SMA · Kelas X · Fase E

Modul Ajar & RPP Matematika Kelas X
Analisis Data dan Peluang

Modul ajar (RPP) Matematika SMA kelas X materi Analisis Data dan Peluang, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025.

Sampul modul ajar Matematika kelas X materi Analisis Data dan Peluang — siap cetak A412 lembar A4✨ Bisa sampai 18 lembar lebih3 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord (.docx) + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Analisis data meliputi identifikasi jenis data, metode pengumpulan, penyajian dalam tabel distribusi frekuensi dan histogram, serta perhitungan ukuran pemusatan (mean, median, modus) untuk memahami karakteristik data. Peluang adalah ukuran kemungkinan suatu kejadian terjadi, mencakup kejadian sederhana dan majemuk (saling lepas, tidak saling lepas, saling bebas, tidak saling bebas). Memahami konsep ini esensial untuk pengambilan keputusan berbasis data.
📥 Unduh dengan Nama & Kop Sekolah Saya — GRATISIsi nama & sekolah dulu · ±1 menit · Word + PDF tanpa watermark

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Analisis Data dan Peluang
Matematika · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Analisis Data dan Peluang
Matematika · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasE / X
Materi PokokAnalisis Data dan Peluang
Alokasi Waktu3 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang data, cara menyajikan data sederhana, dan konsep dasar peluang dari jenjang sebelumnya.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
    Peserta didik menganalisis berbagai data statistik dan informasi peluang untuk menarik kesimpulan yang logis dan akurat.
  2. kolaborasi — elemen: bekerja sama dan berkomunikasi
    Peserta didik berinteraksi dalam kelompok untuk memecahkan masalah data dan peluang, serta mempresentasikan hasil kerja mereka.
  3. kreativitas — elemen: menghasilkan gagasan yang orisinal
    Peserta didik merancang metode pengumpulan data dan menyajikan informasi peluang dengan cara yang inovatif dan efektif.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainAnalisis Data dan Peluang
Rumusan CP FasePeserta didik dapat menginterpretasi dan membandingkan distribusi data menggunakan statistik deskriptif, menyajikan data dalam berbagai bentuk diagram, serta menganalisis hubungan antar data. Peserta didik juga dapat menjelaskan dan menggunakan konsep peluang kejadian majemuk dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualData hasil survei preferensi siswa terhadap kegiatan ekstrakurikuler di sekolah merupakan contoh nyata data statistik.
KonseptualKonsep inti dari materi ini adalah distribusi data, ukuran pemusatan dan penyebaran data, serta peluang kejadian majemuk.
ProseduralPeserta didik akan belajar langkah-langkah dalam mengumpulkan, mengolah, menyajikan, dan menganalisis data, serta menghitung peluang suatu kejadian.
MetakognitifPeserta didik diharapkan menyadari pentingnya analisis data dan peluang untuk membuat keputusan yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari dan bidang ilmu lainnya.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengamati contoh kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis data dan metode pengumpulan data dengan tepat.
  2. Melalui kerja kelompok, peserta didik dapat menyajikan data dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan histogram dengan benar.
  3. Dengan menggunakan data yang diberikan, peserta didik dapat menghitung ukuran pemusatan data (mean, median, modus) secara akurat.
  4. Setelah berdiskusi, peserta didik dapat menjelaskan konsep peluang kejadian sederhana dan kejadian majemuk dengan bahasa sendiri.
  5. Melalui simulasi, peserta didik dapat menghitung peluang kejadian majemuk (saling bebas, tidak saling bebas, saling lepas, tidak saling lepas) dengan cermat.
  6. Dengan menganalisis data survei, peserta didik dapat menginterpretasikan hasil analisis data dan peluang untuk menarik kesimpulan yang relevan.
Halaman 2 · Analisis Data dan Peluang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Analisis data dan peluang memungkinkan kita membuat keputusan yang lebih informatif dan memprediksi kemungkinan kejadian di masa depan, sehingga sangat relevan dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari ilmu pengetahuan hingga pengambilan kebijakan.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa tahu tim sepak bola mana yang paling mungkin menang di liga musim depan?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuEkonomi: Menganalisis data pasar, tren harga, dan peluang investasi untuk membuat keputusan ekonomi yang rasional.
Biologi: Menggunakan peluang untuk memprediksi pewarisan sifat genetik atau menganalisis data hasil eksperimen ilmiah.
Sosiologi: Menganalisis data survei sosial untuk memahami pola perilaku masyarakat dan memprediksi tren sosial.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota komunitas dapat berperan dengan membagikan data sederhana dari pekerjaan atau aktivitas sehari-hari mereka untuk dianalisis peserta didik.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar memungkinkan diskusi kelompok yang fleksibel, dengan akses ke papan tulis atau proyektor dan sumber belajar digital yang aman.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi spreadsheet (misalnya Google Sheets atau Microsoft Excel) untuk mengolah dan menyajikan data, serta situs web simulasi peluang untuk eksperimen virtual.
Halaman 3 · Analisis Data dan Peluang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengamati contoh kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis data dan metode pengumpulan data dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Angka: Guru menyebutkan ciri-ciri angka (misalnya, angka genap antara 10-20, habis dibagi 3), peserta didik menebak angkanya. Ini melatih identifikasi.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan melakukan presensi kehadiran.
  2. Guru memantik diskusi dengan menanyakan pengalaman peserta didik dalam mengumpulkan informasi atau data di kehidupan sehari-hari, seperti saat memilih menu makanan atau melihat hasil pertandingan olahraga.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi jenis data dan metode pengumpulannya, serta pertanyaan pemantik 'Bagaimana kita bisa mendapatkan informasi yang akurat untuk membuat keputusan yang baik?' agar peserta didik sadar tujuan belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah infografis hasil survei tentang tren hobi remaja di Indonesia, lalu bertanya 'Menurut kalian, data apa saja yang ada di infografis ini dan bagaimana cara mereka mengumpulkannya?'.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (3-4 orang) dan diberikan LKPD yang berisi studi kasus tentang kebutuhan data untuk perencanaan program sekolah.
  3. Membimbing penyelidikan: Masing-masing kelompok menganalisis studi kasus, mengidentifikasi data apa yang dibutuhkan, jenis data (kualitatif/kuantitatif, diskrit/kontinu), dan metode pengumpulan data yang paling sesuai (wawancara, kuesioner, observasi, studi dokumen).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok merancang sebuah kerangka rencana pengumpulan data untuk studi kasus mereka, mencakup jenis data, instrumen, dan alasan pemilihan metode, kemudian menuliskannya di LKPD.
  2. Peserta didik dalam kelompok mendiskusikan kelebihan dan kekurangan dari setiap metode pengumpulan data yang mereka pilih atau yang ada di LKPD, serta bagaimana memastikan keakuratan data.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi jenis data dan rencana pengumpulan data mereka di depan kelas, menjelaskan pilihan mereka.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik dan pertanyaan konstruktif terhadap presentasi, lalu guru memberikan penguatan konsep tentang jenis data dan metode pengumpulan data yang tepat.
  3. Guru mengulas kembali pentingnya memilih jenis data dan metode pengumpulan data yang sesuai agar analisis selanjutnya dapat dilakukan dengan benar dan menghasilkan kesimpulan yang valid.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan poin-poin penting tentang jenis data dan metode pengumpulan data yang telah dipelajari.
  2. Peserta didik melakukan refleksi singkat mengenai pembelajaran hari ini: 'Apa hal baru yang saya pelajari hari ini? Bagaimana perasaan saya saat bekerja dalam kelompok?'. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh peserta didik.
  3. Guru memberikan tugas mandiri berupa mencari contoh data dari berita atau artikel, kemudian menentukan jenis data dan metode pengumpulannya, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Analisis Data dan Peluang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Melalui kerja kelompok, peserta didik dapat menyajikan data dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan histogram dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Susun Kata: Guru menuliskan kata 'DISTRIBUSI' di papan tulis. Peserta didik berlomba menyusun kata-kata baru dari huruf-huruf tersebut. Ini melatih fokus dan kreativitas.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya tentang jenis data dan metode pengumpulan, kemudian bertanya 'Setelah data terkumpul, apa langkah selanjutnya agar data tersebut mudah dipahami?'.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menyajikan data dalam tabel distribusi frekuensi dan histogram, serta pertanyaan pemantik 'Bagaimana cara kita mengatur banyak data agar terlihat rapi dan informatif?' agar peserta didik sadar tujuan belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan sebuah data mentah hasil pengukuran tinggi badan 30 siswa kelas X dalam bentuk daftar acak, lalu meminta peserta didik untuk mengamati data tersebut.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik secara individu mencoba mengidentifikasi kesulitan dalam memahami data mentah yang banyak dan tidak teratur, kemudian merumuskan pertanyaan 'Bagaimana cara menyajikan data ini agar lebih mudah dibaca dan dianalisis?'.
  3. Pengumpulan data: Peserta didik dalam kelompok mencari informasi dari buku paket atau sumber digital tentang langkah-langkah membuat tabel distribusi frekuensi dan histogram, termasuk cara menentukan rentang, banyak kelas, dan panjang kelas.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Dengan bimbingan guru, setiap kelompok menerapkan langkah-langkah yang telah ditemukan untuk mengolah data tinggi badan yang diberikan menjadi tabel distribusi frekuensi, termasuk mencari batas kelas, nilai tengah, dan frekuensi.
  2. Pembuktian: Setelah tabel distribusi frekuensi jadi, kelompok melanjutkan dengan membuat histogram berdasarkan data dari tabel distribusi frekuensi tersebut di kertas milimeter atau aplikasi spreadsheet.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menarik kesimpulan: Setiap kelompok mempresentasikan tabel distribusi frekuensi dan histogram yang telah dibuat, menjelaskan interpretasi singkat dari sajian data tersebut.
  2. Guru memberikan umpan balik terhadap hasil kerja kelompok, mengoreksi jika ada kesalahan, dan memberikan penguatan tentang pentingnya penyajian data yang benar untuk analisis lebih lanjut.
  3. Guru mengulas kembali bagaimana tabel distribusi frekuensi dan histogram membantu menyederhanakan dan memvisualisasikan data mentah yang kompleks, sehingga lebih mudah dipahami.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan langkah-langkah membuat tabel distribusi frekuensi dan histogram.
  2. Peserta didik melakukan refleksi: 'Apa tantangan terbesar saat membuat histogram dan bagaimana saya mengatasinya?'. Guru memberikan apresiasi atas ketelitian dan kerja sama kelompok.
  3. Guru memberikan tugas rumah untuk mencari contoh penyajian data dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan histogram di media massa, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Analisis Data dan Peluang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 3Dengan menggunakan data yang diberikan, peserta didik dapat menghitung ukuran pemusatan data (mean, median, modus) secara akurat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Hitung Cepat: Guru menyebutkan deret angka (misal: 2, 5, 3, 8, 2). Peserta didik berlomba menyebutkan angka yang paling sering muncul (modus). Ini melatih pengenalan pola.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan melakukan presensi.
  2. Guru mengingatkan kembali tentang pentingnya menyajikan data yang rapi, lalu bertanya 'Setelah data rapi, apa yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan gambaran umum dari data tersebut hanya dengan satu atau dua angka?'.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menghitung ukuran pemusatan data (mean, median, modus) dan pertanyaan pemantik 'Angka tunggal apa yang paling baik menggambarkan keseluruhan nilai dalam suatu kumpulan data?' agar peserta didik sadar tujuan belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan data nilai ujian Matematika 20 siswa dalam bentuk tabel distribusi frekuensi (data tunggal dan data berkelompok), kemudian bertanya 'Bagaimana kita bisa mengetahui nilai rata-rata kelas, nilai tengah, atau nilai yang paling sering muncul dari data ini?'.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil dan diberikan LKPD yang berisi data nilai ujian dan instruksi untuk mencari mean, median, dan modus baik untuk data tunggal maupun data berkelompok.
  3. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok mencari informasi dari buku paket atau internet mengenai rumus dan langkah-langkah perhitungan mean, median, dan modus untuk data tunggal dan data berkelompok, kemudian mencatatnya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Dengan menggunakan rumus yang telah ditemukan, setiap kelompok secara kolaboratif menghitung mean, median, dan modus dari data nilai ujian yang diberikan di LKPD, baik untuk data tunggal maupun data berkelompok.
  2. Peserta didik dalam kelompok memeriksa kembali perhitungan mereka untuk memastikan tidak ada kesalahan dan mendiskusikan perbedaan interpretasi dari ketiga ukuran pemusatan data tersebut.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan hasil perhitungan mean, median, dan modus mereka, serta menjelaskan interpretasi dari masing-masing nilai tersebut.
  2. Guru memfasilitasi diskusi dan umpan balik antar kelompok, mengoreksi jika ada kekeliruan perhitungan atau interpretasi, dan memberikan penguatan konsep tentang kegunaan masing-masing ukuran pemusatan data.
  3. Guru mengulas kembali perbedaan dan kesamaan dalam perhitungan ukuran pemusatan data untuk data tunggal dan data berkelompok, serta kapan masing-masing ukuran lebih cocok digunakan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan cara menghitung dan menginterpretasikan mean, median, dan modus.
  2. Peserta didik melakukan refleksi: 'Kapan saya akan menggunakan mean, median, atau modus dalam kehidupan nyata?'. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan pemahaman peserta didik.
  3. Guru memberikan tugas mandiri untuk mencari dan menghitung ukuran pemusatan data dari data yang mereka kumpulkan pada tugas mandiri sebelumnya, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Analisis Data dan Peluang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
123Detektif Data dan Misteri Peluang!Nama: ................................ Kelas: ....... Tanggal: ...........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi jenis data, menyajikan data, dan memahami konsep peluang.

Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, kalkulator, penggaris, kertas milimeter

Langkah kerja:

  1. Sebuah dadu dilempar dan muncul mata dadu seperti gambar. Tuliskan ruang sampel pelemparan satu dadu dan peluang munculnya mata dadu itu.
  2. Amati gambar data hasil survei ukuran sepatu 15 siswa kelas X, kemudian tentukan jenis data tersebut (kuantitatif diskrit/kontinu atau kualitatif).
  3. Susun data ukuran sepatu tersebut ke dalam tabel distribusi frekuensi sederhana.
  4. Buatlah histogram dari tabel distribusi frekuensi yang telah kalian susun dengan teliti.
  5. Diskusikan dalam kelompok, 'Apa itu peluang? Berikan 2 contoh kejadian sederhana dan 2 contoh kejadian majemuk yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.'
  6. Identifikasi apakah kejadian majemuk yang kalian berikan termasuk saling lepas/tidak saling lepas atau saling bebas/tidak saling bebas.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Analisis Data dan Peluang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang 'data'?
  2. Sebutkan dua cara untuk mengumpulkan data!
  3. Apa yang dimaksud dengan 'rata-rata'?
  4. Pernahkah Anda mendengar kata 'peluang'?

Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat berdiskusi, menyajikan data, dan memecahkan masalah peluang, serta penilaian hasil LKPD.

Sumatif (akhir): Tes tertulis yang mencakup identifikasi jenis data, penyajian data, perhitungan ukuran pemusatan, dan konsep peluang.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Analisis Data dan Peluang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi jenis data dan metode pengumpulannyaJenis Data dan Metode Pengumpulan Data2 JPpenalaran kritis
2Menyajikan data dalam tabel distribusi frekuensi dan histogramPenyajian Data (Tabel Distribusi Frekuensi & Histogram)2 JPkreativitas
3Menghitung ukuran pemusatan data (mean, median, modus)Ukuran Pemusatan Data2 JPpenalaran kritis
4Menjelaskan konsep peluang kejadian sederhana dan majemukKonsep Peluang2 JPkolaborasi
Halaman 9 · Analisis Data dan Peluang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Analisis data dan peluang adalah cabang matematika yang sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari, membantu kita memahami informasi dan membuat keputusan berdasarkan kemungkinan. Materi ini akan membekali Anda dengan kemampuan untuk mengumpulkan, mengolah, menyajikan, dan menafsirkan data, serta memahami konsep peluang untuk memprediksi berbagai peristiwa.

1. Jenis dan Metode Pengumpulan Data
Data adalah kumpulan fakta atau informasi. Berdasarkan jenisnya, data dapat berupa kualitatif (deskriptif, non-angka) atau kuantitatif (angka). Data kuantitatif dibagi lagi menjadi diskrit (hasil hitungan, bilangan bulat) dan kontinu (hasil pengukuran, bilangan real). Metode pengumpulan data meliputi survei (kuesioner, wawancara), observasi, eksperimen, dan studi dokumen. Pemilihan metode harus disesuaikan dengan tujuan penelitian dan jenis data yang ingin diperoleh.

2. Penyajian Data: Tabel Distribusi Frekuensi
Setelah data terkumpul, langkah selanjutnya adalah menyajikannya agar mudah dipahami. Tabel distribusi frekuensi adalah cara menyajikan data dengan mengelompokkan nilai-nilai data ke dalam kelas-kelas interval, kemudian menghitung berapa kali setiap kelas muncul (frekuensi). Langkah-langkahnya meliputi menentukan rentang data, jumlah kelas, dan panjang interval kelas. Penyajian ini sangat membantu untuk data yang banyak dan bervariasi.

3. Penyajian Data: Histogram
Histogram adalah grafik batang yang digunakan untuk menyajikan data dalam tabel distribusi frekuensi. Batang-batang histogram saling berimpitan, menunjukkan bahwa data bersifat kontinu. Lebar setiap batang mewakili interval kelas, dan tinggi batang mewakili frekuensi kelas tersebut. Histogram memberikan gambaran visual tentang distribusi data, seperti bentuk sebaran, pemusatan, dan penyebaran data.

4. Ukuran Pemusatan Data: Mean, Median, Modus
Ukuran pemusatan data adalah nilai tunggal yang mewakili pusat atau nilai tipikal dari suatu kumpulan data. Mean (rata-rata) dihitung dengan menjumlahkan semua nilai data lalu dibagi jumlah data. Median adalah nilai tengah setelah data diurutkan. Modus adalah nilai yang paling sering muncul dalam data. Ketiga ukuran ini memberikan informasi berbeda tentang karakteristik data dan dapat digunakan untuk data tunggal maupun data berkelompok.

5. Konsep Dasar Peluang
Peluang adalah ukuran kuantitatif dari kemungkinan suatu peristiwa akan terjadi. Ruang sampel adalah himpunan semua hasil yang mungkin dari suatu percobaan, sedangkan titik sampel adalah setiap anggota dari ruang sampel. Kejadian adalah subset dari ruang sampel. Peluang kejadian sederhana adalah peluang terjadinya satu peristiwa. Peluang kejadian majemuk melibatkan dua atau lebih peristiwa, seperti kejadian saling lepas, tidak saling lepas, saling bebas, atau tidak saling bebas.

Rangkuman: Analisis data meliputi identifikasi jenis data, metode pengumpulan, penyajian dalam tabel distribusi frekuensi dan histogram, serta perhitungan ukuran pemusatan (mean, median, modus) untuk memahami karakteristik data. Peluang adalah ukuran kemungkinan suatu kejadian terjadi, mencakup kejadian sederhana dan majemuk (saling lepas, tidak saling lepas, saling bebas, tidak saling bebas). Memahami konsep ini esensial untuk pengambilan keputusan berbasis data.

Halaman 10 · Analisis Data dan Peluang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Data KualitatifData yang tidak berbentuk angka, bersifat deskriptif.
Data KuantitatifData yang berbentuk angka, dapat diukur atau dihitung.
Tabel Distribusi FrekuensiTabel yang mengelompokkan data ke dalam kelas-kelas interval.
HistogramGrafik batang untuk menyajikan tabel distribusi frekuensi.
MeanNilai rata-rata dari suatu kumpulan data.
MedianNilai tengah dari data yang telah diurutkan.
ModusNilai yang paling sering muncul dalam data.
Ruang SampelHimpunan semua hasil yang mungkin dari suatu percobaan.
Kejadian MajemukKejadian yang melibatkan dua atau lebih kejadian sederhana.
PeluangUkuran kemungkinan suatu peristiwa akan terjadi.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Analisis Data dan Peluang — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Analisis Data dan Peluang" mata pelajaran Matematika Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Analisis Data dan Peluang — pratinjau tuntas.org

12 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Ambil dulu yang gratis. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Ambil yang Gratis DuluTinggal isi nama & sekolah · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembarLembar 13–18

Modul Analisis Data dan Peluang ini bisa jadi 18 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XPeta Konsep
Analisis Data dan PeluangJenis dan Metode Pengumpulan DataPenyajian Data: Tabel Distribusi FrekuensiPenyajian Data: HistogramUkuran Pemusatan Data: Mean, Median, ModusKonsep Dasar Peluang
Dari sub-bab Analisis Data dan PeluangHalaman 13
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 14
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 15
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 16
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 17
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran kritisKolaborasiKreativitas
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 18

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Eksponen dan Logaritma1Barisan dan Deret1Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel1Trigonometri Dasar1Fungsi Kuadrat…+4 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDEksponen dan LogaritmaBarisan dan DeretSistem Persamaan Linear Tiga VariabelTrigonometri Dasar
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Daftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Matematika kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Analisis Data dan Peluang pada Matematika SMA, Fase E, elemen Analisis Data dan Peluang.

Modul Analisis Data dan Peluang ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Analisis Data dan Peluang untuk Matematika kelas X.

Apakah modul ajar Matematika materi Analisis Data dan Peluang ini gratis?

Ya. Modul Analisis Data dan Peluang untuk kelas X SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Analisis Data dan Peluang ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Matematika kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Analisis Data dan Peluang ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Analisis Data dan Peluang dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Matematika kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Analisis Data dan Peluang ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Analisis Data dan Peluang tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Analisis Data dan Peluang untuk Matematika kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Analisis Data dan Peluang ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Matematika kelas X SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Analisis Data dan Peluang beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Matematika kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Matematika ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?

Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Analisis Data dan Peluang yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Matematika MA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Matematika SMASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.