Modul Ajar & RPP IPA Kelas VIII
Tekanan Zat
Modul ajar (RPP) IPA MTs kelas VIII materi Tekanan Zat, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025.
Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun. Untuk mengunduh berkasnya Anda perlu email atau akun Google dan nomor WhatsApp aktif.
✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Bukan Tekanan Zat yang Anda cari? Materi IPA Kelas VIII lainnya:
Lihat peta materi setahun8 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPA |
| Fase / Kelas | D / VIII |
| Materi Pokok | Tekanan Zat |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memahami konsep gaya dan luas permukaan benda dalam kehidupan sehari-hari.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kolaborasi, keimanan dan ketakwaan.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pemahaman Sains |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya serta mengidentifikasi peran manusia dalam menjaga keseimbangan ekosistem, termasuk memahami konsep-konsep fisika yang mendasari fenomena alam. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Tekanan zat dapat diamati pada ban sepeda yang kempes, pisau yang tajam, atau jarum suntik. |
| Konseptual | Tekanan adalah besaran fisika yang menyatakan gaya per satuan luas, berlaku pada zat padat, cair, dan gas. |
| Prosedural | Peserta didik akan melakukan percobaan sederhana untuk mengukur dan menganalisis pengaruh gaya dan luas permukaan terhadap tekanan. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya memahami konsep tekanan untuk menjelaskan fenomena alam dan teknologi di sekitar mereka. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati demonstrasi, peserta didik dapat menjelaskan konsep tekanan zat padat dengan tepat.
- Melalui percobaan sederhana, peserta didik dapat menganalisis pengaruh gaya dan luas permukaan terhadap tekanan zat padat dengan akurat.
- Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi penerapan tekanan zat cair dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.
- Setelah melakukan percobaan, peserta didik dapat menghitung besarnya tekanan hidrostatis dan gaya Archimedes pada zat cair dengan rumus yang tepat.
- Melalui studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan konsep tekanan gas dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari secara runtut.
- Dengan berkolaborasi, peserta didik dapat merancang dan mempresentasikan solusi sederhana untuk masalah yang berkaitan dengan tekanan zat di lingkungan sekitar dengan kreatif.
Pemahaman bermakna: Memahami konsep tekanan zat membantu kita menjelaskan mengapa benda terapung atau tenggelam, bagaimana pompa hidrolik bekerja, dan mengapa pisau tajam lebih efektif dalam memotong.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa ban mobil yang berisi udara penuh lebih nyaman dikendarai daripada ban yang kempes?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Matematika: Peserta didik menerapkan operasi hitung dan rumus untuk menghitung besaran fisika seperti tekanan, gaya, dan luas permukaan. Teknologi Informasi dan Komunikasi: Peserta didik menggunakan perangkat digital untuk mencari informasi, membuat presentasi, dan menganalisis data percobaan. Pendidikan Agama Islam: Peserta didik merenungkan kebesaran Allah SWT dalam penciptaan alam semesta yang diatur oleh hukum-hukum fisika, termasuk tekanan zat. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau anggota komunitas dapat diajak berbagi pengalaman tentang penggunaan prinsip tekanan dalam pekerjaan atau kehidupan sehari-hari, seperti montir ban atau tukang bangunan. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran akan memanfaatkan lingkungan kelas yang dilengkapi alat peraga sederhana, serta lingkungan sekitar madrasah untuk mengamati fenomena tekanan (misalnya, air mancur, pompa air manual). |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video simulasi tekanan hidrolik atau animasi prinsip kerja tekanan gas akan digunakan untuk memperkaya pemahaman konsep yang abstrak. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati demonstrasi, peserta didik dapat menjelaskan konsep tekanan zat padat dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi penerapan tekanan zat cair dalam kehidupan sehari-hari dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Dengan berkolaborasi, peserta didik dapat merancang dan mempresentasikan solusi sederhana untuk masalah yang berkaitan dengan tekanan zat di lingkungan sekitar dengan kreatif. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat menganalisis pengaruh gaya dan luas permukaan terhadap tekanan zat padat serta mengidentifikasi penerapan tekanan zat cair.
Alat & bahan: Balok kayu, paku runcing, paku tumpul, plastisin/tanah liat, botol plastik, air, gelas ukur, beban pemberat, timbangan pegas, penggaris
Langkah kerja:
- Hitunglah tekanan hidrostatis di titik A pada gambar (ρ air = 1.000 kg/m³, g = 10 m/s²), lalu bandingkan bila titik A digeser lebih dalam.
- Diskusikan mengapa sepatu salju didesain lebar.
- Letakkan balok kayu di atas plastisin. Beri beban 2 apel di atas balok, amati kedalamannya.
- Ulangi langkah 2 dengan 4 apel. Bandingkan kedalaman tancapan dan catat hasilnya di tabel.
- Siapkan botol plastik berisi air. Buatlah lubang kecil di tiga ketinggian berbeda. Amati pancaran air dari setiap lubang.
- Catat pengamatanmu tentang pancaran air dan diskusikan mengapa pancaran air berbeda.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang terjadi jika kamu menekan plastisin dengan ujung pensil yang runcing?
- Apa perbedaan antara gaya dan tekanan?
- Berikan satu contoh benda di sekitarmu yang memanfaatkan prinsip tekanan!
- Menurutmu, mengapa kapal laut yang besar bisa terapung di air?
Formatif (proses): Asesmen formatif dilakukan melalui observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kinerja saat percobaan, dan kelengkapan serta keakuratan pengisian LKPD.
Sumatif (akhir): Asesmen sumatif berupa tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan menyelesaikan soal-soal terkait tekanan zat padat, cair, dan gas.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan konsep tekanan zat padat | Tekanan zat padat | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menganalisis pengaruh gaya dan luas permukaan terhadap tekanan zat padat | Faktor-faktor yang memengaruhi tekanan zat padat | 2 JP | Kolaborasi |
| 3 | Mengidentifikasi penerapan tekanan zat cair | Tekanan hidrostatis dan gaya Archimedes | 2 JP | Kewargaan |
| 4 | Merancang solusi sederhana berkaitan dengan tekanan zat | Tekanan gas dan penerapannya | 2 JP | Kreativitas |
Integrasi Panca Cinta (KBC):
| Nilai Cinta | Wujud dalam Pembelajaran |
|---|---|
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Meresapi kebesaran Allah SWT melalui hukum-hukum fisika tentang tekanan zat yang membuat alam semesta berfungsi seimbang. |
| 2. Cinta Ilmu | Membangun semangat ingin tahu dan tekun dalam mencari pengetahuan serta bereksperimen untuk memahami prinsip tekanan zat. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menyadari pentingnya menjaga lingkungan dengan memahami dampak tekanan pada ekosistem dan merancang solusi yang ramah lingkungan. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Mengaplikasikan konsep tekanan untuk menciptakan alat yang bermanfaat bagi sesama, seperti sistem hidrolik atau alat bantu sederhana. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menghargai inovasi dan teknologi yang memanfaatkan prinsip tekanan zat sebagai bagian dari kemajuan bangsa Indonesia. |
Tekanan zat adalah konsep fundamental dalam fisika yang menjelaskan banyak fenomena di sekitar kita, mulai dari cara kerja pisau hingga prinsip terbangnya pesawat. Memahami tekanan akan membantu kita menjelaskan mengapa benda bisa terapung atau tenggelam, bagaimana sistem hidrolik bekerja, dan banyak lagi aplikasi dalam teknologi maupun alam.
1. Tekanan Zat Padat
Tekanan zat padat adalah gaya yang bekerja tegak lurus pada suatu permukaan per satuan luas permukaan tersebut. Konsep ini menjelaskan mengapa benda dengan luas permukaan kecil seperti jarum atau paku runcing dapat memberikan dampak yang lebih besar dibandingkan benda dengan luas permukaan besar, meskipun diberikan gaya yang sama. Semakin besar gaya yang diberikan atau semakin kecil luas permukaannya, maka tekanan yang dihasilkan akan semakin besar. Contohnya, pisau tajam lebih mudah memotong karena memiliki luas permukaan yang sangat kecil pada bagian ujungnya.
2. Tekanan Zat Cair (Tekanan Hidrostatis)
Tekanan hidrostatis adalah tekanan yang diberikan oleh zat cair yang diam pada kedalaman tertentu. Tekanan ini dipengaruhi oleh massa jenis zat cair, percepatan gravitasi, dan kedalaman benda di dalam zat cair. Semakin dalam posisi suatu benda dalam zat cair, semakin besar tekanan hidrostatis yang dialaminya. Contoh penerapannya adalah pada pembangunan bendungan yang bagian bawahnya dibuat lebih tebal untuk menahan tekanan air yang lebih besar di dasar. Kapal selam juga memanfaatkan prinsip ini untuk mengatur kedalamannya.
3. Hukum Archimedes dan Gaya Apung
Hukum Archimedes menyatakan bahwa sebuah benda yang dicelupkan sebagian atau seluruhnya ke dalam fluida akan mengalami gaya apung ke atas yang besarnya sama dengan berat fluida yang dipindahkan oleh benda tersebut. Gaya apung inilah yang menyebabkan benda dapat terapung, melayang, atau tenggelam. Jika gaya apung lebih besar dari berat benda, benda akan terapung. Jika sama, benda melayang. Jika lebih kecil, benda akan tenggelam. Prinsip ini digunakan dalam perancangan kapal laut dan kapal selam.
4. Tekanan Zat Gas
Tekanan zat gas adalah tekanan yang dihasilkan oleh partikel-partikel gas yang bergerak secara acak dan bertumbukan dengan dinding wadahnya. Tekanan gas dipengaruhi oleh volume, suhu, dan jumlah partikel gas. Hukum Boyle menyatakan bahwa pada suhu konstan, tekanan gas berbanding terbalik dengan volumenya. Sementara itu, hukum Charles dan Gay-Lussac menjelaskan hubungan antara tekanan, volume, dan suhu. Penerapan tekanan gas dapat ditemukan pada ban kendaraan, balon udara, dan alat penyemprot.
Rangkuman: Tekanan adalah gaya per satuan luas, berlaku pada zat padat, cair, dan gas. Pada zat padat, tekanan dipengaruhi gaya dan luas permukaan. Pada zat cair, terdapat tekanan hidrostatis (dipengaruhi kedalaman dan massa jenis) serta gaya Archimedes (gaya apung). Pada zat gas, tekanan dipengaruhi volume, suhu, dan jumlah partikel. Pemahaman tekanan penting untuk menjelaskan berbagai fenomena alam dan teknologi.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Tekanan | Gaya per satuan luas. |
| Gaya | Tarikan atau dorongan yang menyebabkan benda bergerak atau berubah bentuk. |
| Luas Permukaan | Ukuran area dari suatu permukaan. |
| Tekanan Hidrostatis | Tekanan yang diberikan oleh zat cair diam pada kedalaman tertentu. |
| Gaya Archimedes | Gaya apung ke atas yang dialami benda di dalam fluida. |
| Massa Jenis | Massa per satuan volume suatu zat. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Tekanan Zat" mata pelajaran IPA Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Peta Materi IPA Kelas VIII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh
Sistem Gerak ManusiaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSistem PencernaanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSistem PernapasanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSistem Peredaran DarahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap1 dari 4 siap unduh
Modul IPA lain yang sudah tersedia
Gerak dan GayaIPA Kelas VIII MTsperedaran darah manusia berbasis cinta deep learningIPA Kelas VIII MTssistem ekskresi pada manusiaIPA Kelas VIII MTsSistem Peredaran Darah Manusia Berbasis Cinta Deep LearningIPA Kelas VIII MTsLihat semua Modul Ajar IPA Kelas VIII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar IPA kelas 8 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Tekanan Zat pada IPA MTs, Fase D, elemen Pemahaman Sains.
Modul Tekanan Zat ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi IPA kelas VIII MTs di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar IPA materi Tekanan Zat ini gratis?
Ya. Modul Tekanan Zat untuk kelas VIII MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Tekanan Zat ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPA kelas VIII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPA kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Tekanan Zat ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Tekanan Zat dapat Anda sesuaikan dengan murid IPA kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar IPA kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Tekanan Zat ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VIII MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Tekanan Zat tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Tekanan Zat untuk IPA kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Tekanan Zat ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPA kelas VIII MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Tekanan Zat beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPA kelas VIII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul IPA ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?
Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Tekanan Zat yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman IPA SMP ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.