Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Islam Kelas VI
Hukum halal dan haram
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam |
| Fase / Kelas | C / VI |
| Materi Pokok | Hukum halal dan haram |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mengetahui beberapa contoh makanan dan minuman yang biasa dikonsumsi dalam kehidupan sehari-hari dan memahami kewajiban beragama Islam. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan Ketakwaan — elemen: Akhlak Beragama
Peserta didik menunjukkan sikap patuh terhadap perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya dalam memilih makanan dan minuman halal. - Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan Mengevaluasi Penalaran
Peserta didik mampu menganalisis informasi tentang jenis makanan dan minuman halal dan haram berdasarkan dalil syar'i. - Kewargaan — elemen: Peran Aktif Warga Negara
Peserta didik berkontribusi aktif dalam mempromosikan gaya hidup sehat dan halal di lingkungan keluarga dan sekolah.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Al-Qur'an, Hadis, dan Akhlak |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami dan menerapkan nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari, termasuk memahami ketentuan halal dan haram dalam Islam serta dampaknya bagi diri dan lingkungan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Materi ini membahas contoh-contoh konkret makanan dan minuman yang halal dan haram dalam kehidupan sehari-hari. |
| Konseptual | Materi ini menjelaskan prinsip-prinsip dasar dan dalil-dalil syar'i tentang hukum halal dan haram dalam Islam. |
| Prosedural | Materi ini membimbing peserta didik untuk mengidentifikasi dan memilih makanan serta minuman yang halal berdasarkan kriteria Islam. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya memilih yang halal sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan menjaga kesehatan diri. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menyadari bahwa memilih makanan halal adalah bentuk ketaatan dan rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan rezeki. |
| 2. Cinta Ilmu | Termotivasi untuk terus mencari ilmu tentang hukum-hukum Islam terkait konsumsi agar terhindar dari hal yang meragukan. |
| 3. Cinta Lingkungan | Berpartisipasi dalam menjaga kebersihan dan keamanan pangan agar makanan yang dikonsumsi bebas dari zat berbahaya dan kotoran. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Mengingatkan teman atau keluarga dengan santun tentang pentingnya mengonsumsi makanan halal demi kesehatan dan keberkahan bersama. |
| 5. Cinta Tanah Air | Mencintai produk dalam negeri yang telah terjamin kehalalannya sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi umat dan bangsa. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi pengertian halal dan haram dalam Islam dengan benar.
- Menyebutkan dalil-dalil Al-Qur'an dan Hadis tentang hukum halal dan haram dengan tepat.
- Mengklasifikasikan jenis-jenis makanan dan minuman yang halal dan haram beserta alasannya.
- Menjelaskan hikmah di balik penetapan hukum halal dan haram dalam Islam.
- Menerapkan perilaku memilih makanan dan minuman halal dalam kehidupan sehari-hari.
- Mempresentasikan hasil identifikasi produk halal dan haram di lingkungan sekitar.
Pemahaman bermakna: Memahami hukum halal dan haram tidak hanya tentang aturan, tetapi juga tentang menjaga kesehatan, keberkahan hidup, dan ketaatan kepada Allah SWT yang membawa kebaikan dunia akhirat.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita harus peduli dengan apa yang kita makan dan minum?"
| Praktik Pedagogis | Problem-Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ilmu Pengetahuan Alam: Memahami dampak buruk makanan haram (misalnya daging babi, alkohol) bagi kesehatan tubuh. Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan presentasi dan penulisan laporan identifikasi produk halal. Pendidikan Pancasila: Menghargai keberagaman pilihan makanan dengan tetap berpegang pada prinsip keagamaan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak berdiskusi dan mengidentifikasi produk halal di rumah, serta mengawasi jajanan anak. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas dihias dengan poster-poster contoh makanan halal dan haram, serta dalil-dalil pendukung. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi singkat tentang proses pembuatan produk halal atau bahaya produk haram dari YouTube, atau aplikasi pengecek sertifikasi halal. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi pengertian halal dan haram dalam Islam dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Kata Bergambar: Guru menunjukkan gambar makanan/minuman, siswa menebak apakah itu halal atau haram tanpa penjelasan. Ini memancing rasa ingin tahu mereka. Peserta didik menjawab salam, berdoa bersama, guru mengecek kehadiran, mengaitkan materi dengan pengalaman makan sehari-hari, menyampaikan tujuan pembelajaran tentang pengertian halal-haram, dan mengajukan pertanyaan pemantik tentang mengapa ada aturan makanan dalam agama. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mengamati berbagai gambar makanan dan minuman, kemudian berdiskusi kelompok untuk mengelompokkan mana yang mereka anggap halal dan haram berdasarkan pengetahuan awal dan pengalaman mereka. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok menelaah teks singkat dan dalil dasar tentang pengertian halal dan haram, kemudian membandingkan pemahaman awal mereka dengan informasi yang didapat, lalu menyusun definisi sendiri. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan definisi halal dan haram, kelompok lain memberikan tanggapan, dan guru memberikan penguatan konsep serta meluruskan miskonsepsi yang mungkin ada. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan pengertian halal dan haram, guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, mengingatkan pentingnya materi untuk kehidupan, dan menutup dengan doa serta salam. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Mengklasifikasikan jenis-jenis makanan dan minuman yang halal dan haram beserta alasannya. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Cerita Berantai Makanan: Guru memulai cerita tentang makanan, siswa melanjutkan dengan menyebutkan makanan halal atau haram dan alasannya secara bergiliran. Peserta didik mengawali dengan salam dan doa, guru mengulas singkat materi sebelumnya, menyampaikan tujuan pembelajaran tentang klasifikasi makanan halal-haram dan dalilnya, lalu menyajikan studi kasus sederhana tentang dilema memilih makanan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik dalam kelompok menganalisis studi kasus, mengidentifikasi masalah, dan mencari informasi dari berbagai sumber (buku, poster dalil) untuk menemukan kriteria dan dalil-dalil yang membedakan halal dan haram. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dengan bimbingan guru, kelompok mengklasifikasikan berbagai contoh makanan dan minuman ke dalam kategori halal atau haram, menyertakan alasan dan dalil yang relevan, serta membuat mind map atau poster klasifikasi. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil klasifikasi dan dalilnya, kelompok lain bertanya dan menanggapi, guru memberikan umpan balik konstruktif dan menguatkan pemahaman tentang pentingnya dalil dalam penetapan hukum. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Peserta didik dan guru membuat rangkuman tentang jenis makanan halal dan haram, guru memberikan motivasi untuk selalu memilih yang baik, memberikan tugas observasi sederhana, dan menutup dengan doa dan yel-yel penyemangat. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Mengidentifikasi dan mengklasifikasikan makanan serta minuman halal dan haram berdasarkan dalil.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.
Info singkat: Islam adalah agama yang sempurna, mengatur seluruh aspek kehidupan umatnya, termasuk dalam hal makanan dan minuman. Allah SWT telah menetapkan mana yang halal (boleh) dan mana yang haram (tidak boleh) untuk dikonsumsi.
Alat & bahan: Kertas karton, spidol, gunting, lem, gambar makanan/minuman, buku PAI, smartphone (opsional)
Langkah kerja:
- Bentuklah kelompok yang terdiri dari 3-4 orang.
- Amati gambar-gambar makanan dan minuman yang disediakan oleh guru.
- Diskusikan dalam kelompok, mana yang termasuk halal dan mana yang haram.
- Temukan dalil (Al-Qur'an atau Hadis) yang mendukung klasifikasi kalian.
- Tuliskan hasil klasifikasi, alasan, dan dalilnya pada tabel yang tersedia.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan 3 jenis makanan yang sering kamu makan!
- Menurutmu, apa itu makanan halal?
- Apakah semua makanan boleh kita makan?
- Pernahkah kamu melihat logo halal di kemasan makanan?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan hasil kerja LKPD.
Sumatif (akhir): Tes tertulis pilihan ganda dan esai tentang pengertian, dalil, dan contoh hukum halal-haram, serta rubrik penilaian presentasi proyek.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi pengertian halal dan haram dalam Islam | Pengertian halal dan haram | 2 JP | Keimanan dan Ketakwaan |
| 2 | Mengklasifikasikan jenis-jenis makanan dan minuman yang halal dan haram | Kriteria dan dalil makanan halal-haram | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 3 | Mempresentasikan hasil identifikasi produk halal dan haram | Penerapan hukum halal-haram dalam kehidupan | 2 JP | Kewargaan |
Islam adalah agama yang sempurna, mengatur seluruh aspek kehidupan umatnya, termasuk dalam hal makanan dan minuman. Allah SWT telah menetapkan mana yang halal (boleh) dan mana yang haram (tidak boleh) untuk dikonsumsi. Memahami hukum halal dan haram adalah kewajiban bagi setiap muslim, bukan hanya untuk ketaatan, tetapi juga untuk menjaga kesehatan dan keberkahan hidup.
1. Pengertian Halal dan Haram
Halal (حَلَالٌ) secara bahasa berarti diizinkan atau diperbolehkan. Dalam syariat Islam, halal adalah segala sesuatu yang diizinkan oleh Allah SWT untuk dikonsumsi atau digunakan. Sedangkan haram (حَرَامٌ) berarti dilarang atau tidak diizinkan. Haram adalah segala sesuatu yang dilarang oleh Allah SWT untuk dikonsumsi atau digunakan, dan pelanggarnya akan mendapat dosa. Pemahaman ini sangat penting sebagai dasar menjalani kehidupan seorang muslim.
2. Dalil-Dalil tentang Halal dan Haram
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surat Al-Baqarah ayat 168: يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّا فِي الْأَرْضِ حَلَالًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ ۚ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ (Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu). Ayat ini menegaskan perintah untuk mengonsumsi yang halal dan baik (thayyib) serta menjauhi godaan setan. Hadis Nabi Muhammad SAW juga banyak menjelaskan tentang hal ini, misalnya tentang larangan memakan bangkai atau darah.
3. Jenis Makanan dan Minuman Halal
Secara umum, semua makanan dan minuman adalah halal, kecuali yang disebutkan secara spesifik haram. Contoh makanan halal meliputi semua jenis biji-bijian (padi, gandum), buah-buahan, sayur-sayuran, daging hewan ternak (sapi, kambing, ayam) yang disembelih secara syar'i, ikan, dan telur. Minuman halal adalah air putih, susu, jus buah, dan minuman lain yang tidak memabukkan dan tidak mengandung zat haram. Prinsipnya adalah 'halal selama tidak ada dalil yang mengharamkan'.
4. Jenis Makanan dan Minuman Haram
Beberapa contoh makanan dan minuman yang diharamkan dalam Islam antara lain: daging babi, daging anjing, bangkai (hewan yang mati tanpa disembelih secara syar'i), darah, hewan yang disembelih tanpa menyebut nama Allah, hewan buas bertaring (singa, harimau), burung buas bercakar (elang), dan hewan melata atau serangga yang dianggap menjijikkan. Minuman keras atau khamr (segala sesuatu yang memabukkan) juga haram. Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Maidah ayat 90 tentang khamr: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِّنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ (Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan).
5. Hikmah di Balik Hukum Halal dan Haram
Penetapan hukum halal dan haram memiliki banyak hikmah. Pertama, menjaga kesehatan fisik dan mental manusia, karena yang haram seringkali mengandung bahaya. Kedua, mendidik manusia untuk disiplin dan patuh kepada perintah Allah SWT. Ketiga, melindungi manusia dari perbuatan dosa dan hal-hal yang merugikan. Keempat, menjaga keberkahan rezeki dan kehidupan. Dengan memilih yang halal, seorang muslim menunjukkan ketaatan dan rasa syukur kepada Sang Pencipta.
6. Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari
Penerapan hukum halal dan haram dalam kehidupan sehari-hari meliputi: selalu membaca label kemasan makanan untuk memastikan ada logo halal, bertanya kepada penjual jika ragu tentang kehalalan suatu produk, menghindari makanan yang jelas-jelas haram, dan membiasakan diri untuk mengonsumsi makanan yang baik (thayyib) dan bergizi. Selain itu, penting juga untuk mengingatkan sesama muslim tentang pentingnya hal ini dengan cara yang baik dan bijaksana.
Rangkuman: Hukum halal dan haram adalah aturan Allah SWT tentang apa yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi. Halal membawa kebaikan dan keberkahan, sedangkan haram membawa dosa dan bahaya. Kita wajib memahami dalil-dalilnya dari Al-Qur'an dan Hadis, serta menerapkannya dalam memilih makanan dan minuman sehari-hari untuk menjaga kesehatan, ketaatan, dan keberkahan hidup sebagai muslim.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Halal | Diizinkan atau diperbolehkan dalam syariat Islam. |
| Haram | Dilarang atau tidak diizinkan dalam syariat Islam. |
| Thayyib | Baik, bersih, dan menyehatkan. |
| Khamr | Minuman yang memabukkan. |
| Syar'i | Sesuai dengan hukum syariat Islam. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Hukum halal dan haram" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Hukum halal dan haram yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Agama Islam Kelas VI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 5 siap unduh
Belajar Al-Qur’an dan HadisBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAllah Swt. Maha SegalanyaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisHidup Damai dengan Saling MemaafkanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap5 materi · siap dibuatkan
Mengaji Al-Qur’an Surah Al-A‘laBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisIndahnya Ketetapan AllahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPeduli LingkunganBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMengamalkan Puasa SunahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMeneladani Jasa Khalifah Usman bin Affan dan Ali bin Abi TalibBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Pendidikan Agama Islam di kelas lain
Akhlak terhadap Allah SWT dengan berdoa bertawakkal kepada-NyaPendidikan Agama Islam Kelas V SDAkhlak Terhadap Allah Swt, puasa wajib dan puasa sunnah,kepemimpinan Nabi Muhammad SawPendidikan Agama Islam Kelas V SDAku anak salehPendidikan Agama Islam Kelas V SDAl-Halim, Asy Syakur, Al- Hakim dan Al WadudPendidikan Agama Islam Kelas V SDLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas VI →📝 Butuh soal ujiannya juga?
Materi Hukum halal dan haram masuk ASAS Pendidikan Agama Islam Kelas VI Semester 1. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.
Mesin Soal Pendidikan Agama Islam Kelas VI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas 6 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Hukum halal dan haram pada Pendidikan Agama Islam SD, Fase C, elemen Al-Qur'an, Hadis, dan Akhlak.
Modul Hukum halal dan haram ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Pendidikan Agama Islam kelas VI SD di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam materi Hukum halal dan haram ini gratis?
Ya. Modul Hukum halal dan haram untuk kelas VI SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Hukum halal dan haram ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Islam kelas VI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Hukum halal dan haram ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Hukum halal dan haram dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Islam kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Hukum halal dan haram ini mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase C untuk kelas VI SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Hukum halal dan haram tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Hukum halal dan haram untuk Pendidikan Agama Islam kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Hukum halal dan haram ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Islam kelas VI SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Hukum halal dan haram beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Islam kelas VI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Agama Islam ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Hukum halal dan haram yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Pendidikan Agama Islam MI ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.