Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas III
Tersesat
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
| Fase / Kelas | B / III |
| Materi Pokok | Tersesat |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik sudah mampu memahami instruksi sederhana dan menyampaikan pendapat secara lisan dalam percakapan sehari-hari. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: Akhlak Beragama
Peserta didik menunjukkan sikap santun dan sabar dalam menghadapi kesulitan, serta percaya adanya pertolongan Allah saat tersesat. - komunikasi — elemen: Berbicara
Peserta didik menyampaikan pendapat dan informasi dengan jelas, volume suara yang tepat, serta bahasa yang santun saat berdiskusi. - penalaran kritis — elemen: Memperoleh dan Memproses Informasi
Peserta didik menganalisis informasi dari pengumuman dan diskusi untuk menemukan solusi saat menghadapi situasi tersesat.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Menyimak, Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan, Menulis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami informasi dan menyampaikan gagasan secara lisan serta tulisan, termasuk berpendapat dalam diskusi dan membuat pengumuman sederhana, dengan bahasa yang santun dan efektif. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Situasi tersesat dapat terjadi di tempat umum seperti pasar atau taman bermain, di mana seseorang kehilangan arah atau terpisah dari rombongan. |
| Konseptual | Konsep inti materi ini adalah pentingnya memiliki keterampilan komunikasi yang baik dan penalaran kritis untuk mencari bantuan atau solusi saat tersesat. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari prosedur yang tepat untuk meminta bantuan dan menyampaikan informasi secara jelas, serta memahami isi pengumuman. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya berpikir tenang dan strategis saat menghadapi masalah, serta bagaimana komunikasi yang efektif dapat membantu menemukan solusi. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Peserta didik diajak berdoa dan bertawakal kepada Allah saat menghadapi kesulitan, serta percaya akan pertolongan-Nya jika tersesat. |
| 2. Cinta Ilmu | Peserta didik didorong untuk selalu mencari tahu dan belajar cara terbaik menghadapi situasi sulit seperti tersesat, menunjukkan semangat cinta ilmu. |
| 3. Cinta Lingkungan | Peserta didik diajarkan untuk menjaga ketertiban dan kebersihan di tempat umum agar lingkungan tetap nyaman dan aman bagi semua orang. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Peserta didik dilatih untuk saling membantu dan berempati kepada teman yang tersesat, serta berani meminta bantuan kepada orang dewasa yang dipercaya. |
| 5. Cinta Tanah Air | Peserta didik diajak memahami pentingnya menjaga keamanan diri dan lingkungan di mana pun mereka berada, sebagai wujud cinta tanah air. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah yang muncul saat tersesat dengan tepat.
- Dengan menyimak cerita dan tanya jawab, peserta didik dapat menjelaskan cara meminta bantuan yang santun dan efektif saat tersesat dengan bahasa yang jelas.
- Setelah berlatih simulasi, peserta didik dapat menyampaikan pendapat dalam diskusi dengan volume suara yang tepat dan intonasi yang sesuai.
- Melalui analisis contoh pengumuman, peserta didik dapat mengidentifikasi informasi penting dalam pengumuman di tempat umum dengan cermat.
- Setelah berdiskusi, peserta didik dapat menyusun kalimat pengumuman sederhana untuk mencari bantuan saat tersesat secara runtut.
- Dengan praktik bermain peran, peserta didik dapat menunjukkan sikap tenang dan percaya diri saat menghadapi situasi tersesat.
Pemahaman bermakna: Peserta didik akan memahami bahwa tersesat bukan hal yang menakutkan jika mereka tahu cara berkomunikasi dengan baik dan berpikir jernih untuk mencari pertolongan.
Pertanyaan pemantik: "Apa yang akan kamu lakukan jika tiba-tiba kamu tersesat di tempat ramai dan tidak menemukan orang tuamu?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Agama Islam: Sikap tawakal dan berdoa kepada Allah saat menghadapi kesulitan, serta pentingnya bersabar dan tidak panik. PPKn: Pentingnya menjaga ketertiban umum dan membantu sesama, serta memahami peran petugas keamanan di tempat umum. Matematika: Menghitung jumlah orang atau benda yang disebutkan dalam pengumuman sederhana. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang bagaimana mereka mengajarkan anak agar tidak tersesat di tempat umum dan berbagi pengalaman. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan simulasi, serta memanfaatkan area sekitar sekolah untuk observasi jika ada pengumuman. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video simulasi situasi tersesat dan contoh pengumuman digital melalui proyektor atau tablet untuk memperkaya pemahaman peserta didik. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah yang muncul saat tersesat dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tepuk Fokus: Guru memimpin tepuk dengan pola 'Tepuk satu, tepuk dua, tepuk tiga, fokus!' untuk melatih konsentrasi peserta didik.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan menyimak cerita dan tanya jawab, peserta didik dapat menjelaskan cara meminta bantuan yang santun dan efektif saat tersesat dengan bahasa yang jelas. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Ikuti Kata Guru: Guru menyebutkan satu kata (misalnya 'diam') dan peserta didik harus mengikuti perintah tersebut. Lalu guru mengubah kata kunci (misalnya 'bergerak') dan peserta didik mengikuti perintah baru.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Melatih peserta didik mengidentifikasi masalah saat tersesat dan cara meminta bantuan yang tepat.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.
Info singkat: Pernahkah kamu terpisah dari orang tuamu di tempat ramai? Rasanya pasti cemas dan bingung, ya.
Alat & bahan: Pensil, penghapus, LKPD, gambar situasi ramai.
Langkah kerja:
- Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
Gambar 1. Teka-teki silang - Amati suasana tempat ramai yang ditayangkan guru.
- Bayangkan kamu terpisah dari orang tuamu di tempat tersebut.
- Diskusikan dalam kelompokmu, masalah apa saja yang mungkin kamu alami jika tersesat.
- Tuliskan minimal tiga masalah yang kamu temukan pada tabel di LKPD.
- Diskusikan juga bagaimana cara kamu akan meminta bantuan dengan santun.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Pernahkah kamu terpisah dari orang tuamu di tempat ramai?
- Apa yang kamu lakukan jika tidak menemukan orang tuamu?
- Menurutmu, siapa yang bisa kamu mintai bantuan jika tersesat?
- Bagaimana cara kamu menyampaikan sesuatu agar orang lain mengerti?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kemampuan menyampaikan pendapat dengan volume suara yang tepat.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil simulasi bermain peran dan kemampuan menyusun pengumuman sederhana secara mandiri.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah yang muncul saat tersesat dengan tepat. | Identifikasi masalah tersesat | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Dengan menyimak cerita dan tanya jawab, peserta didik dapat menjelaskan cara meminta bantuan yang santun dan efektif saat tersesat dengan bahasa yang jelas. | Cara meminta bantuan | 2 JP | komunikasi |
| 3 | Setelah berlatih simulasi, peserta didik dapat menyampaikan pendapat dalam diskusi dengan volume suara yang tepat dan intonasi yang sesuai. | Diskusi dan volume suara | 2 JP | komunikasi |
| 4 | Melalui analisis contoh pengumuman, peserta didik dapat mengidentifikasi informasi penting dalam pengumuman di tempat umum dengan cermat. | Analisis pengumuman | 2 JP | penalaran kritis |
Pernahkah kamu terpisah dari orang tuamu di tempat ramai? Rasanya pasti cemas dan bingung, ya. Materi 'Tersesat' ini akan membantumu belajar bagaimana bersikap tenang, berkomunikasi dengan baik, dan mencari pertolongan yang tepat jika hal itu terjadi. Kamu akan belajar mengidentifikasi masalah, cara meminta bantuan, hingga memahami pengumuman di tempat umum.
1. Apa Itu Tersesat?
Tersesat adalah kondisi ketika seseorang kehilangan arah atau tidak tahu jalan kembali ke tempat tujuan atau ke tempat orang yang mendampinginya. Ini bisa terjadi di mana saja, seperti di pasar, taman bermain, atau bahkan di pusat perbelanjaan yang besar. Perasaan yang muncul saat tersesat biasanya cemas, takut, dan bingung. Penting untuk diingat bahwa tersesat bisa terjadi pada siapa saja, jadi kita perlu tahu cara menghadapinya.
2. Masalah Saat Tersesat
Ketika tersesat, ada beberapa masalah yang mungkin muncul. Pertama, kamu mungkin merasa panik dan sulit berpikir jernih. Kedua, kamu mungkin tidak tahu kepada siapa harus meminta bantuan. Ketiga, kamu mungkin kesulitan menjelaskan siapa dirimu atau siapa yang kamu cari. Keempat, kamu bisa merasa lapar atau haus jika tersesat terlalu lama. Semua masalah ini bisa diatasi jika kita tahu langkah-langkah yang tepat.
3. Cara Meminta Bantuan yang Santun
Jika kamu tersesat, langkah pertama adalah tetap tenang. Cari orang dewasa yang bisa dipercaya, seperti petugas keamanan, ibu-ibu dengan anak, atau penjaga toko. Dekati mereka dengan santun. Mulailah dengan sapaan 'Permisi, Bapak/Ibu', lalu jelaskan situasimu dengan jelas. Contohnya, 'Saya tersesat, nama saya [nama kamu], saya mencari ibu saya yang memakai baju [warna baju ibu].' Ingat untuk berbicara dengan suara yang cukup jelas agar mereka bisa mendengar.
4. Pentingnya Volume Suara dan Intonasi
Saat berbicara, volume suara dan intonasi sangat penting. Volume suara yang terlalu pelan membuat orang sulit mendengar, sedangkan yang terlalu keras bisa membuat orang terkejut. Intonasi adalah naik turunnya nada bicara. Saat meminta bantuan, gunakan intonasi yang menunjukkan bahwa kamu membutuhkan pertolongan, bukan marah atau merengek. Latihlah berbicara dengan volume yang pas, tidak terlalu kencang dan tidak terlalu pelan, agar pesanmu sampai dengan baik.
5. Mengenal Pengumuman di Tempat Umum
Di tempat umum seperti stasiun atau mal, sering ada pengumuman lisan atau tulisan. Pengumuman ini biasanya berisi informasi penting, seperti panggilan untuk orang yang terpisah dari rombongan, informasi barang hilang, atau pemberitahuan acara. Kita harus bisa menyimak atau membaca pengumuman ini dengan cermat untuk memahami pesannya. Pengumuman biasanya singkat, padat, dan jelas, agar mudah dipahami banyak orang.
6. Informasi Penting dalam Pengumuman
Setiap pengumuman memiliki informasi penting yang harus kita perhatikan. Misalnya, pengumuman anak hilang akan menyebutkan nama anak, ciri-cirinya, dan tempat terakhir terlihat. Pengumuman barang ditemukan akan menyebutkan jenis barang dan tempat pengambilan. Saat membaca atau mendengar pengumuman, fokuslah pada siapa, apa, di mana, dan kapan. Ini akan membantumu memahami inti dari pengumuman tersebut.
7. Menyusun Pengumuman Sederhana
Jika kita perlu membuat pengumuman sederhana, misalnya untuk mencari teman yang terpisah, kita harus memastikan semua informasi penting ada di dalamnya. Mulai dengan kalimat pembuka yang jelas seperti 'Pengumuman!' atau 'Perhatian!'. Kemudian sebutkan secara singkat dan jelas siapa yang dicari, ciri-cirinya, dan di mana ia terakhir terlihat. Akhiri dengan ajakan untuk melapor jika menemukan. Contoh: 'Pengumuman! Telah terpisah seorang anak bernama Budi, memakai topi merah. Terakhir terlihat di dekat taman bermain. Mohon lapor ke pos keamanan.'
Rangkuman: Tersesat adalah kondisi kehilangan arah yang bisa diatasi dengan tenang. Penting untuk mengidentifikasi masalah, kemudian meminta bantuan kepada orang dewasa yang dipercaya dengan santun, menggunakan volume suara dan intonasi yang tepat. Memahami informasi penting dalam pengumuman di tempat umum juga krusial. Dengan keterampilan komunikasi yang baik, kita bisa menghadapi situasi tersesat dengan lebih percaya diri dan menemukan solusi.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Tersesat | Kehilangan arah atau tidak tahu jalan kembali. |
| Santun | Berperilaku halus, sopan, dan baik. |
| Efektif | Berhasil mencapai tujuan yang diinginkan. |
| Volume Suara | Tingkat kekerasan atau kelembutan suara saat berbicara. |
| Intonasi | Nada atau irama bicara (naik turunnya suara). |
| Pengumuman | Pemberitahuan resmi kepada masyarakat umum. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Tersesat" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas III ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Tersesat yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Bahasa Indonesia Kelas III Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap unduh
Ayo, Main!Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopKawan SeiringModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPengobar SemangatModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSenyum di SekitarkuModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap4 dari 4 siap unduh
Bola-Bola CokelatModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Bahasa Indonesia lain yang sudah tersedia
Cerita RakyatBahasa Indonesia Kelas III MIParagraf SederhanaBahasa Indonesia Kelas III MILihat semua Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas III →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 3 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas III dan kelas 3 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Tersesat pada Bahasa Indonesia MI, Fase B, elemen Menyimak, Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan, Menulis.
Modul Tersesat ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi Bahasa Indonesia kelas III MI di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Tersesat ini gratis?
Ya. Modul Tersesat untuk kelas III MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Tersesat ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas III ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas III langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Tersesat ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Tersesat dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas III di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas III ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Tersesat ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase B untuk kelas III MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Tersesat tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Tersesat untuk Bahasa Indonesia kelas III di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Tersesat ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas III MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Tersesat beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas III berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun dan Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?
Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi Tersesat yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia SD ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.