Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Islam Kelas V
Aku anak saleh
Modul ajar (RPP) Pendidikan Agama Islam SD kelas V materi Aku anak saleh lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan Aku anak saleh yang Anda cari? Materi Pendidikan Agama Islam Kelas V lainnya:
Lihat peta materi setahun7 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam |
| Fase / Kelas | C / V |
| Materi Pokok | Aku anak saleh |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memahami rukun Islam dan rukun iman, serta memiliki pengalaman awal tentang perilaku terpuji di lingkungan keluarga dan sekolah.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak mulia
Peserta didik menunjukkan akhlak mulia dalam perilaku sehari-hari sebagai cerminan anak saleh, seperti jujur dan hormat. - kewargaan — elemen: memahami dan menghargai keberagaman
Peserta didik menghargai perbedaan dan berinteraksi positif dengan teman-teman, mencerminkan sikap toleransi anak saleh. - kolaborasi — elemen: kerja sama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas, menunjukkan sikap saling membantu dan bertanggung jawab.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Akhlak Pribadi |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik memahami dan menginternalisasi nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari, serta mampu menunjukkan perilaku terpuji sebagai wujud keimanan kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Materi ini membahas contoh nyata perilaku anak saleh seperti jujur, hormat, patuh, dan santun dalam kehidupan sehari-hari di rumah dan sekolah. |
| Konseptual | Konsep inti adalah bahwa anak saleh adalah pribadi yang memiliki akhlak mulia dan berperilaku terpuji sebagai wujud ketaatan kepada Allah Swt. dan sesama. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar langkah-langkah konkret dalam menerapkan perilaku jujur, hormat, patuh, dan santun dalam berbagai situasi. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya refleksi diri terhadap perilaku yang telah dilakukan dan dampaknya terhadap orang lain serta lingkungan. |
Tujuan Pembelajaran:
- Menjelaskan pengertian anak saleh dengan tepat.
- Mengidentifikasi contoh-contoh perilaku jujur, hormat, patuh, dan santun dalam kehidupan sehari-hari.
- Menganalisis pentingnya berperilaku jujur, hormat, patuh, dan santun.
- Mempraktikkan perilaku jujur dalam berbagai situasi.
- Mempraktikkan perilaku hormat kepada orang tua dan guru.
- Membuat poster kampanye "Aku Anak Saleh" yang berisi ajakan untuk berperilaku terpuji.
Pemahaman bermakna: Menjadi anak saleh berarti memiliki akhlak mulia yang tercermin dalam setiap perkataan dan perbuatan, membawa kebaikan bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan.
Pertanyaan pemantik: "Menurut kalian, seperti apa sih anak saleh itu? Dan mengapa kita harus berusaha menjadi anak saleh?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Menulis kalimat ajakan yang efektif untuk poster kampanye dan menyampaikan presentasi secara lisan. Seni Budaya: Mendesain poster kampanye dengan komposisi warna dan gambar yang menarik serta kreatif. Pendidikan Pancasila: Memahami nilai-nilai gotong royong dan musyawarah dalam kerja kelompok serta penerapan nilai kemanusiaan yang adil dan beradab. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak berkolaborasi dengan guru untuk memantau dan memberikan contoh perilaku jujur, hormat, patuh, dan santun di rumah, serta memberikan umpan balik kepada sekolah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas dihias dengan poster-poster berisi pesan kebaikan dan contoh perilaku anak saleh, serta sudut baca buku-buku cerita inspiratif tentang akhlak mulia. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video pendek inspiratif dari YouTube tentang kisah teladan anak saleh atau aplikasi sederhana untuk membuat poster digital jika memungkinkan. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Menjelaskan pengertian anak saleh dengan tepat dan mengidentifikasi contoh-contoh perilaku jujur, hormat, patuh, dan santun dalam kehidupan sehari-hari. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Gaya Anak Saleh: Seorang siswa memperagakan satu perilaku anak saleh (misal: menyapa guru), siswa lain menebak perilaku apa itu. Dilakukan bergantian. Salam, doa bersama, presensi, apersepsi melalui pertanyaan tentang 'siapa pahlawan idolamu dan mengapa?', menyampaikan tujuan pembelajaran, serta pertanyaan pemantik untuk memancing rasa ingin tahu peserta didik tentang makna anak saleh. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mengamati beberapa gambar atau video pendek tentang anak-anak yang berperilaku terpuji dan tidak terpuji, lalu mendiskusikan perbedaan dan dampaknya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok kecil, peserta didik membuat daftar contoh perilaku jujur, hormat, patuh, dan santun yang mereka temui di rumah dan sekolah, kemudian mengklasifikasikannya. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, kelompok lain memberikan tanggapan, dan guru memberikan penguatan tentang pentingnya perilaku anak saleh dan hubungannya dengan ajaran Islam. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Bersama-sama menyimpulkan pengertian anak saleh, melakukan refleksi singkat tentang pembelajaran hari ini, memberikan apresiasi kepada semua peserta didik, menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya, dan menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis pentingnya berperilaku jujur, hormat, patuh, dan santun serta mempraktikkan perilaku jujur dalam berbagai situasi. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Berantai Kata Jujur: Guru menyebutkan satu kata (misal: 'benar'), siswa berikutnya melanjutkan dengan kata yang berhubungan (misal: 'jujur'), lalu seterusnya, melatih fokus dan kejujuran dalam berucap. Salam, doa, presensi, mengulas singkat materi sebelumnya, mengaitkannya dengan masalah sehari-hari yang membutuhkan kejujuran, menyampaikan tujuan pembelajaran, dan memotivasi peserta didik. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diberikan studi kasus atau skenario masalah yang berkaitan dengan ketidakjujuran atau kurangnya rasa hormat, lalu dalam kelompok, mereka menganalisis dampak dari perilaku tersebut. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok merancang solusi atau tindakan yang menunjukkan perilaku jujur, hormat, patuh, dan santun dalam skenario yang diberikan, kemudian berlatih mempraktikkannya melalui role-play. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempraktikkan role-play di depan kelas, kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif, dan guru memberikan penguatan tentang keutamaan dan manfaat berperilaku jujur serta cara mengatasinya bila sulit. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Menyimpulkan pentingnya jujur dan hormat, melakukan refleksi individu tentang pengalaman role-play, memberikan semangat untuk terus berlatih, mengumumkan tugas proyek untuk pertemuan berikutnya, dan menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 3 | Mempraktikkan perilaku hormat kepada orang tua dan guru serta membuat poster kampanye "Aku Anak Saleh" yang berisi ajakan untuk berperilaku terpuji. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tepuk Anak Saleh: Guru memandu tepuk dengan lirik sederhana tentang anak saleh (misal: 'Aku anak saleh, rajin salat, rajin ngaji, hormat orang tua, cinta Islam, yes!'), untuk membangkitkan semangat. Salam, doa, presensi, meninjau kembali tugas proyek pembuatan poster, menyampaikan tujuan pembelajaran untuk menyelesaikan dan mempresentasikan proyek, serta membangkitkan semangat kolaborasi. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik dalam kelompok merencanakan desain poster kampanye 'Aku Anak Saleh' dengan menentukan pesan utama, gambar pendukung, dan tata letak yang menarik. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara kolaboratif membuat poster kampanye dengan kreativitas masing-masing, memastikan pesan-pesan tentang perilaku terpuji tersampaikan dengan jelas dan menarik. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan poster kampanye mereka di depan kelas, menjelaskan makna dan pesan yang ingin disampaikan, dan kelompok lain memberikan apresiasi serta masukan. Guru memberikan penguatan akhir dan apresiasi atas karya siswa. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Bersama-sama memilih poster terbaik (opsional), melakukan refleksi menyeluruh tentang seluruh rangkaian materi 'Aku Anak Saleh', guru memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras dan hasil belajar, memberikan motivasi untuk terus menjadi anak saleh, dan menutup dengan doa penuh kegembiraan. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan mengklasifikasikan perilaku anak saleh serta menganalisis dampaknya.
Alat & bahan: Kertas HVS, spidol warna, gunting, lem, gambar/foto perilaku (terpuji/tercela)
Langkah kerja:
- Amati gambar-gambar perilaku yang diberikan oleh guru.
- Diskusikan dalam kelompok, mana yang termasuk perilaku anak saleh dan mana yang bukan.
- Tuliskan alasan mengapa suatu perilaku termasuk/tidak termasuk anak saleh.
- Buatlah mind map sederhana tentang 'Manfaat Menjadi Anak Saleh' di kertas HVS.
- Presentasikan hasil diskusi kelompokmu di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang anak saleh?
- Sebutkan satu contoh perilaku baik yang pernah kamu lakukan!
- Mengapa kita harus berbuat baik kepada orang lain?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, role-play, dan proses pembuatan poster kampanye.
Sumatif (akhir): Penilaian poster kampanye 'Aku Anak Saleh' dan presentasi kelompok berdasarkan rubrik yang telah ditentukan.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan pengertian anak saleh dengan tepat. | Pengertian anak saleh dan contohnya. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 2 | Menganalisis pentingnya perilaku jujur, hormat, patuh, dan santun. | Manfaat dan dampak perilaku terpuji. | 2 JP | kewargaan, penalaran kritis |
| 3 | Mempraktikkan perilaku jujur dan hormat serta membuat poster kampanye. | Penerapan perilaku terpuji dan proyek poster. | 2 JP | kolaborasi, kreativitas, keimanan dan ketakwaan |
Integrasi Panca Cinta (KBC):
| Nilai Cinta | Wujud dalam Pembelajaran |
|---|---|
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mempelajari dan mengamalkan ajaran Islam tentang akhlak mulia, seperti jujur dan santun, sebagai wujud ketaatan kepada Allah Swt. dan meneladani Rasulullah ﷺ. |
| 2. Cinta Ilmu | Meningkatkan rasa ingin tahu untuk mencari tahu lebih banyak tentang kisah-kisah teladan anak saleh dan pentingnya berperilaku terpuji dalam kehidupan sehari-hari. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan kelas serta sekolah sebagai wujud anak saleh yang bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Berinteraksi dengan teman dan guru secara santun dan hormat, serta membantu sesama yang membutuhkan, mencerminkan kasih sayang terhadap diri dan orang lain. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menjadi warga negara yang baik dengan mematuhi peraturan sekolah dan masyarakat, serta bangga menunjukkan akhlak mulia sebagai identitas bangsa Indonesia. |
Menjadi anak saleh adalah dambaan setiap orang tua dan perintah agama. Anak saleh bukan hanya pintar, tetapi juga memiliki akhlak mulia yang tercermin dalam setiap perkataan dan perbuatan. Materi ini akan mengajak kita memahami apa itu anak saleh, mengapa penting menjadi anak saleh, dan bagaimana kita bisa mempraktikkan perilaku anak saleh dalam kehidupan sehari-hari.
1. Pengertian Anak Saleh
Anak saleh adalah anak yang beriman kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, serta memiliki akhlak mulia yang tercermin dalam perilaku sehari-hari. Mereka selalu berusaha menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Rasulullah ﷺ bersabda, 'Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya.' (HR. Tirmidzi). Jadi, anak saleh itu adalah anak yang baik hati, baik ucapan, dan baik perilakunya.
2. Perilaku Jujur
Jujur adalah berkata benar dan berbuat sesuai kenyataan. Jika kita jujur, orang lain akan percaya kepada kita. Allah Swt. berfirman, 'Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar.' (QS. At-Taubah: 119). Contoh jujur: mengakui kesalahan, mengembalikan barang teman yang jatuh, tidak menyontek saat ujian. Kejujuran akan membuat hati kita tenang dan hidup kita berkah.
3. Perilaku Hormat
Hormat berarti menghargai dan menghormati orang lain, terutama orang tua dan guru. Kepada orang tua, kita harus patuh, berbicara sopan, dan tidak membantah. Kepada guru, kita harus mendengarkan nasihatnya dan mengerjakan tugas dengan baik. Rasulullah ﷺ bersabda, 'Surga itu di bawah telapak kaki ibu.' (HR. An-Nasa'i). Ini menunjukkan betapa mulianya berbakti kepada orang tua.
4. Perilaku Patuh
Patuh berarti menaati perintah atau aturan yang baik. Kita harus patuh kepada Allah Swt. dengan menjalankan ibadah, patuh kepada orang tua, dan patuh kepada guru. Kepatuhan menunjukkan sikap disiplin dan tanggung jawab. Contohnya, patuh mengerjakan salat lima waktu, patuh membantu pekerjaan rumah, dan patuh pada peraturan sekolah.
5. Perilaku Santun
Santun adalah berperilaku halus, baik budi bahasa, dan sopan. Santun terlihat dari cara kita berbicara, berjalan, dan berinteraksi dengan orang lain. Dengan santun, kita akan disukai banyak teman dan disegani orang lain. Contoh santun: berbicara pelan, tidak memotong pembicaraan, menyapa orang yang lebih tua, dan tidak berteriak-teriak di tempat umum. Santun adalah cerminan akhlak yang indah.
6. Manfaat Menjadi Anak Saleh
Menjadi anak saleh memiliki banyak manfaat. Pertama, kita akan dicintai Allah Swt. dan Rasul-Nya. Kedua, kita akan disayangi orang tua, guru, dan teman-teman. Ketiga, hati kita akan selalu tenang dan bahagia. Keempat, kita akan mendapatkan pahala dan surga di akhirat kelak. Kelima, kita akan menjadi teladan yang baik bagi orang lain. Oleh karena itu, mari kita berlomba-lomba menjadi anak saleh.
Rangkuman: Anak saleh adalah pribadi beriman yang berakhlak mulia, tercermin dalam perilaku jujur, hormat, patuh, dan santun. Perilaku terpuji ini membawa kebaikan bagi diri sendiri dan orang lain, serta mendatangkan cinta Allah Swt. dan kebahagiaan di dunia maupun akhirat. Mari kita terus berusaha mengamalkan sifat-sifat anak saleh dalam kehidupan sehari-hari.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Saleh | Baik, taat beragama, memiliki akhlak terpuji. |
| Akhlak | Budi pekerti, tingkah laku, atau tabiat. |
| Jujur | Berbicara atau bertindak sesuai kenyataan, tidak bohong. |
| Hormat | Menghargai dan menghormati orang lain. |
| Santun | Berperilaku halus, baik budi bahasa, dan sopan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Aku anak saleh" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas V ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi Pendidikan Agama Islam Kelas V Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap unduh
Iman kepada RasulModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKisah Nabi IsaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPuasa RamadhanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPerilaku Sederhana dan IkhlasModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap1 dari 3 siap unduh
Surah At-Tin dan Al-Ma'unModul siap unduh · Word + PDF ber-kopIman kepada Kitab-kitab AllahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKisah Rasul Ulul AzmiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Pendidikan Agama Islam di kelas lain
Akhlak terhadap Allah SWT dengan berdoa bertawakkal kepada-NyaPendidikan Agama Islam Kelas V SDAkhlak Terhadap Allah Swt, puasa wajib dan puasa sunnah,kepemimpinan Nabi Muhammad SawPendidikan Agama Islam Kelas V SDAl-Halim, Asy Syakur, Al- Hakim dan Al WadudPendidikan Agama Islam Kelas V SDAl-Ḥalīm, Asy-Syakūr, Al-Ḥakīm, dan Al-WadūdPendidikan Agama Islam Kelas V SDLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas V →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam Aku anak saleh ini gratis?
Ya. Modul Aku anak saleh untuk kelas V SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas V langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas V ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Aku anak saleh ini mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase C untuk kelas V SD.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Aku anak saleh untuk Pendidikan Agama Islam kelas V di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Aku anak saleh ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Islam kelas V SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas 5 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas V dan kelas 5 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Aku anak saleh pada Pendidikan Agama Islam SD, Fase C, elemen Akhlak Pribadi.
Bisakah modul Aku anak saleh ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Aku anak saleh dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Islam kelas V di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.