SDKelas IIFase A📘 Bab 10Semester 2

Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Islam Kelas II
Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

📽️ Modul ini sekalian jadi PPT-nyaSlide dari isi modul ini · satu .pptx per pertemuan

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Nabi Ibrahim a.s. adalah 'Ayah Para Nabi' yang kisahnya penuh teladan. Sejak kecil beliau mencari kebenaran dan berdakwah kepada kaumnya untuk menyembah Allah SWT. Sifat-sifat mulia beliau seperti ketaatan, kesabaran, keberanian, dan keyakinan teguh patut kita contoh. Dengan meneladani akhlak Nabi Ibrahim a.s., kita akan menjadi pribadi yang beriman dan berakhlak mulia, sesuai ajaran Islam.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi
Pendidikan Agama Islam · Kelas II · Fase A
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
MODUL AJAR
Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi
Pendidikan Agama Islam · Fase A · Kelas II · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Agama Islam
Fase / KelasA / II
Materi PokokAsyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang rukun iman dan beberapa nama Nabi serta Rasul yang mereka ketahui.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: Akhlak Beragama
    Peserta didik menunjukkan sikap beriman kepada Allah SWT dengan meneladani kisah Nabi Ibrahim a.s. dalam kehidupan sehari-hari.
  2. penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan Mengevaluasi Penalaran
    Peserta didik menganalisis sifat teladan Nabi Ibrahim a.s. dan mengevaluasi relevansinya dengan perilaku baik.
  3. kreativitas — elemen: Menghasilkan Gagasan yang Orisinal
    Peserta didik menghasilkan gagasan tentang cara meneladani sifat Nabi Ibrahim a.s. melalui karya sederhana.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026
Elemen / DomainAl-Qur'an, Hadis, Akidah, Akhlak, Fikih, dan Tarikh
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami kisah teladan Nabi dan Rasul, serta mengaplikasikan nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari untuk membentuk akhlak mulia.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMateri ini membahas kisah nyata Nabi Ibrahim a.s. sebagai salah satu Nabi yang diutus Allah SWT.
KonseptualKonsep intinya adalah meneladani sifat-sifat mulia Nabi Ibrahim a.s. seperti ketaatan, kesabaran, dan keberanian dalam berdakwah.
ProseduralPeserta didik akan belajar langkah-langkah untuk mengidentifikasi dan menerapkan nilai-nilai teladan Nabi Ibrahim a.s. dalam perilaku sehari-hari.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa mempelajari kisah Nabi dapat menjadi motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan berakhlak mulia.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMengimani keesaan Allah SWT dan meneladani ketaatan Nabi Ibrahim a.s. dalam setiap perintah-Nya, serta mencintai Rasulullah SAW.
2. Cinta IlmuMemiliki rasa ingin tahu untuk menggali kisah-kisah Nabi Ibrahim a.s. dan mengambil pelajaran berharga dari setiap peristiwa dalam hidupnya.
3. Cinta LingkunganMenghargai lingkungan sekitar sebagai ciptaan Allah SWT, sebagaimana Nabi Ibrahim a.s. mengamati alam untuk mencari kebenaran Tuhan.
4. Cinta Diri dan SesamaBerani menegakkan kebenaran dan keadilan, serta bersikap sabar dalam menghadapi tantangan, meneladani keberanian dan kesabaran Nabi Ibrahim a.s.
5. Cinta Tanah AirMencintai dan menjaga nilai-nilai luhur budaya bangsa yang sejalan dengan ajaran Islam, serta menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan cerita bergambar, peserta didik dapat mengidentifikasi tokoh-tokoh utama dalam kisah Nabi Ibrahim a.s. dengan tepat.
  2. Setelah mendengarkan penjelasan guru, peserta didik dapat menjelaskan alasan Nabi Ibrahim a.s. disebut sebagai Ayah Para Nabi dengan benar.
  3. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menyusun daftar sifat-sifat teladan Nabi Ibrahim a.s. secara runtut.
  4. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat memerankan kembali potongan kisah Nabi Ibrahim a.s. yang mengandung nilai keteladanan secara ekspresif.
  5. Setelah memahami kisah Nabi Ibrahim a.s., peserta didik dapat merancang kegiatan sederhana untuk meneladani akhlak mulia beliau dalam kehidupan sehari-hari dengan kreatif.
  6. Melalui presentasi, peserta didik dapat mempresentasikan hasil rancangan kegiatan meneladani Nabi Ibrahim a.s. di depan kelas dengan percaya diri.
Halaman 2 · Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Mempelajari kisah Nabi Ibrahim a.s. membantu peserta didik memahami pentingnya keimanan, kesabaran, dan keberanian dalam berdakwah, serta menginspirasi mereka untuk meneladani akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu belajar kisah para Nabi seperti Nabi Ibrahim a.s.?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Peserta didik melatih keterampilan menyimak cerita, berbicara di depan kelas, dan menuliskan ide-ide tentang kisah Nabi.
Seni Budaya dan Prakarya: Peserta didik mengembangkan kreativitas melalui kegiatan memerankan kisah Nabi dan membuat karya visual sederhana.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak untuk bercerita kisah Nabi Ibrahim a.s. di rumah dan mendampingi peserta didik dalam mengidentifikasi perilaku teladan di lingkungan sekitar.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas ditata nyaman dengan poster kisah Nabi Ibrahim a.s. dan fasilitas digital yang mendukung penayangan video atau cerita interaktif.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan tablet atau proyektor untuk menayangkan video animasi kisah Nabi Ibrahim a.s. dan aplikasi interaktif untuk menyusun peta pikiran sifat teladan.
Halaman 3 · Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
D.1  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan cerita bergambar, peserta didik dapat mengidentifikasi tokoh-tokoh utama dalam kisah Nabi Ibrahim a.s. dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tepuk Nabi Ibrahim: Peserta didik menirukan tepuk tangan dengan irama 'Nabi Ibrahim, Ayah Para Nabi, Teladan Kita Semua!' secara bersama-sama.
  1. Guru memulai pembelajaran dengan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan melakukan presensi.
  2. Guru mengajukan pertanyaan apersepsi, "Siapa yang tahu nama-nama Nabi? Apakah ada yang pernah mendengar kisah Nabi Ibrahim a.s.?"
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi tokoh dalam kisah Nabi Ibrahim a.s. dan pertanyaan pemantik "Siapa saja tokoh penting dalam kisah Nabi Ibrahim a.s.?" agar peserta didik memahami arah belajar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan cerita bergambar tentang Nabi Ibrahim a.s. pada masa kanak-kanak, tanpa narasi lengkap.
  2. Identifikasi masalah: Guru meminta peserta didik mengamati gambar dan bertanya, "Apa yang kalian lihat dari gambar ini? Siapa saja yang ada di sana?"
  3. Pengumpulan data: Peserta didik secara individu menuliskan nama-nama tokoh yang mereka lihat di cerita bergambar pada lembar kerja.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Dalam kelompok kecil, peserta didik membandingkan daftar tokoh yang mereka tulis dan mendiskusikan peran masing-masing tokoh berdasarkan gambar.
  2. Pembuktian: Guru membimbing peserta didik untuk memastikan nama dan peran tokoh yang diidentifikasi dari gambar sudah tepat, serta menanyakan alasan mereka mengidentifikasi tokoh tersebut.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Setiap kelompok mempresentasikan daftar tokoh utama yang mereka identifikasi dari cerita bergambar.
  2. Umpan balik: Guru memberikan umpan balik positif dan mengoreksi jika ada kesalahan identifikasi tokoh dengan penjelasan singkat.
  3. Penguatan: Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang tokoh-tokoh awal dalam kisah Nabi Ibrahim a.s. dan pentingnya mengenal mereka.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru dan peserta didik menyimpulkan bersama tokoh-tokoh yang telah dipelajari dalam kisah Nabi Ibrahim a.s.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengajak mereka melakukan refleksi singkat tentang pembelajaran hari ini.
  3. Guru menyampaikan rencana pembelajaran untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa bersama.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
D.2  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Setelah mendengarkan penjelasan guru, peserta didik dapat menjelaskan alasan Nabi Ibrahim a.s. disebut sebagai Ayah Para Nabi dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Pesan Berantai: Peserta didik berbaris dan guru membisikkan satu kata kunci dari materi sebelumnya. Peserta didik membisikkan ke teman di depannya hingga pesan terakhir disampaikan dengan benar.
  1. Guru menyapa peserta didik, mengajak berdoa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru mengaitkan materi sebelumnya dengan pertanyaan, "Siapa yang masih ingat tokoh utama yang kita pelajari kemarin? Apa yang membuat beliau istimewa?"
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menjelaskan mengapa Nabi Ibrahim a.s. disebut Ayah Para Nabi dan pertanyaan pemantik "Mengapa Nabi Ibrahim a.s. adalah sosok penting bagi banyak Nabi lainnya?".
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar silsilah keluarga Nabi Ibrahim a.s. yang menunjukkan keturunannya yang juga menjadi Nabi, lalu bertanya, "Apa yang menarik dari gambar ini?"
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok kecil dan menjelaskan bahwa mereka akan mencari tahu alasan Nabi Ibrahim a.s. disebut Ayah Para Nabi.
  3. Membimbing penyelidikan: Guru memberikan bahan bacaan singkat atau menjelaskan secara lisan tentang garis keturunan Nabi Ibrahim a.s. yang banyak melahirkan Nabi dan Rasul.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok berdiskusi untuk merumuskan jawaban mengapa Nabi Ibrahim a.s. disebut Ayah Para Nabi berdasarkan informasi yang diberikan dan mencatatnya di kertas manila.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru berkeliling membimbing setiap kelompok, memastikan mereka memahami konsep dan membantu merumuskan jawaban yang tepat.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya tentang alasan Nabi Ibrahim a.s. disebut Ayah Para Nabi di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru dan peserta didik lain memberikan tanggapan dan pertanyaan kepada kelompok yang presentasi.
  3. Penguatan: Guru menguatkan pemahaman tentang kedudukan Nabi Ibrahim a.s. sebagai Ayah Para Nabi dan hikmah di baliknya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru dan peserta didik menyimpulkan bersama alasan Nabi Ibrahim a.s. mendapatkan gelar Ayah Para Nabi.
  2. Guru memuji kerja sama kelompok dan mengajak peserta didik merefleksi nilai-nilai positif yang bisa diambil dari kisah ini.
  3. Guru memberikan pengarahan untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · AYO BELAJAR!Tokoh dan Teladan Nabi Ibrahim
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Setelah mengerjakan LKPD ini, kamu dapat mengidentifikasi tokoh dan sifat teladan Nabi Ibrahim a.s. dengan tepat.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.

Info singkat: s. adalah salah satu cerita paling inspiratif dalam sejarah Islam.

Alat & bahan: Pensil, penghapus, krayon/pensil warna

Langkah kerja:

  1. Amati kisah Nabi Ibrahim a.s. Yang memecahkan berhala.
  2. Tuliskan nama-nama tokoh yang kamu lihat pada gambar di kolom yang tersedia.
  3. Lingkari sifat baik yang kamu temukan dari tokoh Nabi Ibrahim a.s. Dalam cerita tersebut.
  4. Warnai gambar Nabi Ibrahim a.s. Dengan krayon atau pensil warna kesukaanmu.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Siapa yang menciptakan kita?
  2. Apakah kamu tahu nama Nabi Ibrahim a.s.?
  3. Sebutkan satu hal baik yang pernah kamu lakukan hari ini!
  4. Menurutmu, mengapa kita perlu belajar kisah Nabi?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kemampuan identifikasi tokoh serta sifat teladan Nabi Ibrahim a.s.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek rancangan kegiatan meneladani Nabi Ibrahim a.s. dan presentasinya.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi tokoh-tokoh utama dalam kisah Nabi Ibrahim a.s.Nabi Ibrahim a.s. pada masa kanak-kanak.2 JPpenalaran kritis
2Menjelaskan alasan Nabi Ibrahim a.s. disebut sebagai Ayah Para Nabi.Nabi Ibrahim a.s. Ayah Para Nabi.2 JPpenalaran kritis
3Menyusun daftar sifat-sifat teladan Nabi Ibrahim a.s.Sikap teladan Nabi Ibrahim a.s.2 JPkeimanan dan ketakwaan
4Merancang kegiatan sederhana untuk meneladani akhlak mulia Nabi Ibrahim a.s.Meneladan Nabi Ibrahim a.s.2 JPkreativitas
Halaman 8 · Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
BAHAN AJAR

Kisah Nabi Ibrahim a.s. adalah salah satu cerita paling inspiratif dalam sejarah Islam. Beliau dikenal sebagai 'Ayah Para Nabi' karena banyak Nabi dan Rasul lahir dari keturunannya. Melalui kisah ini, kita akan belajar banyak tentang keimanan, kesabaran, dan keberanian dalam menegakkan kebenaran, yang sangat penting untuk kita teladani dalam kehidupan sehari-hari.

1. Nabi Ibrahim a.s. Ayah Para Nabi?
Nabi Ibrahim a.s. adalah salah satu Nabi yang sangat mulia dalam Islam. Beliau dijuluki 'Ayah Para Nabi' atau Abul Anbiya (أَبُو الأَنْبِيَاءُ) karena dari keturunannya lahir banyak Nabi dan Rasul penting, seperti Nabi Ismail a.s. dan Nabi Ishaq a.s., yang kemudian menurunkan Nabi Muhammad SAW, Nabi Musa a.s., dan Nabi Isa a.s. Hal ini menunjukkan betapa besar peran beliau dalam menyebarkan ajaran tauhid kepada umat manusia dari generasi ke generasi. Kisah beliau penuh dengan pelajaran berharga tentang ketaatan kepada Allah SWT.

2. Nabi Ibrahim a.s. Pada Masa Kanak-Kanak
Sejak kecil, Nabi Ibrahim a.s. sudah menunjukkan kecerdasan dan pemikiran yang berbeda dari lingkungannya. Beliau hidup di tengah masyarakat yang menyembah berhala, termasuk ayah beliau sendiri, Azar. Nabi Ibrahim a.s. kecil sering bertanya-tanya tentang siapa sebenarnya Tuhan yang patut disembah. Beliau mengamati matahari, bulan, dan bintang, namun kemudian menyadari bahwa semua itu adalah ciptaan yang tidak kekal. Dari sinilah, beliau mulai mencari kebenatan dan yakin bahwa hanya ada satu Tuhan, yaitu Allah SWT, Sang Pencipta alam semesta.

3. Dakwah Nabi Ibrahim a.s.
Nabi Ibrahim a.s. berdakwah kepada kaumnya untuk meninggalkan penyembahan berhala dan hanya menyembah Allah SWT. Beliau memulai dakwahnya dari ayahnya sendiri, kemudian kepada masyarakat luas, bahkan sampai menghadapi Raja Namrud yang zalim. Dengan keberanian dan hujah yang kuat, Nabi Ibrahim a.s. menunjukkan kelemahan berhala-berhala yang disembah kaumnya. Salah satu cara beliau adalah dengan menghancurkan patung-patung berhala, kecuali satu patung besar, untuk membuktikan bahwa berhala tidak bisa berbuat apa-apa. Ini adalah bentuk keberanian dalam menegakkan kebenaran.

4. Sikap Teladan Nabi Ibrahim a.s.
Banyak sekali sikap teladan yang bisa kita ambil dari Nabi Ibrahim a.s. Beliau adalah sosok yang sangat taat kepada Allah SWT, bahkan ketika diperintahkan untuk mengorbankan putranya, Nabi Ismail a.s. Beliau juga sangat sabar dalam menghadapi ujian dan cobaan, seperti saat dibakar hidup-hidup oleh Raja Namrud namun diselamatkan oleh Allah SWT. Keberaniannya dalam berdakwah dan keyakinannya yang teguh pada Allah SWT juga menjadi contoh bagi kita. Selain itu, beliau adalah seorang yang pemaaf dan selalu mendoakan kebaikan untuk kaumnya.

5. Meneladan Nabi Ibrahim a.s.
Meneladani Nabi Ibrahim a.s. berarti kita berusaha mencontoh sifat-sifat mulia beliau dalam kehidupan sehari-hari. Kita bisa belajar untuk selalu taat kepada Allah SWT dengan rajin beribadah, bersabar dalam menghadapi kesulitan, berani mengatakan yang benar, dan selalu berbuat baik kepada sesama. Misalnya, kita bisa meneladani ketaatan dengan tidak menunda salat, meneladani kesabaran saat menunggu giliran bermain, atau meneladani keberanian dengan jujur mengakui kesalahan. Dengan meneladani beliau, kita akan menjadi pribadi yang lebih baik dan disayang Allah SWT.

Rangkuman: Nabi Ibrahim a.s. adalah 'Ayah Para Nabi' yang kisahnya penuh teladan. Sejak kecil beliau mencari kebenaran dan berdakwah kepada kaumnya untuk menyembah Allah SWT. Sifat-sifat mulia beliau seperti ketaatan, kesabaran, keberanian, dan keyakinan teguh patut kita contoh. Dengan meneladani akhlak Nabi Ibrahim a.s., kita akan menjadi pribadi yang beriman dan berakhlak mulia, sesuai ajaran Islam.

Halaman 9 · Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
GLOSARIUM
IstilahArti
Nabi Ibrahim a.s.Nabi Allah yang agung, dijuluki 'Ayah Para Nabi'.
Ayah Para NabiJulukan untuk Nabi Ibrahim a.s. karena banyak Nabi lahir dari keturunannya.
BerhalaPatung atau benda yang disembah selain Allah SWT.
DakwahMenyebarkan ajaran kebaikan dan kebenaran Islam.
TauhidMengimani keesaan Allah SWT, bahwa hanya Dia satu-satunya Tuhan yang berhak disembah.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
PENGESAHAN

Modul ajar "Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas II ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas IIPeta Konsep
Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para NabiNabi Ibrahim a.s. Ayah Para Nabi?Nabi Ibrahim a.s. Pada Masa Kanak-KanakDakwah Nabi Ibrahim a.s.Sikap Teladan Nabi Ibrahim a.s.Meneladan Nabi Ibrahim a.s.
Dari sub-bab Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para NabiHalaman 12
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas IIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas IILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas IIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas IIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas IIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKreativitas
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS + analisis butir soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

📝 Butuh soal ujiannya juga?

Materi Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi masuk ASAS Pendidikan Agama Islam Kelas II Semester 2. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.

Mesin Soal Pendidikan Agama Islam Kelas II →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas 2 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas II dan kelas 2 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi pada Pendidikan Agama Islam SD, Fase A, elemen Al-Qur'an, Hadis, Akidah, Akhlak, Fikih, dan Tarikh.

Modul Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 2 (genap), menurut urutan materi Pendidikan Agama Islam kelas II SD di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam materi Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi ini gratis?

Ya. Modul Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi untuk kelas II SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Islam kelas II ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas II langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Islam kelas II di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas II ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase A untuk kelas II SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi untuk Pendidikan Agama Islam kelas II di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Islam kelas II SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Islam kelas II berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Pendidikan Agama Islam ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?

Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Asyiknya Belajar Kisah Ayah Para Nabi yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Pendidikan Agama Islam MI ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam SDSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.