Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas VII
Teks Laporan Hasil Observasi
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Teks Laporan Hasil Observasi |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki kemampuan dasar dalam mengamati lingkungan sekitar dan menuliskan informasi sederhana.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak pribadi
Mengamati fenomena alam dan sosial sebagai bentuk syukur serta menghargai kebesaran ciptaan Allah SWT dalam laporan observasi. - penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Menganalisis informasi dari hasil observasi untuk mengidentifikasi ciri-ciri dan struktur teks laporan hasil observasi. - kreativitas — elemen: menghasilkan gagasan yang orisinal
Mengembangkan ide-ide baru untuk menyusun teks laporan hasil observasi berdasarkan pengamatan yang unik dan detail.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Menulis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menulis berbagai jenis teks (naratif, deskripsi, eksposisi, argumentasi) untuk menyampaikan gagasan, perasaan, dan informasi secara logis, sistematis, dan efektif, serta menggunakan kaidah kebahasaan yang benar. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Teks laporan hasil observasi sering ditemukan dalam artikel ilmiah, laporan penelitian, atau jurnal. |
| Konseptual | Teks laporan hasil observasi adalah teks yang berisi penjabaran umum mengenai sesuatu berdasarkan hasil pengamatan. |
| Prosedural | Menulis teks laporan hasil observasi melibatkan tahapan identifikasi objek, pengumpulan data, penyusunan kerangka, dan pengembangan menjadi teks utuh. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya ketelitian dalam mengamati dan keakuratan dalam melaporkan hasil observasi untuk menghasilkan informasi yang valid. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan video tentang suatu objek, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri teks laporan hasil observasi dengan tepat.
- Dengan membaca contoh teks laporan hasil observasi, peserta didik dapat menganalisis struktur teks laporan hasil observasi (definisi umum, deskripsi bagian, deskripsi manfaat) secara runtut.
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menentukan kaidah kebahasaan teks laporan hasil observasi (kata benda, verba, adjektiva, kalimat definisi, kalimat deskripsi) dengan benar.
- Setelah melakukan observasi sederhana di lingkungan madrasah, peserta didik dapat menyusun kerangka teks laporan hasil observasi secara sistematis.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menulis teks laporan hasil observasi yang utuh berdasarkan kerangka yang dibuat dengan memperhatikan ciri-ciri, struktur, dan kaidah kebahasaan secara akurat.
Pemahaman bermakna: Memahami teks laporan hasil observasi membantu peserta didik menyajikan informasi faktual secara sistematis dan objektif, penting untuk berbagai bidang ilmu dan kehidupan sehari-hari.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu melaporkan hasil pengamatan kita terhadap suatu objek atau peristiwa?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | IPA: Mengaplikasikan pengetahuan tentang objek alam (tumbuhan, hewan) dalam kegiatan observasi dan penyusunan laporan faktual. IPS: Menerapkan keterampilan observasi untuk menganalisis fenomena sosial atau lingkungan sekitar madrasah. Seni Budaya: Mengembangkan kemampuan deskripsi visual dan detail dalam laporan observasi. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berpartisipasi dengan meminta peserta didik menceritakan hasil observasi mereka di madrasah atau lingkungan rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran memanfaatkan lingkungan madrasah (halaman, kantin, perpustakaan) sebagai objek observasi langsung dan kelas sebagai ruang diskusi yang nyaman. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi dari YouTube sebagai stimulus awal dan penggunaan aplikasi pengolah kata untuk penulisan draf teks laporan. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan video tentang suatu objek, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri teks laporan hasil observasi dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Observasi: Guru menyebutkan ciri-ciri objek tanpa menyebutkan nama objeknya, peserta didik menebak objek tersebut. Contoh: 'Berbulu, mengeong, suka ikan.'
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menulis teks laporan hasil observasi yang utuh berdasarkan kerangka yang dibuat dengan memperhatikan ciri-ciri, struktur, dan kaidah kebahasaan secara akurat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Kata Berantai Observasi: Setiap peserta didik menyebutkan satu kata yang berhubungan dengan observasi secara berurutan, dimulai dari kata sebelumnya. Contoh: 'Pohon - daun - hijau - rimbun - teduh.'
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri teks laporan hasil observasi, menganalisis strukturnya, dan menyusun kerangka laporan berdasarkan pengamatan.
Alat & bahan: Alat tulis, buku catatan, kertas plano, spidol, video tentang objek observasi, contoh teks laporan hasil observasi.
Langkah kerja:
- Lengkapi struktur laporan hasil observasi pada gambar, lalu jelaskan isi setiap bagiannya.
Gambar 1. Alur - Amati video tentang 'Daur Hidup Kupu-kupu' yang ditayangkan guru dan catatlah informasi penting yang kalian dapatkan pada tabel berikut.
- Diskusikan dalam kelompok, apa saja ciri-ciri yang kalian temukan pada video tersebut yang menunjukkan bahwa itu adalah sebuah laporan hasil observasi.
- Baca contoh teks laporan hasil observasi yang diberikan guru, lalu identifikasi strukturnya (definisi umum, deskripsi bagian, deskripsi manfaat) pada lembar kerja.
- Lakukan observasi singkat terhadap objek di lingkungan madrasah (misalnya, tanaman di halaman) selama 10 menit dan catatlah hasil pengamatan kalian secara detail.
- Susunlah kerangka teks laporan hasil observasi berdasarkan hasil pengamatan kalian, dengan memperhatikan struktur yang benar dan kaidah kebahasaan yang sesuai.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang 'observasi'?
- Pernahkah kamu melaporkan hasil pengamatanmu secara tertulis? Jika ya, tentang apa?
- Apa saja yang perlu diperhatikan saat mengamati suatu objek?
- Menurutmu, mengapa laporan harus ditulis secara objektif?
Formatif (proses): Asesmen formatif dilakukan melalui observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan catatan hasil observasi.
Sumatif (akhir): Asesmen sumatif dilakukan melalui penilaian teks laporan hasil observasi yang ditulis peserta didik secara individu.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi ciri-ciri teks laporan hasil observasi | Ciri-ciri teks laporan hasil observasi | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis struktur teks laporan hasil observasi | Struktur teks laporan hasil observasi | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Menentukan kaidah kebahasaan teks laporan hasil observasi | Kaidah kebahasaan teks laporan hasil observasi | 2 JP | penalaran kritis |
| 4 | Menulis teks laporan hasil observasi | Penyusunan kerangka dan penulisan teks laporan hasil observasi | 2 JP | kreativitas |
Integrasi Panca Cinta (KBC):
| Nilai Cinta | Wujud dalam Pembelajaran |
|---|---|
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mengamati keindahan ciptaan Allah SWT dalam setiap objek observasi sebagai wujud syukur dan cinta kepada-Nya. |
| 2. Cinta Ilmu | Mencari informasi akurat dan menyusun laporan observasi dengan teliti untuk mengembangkan pengetahuan dan cinta ilmu. |
| 3. Cinta Lingkungan | Melakukan observasi terhadap lingkungan sekitar madrasah untuk menumbuhkan kesadaran dan cinta terhadap lingkungan alam. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Berdiskusi aktif dalam kelompok untuk saling membantu dan menghargai pendapat teman sebagai bentuk cinta sesama manusia. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menyajikan laporan hasil observasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan ilmu pengetahuan, sebagai wujud cinta tanah air. |
Teks laporan hasil observasi membantu kita menyajikan informasi faktual dari pengamatan secara sistematis dan objektif. Kemampuan ini sangat penting untuk berbagai bidang ilmu pengetahuan dan kehidupan sehari-hari, melatih kita berpikir kritis dan teliti dalam mengamati.
1. Pengertian Teks Laporan Hasil Observasi
Teks laporan hasil observasi adalah teks yang berisi penjabaran umum atau pelaporan tentang sesuatu berdasarkan hasil pengamatan. Tujuan teks ini adalah memberikan informasi secara objektif dan faktual tentang suatu objek, tempat, atau peristiwa. Informasi yang disampaikan harus sesuai dengan kenyataan yang diamati, tanpa adanya opini atau pandangan pribadi penulis. Contohnya, laporan tentang jenis-jenis hewan di kebun binatang atau deskripsi sebuah desa.
2. Ciri-Ciri Teks Laporan Hasil Observasi
Teks laporan hasil observasi memiliki beberapa ciri khas. Pertama, bersifat objektif dan universal, artinya tidak memihak dan berlaku umum. Kedua, ditulis berdasarkan fakta yang ditemukan saat observasi. Ketiga, disajikan secara lengkap dan sistematis, mencakup semua aspek yang diamati. Keempat, tidak mengandung opini atau pandangan pribadi penulis. Kelima, menggunakan bahasa yang jelas, baku, dan mudah dipahami. Misalnya, laporan tentang 'Bunga Mawar' akan menjelaskan fakta-fakta tentang bunga mawar secara umum.
3. Struktur Teks Laporan Hasil Observasi
Teks laporan hasil observasi umumnya memiliki tiga struktur utama. Pertama, Definisi Umum, berisi pembukaan atau pengertian tentang hal yang dilaporkan. Kedua, Deskripsi Bagian, menjelaskan detail atau bagian-bagian dari objek yang diamati. Ketiga, Deskripsi Manfaat, menjelaskan fungsi atau manfaat dari objek yang dilaporkan. Misalnya, laporan tentang 'Pohon Kelapa' akan diawali dengan definisi umum kelapa, diikuti deskripsi bagian-bagian pohon, dan diakhiri dengan manfaat kelapa.
4. Kaidah Kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi
Dalam menulis teks laporan hasil observasi, terdapat beberapa kaidah kebahasaan yang perlu diperhatikan. Penggunaan kata benda (nomina) sangat dominan untuk menamai objek yang diamati. Verba (kata kerja) digunakan untuk menjelaskan tindakan atau keadaan. Adjektiva (kata sifat) digunakan untuk mendeskripsikan ciri-ciri objek. Teks ini juga banyak menggunakan kalimat definisi (misalnya, 'Kucing adalah...') dan kalimat deskripsi (misalnya, 'Kucing memiliki bulu halus...'). Konjungsi (kata hubung) digunakan untuk menghubungkan antar kalimat atau paragraf agar laporan menjadi padu.
5. Langkah-Langkah Menulis Teks Laporan Hasil Observasi
Menulis teks laporan hasil observasi memerlukan beberapa langkah. Pertama, tentukan objek yang akan diobservasi. Kedua, lakukan pengamatan secara cermat dan sistematis, catat semua data dan informasi yang relevan. Ketiga, susunlah kerangka teks laporan berdasarkan struktur yang telah dipelajari (definisi umum, deskripsi bagian, deskripsi manfaat). Keempat, kembangkan kerangka tersebut menjadi teks laporan yang utuh dengan memperhatikan kaidah kebahasaan. Kelima, periksa kembali teks yang telah ditulis untuk memastikan keakuratan data dan kebenaran kaidah kebahasaan.
6. Contoh Teks Laporan Hasil Observasi Sederhana
Mari kita lihat contoh sederhana: 'Kucing adalah hewan mamalia karnivora dari keluarga Felidae. Kucing domestik memiliki ukuran tubuh yang bervariasi, dengan panjang sekitar 46 cm dan berat 4-5 kg. Mereka memiliki cakar yang tajam dan dapat ditarik masuk, serta kumis yang berfungsi sebagai sensor. Kucing memiliki manfaat sebagai hewan peliharaan yang dapat mengurangi stres dan membantu mengendalikan populasi tikus di rumah.' Contoh ini menunjukkan penerapan struktur dan kaidah kebahasaan yang benar.
Rangkuman: Teks laporan hasil observasi adalah teks informatif yang menyajikan data faktual dari pengamatan secara objektif, lengkap, dan sistematis. Strukturnya meliputi definisi umum, deskripsi bagian, dan deskripsi manfaat. Kaidah kebahasaannya dominan menggunakan kata benda, verba, adjektiva, serta kalimat definisi dan deskripsi. Menulis laporan observasi melatih ketelitian dan kemampuan menyajikan informasi secara akurat.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Observasi | Pengamatan langsung terhadap suatu objek atau peristiwa. |
| Objektif | Berdasarkan fakta, tidak dipengaruhi pandangan pribadi. |
| Faktual | Berdasarkan kenyataan atau data yang sebenarnya. |
| Sistematis | Disajikan secara teratur dan berurutan. |
| Nomina | Kata benda. |
| Verba | Kata kerja. |
| Adjektiva | Kata sifat. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Teks Laporan Hasil Observasi" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Teks Laporan Hasil Observasi yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Bahasa Indonesia Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil5 dari 5 siap unduh
Teks DeskripsiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopCerita Fantasi (Narasi)Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopTeks ProsedurModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
FabelBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSurat Pribadi dan DinasBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBerkorespondensi (Surat Pribadi dan Dinas)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBuku Fiksi dan NonfiksiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Bahasa Indonesia di kelas lain
Teks Laporan PercobaanBahasa Indonesia Kelas IX MTsTeks BeritaBahasa Indonesia Kelas VIII MTsLihat semua Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Teks Laporan Hasil Observasi pada Bahasa Indonesia MTs, Fase D, elemen Menulis.
Modul Teks Laporan Hasil Observasi ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Bahasa Indonesia kelas VII MTs di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Teks Laporan Hasil Observasi ini gratis?
Ya. Modul Teks Laporan Hasil Observasi untuk kelas VII MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Teks Laporan Hasil Observasi ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Teks Laporan Hasil Observasi ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Teks Laporan Hasil Observasi dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Teks Laporan Hasil Observasi ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Teks Laporan Hasil Observasi tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Teks Laporan Hasil Observasi untuk Bahasa Indonesia kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Teks Laporan Hasil Observasi ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas VII MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Teks Laporan Hasil Observasi beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?
Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Teks Laporan Hasil Observasi yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia SMP ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.