Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Islam Kelas II
Kisah Nabi Nuh
Modul ajar (RPP) Pendidikan Agama Islam SD kelas II materi Kisah Nabi Nuh lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.
Bukan Kisah Nabi Nuh yang Anda cari? Materi Pendidikan Agama Islam Kelas II lainnya:
Lihat peta materi setahun9 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam |
| Fase / Kelas | A / II |
| Materi Pokok | Kisah Nabi Nuh |
| Alokasi Waktu | 3 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik sudah mengenal beberapa nama nabi dan rasul serta memiliki pemahaman dasar tentang kisah-kisah teladan dalam Islam.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: Akhlak Beragama
Peserta didik menunjukkan sikap percaya kepada Allah SWT dan para rasul-Nya dengan meneladani kesabaran Nabi Nuh AS dalam berdakwah. - kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
Peserta didik mampu menciptakan karya sederhana (misalnya gambar atau cerita pendek) yang menggambarkan peristiwa penting dalam kisah Nabi Nuh AS. - kolaborasi — elemen: Bekerja sama dan berkomunikasi untuk mencapai tujuan bersama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyusun kembali urutan kisah Nabi Nuh AS dan mempresentasikannya kepada teman-teman.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Al-Qur'an, Hadis, Akidah, Akhlak, Fikih, Sejarah Peradaban Islam |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik terbiasa membaca Al-Qur'an dan hadis dengan baik, memahami akidah Islam, mengamalkan akhlak mulia, melaksanakan ibadah dengan benar, serta mengenal sejarah peradaban Islam sebagai teladan kebaikan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Kisah Nabi Nuh AS adalah peristiwa nyata yang diceritakan dalam Al-Qur'an tentang banjir besar dan pembuatan perahu. |
| Konseptual | Konsep inti dari kisah ini adalah keimanan kepada Allah SWT, kesabaran dalam berdakwah, azab bagi kaum yang mendustakan, dan pentingnya taat kepada perintah Allah. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar meneladani sikap sabar dan gigih Nabi Nuh AS dalam menghadapi tantangan, serta mengambil hikmah dari setiap peristiwa dalam kisah. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana kisah-kisah nabi dapat menjadi panduan hidup untuk membentuk karakter yang baik dan berakhlak mulia. |
Tujuan Pembelajaran:
- Peserta didik dapat menceritakan kembali urutan kisah Nabi Nuh AS dengan bahasa sendiri secara runtut.
- Peserta didik dapat mengidentifikasi tokoh-tokoh penting dalam kisah Nabi Nuh AS.
- Peserta didik dapat menyebutkan mukjizat Nabi Nuh AS.
- Peserta didik dapat menjelaskan hikmah dari kisah Nabi Nuh AS untuk kehidupan sehari-hari.
- Peserta didik dapat menunjukkan sikap sabar dan gigih seperti Nabi Nuh AS dalam menghadapi kesulitan.
- Peserta didik dapat membuat karya sederhana (gambar/cerita) yang berkaitan dengan kisah Nabi Nuh AS.
Pemahaman bermakna: Kisah Nabi Nuh AS mengajarkan kita tentang pentingnya keimanan, kesabaran dalam berdakwah, dan konsekuensi bagi mereka yang menolak kebenaran, serta janji pertolongan Allah bagi hamba-Nya yang taat.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian membayangkan ada banjir yang sangat besar hingga menenggelamkan seluruh bumi, dan hanya sedikit orang yang selamat di dalam sebuah perahu raksasa?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Menceritakan kembali kisah Nabi Nuh dengan bahasa yang runtut dan ekspresif, serta menuliskan hikmahnya. Seni Budaya dan Prakarya: Membuat gambar atau maket perahu Nabi Nuh sebagai bentuk ekspresi kreatif dari pemahaman kisah. Matematika: Menghitung jumlah binatang yang masuk ke perahu Nabi Nuh (sepasang-sepasang) atau mengukur dimensi perahu sederhana. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak mendampingi anak membaca kisah Nabi Nuh di rumah dan mendiskusikan hikmahnya, serta membantu menyiapkan bahan sederhana untuk proyek. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas ditata nyaman dengan display gambar-gambar kisah Nabi Nuh, sudut baca cerita, serta area kerja kelompok yang fleksibel untuk proyek. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video animasi kisah Nabi Nuh dari platform edukasi daring dan penggunaan aplikasi menggambar sederhana untuk proyek digital (jika memungkinkan). |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Peserta didik dapat menceritakan kembali urutan kisah Nabi Nuh AS dengan bahasa sendiri secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Kata Bergambar: Guru menunjukkan gambar-gambar acak yang berkaitan dengan kisah Nabi Nuh (perahu, banjir, burung merpati, dst.), peserta didik menebak dan menyebutkan kata terkait. Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa bersama, memeriksa kehadiran, menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang kisah Nabi Nuh, dan melontarkan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik menyimak cerita bergambar atau video pendek tentang kisah Nabi Nuh AS, kemudian guru membimbing mereka untuk mengidentifikasi peristiwa-peristiwa penting dalam kisah tersebut. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok kecil, peserta didik menyusun kartu-kartu bergambar yang berisi potongan cerita Nabi Nuh AS secara berurutan, lalu menceritakannya kembali di depan kelompok. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan urutan cerita yang telah disusun, kelompok lain memberikan tanggapan, dan guru memberikan penguatan tentang alur cerita yang benar dan tokoh-tokohnya. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru mengajak peserta didik menyimpulkan pelajaran hari ini, memberikan apresiasi atas partisipasi mereka, mengingatkan untuk membaca kembali kisah Nabi Nuh di rumah, dan menutup dengan doa bersama. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Peserta didik dapat mengidentifikasi tokoh-tokoh penting dalam kisah Nabi Nuh AS. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Siapa Aku?: Guru menyebutkan ciri-ciri tokoh dari kisah Nabi Nuh (misalnya: 'Aku membangun perahu raksasa'), peserta didik menebak nama tokoh tersebut. Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa, menanyakan kabar, mengulas sedikit kisah Nabi Nuh pertemuan sebelumnya, dan menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal lebih dalam tokoh-tokohnya. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik membaca teks singkat atau mendengarkan penjelasan guru tentang peran dan sifat tokoh-tokoh dalam kisah Nabi Nuh AS (Nabi Nuh, kaum kafir, anak dan istri Nabi Nuh yang durhaka). |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berpasangan membuat 'peta tokoh' sederhana yang berisi nama tokoh, perannya, dan sifatnya dalam kisah Nabi Nuh AS, kemudian menuliskan satu kalimat hikmah dari masing-masing tokoh. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Beberapa pasangan mempresentasikan peta tokoh mereka, kemudian guru memfasilitasi diskusi tentang mengapa penting untuk mengetahui peran dan sifat setiap tokoh dalam mengambil pelajaran dari kisah. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik merangkum tokoh-tokoh kunci dan sifat mereka, memberikan pujian atas kerja keras, dan menugaskan untuk mencari tahu lebih lanjut tentang mukjizat Nabi Nuh sebagai persiapan pertemuan selanjutnya, lalu berdoa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Peserta didik dapat menyebutkan mukjizat Nabi Nuh AS. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Gerakan: Guru memperagakan gerakan yang berkaitan dengan mukjizat Nabi Nuh (misalnya gerakan orang membangun perahu, hujan deras), peserta didik menebak mukjizat apa itu. Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, menanyakan kembali tugas mencari informasi mukjizat Nabi Nuh, dan menyampaikan bahwa hari ini mereka akan membuat karya tentang kisah tersebut. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang mukjizat Nabi Nuh AS, yaitu pembuatan perahu atas petunjuk Allah dan banjir besar, serta bagaimana mukjizat itu menunjukkan kekuasaan Allah SWT. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara individu atau berpasangan mulai merancang dan membuat karya sederhana (gambar, komik mini, atau maket perahu dari bahan bekas) yang menggambarkan salah satu peristiwa atau mukjizat dalam kisah Nabi Nuh. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Peserta didik saling menunjukkan progres karyanya, memberikan masukan positif, dan guru berkeliling memberikan bimbingan serta penguatan tentang kreativitas dan pesan moral dari karya yang dibuat. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru memberikan apresiasi atas usaha peserta didik dalam membuat karya, mengingatkan untuk menyelesaikan karya di rumah, dan menutup pelajaran dengan doa serta motivasi untuk terus berkreasi. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi urutan peristiwa dan tokoh penting dalam kisah Nabi Nuh AS.
Alat & bahan: kartu bergambar urutan cerita, lembar kerja, pensil warna
Langkah kerja:
- Amati kartu-kartu bergambar yang dibagikan guru.
- Diskusikan dengan kelompokmu untuk mengurutkan gambar-gambar tersebut sesuai alur kisah Nabi Nuh AS.
- Tempelkan gambar yang sudah urut pada lembar kerja yang disediakan.
- Tuliskan satu kalimat penjelasan untuk setiap gambar di bawahnya.
- Identifikasi tokoh-tokoh penting yang muncul pada setiap adegan gambar.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Siapa yang tahu nama nabi yang membuat perahu besar?
- Pernahkah kamu mendengar cerita tentang banjir besar?
- Apa yang kamu ketahui tentang orang-orang yang tidak mau percaya kepada nabi?
- Sebutkan satu nama binatang yang kamu tahu masuk ke dalam perahu.
Formatif (proses): Observasi partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok, kerja sama, dan presentasi lisan selama pembelajaran.
Sumatif (akhir): Penilaian proyek karya (gambar/maket) tentang kisah Nabi Nuh dan kemampuan menjelaskan hikmahnya.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menceritakan kembali urutan kisah Nabi Nuh AS dengan bahasa sendiri secara runtut. | Alur kisah Nabi Nuh AS, tokoh-tokohnya. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, kolaborasi |
| 2 | Mengidentifikasi tokoh-tokoh penting dan mukjizat Nabi Nuh AS. | Peran tokoh, sifat tokoh, mukjizat Nabi Nuh. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 3 | Menjelaskan hikmah dari kisah Nabi Nuh AS untuk kehidupan sehari-hari. | Hikmah kesabaran, keimanan, ketaatan. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis |
| 4 | Membuat karya sederhana (gambar/cerita) yang berkaitan dengan kisah Nabi Nuh AS. | Ekspresi kreatif kisah Nabi Nuh. | 2 JP | kreativitas, kolaborasi |
Integrasi Panca Cinta (KBC):
| Nilai Cinta | Wujud dalam Pembelajaran |
|---|---|
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Membangun keyakinan bahwa Allah SWT Maha Kuasa dan selalu menolong hamba-Nya yang taat, seperti Nabi Nuh AS. |
| 2. Cinta Ilmu | Mengembangkan keinginan untuk terus belajar dan mencari tahu kisah-kisah teladan para nabi agar bisa mengambil pelajaran berharga. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menumbuhkan kesadaran untuk menjaga lingkungan dan semua makhluk hidup sebagai amanah dari Allah SWT, seperti yang dilakukan Nabi Nuh yang membawa semua hewan ke perahu. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Menguatkan sikap sabar, gigih, dan tidak mudah menyerah seperti Nabi Nuh dalam menghadapi kesulitan, serta menghargai perjuangan orang lain. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap ajaran Islam serta kisah-kisah mulia dari para nabi yang menjadi bagian dari sejarah bangsa. |
Anak-anak yang saleh dan salehah, hari ini kita akan belajar kisah yang sangat menakjubkan dari seorang nabi pilihan Allah, yaitu Nabi Nuh AS. Kisah ini penuh dengan pelajaran berharga tentang kesabaran, keimanan, dan kekuatan doa. Mari kita simak bersama petualangan Nabi Nuh yang luar biasa ini.
1. Siapakah Nabi Nuh AS?
Nabi Nuh 'alaihissalam adalah salah satu dari 25 nabi dan rasul yang wajib kita imani. Beliau adalah rasul pertama yang diutus Allah SWT untuk kaumnya yang menyembah berhala. Allah mengutus Nabi Nuh untuk menyeru kaumnya kembali menyembah Allah Yang Maha Esa dan meninggalkan perbuatan syirik. Nabi Nuh adalah keturunan Nabi Idris AS dan dikenal sebagai nabi yang sangat sabar dalam berdakwah.
2. Dakwah Nabi Nuh yang Penuh Tantangan
Nabi Nuh berdakwah selama 950 tahun! Bayangkan, berapa lama itu? Beliau tidak pernah lelah mengajak kaumnya untuk beriman kepada Allah. Namun, kebanyakan kaumnya menolak, bahkan mengejek dan mengolok-olok Nabi Nuh. Mereka menganggap Nabi Nuh sudah gila karena mengajak mereka meninggalkan kebiasaan nenek moyang mereka. Hanya sedikit sekali orang yang mau mengikuti ajaran Nabi Nuh, termasuk sebagian kecil dari keluarganya.
3. Perintah Allah untuk Membuat Perahu Raksasa
Karena kaum Nabi Nuh tetap ingkar, Allah SWT memerintahkan Nabi Nuh untuk membuat sebuah perahu yang sangat besar. Perintah ini datang setelah Nabi Nuh berdoa kepada Allah agar diberi pertolongan. Kaumnya semakin mengejek, 'Untuk apa membuat perahu di daratan yang jauh dari air?'. Tapi Nabi Nuh tetap sabar dan taat pada perintah Allah. Beliau membangun perahu itu dengan tekun, dibantu oleh pengikut setianya.
4. Banjir Besar dan Keselamatan
Setelah perahu selesai, Allah memerintahkan Nabi Nuh untuk membawa sepasang dari setiap jenis hewan ke dalam perahu, serta semua orang yang beriman. Kemudian, hujan turun sangat deras dari langit dan air memancar dari bumi. Terjadilah banjir yang sangat besar, menenggelamkan seluruh bumi, termasuk gunung-gunung. Semua yang ingkar tenggelam, kecuali Nabi Nuh dan orang-orang yang bersamanya di dalam perahu. Bahkan anak dan istri Nabi Nuh yang tidak beriman pun ikut tenggelam.
5. Mukjizat Nabi Nuh AS
Mukjizat Nabi Nuh adalah perahu besar yang mampu menyelamatkan beliau dan pengikutnya dari banjir bandang yang dahsyat. Perahu itu dibuat atas petunjuk Allah SWT dan menjadi satu-satunya tempat berlindung di tengah bencana alam yang luar biasa. Mukjizat ini menunjukkan kekuasaan Allah yang tak terbatas dan bagaimana Dia melindungi hamba-Nya yang taat dan beriman, meskipun terlihat tidak mungkin oleh akal manusia.
6. Hikmah Kisah Nabi Nuh AS
Dari kisah Nabi Nuh, kita belajar banyak hal. Pertama, pentingnya beriman kepada Allah SWT dan para rasul-Nya. Kedua, kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi cobaan. Nabi Nuh tidak pernah putus asa meskipun ditolak dan diejek. Ketiga, ketaatan kepada perintah Allah akan membawa keselamatan. Keempat, setiap perbuatan akan ada balasannya, baik kebaikan maupun keburukan. Allah akan menolong orang yang beriman dan menghukum orang yang durhaka.
Rangkuman: Kisah Nabi Nuh AS adalah cerita tentang seorang nabi yang sabar berdakwah selama ratusan tahun, mengajak kaumnya menyembah Allah. Meskipun banyak yang menolak, Nabi Nuh tetap taat pada perintah Allah untuk membangun perahu raksasa. Banjir besar pun datang, menenggelamkan semua yang ingkar, kecuali Nabi Nuh dan pengikutnya di dalam perahu. Kisah ini mengajarkan kita tentang keimanan, kesabaran, ketaatan, dan janji pertolongan Allah bagi hamba-Nya yang beriman.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Nabi | Seorang laki-laki pilihan Allah yang menerima wahyu untuk dirinya sendiri. |
| Rasul | Seorang laki-laki pilihan Allah yang menerima wahyu untuk dirinya dan wajib menyampaikan kepada umatnya. |
| Dakwah | Kegiatan mengajak orang lain kepada kebaikan dan ajaran Islam. |
| Ingkar | Tidak percaya atau menolak kebenaran. |
| Mukjizat | Kejadian luar biasa yang diberikan Allah kepada para nabi dan rasul untuk membuktikan kenabiannya. |
| Hikmah | Pelajaran atau kebijaksanaan yang dapat diambil dari suatu peristiwa. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Kisah Nabi Nuh" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas II ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi Pendidikan Agama Islam Kelas II Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil5 dari 5 siap unduh
Asmaul HusnaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Asmaul Husna (Al-Khaliq)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPerilaku Hidup Bersih dan RapiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTata Cara Wudhu dan TayamumBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKisah Nabi Nuh a.s. dan Nabi Hud a.s.Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Pendidikan Agama Islam di kelas lain
Sayang Kepada SesamaPendidikan Agama Islam Kelas II SDKisah Nabi AdamPendidikan Agama Islam Kelas I SDLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas II →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam Kisah Nabi Nuh ini gratis?
Ya. Modul Kisah Nabi Nuh untuk kelas II SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas II langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas II ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Kisah Nabi Nuh ini mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase A untuk kelas II SD.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kisah Nabi Nuh untuk Pendidikan Agama Islam kelas II di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Kisah Nabi Nuh ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Islam kelas II SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas 2 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas II dan kelas 2 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kisah Nabi Nuh pada Pendidikan Agama Islam SD, Fase A, elemen Al-Qur'an, Hadis, Akidah, Akhlak, Fikih, Sejarah Peradaban Islam.
Bisakah modul Kisah Nabi Nuh ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kisah Nabi Nuh dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Islam kelas II di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.