Modul Ajar & RPP PJOK Kelas VII
Belajar Melalui Gerak
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | PJOK |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Belajar Melalui Gerak |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang gerak lokomotor dan non-lokomotor sederhana serta mampu melakukan beberapa gerakan dasar. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik menganalisis dan mengevaluasi efektivitas berbagai pola gerak dasar untuk mencapai tujuan yang diinginkan dalam aktivitas fisik. - kesehatan — elemen: Membangun dan menjaga kesehatan fisik, mental, dan spiritual
Peserta didik mengembangkan kesadaran tentang pentingnya gerak yang benar dan aman untuk menjaga kesehatan fisik serta mencegah cedera. - kolaborasi — elemen: Bekerja sama secara efektif dengan orang lain
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merancang dan mempraktikkan kombinasi gerak, saling memberikan umpan balik yang konstruktif.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Keterampilan Gerak |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik menunjukkan berbagai keterampilan gerak dasar dan kombinasi gerak yang lebih kompleks dalam aktivitas fisik yang bervariasi, serta mampu menerapkan konsep gerak untuk memecahkan masalah dalam permainan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Contoh nyata materi ini adalah saat pemain sepak bola berlari (lokomotor) sambil menggiring bola (manipulatif) untuk mencetak gol. |
| Konseptual | Konsep intinya adalah bahwa belajar gerak melibatkan pemahaman tentang fase gerak, transfer keterampilan, dan kemampuan adaptasi dalam berbagai situasi. |
| Prosedural | Prosedur yang dipelajari meliputi langkah-langkah dalam menganalisis, mempraktikkan, dan mengevaluasi efektivitas gerakan dasar dan kombinasinya. |
| Metakognitif | Kesadaran belajar yang ditumbuhkan adalah kemampuan peserta didik untuk merencanakan, memonitor, dan merefleksikan strategi belajarnya sendiri dalam menguasai keterampilan gerak. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep gerak dasar lokomotor dan manipulatif dengan tepat.
- Setelah melakukan praktik, peserta didik dapat mengidentifikasi fase-fase gerak dasar lokomotor dan manipulatif secara runtut.
- Dengan simulasi permainan, peserta didik dapat menganalisis transfer keterampilan gerak dasar dalam berbagai situasi permainan secara kritis.
- Melalui kerja kelompok, peserta didik dapat merancang kombinasi gerak lokomotor dan manipulatif untuk memecahkan masalah dalam permainan sederhana dengan kriteria yang jelas.
- Setelah mempraktikkan rancangan, peserta didik dapat mempraktikkan kombinasi gerak lokomotor dan manipulatif dengan koordinasi yang baik dan sesuai kaidah gerakan.
- Melalui umpan balik teman sebaya, peserta didik dapat mengevaluasi efektivitas kombinasi gerak yang telah dipraktikkan untuk perbaikan berkelanjutan.
Pemahaman bermakna: Memahami prinsip-prinsip gerak akan membantu kamu menguasai berbagai keterampilan fisik, meningkatkan kinerja dalam olahraga, dan menjaga tubuh tetap sehat serta terhindar dari cedera.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa beberapa orang bisa menguasai gerakan baru lebih cepat daripada yang lain, dan bagaimana kita bisa melatihnya?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ilmu Pengetahuan Alam (IPA): Kaitan dengan konsep gaya, gravitasi, dan anatomi tubuh manusia dalam menghasilkan gerakan. Matematika: Kaitan dengan perhitungan kecepatan, jarak, dan sudut dalam menganalisis lintasan gerak dan kinerja fisik. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat mendorong anak untuk aktif bergerak di luar sekolah dan memberikan dukungan saat anak berlatih keterampilan gerak baru. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran akan menggunakan lapangan olahraga sekolah yang aman dan nyaman, dilengkapi dengan peralatan sederhana seperti bola, kerucut, dan tali. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video tutorial gerak dasar dan aplikasi pencatat progres latihan dapat mendukung pemahaman dan motivasi belajar peserta didik. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep gerak dasar lokomotor dan manipulatif dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Ice breaking: Tepuk Dinamis: Guru menyebutkan jenis gerak (misal: 'lari'), peserta didik bertepuk tangan jika itu gerak lokomotor, dan menghentakkan kaki jika manipulatif. Ulangi dengan cepat.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning + praktik |
| Tujuan Pertemuan 2 | Setelah melakukan praktik, peserta didik dapat mengidentifikasi fase-fase gerak dasar lokomotor dan manipulatif secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Ice breaking: Gerak Cermin: Peserta didik berpasangan, satu menjadi 'cermin' yang meniru gerakan pasangannya. Guru memberikan aba-aba untuk berganti peran. Gerakan harus sederhana dan variatif.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 35 menit
Tujuan: Mengidentifikasi dan menganalisis gerak dasar lokomotor dan manipulatif serta fase-fase geraknya.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Gerak adalah bagian fundamental dari kehidupan kita. Mulai dari berjalan, berlari, hingga bermain olahraga, semua melibatkan gerak.
Alat & bahan: Video aktivitas fisik, alat tulis, lembar pengamatan
Langkah kerja:
- Golongkan setiap gerakan pada tabel berikut ke dalam gerak lokomotor, nonlokomotor, atau manipulatif, lalu praktikkan.
Gambar 1. Tabel - Amati video aktivitas fisik yang ditayangkan guru (Gambar) dengan seksama, perhatikan setiap gerakan yang dilakukan oleh atlet atau anak-anak.
- Identifikasi minimal 5 gerakan lokomotor dan 5 gerakan manipulatif yang kamu lihat dalam video, kemudian tuliskan nama gerakannya pada kolom yang tersedia di tabel.
- Untuk setiap gerakan yang kamu identifikasi, jelaskan secara singkat mengapa gerakan tersebut termasuk lokomotor atau manipulatif.
- Pilih satu gerakan lokomotor dan satu gerakan manipulatif dari daftar kamu, lalu coba lakukan gerakan tersebut. Saat melakukan, minta temanmu mengamati dan mencatat fase-fase gerak (persiapan, pelaksanaan, penyelesaian) yang kamu lakukan.
- Diskusikan hasil pengamatanmu dengan kelompok, bandingkan fase-fase gerak yang kamu temukan, dan tuliskan kesimpulanmu tentang perbedaan fase gerak lokomotor dan manipulatif.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang gerak berpindah tempat?
- Bisakah kamu mencontohkan gerakan yang menggunakan alat?
- Pernahkah kamu berpikir mengapa kita harus bergerak dengan benar?
- Apa manfaat olahraga bagi tubuhmu?
Formatif (proses): Asesmen formatif dilakukan melalui observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, praktik gerak, dan presentasi hasil.
Sumatif (akhir): Asesmen sumatif berupa unjuk kerja praktik kombinasi gerak dan tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep gerak.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan konsep gerak dasar lokomotor dan manipulatif. | Konsep Gerak Dasar | 3 JP | penalaran kritis |
| 2 | Mengidentifikasi fase-fase gerak dasar lokomotor dan manipulatif. | Fase Gerak | 3 JP | kesehatan |
| 3 | Menganalisis transfer keterampilan gerak dan merancang kombinasi gerak. | Transfer Keterampilan Gerak & Pemecahan Masalah | 3 JP | kolaborasi |
Gerak adalah bagian fundamental dari kehidupan kita. Mulai dari berjalan, berlari, hingga bermain olahraga, semua melibatkan gerak. Memahami bagaimana tubuh kita bergerak, apa saja jenis-jenis gerak, dan bagaimana kita bisa belajar menguasai gerakan baru, sangat penting untuk kesehatan dan kinerja fisikmu. Modul ini akan membimbingmu menjelajahi dunia gerak yang dinamis dan menarik.
1. 1. Konsep Gerak Dasar
Gerak dasar adalah pola gerakan fundamental yang membentuk dasar bagi keterampilan gerak yang lebih kompleks. Gerak dasar terbagi menjadi dua kategori utama: gerak lokomotor dan gerak manipulatif. Gerak lokomotor adalah gerakan yang menyebabkan perpindahan posisi tubuh dari satu tempat ke tempat lain, seperti berjalan, berlari, melompat, meluncur, atau melangkah. Contohnya, saat kamu berlari mengejar bola atau melompat melewati genangan air. Sementara itu, gerak manipulatif adalah gerakan yang melibatkan penguasaan objek di luar tubuh, seperti melempar, menangkap, menendang, memukul, atau menggiring. Contohnya, saat kamu menendang bola ke gawang atau melempar bola basket ke ring. Memahami perbedaan kedua jenis gerak ini penting untuk menganalisis dan mengembangkan keterampilan fisik yang lebih baik.
2. 2. Fase Gerak
Setiap gerakan, baik lokomotor maupun manipulatif, umumnya melewati tiga fase utama: fase persiapan, fase pelaksanaan, dan fase penyelesaian atau lanjutan. Fase persiapan adalah saat tubuh mengambil posisi awal atau ancang-ancang sebelum melakukan gerakan inti. Misalnya, saat seorang pemain basket menekuk lutut sebelum melompat untuk menembak. Fase pelaksanaan adalah inti dari gerakan itu sendiri, di mana energi dikeluarkan untuk mencapai tujuan gerak. Contohnya, saat pemain basket meluruskan kaki dan tangan untuk melepaskan bola ke ring. Fase penyelesaian atau lanjutan adalah tahap setelah gerakan inti selesai, yang bertujuan untuk menjaga keseimbangan, mengurangi cedera, atau mempersiapkan gerakan berikutnya. Misalnya, saat pemain basket mendarat dengan lutut sedikit ditekuk setelah menembak. Memahami ketiga fase ini membantu kita menganalisis dan memperbaiki teknik gerakan agar lebih efektif dan aman.
3. 3. Transfer Keterampilan Gerak
Transfer keterampilan gerak adalah kemampuan untuk menerapkan pengetahuan dan pengalaman gerak yang diperoleh dari satu situasi ke situasi lain. Ada dua jenis transfer: transfer positif dan transfer negatif. Transfer positif terjadi ketika pengalaman belajar gerak sebelumnya membantu mempermudah pembelajaran gerak baru. Misalnya, kemampuan melempar bola kasti yang baik dapat membantu seseorang belajar melempar lembing. Sebaliknya, transfer negatif terjadi ketika pengalaman belajar sebelumnya justru menghambat pembelajaran gerak baru. Contohnya, kebiasaan memukul bola voli dengan satu tangan mungkin menyulitkan saat belajar memukul bola tenis dengan dua tangan. Memahami konsep transfer ini memungkinkan kita untuk mengoptimalkan proses belajar dan adaptasi dalam berbagai aktivitas fisik dan olahraga.
4. 4. Belajar Gerak dalam Permainan
Permainan adalah konteks yang sangat efektif untuk belajar dan mengembangkan keterampilan gerak. Dalam permainan, peserta didik tidak hanya mempraktikkan gerak dasar, tetapi juga belajar bagaimana mengombinasikannya, mengambil keputusan cepat, dan beradaptasi dengan situasi yang berubah. Misalnya, dalam permainan sepak bola, seorang pemain harus mengombinasikan gerak berlari, menggiring, menendang, dan melompat secara dinamis. Permainan juga menyediakan umpan balik alami tentang efektivitas gerakan yang dilakukan. Jika tendangan tidak tepat, bola tidak masuk gawang. Proses ini mendorong peserta didik untuk terus mencoba, memperbaiki, dan menemukan strategi gerak yang lebih baik, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna dan menyenangkan.
5. 5. Menemukan Solusi pada Masalah Gerak
Salah satu aspek penting dalam belajar melalui gerak adalah kemampuan untuk menggunakan keterampilan fisik untuk memecahkan masalah. Ini melibatkan penalaran kritis dan kreativitas. Misalnya, jika kamu bermain basket dan lawan menghalangi jalanmu, masalahnya adalah bagaimana melewati lawan. Solusinya mungkin melibatkan kombinasi gerak menggiring bola dengan tangan kanan, melakukan gerakan putar tubuh, lalu menembak. Ini bukan hanya tentang melakukan gerakan, tetapi juga tentang memilih gerakan yang tepat pada waktu yang tepat. Proses menemukan solusi ini melatih peserta didik untuk berpikir strategis, beradaptasi, dan mengaplikasikan pemahaman gerak mereka dalam situasi nyata, baik dalam olahraga maupun kehidupan sehari-hari.
Rangkuman: Belajar melalui gerak melibatkan pemahaman konsep gerak lokomotor dan manipulatif, identifikasi fase-fase gerak, serta kemampuan transfer keterampilan. Permainan menyediakan lingkungan yang kaya untuk mengembangkan dan mengombinasikan gerak dasar, melatih pengambilan keputusan, dan memecahkan masalah. Proses ini tidak hanya meningkatkan keterampilan fisik tetapi juga melatih penalaran kritis dan kemampuan adaptasi, menjadikan gerak sebagai alat pembelajaran yang holistik.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Lokomotor | Gerakan yang menyebabkan perpindahan posisi tubuh dari satu tempat ke tempat lain. |
| Manipulatif | Gerakan yang melibatkan penguasaan objek di luar tubuh. |
| Fase Gerak | Tahapan dalam melakukan suatu gerakan, meliputi persiapan, pelaksanaan, dan penyelesaian. |
| Transfer Keterampilan | Kemampuan menerapkan pengetahuan dan pengalaman gerak dari satu situasi ke situasi lain. |
| Koordinasi | Kemampuan tubuh untuk menyatukan berbagai gerakan menjadi satu aksi yang mulus dan efektif. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Belajar Melalui Gerak" mata pelajaran PJOK Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Belajar Melalui Gerak yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi PJOK Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 3 siap unduh
Meningkatkan Keterampilan GerakModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMemperagakan Strategi GerakModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap1 dari 3 siap unduh
Kerja Sama dalam Sebuah TimBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBERIKUTNYAMembugarkan TubuhModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMemilih Hidup SehatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul PJOK lain yang sudah tersedia
Aktivitas Gerak BeriramaPJOK Kelas VII SMPAtletik (Jalan Cepat, Lari, Lompat, Lempar)PJOK Kelas VII SMPAtletik (Lari Jarak Pendek)PJOK Kelas VII SMPAtletik nomor lari (lari jarak pendek, menengah dan jauh)PJOK Kelas VII SMPLihat semua Modul Ajar PJOK Kelas VII →📝 Butuh soal ujiannya juga?
Materi Belajar Melalui Gerak masuk ASAS PJOK Kelas VII Semester 1. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.
Mesin Soal PJOK Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar PJOK kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Belajar Melalui Gerak pada PJOK SMP, Fase D, elemen Keterampilan Gerak.
Modul Belajar Melalui Gerak ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi PJOK kelas VII SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar PJOK materi Belajar Melalui Gerak ini gratis?
Ya. Modul Belajar Melalui Gerak untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Belajar Melalui Gerak ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas PJOK kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul PJOK kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Belajar Melalui Gerak ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Belajar Melalui Gerak dapat Anda sesuaikan dengan murid PJOK kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar PJOK kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Belajar Melalui Gerak ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Belajar Melalui Gerak tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Belajar Melalui Gerak untuk PJOK kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Belajar Melalui Gerak ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh PJOK kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Belajar Melalui Gerak beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap PJOK kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun dan Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul PJOK ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Belajar Melalui Gerak yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman PJOK MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.