Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas IV
Kalimat majemuk setara dengan kata hubung dan, atay. Sedangkan dan tetapi
Modul ajar (RPP) Bahasa Indonesia SD kelas IV materi Kalimat majemuk setara dengan kata hubung dan, atay. Sedangkan dan tetapi lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan Kalimat majemuk setara dengan kata hubung dan, atay. Sedangkan dan tetapi yang Anda cari? Materi Bahasa Indonesia Kelas IV lainnya:
Lihat peta materi setahun9 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
| Fase / Kelas | B / IV |
| Materi Pokok | Kalimat majemuk setara dengan kata hubung dan, atay. Sedangkan dan tetapi |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (3 JP: 1 JP × 35 menit = 35 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning + Praktik Kontekstual |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memahami dan mampu menggunakan kalimat tunggal dalam percakapan sehari-hari.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: Penalaran Kritis, Kreativitas, Komunikasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka |
| Elemen / Domain | Menulis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menulis berbagai jenis teks narasi, deskripsi, eksposisi, dan persuasi sederhana dengan struktur yang jelas dan kaidah kebahasaan yang tepat, serta mampu menyunting tulisan sendiri atau teman. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Kalimat majemuk setara sering ditemukan dalam cerita, berita, atau percakapan sehari-hari seperti 'Ibu memasak dan Ayah membaca koran'. |
| Konseptual | Kalimat majemuk setara adalah gabungan dua kalimat tunggal atau lebih yang kedudukannya sejajar dan dihubungkan oleh kata hubung tertentu. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar mengidentifikasi, menganalisis, dan menyusun kalimat majemuk setara dengan menggunakan kata hubung 'dan', 'atau', 'sedangkan', dan 'tetapi'. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya memahami struktur kalimat majemuk setara untuk menyampaikan ide yang lebih kompleks dan bervariasi secara efektif. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi dua kalimat tunggal yang dapat digabungkan menjadi kalimat majemuk setara.
- Menggunakan kata hubung 'dan' untuk menggabungkan dua kalimat tunggal yang setara.
- Menggunakan kata hubung 'atau' untuk menggabungkan dua kalimat tunggal yang menunjukkan pilihan.
- Menggunakan kata hubung 'sedangkan' untuk menggabungkan dua kalimat tunggal yang menunjukkan perbedaan.
- Menggunakan kata hubung 'tetapi' untuk menggabungkan dua kalimat tunggal yang menunjukkan pertentangan.
- Menulis kalimat majemuk setara dengan benar menggunakan berbagai kata hubung yang dipelajari.
Pemahaman bermakna: Memahami kalimat majemuk setara memungkinkan kita untuk mengungkapkan ide dan informasi dengan lebih kaya dan terstruktur, membuat tulisan atau ucapan menjadi lebih menarik dan mudah dipahami.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian ingin menceritakan dua hal yang terjadi bersamaan atau dua pilihan yang berbeda dalam satu kalimat?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning + Praktik Kontekstual |
| Lintas Disiplin Ilmu | Seni Budaya: Membuat poster atau komik mini dengan dialog yang mengandung kalimat majemuk setara. Matematika: Menyusun soal cerita yang membutuhkan penggunaan kalimat majemuk setara untuk menjelaskan dua kondisi berbeda. PPKn: Membahas tentang hak dan kewajiban yang setara di rumah atau sekolah menggunakan kalimat majemuk setara. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk mendorong anak mencari dan mengidentifikasi kalimat majemuk setara dalam buku cerita atau percakapan sehari-hari di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur dengan meja berkelompok untuk diskusi, dilengkapi papan tulis interaktif atau proyektor untuk menampilkan contoh kalimat dan teks cerita. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi presentasi (misalnya Google Slides atau Canva) untuk menampilkan contoh-contoh kalimat dan video singkat tentang penggunaan kata hubung. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi dua kalimat tunggal yang dapat digabungkan menjadi kalimat majemuk setara. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa peserta didik dengan hangat, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan bertanya tentang kegiatan mereka kemarin. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang cara menggabungkan kalimat dan memberikan pertanyaan pemantik. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 5 menit | Peserta didik diajak mengamati beberapa contoh kalimat tunggal dan kalimat majemuk sederhana yang ditampilkan guru, lalu secara berkelompok mencoba menemukan perbedaan dan persamaan antara keduanya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 5 menit | Peserta didik berdiskusi dalam kelompok kecil untuk mengidentifikasi kalimat-kalimat tunggal yang bisa digabungkan dari teks cerita pendek yang diberikan, lalu mencoba menggabungkannya secara lisan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 5 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan umpan balik positif dan penguatan tentang konsep kalimat majemuk setara serta pentingnya memahami struktur kalimat. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan pengertian kalimat majemuk setara. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif semua peserta didik dan mengingatkan untuk terus berlatih mengamati kalimat di sekitar mereka. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menggunakan kata hubung 'dan' untuk menggabungkan dua kalimat tunggal yang setara dan menggunakan kata hubung 'atau' untuk menggabungkan dua kalimat tunggal yang menunjukkan pilihan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa dan mengajak peserta didik mengingat kembali materi sebelumnya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu belajar menggunakan kata hubung 'dan' serta 'atau' untuk menggabungkan kalimat. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 5 menit | Peserta didik disajikan beberapa masalah berupa kumpulan kalimat tunggal yang perlu digabungkan untuk membentuk cerita yang lebih lancar. Mereka diajak memahami fungsi kata hubung 'dan' untuk menunjukkan kesetaraan dan 'atau' untuk menunjukkan pilihan melalui contoh-contoh relevan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 5 menit | Dalam kelompok, peserta didik mengerjakan LKPD yang berisi latihan menggabungkan kalimat tunggal menggunakan kata hubung 'dan' dan 'atau' untuk menciptakan paragraf yang padu, misalnya 'Adik suka membaca buku dan kakak suka bermain bola' atau 'Kita bisa pergi ke pantai atau ke gunung'. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 5 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil kerjanya. Guru memberikan apresiasi, mengklarifikasi kesalahan umum, dan memberikan penguatan mengenai penggunaan kedua kata hubung tersebut dalam konteks yang tepat. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Peserta didik dan guru membuat rangkuman singkat tentang fungsi 'dan' dan 'atau'. Guru memberikan tugas rumah sederhana untuk mencari contoh kalimat majemuk setara di buku cerita. Guru menutup pelajaran dengan semangat dan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning + Praktik |
| Tujuan Pertemuan 3 | Menggunakan kata hubung 'sedangkan' untuk menggabungkan dua kalimat tunggal yang menunjukkan perbedaan dan menggunakan kata hubung 'tetapi' untuk menggabungkan dua kalimat tunggal yang menunjukkan pertentangan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa dan mengajak peserta didik untuk berbagi hasil tugas rumah mereka. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menggunakan 'sedangkan' dan 'tetapi' untuk menulis kalimat majemuk setara dan membuat cerita pendek. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 5 menit | Peserta didik diajak menganalisis contoh-contoh kalimat yang menunjukkan perbedaan (misalnya 'Ayah tinggi sedangkan Ibu pendek') dan pertentangan (misalnya 'Dia pintar tetapi malas belajar'). Guru menjelaskan fungsi dan perbedaan penggunaan 'sedangkan' dan 'tetapi'. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 5 menit | Secara individu, peserta didik membuat proyek 'Cerita Petualangan' singkat (3-5 kalimat) yang harus mengandung setidaknya satu kalimat majemuk setara dengan 'sedangkan' dan satu dengan 'tetapi', kemudian saling menukarkan cerita untuk disunting. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 5 menit | Beberapa peserta didik membacakan cerita pendek mereka. Guru dan teman-teman memberikan umpan balik konstruktif terhadap penggunaan kalimat majemuk setara. Guru memberikan penguatan dan pujian atas karya peserta didik. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan seluruh materi kalimat majemuk setara. Guru memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta didik atas usaha dan kreativitas mereka. Guru mendorong mereka untuk terus berlatih menulis dan membaca. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan menggabungkan kalimat tunggal menjadi kalimat majemuk setara menggunakan kata hubung yang tepat.
Alat & bahan: Kertas kerja, pensil, spidol warna, kartu kalimat.
Langkah kerja:
- Bacalah dengan teliti setiap pasangan kalimat tunggal yang tersedia.
- Pikirkan kata hubung 'dan', 'atau', 'sedangkan', atau 'tetapi' yang paling tepat untuk menggabungkan kedua kalimat tersebut.
- Tuliskan kalimat majemuk setara hasil gabunganmu di kolom yang tersedia.
- Pastikan kalimatmu mudah dipahami dan memiliki makna yang benar.
- Diskusikan hasilnya dengan teman kelompokmu.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Bisakah kamu menceritakan satu kegiatanmu kemarin?
- Jika kamu ingin membeli pensil dan buku, bagaimana kamu menyatakannya dalam satu kalimat?
- Apa bedanya 'Aku suka apel' dan 'Aku suka jeruk'?
- Pernahkah kamu mendengar kalimat yang menggabungkan dua kejadian berbeda?
Formatif (proses): Observasi saat diskusi kelompok, partisipasi aktif, dan kelengkapan serta ketepatan jawaban dalam LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek 'Cerita Petualangan' dan tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi dua kalimat tunggal yang dapat digabungkan menjadi kalimat majemuk setara. | Pengertian Kalimat Majemuk Setara | 1 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menggunakan kata hubung 'dan' dan 'atau' untuk menggabungkan kalimat tunggal. | Fungsi Kata Hubung 'dan' dan 'atau' | 1 JP | Komunikasi |
| 3 | Menggunakan kata hubung 'sedangkan' dan 'tetapi' untuk menggabungkan kalimat tunggal dan menulis cerita pendek. | Fungsi Kata Hubung 'sedangkan' dan 'tetapi'; Penulisan Cerita | 1 JP | Kreativitas |
Dalam berkomunikasi, kadang kita ingin menyampaikan lebih dari satu informasi dalam satu waktu. Untuk membuat kalimat kita lebih bervariasi dan mudah dipahami, kita bisa menggunakan kalimat majemuk setara. Dengan belajar materi ini, kamu akan semakin terampil merangkai kata-kata menjadi kalimat yang indah dan bermakna.
1. Apa itu Kalimat Tunggal?
Kalimat tunggal adalah kalimat yang hanya memiliki satu subjek dan satu predikat, atau hanya menyampaikan satu informasi utama. Contoh: 'Adik makan.' (Adik sebagai subjek, makan sebagai predikat). 'Bunga itu indah.' (Bunga itu sebagai subjek, indah sebagai predikat). Kalimat tunggal adalah dasar dari semua kalimat lain yang lebih kompleks.
2. Mengenal Kalimat Majemuk Setara
Kalimat majemuk setara adalah kalimat yang terdiri dari dua atau lebih kalimat tunggal yang digabungkan, dan kedudukan setiap kalimat tunggal tersebut adalah sejajar atau sama pentingnya. Tidak ada kalimat yang menjadi 'anak' kalimat lainnya. Mereka semua 'saudara' yang setara. Contoh: 'Ibu memasak nasi dan Ayah mencuci motor.' Kedua kalimat ('Ibu memasak nasi' dan 'Ayah mencuci motor') sama pentingnya.
3. Kata Hubung 'dan' (Penjumlahan)
Kata hubung 'dan' digunakan untuk menggabungkan dua kalimat tunggal yang memiliki informasi setara atau saling melengkapi, menunjukkan adanya tambahan atau penjumlahan. Kedua kejadian bisa terjadi bersamaan atau berurutan. Contoh: 'Kakak membaca buku dan adik bermain boneka.' Artinya, kakak membaca buku, dan di waktu yang sama atau setelahnya, adik bermain boneka.
4. Kata Hubung 'atau' (Pilihan)
Kata hubung 'atau' digunakan untuk menggabungkan dua kalimat tunggal yang menyatakan pilihan. Hanya salah satu dari pilihan tersebut yang akan terjadi atau dipilih. Contoh: 'Kamu mau makan nasi goreng atau mi ayam?' Ini berarti ada dua pilihan makanan, dan kamu harus memilih salah satu di antaranya. Pilihan ini bisa berupa benda, kegiatan, atau kondisi.
5. Kata Hubung 'sedangkan' (Perbedaan)
Kata hubung 'sedangkan' digunakan untuk menggabungkan dua kalimat tunggal yang menunjukkan adanya perbedaan atau perbandingan antara dua hal. Seringkali, 'sedangkan' digunakan untuk membandingkan sifat atau keadaan dua subjek yang berbeda. Contoh: 'Rudi suka warna biru sedangkan Siti suka warna merah.' Kalimat ini membandingkan kesukaan warna antara Rudi dan Siti.
6. Kata Hubung 'tetapi' (Pertentangan)
Kata hubung 'tetapi' digunakan untuk menggabungkan dua kalimat tunggal yang menyatakan pertentangan atau hal yang berlawanan. Kalimat kedua biasanya menjelaskan sesuatu yang tidak sesuai atau berlawanan dengan apa yang diharapkan dari kalimat pertama. Contoh: 'Dia rajin belajar tetapi nilainya kurang baik.' Ini menunjukkan bahwa meskipun rajin, hasil nilainya tidak sesuai harapan.
7. Latihan Menggabungkan Kalimat
Untuk menguasai kalimat majemuk setara, kita perlu banyak berlatih. Cobalah ambil dua kalimat tunggal yang sederhana, lalu pikirkan hubungan antara keduanya. Apakah itu penjumlahan, pilihan, perbedaan, atau pertentangan? Setelah itu, pilih kata hubung yang paling tepat dan gabungkanlah. Jangan lupa untuk membaca ulang kalimat yang sudah kamu buat untuk memastikan maknanya jelas dan benar.
Rangkuman: Kalimat majemuk setara adalah gabungan dua atau lebih kalimat tunggal yang setara, dihubungkan oleh kata hubung seperti 'dan' (penjumlahan), 'atau' (pilihan), 'sedangkan' (perbedaan), dan 'tetapi' (pertentangan). Memahami dan menggunakan kalimat majemuk setara akan membuat tulisan dan ucapan kita lebih kaya, jelas, dan menarik untuk didengar atau dibaca.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Kalimat Tunggal | Kalimat yang hanya memiliki satu subjek dan satu predikat. |
| Kalimat Majemuk Setara | Gabungan dua atau lebih kalimat tunggal yang kedudukannya sejajar. |
| Kata Hubung | Kata yang berfungsi untuk menghubungkan kata, frasa, klausa, atau kalimat. |
| Subjek | Bagian kalimat yang melakukan tindakan atau yang dibicarakan. |
| Predikat | Bagian kalimat yang menyatakan tindakan atau keadaan subjek. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Kalimat majemuk setara dengan kata hubung dan, atay. Sedangkan dan tetapi" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas IV ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi Bahasa Indonesia Kelas IV Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 5 siap
Teks DeskripsiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTeks NarasiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPantunModul siap unduh · Word + PDF ber-kopWawancara SederhanaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisIde Pokok dan Informasi PentingModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap2 dari 4 siap
Teks ProsedurModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKalimat EfektifBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPuisi AnakModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMenulis Laporan SederhanaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Bahasa Indonesia di kelas lain
Kalimat majemuk setaraBahasa Indonesia Kelas IV SDMEMAKNAI TEKS NARASI,KALIMAT TRANSITIF,INTRANSITIF ,MAKNA KOSA KATA MEMAHAMI KOSA KATA BARBahasa Indonesia Kelas IV SDKalimat transitif dan intransitifBahasa Indonesia Kelas IV SDAku Sudah BesarBahasa Indonesia Kelas IV SDLihat semua Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas IV →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia Kalimat majemuk setara dengan kata hubung dan, atay. Sedangkan dan tetapi ini gratis?
Ya. Modul Kalimat majemuk setara dengan kata hubung dan, atay. Sedangkan dan tetapi untuk kelas IV SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas IV ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Kalimat majemuk setara dengan kata hubung dan, atay. Sedangkan dan tetapi ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase B untuk kelas IV SD.
Ini modul ajar atau RPP?
Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kalimat majemuk setara dengan kata hubung dan, atay. Sedangkan dan tetapi untuk Bahasa Indonesia kelas IV di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Bisakah modul Kalimat majemuk setara dengan kata hubung dan, atay. Sedangkan dan tetapi ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kalimat majemuk setara dengan kata hubung dan, atay. Sedangkan dan tetapi dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas IV di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.