Modul Ajar & RPP SKI Kelas VII
Dinasti Umayyah
Modul ajar (RPP) SKI MTs kelas VII materi Dinasti Umayyah lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai SK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran PAI & Bahasa Arab. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.
Bukan Dinasti Umayyah yang Anda cari? Materi SKI Kelas VII lainnya:
Lihat peta materi setahun8 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | SKI |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Dinasti Umayyah |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik memahami sejarah Khulafaur Rasyidin sebagai dasar sebelum mempelajari Dinasti Umayyah.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis, kolaborasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | SK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran PAI & Bahasa Arab |
| Elemen / Domain | Sejarah Kebudayaan Islam |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik menganalisis perkembangan peradaban Islam pada masa Dinasti Umayyah, termasuk tokoh-tokoh penting, kebijakan, serta warisan kebudayaannya, untuk menumbuhkan kesadaran akan nilai-nilai luhur Islam. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Dinasti Umayyah adalah kekhalifahan Islam pertama setelah masa Khulafaur Rasyidin, berpusat di Damaskus. |
| Konseptual | Konsep kekhalifahan berubah dari sistem musyawarah menjadi monarki herediter pada masa Dinasti Umayyah. |
| Prosedural | Menganalisis sebab-akibat, tokoh, dan warisan peradaban Dinasti Umayyah melalui studi kasus dan diskusi kelompok. |
| Metakognitif | Menyadari bahwa memahami sejarah Dinasti Umayyah membantu memahami dinamika politik dan kebudayaan Islam awal serta relevansinya dengan masa kini. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi latar belakang berdirinya Dinasti Umayyah dan tokoh pendirinya.
- Menganalisis perkembangan wilayah kekuasaan dan kebijakan pemerintahan Dinasti Umayyah.
- Mengidentifikasi kemajuan peradaban Islam pada masa Dinasti Umayyah di berbagai bidang.
- Menganalisis faktor-faktor penyebab kemunduran dan keruntuhan Dinasti Umayyah.
- Menyajikan hasil analisis tentang warisan peradaban Dinasti Umayyah dalam bentuk infografis atau poster digital.
- Meneladani nilai-nilai kepemimpinan dan semangat membangun peradaban dari tokoh-tokoh Dinasti Umayyah.
Pemahaman bermakna: Memahami Dinasti Umayyah bukan hanya tentang pergantian kekuasaan, tetapi juga tentang bagaimana peradaban Islam berkembang pesat di berbagai bidang serta tantangan yang dihadapinya, yang relevan dengan pembelajaran kepemimpinan dan manajemen konflik di masa kini.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah dinasti yang berkuasa selama hampir satu abad mampu meninggalkan jejak peradaban yang begitu kuat hingga hari ini?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menyusun teks informatif dan presentasi yang efektif. Seni Budaya: Menganalisis elemen seni dan arsitektur dalam peninggalan Dinasti Umayyah. IPS/Sejarah: Membandingkan sistem pemerintahan dan perkembangan wilayah Dinasti Umayyah dengan kerajaan/dinasti lain di dunia. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak mendampingi peserta didik mencari sumber informasi tambahan di rumah atau mengunjungi perpustakaan daerah yang memiliki koleksi buku sejarah Islam. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar memungkinkan kerja kelompok yang efektif dan akses mudah ke colokan listrik untuk perangkat digital; dinding kelas dapat dimanfaatkan untuk memajang hasil karya. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi presentasi (mis. Canva, PowerPoint) untuk membuat infografis/poster digital dan akses internet untuk mencari informasi serta referensi visual. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi latar belakang berdirinya Dinasti Umayyah dan tokoh pendirinya serta menganalisis perkembangan wilayah kekuasaan dan kebijakan pemerintahannya. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan mengaitkan materi sebelumnya (Khulafaur Rasyidin) ke materi Dinasti Umayyah. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana sebuah dinasti yang berkuasa selama hampir satu abad mampu meninggalkan jejak peradaban yang begitu kuat hingga hari ini?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara berkelompok mencari informasi dari berbagai sumber (buku teks, internet, video) tentang latar belakang berdirinya Dinasti Umayyah, tokoh pendirinya (Muawiyah bin Abu Sufyan), serta kebijakan-kebijakan awal pemerintahannya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok membuat peta konsep sederhana yang berisi poin-poin penting tentang latar belakang dan awal pemerintahan Dinasti Umayyah, kemudian membandingkan dengan kelompok lain. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan peta konsepnya, kelompok lain memberikan tanggapan. Guru memberikan penguatan dan meluruskan konsep yang mungkin keliru, menekankan perubahan sistem kepemimpinan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan memberikan tugas singkat untuk mencari contoh warisan Dinasti Umayyah di bidang arsitektur sebagai persiapan pertemuan berikutnya. Pertemuan diakhiri dengan doa dan motivasi. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Collaborative Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Mengidentifikasi kemajuan peradaban Islam pada masa Dinasti Umayyah di berbagai bidang dan menganalisis faktor-faktor penyebab kemunduran dan keruntuhan Dinasti Umayyah. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memeriksa kehadiran, dan mengulas singkat materi pertemuan sebelumnya. Guru menanyakan tugas mencari contoh warisan Dinasti Umayyah, kemudian menyampaikan tujuan pembelajaran dan mengaitkannya dengan proyek pembuatan infografis/poster digital. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik dalam kelompok yang sama (atau baru) mendalami kemajuan peradaban Dinasti Umayyah di bidang politik, ekonomi, sosial, ilmu pengetahuan, dan seni (misalnya pembangunan Masjid Umayyah, Istana Qusayr Amra, penerjemahan ilmu). Mereka juga menganalisis faktor internal dan eksternal penyebab kemunduran dinasti. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mulai merancang draf infografis atau poster digital yang memuat poin-poin penting tentang kemajuan peradaban dan faktor kemunduran Dinasti Umayyah, menggunakan aplikasi sederhana seperti Canva atau PowerPoint. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Kelompok saling memberikan masukan dan umpan balik terhadap draf infografis/poster yang dibuat. Guru memfasilitasi diskusi dan memberikan arahan teknis serta substansi untuk penyempurnaan proyek. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru memberikan apresiasi atas kreativitas peserta didik, mengingatkan untuk melanjutkan penyelesaian proyek di rumah, dan menutup pertemuan dengan doa serta semangat untuk menghasilkan karya terbaik. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Menyajikan hasil analisis tentang warisan peradaban Dinasti Umayyah dalam bentuk infografis atau poster digital dan meneladani nilai-nilai kepemimpinan dari tokoh-tokohnya. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memeriksa kehadiran, dan menanyakan kesiapan kelompok untuk presentasi. Guru kembali menegaskan tujuan pembelajaran dan pentingnya menyampaikan hasil proyek dengan jelas dan menarik. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mempersiapkan presentasi akhir proyek infografis/poster digital mereka, memastikan semua informasi relevan dan visual menarik. Mereka juga mempersiapkan jawaban atas kemungkinan pertanyaan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mempresentasikan infografis/poster digitalnya di depan kelas, menjelaskan poin-poin penting tentang Dinasti Umayyah, kemajuan peradaban, dan faktor kemundurannya. Kelompok lain aktif bertanya dan memberikan tanggapan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setelah semua kelompok presentasi, guru memberikan umpan balik menyeluruh, mengapresiasi kerja keras dan kreativitas, serta mengaitkan nilai-nilai kepemimpinan dan semangat membangun peradaban dari tokoh Dinasti Umayyah dengan kehidupan sehari-hari. Guru juga mengidentifikasi pembelajaran yang dapat diambil dari keruntuhan dinasti. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru membimbing peserta didik membuat kesimpulan akhir tentang Dinasti Umayyah secara keseluruhan, memberikan apresiasi atas seluruh proses pembelajaran, dan memotivasi untuk terus belajar dari sejarah. Pertemuan diakhiri dengan doa dan semangat kebersamaan. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Menganalisis secara kritis informasi tentang Dinasti Umayyah untuk menyusun kerangka infografis.
Alat & bahan: Buku teks SKI, perangkat digital (HP/laptop), akses internet, kertas HVS/karton, pensil warna/spidol
Langkah kerja:
- Bentuklah kelompok yang terdiri dari 3-4 orang.
- Diskusikan dan catat poin-poin penting mengenai latar belakang, kemajuan peradaban, dan faktor kemunduran Dinasti Umayyah dari berbagai sumber.
- Identifikasi tokoh-tokoh kunci dan kontribusi mereka.
- Buatlah kerangka (layout) infografis atau poster digital di kertas, tentukan bagian mana untuk teks, gambar, dan grafis.
- Siapkan bahan-bahan visual yang relevan untuk infografis Anda.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Siapa khalifah pertama setelah Khulafaur Rasyidin?
- Apa yang Anda ketahui tentang Damaskus dalam sejarah Islam?
- Menurut Anda, mengapa sebuah dinasti bisa bertahan lama?
- Apakah Anda pernah mendengar tentang Dinasti Umayyah sebelumnya?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan progres penyusunan draf infografis/poster digital.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek infografis/poster digital dan presentasi kelompok, serta tes tertulis pilihan ganda dan esai.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi latar belakang berdirinya Dinasti Umayyah dan tokoh pendirinya. | Latar belakang, Tokoh pendiri (Muawiyah bin Abu Sufyan) | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis perkembangan wilayah kekuasaan dan kebijakan pemerintahan Dinasti Umayyah. | Perluasan wilayah, Kebijakan pemerintahan | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Mengidentifikasi kemajuan peradaban Islam pada masa Dinasti Umayyah di berbagai bidang. | Kemajuan politik, ekonomi, sosial, ilmu pengetahuan, seni | 2 JP | kolaborasi |
| 4 | Menyajikan hasil analisis tentang warisan peradaban Dinasti Umayyah dalam bentuk infografis atau poster digital. | Infografis/Poster digital, Presentasi | 2 JP | kreativitas, komunikasi |
Integrasi Panca Cinta (KBC):
| Nilai Cinta | Wujud dalam Pembelajaran |
|---|---|
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menyadari bahwa setiap peristiwa sejarah, termasuk Dinasti Umayyah, merupakan bagian dari takdir Allah SWT dan kesempatan untuk mengambil hikmah kebesaran-Nya serta meneladani semangat dakwah Rasulullah SAW. |
| 2. Cinta Ilmu | Mencari tahu dan menganalisis secara mendalam perkembangan Dinasti Umayyah dari berbagai sumber untuk memperkaya wawasan sejarah Islam dan memahami dinamika peradaban. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menganalisis bagaimana pembangunan infrastruktur dan pengelolaan sumber daya pada masa Dinasti Umayyah mempengaruhi lingkungan sekitar dan mengambil pelajaran untuk keberlanjutan lingkungan saat ini. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Memahami berbagai konflik dan perselisihan pada masa Dinasti Umayyah untuk belajar tentang pentingnya persatuan, toleransi, dan menghindari perpecahan di antara sesama manusia. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menghargai warisan peradaban Dinasti Umayyah sebagai bagian dari kekayaan sejarah Islam yang turut membentuk identitas bangsa Indonesia sebagai bagian dari masyarakat Muslim dunia. |
Dinasti Umayyah merupakan periode penting dalam sejarah Islam yang menandai transisi dari sistem kekhalifahan yang demokratis ke monarki herediter. Berdiri pada tahun 661 M, dinasti ini berpusat di Damaskus dan berhasil memperluas wilayah kekuasaan Islam hingga ke Afrika Utara dan Andalusia. Masa pemerintahannya diwarnai dengan kemajuan peradaban yang signifikan serta tantangan internal yang pada akhirnya menyebabkan keruntuhannya.
1. Latar Belakang dan Berdirinya Dinasti Umayyah
Dinasti Umayyah didirikan oleh Muawiyah bin Abu Sufyan setelah berakhirnya masa Khulafaur Rasyidin dan peristiwa Tahkim. Muawiyah, yang sebelumnya menjabat sebagai Gubernur Syam, berhasil menyatukan umat Islam di bawah kepemimpinannya setelah perselisihan dengan Ali bin Abi Thalib. Pusat pemerintahannya dipindahkan ke Damaskus, Suriah. Dengan berdirinya dinasti ini, sistem kepemimpinan dalam Islam berubah dari pemilihan (syura) menjadi turun-temurun, sebuah perubahan fundamental yang memiliki dampak jangka panjang pada sejarah politik Islam.
2. Perkembangan Wilayah dan Pemerintahan
Pada masa Dinasti Umayyah, wilayah kekuasaan Islam meluas dengan sangat pesat. Penaklukan-penaklukan penting terjadi di Afrika Utara hingga Andalusia (Spanyol) di bawah pimpinan Tariq bin Ziyad, serta ekspansi ke timur hingga Asia Tengah. Khalifah Abdul Malik bin Marwan melakukan reformasi administrasi penting, seperti standarisasi mata uang, pembentukan lembaga pos, dan Arabisasi administrasi pemerintahan. Bahasa Arab ditetapkan sebagai bahasa resmi administrasi negara, yang memperkuat identitas Arab dalam kekhalifahan.
3. Kemajuan Peradaban Dinasti Umayyah
Dinasti Umayyah juga mencatat kemajuan di berbagai bidang. Dalam arsitektur, dibangunlah Masjid Umayyah di Damaskus dan Qubbat as-Sakhrah (Dome of the Rock) di Yerusalem yang megah. Ilmu pengetahuan mulai berkembang dengan adanya penerjemahan karya-karya Yunani dan Persia ke dalam bahasa Arab. Bidang sosial dan ekonomi juga mengalami peningkatan melalui pembangunan infrastruktur, pertanian, dan perdagangan. Kekayaan yang melimpah dari wilayah taklukan turut mendukung perkembangan peradaban ini.
4. Faktor Kemunduran dan Keruntuhan
Meskipun mencapai puncak kejayaan, Dinasti Umayyah menghadapi berbagai masalah yang menyebabkan kemundurannya. Konflik internal antara suku-suku Arab (Utara dan Selatan), ketidakpuasan kelompok Mawali (non-Arab yang baru masuk Islam) terhadap perlakuan diskriminatif, serta munculnya gerakan-gerakan oposisi seperti Abbasiyah dan Khawarij, melemahkan kekuasaan dinasti. Selain itu, gaya hidup mewah beberapa khalifah juga memicu kritik dan hilangnya dukungan rakyat. Puncaknya, Dinasti Umayyah digulingkan oleh Dinasti Abbasiyah pada tahun 750 M.
Rangkuman: Dinasti Umayyah adalah kekhalifahan Islam pertama yang berkuasa dari tahun 661 M hingga 750 M, didirikan oleh Muawiyah bin Abu Sufyan dengan Damaskus sebagai pusat pemerintahan. Dinasti ini berhasil memperluas wilayah Islam secara signifikan dan mencapai kemajuan peradaban di berbagai bidang seperti arsitektur, administrasi, dan ilmu pengetahuan. Namun, konflik internal, diskriminasi, dan munculnya gerakan oposisi menyebabkan keruntuhannya dan digantikan oleh Dinasti Abbasiyah.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Dinasti Umayyah | Kekhalifahan Islam pertama yang berdiri setelah Khulafaur Rasyidin. |
| Monarki Herediter | Sistem pemerintahan di mana kekuasaan diwariskan secara turun-temurun dalam satu keluarga. |
| Damaskus | Ibu kota Dinasti Umayyah, terletak di Suriah. |
| Mawali | Muslim non-Arab pada masa awal Islam, seringkali diperlakukan berbeda oleh bangsa Arab. |
| Andalusia | Nama wilayah Spanyol dan Portugal pada masa kekuasaan Islam. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Dinasti Umayyah" mata pelajaran SKI Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
1 Peta Materi SKI Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 4 siap unduh
Sejarah Nabi Muhammad Periode MakkahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSejarah Nabi Muhammad Periode MadinahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKhulafaur RasyidinBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap1 dari 4 siap unduh
Misi Dakwah Nabi di MakkahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBERIKUTNYAStrategi Dakwah Nabi di MadinahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKemajuan Peradaban Masa RasulullahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAl-Khulafa Ar-Rasyidun Teladan UmatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratis2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar SKI Dinasti Umayyah ini gratis?
Ya. Modul Dinasti Umayyah untuk kelas VII MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul SKI kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar SKI kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Dinasti Umayyah ini mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran PAI & Bahasa Arab, pada Fase D untuk kelas VII MTs.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Dinasti Umayyah untuk SKI kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Dinasti Umayyah ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh SKI kelas VII MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah ini modul ajar SKI kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Dinasti Umayyah pada SKI MTs, Fase D, elemen Sejarah Kebudayaan Islam.
Bisakah modul Dinasti Umayyah ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Dinasti Umayyah dapat Anda sesuaikan dengan murid SKI kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.