SMAKelas XFase E📘 Chapter 5Semester 2

Modul Ajar & RPP Bahasa Inggris Kelas X
Graffiti

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Graffiti adalah bentuk ekspresi visual yang kaya sejarah dan beragam gaya, seringkali memicu perdebatan antara seni dan vandalisme. Memahami elemen visual dan pesan yang terkandung di dalamnya membantu kita mengapresiasi nilai artistik dan sosialnya. Dengan konteks yang tepat, graffiti dapat menjadi media komunikasi yang kuat untuk isu-isu penting, mencerminkan identitas budaya dan kritik sosial.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Graffiti
Bahasa Inggris · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Inggris · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Graffiti
Bahasa Inggris · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Inggris
Fase / KelasE / X
Materi PokokGraffiti
Alokasi Waktu2 Pertemuan (6 JP: 3 JP × 45 menit = 135 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang seni dan ekspresi visual dalam kehidupan sehari-hari.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
    Peserta didik menganalisis berbagai sudut pandang tentang graffiti dan mengevaluasi argumen yang mendukung atau menentangnya.
  2. kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
    Peserta didik menciptakan desain graffiti orisinal yang mengandung pesan positif dan relevan dengan konteks sosial.
  3. komunikasi — elemen: Mengungkapkan gagasan dan perasaan
    Peserta didik mempresentasikan desain graffiti mereka, menjelaskan pesan dan makna yang ingin disampaikan kepada audiens.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMenyimak-Berbicara, Membaca-Memirsa, Menulis-Mempresentasikan
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami dan menganalisis berbagai jenis teks, baik lisan maupun tulis, serta dapat memproduksi teks informatif dan persuasif terkait isu-isu sosial dan budaya, termasuk seni jalanan seperti graffiti, dengan menggunakan struktur dan fitur kebahasaan yang tepat.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualGraffiti adalah seni jalanan yang melibatkan tulisan atau gambar yang digambar, dilukis, atau ditorehkan di dinding atau permukaan lain, seringkali tanpa izin.
KonseptualGraffiti dapat dipahami sebagai bentuk ekspresi seni, vandalisme, atau media komunikasi sosial yang mencerminkan identitas dan pesan tertentu.
ProseduralPeserta didik akan belajar menganalisis elemen visual dan pesan dalam karya graffiti serta merancang desain graffiti yang komunikatif.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bagaimana pemahaman tentang konteks sosial dan budaya memengaruhi interpretasi dan apresiasi terhadap bentuk seni seperti graffiti.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan berbagai contoh graffiti, peserta didik dapat mengidentifikasi elemen visual dan pesan yang terkandung di dalamnya dengan tepat.
  2. Dengan berdiskusi dalam kelompok, peserta didik dapat menganalisis perbedaan antara graffiti sebagai seni dan sebagai vandalisme berdasarkan kriteria yang disepakati secara kritis.
  3. Melalui curah pendapat dan riset, peserta didik dapat merancang sebuah desain graffiti orisinal yang mengandung pesan positif dan relevan dengan isu sosial dengan kreatif.
  4. Dengan mempresentasikan desain graffiti, peserta didik dapat mengomunikasikan pesan dan makna karyanya kepada audiens menggunakan bahasa Inggris yang jelas dan persuasif.
  5. Melalui sesi umpan balik, peserta didik dapat merefleksikan proses kreatif dan hasil karya desain graffiti mereka untuk perbaikan di masa mendatang.
Halaman 2 · Graffiti — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Inggris · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Graffiti, sebagai bentuk seni dan ekspresi, memiliki kekuatan untuk menyampaikan pesan sosial dan budaya, namun juga menimbulkan perdebatan tentang batasan antara seni dan vandalisme.

Pertanyaan pemantik: "Menurutmu, apakah graffiti itu seni atau hanya sekadar coretan di dinding?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Memahami elemen desain, estetika, dan sejarah seni jalanan sebagai bagian dari ekspresi budaya.
Pendidikan Pancasila: Menganalisis pesan moral dan nilai-nilai Pancasila yang dapat diintegrasikan dalam desain graffiti yang positif dan bertanggung jawab.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang pandangan mereka terhadap graffiti dan seni jalanan, serta membantu peserta didik mencari contoh graffiti di lingkungan sekitar.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar memungkinkan kerja kelompok yang fleksibel dan presentasi, dengan akses ke proyektor dan papan tulis; ruang digital seperti platform berbagi ide juga dapat dimanfaatkan.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik menggunakan internet untuk riset contoh graffiti, menonton video tentang teknik graffiti, dan menggunakan aplikasi desain grafis sederhana untuk membuat sketsa desain mereka.
Halaman 3 · Graffiti — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Inggris · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan berbagai contoh graffiti, peserta didik dapat mengidentifikasi elemen visual dan pesan yang terkandung di dalamnya dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Tebak Kata Graffiti: Guru menyebutkan satu kata terkait graffiti (mis. 'tag', 'mural'), peserta didik secara bergiliran menebak artinya dalam Bahasa Inggris atau Indonesia.
  1. Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan menampilkan beberapa gambar graffiti dan menanyakan kesan awal peserta didik tentang gambar tersebut, mengaitkan dengan pengalaman visual mereka.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi elemen dan pesan graffiti, serta pertanyaan pemantik 'Menurutmu, apakah graffiti itu seni atau hanya sekadar coretan di dinding?' untuk memicu rasa ingin tahu.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru menayangkan berbagai contoh gambar graffiti dari berbagai belahan dunia dan meminta peserta didik secara individu menuliskan tiga pertanyaan yang muncul di benak mereka tentang graffiti.
  2. Guru memfasilitasi diskusi singkat tentang pertanyaan-pertanyaan peserta didik, kemudian merangkum pertanyaan inti: 'Bagaimana kita bisa membedakan graffiti sebagai seni dan vandalisme?' dan 'Bagaimana graffiti menyampaikan pesan?'
  3. Guru menjelaskan bahwa proyek mereka adalah merancang desain graffiti yang komunikatif dan positif, dan bahwa pertemuan ini adalah awal dari proyek tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan diberikan LKPD untuk mengidentifikasi elemen visual (misalnya, gaya huruf, warna, simbol) dan pesan (emosi, kritik sosial, identitas) dari beberapa contoh graffiti yang ditayangkan.
  2. Setiap kelompok berdiskusi untuk menganalisis perbedaan antara graffiti sebagai seni dan vandalisme, mencatat kriteria pembeda berdasarkan contoh yang mereka amati dan pengetahuan awal.
  3. Setiap kelompok mulai merencanakan tahapan awal proyek mereka, termasuk pembagian tugas untuk riset dan pencarian inspirasi desain, serta menentukan tema umum untuk desain graffiti mereka.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi elemen visual dan pesan dari contoh graffiti, serta kriteria awal mereka untuk membedakan seni dan vandalisme.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi kelompok, mengarahkan diskusi untuk memperdalam pemahaman tentang konteks dan tujuan graffiti.
  3. Guru menguatkan pemahaman tentang graffiti sebagai bentuk ekspresi dan seni yang kompleks, serta peran penting konteks dalam interpretasinya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting tentang elemen visual, pesan, dan perbedaan antara graffiti sebagai seni dan vandalisme.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan meminta mereka merefleksikan apa yang mereka pelajari hari ini yang paling menarik.
  3. Guru memberikan tugas kepada setiap kelompok untuk mencari lebih banyak contoh graffiti dari berbagai budaya dan mulai mengumpulkan ide-ide untuk desain graffiti mereka, yang akan dilanjutkan di pertemuan berikutnya, kemudian menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Graffiti — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Inggris · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan mempresentasikan desain graffiti, peserta didik dapat mengomunikasikan pesan dan makna karyanya kepada audiens menggunakan bahasa Inggris yang jelas dan persuasif.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Gambar Cepat: Guru menyebutkan satu kata terkait graffiti (mis. 'spray can'), peserta didik menggambar objek tersebut di kertas kecil dalam 10 detik dan menunjukkannya kepada teman sebaya.
  1. Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan kembali konsep graffiti yang telah dipelajari sebelumnya dan menanyakan progres tugas pencarian ide desain kelompok.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu merampungkan desain graffiti dan mempresentasikannya, mengingatkan bahwa ini adalah kesempatan untuk menunjukkan kreativitas dan kemampuan komunikasi mereka.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Menyusun jadwal: Guru meninjau kembali perencanaan proyek yang telah dibuat di pertemuan sebelumnya dan membantu kelompok menyusun jadwal pengerjaan desain graffiti secara lebih detail, termasuk alokasi waktu untuk riset, sketsa, dan finalisasi.
  2. Guru menyediakan berbagai referensi visual dan artikel singkat (dalam Bahasa Inggris) tentang berbagai gaya graffiti dan seniman jalanan terkenal untuk memperkaya ide-ide peserta didik.
  3. Peserta didik dalam kelompok berdiskusi tentang pesan positif atau isu sosial yang ingin mereka angkat dalam desain graffiti mereka, memastikan relevansi dengan konteks lokal atau global.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Setiap kelompok mulai merancang desain graffiti mereka di kertas poster atau menggunakan aplikasi desain sederhana, mengintegrasikan elemen visual dan pesan yang telah diidentifikasi.
  2. Guru berkeliling untuk memantau kemajuan setiap kelompok, memberikan bimbingan, dan memastikan setiap anggota kelompok berkontribusi aktif dalam proses kreatif.
  3. Setiap kelompok menyiapkan presentasi singkat dalam Bahasa Inggris untuk menjelaskan konsep, pesan, dan makna di balik desain graffiti mereka kepada kelas.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Menguji hasil: Setiap kelompok mempresentasikan desain graffiti mereka di depan kelas, menjelaskan pesan dan makna yang ingin disampaikan menggunakan bahasa Inggris yang jelas dan persuasif.
  2. Evaluasi pengalaman: Setelah setiap presentasi, peserta didik lain dan guru memberikan umpan balik konstruktif dalam Bahasa Inggris, menanyakan pertanyaan untuk memperjelas konsep dan memberikan saran untuk perbaikan.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya komunikasi yang efektif dalam seni dan bagaimana graffiti dapat menjadi media yang kuat untuk menyuarakan gagasan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pelajaran hari ini, menyoroti pentingnya kreativitas, pesan positif, dan komunikasi dalam seni graffiti.
  2. Guru memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras dan kreativitas setiap kelompok, menciptakan suasana yang menggembirakan dan memotivasi.
  3. Guru memberikan tugas mandiri untuk mencari tahu lebih lanjut tentang proyek seni jalanan di Indonesia dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Graffiti — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKGraffiti: Art or Vandalism?
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 40 menit

Tujuan: Mengidentifikasi elemen visual dan pesan dalam karya graffiti serta membedakan antara graffiti sebagai seni dan vandalisme.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.

Info singkat: Graffiti adalah salah satu bentuk seni jalanan yang paling dikenal dan seringkali kontroversial. Dari tulisan sederhana hingga mural yang kompleks, graffiti telah menjadi bagian dari lanskap perkotaan di seluruh dunia.

Alat & bahan: Lembar kerja, pensil, spidol, kertas poster, gunting, lem, gambar contoh graffiti

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    12345Mendatar5. Seni atau tulisan yangdigambar atau dilukis didinding atau permukaan publik.Menurun1. Tindakan merusak atau mencoretproperti orang lain tanpaizin.2. Lukisan besar yang dibuatlangsung di dinding ataupermukaan permanen lainnya.3. Tanda tangan atau nama unikseorang seniman graffiti.4. Istilah untuk seniman yangmembuat graffiti.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Observe the graffiti images provided. (Amati gambar-gambar graffiti yang disediakan.)
  3. For each image, identify the visual elements such as colors, lines, shapes, and typography. (Untuk setiap gambar, identifikasi elemen visual seperti warna, garis, bentuk, dan tipografi.)
  4. Analyze the message or theme conveyed by each graffiti. Is it positive, critical, or neutral? (Analisis pesan atau tema yang disampaikan oleh setiap graffiti. Apakah positif, kritis, atau netral?)
  5. Discuss with your group: Which graffiti do you consider art and which do you consider vandalism? What are your criteria? (Diskusikan dengan kelompokmu: Graffiti mana yang kamu anggap seni dan mana yang kamu anggap vandalisme? Apa kriteria kalian?)
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaanmenjodohkan · 6 pasangesai LKPD · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Graffiti — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Inggris · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Do you know what graffiti is? (Apakah kamu tahu apa itu graffiti?)
  2. Have you ever seen graffiti? Where? (Pernahkah kamu melihat graffiti? Di mana?)
  3. What do you think about graffiti? (Apa pendapatmu tentang graffiti?)

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kontribusi dalam perencanaan dan pengerjaan desain graffiti.

Sumatif (akhir): Penilaian presentasi desain graffiti kelompok berdasarkan kriteria kejelasan pesan, kreativitas, dan penggunaan bahasa Inggris yang persuasif.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Graffiti — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Inggris · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi elemen visual dan pesan yang terkandung dalam contoh graffiti.Elemen visual dan pesan graffiti3 JPpenalaran kritis
2Menganalisis perbedaan antara graffiti sebagai seni dan sebagai vandalisme.Graffiti sebagai seni vs. vandalisme3 JPpenalaran kritis
3Merancang desain graffiti orisinal yang mengandung pesan positif dan relevan.Desain graffiti kreatif3 JPkreativitas
4Mengomunikasikan pesan dan makna karya desain graffiti kepada audiens.Presentasi desain graffiti3 JPkomunikasi
Halaman 8 · Graffiti — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Inggris · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Graffiti adalah salah satu bentuk seni jalanan yang paling dikenal dan seringkali kontroversial. Dari tulisan sederhana hingga mural yang kompleks, graffiti telah menjadi bagian dari lanskap perkotaan di seluruh dunia. Modul ini akan membawamu menjelajahi dunia graffiti, memahami sejarahnya, mengenali berbagai gaya, serta menggali pesan-pesan yang disampaikannya. Mari kita bedah apakah graffiti itu seni, vandalisme, atau keduanya.

1. Apa Itu Graffiti?
Graffiti berasal dari kata Italia 'graffiato' yang berarti 'tergores'. Secara umum, graffiti merujuk pada tulisan atau gambar yang dibuat di dinding atau permukaan lain, seringkali tanpa izin. Meskipun sering dikaitkan dengan vandalisme, banyak yang menganggap graffiti sebagai bentuk seni yang kuat, menyampaikan pesan sosial, politik, atau pribadi. Ini adalah bentuk ekspresi visual yang dinamis dan terus berkembang, mencerminkan budaya dan identitas masyarakat perkotaan.

2. Sejarah Singkat Graffiti
Akar graffiti dapat ditelusuri hingga zaman kuno, dengan contoh-contoh ditemukan di Mesir Kuno dan Kekaisaran Romawi. Namun, graffiti modern mulai populer di Philadelphia dan New York City pada akhir 1960-an dan awal 1970-an, terutama di kalangan remaja yang 'menandai' nama mereka (tagging) di kereta bawah tanah dan tembok. Ini berkembang menjadi bentuk seni yang lebih kompleks dengan gaya huruf yang unik, warna-warni cerah, dan karakter kartun, menyebar ke seluruh dunia sebagai bagian dari budaya hip-hop.

3. Elemen Visual dalam Graffiti
Graffiti memiliki berbagai elemen visual yang membuatnya unik. 'Tag' adalah tanda tangan dasar seniman. 'Throw-ups' adalah huruf yang digambar cepat dengan dua warna. 'Wildstyle' adalah gaya yang sangat kompleks dengan huruf yang saling terkait dan sulit dibaca oleh orang aworang awam. 'Blockbuster' menggunakan huruf besar dan tebal untuk menutupi area yang luas. Warna, bayangan, dan efek 3D juga sering digunakan untuk menambah kedalaman dan daya tarik visual.

4. Graffiti sebagai Seni vs. Vandalisme
Perdebatan utama seputar graffiti adalah apakah itu seni atau vandalisme. Sebagai seni, graffiti dapat memperindah ruang publik, menyampaikan pesan yang kuat, dan menunjukkan keterampilan artistik yang luar biasa. Namun, ketika dibuat tanpa izin di properti pribadi atau publik, itu dianggap vandalisme, menyebabkan kerusakan dan biaya pembersihan. Batasan antara keduanya seringkali samar dan sangat bergantung pada konteks, lokasi, serta niat seniman.

5. Pesan dalam Graffiti
Graffiti seringkali digunakan sebagai media untuk menyampaikan pesan. Ini bisa berupa kritik sosial terhadap ketidakadilan, komentar politik, ekspresi identitas budaya, atau hanya sekadar deklarasi keberadaan. Seniman menggunakan simbol, metafora, dan teks untuk berkomunikasi dengan audiens mereka, seringkali di tempat-tempat yang strategis untuk menarik perhatian maksimal. Pesan-pesan ini dapat memicu dialog dan refleksi di masyarakat.

6. Graffiti di Indonesia
Di Indonesia, graffiti juga telah berkembang pesat. Kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta memiliki komunitas seniman graffiti yang aktif. Mereka sering menggunakan tema-tema lokal, isu-isu sosial di Indonesia, dan elemen budaya tradisional dalam karya-karya mereka. Meskipun masih ada stigma negatif, banyak inisiatif telah muncul untuk menyediakan ruang legal bagi seniman graffiti, mengubah pandangan publik terhadap bentuk seni ini.

Rangkuman: Graffiti adalah bentuk ekspresi visual yang kaya sejarah dan beragam gaya, seringkali memicu perdebatan antara seni dan vandalisme. Memahami elemen visual dan pesan yang terkandung di dalamnya membantu kita mengapresiasi nilai artistik dan sosialnya. Dengan konteks yang tepat, graffiti dapat menjadi media komunikasi yang kuat untuk isu-isu penting, mencerminkan identitas budaya dan kritik sosial.

Halaman 9 · Graffiti — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Inggris · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
GraffitiSeni atau tulisan yang digambar atau dilukis di dinding atau permukaan publik.
TagTanda tangan atau nama unik seorang seniman graffiti.
MuralLukisan besar yang dibuat langsung di dinding atau permukaan permanen lainnya.
VandalismeTindakan merusak atau mencoret properti orang lain tanpa izin.
Street ArtBentuk seni visual yang dibuat di lokasi publik, seringkali di luar konteks galeri seni tradisional.
Throw-upsGaya graffiti yang cepat dibuat dengan huruf-huruf bulat dan seringkali dua warna.
WildstyleGaya graffiti yang sangat kompleks dengan huruf-huruf yang saling terkait dan sulit dibaca.
WriterIstilah untuk seniman yang membuat graffiti.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Graffiti — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Inggris · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Graffiti" mata pelajaran Bahasa Inggris Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Graffiti — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Graffiti ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Inggris · Kelas XPeta Konsep
GraffitiApa Itu Graffiti?Sejarah Singkat GraffitiElemen Visual dalam GraffitiGraffiti sebagai Seni vs. VandalismePesan dalam Graffiti
Dari sub-bab GraffitiHalaman 12
Nama sekolah AndaBahasa Inggris · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaBahasa Inggris · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaBahasa Inggris · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaBahasa Inggris · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaBahasa Inggris · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Graffiti yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Peta Materi Bahasa Inggris Kelas X Setahun

Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.

Modul Bahasa Inggris lain yang sudah tersedia

ananytical exposition textBahasa Inggris Kelas X SMAAnnouncementBahasa Inggris Kelas X SMADescriptive TextBahasa Inggris Kelas X SMALihat semua Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas X →

📝 Butuh soal ujiannya juga?

Materi Graffiti masuk ASAS Bahasa Inggris Kelas X Semester 2. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.

Mesin Soal Bahasa Inggris Kelas X →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa Inggris kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Graffiti pada Bahasa Inggris SMA, Fase E, elemen Menyimak-Berbicara, Membaca-Memirsa, Menulis-Mempresentasikan.

Modul Graffiti ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 2 (genap), menurut urutan materi Bahasa Inggris kelas X SMA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Bahasa Inggris materi Graffiti ini gratis?

Ya. Modul Graffiti untuk kelas X SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Graffiti ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Inggris kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Inggris kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Graffiti ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Graffiti dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Inggris kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa Inggris kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Graffiti ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Graffiti tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Graffiti untuk Bahasa Inggris kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Graffiti ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Inggris kelas X SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Graffiti beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Inggris kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Bahasa Inggris ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?

Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Graffiti yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Inggris MA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Bahasa Inggris SMASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.