MIKelas VFase C

Modul Ajar & RPP PJOK Kelas V
Aktivitas Lokomotor dan Non Lokomotor

Sudah jadi 12 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Aktivitas lokomotor adalah gerakan berpindah tempat seperti berjalan dan berlari, sedangkan aktivitas non lokomotor adalah gerakan di tempat seperti membungkuk dan memutar. Keduanya penting untuk kebugaran, kelenturan, dan kekuatan tubuh. Mengombinasikan kedua jenis gerakan ini membuat aktivitas fisik lebih dinamis dan bermanfaat. Dengan rutin beraktivitas fisik, kita menjaga kesehatan tubuh sebagai anugerah dari Allah SWT.

Di bawah ini 12 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Aktivitas Lokomotor dan Non Lokomotor
PJOK · Kelas V · Fase C
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Aktivitas Lokomotor dan Non Lokomotor
PJOK · Fase C · Kelas V · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasC / V
Materi PokokAktivitas Lokomotor dan Non Lokomotor
Alokasi Waktu3 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranDiscovery Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang berbagai jenis gerakan tubuh dalam kehidupan sehari-hari.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. kesehatan — elemen: Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental
    Peserta didik mengembangkan kesadaran menjaga kesehatan fisik melalui praktik gerakan lokomotor dan non lokomotor yang benar.
  2. kolaborasi — elemen: Kerja Sama
    Peserta didik menunjukkan kemampuan bekerja sama dalam kelompok saat melakukan simulasi gerakan dan permainan sederhana.
  3. keimanan dan ketakwaan — elemen: Meyakini Kebenaran Agama
    Peserta didik mensyukuri anugerah tubuh sehat dari Allah SWT dengan menjaga kebugaran melalui aktivitas gerak.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainKeterampilan Gerak
Rumusan CP FasePeserta didik menunjukkan berbagai gerak dasar lokomotor, non lokomotor, dan manipulatif dengan koordinasi yang baik serta mampu mengaplikasikannya dalam berbagai aktivitas fisik dan permainan sederhana.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualGerakan berjalan, berlari, melompat, membungkuk, dan memutar adalah contoh aktivitas lokomotor dan non lokomotor yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
KonseptualAktivitas lokomotor adalah gerakan berpindah tempat, sedangkan aktivitas non lokomotor adalah gerakan tanpa berpindah tempat.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari cara melakukan berbagai gerakan lokomotor dan non lokomotor dengan teknik yang benar dan aman.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya memahami jenis-jenis gerakan untuk menjaga kesehatan tubuh dan menghindari cedera saat beraktivitas.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan dan diskusi, peserta didik dapat mengidentifikasi perbedaan aktivitas lokomotor dan non lokomotor dengan tepat.
  2. Setelah mengamati contoh, peserta didik dapat memeragakan berbagai gerakan lokomotor seperti berjalan dan berlari dengan koordinasi yang baik.
  3. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat mendemonstrasikan berbagai gerakan non lokomotor seperti membungkuk dan memutar dengan teknik yang benar.
  4. Melalui permainan sederhana, peserta didik dapat mengaplikasikan kombinasi gerakan lokomotor dan non lokomotor secara harmonis.
  5. Setelah melakukan aktivitas fisik, peserta didik dapat menjelaskan manfaat melakukan aktivitas lokomotor dan non lokomotor bagi kesehatan tubuh dengan runtut.
Halaman 2 · Aktivitas Lokomotor dan Non Lokomotor — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami perbedaan dan cara melakukan aktivitas lokomotor dan non lokomotor dengan benar sangat penting untuk menjaga kebugaran, kesehatan, dan keselamatan tubuh dalam setiap aktivitas fisik.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita bisa bergerak dan berpindah dari satu tempat ke tempat lain, dan bagaimana tubuh kita bisa bergerak tanpa berpindah?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisDiscovery Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Peserta didik belajar menjelaskan dan mendeskripsikan gerakan dengan kosakata yang tepat.
Ilmu Pengetahuan Alam: Peserta didik memahami fungsi otot dan tulang dalam menghasilkan gerakan tubuh.
Pendidikan Agama Islam: Peserta didik mengaitkan gerakan fisik dengan ibadah (misalnya: gerakan shalat) dan mensyukuri anugerah tubuh sehat.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk mengamati dan memberikan dukungan saat anak melakukan aktivitas fisik di rumah, serta memastikan lingkungan bermain yang aman.
Lingkungan PembelajaranPembelajaran dilakukan di lapangan sekolah atau area terbuka yang aman, nyaman, dan cukup luas untuk bergerak bebas, dengan fasilitas digital yang memadai untuk penayangan video.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video tutorial gerakan lokomotor dan non lokomotor serta aplikasi sederhana untuk mencatat hasil pengamatan dan membuat rancangan permainan.
Halaman 3 · Aktivitas Lokomotor dan Non Lokomotor — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan dan diskusi, peserta didik dapat mengidentifikasi perbedaan aktivitas lokomotor dan non lokomotor dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tepuk Semangat Pagi: Guru memimpin peserta didik melakukan tepuk dengan irama 'prok-prok-prok, prok-prok-prok, semangat pagi!' sambil melompat kecil di tempat.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan melakukan presensi.
  2. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali aktivitas fisik yang mereka lakukan kemarin dan bertanya apa saja gerakan yang mereka lakukan.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi perbedaan gerak lokomotor dan non lokomotor serta pertanyaan pemantik 'Mengapa kita bisa bergerak dan berpindah dari satu tempat ke tempat lain, dan bagaimana tubuh kita bisa bergerak tanpa berpindah?'. Peserta didik menyimak dengan seksama.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan video singkat tentang berbagai aktivitas sehari-hari yang melibatkan gerakan tubuh, seperti anak bermain di taman atau orang berolahraga.
  2. Identifikasi masalah: Guru meminta peserta didik untuk mengamati gerakan-gerakan dalam video dan mengelompokkannya menjadi dua kategori: gerakan yang berpindah tempat dan gerakan yang tidak berpindah tempat.
  3. Pengumpulan data: Peserta didik mencatat hasil pengamatan mereka di buku catatan masing-masing, menuliskan contoh gerakan untuk setiap kategori.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Peserta didik berdiskusi dalam kelompok kecil untuk membandingkan hasil pengamatan mereka dan menyepakati nama untuk setiap kategori gerakan (lokomotor dan non lokomotor).
  2. Pembuktian: Setiap kelompok mempraktikkan satu contoh gerakan lokomotor dan satu contoh gerakan non lokomotor di depan kelas untuk menunjukkan perbedaannya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan kesimpulan mereka tentang perbedaan aktivitas lokomotor dan non lokomotor.
  2. Umpan balik: Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan demonstrasi gerakan dari setiap kelompok.
  3. Penguatan: Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang konsep lokomotor dan non lokomotor, memberikan definisi yang jelas dan contoh tambahan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan materi pembelajaran hari ini.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh peserta didik atas partisipasi aktif dan semangat belajarnya, serta mengajak mereka untuk selalu menjaga kesehatan tubuh.
  3. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya dan menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Aktivitas Lokomotor dan Non Lokomotor — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Setelah mengamati contoh, peserta didik dapat memeragakan berbagai gerakan lokomotor seperti berjalan dan berlari dengan koordinasi yang baik.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Gerak Lambat Cepat: Guru meminta peserta didik menirukan gerakan berjalan dan berlari secara lambat dan cepat sesuai instruksi, membuat suasana ceria.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru mengaitkan materi sebelumnya dengan menanyakan kembali perbedaan gerak lokomotor dan non lokomotor, serta menanyakan contoh gerak lokomotor yang paling sering mereka lakukan.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memeragakan gerakan lokomotor dengan koordinasi yang baik, dan mengingatkan pentingnya berhati-hati saat bergerak.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan video tutorial atau mendemonstrasikan secara langsung berbagai variasi gerakan lokomotor seperti berjalan maju, mundur, menyamping, dan berlari pelan serta cepat.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik mengamati dengan seksama setiap gerakan, memperhatikan posisi tubuh, ayunan tangan, dan langkah kaki yang benar.
  3. Pengumpulan data: Peserta didik mencoba menirukan gerakan berjalan dan berlari di tempat, merasakan perbedaan setiap variasi gerakan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Peserta didik secara berpasangan saling mengamati dan memberikan masukan sederhana tentang gerakan berjalan dan berlari yang dilakukan teman.
  2. Pembuktian: Peserta didik melakukan praktik gerakan berjalan dan berlari secara individu di area yang telah ditentukan, diikuti dengan berlari zig-zag di antara kerucut.
  3. Menarik kesimpulan: Guru memberikan kesempatan kepada beberapa peserta didik untuk mendemonstrasikan gerakan lokomotor terbaiknya di depan kelas.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama mengevaluasi gerakan yang telah dilakukan, menyoroti teknik yang benar dan kesalahan umum.
  2. Umpan balik: Guru memberikan umpan balik personal kepada peserta didik yang masih kesulitan, memberikan tips perbaikan.
  3. Penguatan: Guru menekankan pentingnya pemanasan sebelum melakukan aktivitas fisik dan pendinginan setelahnya untuk menghindari cedera.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya koordinasi dalam gerak lokomotor.
  2. Guru memberikan pujian atas semangat dan usaha peserta didik dalam berlatih, serta mengajak mereka untuk terus aktif bergerak.
  3. Guru menutup pembelajaran dengan doa dan mengingatkan untuk mempersiapkan diri untuk materi selanjutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Aktivitas Lokomotor dan Non Lokomotor — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 3Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat mendemonstrasikan berbagai gerakan non lokomotor seperti membungkuk dan memutar dengan teknik yang benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Ikuti Gerakanku: Guru memimpin beberapa gerakan non lokomotor (misalnya: membungkuk, memutar pinggang, mengayun tangan) dan peserta didik menirukan, menciptakan suasana aktif.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru menanyakan kembali apa saja contoh gerak non lokomotor yang sudah mereka ketahui dan seberapa sering mereka melakukannya dalam sehari-hari.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mendemonstrasikan gerakan non lokomotor dengan teknik yang benar, dan mengingatkan pentingnya fokus pada gerakan tanpa berpindah tempat.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan gambar-gambar atau video yang menunjukkan berbagai gerakan non lokomotor seperti membungkuk, memutar, mengayun, meliuk, dan meregang.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik mengidentifikasi bagian tubuh mana saja yang bergerak pada setiap contoh gerakan non lokomotor yang diamati.
  3. Pengumpulan data: Peserta didik mencoba melakukan gerakan-gerakan non lokomotor tersebut di tempat duduknya masing-masing, merasakan sensasi gerakannya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Peserta didik secara berpasangan mendiskusikan bagaimana cara melakukan gerakan membungkuk dan memutar dengan benar, memperhatikan postur tubuh dan keamanan.
  2. Pembuktian: Peserta didik secara bergantian mendemonstrasikan gerakan membungkuk, memutar pinggang, dan mengayun tangan di area yang telah disiapkan, sementara teman lainnya mengamati.
  3. Menarik kesimpulan: Guru memilih beberapa peserta didik untuk memperagakan gerakan non lokomotor yang paling baik dan benar.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Guru memimpin diskusi kelas tentang kesulitan yang dihadapi saat melakukan gerakan non lokomotor dan cara mengatasinya.
  2. Umpan balik: Guru memberikan koreksi dan saran perbaikan secara umum maupun individual untuk gerakan yang masih kurang tepat.
  3. Penguatan: Guru menekankan pentingnya kelenturan dan kekuatan otot dalam melakukan gerak non lokomotor, serta menghubungkannya dengan aktivitas ibadah seperti rukuk dan sujud.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan pentingnya gerak non lokomotor untuk kelenturan dan kekuatan tubuh.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengajak mereka untuk terus berlatih di rumah.
  3. Guru menutup pembelajaran dengan doa dan mengingatkan untuk mempersiapkan diri untuk praktik gabungan di pertemuan berikutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Aktivitas Lokomotor dan Non Lokomotor — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · AYO BERGERAK!Ayo Kenali Gerak Tubuhku!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Mengidentifikasi dan mengelompokkan berbagai gerakan lokomotor dan non lokomotor dengan tepat.

Alat & bahan: Kertas, pensil, spidol, gambar aktivitas gerak

Langkah kerja:

  1. Golongkan setiap gerakan pada tabel berikut ke dalam gerak lokomotor, nonlokomotor, atau manipulatif, lalu praktikkan.
    Gerak dasarGerakanJenis gerak dasarMembungkukMemutar badanMengayun lenganMelempar bola
    Gambar 1. Tabel
  2. Amati gambar-gambar aktivitas gerak yang disediakan oleh guru dengan teliti.
  3. Kelompokkan setiap gerakan pada gambar ke dalam kategori 'Lokomotor' atau 'Non Lokomotor'.
  4. Tuliskan nama gerakan dan kelompoknya pada tabel yang tersedia.
  5. Diskusikan hasilnya dengan teman kelompokmu dan persiapkan untuk presentasi.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Aktivitas Lokomotor dan Non Lokomotor — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang gerakan berjalan?
  2. Bisakah kamu memberikan contoh gerakan yang tidak berpindah tempat?
  3. Menurutmu, mengapa kita perlu berolahraga?
  4. Sebutkan satu jenis permainan yang kamu sukai!

Formatif (proses): Observasi selama diskusi kelompok dan praktik demonstrasi gerakan lokomotor dan non lokomotor.

Sumatif (akhir): Penilaian performa saat mempraktikkan permainan kombinasi gerakan lokomotor dan non lokomotor.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Aktivitas Lokomotor dan Non Lokomotor — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi perbedaan aktivitas lokomotor dan non lokomotor dengan tepat.Pengenalan konsep lokomotor dan non lokomotor, contoh-contoh gerakan.2 JPkesehatan, kolaborasi
2Memeragakan berbagai gerakan lokomotor seperti berjalan dan berlari dengan koordinasi yang baik.Praktik gerakan berjalan (maju, mundur, menyamping) dan berlari (pelan, cepat, zig-zag).2 JPkesehatan
3Mendemonstrasikan berbagai gerakan non lokomotor seperti membungkuk dan memutar dengan teknik yang benar.Praktik gerakan membungkuk, memutar, mengayun, meliuk, meregang.2 JPkesehatan
4Mengaplikasikan kombinasi gerakan lokomotor dan non lokomotor secara harmonis dalam permainan sederhana.Merancang dan mempraktikkan permainan kombinasi gerak.2 JPkesehatan, kolaborasi, keimanan dan ketakwaan

Integrasi Panca Cinta (KBC):

Nilai CintaWujud dalam Pembelajaran
1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMeningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas anugerah tubuh sehat dengan menjaga kebugaran melalui aktivitas gerak yang teratur.
2. Cinta IlmuMendorong semangat belajar dan mencari tahu tentang fungsi tubuh serta cara melakukan gerakan yang benar dan aman.
3. Cinta LingkunganMenumbuhkan kesadaran untuk menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan sekitar saat melakukan aktivitas fisik dan berolahraga.
4. Cinta Diri dan SesamaMembangun kerja sama dan saling membantu antarpeserta didik dalam praktik gerakan serta menghargai perbedaan kemampuan fisik teman.
5. Cinta Tanah AirMenanamkan rasa bangga menjadi warga negara Indonesia yang sehat dan aktif, serta berpartisipasi dalam kegiatan olahraga di lingkungan sekitar.
Halaman 9 · Aktivitas Lokomotor dan Non Lokomotor — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Gerakan adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita sehari-hari. Mulai dari bangun tidur hingga kembali tidur, tubuh kita selalu bergerak. Memahami jenis-jenis gerakan dasar seperti lokomotor dan non lokomotor sangat penting untuk menjaga kebugaran, kesehatan, dan keselamatan tubuh. Mari kita pelajari bersama agar tubuh kita selalu sehat dan siap beraktivitas!

1. Apa itu Aktivitas Lokomotor?
Aktivitas lokomotor adalah gerakan yang menyebabkan tubuh berpindah tempat dari satu titik ke titik lainnya. Gerakan ini melibatkan perpindahan seluruh tubuh. Contoh paling umum adalah berjalan, berlari, melompat, meluncur, meloncat, dan merayap. Gerakan lokomotor sangat penting untuk mobilitas dan eksplorasi lingkungan. Misalnya, saat kita berjalan menuju sekolah atau berlari saat bermain kejar-kejaran, kita sedang melakukan aktivitas lokomotor. Koordinasi yang baik antara kaki, tangan, dan tubuh sangat dibutuhkan agar gerakan berjalan dan berlari menjadi efektif dan efisien.

2. Contoh Gerakan Lokomotor
Beberapa contoh gerakan lokomotor yang sering kita lakukan antara lain: 1. Berjalan: Menggerakkan kaki secara bergantian untuk maju, mundur, atau menyamping. 2. Berlari: Gerakan berjalan cepat dengan kedua kaki tidak menyentuh tanah secara bersamaan. 3. Melompat: Mendorong tubuh ke atas dengan tolakan satu atau dua kaki dan mendarat dengan kedua kaki. 4. Meloncat: Mendorong tubuh ke atas dengan tolakan dua kaki dan mendarat dengan satu kaki atau dua kaki. 5. Merayap: Bergerak maju dengan tubuh rapat di tanah, menggunakan tangan dan kaki. Setiap gerakan ini memiliki teknik dasar yang perlu diperhatikan agar tidak terjadi cedera dan gerakan menjadi optimal.

3. Apa itu Aktivitas Non Lokomotor?
Aktivitas non lokomotor adalah gerakan yang dilakukan di tempat, tanpa menyebabkan tubuh berpindah posisi. Gerakan ini melibatkan pergerakan bagian-bagian tubuh tertentu, seperti kepala, lengan, pinggang, atau kaki, tetapi pusat gravitasi tubuh tetap berada di satu titik. Gerakan non lokomotor penting untuk kelenturan, keseimbangan, dan kekuatan otot. Contohnya termasuk membungkuk, memutar, mengayun, meliuk, meregang, dan mendorong. Gerakan ini sering menjadi bagian dari pemanasan atau pendinginan dalam olahraga, serta aktivitas sehari-hari seperti mengambil barang di lantai.

4. Contoh Gerakan Non Lokomotor
Beberapa contoh gerakan non lokomotor meliputi: 1. Membungkuk: Menekuk tubuh ke depan atau ke samping dari pinggang. 2. Memutar: Menggerakkan tubuh atau bagian tubuh mengelilingi sumbu, seperti memutar pinggang atau kepala. 3. Mengayun: Menggerakkan lengan atau kaki ke depan dan ke belakang atau ke samping. 4. Meliuk: Membengkokkan tubuh ke samping secara lentur. 5. Meregang: Memanjangkan otot-otot tubuh untuk meningkatkan kelenturan. 6. Mendorong/Menarik: Menggerakkan objek atau bagian tubuh dengan kekuatan tanpa berpindah tempat. Gerakan-gerakan ini membantu meningkatkan fleksibilitas dan kekuatan otot.

5. Kombinasi Gerakan Lokomotor dan Non Lokomotor
Dalam banyak aktivitas fisik dan permainan, kita sering menggabungkan gerakan lokomotor dan non lokomotor secara bersamaan. Misalnya, saat bermain sepak bola, kita berlari (lokomotor) sambil menendang bola (manipulatif, yang sering dikombinasikan dengan non lokomotor saat menendang di tempat). Dalam tarian, kita melangkah (lokomotor) sambil mengayunkan tangan (non lokomotor). Kombinasi ini membuat gerakan menjadi lebih kompleks, dinamis, dan menarik. Kemampuan mengombinasikan kedua jenis gerakan ini menunjukkan koordinasi tubuh yang baik dan membantu kita melakukan berbagai aktivitas dengan lebih efektif dan efisien.

6. Manfaat Aktivitas Lokomotor dan Non Lokomotor
Melakukan aktivitas lokomotor dan non lokomotor secara teratur memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Manfaatnya antara lain: 1. Meningkatkan kekuatan otot dan tulang. 2. Meningkatkan kelenturan dan keseimbangan tubuh. 3. Menjaga berat badan ideal. 4. Meningkatkan kesehatan jantung dan paru-paru. 5. Mengurangi risiko penyakit tidak menular. 6. Meningkatkan koordinasi dan ketangkasan. 7. Mengembangkan keterampilan motorik kasar. Dengan tubuh yang sehat dan bugar, kita akan lebih semangat dalam belajar dan beribadah, serta dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.

Rangkuman: Aktivitas lokomotor adalah gerakan berpindah tempat seperti berjalan dan berlari, sedangkan aktivitas non lokomotor adalah gerakan di tempat seperti membungkuk dan memutar. Keduanya penting untuk kebugaran, kelenturan, dan kekuatan tubuh. Mengombinasikan kedua jenis gerakan ini membuat aktivitas fisik lebih dinamis dan bermanfaat. Dengan rutin beraktivitas fisik, kita menjaga kesehatan tubuh sebagai anugerah dari Allah SWT.

Halaman 10 · Aktivitas Lokomotor dan Non Lokomotor — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
LokomotorGerakan yang menyebabkan tubuh berpindah tempat.
Non LokomotorGerakan yang dilakukan di tempat tanpa berpindah posisi.
KoordinasiKeselarasan gerak berbagai bagian tubuh.
FleksibilitasKemampuan sendi dan otot untuk bergerak dalam rentang gerak penuh.
Kebugaran JasmaniKemampuan tubuh melakukan aktivitas tanpa kelelahan berlebihan.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Aktivitas Lokomotor dan Non Lokomotor — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Aktivitas Lokomotor dan Non Lokomotor" mata pelajaran PJOK Kelas V ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 12 · Aktivitas Lokomotor dan Non Lokomotor — pratinjau tuntas.org

12 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 13–18

Modul Aktivitas Lokomotor dan Non Lokomotor ini bisa jadi 18 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPJOK · Kelas VPeta Konsep
Aktivitas Lokomotor dan Non LokomotorApa itu Aktivitas Lokomotor?Contoh Gerakan LokomotorApa itu Aktivitas Non Lokomotor?Contoh Gerakan Non LokomotorKombinasi Gerakan Lokomotor dan Non Lokomotor
Dari sub-bab Aktivitas Lokomotor dan Non LokomotorHalaman 13
Nama sekolah AndaPJOK · Kelas VIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 14
Nama sekolah AndaPJOK · Kelas VLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 15
Nama sekolah AndaPJOK · Kelas VRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 16
Nama sekolah AndaPJOK · Kelas VRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 17
Nama sekolah AndaPJOK · Kelas VProfil Lulusan
KesehatanKolaborasiKeimanan dan ketakwaan
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 18

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Aktivitas Lokomotor dan Non Lokomotor yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar PJOK kelas 5 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas V dan kelas 5 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Aktivitas Lokomotor dan Non Lokomotor pada PJOK MI, Fase C, elemen Keterampilan Gerak.

Modul Aktivitas Lokomotor dan Non Lokomotor ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Aktivitas Lokomotor dan Non Lokomotor untuk PJOK kelas V.

Apakah modul ajar PJOK materi Aktivitas Lokomotor dan Non Lokomotor ini gratis?

Ya. Modul Aktivitas Lokomotor dan Non Lokomotor untuk kelas V MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Aktivitas Lokomotor dan Non Lokomotor ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas PJOK kelas V ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul PJOK kelas V langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Aktivitas Lokomotor dan Non Lokomotor ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Aktivitas Lokomotor dan Non Lokomotor dapat Anda sesuaikan dengan murid PJOK kelas V di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar PJOK kelas V ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Aktivitas Lokomotor dan Non Lokomotor ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase C untuk kelas V MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Aktivitas Lokomotor dan Non Lokomotor tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Aktivitas Lokomotor dan Non Lokomotor untuk PJOK kelas V di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Aktivitas Lokomotor dan Non Lokomotor ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh PJOK kelas V MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Aktivitas Lokomotor dan Non Lokomotor beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap PJOK kelas V berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul PJOK ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?

Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi Aktivitas Lokomotor dan Non Lokomotor yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman PJOK SD ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar PJOK MISemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.