwa yang Diamati ini gratis?
Ya. Modul Membuat Teks Laporan Hasil Observasi Berdasarkan Peristiwa yang Diamati untuk kelas VII MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Membuat Teks Laporan Hasil Observasi Berdasarkan Peristiwa yang Diamati ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Membuat Teks Laporan Hasil Observasi Berdasarkan Peristiwa yang Diamati ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Membuat Teks Laporan Hasil Observasi Berdasarkan Peristiwa yang Diamati dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Membuat Teks Laporan Hasil Observasi Berdasarkan Peristiwa yang Diamati ini mengikuti Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Membuat Teks Laporan Hasil Observasi Berdasarkan Peristiwa yang Diamati tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Membuat Teks Laporan Hasil Observasi Berdasarkan Peristiwa yang Diamati untuk Bahasa Indonesia kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Membuat Teks Laporan Hasil Observasi Berdasarkan Peristiwa yang Diamati ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas VII MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Membuat Teks Laporan Hasil Observasi Berdasarkan Peristiwa yang Diamati beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?
Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Membuat Teks Laporan Hasil Observasi Berdasarkan Peristiwa yang Diamati yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia SMP ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.