MIKelas IIIFase B📘 Bab 3Semester 1

Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas III
Pengobar Semangat

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Semangat adalah kekuatan penting dalam hidup. Kita dapat menemukan semangat dari cerita, menganalisis masalah tokoh, dan belajar mengurutkan kejadian. Berbicara santun dan menggunakan ungkapan semangat, termasuk majas hiperbola, dapat mengobarkan semangat diri sendiri dan orang lain. Dengan memahami semua ini, kita bisa menciptakan cerita pengobar semangat yang inspiratif.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Pengobar Semangat
Bahasa Indonesia · Kelas III · Fase B
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Pengobar Semangat
Bahasa Indonesia · Fase B · Kelas III · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasB / III
Materi PokokPengobar Semangat
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik sudah mampu menyimak cerita pendek dan berbicara dengan kalimat sederhana dalam percakapan sehari-hari.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak mulia
    Peserta didik menunjukkan akhlak mulia dalam berbicara santun dan menghargai pendapat teman saat berdiskusi tentang semangat.
  2. penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
    Peserta didik dapat mengidentifikasi masalah dan ide pokok dari cerita tentang semangat, serta mencari solusinya.
  3. komunikasi — elemen: menyimak dan berbicara
    Peserta didik mampu menyampaikan ide, perasaan, dan informasi secara lisan dengan jelas dan santun kepada teman.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMenyimak, Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan, Menulis
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami informasi dan mengekspresikan gagasan secara lisan maupun tulisan, serta menunjukkan sikap santun dalam berkomunikasi.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualFakta tentang semangat dapat ditemukan dalam kisah-kisah tokoh inspiratif atau pengalaman sehari-hari.
KonseptualKonsep pengobar semangat mencakup ide pokok, masalah dalam cerita, urutan cerita, dan majas hiperbola untuk mengungkapkan semangat.
ProseduralPeserta didik akan belajar langkah-langkah mengidentifikasi ide pokok, menganalisis masalah, mengurutkan cerita, dan menggunakan majas hiperbola.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa kemampuan memahami cerita dan menyampaikan gagasan dengan santun membantu mereka menjadi pribadi yang lebih baik dan komunikatif.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenyadari bahwa semangat dan pantang menyerah adalah anugerah dari Allah, serta bersyukur atas kekuatan yang diberikan untuk menghadapi tantangan.
2. Cinta IlmuBersemangat dalam mencari ilmu, membaca cerita inspiratif, dan belajar cara menyampaikan gagasan dengan baik untuk menambah wawasan.
3. Cinta LingkunganMenceritakan kisah-kisah semangat tentang menjaga lingkungan atau melakukan hal positif di sekitar, menumbuhkan kepedulian bersama.
4. Cinta Diri dan SesamaMenggunakan kalimat ajakan dan ungkapan semangat yang tulus untuk memotivasi teman, serta menumbuhkan empati dan kerja sama.
5. Cinta Tanah AirMenemukan cerita-cerita inspiratif dari pahlawan atau tokoh bangsa yang berjuang dengan semangat tinggi untuk kemajuan Indonesia.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah menyimak cerita, peserta didik dapat mengidentifikasi ide pokok cerita dengan tepat.
  2. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis masalah yang dihadapi tokoh dalam cerita dan menemukan solusinya dengan logis.
  3. Dengan bantuan gambar berseri, peserta didik dapat menyusun kembali urutan cerita (awal-tengah-akhir) secara runtut.
  4. Melalui simulasi percakapan, peserta didik dapat menggunakan kalimat ajakan dan ungkapan semangat dengan santun dan ekspresif.
  5. Setelah mempelajari contoh, peserta didik dapat mengidentifikasi dan menggunakan majas hiperbola dalam kalimat untuk menunjukkan semangat yang berlebihan dengan benar.
  6. Dengan bekerja sama, peserta didik dapat menciptakan sebuah cerita pendek tentang semangat yang mengandung majas hiperbola secara kreatif.
Halaman 2 · Pengobar Semangat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami cerita dan mampu menyampaikan gagasan dengan santun akan membantu peserta didik menjadi pribadi yang lebih berempati, mampu memecahkan masalah, dan menginspirasi orang lain.

Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kamu merasa sangat bersemangat atau melihat temanmu sangat bersemangat? Apa yang membuat semangat itu muncul?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Agama Islam: Mengaitkan semangat dengan nilai-nilai sabar, tawakal, dan tidak mudah menyerah dalam ajaran Islam.
Pendidikan Pancasila: Menghargai perbedaan pendapat saat diskusi dan bekerja sama dalam kelompok sebagai bentuk pengamalan sila ketiga dan keempat Pancasila.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk menceritakan kisah-kisah inspiratif tentang semangat dari keluarga atau lingkungan sekitar kepada anak-anak di rumah.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur dengan posisi duduk melingkar atau kelompok untuk memfasilitasi diskusi dan simulasi percakapan yang interaktif dan nyaman.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video pendek inspiratif, rekaman suara untuk latihan intonasi, dan aplikasi presentasi sederhana untuk menyajikan hasil diskusi kelompok.
Halaman 3 · Pengobar Semangat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Setelah menyimak cerita, peserta didik dapat mengidentifikasi ide pokok cerita dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tepuk Semangat: Peserta didik menirukan tepukan dan gerakan yang dipimpin guru untuk membangkitkan semangat belajar.
  1. Guru memulai pembelajaran dengan salam, doa bersama, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengajukan pertanyaan apersepsi: 'Siapa yang suka membaca cerita? Apa cerita yang paling berkesan bagimu?' untuk mengaitkan pengalaman peserta didik dengan materi.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi ide pokok cerita tentang semangat, serta menjelaskan tahapan kegiatan yang akan dilakukan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah video pendek tentang kisah seorang anak yang tidak mudah menyerah dalam mencapai cita-citanya, lalu bertanya: 'Apa yang membuat anak ini terus bersemangat?'
  2. Guru membacakan cerita pendek berjudul 'Kancil dan Si Pemalas' dari bahan ajar, meminta peserta didik menyimak dengan saksama.
  3. Guru membagikan LKPD 1 dan menjelaskan bahwa mereka akan belajar menemukan ide pokok dari cerita tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil (3-4 orang) dan diminta berdiskusi untuk menemukan ide pokok dari cerita 'Kancil dan Si Pemalas' berdasarkan panduan di LKPD 1.
  2. Membimbing penyelidikan: Guru berkeliling membimbing setiap kelompok, memberikan pertanyaan pancingan seperti: 'Cerita ini tentang apa? Apa pesan utama yang ingin disampaikan penulis?'
  3. Setiap kelompok menuliskan ide pokok yang mereka temukan di kolom yang tersedia pada LKPD 1.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan ide pokok cerita yang telah mereka diskusikan di depan kelas secara bergantian.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi setiap kelompok, menekankan pentingnya berbicara santun dan menghargai pendapat teman.
  3. Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang ide pokok dan memberikan contoh ide pokok yang tepat dari cerita yang sudah dibaca.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali pengertian ide pokok dan cara menemukannya dalam cerita.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua peserta didik atas partisipasi aktif dan semangatnya, menciptakan suasana belajar yang menggembirakan.
  3. Guru menyampaikan tugas rumah untuk mencari satu cerita pendek bertema semangat dan mengidentifikasi ide pokoknya, lalu menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Pengobar Semangat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis masalah yang dihadapi tokoh dalam cerita dan menemukan solusinya dengan logis.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Sambung Kata Semangat: Guru menyebut satu kata, lalu peserta didik secara bergiliran menyebut kata lain yang berhubungan dengan semangat atau motivasi.
  1. Guru membuka pelajaran dengan salam dan menanyakan kabar peserta didik, dilanjutkan dengan doa dan presensi.
  2. Guru bertanya: 'Apakah kalian pernah menghadapi masalah yang sulit? Bagaimana cara kalian mengatasinya?' untuk mengaitkan dengan materi analisis masalah.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis masalah tokoh cerita dan menemukan solusinya, serta menjelaskan langkah-langkah kegiatan yang akan dilakukan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah gambar (gambar 1) yang menunjukkan ekspresi kebingungan atau kekecewaan, lalu bertanya: 'Menurutmu, apa yang sedang dirasakan anak ini? Mengapa?'
  2. Guru membacakan cerita pendek 'Petualangan Si Berani' yang mengisahkan tokoh utama menghadapi berbagai rintangan, meminta peserta didik untuk memperhatikan masalah yang muncul.
  3. Guru membagikan LKPD 2 dan menjelaskan bahwa peserta didik akan bekerja dalam kelompok untuk mengidentifikasi masalah tokoh dan mencari solusi.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi kembali menjadi kelompok-kelompok kecil dan diminta untuk berdiskusi tentang masalah utama yang dihadapi tokoh 'Si Berani' dan bagaimana tokoh tersebut berusaha menyelesaikannya.
  2. Membimbing penyelidikan: Guru membimbing kelompok dengan pertanyaan seperti: 'Apa kesulitan terbesar yang dialami Si Berani? Bagaimana dia bisa mengatasinya?'
  3. Setiap kelompok mencatat masalah yang ditemukan dan solusi yang logis pada LKPD 2.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Perwakilan dari setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka tentang masalah dan solusi tokoh 'Si Berani' di depan kelas.
  2. Guru memberikan umpan balik dan memperkuat pemahaman peserta didik tentang pentingnya berpikir kritis dalam mencari solusi masalah.
  3. Guru mengaitkan dengan kehidupan nyata: 'Pelajaran apa yang bisa kita ambil dari Si Berani saat menghadapi masalah?'
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan bahwa setiap masalah pasti ada solusinya jika kita berusaha dan berpikir.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja sama dan kemampuan analisis peserta didik, menciptakan suasana positif di akhir pelajaran.
  3. Guru mengingatkan peserta didik untuk selalu bersemangat dalam menghadapi tantangan, lalu menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Pengobar Semangat — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · AYO MEMBACA!Ayo Kita Bersemangat!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Membantu kamu memahami cerita, menemukan masalah, mengurutkan kejadian, dan berbicara santun penuh semangat.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.

Info singkat: Semangat adalah kekuatan yang membuat kita terus bergerak maju dan tidak mudah menyerah. Dalam hidup, kita akan menemukan banyak hal yang bisa memadamkan semangat, tetapi juga banyak hal yang bisa mengobarkannya kembali.

Alat & bahan: Kertas LKPD, alat tulis, gunting, lem, pensil warna.

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    12345Mendatar3. Menunjukkan perasaan denganjelas.5. Berperilaku atau berbicaradengan sopan dan hormat.Menurun1. Gaya bahasa yangmelebih-lebihkan sesuatu darikenyataan.2. Kesulitan atau tantangan yangdihadapi tokoh.4. Cara untuk mengatasi ataumenyelesaikan masalah.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Bacalah cerita 'Kisah Petualang Cilik' dengan saksama.
  3. Identifikasi masalah utama yang dihadapi tokoh dalam cerita dan tuliskan pada kolom yang tersedia.
  4. Guntinglah gambar-gambar berseri (gambar) yang telah disediakan dan susunlah menjadi urutan cerita yang runtut (awal, tengah, akhir) pada tabel.
  5. Warnai gambar-gambar tersebut agar cerita semakin menarik.
  6. Diskusikan dengan teman kelompokmu, bagaimana cara menyemangati tokoh dalam cerita agar tidak menyerah, lalu tuliskan 3 kalimat ajakan semangat.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Pengobar Semangat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu lakukan jika temanmu terlihat sedih?
  2. Pernahkah kamu membaca cerita yang membuatmu bersemangat?
  3. Bagaimana cara kamu mengetahui inti dari sebuah cerita?

Formatif (proses): Observasi saat diskusi kelompok dan presentasi untuk menilai partisipasi, kemampuan analisis, dan kesantunan berbahasa.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil LKPD dan simulasi percakapan untuk mengukur pemahaman ide pokok, analisis masalah, urutan cerita, dan penggunaan bahasa santun.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Pengobar Semangat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ide pokok ceritaIde pokok cerita2 JPpenalaran kritis
2Menganalisis masalah dan solusi tokohMasalah dan solusi dalam cerita2 JPpenalaran kritis
3Menyusun urutan ceritaUrutan cerita (awal-tengah-akhir)2 JPkomunikasi
4Menggunakan kalimat ajakan dan semangatKalimat ajakan dan ungkapan semangat2 JPkomunikasi
Halaman 8 · Pengobar Semangat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Semangat adalah kekuatan yang membuat kita terus bergerak maju dan tidak mudah menyerah. Dalam hidup, kita akan menemukan banyak hal yang bisa memadamkan semangat, tetapi juga banyak hal yang bisa mengobarkannya kembali. Modul ini akan membimbingmu untuk menemukan api semangat itu, baik dalam cerita maupun dalam dirimu sendiri.

1. Mengenali Ide Pokok Cerita
Ide pokok adalah gagasan utama atau inti dari sebuah cerita. Ide pokok biasanya disampaikan secara tersirat atau tersurat dalam paragraf pertama atau terakhir, atau disebar di seluruh cerita. Untuk menemukan ide pokok, kamu perlu membaca cerita dengan saksama dan bertanya pada diri sendiri: 'Cerita ini sebenarnya tentang apa?' atau 'Apa pesan utama yang ingin disampaikan penulis?' Misalnya, jika ada cerita tentang seekor semut yang rajin mengumpulkan makanan, ide pokoknya mungkin tentang pentingnya kerja keras dan persiapan.

2. Menganalisis Masalah Tokoh
Dalam setiap cerita, tokoh biasanya menghadapi berbagai masalah atau tantangan. Masalah adalah halangan atau kesulitan yang harus diatasi oleh tokoh. Untuk menganalisis masalah, kamu perlu mengidentifikasi apa yang membuat tokoh merasa sulit atau sedih. Setelah itu, pikirkan bagaimana tokoh berusaha mengatasi masalah tersebut. Solusi adalah cara yang dilakukan tokoh untuk menyelesaikan masalahnya. Misalnya, jika tokoh kehilangan mainan, masalahnya adalah kehilangan, solusinya adalah mencari atau meminta bantuan.

3. Menyusun Urutan Cerita
Cerita yang baik memiliki urutan kejadian yang jelas, yaitu awal, tengah, dan akhir. Bagian awal cerita biasanya memperkenalkan tokoh dan latar tempat. Bagian tengah adalah saat masalah muncul dan tokoh berusaha mengatasinya. Bagian akhir adalah penyelesaian masalah atau bagaimana cerita berakhir. Menyusun urutan cerita membantu kita memahami alur kejadian dan pesan yang ingin disampaikan penulis. Kamu bisa menggunakan gambar berseri untuk membantumu mengurutkan kejadian dalam cerita.

4. Berbicara Santun dan Mengajak
Berbicara santun berarti menggunakan kata-kata yang baik, tidak menyakiti perasaan orang lain, dan menunjukkan rasa hormat. Ketika kita ingin mengajak teman melakukan sesuatu, kita bisa menggunakan kalimat ajakan yang sopan, seperti 'Ayo, kita bermain bersama!' atau 'Mari kita belajar kelompok'. Selain itu, memberikan ungkapan semangat kepada teman juga penting, misalnya 'Kamu pasti bisa!' atau 'Jangan menyerah, ya!'. Kata-kata semangat bisa memberikan kekuatan kepada orang lain.

5. Memahami Majas Hiperbola
Majas hiperbola adalah gaya bahasa yang melebih-lebihkan sesuatu dari kenyataan untuk memberikan efek dramatis atau menekankan suatu perasaan. Majas ini sering digunakan untuk menunjukkan semangat yang luar biasa. Contohnya, 'Semangatnya membakar seluruh arena' atau 'Ia berlari secepat kilat'. Tentu saja, seseorang tidak bisa benar-benar membakar arena atau berlari secepat kilat, tetapi kalimat tersebut menunjukkan betapa besar semangat atau kecepatan orang itu.

6. Menulis Cerita Pengobar Semangat
Setelah mempelajari ide pokok, masalah, urutan cerita, dan majas hiperbola, kamu bisa mencoba menulis cerita sendiri. Pilihlah satu tema tentang semangat, misalnya semangat belajar, semangat berolahraga, atau semangat membantu sesama. Rencanakan alur ceritamu dari awal, tengah, hingga akhir. Jangan lupa masukkan masalah yang harus diatasi tokoh dan bagaimana tokoh menyelesaikannya. Kamu juga bisa menambahkan kalimat ajakan atau ungkapan semangat, bahkan majas hiperbola untuk membuat ceritamu lebih menarik dan penuh gairah.

Rangkuman: Semangat adalah kekuatan penting dalam hidup. Kita dapat menemukan semangat dari cerita, menganalisis masalah tokoh, dan belajar mengurutkan kejadian. Berbicara santun dan menggunakan ungkapan semangat, termasuk majas hiperbola, dapat mengobarkan semangat diri sendiri dan orang lain. Dengan memahami semua ini, kita bisa menciptakan cerita pengobar semangat yang inspiratif.

Halaman 9 · Pengobar Semangat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Ide pokokGagasan utama atau inti dari sebuah cerita.
MasalahKesulitan atau tantangan yang dihadapi tokoh.
SolusiCara untuk mengatasi atau menyelesaikan masalah.
Urutan ceritaSusunan kejadian dalam cerita dari awal, tengah, hingga akhir.
SantunBerperilaku atau berbicara dengan sopan dan hormat.
HiperbolaGaya bahasa yang melebih-lebihkan sesuatu dari kenyataan.
EkspresifMenunjukkan perasaan dengan jelas.
Daftar pustaka6 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Pengobar Semangat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Pengobar Semangat" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas III ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Pengobar Semangat — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Pengobar Semangat ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIIPeta Konsep
Pengobar SemangatMengenali Ide Pokok CeritaMenganalisis Masalah TokohMenyusun Urutan CeritaBerbicara Santun dan MengajakMemahami Majas Hiperbola
Dari sub-bab Pengobar SemangatHalaman 12
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Pengobar Semangat yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 3 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas III dan kelas 3 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pengobar Semangat pada Bahasa Indonesia MI, Fase B, elemen Menyimak, Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan, Menulis.

Modul Pengobar Semangat ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Bahasa Indonesia kelas III MI di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Pengobar Semangat ini gratis?

Ya. Modul Pengobar Semangat untuk kelas III MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Pengobar Semangat ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas III ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas III langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Pengobar Semangat ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pengobar Semangat dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas III di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas III ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Pengobar Semangat ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase B untuk kelas III MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pengobar Semangat tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pengobar Semangat untuk Bahasa Indonesia kelas III di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Pengobar Semangat ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas III MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pengobar Semangat beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas III berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun dan Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?

Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi Pengobar Semangat yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia SD ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Bahasa Indonesia MISemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.