MTsKelas VIIFase DSemester 1

Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas VII
Puisi Rakyat

Sudah jadi 12 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Puisi rakyat adalah warisan sastra lisan Indonesia yang meliputi pantun, syair, dan gurindam, masing-masing dengan ciri khas bentuk dan isi. Pantun berima a-b-a-b dengan sampiran dan isi. Syair berima a-a-a-a dan semua baris adalah isi. Gurindam berima a-a dengan baris pertama syarat dan baris kedua akibat. Puisi rakyat kaya akan pesan moral dan kearifan lokal yang penting untuk dilestarikan dan dipelajari.

Di bawah ini 12 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Puisi Rakyat
Bahasa Indonesia · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Puisi Rakyat
Bahasa Indonesia · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasD / VII
Materi PokokPuisi Rakyat
Alokasi Waktu3 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang bentuk-bentuk karya sastra sederhana seperti pantun atau syair yang pernah mereka dengar.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak bernegara
    Peserta didik menunjukkan sikap menghargai warisan budaya bangsa sebagai wujud syukur atas karunia Allah SWT.
  2. penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
    Peserta didik mampu mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi informasi dari puisi rakyat dengan cermat.
  3. kreativitas — elemen: menghasilkan karya dan tindakan orisinal
    Peserta didik menciptakan puisi rakyat sederhana dengan ide-ide baru dan gaya bahasa yang menarik.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMenulis
Rumusan CP FasePada akhir Fase D, peserta didik mampu menulis gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan tertulis untuk berbagai tujuan secara logis, kritis, dan kreatif.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPuisi rakyat meliputi pantun, syair, dan gurindam yang memiliki ciri khas bentuk dan isi.
KonseptualPuisi rakyat adalah warisan sastra lisan yang mengandung nilai-nilai moral, sosial, dan budaya masyarakat.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah mengidentifikasi ciri, menganalisis isi, dan menulis puisi rakyat sesuai kaidah.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya melestarikan dan mengembangkan puisi rakyat sebagai bagian dari identitas budaya bangsa.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui kegiatan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri umum pantun, syair, dan gurindam dengan tepat.
  2. Setelah membaca berbagai contoh, peserta didik dapat menganalisis unsur-unsur pembangun (struktur dan bahasa) puisi rakyat dengan cermat.
  3. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menentukan pesan moral atau nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam puisi rakyat secara kritis.
  4. Melalui kerja mandiri, peserta didik dapat menulis pantun, syair, atau gurindam sederhana sesuai kaidah kebahasaan dan isi yang relevan.
  5. Setelah menyajikan karyanya, peserta didik dapat memberikan tanggapan konstruktif terhadap karya puisi rakyat teman dengan bahasa yang santun.
Halaman 2 · Puisi Rakyat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami puisi rakyat membantu kita menyelami kearifan lokal, melestarikan budaya, dan mengembangkan kemampuan berekspresi secara kreatif melalui kata-kata.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa puisi rakyat seperti pantun masih relevan dan sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuSejarah: Mempelajari asal-usul dan perkembangan puisi rakyat di berbagai daerah di Indonesia sebagai warisan budaya.
Seni Budaya: Menganalisis keindahan bahasa dan nilai estetika dalam puisi rakyat, serta kaitannya dengan seni pertunjukan tradisional.
Pendidikan Agama Islam: Mengidentifikasi nilai-nilai moral dan akhlak yang terkandung dalam puisi rakyat dan relevansinya dengan ajaran Islam.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak untuk menceritakan atau membacakan puisi rakyat yang mereka ketahui kepada anak-anak di rumah, menumbuhkan minat dan apresiasi.
Lingkungan PembelajaranKelas dihias dengan poster-poster berisi kutipan pantun atau syair, serta sudut baca yang nyaman untuk eksplorasi puisi rakyat.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik menggunakan aplikasi presentasi atau platform kolaborasi daring untuk menyajikan hasil analisis dan karya puisi rakyat mereka.
Halaman 3 · Puisi Rakyat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 120 menit · awal 20 · inti 80 · penutup 20
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui kegiatan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri umum pantun, syair, dan gurindam dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menitIce breaking: Tebak Kata Berantai: Guru menyebutkan satu kata, peserta didik berikutnya melanjutkan dengan kata yang berima mirip, membentuk rantai kata yang seru dan melatih kepekaan bunyi.
  1. Guru mengucapkan salam, meminta peserta didik memimpin doa, dan melakukan presensi.
  2. Guru menanyakan pengalaman peserta didik tentang pantun atau syair yang pernah didengar atau dibaca, mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini dan memantik rasa ingin tahu dengan pertanyaan: 'Apa saja perbedaan dan persamaan antara pantun, syair, dan gurindam?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan beberapa contoh pantun, syair, dan gurindam yang berbeda di layar proyektor, lalu meminta peserta didik membaca dan mengamati secara cermat.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok kecil (4-5 orang) dan membagikan LKPD 1 yang berisi tabel identifikasi ciri-ciri puisi rakyat.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk mencari tahu ciri-ciri setiap jenis puisi rakyat (jumlah baris, rima, isi, sampiran/isi) berdasarkan contoh yang diberikan dan sumber lain (buku teks, internet).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mengisi tabel identifikasi ciri-ciri puisi rakyat di LKPD 1 dan menyiapkan hasil diskusinya untuk dipresentasikan.
  2. Peserta didik memastikan setiap anggota kelompok berkontribusi aktif dalam menemukan dan mencatat ciri-ciri tersebut.
  3. Guru berkeliling membimbing dan memberikan umpan balik awal untuk memastikan pemahaman yang benar.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi ciri-ciri puisi rakyat di depan kelas.
  2. Kelompok lain menanggapi dan memberikan pertanyaan, serta membandingkan hasil identifikasi mereka.
  3. Guru memfasilitasi diskusi, mengklarifikasi konsep, dan memberikan penguatan mengenai ciri-ciri spesifik pantun, syair, dan gurindam yang benar.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan ciri-ciri utama pantun, syair, dan gurindam.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan menumbuhkan motivasi untuk pertemuan selanjutnya.
  3. Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Puisi Rakyat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 120 menit · awal 20 · inti 80 · penutup 20
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Setelah membaca berbagai contoh, peserta didik dapat menganalisis unsur-unsur pembangun (struktur dan bahasa) puisi rakyat dengan cermat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menitIce breaking: Tebak Makna: Guru membacakan satu baris pantun atau syair yang populer, lalu peserta didik secara cepat menebak makna atau pesan yang terkandung. Ini melatih kepekaan terhadap isi.
  1. Guru mengucapkan salam, meminta peserta didik memimpin doa, dan melakukan presensi.
  2. Guru mengulas kembali ciri-ciri puisi rakyat yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya melalui pertanyaan singkat.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini dan memotivasi peserta didik untuk lebih mendalam dalam menganalisis isi puisi rakyat.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan beberapa puisi rakyat (pantun, syair, gurindam) yang berbeda di layar proyektor, meminta peserta didik untuk membacanya dalam hati.
  2. Identifikasi masalah: Guru meminta peserta didik untuk mengamati lebih dalam, khususnya pada pilihan kata, majas, dan makna tersirat dalam puisi rakyat tersebut, kemudian mengajukan pertanyaan: 'Bagaimana cara kita menemukan makna tersembunyi dalam puisi rakyat?'
  3. Pengumpulan data: Peserta didik secara individu atau berpasangan mencari informasi tentang unsur-unsur pembangun puisi rakyat (diksi, rima, majas, tema, amanat) dari buku teks atau sumber digital.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Pengolahan data: Peserta didik menganalisis setiap contoh puisi rakyat yang diberikan, mengidentifikasi diksi, rima, majas, serta mencoba menemukan tema dan amanat menggunakan LKPD 2.
  2. Pembuktian: Peserta didik mendiskusikan hasil analisis mereka dengan teman sebangku atau kelompok kecil untuk membandingkan temuan dan memperkuat pemahaman tentang unsur pembangun.
  3. Guru memantau dan memberikan bimbingan untuk memastikan analisis dilakukan dengan benar.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Menarik kesimpulan: Beberapa peserta didik atau perwakilan kelompok membagikan hasil analisis mereka tentang unsur-unsur pembangun puisi rakyat di depan kelas.
  2. Guru memberikan umpan balik dan mengklarifikasi pemahaman peserta didik, serta memberikan penguatan tentang pentingnya setiap unsur dalam membangun makna puisi rakyat.
  3. Guru mengapresiasi usaha peserta didik dalam menganalisis secara mendalam.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menit
  1. Peserta didik bersama guru merangkum unsur-unsur pembangun puisi rakyat yang telah dipelajari.
  2. Guru memberikan tugas mandiri untuk mencari satu contoh puisi rakyat dan menganalisis unsur pembangunnya di rumah.
  3. Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Puisi Rakyat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 120 menit · awal 20 · inti 80 · penutup 20
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menentukan pesan moral atau nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam puisi rakyat secara kritis.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menitIce breaking: Sambung Pantun: Guru memulai satu baris pantun, lalu menunjuk peserta didik untuk melanjutkan baris berikutnya hingga menjadi satu pantun utuh. Ini melatih kreativitas dan pemahaman rima.
  1. Guru mengucapkan salam, meminta peserta didik memimpin doa, dan melakukan presensi.
  2. Guru menanyakan kembali tentang unsur-unsur pembangun puisi rakyat yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini dan memantik diskusi dengan pertanyaan: 'Mengapa puisi rakyat sering mengandung nasihat atau ajaran moral?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan beberapa puisi rakyat (pantun, syair, gurindam) yang kaya akan pesan moral atau kearifan lokal, meminta peserta didik untuk membacanya dan merenungi maknanya.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok-kelompok kecil dan membagikan LKPD 3 yang berisi puisi rakyat dan pertanyaan-pertanyaan pemicu untuk menemukan pesan moral.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi pesan moral, nilai-nilai, atau kearifan lokal yang terkandung dalam puisi rakyat tersebut, dengan bantuan buku teks atau sumber lain.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menuliskan hasil analisis pesan moral dan kearifan lokal di LKPD 3, lalu menyiapkan presentasi untuk memaparkan temuan mereka.
  2. Peserta didik mencari contoh relevansi pesan moral tersebut dengan kehidupan sehari-hari.
  3. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan memastikan peserta didik dapat mengaitkan isi puisi dengan nilai-nilai kehidupan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis pesan moral atau kearifan lokal dari puisi rakyat yang mereka diskusikan.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan, pertanyaan, atau menambahkan contoh relevansi pesan tersebut dalam konteks kekinian.
  3. Guru memfasilitasi diskusi, mengklarifikasi pemahaman, dan memberikan penguatan tentang pentingnya puisi rakyat sebagai sumber nilai dan kearifan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pesan-pesan moral dan kearifan lokal yang terkandung dalam puisi rakyat.
  2. Guru memberikan apresiasi atas diskusi yang mendalam dan menumbuhkan kesadaran akan kekayaan budaya bangsa.
  3. Guru menyampaikan rencana untuk mulai menulis puisi rakyat pada pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Puisi Rakyat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMenjelajah Keunikan Puisi RakyatNama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri, menganalisis unsur, dan menemukan pesan moral dalam puisi rakyat.

Alat & bahan: Kertas, alat tulis, buku teks Bahasa Indonesia, gawai (opsional)

Langkah kerja:

  1. Tentukan sampiran, isi, dan pola rima teks pantun berikut, lalu buatlah satu pantun nasihat.
    PantunBerakit-rakit ke hulu,Berenang-renang ke tepian.Bersakit-sakit dahulu,Bersenang-senang kemudian.
    Gambar 1. Teks bacaan
  2. Amati 1 yang berisi contoh pantun, syair, dan gurindam.
  3. Baca ketiga contoh puisi rakyat tersebut dengan saksama, perhatikan jumlah baris, rima, dan isinya.
  4. Identifikasi ciri-ciri khusus dari masing-masing jenis puisi rakyat (pantun, syair, gurindam) dan tuliskan pada kolom yang tersedia di tabel.
  5. Diskusikan dengan kelompokmu, lalu analisis unsur-unsur pembangun (diksi, rima, majas, tema, amanat) dari salah satu puisi rakyat pilihan kelompok.
  6. Tentukan pesan moral atau nilai kearifan lokal yang terkandung dalam puisi rakyat pilihanmu dan diskusikan relevansinya dengan kehidupan sehari-hari.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Puisi Rakyat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang pantun?
  2. Pernahkah kamu mendengar syair atau gurindam?
  3. Menurutmu, mengapa orang zaman dahulu suka membuat puisi seperti pantun?
  4. Apa fungsi puisi rakyat dalam masyarakat?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Peserta didik membuat satu karya puisi rakyat (pantun/syair/gurindam) dan menganalisis pesan moral di dalamnya.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Puisi Rakyat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ciri-ciri pantun, syair, dan gurindamCiri-ciri Puisi Rakyat3 JPpenalaran kritis
2Menganalisis unsur-unsur pembangun puisi rakyatUnsur Pembangun Puisi Rakyat3 JPpenalaran kritis
3Menentukan pesan moral dan kearifan lokal dalam puisi rakyatPesan Moral Puisi Rakyat3 JPkeimanan dan ketakwaan
4Menulis pantun, syair, atau gurindam sederhanaMenulis Puisi Rakyat3 JPkreativitas

Integrasi Panca Cinta (KBC):

Nilai CintaWujud dalam Pembelajaran
1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMengenali dan menghargai puisi rakyat sebagai anugerah Allah SWT yang mencerminkan kearifan dan keindahan ciptaan-Nya.
2. Cinta IlmuMempelajari struktur dan makna puisi rakyat secara mendalam untuk memperkaya wawasan dan kemampuan berbahasa Indonesia.
3. Cinta LingkunganMenyadari pentingnya melestarikan puisi rakyat sebagai bagian dari warisan budaya yang harus dijaga dari kepunahan.
4. Cinta Diri dan SesamaBerdiskusi dan bertukar pikiran dengan teman untuk memahami pesan moral dalam puisi rakyat, menumbuhkan empati dan saling menghargai.
5. Cinta Tanah AirMencintai puisi rakyat sebagai ekspresi budaya Indonesia yang unik dan beragam, serta bangga menjadi bagian dari bangsa yang kaya sastra.
Halaman 9 · Puisi Rakyat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Puisi rakyat adalah salah satu bentuk kekayaan sastra lisan Indonesia yang diwariskan secara turun-temurun. Ia bukan sekadar rangkaian kata indah, melainkan cerminan nilai-nilai luhur, kearifan lokal, dan cara pandang masyarakat terhadap kehidupan. Melalui puisi rakyat, kita dapat belajar banyak tentang budaya, moral, dan sejarah bangsa.

1. Pengertian Puisi Rakyat
Puisi rakyat adalah jenis puisi lama yang terikat oleh aturan-aturan tertentu, seperti jumlah kata dalam setiap baris, jumlah baris dalam setiap bait, persajakan (rima), dan banyak suku kata di setiap baris. Puisi rakyat berbeda dengan puisi modern yang lebih bebas. Ada tiga jenis puisi rakyat utama yang akan kita pelajari: pantun, syair, dan gurindam. Ketiganya memiliki karakteristik unik yang membedakan satu sama lain. Puisi rakyat seringkali tidak diketahui siapa pengarang aslinya karena disampaikan dari mulut ke mulut.

2. Ciri-ciri Pantun
Pantun adalah puisi rakyat yang paling dikenal. Ciri-ciri pantun antara lain: setiap bait terdiri atas empat baris. Setiap baris terdiri atas 8-12 suku kata. Rima akhir setiap bait berpola a-b-a-b. Dua baris pertama disebut sampiran, yang berfungsi sebagai pengantar dan tidak memiliki hubungan makna langsung dengan isi. Dua baris terakhir disebut isi, yang merupakan maksud atau pesan utama pantun. Contoh: 'Kalau ada sumur di ladang, boleh kita menumpang mandi. Kalau ada umurku panjang, boleh kita berjumpa lagi.'

3. Ciri-ciri Syair
Syair adalah puisi rakyat yang berasal dari Persia dan dibawa masuk ke Nusantara bersamaan dengan masuknya Islam. Ciri-ciri syair adalah: setiap bait terdiri atas empat baris. Setiap baris terdiri atas 8-14 suku kata. Rima akhir setiap bait berpola a-a-a-a. Semua baris merupakan isi dan memiliki kaitan makna yang utuh antarbaris dalam satu bait. Syair biasanya berisi nasihat, cerita, atau petuah. Contoh: 'Dengarlah kisah suatu riwayat, raja diangkat menjadi rakyat. Dengan adil ia memerintah, rakyat semua senang dan taat.'

4. Ciri-ciri Gurindam
Gurindam adalah puisi rakyat yang berasal dari India, berupa dua baris kalimat dengan rima yang sama. Ciri-ciri gurindam adalah: setiap bait terdiri atas dua baris. Setiap baris memiliki jumlah suku kata sekitar 10-14. Rima akhir setiap bait berpola a-a. Baris pertama berisi syarat atau sebab, sedangkan baris kedua berisi akibat atau jawaban dari baris pertama. Gurindam seringkali berisi nasihat atau filosofi hidup. Contoh: 'Barang siapa tiada memegang agama, sekali-kali tiada boleh dibilang nama.'

5. Unsur-unsur Pembangun Puisi Rakyat
Untuk menganalisis puisi rakyat, kita perlu memahami unsur-unsur pembangunnya. Pertama, struktur fisik meliputi jumlah baris, pola rima, dan adanya sampiran/isi. Kedua, unsur kebahasaan seperti diksi (pilihan kata yang tepat), majas (gaya bahasa untuk memperindah), dan citraan (gambaran indra yang ditimbulkan). Ketiga, unsur batin meliputi tema (gagasan pokok), amanat (pesan moral), dan nada (sikap penyair). Semua unsur ini saling berkaitan membentuk makna utuh dari puisi rakyat.

6. Pesan Moral dan Kearifan Lokal
Puisi rakyat tidak hanya indah secara bahasa, tetapi juga kaya akan pesan moral dan nilai-nilai kearifan lokal. Pesan moral adalah ajaran tentang baik dan buruk yang dapat kita petik. Kearifan lokal adalah pandangan hidup dan ilmu pengetahuan serta berbagai strategi kehidupan yang berwujud aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat lokal dalam menjawab berbagai masalah dalam pemenuhan kebutuhan mereka. Mengidentifikasi pesan moral dan kearifan lokal membantu kita memahami budaya dan menjadi pribadi yang berakhlak mulia.

Rangkuman: Puisi rakyat adalah warisan sastra lisan Indonesia yang meliputi pantun, syair, dan gurindam, masing-masing dengan ciri khas bentuk dan isi. Pantun berima a-b-a-b dengan sampiran dan isi. Syair berima a-a-a-a dan semua baris adalah isi. Gurindam berima a-a dengan baris pertama syarat dan baris kedua akibat. Puisi rakyat kaya akan pesan moral dan kearifan lokal yang penting untuk dilestarikan dan dipelajari.

Halaman 10 · Puisi Rakyat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
PantunPuisi lama empat baris berima a-b-a-b, terdiri sampiran dan isi.
SyairPuisi lama empat baris berima a-a-a-a, semua baris adalah isi.
GurindamPuisi lama dua baris berima a-a, baris pertama sebab, baris kedua akibat.
RimaPersamaan bunyi pada akhir baris puisi.
SampiranBagian awal pantun yang tidak berhubungan langsung dengan isi.
IsiBagian utama puisi rakyat yang mengandung pesan atau maksud.
DiksiPilihan kata yang tepat dan sesuai dalam penulisan puisi.
MajasGaya bahasa yang digunakan untuk memperindah atau menghidupkan makna.
Kearifan LokalNilai-nilai dan pandangan hidup masyarakat setempat yang diwariskan.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Puisi Rakyat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Puisi Rakyat" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 12 · Puisi Rakyat — pratinjau tuntas.org

12 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 13–18

Modul Puisi Rakyat ini bisa jadi 18 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIPeta Konsep
Puisi RakyatPengertian Puisi RakyatCiri-ciri PantunCiri-ciri SyairCiri-ciri GurindamUnsur-unsur Pembangun Puisi Rakyat
Dari sub-bab Puisi RakyatHalaman 13
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 14
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 15
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 16
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 17
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKreativitas
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 18

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Puisi Rakyat yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 7 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Puisi Rakyat pada Bahasa Indonesia MTs, Fase D, elemen Menulis.

Modul Puisi Rakyat ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Bahasa Indonesia kelas VII MTs di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Puisi Rakyat ini gratis?

Ya. Modul Puisi Rakyat untuk kelas VII MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Puisi Rakyat ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Puisi Rakyat ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Puisi Rakyat dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Puisi Rakyat ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Puisi Rakyat tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Puisi Rakyat untuk Bahasa Indonesia kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Puisi Rakyat ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas VII MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Puisi Rakyat beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?

Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Puisi Rakyat yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia SMP ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Bahasa Indonesia MTsSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.