Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Islam Kelas VI
Allah swt maha segalanya
Modul ajar (RPP) Pendidikan Agama Islam SD kelas VI materi Allah swt maha segalanya lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan Allah swt maha segalanya yang Anda cari? Materi Pendidikan Agama Islam Kelas VI lainnya:
| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam |
| Fase / Kelas | C / VI |
| Materi Pokok | Allah swt maha segalanya |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal beberapa nama Asmaul Husna dan memahami konsep dasar keimanan kepada Allah SWT.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: Akhlak Beragama
Peserta didik menunjukkan sikap bersyukur atas karunia Allah SWT dengan memahami asmaul husna Al-Ahad, Al-Quddus, dan As-Samad. - penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan Mengevaluasi Penalaran
Peserta didik mampu menganalisis keterkaitan sifat-sifat Allah SWT dengan kehidupan sehari-hari dan dampaknya pada perilaku mereka. - kreativitas — elemen: Menghasilkan Gagasan yang Orisinal
Peserta didik menciptakan karya sederhana yang merefleksikan pemahaman mereka tentang asmaul husna Al-Ahad, Al-Quddus, dan As-Samad.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Al-Qur'an, Hadis, dan Akidah |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik memahami konsep dasar keimanan kepada Allah SWT melalui pengenalan Asmaul Husna yang relevan, serta mampu mengaitkannya dengan perilaku terpuji dalam kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Allah SWT memiliki nama-nama indah (Asmaul Husna) seperti Al-Ahad, Al-Quddus, dan As-Samad yang menunjukkan keesaan dan kesempurnaan-Nya. |
| Konseptual | Konsep Asmaul Husna adalah nama-nama Allah SWT yang mencerminkan sifat-sifat-Nya yang agung dan sempurna, mengajarkan kita untuk meneladani sifat-sifat tersebut sesuai batas kemampuan manusia. |
| Prosedural | Mempelajari Asmaul Husna dilakukan dengan menghafal, memahami maknanya, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari melalui perbuatan baik. |
| Metakognitif | Kesadaran akan pentingnya memahami Asmaul Husna untuk meningkatkan keimanan dan membentuk karakter mulia, serta bagaimana pengetahuan ini membimbing tindakan mereka. |
Tujuan Pembelajaran:
- Menjelaskan makna Asmaul Husna Al-Ahad, Al-Quddus, dan As-Samad dengan benar.
- Mengidentifikasi contoh perilaku yang mencerminkan pemahaman Asmaul Husna Al-Ahad, Al-Quddus, dan As-Samad dalam kehidupan sehari-hari.
- Menyajikan karya kreatif (poster/kaligrafi/mind map) tentang Asmaul Husna Al-Ahad, Al-Quddus, dan As-Samad.
- Menerapkan nilai-nilai Asmaul Husna Al-Ahad, Al-Quddus, dan As-Samad dalam interaksi sosial.
Pemahaman bermakna: Memahami Asmaul Husna Al-Ahad, Al-Quddus, dan As-Samad membantu kita mengenal keagungan Allah SWT, menumbuhkan rasa syukur, dan menjadi pribadi yang lebih baik.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa merasakan bahwa Allah SWT itu Maha Esa, Maha Suci, dan Maha Dibutuhkan oleh semua makhluk?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menyampaikan gagasan dan presentasi hasil karya tentang Asmaul Husna. Seni Budaya: Membuat karya kreatif (poster/kaligrafi) yang estetik untuk menggambarkan makna Asmaul Husna. Pendidikan Pancasila: Menghubungkan nilai keesaan Tuhan (Al-Ahad) dengan sila pertama Pancasila. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk membimbing anak mengidentifikasi perilaku yang mencerminkan Asmaul Husna di rumah dan lingkungan sekitar. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas ditata nyaman untuk diskusi kelompok dan pameran karya, serta lingkungan sekolah yang bersih dan tertib untuk mendukung penerapan nilai-nilai Asmaul Husna. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi tentang Asmaul Husna dan penggunaan aplikasi desain sederhana untuk membuat poster digital atau mind map. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Menjelaskan makna Asmaul Husna Al-Ahad, Al-Quddus, dan As-Samad dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Kata Asmaul Husna: Guru menyebutkan ciri-ciri sifat Allah, peserta didik menebak nama Asmaul Husna yang dimaksud. Misal: 'Dia tidak beranak dan tidak diperanakkan', jawabannya 'Al-Ahad'. Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa bersama, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan menanyakan 'Apa yang kalian ketahui tentang nama-nama Allah?', lalu menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mengamati gambar/video tentang alam semesta, kemudian berdiskusi kelompok untuk menemukan keterkaitan gambar tersebut dengan konsep keesaan, kesucian, dan ketergantungan makhluk kepada Allah SWT. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mencari informasi dari berbagai sumber (buku, internet) untuk menjelaskan makna Asmaul Husna Al-Ahad, Al-Quddus, dan As-Samad, serta menuliskan contoh aplikasinya dalam kehidupan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi, kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan, kemudian guru memberikan penguatan dan meluruskan konsep yang kurang tepat. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Bersama-sama menyimpulkan makna Asmaul Husna yang telah dipelajari, melakukan refleksi singkat tentang pembelajaran, memberikan apresiasi kepada semua kelompok, menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya, dan menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Mengidentifikasi contoh perilaku yang mencerminkan pemahaman Asmaul Husna Al-Ahad, Al-Quddus, dan As-Samad dalam kehidupan sehari-hari. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Rantai Kata Asmaul Husna: Peserta didik duduk melingkar, satu menyebut Asmaul Husna, yang lain melanjutkan dengan Asmaul Husna lain yang huruf awalnya sama dengan huruf akhir Asmaul Husna sebelumnya. Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa, memeriksa kehadiran, mengulas kembali materi sebelumnya, mengaitkan dengan permasalahan yang akan dibahas hari ini, dan menyampaikan tujuan pembelajaran. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diberikan studi kasus atau skenario masalah yang berkaitan dengan perilaku sehari-hari (misalnya, ada teman yang sombong, ada yang suka berbohong, ada yang tidak mau menolong), lalu mengidentifikasi perilaku yang tidak sesuai dengan Asmaul Husna Al-Ahad, Al-Quddus, dan As-Samad. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik merumuskan solusi atau tindakan yang seharusnya dilakukan berdasarkan pemahaman Asmaul Husna tersebut, kemudian membuat daftar perilaku positif yang mencerminkan Asmaul Husna ini. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis dan solusi mereka. Guru dan kelompok lain memberikan umpan balik, lalu guru memperkuat pemahaman tentang pentingnya meneladani sifat-sifat Allah SWT. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Bersama-sama membuat daftar perilaku yang perlu ditingkatkan, guru memberikan motivasi untuk senantiasa berakhlak mulia, memberikan tugas mandiri untuk mengamati perilaku di sekitar, dan menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 3 | Menyajikan karya kreatif (poster/kaligrafi/mind map) tentang Asmaul Husna Al-Ahad, Al-Quddus, dan As-Samad. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Gerakan Asmaul Husna: Satu peserta didik memperagakan gerakan atau mimik yang menggambarkan makna Asmaul Husna, yang lain menebak nama Asmaul Husna tersebut. Contoh: gerakan menunjuk satu jari untuk Al-Ahad. Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, mengingatkan kembali materi sebelumnya, menjelaskan proyek yang akan dikerjakan, dan menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara berkelompok merencanakan pembuatan karya kreatif (poster/kaligrafi/mind map) yang merefleksikan makna dan implementasi Asmaul Husna Al-Ahad, Al-Quddus, dan As-Samad, dengan bimbingan guru. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok berkolaborasi membuat karya kreatif sesuai rencana, menggunakan alat dan bahan yang telah disiapkan. Guru berkeliling memberikan arahan dan bantuan jika diperlukan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok memamerkan dan mempresentasikan hasil karyanya di depan kelas. Kelompok lain memberikan apresiasi dan masukan. Guru memberikan penilaian dan penguatan terhadap karya serta proses belajarnya. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru memberikan apresiasi atas kreativitas dan kerja keras peserta didik, mengajak melakukan refleksi akhir tentang seluruh materi, menyampaikan pesan moral untuk senantiasa mengingat Allah SWT, dan menutup dengan doa serta salam. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Membantu peserta didik memahami dan mengidentifikasi contoh perilaku yang mencerminkan Asmaul Husna Al-Ahad, Al-Quddus, dan As-Samad.
Alat & bahan: Kertas HVS, pensil warna/spidol, gunting, lem, gambar-gambar ilustrasi
Langkah kerja:
- Bacalah kembali makna Asmaul Husna Al-Ahad, Al-Quddus, dan As-Samad.
- Amati gambar-gambar ilustrasi yang disediakan atau cari gambar lain yang relevan.
- Diskusikan dalam kelompok, perilaku apa saja yang sesuai dengan makna Asmaul Husna tersebut.
- Tuliskan contoh perilaku tersebut pada kolom yang disediakan di tabel.
- Tempelkan gambar ilustrasi yang sesuai di samping contoh perilaku.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang Asmaul Husna?
- Sebutkan 3 nama Asmaul Husna yang kamu tahu!
- Menurutmu, apa itu Allah SWT?
- Mengapa kita perlu mengenal Allah SWT?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan proses pembuatan karya.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil karya (poster/kaligrafi/mind map) dan presentasi kelompok.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan makna Asmaul Husna Al-Ahad, Al-Quddus, dan As-Samad dengan benar. | Makna Al-Ahad, Al-Quddus, As-Samad | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis |
| 2 | Mengidentifikasi contoh perilaku yang mencerminkan pemahaman Asmaul Husna Al-Ahad, Al-Quddus, dan As-Samad dalam kehidupan sehari-hari. | Implementasi Asmaul Husna dalam perilaku | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis |
| 3 | Menyajikan karya kreatif (poster/kaligrafi/mind map) tentang Asmaul Husna Al-Ahad, Al-Quddus, dan As-Samad. | Proyek karya Asmaul Husna | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, kreativitas |
Integrasi Panca Cinta (KBC):
| Nilai Cinta | Wujud dalam Pembelajaran |
|---|---|
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Meningkatkan keyakinan bahwa Allah SWT adalah satu-satunya Tuhan yang wajib disembah dan tempat bergantung segala sesuatu. |
| 2. Cinta Ilmu | Mendorong semangat mencari ilmu tentang nama-nama dan sifat-sifat Allah SWT untuk memperdalam keimanan dan ketakwaan. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menumbuhkan kesadaran untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai bentuk meneladani sifat Maha Suci Allah SWT. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Membiasakan diri bersikap mandiri, tidak mudah putus asa, dan saling menolong sesama sebagai wujud meneladani As-Samad. |
| 5. Cinta Tanah Air | Membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia, jujur, dan bertanggung jawab, demi kemajuan bangsa Indonesia. |
Allah SWT adalah Tuhan semesta alam yang memiliki nama-nama indah dan sifat-sifat sempurna, yang dikenal sebagai Asmaul Husna. Mengenal Asmaul Husna adalah jalan untuk semakin dekat dengan-Nya, memahami keagungan-Nya, dan meneladani sifat-sifat mulia-Nya dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita pelajari tiga nama agung-Nya: Al-Ahad, Al-Quddus, dan As-Samad.
1. Al-Ahad (الْأَحَدُ): Yang Maha Esa
Al-Ahad berarti Allah SWT adalah satu-satunya Tuhan yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dia tidak beranak dan tidak diperanakkan, tidak ada yang setara dengan-Nya. Keberadaan-Nya adalah mutlak dan tunggal. Firman Allah dalam QS. Al-Ikhlas ayat 1: قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ (Qul Huwallahu Ahad), yang artinya 'Katakanlah (Muhammad), Dialah Allah, Yang Maha Esa.' Mengimani Al-Ahad mengajarkan kita untuk hanya menyembah Allah, tidak menyekutukan-Nya dengan apapun, dan menyadari bahwa hanya kepada-Nya kita bergantung. Contoh perilaku meneladani Al-Ahad adalah memiliki keyakinan yang kuat akan keesaan Allah dan tidak mudah terpengaruh ajaran sesat.
2. Al-Quddus (الْقُدُّوسُ): Yang Maha Suci
Al-Quddus artinya Allah SWT adalah Dzat yang Maha Suci dari segala kekurangan, cela, dan sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya. Dia suci dari segala perbuatan dosa, kesalahan, dan kezaliman. Kesucian-Nya sempurna dan mutlak. Firman Allah dalam QS. Al-Hasyr ayat 23: هُوَ اللّٰهُ الَّذِيْ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْمَلِكُ الْقُدُّوْسُ السَّلٰمُ الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُ الْعَزِيْزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُۗ (Huwallahul-ladzi la ilaha illa Huwal-Malikul Quddusus-Salamul Mu'minul Muhayminul Azizul Jabbarul Mutakabbir), yang artinya 'Dialah Allah tidak ada tuhan selain Dia. Maha Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, ...'. Meneladani Al-Quddus berarti menjaga kebersihan diri, hati, dan lingkungan, serta menjauhi segala perbuatan dosa dan maksiat. Contohnya adalah selalu berwudu sebelum salat dan menjaga lisan dari perkataan kotor.
3. As-Samad (الصَّمَدُ): Yang Maha Dibutuhkan
As-Samad berarti Allah SWT adalah Dzat yang menjadi tumpuan dan tempat bergantung semua makhluk. Semua makhluk membutuhkan-Nya, sementara Dia tidak membutuhkan apapun dari makhluk-Nya. Dia adalah tujuan segala permintaan dan permohonan. Firman Allah dalam QS. Al-Ikhlas ayat 2: اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ (Allahus-Samad), yang artinya 'Allah tempat meminta segala sesuatu.' Mengimani As-Samad mengajarkan kita untuk selalu memohon pertolongan dan berharap hanya kepada Allah SWT dalam setiap kesulitan dan kebutuhan. Contoh perilaku meneladani As-Samad adalah menjadi pribadi yang mandiri dan tidak selalu bergantung pada orang lain, namun tetap rendah hati dan bersedia menolong sesama.
4. Pentingnya Memahami Asmaul Husna
Memahami Asmaul Husna bukan hanya sekadar menghafal nama-nama Allah, tetapi juga meresapi makna dan hikmah di baliknya. Dengan memahami Asmaul Husna, keimanan kita akan semakin kuat dan kokoh. Kita akan lebih mengenal siapa Allah SWT sesungguhnya, sehingga tumbuh rasa cinta, takut, harap, dan berserah diri hanya kepada-Nya. Ini adalah fondasi utama dalam beragama dan beribadah. Pemahaman ini juga akan membimbing kita untuk memiliki akhlak mulia.
5. Meneladani Asmaul Husna dalam Kehidupan
Meneladani Asmaul Husna berarti berusaha meniru sifat-sifat baik Allah SWT sesuai dengan kapasitas kita sebagai manusia. Misalnya, meneladani Al-Ahad dengan menjaga persatuan dan kesatuan, tidak memecah belah. Meneladani Al-Quddus dengan menjaga kebersihan lahir dan batin, serta menjauhi perbuatan dosa. Meneladani As-Samad dengan menjadi pribadi yang mandiri, tidak mudah putus asa, dan selalu berusaha membantu sesama yang membutuhkan, tanpa berharap imbalan. Ini akan menjadikan kita pribadi yang beriman dan berakhlak mulia.
6. Hikmah Mengamalkan Asmaul Husna
Mengamalkan Asmaul Husna membawa banyak hikmah dan kebaikan. Pertama, meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Kedua, membentuk karakter pribadi yang mulia, seperti jujur, sabar, mandiri, dan bertanggung jawab. Ketiga, mendatangkan ketenangan hati dan jiwa karena merasa selalu dekat dengan Allah. Keempat, menjadi motivasi untuk senantiasa berbuat kebaikan dan menjauhi kemungkaran. Kelima, mendapatkan pahala dan ridha dari Allah SWT. Dengan mengamalkan Asmaul Husna, hidup kita akan lebih bermakna dan terarah.
Rangkuman: Asmaul Husna adalah nama-nama indah Allah SWT yang mencerminkan sifat-sifat keagungan-Nya. Al-Ahad berarti Allah Maha Esa, satu-satunya Tuhan yang wajib disembah. Al-Quddus berarti Allah Maha Suci dari segala kekurangan. As-Samad berarti Allah Maha Dibutuhkan oleh semua makhluk. Memahami dan meneladani Asmaul Husna ini akan menguatkan keimanan, membentuk akhlak mulia, dan membawa keberkahan dalam hidup kita. Jadikanlah Asmaul Husna sebagai panduan dalam setiap langkah.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Asmaul Husna | Nama-nama baik dan indah bagi Allah SWT. |
| Al-Ahad | Yang Maha Esa, satu-satunya Tuhan. |
| Al-Quddus | Yang Maha Suci dari segala kekurangan. |
| As-Samad | Yang Maha Dibutuhkan, tempat bergantung semua makhluk. |
| Tauhid | Konsep keesaan Allah dalam Islam. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Allah swt maha segalanya" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi Pendidikan Agama Islam Kelas VI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 5 siap unduh
Iman kepada Hari AkhirModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKisah Nabi MuhammadBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisZakat dan InfakModul siap unduh · Word + PDF ber-kopToleransi dan KerukunanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSurah Al-Kafirun dan Al-HujuratModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap1 dari 4 siap unduh
Iman kepada Hari Akhir serta Qada dan QadarModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPerilaku Toleran dan SimpatiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisZakat, Infak, dan SedekahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKisah Nabi Muhammad saw. dan Para SahabatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Pendidikan Agama Islam di kelas lain
asmaul husnaPendidikan Agama Islam Kelas VI SDAsmaul HUsna Al WaliyPendidikan Agama Islam Kelas VI SDAsmaul HUsna Al Waliy dan AL HamidPendidikan Agama Islam Kelas VI SDAsmaul husna(al-waliy, al-hamid, al-'Adl, as-sabur)Pendidikan Agama Islam Kelas VI SDLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas VI →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam Allah swt maha segalanya ini gratis?
Ya. Modul Allah swt maha segalanya untuk kelas VI SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Allah swt maha segalanya ini mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase C untuk kelas VI SD.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Allah swt maha segalanya untuk Pendidikan Agama Islam kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Allah swt maha segalanya ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Islam kelas VI SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas 6 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Allah swt maha segalanya pada Pendidikan Agama Islam SD, Fase C, elemen Al-Qur'an, Hadis, dan Akidah.
Bisakah modul Allah swt maha segalanya ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Allah swt maha segalanya dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Islam kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.