MIKelas IIIFase B📘 Bab 6Semester 2

Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas III
Tersesat

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Tersesat adalah kondisi kehilangan arah yang bisa diatasi dengan tenang. Penting untuk mengidentifikasi masalah, kemudian meminta bantuan kepada orang dewasa yang dipercaya dengan santun, menggunakan volume suara dan intonasi yang tepat. Memahami informasi penting dalam pengumuman di tempat umum juga krusial. Dengan keterampilan komunikasi yang baik, kita bisa menghadapi situasi tersesat dengan lebih percaya diri dan menemukan solusi.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Tersesat
Bahasa Indonesia · Kelas III · Fase B
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Tersesat
Bahasa Indonesia · Fase B · Kelas III · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasB / III
Materi PokokTersesat
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik sudah mampu memahami instruksi sederhana dan menyampaikan pendapat secara lisan dalam percakapan sehari-hari.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: Akhlak Beragama
    Peserta didik menunjukkan sikap santun dan sabar dalam menghadapi kesulitan, serta percaya adanya pertolongan Allah saat tersesat.
  2. komunikasi — elemen: Berbicara
    Peserta didik menyampaikan pendapat dan informasi dengan jelas, volume suara yang tepat, serta bahasa yang santun saat berdiskusi.
  3. penalaran kritis — elemen: Memperoleh dan Memproses Informasi
    Peserta didik menganalisis informasi dari pengumuman dan diskusi untuk menemukan solusi saat menghadapi situasi tersesat.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMenyimak, Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan, Menulis
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami informasi dan menyampaikan gagasan secara lisan serta tulisan, termasuk berpendapat dalam diskusi dan membuat pengumuman sederhana, dengan bahasa yang santun dan efektif.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualSituasi tersesat dapat terjadi di tempat umum seperti pasar atau taman bermain, di mana seseorang kehilangan arah atau terpisah dari rombongan.
KonseptualKonsep inti materi ini adalah pentingnya memiliki keterampilan komunikasi yang baik dan penalaran kritis untuk mencari bantuan atau solusi saat tersesat.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari prosedur yang tepat untuk meminta bantuan dan menyampaikan informasi secara jelas, serta memahami isi pengumuman.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya berpikir tenang dan strategis saat menghadapi masalah, serta bagaimana komunikasi yang efektif dapat membantu menemukan solusi.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaPeserta didik diajak berdoa dan bertawakal kepada Allah saat menghadapi kesulitan, serta percaya akan pertolongan-Nya jika tersesat.
2. Cinta IlmuPeserta didik didorong untuk selalu mencari tahu dan belajar cara terbaik menghadapi situasi sulit seperti tersesat, menunjukkan semangat cinta ilmu.
3. Cinta LingkunganPeserta didik diajarkan untuk menjaga ketertiban dan kebersihan di tempat umum agar lingkungan tetap nyaman dan aman bagi semua orang.
4. Cinta Diri dan SesamaPeserta didik dilatih untuk saling membantu dan berempati kepada teman yang tersesat, serta berani meminta bantuan kepada orang dewasa yang dipercaya.
5. Cinta Tanah AirPeserta didik diajak memahami pentingnya menjaga keamanan diri dan lingkungan di mana pun mereka berada, sebagai wujud cinta tanah air.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah yang muncul saat tersesat dengan tepat.
  2. Dengan menyimak cerita dan tanya jawab, peserta didik dapat menjelaskan cara meminta bantuan yang santun dan efektif saat tersesat dengan bahasa yang jelas.
  3. Setelah berlatih simulasi, peserta didik dapat menyampaikan pendapat dalam diskusi dengan volume suara yang tepat dan intonasi yang sesuai.
  4. Melalui analisis contoh pengumuman, peserta didik dapat mengidentifikasi informasi penting dalam pengumuman di tempat umum dengan cermat.
  5. Setelah berdiskusi, peserta didik dapat menyusun kalimat pengumuman sederhana untuk mencari bantuan saat tersesat secara runtut.
  6. Dengan praktik bermain peran, peserta didik dapat menunjukkan sikap tenang dan percaya diri saat menghadapi situasi tersesat.
Halaman 2 · Tersesat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Peserta didik akan memahami bahwa tersesat bukan hal yang menakutkan jika mereka tahu cara berkomunikasi dengan baik dan berpikir jernih untuk mencari pertolongan.

Pertanyaan pemantik: "Apa yang akan kamu lakukan jika tiba-tiba kamu tersesat di tempat ramai dan tidak menemukan orang tuamu?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Agama Islam: Sikap tawakal dan berdoa kepada Allah saat menghadapi kesulitan, serta pentingnya bersabar dan tidak panik.
PPKn: Pentingnya menjaga ketertiban umum dan membantu sesama, serta memahami peran petugas keamanan di tempat umum.
Matematika: Menghitung jumlah orang atau benda yang disebutkan dalam pengumuman sederhana.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang bagaimana mereka mengajarkan anak agar tidak tersesat di tempat umum dan berbagi pengalaman.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan simulasi, serta memanfaatkan area sekitar sekolah untuk observasi jika ada pengumuman.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video simulasi situasi tersesat dan contoh pengumuman digital melalui proyektor atau tablet untuk memperkaya pemahaman peserta didik.
Halaman 3 · Tersesat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah yang muncul saat tersesat dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tepuk Fokus: Guru memimpin tepuk dengan pola 'Tepuk satu, tepuk dua, tepuk tiga, fokus!' untuk melatih konsentrasi peserta didik.
  1. Guru membuka pelajaran dengan salam dan menanyakan kabar peserta didik.
  2. Guru mengajak peserta didik berdoa bersama sebelum memulai pembelajaran.
  3. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi masalah saat tersesat.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan beberapa gambar anak-anak yang terlihat bingung di tempat umum (misalnya: pasar, stasiun, taman bermain) lalu bertanya, 'Apa yang kalian lihat dari gambar ini? Apa yang mungkin terjadi pada anak-anak di gambar tersebut?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil yang terdiri dari 3-4 orang dan membagikan lembar kerja kelompok yang berisi gambar-gambar serupa.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok mengamati gambar-gambar di lembar kerja, lalu berdiskusi untuk mengidentifikasi masalah yang mungkin dihadapi anak-anak yang tersesat, seperti tidak tahu jalan pulang, merasa takut, atau tidak menemukan orang tua.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menuliskan daftar masalah yang mereka identifikasi di lembar kerja dan memilih satu perwakilan untuk mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan kelas.
  2. Peserta didik dari kelompok lain menyimak presentasi dan memberikan tanggapan atau pertanyaan.
  3. Guru membimbing diskusi kelas untuk merangkum berbagai masalah yang muncul saat tersesat berdasarkan presentasi kelompok.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru bertanya kepada peserta didik, 'Apakah ada masalah lain yang mungkin muncul saat tersesat yang belum kita diskusikan?'
  2. Peserta didik secara individu menuliskan satu masalah yang paling mereka takuti jika tersesat dan mengapa.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya memahami potensi masalah saat tersesat.
  2. Guru mengumumkan tema pertemuan berikutnya tentang cara meminta bantuan.
  3. Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Tersesat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan menyimak cerita dan tanya jawab, peserta didik dapat menjelaskan cara meminta bantuan yang santun dan efektif saat tersesat dengan bahasa yang jelas.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Ikuti Kata Guru: Guru menyebutkan satu kata (misalnya 'diam') dan peserta didik harus mengikuti perintah tersebut. Lalu guru mengubah kata kunci (misalnya 'bergerak') dan peserta didik mengikuti perintah baru.
  1. Guru menyapa peserta didik dan mengajak mereka mengingat kembali pembelajaran sebelumnya tentang masalah saat tersesat.
  2. Guru menanyakan, 'Jika kalian tersesat, apa hal pertama yang akan kalian lakukan?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu belajar cara meminta bantuan yang santun dan efektif.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menceritakan sebuah kisah pendek tentang seorang anak yang tersesat di pasar dan kesulitan meminta bantuan, lalu bertanya, 'Apa yang membuat anak di cerita itu kesulitan meminta bantuan? Menurut kalian, siapa yang bisa dimintai bantuan?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok yang sama seperti pertemuan sebelumnya dan membagikan lembar cerita serta pertanyaan panduan.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi tentang cara-cara yang santun dan efektif untuk meminta bantuan, berdasarkan cerita yang disimak dan pengalaman mereka.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menuliskan daftar cara meminta bantuan yang santun dan efektif di lembar kerja mereka.
  2. Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka, misalnya 'Kami akan mencari ibu-ibu atau petugas keamanan dan bilang 'Permisi Bu/Pak, saya tersesat, bisakah Anda membantu saya?'
  3. Guru memfasilitasi sesi tanya jawab antar kelompok untuk memperkaya pemahaman.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru bertanya, 'Menurut kalian, mengapa penting untuk meminta bantuan dengan santun? Apa bedanya meminta bantuan dengan santun dan tidak santun?'
  2. Peserta didik secara individu menuliskan satu kalimat penting yang akan mereka ucapkan jika harus meminta bantuan saat tersesat.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya berkomunikasi dengan baik dan santun saat meminta bantuan.
  2. Guru memberitahukan bahwa pertemuan berikutnya akan berlatih menyampaikan pendapat.
  3. Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Tersesat — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · AYO MEMBACA!Ayo Kita Berani Mencari Bantuan!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Melatih peserta didik mengidentifikasi masalah saat tersesat dan cara meminta bantuan yang tepat.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.

Info singkat: Pernahkah kamu terpisah dari orang tuamu di tempat ramai? Rasanya pasti cemas dan bingung, ya.

Alat & bahan: Pensil, penghapus, LKPD, gambar situasi ramai.

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    12345Mendatar4. Berhasil mencapai tujuan yangdiinginkan.5. Berperilaku halus, sopan, danbaik.Menurun1. Nada atau irama bicara (naikturunnya suara).2. Pemberitahuan resmi kepadamasyarakat umum.3. Kehilangan arah atau tidaktahu jalan kembali.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Amati suasana tempat ramai yang ditayangkan guru.
  3. Bayangkan kamu terpisah dari orang tuamu di tempat tersebut.
  4. Diskusikan dalam kelompokmu, masalah apa saja yang mungkin kamu alami jika tersesat.
  5. Tuliskan minimal tiga masalah yang kamu temukan pada tabel di LKPD.
  6. Diskusikan juga bagaimana cara kamu akan meminta bantuan dengan santun.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Tersesat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Pernahkah kamu terpisah dari orang tuamu di tempat ramai?
  2. Apa yang kamu lakukan jika tidak menemukan orang tuamu?
  3. Menurutmu, siapa yang bisa kamu mintai bantuan jika tersesat?
  4. Bagaimana cara kamu menyampaikan sesuatu agar orang lain mengerti?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kemampuan menyampaikan pendapat dengan volume suara yang tepat.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil simulasi bermain peran dan kemampuan menyusun pengumuman sederhana secara mandiri.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Tersesat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah yang muncul saat tersesat dengan tepat.Identifikasi masalah tersesat2 JPpenalaran kritis
2Dengan menyimak cerita dan tanya jawab, peserta didik dapat menjelaskan cara meminta bantuan yang santun dan efektif saat tersesat dengan bahasa yang jelas.Cara meminta bantuan2 JPkomunikasi
3Setelah berlatih simulasi, peserta didik dapat menyampaikan pendapat dalam diskusi dengan volume suara yang tepat dan intonasi yang sesuai.Diskusi dan volume suara2 JPkomunikasi
4Melalui analisis contoh pengumuman, peserta didik dapat mengidentifikasi informasi penting dalam pengumuman di tempat umum dengan cermat.Analisis pengumuman2 JPpenalaran kritis
Halaman 8 · Tersesat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Pernahkah kamu terpisah dari orang tuamu di tempat ramai? Rasanya pasti cemas dan bingung, ya. Materi 'Tersesat' ini akan membantumu belajar bagaimana bersikap tenang, berkomunikasi dengan baik, dan mencari pertolongan yang tepat jika hal itu terjadi. Kamu akan belajar mengidentifikasi masalah, cara meminta bantuan, hingga memahami pengumuman di tempat umum.

1. Apa Itu Tersesat?
Tersesat adalah kondisi ketika seseorang kehilangan arah atau tidak tahu jalan kembali ke tempat tujuan atau ke tempat orang yang mendampinginya. Ini bisa terjadi di mana saja, seperti di pasar, taman bermain, atau bahkan di pusat perbelanjaan yang besar. Perasaan yang muncul saat tersesat biasanya cemas, takut, dan bingung. Penting untuk diingat bahwa tersesat bisa terjadi pada siapa saja, jadi kita perlu tahu cara menghadapinya.

2. Masalah Saat Tersesat
Ketika tersesat, ada beberapa masalah yang mungkin muncul. Pertama, kamu mungkin merasa panik dan sulit berpikir jernih. Kedua, kamu mungkin tidak tahu kepada siapa harus meminta bantuan. Ketiga, kamu mungkin kesulitan menjelaskan siapa dirimu atau siapa yang kamu cari. Keempat, kamu bisa merasa lapar atau haus jika tersesat terlalu lama. Semua masalah ini bisa diatasi jika kita tahu langkah-langkah yang tepat.

3. Cara Meminta Bantuan yang Santun
Jika kamu tersesat, langkah pertama adalah tetap tenang. Cari orang dewasa yang bisa dipercaya, seperti petugas keamanan, ibu-ibu dengan anak, atau penjaga toko. Dekati mereka dengan santun. Mulailah dengan sapaan 'Permisi, Bapak/Ibu', lalu jelaskan situasimu dengan jelas. Contohnya, 'Saya tersesat, nama saya [nama kamu], saya mencari ibu saya yang memakai baju [warna baju ibu].' Ingat untuk berbicara dengan suara yang cukup jelas agar mereka bisa mendengar.

4. Pentingnya Volume Suara dan Intonasi
Saat berbicara, volume suara dan intonasi sangat penting. Volume suara yang terlalu pelan membuat orang sulit mendengar, sedangkan yang terlalu keras bisa membuat orang terkejut. Intonasi adalah naik turunnya nada bicara. Saat meminta bantuan, gunakan intonasi yang menunjukkan bahwa kamu membutuhkan pertolongan, bukan marah atau merengek. Latihlah berbicara dengan volume yang pas, tidak terlalu kencang dan tidak terlalu pelan, agar pesanmu sampai dengan baik.

5. Mengenal Pengumuman di Tempat Umum
Di tempat umum seperti stasiun atau mal, sering ada pengumuman lisan atau tulisan. Pengumuman ini biasanya berisi informasi penting, seperti panggilan untuk orang yang terpisah dari rombongan, informasi barang hilang, atau pemberitahuan acara. Kita harus bisa menyimak atau membaca pengumuman ini dengan cermat untuk memahami pesannya. Pengumuman biasanya singkat, padat, dan jelas, agar mudah dipahami banyak orang.

6. Informasi Penting dalam Pengumuman
Setiap pengumuman memiliki informasi penting yang harus kita perhatikan. Misalnya, pengumuman anak hilang akan menyebutkan nama anak, ciri-cirinya, dan tempat terakhir terlihat. Pengumuman barang ditemukan akan menyebutkan jenis barang dan tempat pengambilan. Saat membaca atau mendengar pengumuman, fokuslah pada siapa, apa, di mana, dan kapan. Ini akan membantumu memahami inti dari pengumuman tersebut.

7. Menyusun Pengumuman Sederhana
Jika kita perlu membuat pengumuman sederhana, misalnya untuk mencari teman yang terpisah, kita harus memastikan semua informasi penting ada di dalamnya. Mulai dengan kalimat pembuka yang jelas seperti 'Pengumuman!' atau 'Perhatian!'. Kemudian sebutkan secara singkat dan jelas siapa yang dicari, ciri-cirinya, dan di mana ia terakhir terlihat. Akhiri dengan ajakan untuk melapor jika menemukan. Contoh: 'Pengumuman! Telah terpisah seorang anak bernama Budi, memakai topi merah. Terakhir terlihat di dekat taman bermain. Mohon lapor ke pos keamanan.'

Rangkuman: Tersesat adalah kondisi kehilangan arah yang bisa diatasi dengan tenang. Penting untuk mengidentifikasi masalah, kemudian meminta bantuan kepada orang dewasa yang dipercaya dengan santun, menggunakan volume suara dan intonasi yang tepat. Memahami informasi penting dalam pengumuman di tempat umum juga krusial. Dengan keterampilan komunikasi yang baik, kita bisa menghadapi situasi tersesat dengan lebih percaya diri dan menemukan solusi.

Halaman 9 · Tersesat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
TersesatKehilangan arah atau tidak tahu jalan kembali.
SantunBerperilaku halus, sopan, dan baik.
EfektifBerhasil mencapai tujuan yang diinginkan.
Volume SuaraTingkat kekerasan atau kelembutan suara saat berbicara.
IntonasiNada atau irama bicara (naik turunnya suara).
PengumumanPemberitahuan resmi kepada masyarakat umum.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Tersesat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Tersesat" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas III ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Tersesat — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Tersesat ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIIPeta Konsep
TersesatApa Itu Tersesat?Masalah Saat TersesatCara Meminta Bantuan yang SantunPentingnya Volume Suara dan IntonasiMengenal Pengumuman di Tempat Umum
Dari sub-bab TersesatHalaman 12
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanKomunikasiPenalaran kritis
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Tersesat yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 3 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas III dan kelas 3 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Tersesat pada Bahasa Indonesia MI, Fase B, elemen Menyimak, Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan, Menulis.

Modul Tersesat ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 2 (genap), menurut urutan materi Bahasa Indonesia kelas III MI di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Tersesat ini gratis?

Ya. Modul Tersesat untuk kelas III MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Tersesat ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas III ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas III langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Tersesat ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Tersesat dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas III di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas III ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Tersesat ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase B untuk kelas III MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Tersesat tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Tersesat untuk Bahasa Indonesia kelas III di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Tersesat ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas III MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Tersesat beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas III berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun dan Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?

Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi Tersesat yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia SD ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Bahasa Indonesia MISemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.