MTsKelas VIIFase D📘 Bab 3Semester 1

Modul Ajar & RPP Informatika Kelas VII
Literasi Informasi

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Literasi informasi adalah kunci untuk menjadi warga digital yang cerdas. Ini melibatkan kemampuan membedakan data, informasi, dan konten, menggunakan mesin pencari secara efektif, mengevaluasi kredibilitas sumber, serta mengidentifikasi dan menghindari hoaks. Dengan keterampilan ini, kita dapat membuat keputusan yang lebih baik, berkontribusi pada lingkungan digital yang sehat, dan terhindar dari dampak negatif informasi yang salah.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Literasi Informasi
Informatika · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Literasi Informasi
Informatika · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranInformatika
Fase / KelasD / VII
Materi PokokLiterasi Informasi
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pengalaman dasar dalam menggunakan internet untuk mencari informasi sehari-hari.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: Akhlak kepada alam
    Peserta didik mengembangkan kesadaran untuk menyebarkan informasi yang benar dan bermanfaat, sebagai wujud tanggung jawabnya kepada alam digital.
  2. penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
    Peserta didik melatih kemampuan dalam memilah dan mengevaluasi informasi yang ditemukan, untuk menentukan kebenaran dan relevansinya.
  3. komunikasi — elemen: Menyampaikan gagasan
    Peserta didik mempraktikkan cara menyampaikan informasi secara jelas dan bertanggung jawab, serta memberikan umpan balik yang konstruktif.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainDampak Sosial Informatika
Rumusan CP FasePada akhir Fase D, peserta didik mampu mengenali dampak positif dan negatif teknologi informasi, serta menerapkan etika digital dalam berinteraksi dan mencari informasi secara bertanggung jawab.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPeserta didik akan menemukan contoh nyata data, informasi, konten, serta berbagai jenis hoaks yang beredar di media sosial.
KonseptualPeserta didik memahami konsep perbedaan data, informasi, dan konten, serta prinsip dasar kredibilitas sumber informasi dan cara kerja mesin pencari.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah dalam menggunakan mesin pencari secara efektif, mengevaluasi kredibilitas sumber, dan memverifikasi kebenaran informasi.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya sikap kritis dan bertanggung jawab dalam mengonsumsi dan menyebarkan informasi di era digital.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMendorong peserta didik untuk selalu mencari kebenaran informasi sebagai bentuk ketaatan pada ajaran agama yang melarang kebohongan.
2. Cinta IlmuMembangkitkan semangat peserta didik untuk terus belajar dan menguasai keterampilan mencari serta memilah informasi yang valid.
3. Cinta LingkunganMenumbuhkan kesadaran peserta didik akan tanggung jawabnya dalam menjaga kebersihan lingkungan digital dari penyebaran informasi palsu.
4. Cinta Diri dan SesamaMembimbing peserta didik untuk menggunakan informasi secara bijak demi kebaikan diri sendiri dan sesama, serta menghindari dampak negatif hoaks.
5. Cinta Tanah AirMembentuk peserta didik menjadi warga negara yang kritis dan bertanggung jawab dalam menyikapi informasi, demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan contoh, peserta didik dapat membedakan data, informasi, dan konten dengan tepat.
  2. Dengan simulasi pencarian, peserta didik mampu menggunakan mesin pencari untuk menemukan informasi yang relevan dan akurat sesuai kebutuhan.
  3. Setelah menganalisis berbagai sumber, peserta didik dapat mengevaluasi kredibilitas sebuah sumber informasi dengan kriteria yang jelas.
  4. Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri hoaks dan membedakannya dari fakta dan opini secara cermat.
  5. Dengan diskusi kelompok, peserta didik mampu merumuskan strategi untuk mencegah penyebaran hoaks dan menjadi pengguna internet yang bertanggung jawab.
Halaman 2 · Literasi Informasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Literasi informasi membekali peserta didik dengan kemampuan memilah, mengevaluasi, dan menggunakan informasi secara bijak untuk mengambil keputusan yang tepat dalam kehidupan sehari-hari.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita tidak bisa langsung percaya pada semua informasi yang kita temukan di internet?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Menganalisis struktur teks berita, membedakan fakta dan opini dalam tulisan, serta menyusun argumen yang logis saat menyajikan informasi.
Pendidikan Pancasila: Memahami pentingnya nilai kebhinekaan dan persatuan dalam menyikapi informasi yang beredar, serta menghindari penyebaran ujaran kebencian atau hoaks.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau wali diajak berdiskusi tentang pentingnya literasi informasi dan mendukung praktik diskusi kritis di rumah mengenai berita digital.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas dilengkapi dengan akses internet dan perangkat komputasi yang memadai, serta poster panduan literasi digital untuk menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan mesin pencari, situs cek fakta, dan platform media sosial (sebagai studi kasus) untuk praktik langsung mencari dan memverifikasi informasi.
Halaman 3 · Literasi Informasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan contoh, peserta didik dapat membedakan data, informasi, dan konten dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Kata Digital: Guru menyebutkan ciri-ciri data, informasi, atau konten; peserta didik menebak istilah yang dimaksud dengan cepat dan benar.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru bertanya tentang pengalaman peserta didik mencari informasi di internet, misalnya tugas sekolah atau hobi, dan menanyakan apa yang mereka lakukan dengan informasi tersebut.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu membedakan data, informasi, dan konten, serta menjelaskan bahwa kegiatan akan melibatkan pengamatan dan diskusi.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan berbagai contoh visual seperti daftar angka, berita singkat, dan video tutorial, lalu meminta peserta didik mengamati perbedaan bentuk dan kegunaannya.
  2. Identifikasi masalah: Guru memfasilitasi diskusi tentang apa yang mereka amati dari contoh-contoh tersebut dan menanyakan 'Apa bedanya data, informasi, dan konten?'
  3. Pengumpulan data: Peserta didik secara berpasangan mencari definisi dan contoh konkret dari data, informasi, dan konten dari bahan ajar atau sumber terpercaya lainnya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Peserta didik mengisi tabel di LKPD untuk mengelompokkan contoh-contoh yang diberikan guru ke dalam kategori data, informasi, atau konten, serta menjelaskan alasannya.
  2. Pembuktian: Setiap pasangan membandingkan hasil pengelompokan mereka dengan pasangan lain dan mendiskusikan perbedaan yang mungkin terjadi, didampingi guru.
  3. Menarik kesimpulan: Peserta didik merumuskan definisi dan ciri-ciri pembeda antara data, informasi, dan konten berdasarkan hasil diskusi dan pengolahan data mereka.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Peserta didik mempresentasikan hasil pengelompokan dan kesimpulan mereka di depan kelas secara bergantian.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi, mengoreksi miskonsepsi, dan memberikan penguatan pada pemahaman yang benar.
  3. Guru menguatkan pemahaman tentang pentingnya membedakan data, informasi, dan konten dalam konteks literasi digital.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik merumuskan simpulan akhir mengenai perbedaan data, informasi, dan konten.
  2. Refleksi & Apresiasi: Guru mengajak peserta didik merefleksikan apa yang mereka pelajari dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif mereka hari ini, menciptakan suasana gembira.
  3. Guru memberikan pengantar singkat untuk materi pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Literasi Informasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan simulasi pencarian, peserta didik mampu menggunakan mesin pencari untuk menemukan informasi yang relevan dan akurat sesuai kebutuhan.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Rantai Kata Kunci: Guru menyebutkan topik, peserta didik secara berurutan menyebutkan satu kata kunci relevan untuk mencari topik tersebut di internet.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru bertanya kepada peserta didik bagaimana mereka biasanya mencari informasi di internet, dan apakah mereka selalu mendapatkan hasil yang diinginkan.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menggunakan mesin pencari secara efektif, serta memperkenalkan masalah yang akan dipecahkan terkait pencarian informasi.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menyajikan skenario masalah: 'Kita perlu mencari informasi tentang dampak perubahan iklim di Indonesia untuk tugas proyek. Bagaimana cara kita menemukan informasi yang paling relevan dan terpercaya?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (2-3 orang) dan diminta untuk berdiskusi tentang strategi pencarian awal yang akan mereka gunakan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menggunakan komputer/smartphone untuk melakukan simulasi pencarian di mesin pencari (misalnya Google) berdasarkan skenario yang diberikan.
  2. Membimbing penyelidikan: Peserta didik mencoba berbagai kata kunci, operator pencarian (misalnya tanda kutip, minus), dan filter waktu/jenis file untuk membandingkan hasil yang didapatkan.
  3. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mencatat kata kunci yang efektif, operator yang digunakan, dan 3-5 tautan hasil pencarian yang dianggap paling relevan dan mengapa.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan strategi pencarian dan hasil terbaik yang mereka temukan kepada kelompok lain.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memfasilitasi diskusi antar kelompok tentang efektivitas strategi yang berbeda, tantangan yang dihadapi, dan pelajaran yang didapat dalam mencari informasi.
  3. Guru memberikan penguatan mengenai tips dan trik menggunakan mesin pencari secara optimal untuk mendapatkan informasi yang relevan dan akurat.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan langkah-langkah efektif dalam menggunakan mesin pencari.
  2. Refleksi & Apresiasi: Guru mengajak peserta didik merenungkan pentingnya keterampilan ini dan memberikan pujian atas upaya keras mereka dalam mencari solusi, menciptakan suasana yang positif.
  3. Guru memberikan tugas mandiri untuk mencari informasi tentang topik tertentu menggunakan strategi yang telah dipelajari dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Literasi Informasi — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKDetektif Digital: Bedah Informasi!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Menganalisis dan mengelompokkan berbagai jenis informasi, serta mengevaluasi kredibilitas sumbernya.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Di era digital ini, kita dibanjiri informasi dari berbagai sumber. Kemampuan untuk memilah dan mengevaluasi informasi menjadi sangat penting agar kita tidak mudah percaya pada kabar bohong atau hoaks.

Alat & bahan: Komputer/smartphone dengan akses internet, bahan ajar, alat tulis

Langkah kerja:

  1. Amati Gambar 1 yang berisi beberapa contoh informasi di internet, lalu tentukan apakah itu data, informasi, atau konten. Catat hasilnya pada Tabel 1.
    Contoh Informasi OnlineJenis InformasiContohDaftar nilai80, 75, 90Berita cuacaSuhu Jakarta 30°CVideo tutorialCara membuat kuePostingan media sosialLiburan seru di pantai
    Gambar 1. Tabel
  2. Gunakan mesin pencari untuk mencari definisi dan ciri-ciri dari 'fakta', 'opini', dan 'hoaks'. Catat poin-poin penting yang kamu temukan.
  3. Analisis 3 tautan berita yang diberikan guru (Tautan A, B, C). Untuk setiap tautan, identifikasi apakah itu fakta, opini, atau hoaks, dan berikan alasanmu. Catat pada Tabel 2.
  4. Evaluasi kredibilitas Tautan A, B, dan C berdasarkan kriteria seperti penulis, sumber, tanggal publikasi, dan objektivitas. Berikan skor 1-4 (1=sangat rendah, 4=sangat tinggi) dan catat alasannya pada Tabel 3.
  5. Diskusikan dengan kelompokmu, mana dari ketiga tautan tersebut yang paling bisa dipercaya dan mengapa.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Literasi Informasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu lakukan saat menemukan informasi yang aneh di internet?
  2. Menurutmu, apa bedanya berita di televisi dengan postingan di media sosial?
  3. Pernahkah kamu mendengar tentang 'hoaks'? Apa itu?

Formatif (proses): Observasi partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil analisis studi kasus hoaks dan presentasi strategi pencegahan hoaks.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Literasi Informasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Melalui pengamatan contoh, peserta didik dapat membedakan data, informasi, dan konten dengan tepat.Data, Informasi, dan Konten2 JPpenalaran kritis
2Dengan simulasi pencarian, peserta didik mampu menggunakan mesin pencari untuk menemukan informasi yang relevan dan akurat sesuai kebutuhan.Mesin Pencari dan Relevansi2 JPpenalaran kritis
3Setelah menganalisis berbagai sumber, peserta didik dapat mengevaluasi kredibilitas sebuah sumber informasi dengan kriteria yang jelas.Kredibilitas Sumber Informasi2 JPpenalaran kritis, komunikasi
4Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri hoaks dan membedakannya dari fakta dan opini secara cermat.Fakta, Opini, dan Hoaks2 JPpenalaran kritis, keimanan dan ketakwaan
Halaman 8 · Literasi Informasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Di era digital ini, kita dibanjiri informasi dari berbagai sumber. Kemampuan untuk memilah dan mengevaluasi informasi menjadi sangat penting agar kita tidak mudah percaya pada kabar bohong atau hoaks. Literasi informasi membekali kita dengan keterampilan ini, membantu kita menjadi pengguna internet yang cerdas dan bertanggung jawab.

1. Data, Informasi, dan Konten
Data adalah kumpulan fakta mentah, seperti angka, teks, atau gambar, yang belum diolah dan tidak memiliki makna spesifik. Informasi adalah data yang telah diolah, diorganisir, dan diberi konteks sehingga memiliki makna dan nilai bagi penerimanya. Contohnya, angka 25 adalah data, tetapi 'suhu udara hari ini 25 derajat Celsius' adalah informasi. Konten adalah informasi yang disajikan dalam berbagai format digital, seperti artikel, video, podcast, atau postingan media sosial, yang bertujuan untuk menghibur, mendidik, atau menginformasikan.

2. Mesin Pencari di Internet
Mesin pencari seperti Google atau Bing adalah alat yang sangat berguna untuk menemukan informasi di internet. Cara kerjanya adalah dengan mengindeks miliaran halaman web dan menyajikannya berdasarkan relevansi dengan kata kunci yang kita masukkan. Untuk mendapatkan hasil pencarian yang efektif, kita perlu menggunakan kata kunci yang spesifik, memanfaatkan operator pencarian (misalnya, tanda kutip untuk frasa persis, tanda minus untuk mengecualikan kata), dan menggunakan filter pencarian yang tersedia.

3. Relevansi Hasil Pencarian
Relevansi hasil pencarian mengacu pada seberapa cocok hasil yang ditampilkan oleh mesin pencari dengan kebutuhan informasi kita. Sebuah hasil dikatakan relevan jika menjawab pertanyaan kita, sesuai dengan konteks yang dicari, dan berasal dari sumber yang berotoritas. Kualitas kata kunci, pemahaman konteks pertanyaan, dan penggunaan operator pencarian yang tepat sangat memengaruhi relevansi hasil yang kita peroleh.

4. Kredibilitas Sumber Informasi
Kredibilitas sumber informasi adalah tingkat kepercayaan yang dapat diberikan pada sebuah sumber. Sumber yang kredibel umumnya memiliki penulis yang jelas dan ahli di bidangnya, diterbitkan oleh lembaga terkemuka, mencantumkan referensi, memiliki tanggal publikasi yang mutakhir, dan menyajikan informasi secara objektif tanpa bias. Mengecek kredibilitas sangat penting untuk menghindari informasi yang salah atau menyesatkan.

5. Fakta, Opini, dan Hoaks
Fakta adalah pernyataan yang dapat dibuktikan kebenarannya berdasarkan data atau bukti objektif, seperti 'Jakarta adalah ibu kota Indonesia'. Opini adalah pandangan atau pendapat seseorang yang bersifat subjektif dan tidak selalu bisa dibuktikan kebenarannya, seperti 'Menurut saya, Jakarta adalah kota yang paling ramai'. Hoaks adalah informasi palsu atau berita bohong yang sengaja dibuat dan disebarkan untuk menyesatkan, menimbulkan kepanikan, atau tujuan buruk lainnya. Hoaks seringkali memiliki judul yang provokatif, sumber tidak jelas, dan tidak memiliki bukti pendukung.

6. Ekosistem Media Pers Digital
Ekosistem media pers digital adalah lingkungan di mana berita dan informasi disebarkan melalui platform digital. Ini mencakup portal berita online, media sosial, blog, dan aplikasi pesan instan. Dalam ekosistem ini, kecepatan penyebaran informasi sangat tinggi, tetapi juga rentan terhadap penyebaran hoaks. Penting bagi kita untuk memahami peran media digital dan cara memilah informasi yang benar dari yang salah di dalamnya.

Rangkuman: Literasi informasi adalah kunci untuk menjadi warga digital yang cerdas. Ini melibatkan kemampuan membedakan data, informasi, dan konten, menggunakan mesin pencari secara efektif, mengevaluasi kredibilitas sumber, serta mengidentifikasi dan menghindari hoaks. Dengan keterampilan ini, kita dapat membuat keputusan yang lebih baik, berkontribusi pada lingkungan digital yang sehat, dan terhindar dari dampak negatif informasi yang salah.

Halaman 9 · Literasi Informasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
DataFakta mentah yang belum diolah.
InformasiData yang sudah diolah dan bermakna.
KontenInformasi dalam format digital.
Mesin pencariProgram untuk mencari informasi di internet.
KredibilitasTingkat kepercayaan pada sumber informasi.
FaktaPernyataan yang dapat dibuktikan kebenarannya.
OpiniPandangan atau pendapat subjektif.
HoaksInformasi palsu yang sengaja disebarkan.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Literasi Informasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Informatika · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Literasi Informasi" mata pelajaran Informatika Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Literasi Informasi — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Literasi Informasi ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaInformatika · Kelas VIIPeta Konsep
Literasi InformasiData, Informasi, dan KontenMesin Pencari di InternetRelevansi Hasil PencarianKredibilitas Sumber InformasiFakta, Opini, dan Hoaks
Dari sub-bab Literasi InformasiHalaman 12
Nama sekolah AndaInformatika · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaInformatika · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaInformatika · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaInformatika · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaInformatika · Kelas VIIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Literasi Informasi yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Informatika kelas 7 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Literasi Informasi pada Informatika MTs, Fase D, elemen Dampak Sosial Informatika.

Modul Literasi Informasi ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Informatika kelas VII MTs di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Informatika materi Literasi Informasi ini gratis?

Ya. Modul Literasi Informasi untuk kelas VII MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Literasi Informasi ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Informatika kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Informatika kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Literasi Informasi ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Literasi Informasi dapat Anda sesuaikan dengan murid Informatika kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Informatika kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Literasi Informasi ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Literasi Informasi tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Literasi Informasi untuk Informatika kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Literasi Informasi ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Informatika kelas VII MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Literasi Informasi beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Informatika kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Informatika ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?

Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Literasi Informasi yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Informatika SMP ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Informatika MTsSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.