Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Islam Kelas V
Lebih dekat dengan nama-nama allah
Modul ajar (RPP) Pendidikan Agama Islam SD kelas V materi Lebih dekat dengan nama-nama allah lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan Lebih dekat dengan nama-nama allah yang Anda cari? Materi Pendidikan Agama Islam Kelas V lainnya:
Lihat peta materi setahun7 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam |
| Fase / Kelas | C / V |
| Materi Pokok | Lebih dekat dengan nama-nama allah |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal nama-nama Allah Swt. secara umum dan memiliki pemahaman dasar tentang sifat-sifat Allah Swt.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak pribadi
Peserta didik menunjukkan sikap terpuji dalam kehidupan sehari-hari sebagai cerminan pemahaman Asmaul Husna. - penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik mampu menganalisis makna Asmaul Husna dan mengaitkannya dengan fenomena alam dan sosial di sekitar. - kreativitas — elemen: menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal
Peserta didik merancang dan membuat karya sederhana yang merepresentasikan pemahaman Asmaul Husna.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Al-Qur'an, Hadis, dan Akidah |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik memahami makna Asmaul Husna (al-Basir, al-Adl, dan al-Azim) serta mampu mengimplementasikannya dalam sikap sehari-hari sebagai wujud keimanan kepada Allah Swt. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Materi ini membahas nama-nama Allah Swt. (Asmaul Husna) seperti al-Basir (Maha Melihat), al-Adl (Maha Adil), dan al-Azim (Maha Agung) yang sering ditemukan dalam Al-Qur'an. |
| Konseptual | Konsep intinya adalah memahami bahwa Asmaul Husna adalah nama-nama indah Allah Swt. yang mencerminkan sifat-sifat-Nya dan menjadi pedoman dalam berperilaku. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar cara meneladani sifat-sifat Allah Swt. yang terkandung dalam Asmaul Husna tersebut melalui tindakan nyata. |
| Metakognitif | Kesadaran belajar yang ditumbuhkan adalah pentingnya merenungkan makna Asmaul Husna untuk meningkatkan keimanan dan memperbaiki akhlak diri. |
Tujuan Pembelajaran:
- Peserta didik dapat menjelaskan makna Asmaul Husna: al-Basir, al-Adl, dan al-Azim dengan benar.
- Peserta didik dapat mengidentifikasi contoh perilaku yang mencerminkan Asmaul Husna al-Basir, al-Adl, dan al-Azim dalam kehidupan sehari-hari.
- Peserta didik dapat menunjukkan perilaku yang mencerminkan Asmaul Husna al-Basir, al-Adl, dan al-Azim dalam interaksi sosial.
- Peserta didik dapat membuat karya sederhana yang merepresentasikan pemahaman Asmaul Husna al-Basir, al-Adl, dan al-Azim.
Pemahaman bermakna: Memahami Asmaul Husna bukan hanya sekadar menghafal, tetapi juga meresapi maknanya untuk membentuk karakter mulia dan menumbuhkan rasa syukur serta ketaatan kepada Allah Swt.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu mengetahui nama-nama Allah Swt. yang indah?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Menulis puisi atau pantun tentang Asmaul Husna. Seni Budaya: Membuat kaligrafi atau poster Asmaul Husna dengan kreativitas. Pendidikan Pancasila: Mengaitkan sifat adil Allah (al-Adl) dengan nilai keadilan sosial dalam Pancasila. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk membimbing peserta didik dalam menerapkan perilaku terpuji yang mencerminkan Asmaul Husna di lingkungan rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas dihias dengan poster Asmaul Husna dan contoh-contoh perilaku positif, serta tersedia sudut baca buku-buku kisah inspiratif. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi tentang kebesaran Allah Swt. dan aplikasi interaktif Asmaul Husna untuk memperkaya pemahaman peserta didik. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Peserta didik dapat menjelaskan makna Asmaul Husna: al-Basir, al-Adl, dan al-Azim dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Kata Asmaul Husna: Guru menyebutkan ciri-ciri sifat Allah, peserta didik menebak Asmaul Husna yang sesuai. Contoh: 'Dia melihat segalanya...' (al-Basir). Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi tentang nama-nama Allah yang sudah dikenal, menyampaikan tujuan pembelajaran, dan mengajukan pertanyaan pemantik 'Mengapa kita perlu mengetahui nama-nama Allah Swt. yang indah?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mengamati gambar atau video tentang kebesaran alam semesta dan fenomena sosial, kemudian berdiskusi kelompok untuk menemukan keterkaitan dengan sifat-sifat Allah Swt. yang Maha Melihat, Maha Adil, dan Maha Agung. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mengisi LKPD dengan mencari informasi dari berbagai sumber (buku, internet) tentang makna Asmaul Husna al-Basir, al-Adl, dan al-Azim serta contoh penerapannya. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, kelompok lain memberikan tanggapan, kemudian guru memberikan penguatan dan meluruskan konsep yang kurang tepat. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan makna Asmaul Husna yang dipelajari, melakukan refleksi singkat tentang pembelajaran hari ini, memberikan apresiasi, dan menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Peserta didik dapat mengidentifikasi contoh perilaku yang mencerminkan Asmaul Husna al-Basir, al-Adl, dan al-Azim dalam kehidupan sehari-hari. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Rantai Asmaul Husna: Satu siswa menyebut Asmaul Husna, siswa berikutnya menyebut contoh perilakunya, dan seterusnya secara berantai. Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, mengulas kembali materi sebelumnya, menyampaikan tujuan pembelajaran, dan memotivasi peserta didik untuk meneladani Asmaul Husna. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik membaca kisah-kisah pendek atau studi kasus tentang situasi yang membutuhkan penerapan sifat al-Basir, al-Adl, dan al-Azim, lalu berdiskusi untuk menganalisisnya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik merancang skenario drama pendek atau komik sederhana yang menggambarkan contoh perilaku meneladani Asmaul Husna al-Basir, al-Adl, dan al-Azim dalam situasi sehari-hari di sekolah atau rumah. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok menampilkan atau mempresentasikan rancangan karyanya, kelompok lain memberikan masukan konstruktif, dan guru memberikan umpan balik serta penguatan nilai-nilai positif. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Peserta didik bersama guru merangkum contoh-contoh perilaku meneladani Asmaul Husna, melakukan refleksi tentang pentingnya berakhlak mulia, memberikan apresiasi atas partisipasi, dan mengingatkan untuk mempersiapkan alat dan bahan untuk proyek pertemuan berikutnya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning + Praktik |
| Tujuan Pertemuan 3 | Peserta didik dapat membuat karya sederhana yang merepresentasikan pemahaman Asmaul Husna al-Basir, al-Adl, dan al-Azim. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Gerakan: Guru membuat gerakan yang melambangkan sifat Allah (misal: mata melotot untuk al-Basir), siswa menebak dan menyebut Asmaul Husna. Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, mengingatkan kembali pentingnya meneladani Asmaul Husna, menyampaikan tujuan pembelajaran, dan memotivasi untuk menghasilkan karya terbaik. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara individu atau kelompok kecil memilih satu Asmaul Husna (al-Basir, al-Adl, atau al-Azim) yang paling berkesan bagi mereka untuk dijadikan tema karya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik membuat karya sederhana (poster, kaligrafi, puisi, pantun, miniatur, atau mind map kreatif) yang merepresentasikan pemahaman mereka tentang Asmaul Husna yang dipilih, dengan bimbingan guru. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Peserta didik memamerkan karyanya, saling memberikan apresiasi dan masukan, kemudian guru memberikan penilaian dan penguatan tentang pesan moral dari setiap karya. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan pembelajaran dari awal hingga akhir, melakukan refleksi mendalam tentang makna Asmaul Husna bagi diri mereka, memberikan apresiasi atas semua usaha dan karya, dan menutup dengan doa bersama dalam suasana gembira. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat menganalisis makna Asmaul Husna dan mengidentifikasi contoh perilakunya.
Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, buku PAI, smartphone/tablet (opsional)
Langkah kerja:
- Bacalah materi tentang Asmaul Husna al-Basir, al-Adl, dan al-Azim di buku PAI atau sumber lain.
- Diskusikan dalam kelompok makna dari masing-masing Asmaul Husna tersebut.
- Identifikasi minimal 3 contoh perilaku dalam kehidupan sehari-hari yang mencerminkan Asmaul Husna tersebut.
- Tuliskan hasil diskusi kelompokmu pada tabel yang disediakan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan 3 nama Allah yang kamu ketahui!
- Menurutmu, apa artinya Allah Maha Melihat?
- Pernahkah kamu melihat orang yang berbuat adil? Berikan contohnya!
- Apa yang membuatmu kagum dengan ciptaan Allah?
Formatif (proses): Observasi partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok, presentasi, dan pembuatan karya sederhana.
Sumatif (akhir): Tes tertulis untuk menguji pemahaman makna Asmaul Husna dan esai tentang penerapan dalam kehidupan sehari-hari.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Peserta didik dapat menjelaskan makna Asmaul Husna: al-Basir, al-Adl, dan al-Azim dengan benar. | Makna Asmaul Husna: al-Basir, al-Adl, al-Azim. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis |
| 2 | Peserta didik dapat mengidentifikasi contoh perilaku yang mencerminkan Asmaul Husna al-Basir, al-Adl, dan al-Azim dalam kehidupan sehari-hari. | Penerapan Asmaul Husna dalam perilaku sehari-hari. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis |
| 3 | Peserta didik dapat membuat karya sederhana yang merepresentasikan pemahaman Asmaul Husna al-Basir, al-Adl, dan al-Azim. | Karya representasi Asmaul Husna. | 2 JP | kreativitas, keimanan dan ketakwaan |
Integrasi Panca Cinta (KBC):
| Nilai Cinta | Wujud dalam Pembelajaran |
|---|---|
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt. dengan meresapi makna Asmaul Husna, serta termotivasi meneladani sifat-sifat mulia-Nya. |
| 2. Cinta Ilmu | Mengembangkan rasa ingin tahu dan semangat belajar untuk mendalami makna setiap nama Allah, serta mencari contoh penerapannya dalam kehidupan. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menumbuhkan kesadaran untuk menjaga kebersihan dan keadilan di lingkungan sekolah, sebagai cerminan sifat Maha Adil dan Maha Melihat Allah. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Membangun sikap adil, jujur, dan rendah hati dalam berinteraksi dengan teman dan guru, serta menghargai kebesaran setiap individu sebagai ciptaan Allah. |
| 5. Cinta Tanah Air | Meningkatkan rasa syukur atas keagungan alam semesta sebagai ciptaan Allah (Al-Azim) dan ikut serta menjaga keharmonisan tanah air. |
Anak-anak yang hebat, pernahkah kalian merenung tentang kebesaran Allah Swt.? Allah memiliki nama-nama yang indah dan sempurna, yang disebut Asmaul Husna. Dengan mengenal dan memahami nama-nama-Nya, kita akan semakin dekat dengan Allah dan termotivasi untuk meneladani sifat-sifat mulia-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
1. Mengenal Asmaul Husna
Asmaul Husna (الأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ) secara bahasa berarti nama-nama yang baik. Istilah ini merujuk pada 99 nama Allah Swt. yang disebutkan dalam Al-Qur'an dan Hadis. Setiap nama memiliki makna yang mendalam dan mencerminkan sifat-sifat keagungan Allah Swt. Dengan mengenal Asmaul Husna, kita dapat lebih memahami keesaan dan kekuasaan Allah, serta menumbuhkan rasa cinta dan takut kepada-Nya. Nama-nama ini juga menjadi doa dan zikir bagi umat Islam.
2. Al-Basir (الْبَصِيرُ) - Maha Melihat
Al-Basir berarti Allah Maha Melihat segala sesuatu, baik yang tampak maupun yang tersembunyi, yang besar maupun yang kecil, bahkan lintasan hati manusia. Penglihatan Allah tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Firman Allah dalam QS. Al-Hujurat ayat 18: إِنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ غَيْبَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ وَاللَّهُ بَصِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ (Innallaha ya'lamu ghaibas-samawati wal-ardh, wallahu basirum bima ta'malun). Artinya: 'Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ghaib di langit dan di bumi. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.' Meneladani sifat al-Basir berarti kita harus selalu merasa diawasi oleh Allah, sehingga kita akan berhati-hati dalam setiap perkataan dan perbuatan, serta selalu berusaha berbuat baik meskipun tidak ada yang melihat.
3. Al-Adl (الْعَدْلُ) - Maha Adil
Al-Adl berarti Allah Maha Adil. Allah selalu memberikan sesuatu sesuai dengan porsinya, tidak berat sebelah, dan tidak pernah menzalimi hamba-Nya. Keadilan Allah meliputi seluruh makhluk-Nya dan seluruh alam semesta. Setiap makhluk mendapatkan haknya sesuai ketentuan Allah. Meneladani sifat al-Adl berarti kita harus selalu bersikap adil dalam setiap keputusan dan perlakuan, baik kepada diri sendiri, keluarga, teman, maupun lingkungan. Kita harus menjauhi sikap pilih kasih dan berani membela kebenaran.
4. Al-Azim (الْعَظِيمُ) - Maha Agung
Al-Azim berarti Allah Maha Agung, Maha Besar, dan Maha Mulia. Kebesaran Allah tidak terbatas dan tidak ada yang dapat menyamai-Nya. Segala sesuatu di alam semesta ini adalah ciptaan-Nya yang menunjukkan keagungan-Nya. Firman Allah dalam QS. Al-Baqarah ayat 255 (Ayat Kursi): وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ (Wa la ya'uduhu hifzuhuma, wa Huwal-'Aliyyul-'Azim). Artinya: 'Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Maha Tinggi lagi Maha Besar.' Meneladani sifat al-Azim berarti kita harus selalu merendahkan diri di hadapan Allah, mengakui kebesaran-Nya, dan tidak sombong. Kita juga harus menghargai kebesaran ciptaan-Nya dan selalu bersyukur.
5. Penerapan Asmaul Husna dalam Kehidupan
Memahami Asmaul Husna bukan hanya menghafal, tetapi menginternalisasikan maknanya dalam perilaku sehari-hari. Contoh penerapan al-Basir adalah jujur dalam ujian meskipun tidak diawasi guru, karena yakin Allah Maha Melihat. Penerapan al-Adl adalah membagi tugas kelompok secara merata dan tidak pilih kasih. Sedangkan penerapan al-Azim adalah bersyukur atas nikmat Allah dan tidak menyombongkan diri atas keberhasilan yang diraih, karena semua itu berasal dari kebesaran Allah. Dengan demikian, Asmaul Husna menjadi panduan hidup menuju akhlak yang mulia.
Rangkuman: Asmaul Husna adalah nama-nama indah Allah Swt. yang mencerminkan sifat-sifat-Nya. Dengan mengenal al-Basir (Maha Melihat), al-Adl (Maha Adil), dan al-Azim (Maha Agung), kita diajak untuk selalu merasa diawasi Allah, bersikap adil kepada sesama, dan merendahkan diri di hadapan keagungan-Nya. Meneladani Asmaul Husna akan membentuk karakter mulia dan meningkatkan keimanan kita.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Asmaul Husna | Nama-nama baik Allah Swt. |
| Al-Basir | Allah Maha Melihat |
| Al-Adl | Allah Maha Adil |
| Al-Azim | Allah Maha Agung |
| Internalisasi | Penghayatan dan penyerapan nilai-nilai ke dalam diri |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Lebih dekat dengan nama-nama allah" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas V ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi Pendidikan Agama Islam Kelas V Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap unduh
Iman kepada RasulModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKisah Nabi IsaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPuasa RamadhanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPerilaku Sederhana dan IkhlasModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap1 dari 3 siap unduh
Surah At-Tin dan Al-Ma'unModul siap unduh · Word + PDF ber-kopIman kepada Kitab-kitab AllahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKisah Rasul Ulul AzmiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Pendidikan Agama Islam di kelas lain
Akhlak terhadap Allah SWT dengan berdoa bertawakkal kepada-NyaPendidikan Agama Islam Kelas V SDAkhlak Terhadap Allah Swt, puasa wajib dan puasa sunnah,kepemimpinan Nabi Muhammad SawPendidikan Agama Islam Kelas V SDAku anak salehPendidikan Agama Islam Kelas V SDAl-Halim, Asy Syakur, Al- Hakim dan Al WadudPendidikan Agama Islam Kelas V SDLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas V →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam Lebih dekat dengan nama-nama allah ini gratis?
Ya. Modul Lebih dekat dengan nama-nama allah untuk kelas V SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas V langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas V ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Lebih dekat dengan nama-nama allah ini mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase C untuk kelas V SD.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Lebih dekat dengan nama-nama allah untuk Pendidikan Agama Islam kelas V di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Lebih dekat dengan nama-nama allah ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Islam kelas V SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas 5 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas V dan kelas 5 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Lebih dekat dengan nama-nama allah pada Pendidikan Agama Islam SD, Fase C, elemen Al-Qur'an, Hadis, dan Akidah.
Bisakah modul Lebih dekat dengan nama-nama allah ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Lebih dekat dengan nama-nama allah dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Islam kelas V di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.