Modul Ajar & RPP Pendidikan Pancasila Kelas VII
Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Pancasila |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik mengetahui nama negara Indonesia dan menyadari bahwa mereka adalah bagian dari negara ini. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak bernegara
Peserta didik menunjukkan sikap bangga menjadi warga negara Indonesia dan berpartisipasi aktif menjaga keutuhan wilayah NKRI sebagai wujud syukur. - kewargaan — elemen: memahami peran sebagai warga negara
Peserta didik mengidentifikasi hak dan kewajiban sebagai warga negara terkait wilayah NKRI, serta menunjukkan tanggung jawab dalam menjaga perbatasan. - kolaborasi — elemen: kerja sama dan komunikasi
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menganalisis isu-isu wilayah negara dan menyajikan solusi secara komunikatif.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pendidikan Pancasila |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami makna negara, unsur-unsur negara, serta karakteristik wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, termasuk upaya menjaga keutuhannya, sebagai landasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Negara Kesatuan Republik Indonesia memiliki wilayah darat, laut, dan udara yang luas serta beragam sumber daya alam. |
| Konseptual | Konsep wilayah negara meliputi daratan, perairan, dan ruang udara yang berada di bawah kedaulatan suatu negara. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar mengidentifikasi batas-batas wilayah negara dan menganalisis peran warga negara dalam menjaga keutuhan wilayah. |
| Metakognitif | Peserta didik akan merefleksikan bagaimana pemahaman tentang wilayah negara membantu mereka menjadi warga negara yang bertanggung jawab. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mensyukuri karunia Allah SWT atas keindahan dan kekayaan alam wilayah Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. |
| 2. Cinta Ilmu | Mempelajari dengan sungguh-sungguh setiap detail wilayah negara, batas-batasnya, dan sejarah pembentukannya sebagai wujud cinta ilmu. |
| 3. Cinta Lingkungan | Berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di wilayah darat, laut, dan udara Indonesia. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Menghargai keberagaman suku, budaya, dan agama di seluruh wilayah Indonesia sebagai sesama manusia yang hidup rukun. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menunjukkan rasa bangga dan bertanggung jawab terhadap keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui tindakan nyata sehari-hari. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan makna negara dan mengidentifikasi unsur-unsur negara dengan tepat.
- Setelah mengamati peta, peserta didik dapat mengklasifikasikan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) meliputi darat, laut, dan udara secara rinci.
- Melalui studi kasus, peserta didik mampu menganalisis pentingnya Indonesia sebagai negara kesatuan dengan memberikan minimal tiga alasan yang relevan.
- Dengan simulasi peran, peserta didik dapat menunjukkan upaya-upaya menjaga keutuhan wilayah NKRI melalui tindakan nyata dan bertanggung jawab.
- Setelah menyimak materi, peserta didik dapat menjelaskan batas-batas wilayah Indonesia di darat, laut, dan udara dengan benar.
- Melalui presentasi kelompok, peserta didik mampu mengkomunikasikan tantangan dan solusi dalam menjaga keutuhan wilayah NKRI secara persuasif.
Pemahaman bermakna: Memahami wilayah negara bukan hanya tentang batas geografis, tetapi juga tentang identitas, kedaulatan, dan tanggung jawab kita sebagai warga negara dalam menjaga keutuhan serta keberlangsungannya.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu mengetahui dan menjaga wilayah negara kita?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ilmu Pengetahuan Sosial: Kaitan dengan sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan dan integrasi wilayah. Bahasa Indonesia: Kaitan dengan kemampuan menganalisis informasi dari teks geografis dan menyajikan argumen secara lisan. Seni Budaya: Kaitan dengan apresiasi terhadap keberagaman budaya di berbagai wilayah Indonesia. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang pentingnya memperkenalkan peta Indonesia dan cerita daerah asal kepada anak di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur dengan poster peta Indonesia dan informasi wilayah, serta tersedia akses ke internet untuk mencari data geografis. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi peta digital atau video dokumenter tentang wilayah perbatasan Indonesia untuk visualisasi yang lebih nyata. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan makna negara dan mengidentifikasi unsur-unsur negara dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Kunci: Guru membisikkan satu kata kunci terkait negara ke peserta didik pertama, lalu mereka membisikkan ke teman sebelahnya sampai peserta didik terakhir menyebutkan kata yang didengar.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Setelah mengamati peta, peserta didik dapat mengklasifikasikan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) meliputi darat, laut, dan udara secara rinci. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Gambar Berantai: Guru meminta peserta didik untuk menggambar satu bagian dari peta Indonesia secara berantai, dimulai dari satu peserta didik menggambar pulau, lalu dilanjutkan teman sebelahnya menggambar laut, dst.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Kamu dapat mengidentifikasi dan mengklasifikasikan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan peta.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah bagian fundamental yang membentuk identitas dan kedaulatan bangsa. Memahami wilayah negara berarti memahami rumah kita bersama, batas-batasnya, serta tanggung jawab kita untuk menjaga dan melestarikannya.
Alat & bahan: Peta buta Indonesia, alat tulis, pensil warna
Langkah kerja:
- Lengkapi letak geografis Indonesia pada tabel berikut, lalu jelaskan keuntungannya.
Gambar 1. Tabel - Amati peta buta Indonesia yang kamu terima.
- Identifikasi bagian daratan, lautan, dan ruang udara yang kamu ketahui pada peta.
- Warnai bagian daratan dengan warna hijau, lautan dengan warna biru, dan berikan tanda di area udara dengan warna kuning.
- Tuliskan tiga contoh batas alam dan tiga contoh batas buatan yang kamu identifikasi di peta.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa nama negara tempat kita tinggal?
- Apakah kamu tahu di mana letak rumahmu di peta Indonesia?
- Sebutkan satu pulau besar yang ada di Indonesia!
- Menurutmu, apa itu 'batas negara'?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan simulasi peran, serta kelengkapan pengisian LKPD.
Sumatif (akhir): Tes tertulis untuk mengukur pemahaman peserta didik tentang makna negara, unsur-unsur, klasifikasi wilayah, dan upaya menjaga keutuhan NKRI.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan makna negara dan unsur-unsur negara | Makna negara dan unsur-unsur negara | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, kewargaan |
| 2 | Mengklasifikasikan wilayah NKRI | Klasifikasi wilayah negara (darat, laut, udara) | 2 JP | kewargaan, kolaborasi |
| 3 | Menganalisis pentingnya Indonesia sebagai negara kesatuan | Indonesia sebagai negara kesatuan | 2 JP | kewargaan, penalaran kritis |
| 4 | Menunjukkan upaya-upaya menjaga keutuhan wilayah NKRI | Upaya menjaga keutuhan wilayah | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, kolaborasi |
Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah bagian fundamental yang membentuk identitas dan kedaulatan bangsa. Memahami wilayah negara berarti memahami rumah kita bersama, batas-batasnya, serta tanggung jawab kita untuk menjaga dan melestarikannya. Modul ini akan membimbing kamu menjelajahi makna negara, unsur-unsurnya, hingga upaya konkret dalam menjaga keutuhan wilayah NKRI.
1. 1. Makna Negara dan Unsur-Unsur Negara
Negara adalah suatu organisasi di suatu wilayah yang memiliki kekuasaan tertinggi yang sah dan ditaati oleh rakyatnya. Negara memiliki empat unsur pokok yang harus dipenuhi agar diakui sebagai sebuah negara berdaulat. Unsur-unsur tersebut meliputi rakyat (penduduk), wilayah, pemerintah yang berdaulat, dan pengakuan dari negara lain. Rakyat adalah semua orang yang secara sah menjadi warga negara dan tinggal di wilayah tersebut. Wilayah adalah batas geografis yang menjadi tempat berlakunya kedaulatan negara, meliputi darat, laut, dan udara. Pemerintah yang berdaulat adalah lembaga yang menjalankan kekuasaan untuk mengatur dan mengelola negara. Pengakuan dari negara lain adalah legitimasi internasional terhadap keberadaan suatu negara.
2. 2. Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia
Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terdiri atas tiga dimensi utama: daratan, lautan, dan ruang udara. Wilayah daratan mencakup pulau-pulau besar dan kecil yang membentuk kepulauan Indonesia, seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua, serta seluruh tanah yang ada di dalamnya. Wilayah lautan meliputi perairan pedalaman, laut teritorial sejauh 12 mil laut dari garis pangkal, zona tambahan, dan zona ekonomi eksklusif (ZEE) sejauh 200 mil laut. Ruang udara adalah wilayah di atas daratan dan lautan Indonesia yang menjadi bagian dari kedaulatan negara. Batas-batas wilayah Indonesia di darat berbatasan dengan Malaysia, Papua Nugini, dan Timor Leste, sedangkan di laut berbatasan dengan banyak negara tetangga.
3. 3. Batas-Batas Wilayah Indonesia
Batas wilayah Indonesia di darat meliputi perbatasan dengan Malaysia (di Kalimantan), Papua Nugini (di Papua), dan Timor Leste (di Pulau Timor). Batas-batas ini ditandai dengan patok-patok perbatasan atau tanda alam lainnya. Di laut, Indonesia berbatasan dengan Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Filipina, Palau, Papua Nugini, Timor Leste, dan Australia. Batas laut ini ditentukan berdasarkan hukum laut internasional, termasuk Konvensi Hukum Laut PBB (UNCLOS) tahun 1982. Batas udara secara vertikal mengikuti batas daratan dan lautan, serta secara horizontal tidak memiliki batas yang jelas namun diakui berdasarkan kedaulatan di atas wilayah geografisnya. Mengetahui batas ini penting untuk menjaga kedaulatan dan keamanan negara.
4. 4. Indonesia sebagai Negara Kesatuan
Indonesia memilih bentuk negara kesatuan karena alasan historis, geografis, dan demografis. Secara historis, semangat persatuan telah ada sejak perjuangan kemerdekaan. Secara geografis, Indonesia adalah negara kepulauan yang membutuhkan sistem pemerintahan terpusat untuk menjaga integrasi. Secara demografis, keberagaman suku, agama, dan budaya memerlukan wadah kesatuan agar tidak terjadi perpecahan. Sebagai negara kesatuan, pemerintahan pusat memegang kekuasaan tertinggi, meskipun ada otonomi daerah yang diberikan kepada pemerintah daerah. Bentuk kesatuan ini memungkinkan pembangunan yang merata dan menjaga stabilitas nasional di tengah keberagaman yang luar biasa.
5. 5. Upaya Menjaga Keutuhan Wilayah NKRI
Menjaga keutuhan wilayah NKRI adalah tanggung jawab seluruh warga negara. Upaya ini dapat dilakukan melalui berbagai cara, baik oleh pemerintah maupun masyarakat. Pemerintah melakukan pengawasan perbatasan secara ketat, menjaga kedaulatan laut dan udara, serta menjalin kerja sama diplomatik dengan negara tetangga. Masyarakat dapat berpartisipasi dengan menjaga kelestarian lingkungan di wilayah perbatasan, melaporkan aktivitas mencurigakan, menumbuhkan rasa cinta tanah air, menghargai keberagaman budaya, serta mematuhi hukum yang berlaku. Pendidikan Pancasila juga berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan persatuan sejak dini. Setiap tindakan kecil yang menunjukkan kepedulian terhadap wilayah adalah kontribusi nyata.
Rangkuman: Negara adalah organisasi berdaulat dengan rakyat, wilayah, pemerintah, dan pengakuan negara lain. Wilayah NKRI meliputi darat, laut, dan udara dengan batas-batas yang jelas. Indonesia adalah negara kesatuan yang penting untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman. Menjaga keutuhan wilayah NKRI adalah tugas bersama pemerintah dan seluruh warga negara melalui berbagai tindakan nyata dan bertanggung jawab demi kelangsungan bangsa.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Negara | Organisasi di suatu wilayah yang memiliki kekuasaan tertinggi yang sah. |
| Kedaulatan | Kekuasaan tertinggi suatu negara untuk mengatur wilayah dan rakyatnya. |
| Wilayah Teritorial | Jalur laut selebar 12 mil laut dari garis pangkal pulau terluar. |
| ZEE | Zona Ekonomi Eksklusif, wilayah laut sejauh 200 mil laut dari garis pangkal. |
| Otonomi Daerah | Hak, wewenang, dan kewajiban daerah untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia" mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Pancasila Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 3 siap unduh
Sejarah Kelahiran PancasilaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPenerapan Nilai-Nilai PancasilaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPatuh terhadap NormaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap2 dari 2 siap unduh
Keberagaman Bangsa Indonesia dalam Bingkai Bhinneka Tunggal IkaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Pendidikan Pancasila lain yang sudah tersedia
Norma dan UUD NRI 1945Pendidikan Pancasila Kelas VII MTsPerumusan dan Penetapan PancasilaPendidikan Pancasila Kelas VII MTsLihat semua Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Pancasila kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia pada Pendidikan Pancasila MTs, Fase D, elemen Pendidikan Pancasila.
Modul Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi Pendidikan Pancasila kelas VII MTs di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila materi Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia ini gratis?
Ya. Modul Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk kelas VII MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Pancasila kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Pancasila kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Pancasila kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk Pendidikan Pancasila kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Pancasila kelas VII MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Pancasila kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun dan Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Pancasila ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?
Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Pendidikan Pancasila SMP ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.