MTsKelas VIIFase D📘 Bab 1.1Semester 1

Modul Ajar & RPP Pendidikan Pancasila Kelas VII
Kelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPK

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Kelahiran Pancasila merupakan puncak dari Sidang BPUPK pertama yang berlangsung dari 29 Mei hingga 1 Juni 1945. Para pendiri bangsa seperti Mohammad Yamin, Soepomo, dan Soekarno secara bergantian menyampaikan gagasan dasar negara. Ir. Soekarno yang mengusulkan nama Pancasila, yang kemudian menjadi fondasi ideologi dan pandangan hidup bangsa Indonesia. Proses ini menunjukkan semangat musyawarah dan kebijaksanaan dalam merumuskan dasar negara.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Kelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPK
Pendidikan Pancasila · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Kelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPK
Pendidikan Pancasila · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasD / VII
Materi PokokKelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPK
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah mengetahui sejarah singkat kemerdekaan Indonesia secara umum.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPancasila
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis proses perumusan dan penetapan Pancasila sebagai dasar negara, serta menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPancasila lahir melalui serangkaian sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK) pada tahun 1945.
KonseptualKonsep dasar negara Indonesia, Pancasila, merupakan hasil pemikiran para pendiri bangsa yang disampaikan dalam sidang-sidang BPUPK.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari kronologi dan tahapan penting dalam sidang BPUPK yang menghasilkan gagasan dasar negara.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya memahami latar belakang historis Pancasila untuk menghargai dan mengamalkan nilai-nilainya.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenghayati bahwa Pancasila adalah anugerah dari Allah SWT yang harus dijaga dan diamalkan sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara.
2. Cinta IlmuMeningkatkan rasa ingin tahu dan semangat belajar tentang sejarah perumusan Pancasila sebagai dasar negara yang penting bagi masa depan Indonesia.
3. Cinta LingkunganMenerapkan nilai-nilai gotong royong dan persatuan dalam menjaga kebersihan serta keharmonisan lingkungan sekolah dan masyarakat.
4. Cinta Diri dan SesamaMenghargai keberagaman pendapat dalam diskusi kelompok sebagai wujud toleransi dan empati terhadap sesama, serta menjaga persatuan.
5. Cinta Tanah AirMenumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap tanah air dengan memahami perjuangan para pendiri bangsa dalam merumuskan Pancasila.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan rekaman simulasi Sidang BPUPK, peserta didik dapat mengidentifikasi tokoh-tokoh yang menyampaikan gagasan dasar negara dengan tepat.
  2. Dengan membaca bahan ajar, peserta didik dapat menjelaskan latar belakang pembentukan BPUPK dan tujuan sidangnya secara runtut.
  3. Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis perbedaan gagasan dasar negara yang disampaikan oleh tiga tokoh utama dalam Sidang BPUPK dengan benar.
  4. Melalui curah pendapat, peserta didik dapat menyimpulkan esensi gagasan Pancasila yang disampaikan oleh Soekarno dalam Sidang BPUPK dengan jelas.
  5. Dengan membuat peta pikiran, peserta didik dapat mempresentasikan hasil identifikasi gagasan dasar negara dalam Sidang BPUPK secara kolaboratif.
Halaman 2 · Kelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPK — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami proses lahirnya Pancasila dalam sidang BPUPK membantu peserta didik menginternalisasi nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa para pendiri bangsa merasa perlu merumuskan dasar negara sebelum Indonesia merdeka?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuIlmu Sejarah: Memahami kronologi peristiwa dan peran tokoh dalam pembentukan dasar negara.
Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis melalui diskusi dan presentasi.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang sejarah lokal terkait kemerdekaan atau nilai-nilai kebangsaan yang relevan dengan materi ini di rumah.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok, dilengkapi dengan akses ke papan tulis/layar dan bahan bacaan cetak atau digital yang relevan.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan rekaman simulasi Sidang BPUPK dari YouTube atau platform edukasi lainnya sebagai stimulus awal dan referensi tambahan.
Halaman 3 · Kelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPK — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan rekaman simulasi Sidang BPUPK, peserta didik dapat mengidentifikasi tokoh-tokoh yang menyampaikan gagasan dasar negara dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru menayangkan gambar suasana Sidang BPUPK dan bertanya, “Apa yang kalian ketahui tentang gambar ini? Siapa saja tokoh yang kalian kenali?”
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi tokoh dan gagasan dasar negara dalam Sidang BPUPK, serta pertanyaan pemantik: “Mengapa para pendiri bangsa merasa perlu merumuskan dasar negara sebelum Indonesia merdeka?”
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan rekaman singkat simulasi Sidang BPUPK pertama yang berdurasi 5 menit, dengan fokus pada penyampaian gagasan dasar negara oleh para tokoh.
  2. Guru meminta peserta didik untuk mencatat nama-nama tokoh yang berbicara dan poin-poin penting dari setiap gagasan yang disampaikan selama simulasi.
  3. Peserta didik secara individu mengidentifikasi tokoh dan gagasan mereka dari tayangan simulasi.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari 4-5 orang.
  2. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menerima LKPD “Jejak Pemikiran Para Pendiri Bangsa” dan bahan ajar singkat tentang Sidang BPUPK.
  3. Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk melengkapi tabel di LKPD, membandingkan gagasan dasar negara dari tokoh-tokoh yang telah mereka identifikasi dari simulasi dan bahan ajar.
  4. Guru berkeliling membimbing diskusi kelompok, memastikan setiap anggota aktif berpartisipasi dan memahami tugasnya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka tentang tokoh dan gagasan dasar negara di Sidang BPUPK.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik dan pertanyaan terkait presentasi.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap hasil identifikasi dan diskusi peserta didik, menekankan pentingnya gagasan-gagasan tersebut sebagai fondasi Pancasila.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan poin-poin penting tentang tokoh dan gagasan dasar negara dalam Sidang BPUPK.
  2. Refleksi: Guru meminta peserta didik menuliskan satu hal baru yang mereka pelajari dan satu hal yang paling berkesan hari ini.
  3. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik, menyampaikan pengantar materi untuk pertemuan berikutnya, dan menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Kelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPK — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan membuat peta pikiran, peserta didik dapat mempresentasikan hasil identifikasi gagasan dasar negara dalam Sidang BPUPK secara kolaboratif.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru mengulas kembali secara singkat hasil diskusi pertemuan sebelumnya mengenai tokoh dan gagasan dasar negara dalam Sidang BPUPK.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis perbedaan gagasan dan menyimpulkan esensi Pancasila, serta mempresentasikannya dalam bentuk peta pikiran.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru meminta setiap kelompok untuk meninjau kembali catatan dan hasil diskusi mereka dari pertemuan sebelumnya.
  2. Peserta didik secara mandiri membaca kembali bahan ajar yang berfokus pada esensi gagasan Pancasila yang disampaikan oleh Soekarno.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Dalam kelompok yang sama, peserta didik berdiskusi lebih mendalam untuk menganalisis perbedaan dan persamaan gagasan dasar negara dari tokoh-tokoh yang telah diidentifikasi.
  2. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok ditugaskan untuk membuat peta pikiran yang menggambarkan latar belakang BPUPK, tokoh-tokoh, gagasan dasar negara masing-masing, dan esensi Pancasila menurut Soekarno.
  3. Peserta didik menggunakan kertas plano dan spidol untuk membuat peta pikiran mereka, dengan kreativitas dalam penyajian visual.
  4. Guru memfasilitasi kelompok dalam menyusun peta pikiran, memberikan panduan jika ada kesulitan dalam memvisualisasikan konsep.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan peta pikiran mereka di depan kelas, menjelaskan setiap bagian dengan detail dan menjawab pertanyaan dari kelompok lain.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan peta pikiran, mengapresiasi kreativitas dan kedalaman analisis.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya nilai-nilai musyawarah dan mufakat dalam perumusan Pancasila.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali poin-poin penting mengenai proses kelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPK dan nilai-nilai yang dapat diambil.
  2. Refleksi: Guru meminta peserta didik mengisi lembar refleksi tentang manfaat pembelajaran hari ini dan bagaimana mereka akan menerapkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan kolaborasi peserta didik, serta menutup pertemuan dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Kelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPK — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Menganalisis gagasan dasar negara yang disampaikan oleh tokoh-tokoh dalam Sidang BPUPK.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Pancasila adalah dasar negara Republik Indonesia yang lahir dari pemikiran luhur para pendiri bangsa. Proses kelahirannya tidak instan, melainkan melalui serangkaian perjuangan dan musyawarah yang panjang.

Alat & bahan: Kertas plano, spidol warna, alat tulis, bahan ajar, rekaman simulasi Sidang BPUPK

Langkah kerja:

  1. Amati rekaman simulasi Sidang BPUPK yang ditayangkan oleh guru.
  2. Identifikasi tiga tokoh utama yang menyampaikan gagasan dasar negara dan catat poin-poin penting gagasannya pada tabel di bawah.
  3. Bandingkan gagasan dari ketiga tokoh tersebut, lalu tuliskan persamaan dan perbedaannya.
  4. Buatlah peta pikiran yang menghubungkan latar belakang BPUPK, tokoh-tokoh, gagasan mereka, dan esensi Pancasila dari Soekarno.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Kelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPK — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Kapan Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya?
  2. Siapa saja tokoh yang kalian ketahui berperan penting dalam persiapan kemerdekaan Indonesia?
  3. Apa yang kalian ketahui tentang dasar negara Indonesia?
  4. Mengapa sebuah negara memerlukan dasar negara?

Formatif (proses): Penilaian observasi selama diskusi kelompok dan pembuatan peta pikiran, serta penilaian presentasi kelompok.

Sumatif (akhir): Penilaian melalui tes tertulis (pilihan ganda dan esai) serta peta pikiran yang dibuat peserta didik.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Kelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPK — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi tokoh dan gagasan dasar negara dalam Sidang BPUPK.Latar belakang BPUPK, tokoh-tokoh penyampai gagasan dasar negara.2 JPkewargaan, penalaran kritis
2Menjelaskan latar belakang pembentukan BPUPK dan tujuan sidangnya.Sejarah pembentukan BPUPK dan agenda Sidang BPUPK I.2 JPpenalaran kritis, kolaborasi
3Menganalisis perbedaan gagasan dasar negara yang disampaikan oleh tiga tokoh utama dalam Sidang BPUPK.Perbandingan gagasan Moh. Yamin, Mr. Soepomo, dan Ir. Soekarno.2 JPpenalaran kritis, kolaborasi
4Menyimpulkan esensi gagasan Pancasila yang disampaikan oleh Soekarno dan mempresentasikannya.Gagasan Pancasila oleh Soekarno dan visualisasi peta pikiran.2 JPkolaborasi, komunikasi
Halaman 8 · Kelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPK — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Pancasila adalah dasar negara Republik Indonesia yang lahir dari pemikiran luhur para pendiri bangsa. Proses kelahirannya tidak instan, melainkan melalui serangkaian perjuangan dan musyawarah yang panjang. Memahami proses ini sangat penting agar kita dapat menghargai dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

1. Pembentukan BPUPK
Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK) atau Dokuritsu Junbi Cosakai dibentuk oleh Jepang pada tanggal 29 April 1945. Pembentukan ini merupakan bagian dari janji kemerdekaan Jepang kepada Indonesia, meskipun di baliknya terdapat kepentingan Jepang untuk menarik simpati rakyat. BPUPK bertugas menyelidiki hal-hal penting yang diperlukan dalam persiapan kemerdekaan Indonesia, termasuk merumuskan dasar negara. Ketua BPUPK adalah Dr. Radjiman Wedyodiningrat.

2. Sidang Pertama BPUPK
Sidang pertama BPUPK dilaksanakan pada tanggal 29 Mei - 1 Juni 1945. Agenda utama sidang ini adalah merumuskan dasar negara Indonesia merdeka. Dalam sidang ini, beberapa tokoh bangsa menyampaikan gagasan-gagasan penting mengenai calon dasar negara. Tiga tokoh yang gagasannya paling menonjol adalah Mr. Mohammad Yamin, Prof. Dr. Mr. Soepomo, dan Ir. Soekarno. Setiap tokoh memiliki pandangan yang berbeda namun bertujuan sama, yaitu menciptakan fondasi kuat bagi negara Indonesia.

3. Gagasan Mr. Mohammad Yamin
Pada tanggal 29 Mei 1945, Mr. Mohammad Yamin menyampaikan lima asas dasar negara secara lisan dan tertulis. Secara lisan, ia mengusulkan Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan Rakyat. Sementara itu, secara tertulis, ia mengusulkan Ketuhanan Yang Maha Esa, Kebangsaan Persatuan Indonesia, Rasa Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Gagasan ini menunjukkan pentingnya aspek spiritual dan kebangsaan.

4. Gagasan Prof. Dr. Mr. Soepomo
Pada tanggal 31 Mei 1945, Prof. Dr. Mr. Soepomo menyampaikan lima asas dasar negara yang disebutnya sebagai 'Dasar Negara Indonesia Merdeka'. Asas-asas tersebut adalah Persatuan, Kekeluargaan, Keseimbangan Lahir dan Batin, Musyawarah, dan Keadilan Rakyat. Soepomo menekankan pentingnya negara yang integralistik, di mana kepentingan individu selaras dengan kepentingan masyarakat dan negara. Konsep ini mencerminkan pandangan kolektivisme yang kuat.

5. Gagasan Ir. Soekarno
Pada tanggal 1 Juni 1945, Ir. Soekarno menyampaikan usulan lima dasar negara yang ia beri nama Pancasila. Kelima asas tersebut adalah Kebangsaan Indonesia, Internasionalisme atau Peri Kemanusiaan, Mufakat atau Demokrasi, Kesejahteraan Sosial, dan Ketuhanan yang Berkebudayaan. Soekarno juga mengusulkan agar kelima sila ini dapat diperas menjadi Trisila (Sosio-Nasionalisme, Sosio-Demokrasi, Ketuhanan) atau bahkan Ekasila (Gotong Royong). Tanggal 1 Juni kemudian diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila.

Rangkuman: Kelahiran Pancasila merupakan puncak dari Sidang BPUPK pertama yang berlangsung dari 29 Mei hingga 1 Juni 1945. Para pendiri bangsa seperti Mohammad Yamin, Soepomo, dan Soekarno secara bergantian menyampaikan gagasan dasar negara. Ir. Soekarno yang mengusulkan nama Pancasila, yang kemudian menjadi fondasi ideologi dan pandangan hidup bangsa Indonesia. Proses ini menunjukkan semangat musyawarah dan kebijaksanaan dalam merumuskan dasar negara.

Halaman 9 · Kelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPK — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
BPUPKBadan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan.
PancasilaDasar negara Republik Indonesia yang terdiri dari lima sila.
Dasar NegaraFondasi filosofis dan ideologis suatu negara.
MusyawarahPembahasan bersama untuk mencapai keputusan bersama.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Kelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPK — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Kelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPK" mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Kelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPK — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Kelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPK ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas VIIPeta Konsep
Kelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPKPembentukan BPUPKSidang Pertama BPUPKGagasan Mr. Mohammad YaminGagasan Prof. Dr. Mr. SoepomoGagasan Ir. Soekarno
Dari sub-bab Kelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPKHalaman 12
Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas VIIProfil Lulusan
KewargaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bagian dari Bab 1 · Sejarah Kelahiran Pancasila

Modul ini membahas satu subbab. Subbab lain di bab ini, atau seluruh bab dalam satu modul:

Bab 1Sejarah Kelahiran PancasilaModul siap unduh · Word + PDF ber-kop1.1Kelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPKSedang Anda buka1.2Perumusan Pancasila oleh Panitia Sembilan1.3Proklamasi dan Penetapan Pancasila sebagai Dasar Negara

Bukan Kelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPK yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Pendidikan Pancasila kelas 7 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPK pada Pendidikan Pancasila MTs, Fase D, elemen Pancasila.

Modul Kelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPK ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Pendidikan Pancasila kelas VII MTs di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila materi Kelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPK ini gratis?

Ya. Modul Kelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPK untuk kelas VII MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Kelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPK ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Pancasila kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Pancasila kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Kelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPK ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPK dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Pancasila kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Kelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPK ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPK tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPK untuk Pendidikan Pancasila kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Kelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPK ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Pancasila kelas VII MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPK beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Pancasila kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Pendidikan Pancasila ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?

Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Kelahiran Pancasila dalam Sidang BPUPK yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Pendidikan Pancasila SMP ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Pendidikan Pancasila MTsSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.