BerandaModul Ajar SDPendidikan Agama Islam › Perilaku Jujur dan Percaya Diri
SD · Kelas III · Fase B

Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Islam Kelas III
Perilaku Jujur dan Percaya Diri

Modul ajar (RPP) Pendidikan Agama Islam SD kelas III materi Perilaku Jujur dan Percaya Diri lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 (perubahan atas Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025). Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Sampul modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas III materi Perilaku Jujur dan Percaya Diri — siap cetak A412 lembar A43 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Jujur adalah kesesuaian perkataan dan perbuatan, tidak berbohong, dan menepati janji. Percaya diri adalah keyakinan pada kemampuan diri sendiri tanpa meremehkan orang lain. Kedua sifat ini adalah akhlak mulia dalam Islam. Dengan jujur, kita dipercaya dan hati tenang. Dengan percaya diri, kita berani mencoba dan mengembangkan diri. Mengamalkan jujur dan percaya diri membawa kebaikan bagi diri sendiri dan orang lain.
📥 Unduh Modul Ini — GRATISWord + PDF ber-kop · atas nama Anda

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Perilaku Jujur dan Percaya Diri
Pendidikan Agama Islam · Kelas III · Fase B
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Perilaku Jujur dan Percaya Diri
Pendidikan Agama Islam · Fase B · Kelas III · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Agama Islam
Fase / KelasB / III
Materi PokokPerilaku Jujur dan Percaya Diri
Alokasi Waktu3 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik sudah memiliki pemahaman dasar tentang pentingnya berkata benar dan berani tampil di depan umum dalam konteks sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak pribadi
    Peserta didik menunjukkan sikap jujur dan percaya diri sebagai implementasi pemahaman terhadap ajaran agama Islam dalam kehidupan sehari-hari.
  2. kemandirian — elemen: pemahaman diri dan situasi
    Peserta didik mampu mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan diri untuk meningkatkan rasa percaya diri dalam berinteraksi sosial.
  3. kolaborasi — elemen: komunikasi untuk mencapai tujuan bersama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyusun cerita atau drama pendek tentang pentingnya jujur dan percaya diri.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 (perubahan atas Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025)
Elemen / Domainakidah
Rumusan CP FasePeserta didik memahami ajaran pokok agama Islam tentang keimanan kepada Allah Swt., sifat-sifat-Nya, nama-nama-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir, dan qada serta qadar, serta mengimplementasikannya dalam perilaku sehari-hari seperti jujur dan percaya diri.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualContoh perilaku jujur adalah tidak menyontek saat ujian, sedangkan contoh percaya diri adalah berani berbicara di depan kelas.
KonseptualJujur adalah kesesuaian antara perkataan dan perbuatan, sedangkan percaya diri adalah keyakinan pada kemampuan diri sendiri tanpa meremehkan orang lain.
ProseduralLangkah-langkah untuk menjadi jujur meliputi selalu berkata benar dan menepati janji, sementara untuk percaya diri meliputi berani mencoba hal baru dan menerima diri apa adanya.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa berperilaku jujur dan percaya diri adalah bagian dari ajaran Islam yang membawa kebaikan bagi diri sendiri dan orang lain.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Peserta didik mampu menjelaskan pengertian jujur dan percaya diri dengan bahasanya sendiri setelah menyimak cerita.
  2. Peserta didik mampu mengidentifikasi contoh perilaku jujur dan percaya diri dalam kehidupan sehari-hari setelah berdiskusi kelompok.
  3. Peserta didik mampu menganalisis manfaat perilaku jujur dan percaya diri bagi diri sendiri dan orang lain setelah membaca studi kasus.
  4. Peserta didik mampu mempraktikkan perilaku jujur dalam berbagai situasi sederhana seperti mengembalikan barang temuan atau mengakui kesalahan.
  5. Peserta didik mampu menunjukkan sikap percaya diri saat menyampaikan pendapat atau menampilkan bakat di depan kelas.
  6. Peserta didik mampu membuat poster atau komik sederhana tentang pentingnya perilaku jujur dan percaya diri secara berkelompok.
Halaman 2 · Perilaku Jujur dan Percaya Diri — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Perilaku jujur dan percaya diri adalah akhlak mulia dalam Islam yang harus diterapkan setiap hari, karena keduanya membentuk pribadi yang berintegritas dan mampu menghadapi tantangan.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita harus selalu berkata jujur dan berani menunjukkan kemampuan kita?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject-Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan bercerita dan menulis deskripsi tentang perilaku jujur dan percaya diri.
Seni Budaya: Membuat poster atau komik sebagai media ekspresi pemahaman tentang jujur dan percaya diri.
Pendidikan Pancasila: Menghubungkan perilaku jujur dan percaya diri dengan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila kedua dan ketiga.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak untuk mendukung praktik jujur dan percaya diri di rumah melalui cerita inspiratif dan pengawasan positif.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas ditata dengan poster motivasi tentang jujur dan percaya diri, serta menyediakan pojok baca buku cerita yang relevan.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video pendek inspiratif dari YouTube tentang kisah kejujuran atau keberanian anak-anak untuk memperkaya pemahaman.
Halaman 3 · Perilaku Jujur dan Percaya Diri — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 140 menit · awal 25 · inti 90 · penutup 25
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Peserta didik mampu menjelaskan pengertian jujur dan percaya diri dengan bahasanya sendiri setelah menyimak cerita.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Tebak Kata Jujur: Guru menyebutkan kata sifat, siswa menebak apakah itu berkaitan dengan jujur atau tidak. Jika ya, angkat jempol.
Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa bersama, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan bertanya pengalaman tentang kebenaran, menyampaikan tujuan pembelajaran tentang pengertian jujur dan percaya diri, serta mengajukan pertanyaan pemantik.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik menyimak cerita pendek dari guru tentang seorang anak yang jujur dan berani, kemudian mengidentifikasi inti cerita untuk menemukan makna jujur dan percaya diri.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menitDalam kelompok kecil, peserta didik mendiskusikan dan merumuskan pengertian jujur dan percaya diri dengan kata-kata mereka sendiri, lalu menuliskannya di kertas.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok mempresentasikan hasil rumusan pengertian di depan kelas, kemudian guru memberikan penguatan dan meluruskan pemahaman.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menitPeserta didik bersama guru menyimpulkan pengertian jujur dan percaya diri, melakukan refleksi singkat, memberikan apresiasi atas partisipasi, dan menyampaikan tindak lanjut untuk pertemuan berikutnya dengan semangat.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Perilaku Jujur dan Percaya Diri — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 140 menit · awal 25 · inti 90 · penutup 25
Model PembelajaranProblem-Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Peserta didik mampu mengidentifikasi contoh perilaku jujur dan percaya diri dalam kehidupan sehari-hari setelah berdiskusi kelompok.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Ikuti Kata Guru: Guru menyebutkan tindakan, siswa menirukan jika itu contoh jujur atau percaya diri, dan diam jika bukan.
Guru mengucapkan salam, berdoa, presensi, mengulas kembali materi sebelumnya, menyampaikan tujuan pembelajaran tentang identifikasi contoh perilaku jujur dan percaya diri, dan mengajukan pertanyaan pemantik.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik diberikan beberapa skenario masalah yang berkaitan dengan kejujuran dan kepercayaan diri dalam kehidupan sehari-hari, lalu menganalisis skenario tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menitSetiap kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi contoh perilaku jujur dan percaya diri yang tepat untuk setiap skenario, serta menuliskan alasannya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)25 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi contoh, kelompok lain memberikan tanggapan, dan guru memberikan umpan balik serta penguatan konsep.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menitGuru bersama peserta didik merangkum contoh-contoh perilaku jujur dan percaya diri, merefleksikan pentingnya mengenali contoh tersebut, memberikan semangat, dan menyampaikan informasi untuk kegiatan selanjutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Perilaku Jujur dan Percaya Diri — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 140 menit · awal 25 · inti 90 · penutup 25
Model PembelajaranCooperative Learning
Tujuan Pertemuan 3Peserta didik mampu menganalisis manfaat perilaku jujur dan percaya diri bagi diri sendiri dan orang lain setelah membaca studi kasus.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Tunjuk Teman Berani: Guru menyebutkan situasi, siswa menunjuk teman yang menurutnya akan berani atau jujur dalam situasi itu.
Guru mengucapkan salam, berdoa, presensi, mengaitkan materi sebelumnya dengan manfaat perilaku jujur dan percaya diri, menyampaikan tujuan pembelajaran, dan mengajukan pertanyaan pemantik.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik membaca studi kasus pendek tentang dampak positif dari perilaku jujur dan percaya diri pada tokoh dalam cerita.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menitDalam kelompok, peserta didik menganalisis studi kasus tersebut untuk menemukan manfaat jujur dan percaya diri bagi diri sendiri dan orang lain, kemudian mencatatnya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)25 menitMasing-masing kelompok membagikan hasil analisis manfaat, kemudian guru memfasilitasi diskusi kelas dan memberikan penguatan tentang pentingnya manfaat tersebut.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menitBersama guru, peserta didik menyimpulkan manfaat perilaku jujur dan percaya diri, melakukan refleksi tentang bagaimana manfaat tersebut bisa dirasakan, memberikan apresiasi, dan memberikan motivasi untuk menerapkan dalam kehidupan.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Perilaku Jujur dan Percaya Diri — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Membantu peserta didik mengidentifikasi dan menganalisis contoh perilaku jujur dan percaya diri dalam kehidupan sehari-hari.

Alat & bahan: Kertas HVS, pensil warna, gunting, lem, gambar-gambar situasi

Langkah kerja:

  1. Amati gambar-gambar situasi yang diberikan guru.
  2. Diskusikan dengan kelompok, apakah gambar tersebut menunjukkan perilaku jujur atau percaya diri?
  3. Tuliskan alasan mengapa gambar tersebut termasuk perilaku jujur atau percaya diri pada kolom yang tersedia.
  4. Berikan contoh lain perilaku jujur dan percaya diri yang pernah kamu temui atau lakukan.
  5. Presentasikan hasil diskusimu di depan kelas.

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Perilaku Jujur dan Percaya Diri — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa itu jujur menurutmu?
  2. Pernahkah kamu merasa malu saat harus berbicara di depan kelas? Mengapa?
  3. Mengapa kita tidak boleh berbohong?
  4. Apa manfaat jika kita berani mencoba hal baru?

Formatif (proses): Observasi guru terhadap partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan praktik role play tentang jujur dan percaya diri.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek poster/komik dan presentasinya serta asesmen tertulis untuk mengukur pemahaman konsep dan aplikasi.

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Perilaku Jujur dan Percaya Diri — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan pengertian jujur dan percaya diri.Pengertian Jujur dan Percaya Diri.4 JPkeimanan dan ketakwaan
2Mengidentifikasi contoh dan menganalisis manfaat jujur dan percaya diri.Contoh dan Manfaat Jujur dan Percaya Diri.8 JPkemandirian
3Mempraktikkan jujur dan percaya diri serta membuat karya.Praktik Jujur, Percaya Diri, dan Proyek Karya.16 JPkolaborasi

Integrasi Panca Cinta (KBC):

Nilai CintaWujud dalam Pembelajaran
1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMengamalkan ajaran Allah Swt. dan Rasulullah saw. dengan selalu berkata benar dan berani menunjukkan kebaikan.
2. Cinta IlmuMempelajari pentingnya jujur dan percaya diri sebagai bekal untuk meraih ilmu pengetahuan dan cita-cita.
3. Cinta LingkunganMenjaga lingkungan sekolah dengan jujur mengakui kesalahan jika merusak fasilitas dan percaya diri melaporkan jika ada pelanggaran.
4. Cinta Diri dan SesamaBerinteraksi dengan teman secara jujur, tidak berbohong, dan berani menyampaikan pendapat dengan santun.
5. Cinta Tanah AirMembangun karakter bangsa yang jujur dan percaya diri untuk kemajuan Indonesia yang berintegritas.
Halaman 9 · Perilaku Jujur dan Percaya Diri — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Anak-anak yang cerdas, mari kita belajar tentang dua sifat mulia yang sangat disukai Allah Swt. dan Rasulullah saw., yaitu jujur dan percaya diri. Kedua sifat ini akan membuat hidup kita lebih baik, disayangi teman, dan dipercaya banyak orang. Mari kita pahami bersama bagaimana menjadi pribadi yang jujur dan percaya diri di setiap kesempatan.

1. Pengertian Jujur
Jujur adalah berkata benar dan sesuai kenyataan. Jika kita melihat sesuatu, kita ceritakan apa adanya. Jika kita berjanji, kita tepati janji itu. Jujur itu tidak suka berbohong dan tidak suka menipu. Dalam Islam, jujur adalah salah satu tanda orang yang beriman. Allah Swt. berfirman dalam Al-Qur'an, يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ (Yā ayyuhallażīna āmanuttaqullāha wa kūnū ma'aṣ-ṣādiqīn), yang artinya: 'Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar (jujur).' (Q.S. At-Taubah: 119).

2. Pengertian Percaya Diri
Percaya diri adalah yakin pada kemampuan diri sendiri. Kita tidak takut mencoba hal baru, berani menyampaikan pendapat, dan tidak malu menunjukkan bakat yang kita miliki. Orang yang percaya diri tidak sombong, tetapi ia tahu bahwa setiap orang punya kelebihan. Rasulullah saw. selalu mengajarkan umatnya untuk berani dan optimis, tidak minder atau mudah menyerah. Percaya diri membantu kita menghadapi tantangan dan meraih cita-cita.

3. Contoh Perilaku Jujur
Banyak sekali contoh jujur dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, saat ujian tidak menyontek, meskipun teman di sebelahmu menyontek. Jika menemukan barang milik orang lain, segera kembalikan kepada pemiliknya. Jika tidak sengaja merusak barang, berani mengakui kesalahan dan meminta maaf. Berkata jujur akan membuat hati tenang dan orang lain akan lebih percaya kepada kita. Ingatlah selalu untuk berkata benar dalam setiap perkataan dan perbuatan.

4. Contoh Perilaku Percaya Diri
Percaya diri juga mudah kita praktikkan. Contohnya, berani bertanya kepada guru jika ada pelajaran yang tidak dimengerti. Berani tampil di depan kelas untuk membaca puisi atau bercerita. Ikut lomba dengan semangat, meskipun belum tentu menang. Orang yang percaya diri tidak takut salah, karena ia tahu bahwa belajar dari kesalahan adalah bagian dari proses menjadi lebih baik. Tumbuhkan rasa percaya dirimu!

5. Manfaat Jujur dan Percaya Diri
Perilaku jujur dan percaya diri memiliki banyak manfaat. Jika kita jujur, orang lain akan percaya kepada kita, kita punya banyak teman, dan hati kita selalu tenang. Jika kita percaya diri, kita berani mencoba hal baru, tidak mudah menyerah, dan bisa mengembangkan bakat kita. Kedua sifat ini akan membuat kita menjadi pribadi yang disayang Allah Swt., Rasulullah saw., dan semua orang di sekitar kita. Mari kita wujudkan dalam hidup!

Rangkuman: Jujur adalah kesesuaian perkataan dan perbuatan, tidak berbohong, dan menepati janji. Percaya diri adalah keyakinan pada kemampuan diri sendiri tanpa meremehkan orang lain. Kedua sifat ini adalah akhlak mulia dalam Islam. Dengan jujur, kita dipercaya dan hati tenang. Dengan percaya diri, kita berani mencoba dan mengembangkan diri. Mengamalkan jujur dan percaya diri membawa kebaikan bagi diri sendiri dan orang lain.

Halaman 10 · Perilaku Jujur dan Percaya Diri — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
JujurSesuai antara ucapan dan perbuatan, tidak berbohong.
Percaya DiriKeyakinan pada kemampuan diri sendiri.
Akhlak MuliaPerilaku baik dan terpuji.
IntegritasSikap teguh mempertahankan prinsip moral.
OptimisBerharap baik dalam menghadapi segala hal.

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Perilaku Jujur dan Percaya Diri — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Perilaku Jujur dan Percaya Diri" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas III ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………………, ………………
Guru Mata Pelajaran
( …………………………… )
NIP. ……………………
nama Anda
NIP. ……………………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Perilaku Jujur dan Percaya Diri — pratinjau tuntas.org

2 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam Perilaku Jujur dan Percaya Diri ini gratis?

Ya. Modul Perilaku Jujur dan Percaya Diri untuk kelas III SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas III langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas III ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Perilaku Jujur dan Percaya Diri ini mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 (perubahan atas Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025), pada Fase B untuk kelas III SD.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Perilaku Jujur dan Percaya Diri untuk Pendidikan Agama Islam kelas III di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Perilaku Jujur dan Percaya Diri ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Islam kelas III SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas 3 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas III dan kelas 3 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Perilaku Jujur dan Percaya Diri pada Pendidikan Agama Islam SD, Fase B, elemen akidah.

Bisakah modul Perilaku Jujur dan Percaya Diri ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Perilaku Jujur dan Percaya Diri dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Islam kelas III di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam SDSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.