MTs · Kelas VIII · Fase D · Semester 2

Modul Ajar & RPP IPA Kelas VIII
Tekanan Zat

Modul ajar (RPP) IPA MTs kelas VIII materi Tekanan Zat, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025.

Sampul modul ajar IPA kelas VIII materi Tekanan Zat — siap cetak A412 lembar A43 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord (.docx) + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Tekanan adalah gaya per satuan luas, berlaku pada zat padat, cair, dan gas. Pada zat padat, tekanan dipengaruhi gaya dan luas permukaan. Pada zat cair, terdapat tekanan hidrostatis (dipengaruhi kedalaman dan massa jenis) serta gaya Archimedes (gaya apung). Pada zat gas, tekanan dipengaruhi volume, suhu, dan jumlah partikel. Pemahaman tekanan penting untuk menjelaskan berbagai fenomena alam dan teknologi.
📥 Unduh dengan Nama & Kop Sekolah Saya — GRATISIsi nama & sekolah dulu · ±1 menit · Word + PDF tanpa watermark

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun. Untuk mengunduh berkasnya Anda perlu email atau akun Google dan nomor WhatsApp aktif.

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Tekanan Zat
IPA · Kelas VIII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Tekanan Zat
IPA · Fase D · Kelas VIII · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranIPA
Fase / KelasD / VIII
Materi PokokTekanan Zat
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah memahami konsep gaya dan luas permukaan benda dalam kehidupan sehari-hari.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kolaborasi, keimanan dan ketakwaan.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPemahaman Sains
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya serta mengidentifikasi peran manusia dalam menjaga keseimbangan ekosistem, termasuk memahami konsep-konsep fisika yang mendasari fenomena alam.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualTekanan zat dapat diamati pada ban sepeda yang kempes, pisau yang tajam, atau jarum suntik.
KonseptualTekanan adalah besaran fisika yang menyatakan gaya per satuan luas, berlaku pada zat padat, cair, dan gas.
ProseduralPeserta didik akan melakukan percobaan sederhana untuk mengukur dan menganalisis pengaruh gaya dan luas permukaan terhadap tekanan.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya memahami konsep tekanan untuk menjelaskan fenomena alam dan teknologi di sekitar mereka.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengamati demonstrasi, peserta didik dapat menjelaskan konsep tekanan zat padat dengan tepat.
  2. Melalui percobaan sederhana, peserta didik dapat menganalisis pengaruh gaya dan luas permukaan terhadap tekanan zat padat dengan akurat.
  3. Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi penerapan tekanan zat cair dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.
  4. Setelah melakukan percobaan, peserta didik dapat menghitung besarnya tekanan hidrostatis dan gaya Archimedes pada zat cair dengan rumus yang tepat.
  5. Melalui studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan konsep tekanan gas dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari secara runtut.
  6. Dengan berkolaborasi, peserta didik dapat merancang dan mempresentasikan solusi sederhana untuk masalah yang berkaitan dengan tekanan zat di lingkungan sekitar dengan kreatif.
Halaman 2 · Tekanan Zat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami konsep tekanan zat membantu kita menjelaskan mengapa benda terapung atau tenggelam, bagaimana pompa hidrolik bekerja, dan mengapa pisau tajam lebih efektif dalam memotong.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa ban mobil yang berisi udara penuh lebih nyaman dikendarai daripada ban yang kempes?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuMatematika: Peserta didik menerapkan operasi hitung dan rumus untuk menghitung besaran fisika seperti tekanan, gaya, dan luas permukaan.
Teknologi Informasi dan Komunikasi: Peserta didik menggunakan perangkat digital untuk mencari informasi, membuat presentasi, dan menganalisis data percobaan.
Pendidikan Agama Islam: Peserta didik merenungkan kebesaran Allah SWT dalam penciptaan alam semesta yang diatur oleh hukum-hukum fisika, termasuk tekanan zat.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota komunitas dapat diajak berbagi pengalaman tentang penggunaan prinsip tekanan dalam pekerjaan atau kehidupan sehari-hari, seperti montir ban atau tukang bangunan.
Lingkungan PembelajaranPembelajaran akan memanfaatkan lingkungan kelas yang dilengkapi alat peraga sederhana, serta lingkungan sekitar madrasah untuk mengamati fenomena tekanan (misalnya, air mancur, pompa air manual).
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video simulasi tekanan hidrolik atau animasi prinsip kerja tekanan gas akan digunakan untuk memperkaya pemahaman konsep yang abstrak.
Halaman 3 · Tekanan Zat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengamati demonstrasi, peserta didik dapat menjelaskan konsep tekanan zat padat dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa bersama, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menunjukkan gambar orang yang memakai sepatu salju dan bertanya mengapa sepatu tersebut didesain lebar, mengaitkan dengan pengalaman peserta didik.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang tekanan zat padat dan pertanyaan pemantik: 'Mengapa paku yang runcing lebih mudah menembus kayu daripada paku yang tumpul?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang fenomena tekanan zat padat dalam kehidupan sehari-hari, seperti menancapkan paku atau jejak kaki di lumpur, lalu meminta peserta didik mengidentifikasi masalah yang muncul.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil (4-5 orang) dan diberikan LKPD yang berisi studi kasus terkait tekanan zat padat.
  3. Membimbing penyelidikan: Masing-masing kelompok berdiskusi untuk merumuskan hipotesis tentang hubungan antara gaya, luas permukaan, dan tekanan berdasarkan studi kasus yang diberikan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok melakukan percobaan sederhana menggunakan balok kayu dan paku dengan ujung runcing dan tumpul untuk mengamati perbedaan kedalaman tancapan pada plastisin atau tanah liat.
  2. Membimbing penyelidikan: Peserta didik mencatat hasil pengamatan dan data percobaan pada tabel yang tersedia di LKPD.
  3. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Kelompok menganalisis data untuk menemukan pola hubungan antara gaya, luas permukaan, dan kedalaman tancapan, kemudian merumuskan kesimpulan awal.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil percobaan dan kesimpulan awal mereka di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan, serta membandingkan hasil yang diperoleh.
  3. Guru memberikan penguatan konsep tentang tekanan zat padat dan rumus matematisnya: P = F/A, serta contoh penerapannya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali konsep tekanan zat padat dan faktor-faktor yang memengaruhinya.
  2. Refleksi & Apresiasi: Peserta didik mengungkapkan perasaan mereka setelah mengikuti pembelajaran dan guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif setiap kelompok.
  3. Guru memberikan tugas rumah dan menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Tekanan Zat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi penerapan tekanan zat cair dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru mengingatkan kembali materi tekanan zat padat dan mengajukan pertanyaan: 'Mengapa kapal laut yang sangat berat bisa terapung di air?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang tekanan zat cair dan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana kapal selam bisa menyelam dan muncul kembali ke permukaan?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video fenomena tekanan zat cair, seperti bendungan air, kapal selam, atau sistem hidrolik, dan meminta peserta didik mengidentifikasi masalah terkait.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi kembali dalam kelompok dan diberikan LKPD yang berfokus pada tekanan hidrostatis dan gaya Archimedes.
  3. Membimbing penyelidikan: Kelompok merumuskan hipotesis tentang faktor-faktor yang memengaruhi tekanan hidrostatis dan gaya apung.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok melakukan percobaan sederhana untuk mengamati tekanan hidrostatis menggunakan botol berlubang pada ketinggian berbeda dan mengamati gaya apung menggunakan gelas ukur, benda, dan timbangan.
  2. Membimbing penyelidikan: Peserta didik mencatat data hasil percobaan, termasuk volume air yang dipindahkan dan berat benda di udara serta di air.
  3. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Kelompok menganalisis data untuk menemukan hubungan antara kedalaman, massa jenis fluida, gravitasi dengan tekanan hidrostatis, serta hubungan antara volume benda tercelup, massa jenis fluida, dan gravitasi dengan gaya Archimedes.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil percobaan dan kesimpulan mereka tentang tekanan hidrostatis dan gaya Archimedes.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan masukan, dan guru mengklarifikasi konsep serta memberikan contoh penerapan dalam teknologi (misalnya kapal selam, jembatan ponton).
  3. Guru memberikan penguatan materi tentang rumus tekanan hidrostatis (Ph = ρgh) dan gaya Archimedes (Fa = ρVg).
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan konsep tekanan zat cair, tekanan hidrostatis, dan gaya Archimedes beserta penerapannya.
  2. Refleksi & Apresiasi: Peserta didik menyampaikan hal baru yang mereka pelajari dan guru mengapresiasi semangat kolaborasi mereka.
  3. Guru memberikan tugas lanjutan untuk mencari contoh penerapan tekanan zat cair di sekitar rumah dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Tekanan Zat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Dengan berkolaborasi, peserta didik dapat merancang dan mempresentasikan solusi sederhana untuk masalah yang berkaitan dengan tekanan zat di lingkungan sekitar dengan kreatif.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menampilkan gambar balon udara dan bertanya mengapa balon tersebut bisa terbang, mengaitkan dengan konsep tekanan gas.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang tekanan gas dan penyelesaian masalah terkait tekanan zat, serta pertanyaan pemantik: 'Bagaimana prinsip kerja pompa ban sepeda?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video atau gambar yang menunjukkan fenomena tekanan gas (misalnya, pompa ban, semprotan nyamuk, atau prinsip kerja pengisap) dan meminta peserta didik untuk mengidentifikasi masalah yang ada.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik tetap dalam kelompok yang sama dan diberikan LKPD yang berisi studi kasus tentang masalah tekanan gas dan tantangan untuk merancang solusi sederhana.
  3. Membimbing penyelidikan: Kelompok berdiskusi untuk merumuskan hipotesis tentang hubungan antara volume, suhu, dan tekanan gas, serta mencari informasi tentang penerapan tekanan gas.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok melakukan percobaan sederhana untuk mengamati tekanan gas menggunakan suntikan tertutup dan beban atau balon yang dipanaskan/didinginkan.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Berdasarkan pemahaman tekanan zat padat, cair, dan gas, kelompok merancang sebuah prototipe sederhana atau model konsep untuk mengatasi masalah yang diberikan di LKPD (misalnya, alat pengangkat barang sederhana menggunakan prinsip hidrolik, atau desain alat penyemprot desinfektan sederhana).
  3. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Kelompok mempersiapkan presentasi tentang rancangan solusi mereka, termasuk prinsip fisika yang mendasari dan bahan yang digunakan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan rancangan solusi atau prototipe mereka di depan kelas, menjelaskan konsep tekanan yang digunakan.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan masukan konstruktif, dan guru memfasilitasi diskusi untuk mengevaluasi efektivitas dan kelayakan solusi yang diusulkan.
  3. Guru memberikan penguatan tentang konsep tekanan gas (hukum Boyle, hukum Charles, hukum Gay-Lussac) dan mengaitkan semua konsep tekanan zat dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan seluruh materi tekanan zat dan pentingnya memecahkan masalah dengan pendekatan ilmiah.
  2. Refleksi & Apresiasi: Peserta didik menyampaikan pembelajaran berharga yang mereka dapatkan dari proses merancang solusi, dan guru memberikan apresiasi atas kreativitas dan kerja keras mereka.
  3. Guru memberikan informasi tentang asesmen akhir, menugaskan untuk membaca materi selanjutnya, dan menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Tekanan Zat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
123Eksplorasi Tekanan Zat!Nama: ................................ Kelas: ....... Tanggal: ...........

Tujuan: Peserta didik dapat menganalisis pengaruh gaya dan luas permukaan terhadap tekanan zat padat serta mengidentifikasi penerapan tekanan zat cair.

Alat & bahan: Balok kayu, paku runcing, paku tumpul, plastisin/tanah liat, botol plastik, air, gelas ukur, beban pemberat, timbangan pegas, penggaris

Langkah kerja:

  1. Hitunglah tekanan hidrostatis di titik A pada gambar (ρ air = 1.000 kg/m³, g = 10 m/s²), lalu bandingkan bila titik A digeser lebih dalam.
    airAh = 0,5 m
  2. Diskusikan mengapa sepatu salju didesain lebar.
  3. Letakkan balok kayu di atas plastisin. Beri beban 2 apel di atas balok, amati kedalamannya.
  4. Ulangi langkah 2 dengan 4 apel. Bandingkan kedalaman tancapan dan catat hasilnya di tabel.
  5. Siapkan botol plastik berisi air. Buatlah lubang kecil di tiga ketinggian berbeda. Amati pancaran air dari setiap lubang.
  6. Catat pengamatanmu tentang pancaran air dan diskusikan mengapa pancaran air berbeda.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Tekanan Zat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang terjadi jika kamu menekan plastisin dengan ujung pensil yang runcing?
  2. Apa perbedaan antara gaya dan tekanan?
  3. Berikan satu contoh benda di sekitarmu yang memanfaatkan prinsip tekanan!
  4. Menurutmu, mengapa kapal laut yang besar bisa terapung di air?

Formatif (proses): Asesmen formatif dilakukan melalui observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kinerja saat percobaan, dan kelengkapan serta keakuratan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Asesmen sumatif berupa tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan menyelesaikan soal-soal terkait tekanan zat padat, cair, dan gas.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Tekanan Zat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan konsep tekanan zat padatTekanan zat padat2 JPPenalaran Kritis
2Menganalisis pengaruh gaya dan luas permukaan terhadap tekanan zat padatFaktor-faktor yang memengaruhi tekanan zat padat2 JPKolaborasi
3Mengidentifikasi penerapan tekanan zat cairTekanan hidrostatis dan gaya Archimedes2 JPKewargaan
4Merancang solusi sederhana berkaitan dengan tekanan zatTekanan gas dan penerapannya2 JPKreativitas

Integrasi Panca Cinta (KBC):

Nilai CintaWujud dalam Pembelajaran
1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMeresapi kebesaran Allah SWT melalui hukum-hukum fisika tentang tekanan zat yang membuat alam semesta berfungsi seimbang.
2. Cinta IlmuMembangun semangat ingin tahu dan tekun dalam mencari pengetahuan serta bereksperimen untuk memahami prinsip tekanan zat.
3. Cinta LingkunganMenyadari pentingnya menjaga lingkungan dengan memahami dampak tekanan pada ekosistem dan merancang solusi yang ramah lingkungan.
4. Cinta Diri dan SesamaMengaplikasikan konsep tekanan untuk menciptakan alat yang bermanfaat bagi sesama, seperti sistem hidrolik atau alat bantu sederhana.
5. Cinta Tanah AirMenghargai inovasi dan teknologi yang memanfaatkan prinsip tekanan zat sebagai bagian dari kemajuan bangsa Indonesia.
Halaman 9 · Tekanan Zat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Tekanan zat adalah konsep fundamental dalam fisika yang menjelaskan banyak fenomena di sekitar kita, mulai dari cara kerja pisau hingga prinsip terbangnya pesawat. Memahami tekanan akan membantu kita menjelaskan mengapa benda bisa terapung atau tenggelam, bagaimana sistem hidrolik bekerja, dan banyak lagi aplikasi dalam teknologi maupun alam.

1. Tekanan Zat Padat
Tekanan zat padat adalah gaya yang bekerja tegak lurus pada suatu permukaan per satuan luas permukaan tersebut. Konsep ini menjelaskan mengapa benda dengan luas permukaan kecil seperti jarum atau paku runcing dapat memberikan dampak yang lebih besar dibandingkan benda dengan luas permukaan besar, meskipun diberikan gaya yang sama. Semakin besar gaya yang diberikan atau semakin kecil luas permukaannya, maka tekanan yang dihasilkan akan semakin besar. Contohnya, pisau tajam lebih mudah memotong karena memiliki luas permukaan yang sangat kecil pada bagian ujungnya.

2. Tekanan Zat Cair (Tekanan Hidrostatis)
Tekanan hidrostatis adalah tekanan yang diberikan oleh zat cair yang diam pada kedalaman tertentu. Tekanan ini dipengaruhi oleh massa jenis zat cair, percepatan gravitasi, dan kedalaman benda di dalam zat cair. Semakin dalam posisi suatu benda dalam zat cair, semakin besar tekanan hidrostatis yang dialaminya. Contoh penerapannya adalah pada pembangunan bendungan yang bagian bawahnya dibuat lebih tebal untuk menahan tekanan air yang lebih besar di dasar. Kapal selam juga memanfaatkan prinsip ini untuk mengatur kedalamannya.

3. Hukum Archimedes dan Gaya Apung
Hukum Archimedes menyatakan bahwa sebuah benda yang dicelupkan sebagian atau seluruhnya ke dalam fluida akan mengalami gaya apung ke atas yang besarnya sama dengan berat fluida yang dipindahkan oleh benda tersebut. Gaya apung inilah yang menyebabkan benda dapat terapung, melayang, atau tenggelam. Jika gaya apung lebih besar dari berat benda, benda akan terapung. Jika sama, benda melayang. Jika lebih kecil, benda akan tenggelam. Prinsip ini digunakan dalam perancangan kapal laut dan kapal selam.

4. Tekanan Zat Gas
Tekanan zat gas adalah tekanan yang dihasilkan oleh partikel-partikel gas yang bergerak secara acak dan bertumbukan dengan dinding wadahnya. Tekanan gas dipengaruhi oleh volume, suhu, dan jumlah partikel gas. Hukum Boyle menyatakan bahwa pada suhu konstan, tekanan gas berbanding terbalik dengan volumenya. Sementara itu, hukum Charles dan Gay-Lussac menjelaskan hubungan antara tekanan, volume, dan suhu. Penerapan tekanan gas dapat ditemukan pada ban kendaraan, balon udara, dan alat penyemprot.

Rangkuman: Tekanan adalah gaya per satuan luas, berlaku pada zat padat, cair, dan gas. Pada zat padat, tekanan dipengaruhi gaya dan luas permukaan. Pada zat cair, terdapat tekanan hidrostatis (dipengaruhi kedalaman dan massa jenis) serta gaya Archimedes (gaya apung). Pada zat gas, tekanan dipengaruhi volume, suhu, dan jumlah partikel. Pemahaman tekanan penting untuk menjelaskan berbagai fenomena alam dan teknologi.

Halaman 10 · Tekanan Zat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
TekananGaya per satuan luas.
GayaTarikan atau dorongan yang menyebabkan benda bergerak atau berubah bentuk.
Luas PermukaanUkuran area dari suatu permukaan.
Tekanan HidrostatisTekanan yang diberikan oleh zat cair diam pada kedalaman tertentu.
Gaya ArchimedesGaya apung ke atas yang dialami benda di dalam fluida.
Massa JenisMassa per satuan volume suatu zat.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Tekanan Zat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Tekanan Zat" mata pelajaran IPA Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 12 · Tekanan Zat — pratinjau tuntas.org

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar IPA kelas 8 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Tekanan Zat pada IPA MTs, Fase D, elemen Pemahaman Sains.

Modul Tekanan Zat ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 2 (genap), menurut urutan materi IPA kelas VIII MTs di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar IPA materi Tekanan Zat ini gratis?

Ya. Modul Tekanan Zat untuk kelas VIII MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Tekanan Zat ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPA kelas VIII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPA kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Tekanan Zat ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Tekanan Zat dapat Anda sesuaikan dengan murid IPA kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar IPA kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Tekanan Zat ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VIII MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Tekanan Zat tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Tekanan Zat untuk IPA kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Tekanan Zat ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPA kelas VIII MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Tekanan Zat beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPA kelas VIII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul IPA ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?

Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Tekanan Zat yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman IPA SMP ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar IPA MTsSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.