MTsKelas VIIIFase D

Modul Ajar & RPP Informatika Kelas VIII
Literasi Digital

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Literasi digital adalah kemampuan esensial di era modern, meliputi identifikasi informasi, pemahaman dampak internet, perlindungan data pribadi, etika bermedia sosial, dan penanganan cyberbullying. Dengan literasi digital, kita dapat menjadi warga digital yang cerdas, aman, dan bertanggung jawab, memanfaatkan teknologi untuk kebaikan serta melindungi diri dari berbagai risiko yang ada.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Literasi Digital
Informatika · Kelas VIII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Literasi Digital
Informatika · Fase D · Kelas VIII · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranInformatika
Fase / KelasD / VIII
Materi PokokLiterasi Digital
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + Praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pengalaman dasar menggunakan perangkat digital dan internet untuk mencari informasi atau berkomunikasi.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak mulia
    Peserta didik menunjukkan sikap jujur dan bertanggung jawab dalam berinteraksi di ruang digital sesuai ajaran agama.
  2. penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
    Peserta didik mampu mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi informasi digital untuk membedakan fakta dan hoaks.
  3. kewargaan — elemen: peran serta dalam masyarakat global
    Peserta didik berpartisipasi aktif dalam menciptakan lingkungan digital yang positif dan aman bagi semua pengguna.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 (Informatika)
Elemen / DomainTeknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
Rumusan CP FasePada akhir fase D, peserta didik mampu memahami dan menerapkan etika berinternet, keamanan digital, serta mengidentifikasi informasi yang valid dan tidak valid untuk mendukung pembelajaran dan aktivitas sehari-hari secara bertanggung jawab.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualLiterasi digital mencakup kemampuan membedakan berita asli dan hoaks yang tersebar di media sosial.
KonseptualLiterasi digital adalah kemampuan untuk menemukan, mengevaluasi, membuat, dan mengkomunikasikan informasi yang jelas di berbagai platform digital.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah untuk memverifikasi keaslian informasi digital dan cara melindungi data pribadi.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya berpikir kritis dan bertanggung jawab dalam setiap interaksi di dunia digital.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenerapkan prinsip jujur dan bertanggung jawab dalam berinteraksi di dunia digital sebagai wujud ketaatan kepada Allah SWT.
2. Cinta IlmuMencari dan memverifikasi informasi dengan teliti, serta menyebarkan pengetahuan yang benar sebagai bentuk cinta ilmu.
3. Cinta LingkunganMenciptakan lingkungan digital yang positif dan aman, bebas dari ujaran kebencian dan hoaks, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
4. Cinta Diri dan SesamaMelindungi data pribadi dan menghargai privasi orang lain, serta berempati terhadap korban cyberbullying sebagai wujud cinta diri dan sesama.
5. Cinta Tanah AirMenggunakan teknologi untuk hal-hal yang positif dan produktif, berkontribusi pada kemajuan bangsa, sebagai wujud cinta tanah air.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri informasi yang valid dan hoaks dengan tepat.
  2. Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis dampak positif dan negatif penggunaan internet secara bijak dan tidak bijak dengan benar.
  3. Melalui simulasi, peserta didik dapat menerapkan langkah-langkah keamanan data pribadi di platform digital dengan cermat.
  4. Setelah menyusun poster digital, peserta didik dapat mengkomunikasikan etika berinteraksi di media sosial secara kreatif dan bertanggung jawab.
  5. Melalui praktik langsung, peserta didik dapat menggunakan fitur pelaporan konten negatif di platform digital dengan tepat.
Halaman 2 · Literasi Digital — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Literasi digital membekali peserta didik dengan keterampilan penting untuk berinteraksi secara aman, etis, dan produktif di dunia maya, melindungi diri dari risiko serta memanfaatkan potensi positif teknologi.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa tahu apakah informasi yang kita temukan di internet itu benar atau hanya berita bohong?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + Praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan merumuskan pesan yang efektif dan persuasif untuk poster digital serta menganalisis teks berita.
Pendidikan Agama Islam: Mengaitkan etika bermedia sosial dengan akhlak mulia, kejujuran, dan tanggung jawab sesuai ajaran Islam.
Seni Budaya: Menerapkan prinsip-prinsip desain visual dan kreativitas dalam membuat poster digital yang menarik.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk mendampingi dan berdiskusi dengan peserta didik tentang penggunaan internet yang aman dan etis di rumah.
Lingkungan PembelajaranKelas dilengkapi dengan akses internet yang stabil dan perangkat yang memadai, serta aturan penggunaan perangkat digital yang jelas dan disepakati bersama.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi desain grafis online seperti Canva atau sejenisnya untuk membuat poster digital, serta platform media sosial sebagai studi kasus dan media penyebaran informasi positif.
Halaman 3 · Literasi Digital — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri informasi yang valid dan hoaks dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Judul Berita: Guru membacakan potongan judul berita, peserta didik menebak apakah itu berita sungguhan atau karangan. Ini melatih kepekaan terhadap informasi.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru menayangkan video pendek tentang penyebaran hoaks di media sosial, kemudian bertanya 'Apa yang kalian rasakan setelah melihat video ini? Apakah kalian pernah mengalaminya?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi informasi valid dan hoaks, serta menjelaskan tahapan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan beberapa contoh berita dari berbagai sumber (cetak dan digital) dan meminta peserta didik mengamati perbedaannya.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil, lalu membagikan lembar kerja berisi kasus-kasus berita hoaks dan berita valid.
  3. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menganalisis kasus yang diberikan, mencari ciri-ciri pembeda antara berita valid dan hoaks berdasarkan panduan di LKPD.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik dalam kelompok merumuskan ciri-ciri berita valid dan hoaks, kemudian menyiapkan presentasi singkat untuk membagikan temuan mereka.
  2. Peserta didik membuat daftar ciri-ciri informasi valid dan hoaks dalam bentuk peta pikiran sederhana di kertas plano.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis dan peta pikiran mereka di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik dan pertanyaan terkait presentasi.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap konsep ciri-ciri informasi valid dan hoaks, serta meluruskan miskonsepsi yang mungkin muncul.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan ciri-ciri utama informasi valid dan hoaks.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengajak mereka untuk selalu kritis terhadap informasi di internet, menciptakan suasana positif.
  3. Guru memberikan tugas membaca materi selanjutnya dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Literasi Digital — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis dampak positif dan negatif penggunaan internet secara bijak dan tidak bijak dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Benar atau Salah (Internet): Guru menyebutkan pernyataan tentang internet, peserta didik menjawab 'Benar' (jempol ke atas) atau 'Salah' (jempol ke bawah). Ini mengaktifkan pengetahuan awal.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru memulai apersepsi dengan bertanya, 'Selain mencari informasi, apa lagi yang sering kalian lakukan di internet? Apa manfaatnya bagi kalian?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis dampak penggunaan internet, dan menjelaskan tahapan kegiatan yang akan dilakukan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video pendek yang menunjukkan skenario penggunaan internet yang bijak dan tidak bijak (misalnya: cyberbullying vs. kolaborasi belajar online).
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok yang berbeda dari pertemuan sebelumnya, lalu membagikan LKPD yang berisi studi kasus dampak penggunaan internet.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok menganalisis studi kasus, mengidentifikasi dampak positif dan negatif dari setiap skenario yang disajikan dalam LKPD.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat daftar dampak positif dan negatif penggunaan internet bijak dan tidak bijak, kemudian membuat poster infografis sederhana.
  2. Peserta didik mendiskusikan cara-cara untuk memaksimalkan dampak positif dan meminimalkan dampak negatif penggunaan internet.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan poster infografis mereka, menjelaskan analisis dampak yang telah dibuat.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan mengajak peserta didik untuk berbagi pengalaman pribadi terkait dampak internet.
  3. Guru memberikan penguatan materi tentang pentingnya literasi digital untuk mencegah dampak negatif dan memaksimalkan manfaat internet.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya sikap bijak dalam menggunakan internet.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja sama kelompok dan diskusi yang hidup, menciptakan suasana kelas yang menyenangkan.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari contoh kasus nyata penggunaan internet yang bijak dan tidak bijak, serta memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Literasi Digital — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKDetektif Digital: Mencari Kebenaran!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri informasi valid dan hoaks serta menganalisis dampaknya.

Alat & bahan: Lembar kerja, pulpen, perangkat digital (opsional), akses internet (opsional)

Langkah kerja:

  1. Amati gambar di bawah ini yang menampilkan contoh berita online, diskusikan dengan kelompokmu apa yang kalian lihat dari judul dan sumbernya.
  2. Identifikasi 3-5 ciri-ciri berita yang menurutmu 'valid' dan 3-5 ciri-ciri berita yang 'hoaks' dari contoh-contoh kasus yang diberikan guru.
  3. Isilah tabel perbandingan di bawah ini dengan hasil identifikasi kelompokmu, tuliskan 'Ya' atau 'Tidak' pada kolom ciri-ciri.
    Perbandingan Berita Valid vs HoaksCiri-ciriBerita ValidBerita HoaksSumber Jelas & KredibelFakta Dapat DiverifikasiGaya Bahasa ObjektifJudul Tidak ProvokatifAda Tanggal Publikasi
    Gambar 1. Tabel
  4. Diskusikan dampak positif dan negatif dari berita hoaks bagi individu dan masyarakat, lalu tuliskan minimal 2 dampak pada setiap kategori.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Literasi Digital — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kalian ketahui tentang internet?
  2. Pernahkah kalian mendengar istilah 'hoaks'? Apa itu?
  3. Menurut kalian, mengapa penting untuk berhati-hati saat menerima informasi dari internet?
  4. Bagaimana cara kalian melindungi informasi pribadi kalian saat online?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, analisis studi kasus, dan pembuatan poster digital.

Sumatif (akhir): Penilaian poster digital tentang etika bermedia sosial dan hasil tes tertulis tentang konsep literasi digital.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Literasi Digital — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ciri-ciri informasi yang valid dan hoaksKonsep informasi valid dan hoaks2 JPpenalaran kritis
2Menganalisis dampak positif dan negatif penggunaan internetDampak internet bijak dan tidak bijak2 JPkewargaan
3Menerapkan langkah-langkah keamanan data pribadiKeamanan data pribadi dan privasi digital2 JPkeimanan dan ketakwaan
4Mengkomunikasikan etika berinteraksi di media sosialEtika dan tanggung jawab digital2 JPkewargaan, kreativitas
Halaman 8 · Literasi Digital — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Di era digital ini, internet telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita. Namun, bersama dengan kemudahan akses informasi, muncul pula tantangan baru. Literasi digital adalah kunci untuk menghadapi tantangan ini, memastikan kita bisa memanfaatkan teknologi secara cerdas, aman, dan bertanggung jawab.

1. Memahami Informasi Valid dan Hoaks
Informasi di internet bisa datang dari berbagai sumber, sehingga penting untuk bisa membedakan mana yang valid (benar) dan mana yang hoaks (palsu). Ciri informasi valid antara lain memiliki sumber yang jelas dan terpercaya, disajikan secara objektif, memiliki bukti pendukung, dan ditulis dengan kaidah kebahasaan yang baik. Sebaliknya, hoaks seringkali memiliki judul provokatif, sumber tidak jelas, isi yang emosional, dan seringkali meminta untuk segera disebarkan tanpa verifikasi. Kemampuan memverifikasi informasi sangat penting untuk menghindari penyebaran berita bohong yang dapat merugikan.

2. Dampak Positif dan Negatif Internet
Penggunaan internet memiliki dua sisi, positif dan negatif. Dampak positifnya antara lain kemudahan akses informasi, sarana belajar dan berkolaborasi, media komunikasi global, serta platform untuk mengembangkan kreativitas. Namun, jika tidak digunakan secara bijak, internet juga bisa membawa dampak negatif seperti penyebaran hoaks, cyberbullying, kecanduan internet, penipuan online, dan pelanggaran privasi. Penting bagi kita untuk selalu bijak dan bertanggung jawab dalam setiap aktivitas online agar dapat memaksimalkan manfaatnya dan menghindari risiko yang ada.

3. Keamanan Data Pribadi di Dunia Digital
Data pribadi kita seperti nama, alamat, nomor telepon, dan data keuangan sangat berharga dan harus dilindungi. Kebocoran data pribadi dapat menyebabkan kerugian finansial, pencemaran nama baik, hingga penipuan. Untuk menjaga keamanan data pribadi, kita perlu membuat kata sandi yang kuat dan unik untuk setiap akun, mengaktifkan otentikasi dua faktor, tidak sembarangan mengklik tautan mencurigakan (phishing), dan selalu memeriksa pengaturan privasi di media sosial. Berhati-hati dalam berbagi informasi pribadi adalah kunci utama.

4. Etika Berinteraksi di Media Sosial
Media sosial adalah ruang publik, sehingga kita harus berinteraksi dengan etika yang baik, sama seperti di dunia nyata. Etika bermedia sosial mencakup beberapa hal, seperti menggunakan bahasa yang sopan dan tidak menyebarkan kebencian atau diskriminasi, menghargai privasi orang lain, tidak menyebarkan informasi pribadi orang lain tanpa izin, tidak melakukan cyberbullying, serta selalu berpikir sebelum mengunggah atau berkomentar. Ingatlah bahwa jejak digital kita abadi, jadi postinglah hal-hal yang positif dan bermanfaat.

5. Melindungi Diri dari Cyberbullying dan Konten Negatif
Cyberbullying adalah tindakan intimidasi atau pelecehan yang dilakukan melalui media digital. Ini bisa berupa komentar jahat, penyebaran rumor, atau pengiriman pesan mengancam. Jika mengalami cyberbullying atau menemukan konten negatif, penting untuk tidak membalas, menyimpan bukti (screenshot), memblokir pelaku, dan melaporkannya kepada orang dewasa yang dipercaya (orang tua, guru) atau platform yang bersangkutan. Setiap platform media sosial memiliki fitur pelaporan untuk konten atau akun yang melanggar aturan. Jangan takut untuk mencari bantuan dan melaporkan.

6. Menjadi Warga Digital yang Bertanggung Jawab
Warga digital yang bertanggung jawab adalah individu yang menggunakan teknologi secara etis, aman, dan produktif. Ini berarti kita tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga berkontribusi menciptakan lingkungan digital yang positif bagi semua orang. Caranya adalah dengan menyebarkan informasi yang valid, menjadi panutan dalam berinteraksi online, membantu teman yang kesulitan, serta menggunakan internet untuk hal-hal yang bermanfaat bagi pendidikan dan pengembangan diri. Menjadi warga digital yang baik adalah cerminan akhlak mulia dan kepedulian sosial.

Rangkuman: Literasi digital adalah kemampuan esensial di era modern, meliputi identifikasi informasi, pemahaman dampak internet, perlindungan data pribadi, etika bermedia sosial, dan penanganan cyberbullying. Dengan literasi digital, kita dapat menjadi warga digital yang cerdas, aman, dan bertanggung jawab, memanfaatkan teknologi untuk kebaikan serta melindungi diri dari berbagai risiko yang ada.

Halaman 9 · Literasi Digital — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Literasi DigitalKemampuan untuk menemukan, mengevaluasi, membuat, dan mengkomunikasikan informasi melalui platform digital.
HoaksInformasi palsu yang dibuat seolah-olah benar dengan tujuan menipu atau memanipulasi.
PhishingUpaya penipuan untuk mendapatkan informasi sensitif seperti nama pengguna, kata sandi, dan detail kartu kredit dengan menyamar sebagai entitas terpercaya.
CyberbullyingPerundungan atau pelecehan yang dilakukan menggunakan teknologi digital, seperti melalui media sosial atau pesan.
Jejak DigitalSemua data dan aktivitas yang ditinggalkan seseorang saat menggunakan internet.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Literasi Digital — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Literasi Digital" mata pelajaran Informatika Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Literasi Digital — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Literasi Digital ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaInformatika · Kelas VIIIPeta Konsep
Literasi DigitalMemahami Informasi Valid dan HoaksDampak Positif dan Negatif InternetKeamanan Data Pribadi di Dunia DigitalEtika Berinteraksi di Media SosialMelindungi Diri dari Cyberbullying dan Konten Negatif
Dari sub-bab Literasi DigitalHalaman 12
Nama sekolah AndaInformatika · Kelas VIIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaInformatika · Kelas VIIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaInformatika · Kelas VIIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaInformatika · Kelas VIIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaInformatika · Kelas VIIIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKewargaan
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Literasi Digital yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Informatika kelas 8 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Literasi Digital pada Informatika MTs, Fase D, elemen Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Modul Literasi Digital ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Literasi Digital untuk Informatika kelas VIII.

Apakah modul ajar Informatika materi Literasi Digital ini gratis?

Ya. Modul Literasi Digital untuk kelas VIII MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Literasi Digital ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Informatika kelas VIII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Informatika kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Literasi Digital ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Literasi Digital dapat Anda sesuaikan dengan murid Informatika kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Informatika kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Literasi Digital ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 (Informatika), pada Fase D untuk kelas VIII MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Literasi Digital tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Literasi Digital untuk Informatika kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Literasi Digital ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Informatika kelas VIII MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Literasi Digital beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Informatika kelas VIII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Informatika ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?

Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Literasi Digital yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Informatika SMP ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Informatika MTsSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.