MTsKelas VIIIFase D📘 Bab 5Semester 2

Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas VIII
Menciptakan Puisi: Mengungkapkan Isi Hati

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

📽️ Modul ini sekalian jadi PPT-nyaSlide dari isi modul ini · satu .pptx per pertemuan

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Puisi adalah media ekspresi yang indah dan mendalam, menggunakan bahasa kreatif untuk menyampaikan emosi dan gagasan. Puisi memiliki unsur pembangun seperti tema, rasa, nada, suasana, dan amanat. Puisi diafan mudah dipahami, sementara puisi prismatis memerlukan penafsiran lebih dalam karena kaya majas. Memahami majas seperti metafora, simile, dan repetisi memperkaya apresiasi puisi. Proses menciptakan dan mendeklamasikan puisi melibatkan kreativitas, penghayatan, dan keberanian mengungkapkan isi hati.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Menciptakan Puisi: Mengungkapkan Isi Hati
Bahasa Indonesia · Kelas VIII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
MODUL AJAR
Menciptakan Puisi: Mengungkapkan Isi Hati
Bahasa Indonesia · Fase D · Kelas VIII · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasD / VIII
Materi PokokMenciptakan Puisi: Mengungkapkan Isi Hati
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang bentuk-bentuk karya sastra dan mampu mengidentifikasi beberapa unsur kebahasaan sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: Akhlak Beragama
    Peserta didik mengembangkan kesadaran akan keindahan ciptaan Tuhan yang dapat diungkapkan melalui puisi, sebagai bentuk syukur dan refleksi diri.
  2. kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
    Peserta didik menghasilkan puisi baru dengan ide-ide orisinal dan gaya bahasa yang unik, mengekspresikan perasaannya secara mendalam.
  3. komunikasi — elemen: Mengekspresikan dan mengkomunikasikan gagasan
    Peserta didik mengomunikasikan isi hati dan gagasannya melalui puisi yang diciptakan, serta mendeklamasikannya dengan penghayatan yang tepat.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMenulis
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menulis berbagai jenis teks (narasi, deskripsi, eksposisi, persuasi, dan argumentasi) untuk menyampaikan gagasan, pikiran, dan perasaannya secara efektif dan estetis, dengan memperhatikan struktur dan kaidah kebahasaan yang tepat.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualContoh nyata puisi dapat ditemukan dalam buku antologi, majalah dinding sekolah, atau media sosial.
KonseptualPuisi adalah bentuk karya sastra yang mengikatkan diri pada penggunaan bahasa yang indah untuk menyampaikan gagasan dan perasaan.
ProseduralMenciptakan puisi melibatkan langkah-langkah seperti menentukan tema, memilih kata bermajas, menyusun larik, dan merevisi draf puisi.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bahwa proses menciptakan puisi memerlukan refleksi diri dan keberanian untuk mengungkapkan perasaan secara jujur.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenghayati keindahan bahasa dan alam sebagai manifestasi kebesaran Allah SWT, mendorong rasa syukur dan inspirasi untuk berkarya.
2. Cinta IlmuMengembangkan kemampuan menafsirkan makna tersirat dalam puisi dan menciptakan karya orisinal, menumbuhkan kecintaan pada ilmu sastra.
3. Cinta LingkunganMengekspresikan kepedulian terhadap alam dan lingkungan melalui tema-tema puisi, menginspirasi tindakan positif terhadap bumi.
4. Cinta Diri dan SesamaMengungkapkan perasaan dan pengalaman pribadi melalui puisi, menumbuhkan empati dan pemahaman diri serta orang lain.
5. Cinta Tanah AirMenciptakan puisi berbahasa Indonesia yang indah, melestarikan kekayaan sastra bangsa, dan menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya sendiri.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengamati contoh puisi, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri puisi dan unsur pembangunnya (tema, rasa, nada, suasana, amanat) dengan tepat.
  2. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat membandingkan karakteristik puisi diafan dan puisi prismatis serta memberikan contohnya dengan benar.
  3. Setelah membaca beberapa puisi, peserta didik dapat menemukan pesan atau amanat yang terkandung dalam puisi secara akurat.
  4. Melalui analisis teks, peserta didik dapat membandingkan penggunaan majas metafora, simile, dan repetisi dalam puisi dengan cermat.
  5. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menyusun draf puisi sederhana dengan memperhatikan tema dan diksi yang sesuai secara kreatif.
  6. Setelah berlatih, peserta didik dapat mendeklamasikan puisi karyanya sendiri atau puisi pilihan dengan ekspresi dan intonasi yang tepat.
Halaman 2 · Menciptakan Puisi: Mengungkapkan Isi Hati — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Menciptakan puisi adalah cara yang kuat untuk mengungkapkan isi hati dan pikiran secara mendalam, sekaligus mengasah kepekaan terhadap keindahan bahasa dan kehidupan.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kamu bisa mengungkapkan perasaanmu yang paling dalam tanpa harus mengatakannya secara langsung?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Memahami unsur estetika dan ekspresi dalam puisi yang berkaitan dengan seni deklamasi atau pertunjukan.
Pendidikan Agama Islam: Menggali nilai-nilai spiritual dan moral yang terkandung dalam puisi sebagai refleksi keimanan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota keluarga dapat diajak untuk mendengarkan deklamasi puisi karya peserta didik dan memberikan apresiasi.
Lingkungan PembelajaranLingkungan kelas yang kondusif dengan poster kutipan puisi inspiratif dan sudut baca puisi dapat mendorong eksplorasi dan kreativitas.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik dapat menggunakan aplikasi pengolah kata atau platform blog untuk menulis dan memublikasikan puisi mereka secara digital, serta mencari referensi puisi dari internet.
Halaman 3 · Menciptakan Puisi: Mengungkapkan Isi Hati — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
D.1  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 120 menit · awal 20 · inti 80 · penutup 20
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengamati contoh puisi, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri puisi dan unsur pembangunnya (tema, rasa, nada, suasana, amanat) dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menitIce breaking: Tebak Kata Puisi: Guru menyebutkan satu kata kunci terkait puisi (misal: 'rima'), peserta didik bergantian menyebutkan kata lain yang berhubungan dengan kata kunci tersebut.
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan mengecek kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru menanyakan pengalaman peserta didik saat membaca atau mendengar puisi, serta perasaan yang muncul saat itu.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik, yaitu 'Bagaimana kamu bisa mengungkapkan perasaanmu yang paling dalam tanpa harus mengatakannya secara langsung?', untuk memancing rasa ingin tahu peserta didik.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru menayangkan beberapa contoh puisi dari berbagai tema melalui proyektor dan meminta peserta didik mengamati.
  2. Guru mengajukan pertanyaan seperti 'Apa yang kamu rasakan saat membaca puisi ini?' dan 'Apa yang membuat sebuah tulisan disebut puisi?'
  3. Peserta didik secara individu menuliskan kesan pertama mereka terhadap puisi yang diamati di buku catatan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan setiap kelompok menerima LKPD berjudul 'Mengurai Makna Puisi' (gambar 1).
  2. Setiap kelompok diminta membaca satu puisi yang berbeda dari bahan ajar dan mengidentifikasi ciri-ciri umum puisi serta unsur pembangunnya (tema, rasa, nada, suasana, amanat) menggunakan tabel pada LKPD.
  3. Setiap kelompok menyusun rencana untuk proyek akhir 'Antologi Puisi Kelas', termasuk tema umum, jadwal pengerjaan, dan peran setiap anggota dalam menciptakan puisi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Menguji hasil: Perwakilan setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi ciri-ciri dan unsur pembangun puisi di depan kelas.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi kelompok, mengoreksi jika ada miskonsepsi dan memberikan apresiasi.
  3. Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang ciri-ciri dan unsur pembangun puisi, serta mengarahkan diskusi tentang pentingnya unsur-unsur tersebut dalam menciptakan puisi yang bermakna.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menit
  1. Guru dan peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang ciri-ciri dan unsur pembangun puisi.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengingatkan kembali pentingnya puisi sebagai media ekspresi, menciptakan suasana belajar yang positif.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari satu contoh puisi diafan dan satu puisi prismatis untuk pertemuan berikutnya, lalu menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Menciptakan Puisi: Mengungkapkan Isi Hati — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
D.2  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat membandingkan karakteristik puisi diafan dan puisi prismatis serta memberikan contohnya dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Rantai Kata Rasa: Peserta didik membentuk lingkaran. Satu orang menyebutkan satu kata benda, orang berikutnya menyebutkan kata sifat yang cocok dengan benda itu, dan seterusnya, secara berantai.
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan mengecek kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru meminta beberapa peserta didik berbagi contoh puisi diafan dan prismatis yang mereka temukan sebagai tugas rumah.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu membandingkan puisi diafan dan prismatis, agar peserta didik memahami arah belajar mereka.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan dua puisi berbeda, satu diafan dan satu prismatis, tanpa menyebutkan jenisnya, dan meminta peserta didik membaca dengan saksama.
  2. Guru meminta peserta didik menuliskan kesan dan perbedaan yang mereka rasakan dari kedua puisi tersebut di kertas tempel.
  3. Identifikasi masalah: Guru memfasilitasi diskusi singkat tentang perbedaan yang peserta didik rasakan dan mengajukan pertanyaan 'Mengapa kedua puisi ini terasa berbeda dalam penyampaian maknanya?'
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengumpulan data: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil dan diberikan bahan ajar tentang puisi diafan dan puisi prismatis.
  2. Setiap kelompok diminta untuk mengumpulkan data karakteristik dari kedua jenis puisi tersebut, mencatat perbedaan dan persamaan yang ditemukan.
  3. Pengolahan data: Kelompok menganalisis contoh puisi yang diberikan guru dan contoh yang mereka bawa, kemudian mengelompokkannya ke dalam kategori diafan atau prismatis berdasarkan karakteristik yang telah dipelajari.
  4. Pembuktian: Setiap kelompok menyiapkan argumen dan bukti (kutipan larik) untuk mendukung pengelompokan puisi yang mereka lakukan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis dan perbandingan puisi diafan dan prismatis di depan kelas.
  2. Peserta didik dari kelompok lain memberikan umpan balik dan mengajukan pertanyaan, memfasilitasi diskusi yang interaktif.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap konsep puisi diafan dan prismatis, serta meluruskan miskonsepsi yang mungkin muncul, memastikan pemahaman yang komprehensif.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan karakteristik puisi diafan dan prismatis.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas kerja keras dan partisipasinya, menciptakan suasana kelas yang menyenangkan dan memotivasi.
  3. Guru memberikan tugas untuk membaca beberapa puisi dan mencoba menemukan pesan di dalamnya, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Menciptakan Puisi: Mengungkapkan Isi Hati — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMengurai Makna Puisi
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 35 menit

Tujuan: Kamu akan mengidentifikasi ciri-ciri dan unsur pembangun puisi untuk memahami maknanya.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Puisi adalah salah satu bentuk karya sastra yang memukau, mampu menyentuh hati dan pikiran pembacanya. Melalui kata-kata yang dipilih secara cermat, puisi mengungkapkan berbagai perasaan dan gagasan yang mendalam.

Alat & bahan: Buku teks Bahasa Indonesia, pulpen, kertas

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    12345Mendatar3. Pesan moral atau nasihat yangingin disampaikan penyairkepada pembaca.4. Pilihan kata yang digunakanoleh penyair untukmenyampaikan maksudnya.5. Gaya bahasa yang digunakanuntuk memperindah danmemperkaya makna tulisan.Menurun1. Majas pengulangan kata ataufrasa untuk memberikanpenekanan.2. Majas perbandingan tidaklangsung yang menyamakan satuhal dengan hal lain.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Amati puisi 'Pagi' yang terlampir (gambar) dan bacalah dengan saksama.
  3. Diskusikan dalam kelompokmu, apa saja ciri-ciri yang membuat teks tersebut disebut puisi.
  4. Identifikasi unsur-unsur pembangun puisi tersebut (tema, rasa, nada, suasana, amanat) dan catat pada tabel yang tersedia.
  5. Bandingkan hasil diskusimu dengan kelompok lain dan presentasikan temuanmu di depan kelas.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Menciptakan Puisi: Mengungkapkan Isi Hati — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang puisi?
  2. Pernahkah kamu membaca puisi? Jika ya, puisi tentang apa?
  3. Menurutmu, apa fungsi puisi dalam kehidupan sehari-hari?
  4. Bagaimana perasaanmu saat membaca puisi?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil karya puisi individu dan rubrik deklamasi puisi.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Menciptakan Puisi: Mengungkapkan Isi Hati — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ciri-ciri puisi dan unsur pembangunnyaMengenal Puisi3 JPkreativitas
2Membandingkan karakteristik puisi diafan dan puisi prismatisMembandingkan Puisi Diafan dan Puisi Prismatis2 JPpenalaran kritis
3Menemukan pesan atau amanat dalam puisiMenemukan Pesan dalam Puisi3 JPkomunikasi
4Menciptakan puisi sederhanaMenciptakan Puisi3 JPkreativitas
Halaman 8 · Menciptakan Puisi: Mengungkapkan Isi Hati — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
BAHAN AJAR

Puisi adalah salah satu bentuk karya sastra yang memukau, mampu menyentuh hati dan pikiran pembacanya. Melalui kata-kata yang dipilih secara cermat, puisi mengungkapkan berbagai perasaan dan gagasan yang mendalam. Mari kita jelajahi dunia puisi, belajar memahami keindahannya, dan bahkan menciptakan karya puisi kita sendiri.

1. Apa Itu Puisi?
Puisi adalah bentuk ekspresi sastra yang menggunakan bahasa secara kreatif dan imajinatif untuk menyampaikan pengalaman, ide, atau emosi. Puisi sering kali terikat pada rima, irama, dan pilihan kata yang padat makna. Berbeda dengan prosa, puisi lebih mengutamakan kepadatan makna dan keindahan bunyi. Contoh puisi 'Hujan Bulan Juni' karya Sapardi Djoko Damono menunjukkan bagaimana puisi bisa menghadirkan gambaran yang kuat dengan kata-kata sederhana namun penuh makna.

2. Unsur-unsur Pembangun Puisi
Puisi dibangun dari beberapa unsur penting. Tema adalah ide pokok atau gagasan utama yang ingin disampaikan penyair. Rasa adalah sikap penyair terhadap pokok masalah yang terkandung dalam puisinya, seringkali tercermin dari pilihan diksi. Nada adalah sikap penyair terhadap pembaca, bisa berupa menggurui, menasihati, atau merayu. Suasana adalah keadaan jiwa pembaca setelah membaca puisi. Amanat adalah pesan moral atau nasihat yang ingin disampaikan penyair kepada pembaca. Semua unsur ini saling berkaitan membentuk keutuhan makna sebuah puisi.

3. Puisi Diafan dan Puisi Prismatis
Puisi dapat dikelompokkan menjadi puisi diafan dan puisi prismatis. Puisi diafan adalah puisi yang maknanya mudah dipahami secara langsung, bahasanya lugas, dan tidak banyak menggunakan majas. Contohnya adalah puisi anak-anak. Sebaliknya, puisi prismatis adalah puisi yang maknanya tersirat dan memerlukan penafsiran lebih dalam. Puisi ini banyak menggunakan majas, simbol, dan perumpamaan yang membuat bahasanya kaya makna dan multi-interpretasi. Memahami perbedaan keduanya membantu kita mengapresiasi kedalaman puisi.

4. Menemukan Pesan dalam Puisi
Pesan atau amanat dalam puisi tidak selalu dinyatakan secara eksplisit. Untuk menemukannya, kamu perlu membaca puisi secara cermat, memperhatikan setiap kata dan larik, serta mencoba memahami perasaan dan pemikiran penyair. Identifikasi tema utama puisi, amati diksi yang digunakan, dan perhatikan bagaimana penyair menggambarkan suatu objek atau peristiwa. Terkadang, pesan puisi dapat berupa kritik sosial, ajakan moral, atau refleksi kehidupan. Misalnya, puisi 'Aku' karya Chairil Anwar mengandung amanat tentang semangat hidup dan keberanian menghadapi tantangan.

5. Majas dalam Puisi: Metafora, Simile, dan Repetisi
Majas adalah gaya bahasa yang digunakan untuk memperindah dan memperkaya makna puisi. Majas metafora adalah perbandingan tidak langsung yang menyamakan satu hal dengan hal lain tanpa menggunakan kata perbandingan (misalnya, 'rajaku' untuk guru). Majas simile adalah perbandingan langsung yang menggunakan kata 'seperti', 'bagai', atau 'laksana' (misalnya, 'hatinya selembut sutra'). Majas repetisi adalah pengulangan kata, frasa, atau klausa yang sama untuk memberikan penekanan atau efek tertentu (misalnya, 'Aku ingin… aku ingin…'). Penggunaan majas ini menambah keindahan dan kedalaman makna puisi.

6. Langkah-langkah Menciptakan Puisi
Menciptakan puisi bisa dimulai dengan menentukan tema yang ingin kamu tulis, misalnya tentang alam, persahabatan, atau perasaan. Setelah itu, kumpulkan ide-ide atau gambaran yang terkait dengan tema tersebut. Pilih diksi atau kata-kata yang tepat dan indah, serta pertimbangkan penggunaan majas untuk memperkaya makna. Susun larik-larik puisi, perhatikan rima dan irama jika ingin menggunakan pola tertentu. Jangan takut untuk bereksperimen. Setelah selesai, baca kembali puisimu dan lakukan revisi jika diperlukan untuk membuatnya lebih kuat dan bermakna.

7. Mendeklamasikan Puisi dengan Penghayatan
Mendeklamasikan puisi berarti membacakan puisi di depan umum dengan ekspresi, intonasi, dan gerak tubuh yang sesuai untuk menyampaikan makna dan perasaan puisi. Penting untuk memahami isi puisi secara mendalam agar kamu bisa menyampaikannya dengan penghayatan yang tepat. Latih intonasi suara, jeda, dan penekanan pada kata-kata tertentu. Gerakan tubuh dan ekspresi wajah juga berperan penting dalam menghidupkan puisi. Deklamasi yang baik akan membuat pendengar larut dalam suasana puisi yang kamu bawakan.

Rangkuman: Puisi adalah media ekspresi yang indah dan mendalam, menggunakan bahasa kreatif untuk menyampaikan emosi dan gagasan. Puisi memiliki unsur pembangun seperti tema, rasa, nada, suasana, dan amanat. Puisi diafan mudah dipahami, sementara puisi prismatis memerlukan penafsiran lebih dalam karena kaya majas. Memahami majas seperti metafora, simile, dan repetisi memperkaya apresiasi puisi. Proses menciptakan dan mendeklamasikan puisi melibatkan kreativitas, penghayatan, dan keberanian mengungkapkan isi hati.

Halaman 9 · Menciptakan Puisi: Mengungkapkan Isi Hati — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
GLOSARIUM
IstilahArti
PuisiKarya sastra yang menggunakan bahasa secara kreatif dan imajinatif, terikat pada rima dan irama.
DiksiPilihan kata yang digunakan oleh penyair untuk menyampaikan maksudnya.
MajasGaya bahasa yang digunakan untuk memperindah dan memperkaya makna tulisan.
MetaforaMajas perbandingan tidak langsung yang menyamakan satu hal dengan hal lain.
SimileMajas perbandingan langsung yang menggunakan kata 'seperti', 'bagai', atau 'laksana'.
RepetisiMajas pengulangan kata atau frasa untuk memberikan penekanan.
AmanatPesan moral atau nasihat yang ingin disampaikan penyair kepada pembaca.
DeklamasiMembacakan puisi di depan umum dengan ekspresi, intonasi, dan gerak tubuh yang sesuai.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Menciptakan Puisi: Mengungkapkan Isi Hati — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
PENGESAHAN

Modul ajar "Menciptakan Puisi: Mengungkapkan Isi Hati" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Menciptakan Puisi: Mengungkapkan Isi Hati — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Menciptakan Puisi: Mengungkapkan Isi Hati ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIIPeta Konsep
Menciptakan Puisi: Mengungkapkan Isi HatiApa Itu Puisi?Unsur-unsur Pembangun PuisiPuisi Diafan dan Puisi PrismatisMenemukan Pesan dalam PuisiMajas dalam Puisi: Metafora, Simile, dan Repetisi
Dari sub-bab Menciptakan Puisi: Mengungkapkan Isi HatiHalaman 12
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanKreativitasKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS + analisis butir soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Menciptakan Puisi: Mengungkapkan Isi Hati yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 8 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Menciptakan Puisi: Mengungkapkan Isi Hati pada Bahasa Indonesia MTs, Fase D, elemen Menulis.

Modul Menciptakan Puisi: Mengungkapkan Isi Hati ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 2 (genap), menurut urutan materi Bahasa Indonesia kelas VIII MTs di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Menciptakan Puisi: Mengungkapkan Isi Hati ini gratis?

Ya. Modul Menciptakan Puisi: Mengungkapkan Isi Hati untuk kelas VIII MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Menciptakan Puisi: Mengungkapkan Isi Hati ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas VIII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Menciptakan Puisi: Mengungkapkan Isi Hati ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Menciptakan Puisi: Mengungkapkan Isi Hati dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Menciptakan Puisi: Mengungkapkan Isi Hati ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VIII MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Menciptakan Puisi: Mengungkapkan Isi Hati tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Menciptakan Puisi: Mengungkapkan Isi Hati untuk Bahasa Indonesia kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Menciptakan Puisi: Mengungkapkan Isi Hati ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas VIII MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Menciptakan Puisi: Mengungkapkan Isi Hati beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas VIII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?

Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Menciptakan Puisi: Mengungkapkan Isi Hati yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia SMP ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Bahasa Indonesia MTsSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.